Beranda blog Halaman 110

Bupati Bengkalis Serahkan Dokumen Usulan Peningkatan Pendidikan ke Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah dr Ersan Saputra TH bersama dengan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Kepala Daerah se-Riau melakukan audiensi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti.

Rombongan Kepala Daerah ini diterima Menteri Abdul Mu’ti di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, di Jakarta pada Rabu 7 Mei 2025.

Sekda Ersan mengungkapkan, kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Bengkalis dalam menyelaraskan pembangunan Daerah dengan Astacita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yakni “Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi Olahraga, Kesetaraan Gender, serta Penguatan Peran Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas.

“Sinergi dengan Kemendikdasmen sangat diperlukan guna mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing,” ungkap Ersan.

Usai pertemuan selama lebih kurang 30 menit dengan Menteri, Sekda Ersan menyerahkan dokumen yang memuat beberapa hal penting yang menjadi fokus dalam peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Bengkalis.

Isi dari dokumen tersebut meliputi usulan pembangunan sekolah unggul di Kabupaten Bengkalis. Usulan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Usulan Penguatan pendidikan kejuruan penerbangan dan pelayaran. Usulan peningkatan kapasitas dan kompetensi terstandarisasi kurikulum Nasional dan profesional.

Dijelaskan Sekda Ersan, saat ini Kabupaten Bengkalis belum memiliki sekolah unggulan berstandar Nasional. Hal itu menjadi cita-cita demi mencapai sumber daya manusia dengan talenta yang unggulan dan tangguh.

Kemudian, untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri. Perlu dilakukan revitalisasi SMK dan pengembangan pendidikan vokasi dengan penguatan pendidikan kejuruan, baik sarana dan prasarana serta fasilitas praktik sesuai standar industri serta memprioritaskan alat yang relevan dan sering digunakan di dunia kerja.

Selain itu, sambungnya, pendidikan yang berkualitas juga memerlukan ketersediaan guru yang memiliki kualifikasi dan kompetensi guru yang berkualitas sehingga dapat membentuk peserta didik menjadi manusia yang  berkarakter, unggul dan tangguh.***(inf)

Wabup Tinjau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Rambah Samo

Rohul(SegmenNews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul) H. Syafaruddin Poti, S.H., MM lakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambah Samo pada hari Rabu (07/05/2025) dalam rangka meninjau langsung pelayanan kesehatan serta proses pengobatan yang diberikan kepada pasien dan masyarakat sekitar.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat dari Dinas Kesehatan dan unsur pimpinan Puskesmas setempat. Wabup H. Syafaruddin Poti, S.H, MM menyempatkan diri berbincang dengan petugas medis serta beberapa pasien untuk mendengarkan langsung keluhan, masukan, dan harapan mereka terhadap pelayanan kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas. Kesehatan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah,” ujar H. Syafaruddin Poti di sela-sela kunjungannya.

Menanggapi berbagai kendala yang didengar disampaikan langsut saat kunjungan, Wabup berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut guna meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Kunjungan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa diperhatikan oleh Pemkab Rohul, dengan harapan adanya perhatian langsung dari pimpinan daerah, pelayanan kesehatan di Puskesmas Rambah Samo dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi warga sekitar (FR/MC Diskominfo Rohul).

Bertemu Menko Airlangga, Gubri Usulkan Pulau Rupat Dikembangkan Sebagai KEK

Bertemu Menko Airlangga, Gubri Usulkan Pulau Rupat Dikembangkan Sebagai KEK

Gubernur Riau Abdul Wahid beretmu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Selasa (6/5/2025).

Abdul Wahid memaparkan potensi besar sumber daya alam (SDA) Pulau Rupat di Provinsi Riau. Atas dasar hal tersebut, Pulau Rupat layak ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Wahid menjelaskan bahwa Riau memiliki berbagai komoditas unggulan, seperti kelapa sawit, kelapa dalam, sagu, karet, hutan tanaman industri (HTI), serta kopi liberika yang berpotensi besar di Kepulauan Meranti.

Beberapa langkah strategis yang diusulkan meliputi:

• Pengusulan Pulau Rupat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

• Pengembangan kawasan logistik perkapalan di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti

• Rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Bukit Batu

“Jika seluruh kawasan ini berkembang, maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi Riau secara luar biasa,” ujar Gubri.

Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, turut mendukung langkah ini dan mendorong Pemprov Riau untuk menyusun studi kelayakan yang matang serta aktif berkoordinasi dengan Dewan Nasional KEK.

Mari kita dukung bersama pembangunan ekonomi Riau yang berkelanjutan!

Airlangga juga menekankan pentingnya posisi strategis Riau di Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utama adalah bersaing dengan provinsi lain yang juga mengajukan KEK namun gagal karena keterbatasan infrastruktur dan kesiapan lahan.

“Pemda harus jeli memilih lokasi terbaik, dan memastikan kesiapan infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, serta lahan matang agar dapat bersaing secara global,” jelasnya.

Airlangga mendorong Pemprov Riau untuk menyusun studi kelayakan yang komprehensif, lengkap dengan regulasi pendukung dan komunikasi aktif dengan Dewan Nasional KEK dan tim khusus.***(galeri)

Bupati Kasmarni Usulkan Pembangunan Dermaga dan Pengalihan Status Jalan ke Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Bupati Kasmarni Usulkan Pembangunan Dermaga dan Pengalihan Status Jalan ke Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Kasmarni mengusulkan kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia untuk dapat membangun Pelabuhan Penyeberangan, menambah dermaga penyeberangan roro dan pengalihan status jalan.

Usulan itu disampaikan Bupati Kasmarni kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi saat berkunjung ke kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta bersama rombongan Gubernur Riau dan Kepala Daerah se-Provinsi Riau. Selasa, (6/5/2025).

“Mohon izin Bapak Menteri, kami ingin menyampaikan secara umum sarana dan prasarana transportasi di Kabupaten Bengkalis yang masih memerlukan pengembangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan jasa transportasi, untuk itu kami mohon Kementerian Perhubungan dapat ikut bersama membangun Daerah” ungkap Bupati.

Usulan tersebut meliputi Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Ketam Putih, di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis. Kemudian penambahan dermaga penyeberangan Roro Air Putih, Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis dan Desa Sei Selari Kecamatan Bukit Batu. Terakhir pengalihan status jalan, Jalan Lingkar Duri Barat menjadi jalan Nasional, Jalan Hangtuah Duri menjadi jalan Kabupaten.

Bupati Kasmarni memaparkan, Penyeberangan Ketam Putih menuju Desa Dakal Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti sangat dibutuhkan dan sangat potensial dalam pengembangan aksesibilitas di Indonesia. Bagian barat khususnya dalam program merangkai pulau yang ada di Provinsi Riau yang menghubungkan Kabupaten Bengkalis dengan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Untuk mewujudkan rencana pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Ketam Putih, Pemkab Bengkalis melalui Dinas Perhubungan telah menyusun Studi Kelayakan pada tahun 2005. Masterplan dan DED pada tahun 2011, review masterplan dan DED pada tahun 2019 serta AMDAL disusun pada tahun 2019.

Selain itu, sambungnya, infrastruktur yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis adalah dermaga penyeberangan RoRo (Roll-on/Roll-off) di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis dan Desa Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu.

“Kondisi dermaga penyeberangan yang ada terdiri dari dua dermaga pada sisi Air Putih dan dua dermaga pada sisi Sei Selari yang memiliki umur yang cukup tua lebih dari 25 tahun. Penyeberangan Roro Air Putih dan Sungai Selari memiliki waktu tunggu antrian kendaraan berkisar antara 2 sampai 6 jam sehingga pada waktu tertentu bisa terjadi kemacetan yang cukup panjang,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati Kasmarni mengusulkan perlu adanya penambahan dermaga penyeberangan RoRo di Desa Air Putih dan Desa Sungai Selari untuk meningkatkan kapasitas pelayanan dan mengurangi kemacetan yang sering terjadi di dermaga.

Ikut mendampingi Kasmarni dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH beserta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(inf)

Temui Menko Perekonomian, Bupati Bengkalis Dorong Tiga Usulan Strategis Percepatan Pembangunan

Temui Menko Perekonomian, Bupati Bengkalis Dorong Tiga Usulan Strategis Percepatan Pembangunan

Jakarta(SegmenNews.com)- Dalam upaya mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi di wilayah pesisir, Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Bupati Bengkalis Kasmarni dan Bupati/Walikota se-Provinsi Riau melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, bertempat di Kantor Kemenko Perekonomian RI, Jakarta pada Selasa (6/5/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota di Provinsi Riau untuk menyampaikan sejumlah usulan strategis yang dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan Daerah, khususnya di sektor konektivitas, industri, dan pariwisata.

Salah satu usulan utama yang disampaikan Bupati Bengkalis adalah pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Bengkalis dan Pulau Sumatera melalui wilayah Kecamatan Bukit Batu.

Proyek ini dimaksudkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka jalur distribusi yang lebih efisien bagi arus barang dan jasa, serta memperlancar mobilitas masyarakat.

Dengan adanya jembatan ini, diharapkan aktivitas logistik menjadi lebih cepat dan murah, sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Pulau Bengkalis.

Selain itu, Bupati Perempuan Pertama di Provinsi Riau ini juga mengusulkan pengembangan kawasan industri di wilayah pesisir Bukit Batu tepatnya di Desa Buruk Bakul.

Kawasan ini dirancang untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis pada potensi lokal, seperti hasil perkebunan, perikanan, dan kelautan.

Pengembangan ini diharapkan dapat mendorong proses hilirisasi komoditas, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan nilai tambah produk unggulan Daerah. Letaknya yang berada di jalur strategis pelayaran internasional menjadikan kawasan ini sangat prospektif untuk menarik investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam bidang pariwisata, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga mengajukan usulan penetapan Pulau Rupat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Pulau ini memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, mulai dari pantai berpasir putih, ekosistem mangrove, hingga warisan budaya Melayu seperti seni Zapin Api.

Dengan status KEK, Pulau Rupat diharapkan mampu menjadi magnet investasi pariwisata berkelanjutan yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sekaligus memberdayakan masyarakat lokal melalui pengembangan ekonomi kreatif dan jasa pariwisata.

Menanggapi usulan tersebut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan perencanaan yang telah disusun oleh Pemerintah Daerah.

Beliau menyatakan bahwa Pemerintah Pusat akan mempelajari dan menindaklanjuti usulan-usulan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, serta akan berkoordinasi dengan Kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat proses-proses yang dibutuhkan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal dari langkah konkret menuju pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir Riau, serta memperkuat posisi strategis Kabupaten Bengkalis dalam peta pertumbuhan Ekonomi Nasional.

Ikut mendampingi Kasmarni dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH beserta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(inf)

Jadi Saksi Korupsi, Ingot Ahmad Sebut Paket Lebaran Sebagai Rezeki

VIDEO:
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengadilan Negeri Pekanbaru menggelar sidang dugaan korupsi Rp8,9 Miliar dengan terdakwa mantan Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan Sekda Indra Pomi, Selasa 6 Mei 2025.

Ketiga Saksi adalah Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pekanbaru, Asisten 1, Maskur Tarmizi, Kabag Perencanaan, Novin Karmila dan Samto.

Dihadapan majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Delta Tamtama, Saksi Ingot mengakui sering menerima paket makanan dan minuman saat lebaran yang diantarkan oleh staf Novin Karmila dirumahnya dengan total nilai diperkirakan sebesar Rp12 juta.

Paket lebaran berupa makanan dan minuman kaleng tersebut diberikan sebanyak 4 kali, dengan sekali pemberian ditaksir Rp3 juta.

Baca Juga: Gratifikasi, Pj Wako Risnandar Terima Rp906 juta, Sekda Indra Pomi Rp1,2 Miliar

Disamping itu, Ingot juga menerima barang dengan nilai Rp10 juta untuk lebaran dari anak buahnya, Rudi Misdian dan Peni.

Dalam keterangan yang dibacakan Jaksa, Ingot juga meminta membuatkan karangan bunga kepada bagian umum Pemko Pekanbaru dengan total Rp1,8 juta.

Jaksa mempertanyakan apakah memang ada anggaran papan bunga dan paket lebaran pada bagian umum. Ingot menjawab tidak tahu, dan sudah biasa meminta kebagian umum.

“Apakah boleh menerima paket lebaran?” tanya Jaksa. Ingot menjawab boleh saja.

Bahkan dalam keterangan, Ingot mengaku paket lebaran tersebut sebagai rezeki. Pengakuan Ingot tersebut mengundang gelak tawa pengunjung.

Saksi lain, Maskur juga mengaku menerima uang dari Dedi Mahmudi dan Surya sebesar Rp15 juta dan juga paket lebaran.

Salah satu Hakim Anggota yang merasa geram, dengan suara lantang mengatakan kalau bukan hak kalian harus kembalikan.

“Ini luarbiasa, biaya makan pejabat Pekanbaru ini sampai miliaran ini,” celetuk hakim.***(ran)

Dugaan Korupsi Dana Bos SMAN 1 Ujung Batu Naik ke Penyidikan

Rohul(SegmenNews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu resmi meningkatkan status perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Ujung Batu ke tahap penyidikan.

Hal ini disampaikan Kepala Kejari Rokan Hulu, Fajar Haryowimbuko, SH, MH, Selasa (6/5/2025). Dikatakannya, peningkatan status perkara dilakukan setelah Tim Penyelidik Kejari Rokan Hulu melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap 52 orang saksi, termasuk pihak sekolah, pihak ketiga, dan pihak terkait lainnya, serta mengumpulkan berbagai dokumen pendukung. Hasil penyelidikan juga telah diekspose secara internal sebelum akhirnya dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Tim kami menemukan indikasi kuat adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Ujung Batu yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2023 hingga 2024,” ujar Fajar didampingi Kasi Pidsus Galih Aziz, SH, MH dan Kasi Intelijen Adhi Thya Febricar, SH, MH.

Diketahui, total dana BOS yang dikelola sekolah selama periode tersebut mencapai Rp5.921.872.000. Dana tersebut diperuntukkan guna mendukung operasional sekolah, seperti pengadaan alat pembelajaran, pembayaran honor, pengembangan perpustakaan, serta pemeliharaan sarana dan prasarana.

Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan adanya indikasi pembayaran terhadap kegiatan fiktif dan mark up pada kegiatan yang dilaksanakan. Dugaan penyimpangan ini dinilai berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Fajar menegaskan, sesuai dengan KUHAP, pihaknya akan fokus mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap secara terang dugaan tindak pidana yang terjadi, sekaligus menetapkan pihak yang bertanggung jawab.

Ia juga mengimbau agar tidak ada lagi sekolah, baik SD, SMP, SMA/SMK negeri maupun swasta, yang menyalahgunakan Dana BOS. “Dana tersebut diberikan untuk mendukung pendidikan, bukan untuk disalahgunakan,” pungkasnya.***(rn)

Bupati Inhil Sampaikan Keluhan Listrik di Pulau Burung Belum Hidup 24 jam

Jakarta(SegmenNews.com)– Masih pada rangkaian audiensi Bupati/walikota se Riau di Jakarta, Selasa ( 06/05/2025 ) pagi Bupati H.Herman,SE.MT melanjutkan lawatannya ke Kantor PT.PLN Pusat di Jakarta.

Menuntaskan persoalan listrik menjadi PR bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam menunjang pembangunan di Inhil, listrik merupakan hal esensial yang keberadaaanya sangat diharapkan masyarakat dalam melakukan segala aktivitas kehidupan sehari hari.

Langsung kepada Direktur Distribusi PT.PLN Pusat Adi priyanto, Herman sampaikan 8 PLTD di Inhil yang kelistrikannya hanya hidup 14 jam sementara untuk peningkatan mutu pendidikan memerlukan listrik sebagai penunjangnya.

Beliau juga menambahkan, kondisi listrik di kawasan industri pulau burung yang belum hidup 24 jam dan butuh daya sebesar 74 Megawatt (MW).

Selain kondisi itu, pada kesempatan tersebut Bupati Inhil H.Herman, SE.MT juga menyampaikan mengenai kewenangan pajak penerangan jalan yang harus betul-betul terukur sehingga bermanfaat untuk masyarakat.

Terkahir beliau menyampaikan harapan kepada PLN pusat untuk kembali menghidupkan PLTD tersebut sehingga dapat membantu masyarakat.***(sup/hm)

Wako Temui Menko Infrastruktur Bahas Pembangunan Jembatan Siak V dan Lingkar Tol

Wako Pekanbaru Temui Menko Infrastruktur Bahas Pembangunan Jembatan Siak V dan Lingkar Tol

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho mendatangi langsung Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (5/5/2025).

Setelah sebelumnya, Agung sempat mendatangi Menteri PU RI Dody Hanggodo guna membicarakan pembangunan Jembatan Siak V dan jalan lingkar penghubung tol di Pekanbaru.

Dalam kesempatan bertemu AHY, Wako Agung menyampaikan hasil pembicaraan dan progres perencanaa kepada Menko Infrastruktur. Agung tampak membawa sejumlah berkas dan menunjukan langsung kepada AHY.

“Alhamdulillah kami diterima langsung oleh Mas Menko AHY. Kami menunjukan beberapa rencana pembangunan di Pekanbaru,” kata Wako Agung, Selasa (6/5) pagi.

Agung menyebut, hal ini merupakan upaya dirinya sebagai wali kota untuk menjemput langsung pembangunan yang bersumber dari APBN. Apalagi, rencana pembangunan infrastruktur tersebut sangat penting untuk mobilitas masyarakat.

“Ini sangat penting untuk masyarakat. Pertama Jembatan Siak V. Ini akan membuka akses dari Tenayan ke Okura. Jadi pembangunan akan semakin bergeliat disini,” terangnya.

Selain membicarakan dua proyek diatas, Wako Agung juga sempat melaporkan perihal penanganan sampah di Kota Pekanbaru. Dimana Menko AHY merupakan Ketua Satgas Percepatan Pengelolaan Sampah Nasional.

“Saya juga laporkan langsung perihal penanganan dan pengelolaan sampah di Pekanbaru. Alhamdulillah Mas Menko sangat respon dan berjanji akan memperhatikan pembangunan di Pekanbaru,” pungkasnya.kmf

Komisi IV DPRD Riau Awasi Kondisi Fisik Jalan Provinsi di Dumai

Komisi IV DPRD Riau Awasi Kondisi Fisik Jalan Provinsi di Dumai

Dumai(SegmenNews.com) Komisi IV DPRD Provinsi Riau melaksanakan kunjungan pengawasan dan evaluasi terhadap kondisi infrastruktur di ruas Jalan Purnama, Kota Dumai, Selasa (6/5/2025).

Hadir dalam kunjungan ini, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Ma’mun Solikhin, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Darmalis, Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Riau Zulfadli Alhamdi, serta Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, yaitu Suyadi, Jons Ade Nopendra, Khairul Umam, Samsuri Daris, Zulhendri, Dodi Saputra, Manahara Napitupulu, dan Mohammad Fadel Variza.

Kunjungan ini turut didampingi oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah II Dinas PUPR Provinsi Riau serta Kepala Seksi Bina Marga PUPR Riau, Brantas Hartono, beserta jajaran.

Komisi IV DPRD Riau Awasi Kondisi Fisik Jalan Provinsi di Dumai

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap kondisi fisik jalan provinsi sekaligus mendiskusikan berbagai kendala teknis dan rencana tindak lanjut perbaikan infrastruktur bersama pihak terkait.

Komisi IV DPRD Riau Awasi Kondisi Fisik Jalan Provinsi di Dumai

Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi Jalan Purnama mengalami kerusakan cukup parah. Terlihat lubang besar di beberapa titik, aspal mengelupas, serta sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Situasi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat malam hari atau hujan lebat.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Ma’mun Solikhin, menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya memastikan penggunaan anggaran pembangunan infrastruktur berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya percepatan perbaikan mengingat Jalan Purnama merupakan akses vital bagi masyarakat Dumai dan wilayah sekitarnya.

“Kami berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Riau,” ujar Ma’mun Solikhin.

Dengan adanya kegiatan ini, Komisi IV DPRD Provinsi Riau berharap pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret dalam menangani kerusakan jalan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.***(galeri)