Beranda blog Halaman 111

BRK Syariah Ikut Dukung Program Pelestarian Lingkungan dan Swasembada Pangan Pemko Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Bank Riau Kepri (BRK) Syariah ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon dan tanaman jagung yang digagas oleh Walikota Kota Pekanbaru berkolaborasi dengan Polda Riau, Polresta Pekanbaru serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Riau dalam rangka pelestarian lingkungan dan swasembada pangan.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Perkantoran Tenayan Raya (Lahan belakang Gedung B5 Limas) Jalan Abdul Rahman Hamid, Senin (21/4/2025) diikuti Direktur Pembiayaan BRK Syariah Helwin Yunus, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Fajar Restu Febriansyah, Direktur Dana dan Jasa M.A Suharto, Direktur Operasional Said Syamsuri.

“Kegiatan yang digagas oleh Bapak Walikota Pekanbaru ini sangat tepat untuk mencapai perkembangan ekonomi hijau di Bumi Melayu Lancang Kuning. Kita sebagai bank daerah tentunya sangat mendukung penuh kegiatan positif ini. Bahkan dalam program pembiayaan, kita juga menyalurkan pembiayaan KUR IB hingga Rp.950 juta di sektor pertanian dan perkebunan. Tadi kita serahkan secara simbolis kepada perwakilan nasabah dalam acara ini,” kata Direktur Pembiayaan, Helwin Yunus usai acara tersebut.

Sebelumnya saat pembukaan acara, Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan kegiatan penanaman pohon dan jagung ini salahsatu wujud komitmen Pemko Pekanbaru dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto soal kemandirian pangan maupun ketahanan pangan nasional yang telah menjadi perhatian dunia internasional. Selain itu, Agung juga ingin area perkantoran Walikota Pekanbaru menjadi rindang dan hijau serta nyaman untuk olahraga lari.

“Ada sekitar 45 hektar lahan di lingkungan perkantoran Pemko Pekanbaru ini yang belum dimanfaatkan, jadi dalam menciptakan lingkungan hijau kita akan menanam 15 ribu batang pohon di lahan 11 hektar. Tujuan kami menanam pohon serta jagung pipil sebagai upaya memproduksikan lahan tidur agar menjadi lebih bermanfaat. Dengan demikian lingkungan ini lebih hidup dan lebih bermanfaat,” kata Agung Nugroho.

Kegiatan ini juga sangat diapresiasi oleh Kapolda Riau, Irjen. Pol. Herry Herjawan. Menurutnya, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho merupakan Magnum Opus dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di Kota Pekanbaru, seperti pada permasalahan sampah yang sangat berpengaruh pada keindahan kota.

“Saya berharapa kegiatan ini menjadi komitmen kita bersama untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Dan besok insyaAllah adalah hari bumi internasional dan di mana-mana akan melakukan penanaman atau reboisasi secara serentak. Bersama tagline yang sering saya sampaikan adalah melindungi Tuah menjaga Marwah, Tak akan Hilang Melayu di Bumi, yang kalau kolaborasikan melindungi tuah itu adalah kekayaan bukan hanya kekayaan alam hayati nabati kekayaan budaya di dalamnya di Provinsi ini tetapi kekayaan yang menyangkut sumber daya manusia budaya,” kata Kapolda Riau.

Irjen. Pol. Herry Herjawan juga menyampaikan berdasarkan temuan BMKG, daerah ini akan mengalami musim kemarau yang panjang bahkan itu akan maju waktunya. Ia mengajak seluruh masyarakat, pemerintah daerah, pemuka agama, media, serta pelaku usaha untuk bergandeng tangan mencegah terjadinya kebarakan hutan dan lahan.

“Kita juga harus mengecek berapa kesiap kesiapsiagaan dari pada pasukan-pasukan kita berapa orang yang siap pasukan yang banyak itu kan dari TNI  dan Polri, kemudian peralatan bagaimana kita harus bisa menyiapkan embung-ambung yang harus terisi, kita juga harus bisa melihat kanal-kanal yang juga harus terisi. Ini merupakan upaya-upaya luar biasa yang harus kita lakukan bersama-sama demi masa depan bumi yang nyaman,” imbuh Kapolda Riau.

Bahkan Gubernur Riau, Abdul Wahid pun juga memuji langkah cepat Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dalam menangani persoalan sampah di kota Pekanbaru. Terbukti, sampah mulai tidak terlihat lagi di tengah kota Pekanbaru. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiasi yang dilakukan oleh Walikota beserta jajaran dalam rangka memberikan jaminan terhadap ketahanan pangan serta pelestarian lingkungan.

Menurutnya, sebagai warga Indonesia dan orang yang berbudaya tentu menjaga budaya ini menjadi penting. Orang Melayu mengibaratkan pemimpin itu seperti pohon dahannya kokoh tempat bersandar akarnya lebar tempat bersilang dahannya kuat tempat bergantung daunnya lebat tempat berteduh begitulah bahwa hakikat seorang pemimpin dalam Melayu artinya dia harus memberikan manfaat.

“Nah kita ini pemimpin dan kita akan dipertanggungjawabkan di atas kepemimpinan kita artinya bahwa masing-masing ini kita pemimpin harus memberikan manfaat bagi lingkungan. Kit, siapapunlah seperti yang dikatakan Pak walikota tadi bahwa semua harus berpartisipasi dalam menanam pohon menjaga lingkungan,” kata Gubernur Riau.

Acara tersebut berakhir dengan penanaman pohon bersama serta penanaman jagung yang diikuti oleh Forkompinda Riau, Forkompinda Pekanbaru, Direktur PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda), Pemimpin Divisi MKM M Jazuli, Branch Manager BRK Syariah Arifin Ahmad Marwan Setiadi serta tamu undangan lainnya.***(rl)

Bos Pijat Plus-plus Jalan Arjuna Pekanbaru Diadili, Segini Tarifnya

Ilustrasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Enci Romah alias Vera, bos pijat plus-plus di Rumah Petak Panjang, Jalan Arjuna, Kec. Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, diadili di Pengadilan Negeri Pekanbaru, ia didakwa melakukan tindak pidana perdagangan orang.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Senator Boris Panjaitan SH, dijadwalkan membacakan tuntutannya pada sidang yang digelar Senin 21 April 2025, namun karena Jaksa belum siap dengan tuntutannya, maka sidang ditunda dan dijadwalkan akan digelar Senin 28 April 2025.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, sebelumnya diketahui, perbuatan terdakwa bermula, tahun 2023, Terdakwa Enci Romah menyewa satu unit rumah petak panjang No. 127 C, Jalan Arjuna, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau untuk tempat usaha pijat plus-plus.

Selanjutnya untuk menjalankan usaha tersebut, terdakwa merekrut beberapa terapis / pemijat wanita antara lain Sil dan Alias Dela. Terdakwa mempekerjakannya dengan sistem / cara kerja yaitu para terapis bekerja mulai pukul 19.00 s/d 05.00 Wib. Apabila ada konsumen yang ingin pijat plus-plus di tempat terdakwa, maka harus datang langsung ke rumah petak panjang No. 127 C, Jalan Arjuna.

Selanjutnya konsumen ditanyakan ingin terapis atas nama siapa (sistem request), setelah itu maka dilakukan pembayaran dengan harga sebesar Rp 150.000 (untuk pijat) dan harga sebesar Rp 200.000 (untuk pijat plus-plus/bersetubuh). Uang tersebut dibayar dan disetorkan kepada terdakwa dengan komposisi pembagian untuk terdakwa sebesar Rp 50.000, sedangkan sisanya untuk terapis.

Setelah konsumen melakukan pembayaran, selanjutnya Sil dan Alias Dela bekerja mengurut para konsumen hingga selesai.

Pada hari Senin tanggal 04 November 2024 sekira pukul 22.00 Wib, Saksi Dedi (Anggota Polresta Pekanbaru) datang melakukan penyamaran untuk pijat di rumah petak panjang No. 127 C, Jalan Arjuna. Pada saat itu  bertemu dengan Terdakwa selaku pemilik tempat usaha pijat. Saat itu, Terdakwa langsung menawarkan pijat biasa atau pijat plus-plus, serta terapis siapa. Lalu saat itu juga terdakwa menentukan tarifnya dengan harga sebesar Rp 150.000 (untuk pijat) dan harga sebesar Rp 200.000 (untuk pijat plus-plus/bersetubuh). Hingga pada akhirnya disepakati layanan pijet plus-plus dengan terapis atas nama Sil.

Setelah itu, Saksi Dedy diarahkan langsung ke dalam kamar oleh Terdakwa bersama terapis dan setelah sampai di dalam kamar tersebut, Sil membuka bajunya dan baju Saksi Dedy. Saat itu tiba-tiba datang Saksi Mulyandi, Patrick dan Septia Yolanda (masing-masing Anggota Polresta Pekanbaru) melakukan penangkapan terhadap Terdakwa.

Saat itu ditemukan barang bukti berupa dua buah kondom merek sutra warna merah dan dua lembar uang pecahan Rp100.000. Selanjutnya dibawa ke Polres Pekanbaru untuk diproses lebih lanjut.

Dari hasil interogasi, terdakwa mengakui bahwa Terdakwa mempekerjakan Saksi Sil dan Alias Dela di tempat pijat plus-plus milik Terdakwa, di mana Terdakwa memperoleh keuntungan sebesar Rp 500.000,- s/d Rp 700.000,- perharinya dan sudah dijadikan sebagai mata pencaharian serta dilakukan secara berulang-ulang.

Bahwa perbuatan Terdakwa yang melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain, untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia, dilakukan tanpa izin dan tanpa sepengetahuan pihak yang berwenang.

Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang

Atau kedua, Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut Pasal 506 KUHP.***(rif)

Pemkab Bengkalis Maksimalkan Kesiapan MTQ Riau

Pemkab Bengkalis Maksimalkan Kesiapan
MTQ Riau

Bengkalis(SegmenNews.com)- Sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- 43 tingkat Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melakukan Rapat Pemantapan, di Ruang Hang Tuah, lantai II kantor Bupati Bengkalis, Senin malam, 21 April 2025.

Bupati Bengkalis Kasmarni, diwakili Sekretaris Daerah, dr Ersan Saputra TH, memimpin rapat tersebut guna mematangkan kesiapan MTQ Provinsi Riau yang direncanakan akan diselenggarakan pada 21 Juni 2025 mendatang.

“Rapat ini kita selenggarakan untuk mematangkan kesiapan dan ekspos ke Provinsi Riau. Sehingga kita harapkan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau tahun 2025 di Kabupaten Bengkalis dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujar Sekda Bengkalis, dr Ersan Saputra.

Sekda juga meminta kepada semua unsur yang terlibat, agar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Dari mulai pelaksanaan penerimaan kafilah dan pendaftaran ulang, pawai ta’aruf, stand bazar, pembukaan, perlombaan hingga pelaksanaan penutupan.

“Insya Allah pada hari Kamis, 24 April 2025 nanti, kita akan ekspos berbagai kesiapan maupun venue-venue dalam pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis,” terang Sekda.

Dalam rapat tersebut, juga turut dibahas secara teknis terhadap kesiapan dalam setiap kegiatan, hingga mengenai jalur transportasi penyebrangan roll on roll off serta lokasi parkir-parkir kendaraan.

“Setelah nanti kita ekspos dengan Pemerintah Provinsi Riau, apakah setiap rencana yang kita siapkan akan di terima atau tidak, apapun itu nanti akan kita tindak lanjuti bersama kembali untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal dalam perhelatan MTQ tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis tahun 2025 ini,” ucap Sekda.

Menurut dr Ersan Saputra, usai pelaksanaan ekspos bersama Pemerintah Provinsi Riau, akan kembali di agendakan rapat terpadu terhadap kesiapan dan keterlibatan semua pihak agar pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat Provinsi Riau dapat terselenggara dengan baik.

Turut hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Andris Wasono, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis serta sejumlah unsur yang terlibat lainya.***(sup)

Realisasi Pajak Restoran di Pekanbaru Pada Triwulan 1 Capai Rp30 Miliar

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Realisasi pajak restoran di kota Pekanbaru pada Triwulan I, terhitung Januari hingga Maret 2025 lebih Rp30 miliar. 11 objek pajak yang dikelola Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru pada TW I hampir semuanya mencapai 100 persen.

“Rata-rata hampir semuanya (capai 100 persen). Seperti PBJT Tenaga Listrik, PBJT Makan Minum, kemudian Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),” ungkap Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Dr Alek Kurniawan M.Si, Selasa (22/4/2025).

“Untuk realisasi pajak restoran kita cukup tinggi. TW I itu lebih Rp30 miliar. Untuk reklame sekitar Rp1 miliar,” lanjut Alek Kurniawan.

Sementara untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), menurut Alek Kurniawan, tren masyarakat membayarnya pada TW 2 dan TW 3.

“Untuk PBB ini biasanya di Triwulan 2 dan Triwulan 3, karena PBB ini jatuh temponya 30 Agustus, masih lama lagi. Jadi biasanya tren masyarakat membayarnya nanti di Triwulan 2, Triwulan 3. Triwulan 1 itu belum merupakan tren, karena masih masa cetak massal PBB,” jelasnya.

Realisasi keseluruhan pajak daerah Pekanbaru pada Triwulan 1 tahun 2025 mencapai Rp248 miliar. Jumlah ini terhitung Januari hingga Maret 2025.

Realisasi PAD TW I tahun 2025 ini melebihi target, yakni 123 persen. Dari target TW 1 tahun 2025 sebesar Rp201 miliar. “Realisasinya melebihi target,” ujar Alek Kurniawan.

Tahun ini Bapenda Kota Pekanbaru memasang target pendapatan pajak daerah sebesar Rp1,1 triliun.***(dmf)

Kanwil Kemenag Riau Tanam 18 Ribu Pohon

Kanwil Kemenag Riau Tanam 18 Ribu Pohon

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bersempena dengan Hari Bumi yang diperingati pada tanggal 22 April setiap tahunnya, Kementerian Agama (Kemenag) RI mentaja program penanaman satu juta pohon matoa. Gerakan ini menyasar titik-titik strategis di seluruh Indonesia mulai dari masjid, gereja, pura, vihara, klenteng, hingga madrasah, pesantren, dan kantor-kantor.

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau sangat mendukung gerakan tersebut. Tidak hanya menjaga lingkungan, namun juga menghias bumi agar lebih hijau.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk melestarikan bumi. Tidak hanya sekadar menanam bibit pohon, namun juga menimbulkan kesadaran bagi semua orang.

“Program ini adalah bagaimana kita penduduk bumi, penghuninya, melestarikan bumi. 18.540 bibit siap ditanam hari ini di Riau. Kepedulian kita terhadap bumi untuk melestarikannya,” ujar Muliardi.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat menyampaikan, gerakan ini mendapat dukungan penuh dari Pemprov Riau. Tidak hanya mendapatkan buahnya nanti di masa mendatang, bumi juga  akan lebih hijau dan bersahabat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, ada lebih dari 18.000 bibit yang ditanam hari ini di Riau, di Kabupaten Kota, tersebar di instansi dan tempat ibadah,” ucapnya, Selasa (22/4/2025).

Roni juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung program ini dengan ikut menanam tumbuhan. Tidak perlu pohon matoa, menanam tanaman hijau yang menghiasi bumi akan menjadi perbuatan baik.

“Insyaallah, gerakan ini akan terus didukung. Teruslah berbuat baik, tidak perlu menunggu pemerintah. Jika ada lahan kosong bisa menanam juga. Kita tidak hanya menunggu menikmati buahnya tapi juga menghijaukan bumi kita,” ungkapnya.*** mr)

Ketua DPRD Pekanbaru Tanam Pohon di MIN 1 Bersama Kemenag

Ketua DPRD Pekanbaru Tanam Pohon di MIN 1 Bersama Kemenag

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru, Muhammad Isa menanam pohon di MIN 1 Pekanbaru Kampus 3 di Jalan SM Amin Pekanbaru.

Kegiatan ini dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bumi pada Selasa, 22 April 2025. Komitmen Kementerian Agama yaitu ikut serta terhadap pelestarian lingkungan berbasis nilai keagamaan atau yang disebut dengan pendekatan ekoteologi. Kegiatan ini sebagai wujud nyata dalam mendukung Program Nasional Kementerian Agama Republik Indonesia.

Ini adalah langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejuk, hijau, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Isa Lahamid usai mengikuti penanaman simbolis pohon pelindung di lokasi acara.

Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Pekanbaru, yang diwakilkan oleh Asisten 3 Administrasi Umum Kota Pekanbaru, Sekdako Pekanbaru, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, dan pejabat terkait lainnya.

Kepala MIN 1 Pekanbaru, Rusydi, S.Pd.I., M.Pd menyampaikan ungkapan terimakasih atas kepercayaan telah ditunjuknya MIN 1 Pekanbaru menjadi tuan rumah dalam acara tersebut . Beliau juga menyampaikan harapan agar kedepannya MIN 1 Pekanbaru Kampus 3 ini lebih maju dan untuk dua atau tiga tahun kedepan, semoga pohon-pohon yang ditanam sudah tumbuh dengan baik.

Kemudian, Bapak Samto, S.STP., M.Si, selaku Asisten Administrasi Umum Kota Pekanbaru dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya mendukung kegiatan penanaman pohon tersebut, bahkan Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan kegiatan serupa di Tenayan Raya.

Sementara itu, Kankemenag Kota Pekanbaru, Bapak Drs. H.Syahrul Mauludi, MA mengatakan bahwa gerakan tersebut mendukung program Kementerian Agama RI. Khusus di Pekanbaru, ditanam 10.705 pohon yang tersebar di seluruh wilayah Pekanbaru.

Sebagai Penangangung jawab kegiatan, Bapak H. Abdul Wahid, S.Ag, M.I.Kom. , Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kota Pekanbaru, menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan kegiatan penanaman pohon ini.***)galeri)

Riau Raih Penghargaan Tertinggi Sumatera dalam Transformasi Digital Pemerintahan

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Kabar gembira menghampiri Pemerintah Provinsi Riau yang baru saja dianugerahi Sertifikat Championships sebagai Provinsi Terbaik di Wilayah Sumatera dalam upaya mendorong digitalisasi dan transformasi transaksi pemerintahan daerah. Penghargaan prestisius ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan keberhasilan Riau dalam mempercepat implementasi sistem transaksi non-tunai, yang menjadi pilar utama dalam mewujudkan pemerintahan digital yang modern dan efisien.

Acara penyerahan penghargaan yang membanggakan ini berlangsung di Aula Gedung Bank Indonesia pada Selasa (22/4/2025). Sertifikat Championships diserahkan langsung oleh perwakilan Bank Indonesia kepada Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Elly Wardhani, yang hadir mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau. Momen ini menjadi bukti nyata kerja keras dan sinergi berbagai pihak dalam mewujudkan visi digitalisasi di Riau.

Dalam sambutannya, Elly Wardhani menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang membanggakan ini. Beliau menegaskan bahwa digitalisasi bagi Pemerintah Provinsi Riau bukan sekadar tren teknologi semata, melainkan sebuah langkah strategis yang esensial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, serta memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.

“Penghargaan Sertifikat Championships ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi yang solid dari seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Riau dalam mendorong transformasi digital. Kami sangat optimis bahwa langkah strategis ini akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta secara signifikan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang kami berikan kepada seluruh masyarakat Riau,” ujar Elly Wardhani dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Elly Wardhani menyatakan bahwa Sertifikat Championships ini diharapkan dapat menjadi motivasi yang kuat bagi seluruh elemen Pemerintah Provinsi Riau untuk terus bergerak maju dan berinovasi dalam upaya digitalisasi. Meskipun tantangan terkait infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia masih menjadi perhatian, Riau memiliki komitmen yang teguh untuk terus meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi era digital serta memperluas inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan bergengsi ini, Pemerintah Provinsi Riau semakin termotivasi untuk memperkuat langkah-langkah digitalisasi di berbagai sektor pemerintahan. Salah satu fokus utama adalah optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam sistem administrasi keuangan daerah, yang diyakini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran tetapi juga menjamin akuntabilitas yang lebih tinggi dalam setiap transaksi keuangan pemerintah.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Riau juga akan memberikan perhatian khusus pada penyempurnaan infrastruktur teknologi informasi yang merata di seluruh kabupaten/kota. Selain itu, program pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan sistem digital ini akan terus digalakkan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi di kalangan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin responsif dan berbasis digital.***(adv)

BRK Syariah Berperan Aktif dalam Akselerasi Digitalisasi Keuangan Daerah, BI Riau Beri Penghargaan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menerima apresiasi dari Bank Indonesia Provinsi Riau atas komitmen dan sinergi aktifnya dalam mendukung percepatan serta perluasan digitalisasi keuangan daerah. Penghargaan ini diserahkan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2025 untuk wilayah Sumatera dan Jawa, yang digelar di Aula Lancang Kuning, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau pada Selasa (22/04/2025).

Rakorwil TP2DD merupakan forum strategis yang bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong transformasi digital sistem keuangan pemerintah daerah yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan. Kehadiran BRK Syariah dalam forum ini menegaskan peran aktif dan komitmen nyata bank dalam mendukung agenda digitalisasi keuangan daerah.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad, kepada Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah, M.A Suharto, serta Direktur Operasional BRK Syariah, Said Syamsuri. Pengakuan ini menjadi bukti atas kontribusi nyata BRK Syariah dalam implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah melalui berbagai inovasi layanan perbankan syariah.

Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah, M.A Suharto, menyampaikan rasa terima kasih dan menyebut penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang inovatif.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran sebagai bank daerah yang inovatif dan adaptif terhadap transformasi digital. Sinergi antara BRK Syariah, Pemerintah Provinsi Riau, dan Bank Indonesia merupakan kunci keberhasilan dalam mendorong digitalisasi keuangan daerah,” ujar M.A Suharto.

Senada dengan itu, Direktur Operasional BRK Syariah, Said Syamsuri, turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan, serta menegaskan komitmen BRK Syariah untuk terus mendukung penguatan ekosistem keuangan digital di daerah.

“Keberhasilan ini adalah hasil sinergi dan kerja sama yang erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Riau, dan BRK Syariah. Kami akan terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif dalam membangun sistem keuangan daerah yang lebih modern dan transparan,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendorong percepatan digitalisasi. Ia juga mengapresiasi capaian Provinsi Riau yang secara konsisten meraih predikat provinsi terbaik se-Sumatera dalam TP2DD Championships selama dua tahun berturut-turut (2023 dan 2024).

“Pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi dan komitmen bersama. Kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya ekosistem keuangan digital yang inklusif dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Elly Wardhani, menyampaikan bahwa transformasi digital di sektor keuangan daerah merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintah.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang transparansi, efisiensi, dan pelayanan publik yang lebih baik. Kami mengapresiasi peran aktif BRK Syariah dalam mendukung transformasi ini dan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan,” tutupnya.***(inf)

Lestarikan Lingkungan, Ketua DPRD Pekanbaru Tanam Pohon di Tenayan Raya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid menanam pohon bersama Kapolda Riau. Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru.

Penanaman pohon dilakukan di Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Jalan Abdul Rahman Hamid, Kecamatan Tenayan, Pekanbaru, Senin (21/4/2025).

Penanaman pohon ini dalam upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan penanaman pohon ini juga sekaligus menyambut Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2025 besok.

Ketua DPRD turut menanam pohon dan jagung sukseskan kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan demi menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, sesuai tagline ‘Melindungi Tuah, Menjaga Marwah’, Polda Riau berkolaborasi dengan Pemprov Riau dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning. Melindungi tuah adalah melindungi kekayaan, yang tak hanya kekayaan alam hayati, tetapi kekayaan budaya yang harus senantiasa dilindungi.

“Dalam konteks menjaga marwah, marwah itu adalah harga diri adalah identitas kita. Karena kalau sudah ada kerusakan lingkungan akan ada kebakaran hutan di mana-mana, marwah itu akan jatuh atau citra itu akan jatuh di dunia nasional maupun internasional,” imbuh Herry Heryawan.

Dengan mengangkat konsep green policing, Polda Riau menggencarkan upaya-upaya pencegahan kebakaran hutan. Polda Riau secara terus-menerus melakukan sosialisasi mengajak masyarakat untuk menjadikan penanaman pohon ini sebagai green habit.

“Kita punya konsep green policing, kita green thinking dan kita menjadikan itu menjadi green habit. Jadi green policing ini sangat membumi dan harus kita bisa terapkan agar kita bisa melindungi tuah dan menjaga marwah,” imbuhnya.

Polda Riau menanam pohon dan jagung sukseskan kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan.

Lebih lanjut, Irjen Herry menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Abdul Wahid dan Wali Kota Agung Haryono atas kolaborasinya dalam upaya menghijaukan kembali Provinsi Riau. Dengan adanya upaya-upaya tersebut, diharapkan Provinsi Riau terhindar dari bencana karhutla.

Sementara itu, Polda Riau menargetkan penanaman 15.000 batang pohon. Saat ini sudah 2.500 batang pohon yang ditanam, terdiri atas pohon rambutan, sirsak, trembesi, hingga petai. Sementara itu, Pemrov Riau juga menanam 1.500 batang pohon jengkol, petai, durian, mahoni, pinang, trembesi hingga matoa di beberapa lokasi.

Selain melakukan penanaman pohon, Irjen Herry bersama Abdul Wahid dan jajarannya juga melakukan penanaman bibit jagung. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung swasembada pangan.***(galeri)

Polsek Ujung Batu Ringkus Tiga Pelaku Narkoba, Satu Buron

Miliki Sabu, Tiga Pemuda Ditangkap Polsek Ujung Batu

Rohul(SegmenNews.com) – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku dan pengedar narkoba disebuah kontrakan. Satu orang saat ini masih dalam perburuan masuk dalam Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketiga pelaku dimakankan di kontrakan Jalan Matoa, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (16/4/25).

Adapun ketiga pelaku yang diamankan yakni, RAS (28), warga Perumahan Pecandang, Kec. Pagaran Tapah, HE (38), warga PTPN V Afd 3 Sei Rokan, Kec Pagaran Tapah, WSA (35), warga Desa Pematang Tebih, Kec. Ujung Batu.

Barang bukti diamankan berupa empat paket kecil sabu yang dibungkus plastik klip bening, satu timbangan digital, enam plastik klip kosong, satu unit handphone merek OPPO warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp200.000. Salah satu pelaku, RAS mengaku bahwa barang haram tersebut diperoleh dari Riko yang kini dalam pencarian DPO.

Kejadian bermula, informasi masyarakat yang diterima langsung oleh Kapolsek Ujung Batu, AKP Robby Hidayat, SE, pada Minggu (13/4/2025). Informasi menyebutkan bahwa rumah kontrakan dua pintu tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek segera memerintahkan Panit 1 Reskrim, Ipda Sarlose Mesra, SH untuk melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan mengarah pada dugaan kuat adanya aktivitas peredaran narkoba. Hingga pada Rabu siang, tim Reskrim melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang tengah berada di dalam kontrakan tersebut.

“Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara yang berat,” ungkap Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, SIK MSi melalui Kapolsek Ujung Batu AKP Robby Hidayat, SE.

Kapolsek Ujung Batu, AKP Robby Hidayat mengimbau masyarakat khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba dan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

“Narkoba tidak hanya merusak masa depan pribadi, tapi juga menghancurkan tatanan sosial masyarakat. Mari kita perangi narkoba bersama-sama,” tegasnya. ***(rls)