Samsat TANJAK Hadir di Bapenda Pekanbaru, Permudah Layanan Pengesahan STNK
Pekanbaru(SegmenNews.com) – Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menghadirkan terobosan pelayanan publik melalui kehadiran Samsat TANJAK di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru. Inovasi ini dinilai sebagai bentuk sinergitas antarlembaga untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam urusan perpajakan.
Pelayanan Samsat TANJAK ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Anwar ST, M.Arch, usai memimpin apel pagi di halaman Kantor Bapenda, Jalan Teratai No.81 Pulau Karomah, Senin (14/4/2025). Turut mendampingi, Kepala Bapenda Pekanbaru, Dr. Alek Kurniawan, M.Si.
Menurut Alek Kurniawan, hadirnya layanan ini menjadi bagian dari upaya Bapenda dalam memberikan pelayanan prima dan merelaksasi Wajib Pajak (WP). “Samsat TANJAK melayani khusus pengesahan STNK tahunan setiap hari Senin, pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Syaratnya cukup membawa STNK asli dan e-KTP asli,” jelasnya.
Ia menyebut, sinergi ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Pendapatan Opsen PKB dan BBNKB bagi kabupaten/kota pada tahun 2025.
“Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, kami membuka counter khusus yang hari ini langsung ditinjau oleh Pak Wakil Wali Kota. Harapannya, masyarakat bisa lebih mudah dan nyaman dalam mengurus kewajiban pajaknya,” tambah Alek.
Diharapkan, dengan hadirnya layanan ini, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu semakin meningkat, serta menciptakan iklim pelayanan publik yang ramah dan efisien di Kota Pekanbaru.***(mc)
Rohul(SegmenNews.com) – Aksi cepat Kepolisian Sektor (Polsek) Rambah Hilir patut diapresiasi. Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan pencurian sepeda motor, aparat berhasil mengamankan satu orang pelaku yang diketahui merupakan residivis kasus serupa. Pelaku ditangkap di Desa Kaiti, Kecamatan Rambah, Senin (7/4/2025) sore.
Kapolsek Rambah Hilir, IPDA Jones, SH mengatakan bahwa aksi pencurian terjadi Minggu pagi (6/4/2025) sekitar pukul 06.00 WIB di Dusun Suka Makmur, Desa Sejati, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu. Korban bernama Dedek Firmansyah kehilangan sepeda motor Yamaha Lexy miliknya yang diparkir di teras rumah.
“Motor diparkir bersama tujuh unit lainnya karena ada acara syukuran keluarga. Saat pagi dicek, motor sudah hilang,” terang Kapolsek.
Usai menerima laporan, tim segera melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa sepeda motor dengan ciri serupa akan dijual oleh seseorang di Desa Kaiti. Tim langsung bergerak dan berhasil menangkap seorang pria berinisial RR alias RB (26), warga Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah. Sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur saat hendak ditangkap.
“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia juga merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor,” ujar IPDA Jones.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit Yamaha Lexy milik korban, satu unit Yamaha Fazzio warna hijau yang digunakan pelaku saat beraksi, serta dokumen kendaraan seperti BPKB, STNK, dan kunci kontak.
Saat ini, pelaku diamankan di Mapolsek Rambah Hilir untuk proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3e dan ke-4e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi pencurian.
“Pastikan kendaraan dikunci ganda dan diparkir di tempat aman, apalagi saat rumah sedang ramai. Segera lapor ke polisi jika menemukan hal mencurigakan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi penting sehingga kasus ini bisa cepat terungkap.
“Kami butuh dukungan masyarakat. Kolaborasi antara warga dan polisi sangat penting demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tutupnya.***
Kapolda Riau Tanam Pohon di Danau Raja, Dorong Pelestarian Lingkungan
Inhu(SegmenNews.com) – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (14/4), dengan membawa pesan kuat tentang pelestarian lingkungan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda secara simbolis menanam pohon di kawasan wisata Danau Raja, Rengat, sebagai bagian dari program penanaman serentak 2000 pohon di seluruh wilayah Inhu.
Program ini menyasar berbagai titik strategis, mulai dari Mapolres dan Polsek, hingga Koramil, kantor pemerintahan, dan desa-desa. Langkah ini menjadi simbol sinergi antara institusi kepolisian dan pemerintah daerah dalam upaya menjaga kelestarian alam.
Kedatangan Irjen Herry disambut hangat oleh Forkopimda Inhu, termasuk Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, unsur TNI, serta tokoh masyarakat yang turut hadir mendukung gerakan penghijauan tersebut.
“Ini bukan sekadar seremoni. Penanaman pohon ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan yang sejalan dengan nilai-nilai budaya lokal,” ujar Kapolres Fahrian. Ia menegaskan bahwa mencintai alam berarti turut menjaga warisan leluhur untuk generasi mendatang.
Usai penanaman pohon, Kapolda Riau memberikan pengarahan internal kepada personel Polri di Gedung Dang Purnama. Agenda dilanjutkan dengan silaturahmi bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat di Gedung Sejuta Sungkai sebelum Kapolda bertolak kembali ke Pekanbaru menggunakan helikopter.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, serta memperkuat sinergi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi tantangan di wilayah Riau, khususnya Inhu.***(mc)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bayangkan jika Anda suatu hari menerima surat keputusan (SK) dari instansi pemerintah yang berdampak besar pada kehidupan Anda-pemutusan kontrak kerja, pencabutan izin usaha, atau bahkan pembatalan bantuan sosial.
Anda merasa keputusan itu tidak adil, tetapi bingung harus mengadu ke mana. Saat itulah, Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) hadir sebagai jembatan penting antara warga dan kekuasaan administratif negara.
Apa itu PTUN?
PTUN adalah lembaga peradilan yang khusus menangani sengketa tata usaha negara, yaitu sengketa antara
orang atau badan hukum perdata dengan pejabat pemerintahan akibat dikeluarkannya keputusan tata usaha negara.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 10 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.
Berbeda dengan pengadilan pidana atau perdata, PTUN tidak bicara soal kriminalitas atau kontrak dagang namun
terkait keabsahan tindakan administratif pemerintah. Apakah SK itu sah secara hukum? Apakah prosedur sudah dilalui dengan benar? Apakah asas-asas pemerintahan yang baik sudah dijalankan?
Mengapa PTUN Penting?
Dalam negara demokratis, kekuasaan tidak hanya diawasi secara politik dan sosial, tapi juga secara hukum. Pemerintah diberi kewenangan oleh undang-undang untuk membuat keputusan, tetapi kewenangan itu harus dijalankan dengan benar.
PTUN hadir untuk memastikan hal itu.
PTUN juga memberi ruang bagi warga untuk mengoreksi secara sah tindakan pejabat negara. Ini bukan soal
“melawan pemerintah”, melainkan soal menjaga agar roda pemerintahan tetap berjalan dalam koridor hukum dan keadilan.
Asas-asas pemerintahan yang baik
Landasan Moral dan Hukum
Dalam memeriksa perkara, PTUN tidak hanya menilai dari segi prosedur dan legalitas formal. Namun juga dari
Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), sebagaimana disebutkan dalam Pasal 10 Ayat (1) huruf
a Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.
AUPB meliputi:
– Transparansi
– Kepastian hukum
– Kecermatan
– Tidak menyalahgunakan wewenang
– Keadilan dan kepatutan
Dengan begitu, keputusan yang secara hukum sah, tetapi dibuat dengan cara yang tidak adil, tetap bisa diuji. Misalnya, mutasi ASN yang tidak prosedural, pencabutan izin usaha tanpa peringatan, atau penolakan permohonan hak atas tanah.
Dalam banyak kasus, penggugat berhasil
membuktikan bahwa keputusan pejabat tidak sesuai hukum dan PTUN pun membatalkan SK tersebut. Hal ini membuktikan bahwa hukum administrasi negara bukan menara gading, tapi alat konkret untuk melindungi hak warga dan menjaga integritas pemerintahan.
Mendorong Masyarakat Melek Hukum
Banyak warga belum mengetahui bahwa keputusan administrasi bisa digugat. Tak hanya itu, bahkan banyak masyarakat yang memilih diam atau pasrah saat merasa dirugikan. Padahal, jalur hukum terbuka dan sah untuk digunakan oleh siapapun.
Dengan memahami peran PTUN, masyarakat akan lebih percaya diri dalam menghadapi keputusan yang
dirasa tidak adil. Disisi lain, pejabat publik juga akan terdorong untuk lebih cermat dan adil dalam membuat keputusan.
Penutup
Peradilan Tata Usaha Negara bukan ruang penuh jargon hukum yang sulit dijangkau. Peradilan Tata Usaha Negara adalah penjaga keadilan administratif dan jembatan legal yang mempertemukan rakyat dengan negara.
Dalam proses yang
berimbang dan berkeadilan, PTUN menjadi cermin sehatnya birokrasi, dan bukti bahwa hukum bekerja untuk semua.
Herman
Penulis: Herman Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Riau
Peringati HBP ke-61, Lapas Pasir Pangarain Salurkan Bantuan Sembako untuk Keluarga WBP
Rohul(SegmenNews.com) — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 sekaligus mendukung Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian menyalurkan bantuan sosial kepada 50 keluarga warga binaan, Senin (14/4/2025).
Bertempat di Aula Lapas Pasir Pangaraian, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kalapas Efendi Parlindungan Purba, didampingi Kasubag Tata Usaha Suharno, Ka. KPLP Veazanol Kosuma, Kasi Binadik Sunu Istiqomah Danu, Kasi Adm Kamtib Anton Fernando, serta pejabat struktural Esselon V dan staf Lapas Pasir Pangaraian.
Mengusung tema “Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat,” Kalapas Efendi menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Lapas Pasir Pangaraian terhadap keberlangsungan ekonomi keluarga warga binaan.
“Selain untuk membantu roda perekonomian keluarga WBP, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara Lapas dengan keluarga warga binaan, sehingga mendukung upaya pembinaan yang sedang berjalan,” jelas Kalapas.
Efendi menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Kemenimipas, khususnya poin keempat, yang mendorong pemberian bantuan sosial bagi keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi kebutuhan pokok, seperti beras dan bahan pangan lainnya.
Suasana kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Para penerima bantuan pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Kegiatan ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa keluarga WBP tetap merasa diperhatikan, sekaligus membantu mereka menghadapi tantangan ekonomi di tengah situasi yang sulit,” tambah Kalapas.
Salah satu penerima bantuan bahkan menyampaikan rasa harunya dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada Menteri IMIPAS Bapak Agus Andrianto, Dirjen PAS Bapak Mashudi, Kakanwil Kemenkumham Riau Bapak Maizar, dan Bapak Kalapas Pasir Pangarayan atas perhatian dan bantuan yang kami terima,” ungkapnya.***(rls)
Dinas PUPR Pekanbaru Targetkan Perbaikan Jalan Lobak Rampung dalam Empat Pekan
Pekanbaru(Segmennews.com) — Proses perbaikan Jalan Lobak, Kota Pekanbaru yang mengalami amblas terus dikebut. Sejumlah pekerja dan alat berat dikerahkan untuk mempercepat penyelesaian, dengan target rampung dalam waktu maksimal empat pekan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah menjelaskan, saat ini proses perbaikan tengah memasuki tahap pemasangan U-ditch sepanjang sekitar 97 meter.
“Jalan Lobak masih dalam tahap pemasangan U-ditch. Setelah itu, kita akan lanjutkan dengan merapikan badan jalan,” ungkap Edward, Sabtu (13/4/2025).
Ia menyebutkan, selama proses perbaikan berlangsung, sebagian ruas jalan akan ditutup sementara guna memperlancar pengerjaan. Namun, akses menuju ruko-ruko di sekitar lokasi tetap diupayakan tidak terganggu.
“Kita tutup sebagian saja, agar akses jalan masyarakat ke ruko di sekitarnya tetap bisa dilalui,” jelas pria yang akrab disapa Edu tersebut.
Dua unit alat berat disiagakan di lokasi guna mempercepat proses perbaikan. Pemasangan U-ditch ditargetkan selesai dalam satu pekan, sementara perbaikan badan jalan diperkirakan memakan waktu sedikit lebih lama.
Edu berharap cuaca mendukung selama proses pengerjaan agar target penyelesaian dalam waktu tiga hingga empat pekan dapat tercapai.
“Di lokasi itu fokus kita pada pemasangan U-ditch dan pengembalian kondisi badan jalan Lobak,” tutupnya.***(mc)
Ribuan Warga Meriahkan Karhutla Fun Run 2025 Polres Rohul
Rohul(SegmenNews.com) – Suasana Minggu pagi (13/4/2025) di Komplek Pemda Rokan Hulu, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, tampak semarak. Ribuan peserta tumpah ruah mengikuti Karhutla Fun Run 2025 yang digelar Polres Rokan Hulu, sebagai bagian dari kampanye pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Acara yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini merupakan inisiatif Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, SIK., MH., M.Hum., dan dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Riau. Di Rokan Hulu sendiri, tercatat sekitar 1.500 peserta ikut ambil bagian, mulai dari masyarakat umum hingga jajaran Forkopimda.
Sejumlah pejabat penting turut hadir memeriahkan kegiatan ini, antara lain Bupati Rokan Hulu H. Anton, ST., MM., Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, SIK., SH., M.Si., Ketua DPRD Hj. Sumiarti, Kajari Fajar Haryowimbuko, SH., MH., perwakilan Dandim 0313/KPR Mayor Inf. Andri Suwardi, S.Sos., hingga Ketua Pengadilan Agama Rohul Gita Febrita, S.H.I., M.H.
Kapolres Rohul dalam sambutannya menegaskan, Fun Run ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga bentuk kampanye nyata tentang bahaya karhutla yang dampaknya sangat luas,” kata AKBP Emil Eka Putra.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam pencegahan karhutla, karena upaya ini tidak bisa dilakukan oleh aparat semata.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, sambutan Kapolres, hingga deklarasi komitmen bersama pencegahan karhutla. Peserta kemudian dilepas untuk menempuh rute lari yang sudah disiapkan, dengan penuh antusiasme.
Selain lari, peserta juga melakukan penanaman pohon sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Suasana semakin meriah dengan pembagian doorprize dan hiburan, yang menutup rangkaian acara sekitar pukul 09.30 WIB.
Karhutla Fun Run 2025 sukses menjadi ajang kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menggaungkan semangat menjaga kelestarian alam di Bumi Rokan Hulu.***(rls)
Siak(SegmenNews.com)- Bupati Siak Alfedri secara resmi melepas ratusan peserta Karhutla Fun Run yang digelar Polres Siak di depan Istana Siak Sri Indrapura, Minggu pagi (13/4/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolda Riau ini dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Polres se-Provinsi Riau sebagai bagian dari gerakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jelang musim kemarau.
“Insyaallah hari ini kita melaksanakan kegiatan yang sangat positif dan mulia. Fun run ini membawa pesan bahwa pohon yang rimbun adalah tempat kita berlindung, dan akarnya yang kuat adalah tempat kita bersandar. Maka pohon dan hutan harus kita jaga bersama,” ujar Bupati Alfedri dalam sambutannya.
Ia mengapresiasi langkah Kapolda Riau beserta jajaran Polres, khususnya Polres Siak, yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai sarana edukasi dan pengingat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa hutan bukan hanya milik kita saat ini, tapi juga milik anak cucu kita. Maka harus kita wariskan dalam kondisi yang lestari dan berkelanjutan,” tegas Alfedri.
Kapolres Siak, AKBP Eka Ariyandi Putra, menjelaskan bahwa Karhutla Fun Run merupakan bagian dari langkah preventif dalam menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran.
“Kegiatan ini bukan hanya olahraga, tapi juga bentuk sosialisasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam mencegah karhutla di wilayah Kabupaten Siak. Harapannya, tahun ini Siak bisa bebas dari kebakaran hutan dan lahan,” jelas Kapolres.
Adapun rute fun run dimulai dari depan Istana Siak, melewati Balairung, TVRI, dan kembali ke titik awal. Suasana semakin semarak dengan pembagian doorprize berupa 8 unit sepeda Polygon, peralatan elektronik, serta pemberian bibit pohon kepada 10 pelari tercepat sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Salah satu peserta, Syafrizal (23), warga Kecamatan Gasib yang beruntung mendapatkan hadiah sepeda, mengaku sangat bahagia.
“Alhamdulillah senang sekali. Tak hanya menyehatkan badan, tapi juga bisa bawa pulang sepeda. Kaget dan tidak menyangka,” ungkapnya.
Karhutla Fun Run ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla, tetapi juga mempererat silaturahmi serta mendorong keterlibatan semua pihak dalam menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan.***(inf)
Paur Humas Polres Rokan Hulu, Ipda Sarlin Sihotang bersama wartawan sosialisasi Fun Run Karhutla
Rohul(SegmenNews.com) – Dalam rangka menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Rokan Hulu. Polres Rokan Hulu beserta jajaran akan menggelar kegiatan Karhutla Fun Run 2025 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten, kota Provinsi Riau.
Dalam kegiatan Fun Run, diikuti unsur TNI- Polri, Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat.
Kegiatan Karhutla Fun Run 2025 dilaksanakan pada Minggu, 13 April 2025, start dan finish gerbang komplek Pemda pukul 06.00 WIB. Karhutla Fun Run ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan.
Paur Humas Polres Rokan Hulu, Ipda Sarlin Sihotang, SH kepada wartawan Sabtu, 12 April 2025 mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri, khususnya Polres Rokan Hulu dalam mendukung program Polri Peduli Lingkungan Melindungi Alam, Menjaga Kebersamaan,Melindungi Tuah, Menjaga Marwah,Takkan Melayu Hilang di Bumi. Karhutla Fun Run ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami berharap masyarakat dapat bersama mencegah Karhutla di kabupaten Rokan Hulu. Peran media sebagai jembatan informasi kepada masyarakat,” ujar Paur Humas.
Lanjut, Paur Humas Polres Rohul, dengan kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan. ***
Dorong Ekonomi Riau, Gubri Abdul Wahid Kunjungi Kantor PHR di Jakarta
Jakarta(SegmenNews.com) — Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid bersama jajaran Pemerintah Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke kantor PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Jakarta, Jumat (11/4/2025). Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan.
Dalam pertemuan tersebut, Gubri Abdul Wahid menekankan pentingnya sinergi antara PHR dan Pemprov Riau guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap kolaborasi strategis dapat menghasilkan peningkatan pendapatan, terutama melalui optimalisasi lifting migas.
“Kami berharap ke depan PHR bisa bekerja sama dengan Pemprov Riau untuk menghasilkan pendapatan signifikan baik tahun ini maupun seterusnya, termasuk dengan mendorong peningkatan produksi lifting migas,” ujar Wahid.
Gubri juga menyampaikan, setiap pemimpin tentu akan menghadapi tantangan di awal masa tugasnya. Namun ia optimistis, dengan kerja sama yang baik, hambatan tersebut akan terlewati dan jalan menuju kemajuan akan semakin terbuka.
Sementara itu, Dirut PHR Ruby Mulyawan memaparkan capaian kinerja perusahaan dan berbagai isu strategis yang tengah dikaji bersama pemerintah daerah. Gubri Wahid juga meminta agar PHR tidak hanya fokus pada aspek bisnis, melainkan juga memberikan peluang lebih luas bagi tenaga kerja lokal.
“Kami memohon PHR tidak hanya fokus pada skema kerja sama usaha, tapi juga memberi peluang lebih besar bagi tenaga kerja lokal,” tegas Wahid.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya program CSR PHR dalam memberdayakan masyarakat, termasuk mendukung pembangunan Islamic Center di Riau. “PHR harus ambil peran dalam pembangunan salah satu gedungnya,” tambahnya.
Terkait rencana penggunaan metode unconventional drilling, Wahid menyatakan dukungan penuh dari Pemprov Riau guna mendukung peningkatan lifting migas. “Jika PHR berencana memakai metode unconventional, kami siap mendukung penuh, apapun kebutuhannya,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ruby menyampaikan bahwa rencana tersebut sudah dipersiapkan dan akan dilakukan uji coba pada 2026.
“Kami telah merencanakan eksplorasi tujuh sumur uji coba pada 2026, dan ditargetkan mulai berjalan penuh pada 2029. Namun, keberlanjutannya bergantung pada perubahan skema kontrak dari gross split menjadi cost recovery,” jelas Ruby.
Corporate Secretary PHR, Efryanti Refroida, menambahkan bahwa PHR telah menjalankan sejumlah program CSR di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan. Termasuk rencana pembangunan Islamic Center akan diintegrasikan dalam skema CSR perusahaan.
“Termasuk rencana Islamic Center akan kami skemakan sebagai bagian dari program CSR. Tidak bisa berdiri sendiri. Kami juga butuh 300 welder, silakan Pemprov Riau ambil peran untuk memfasilitasi,” ujar Efryanti.
Dalam kesempatan itu, Vice President Finance PHR turut memaparkan proyeksi pembagian Participating Interest (PI) 10 persen. Ia menyebutkan, besarnya PI tersebut sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga jual minyak mentah dunia.
Menutup kunjungannya, Gubri Wahid menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran PHR. “Kami mengapresiasi penerimaan yang baik dalam kunjungan kerja ini. Semoga sinergi ini membawa manfaat besar bagi Riau dan PHR,” pungkasnya.***(mc)