APBN Tambah Dana Pembangunan Pelabuhan Internasional di Rohil Rp20 Miliar
Rohil(SegmenNews.com)- Pembangunan pelabuhan Internasional di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir terus digesa. Tahun 2018 APBN memberikan tambahan dana sebesar Rp20 miliar.
Bupati Rohil, H Suyatno saat meninjau lokasi pembangunan pelabuhan, Senin (27/8/18) mengatakan, pembangunan pelabuhan sempat terkendala pada tahun 2017, karena pemerintah daerah belum melepaskan lokasi pembangunan pelabuhan kepada pihak kementrrian dalam bentuk sertifikat.
“Namun kita berupaya melakukan pendekatan dengan pihak BPN dan akhirnya ini sudah ada sertifikatnya dan telah kita serahkan ke pihak kementrian, dan untuk melanjutkan pembangunan, tahun 2018 kita mendapat anggaran sekitar Rp20 miliar,” sampai bupati.
Suyatno juga mengatakan, untuk tahun 2019 pembangunan pelabuhan juga akan mendapat tambahan anggaran lagi untuk pembangunan fisik, berupa terminal dan kantor serta parkir.
“Saya fikir ini satu peningkatan perhatian penuh terhadap Rohil karena kita berada di daerah pesisir,” katanya.
Bupati berharap seluruh rangkaian pembangunan pelabuhan dapat rampung pada tahun 2019. Dengan pembangunan ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Sahbandar Syafrizal menyebutkan, bahwa pihaknya sangat optimis pembangunan pelabuhan internasional ini akan rampung pada tahun 2019 mendatang.***(Chan)
Warga Desa Sialang Jaya Diajari Membuat Peci Berbahan Bambu
Rohul(SegmenNews.com)-Sebanyak 12 warga Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mendapatkan pelatihan pembuatan peci serta alat-alat dapur dan jenis lainnya berbahan baku bambu.
Dikatakan Kepala Desa (Kades) Sialang Jaya, Yuherman Daulay, Senin (27/8/2018) mengakui, pelatihan ke 12 warga melalui Dana Desa (DD) 2018, selama 4 hari mulai Senin hingga Kamis mendatang.
“Kegiatan ini hasil Musyawarah Desa (Musdes), ada 12 warga terbagi dua kelompok, yang ingin mendapat pembinaan pembuatan peci, alat rumah tangga, tempat tisu, hiasan dinding, tutup nasi serta jenis lainnya dibawah pembinaan Pendamping Kecamatan Rambah Mustakin dan kita datangkan instruktur pelatih dari Bayuwangi Provinsi Jawa Timur,” kata Kades Yuherman Daulay, didampingi Sekretaris Desa (Sekdes) Muhammad Alian, di aula Kantor desa Sialang Jaya.
Kades Sialang Jaya, berharap Pemkab Rohul dan kecamatan, bisa membina mereka sehingga kedepannya pengerajin anyaman bambu jenis peci dan lainnya bisa berkembang baik. Apalagi, para pengerajin merupakan kaum ibu dan bapak sehingga bisa berdampak meningkatkan ekonomi masyarakat, dan hasil kerajinan masyarakat tersebut nantinya di beli BUMDesa.
Sementara itu, diakui Pendamping Kecamatan untuk Desa Sialang Jaya, Rambah Tengah Hulu, Rambah Tengah Barat dan Menaming, dipilihnya kegiatan pelatihan pembuatan peci dan bahan lainnya dari bahan baku bambu karena di Sialang Jaya mudah didapatkan bahan bakunya.
Untuk sistim pelatihan nantinya, dari pengenalan bahan, pengenalan alat, teknis menganyaman serta teknis merangkai untuk menjadikan bentuk yang dinginkan. Sementara itu, prospek kerajinan berbahan baku bambu dalam upaya mendukung progarm wisata Religi di Islamis Center Islamic Center.
“Kita mengadopsi dari Bayuwangi, Jatim, dimana di daerah itu dikembaangkan kerajinan dari bahan baku bambu dan kini sudah maju. Bahkan ada karnaval yang menampilkan beragam busana dan lainnya dari bahan serba bambu. Bahkan, pemasarannya cukup baik, termasuk peminat baik dari tingkat nasional bahkan kini sudah go internasional,”
“Peserta pelatihan 12 orang dibagi dalam dua kelompok, kita berharap seluruhnya bisa mengusai 3 jenis kerajinan, seperri peci, tempat penampungan dan hiasan lampu. Sehingga kita sengaja datangkan intsruktur atau tutor langsung pelaku usaha pembuat peci bambu Amanto dan Wahyudi yang sudah dikenal di Indonesia,” ungkap Mustakin.
Selain di Sialang Jaya, Mustakin juga mengakui ada kelompok 2 desa yang didampingi untuk keterampilan sama di Kecamatan Rambah. Dalam pelatihan, yang diprioritaskan teknik dasar membuat peci, dan bila sudah bisa maka membuat jenis kerajinan lainnya akan bisa.
Tutor para pengerajin asal Banyuwangi, Amanto menyatakan, dirinya merupakan penerus kerajinan usaha berbahan baku bambu dari orang tua dan itu sudah turun temurun. Bahkan di Banyuwangi, kini masyarakatnya sudah satu desa sebagai pengerajin pembuatan peci dan jenis lainnya atau sudah bersifat home industri.
Selain di Banyuwangi, baru di Rohul ini yang kita kembangkan untuk kerajinan berbahan baku bambu ini. Prospeknya bagus, apalagi bahan baku di Sialang Jaya banyak sehingga bisa menekan mahalnya bahan baku.
“Para perajin kita didik, sehingga mereka nantinya menjadi tutor atau pelatih. Karena di Riau belum ada yang diberikan pelatihan semecam ini, kemudian bahan baku bambu jenis apus atau bambu tali juga banyak sehingga prospeknya cukup bagus kedepannya,” kata Amanto.
Amanto juga mengaku, hasil kerajinan di desanya di order hingga ke luar negeri. Bahkan diakuinya, dirinya pernah mengirim pesanan hasil kerajinan hingga satu kontainer ke Arab Saudi jenis peci. Termasuk pernah mengirim ke Perancis dan Kanada untuk berbagai jenis kerajinan yang kembangkan oleh pengerajin di Banyuwangi.
“Seperti di Perancis, mereka banyak pesan kursi bambu. Kemudian di Banyuwangi untuk bahan baku bambu dan rotan kita harus membeli mahal. Sedangkan di Rohul bahan baku berlimpah dan banyak kita temukan,” sebutnya.***(ADV/Humas Pemkab Rohul)
Pelalawan(SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan HM Harris geram sering menerima laporan aset Pemkab hilang. Ia meminta Satpol-PP terus melakukan razia rutin.
Salah satu aset yang hilang sebut Bupati adalah plang Corporate Social Responsibility ( CSR ) dari perusahaan, galian bawah tanah dan tiang listrik.
Pada pertemuan hari ini di Auditorium Kantor Bupati Lantai III Pangkalan Kerinci, Senin (27/08/18) Bupati Harris bisa langsung menginstruksikan Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Abu Bakar berkordinasi dengan pihak kepolisan untuk menangkap pelaku pencurian.
“Kakansatpol PP segera berkordinasi dengan pihak kepolisan Polres untuk menangkap pelaku pencurian sampai ketemu bagaimanapun caranya, ini sudah kelewatan tidak manusiawi lagi berapa banyak aset dan kerugian Pemerintah daerah dan masyarakat juga sangat dirugikan akan hal ini, tidak ada alasan dibenarkan tindakan pencurian ini dikarenakan faktor ekonomi, ini sudah terlalu,” tegas Bupati.***(Ris)
Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan H.M.Harris menyoroti serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan tahun 2018 masih minim.
Dalam keterangan laporan dari Asisten Administrasi Bidang Pembangunan, Atmonadi, Senin (27/8/18), memasuki pekan terakhir bulan Agustus 2018 serapan APBD Pelalawan masih minim dimana realisasi per Agustus berkisar 46,97 persen.
Dengan rincian Belanja Tak Langsung ( BTL ) 62 persen dan fisik berkisar 49 persen. Asisten Atmonadi menerangkan capaian ini cukup jauh dari target semestinya sudah memasuki akhir agustus serapan anggaran harus 66 persen jadi ada deviasi sekitar 21 persen yang harus di kejar oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Pemda Pelalawan.
Menanggapi hal demikian Bupati Harris menginstruksikan kepada Kepala OPD untuk bisa mengejar ketertinggalan serapan anggaran tersebut.
Hal ini mengingat kegiatan fisik dan efektifitas pencairan hanya bisa di laksanakan dalam waktu dua bulan ini, mempercepat pelaksanaan APBD 2018 sembari menunggu perubahan dari APBD yang akan disahkan.***(Ris)
Bupati Instruksikan Pegawai Kunjungi Aren MTQ XV di Taman Budaya
Rohil(SegmenNews.com)-Selama pelaksanaa acara MTQ tingkat Kabupaten Rokan Hilir ke-XV berlangsung, Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno AMp, berharapkan kepada semua Kepala OPD untuk dapat mengarahkan anggotanya kariawan-kariawanti untuk dapat bisa hadir tiap malam diarena MTQ di Taman budaya Batu 6 Bagansiaiapi sehingga diarena MTQ tidak kosong.
Hal tersebut dikatankan Bupati kepada wartawan usai acara pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Rokan Hilir Ke-XV Minggu (26/8/2018) malam.
Menurut Bupati, kalau perlu dibuat apsensinya setiap masing-masing OPD. Jadi yang bertanggung jawab adalah kepala Dinasnya, “sebut Bupati.
Untuk para perserta qori dan qoriah yang ikut bertanding dimasing-masing kecamatan diminta agar jangan mencari qori-qoriah dari luar. Putra-putri kita banyak untuk di bidang qori dan qoriahnya. Untuk itu Bila mana terdapat pesertanya dari luar, nanti kita informasikan kepada dewan hakim dan panitianya,”ucap Bupati.
“Secara pribadi saya kalau bisa gak ada itu harus anak tempatan. Kenapa, karena saya yakin dan percaya anak-anak kita mampu kok, mampu untuk bertanding di bidang tilawah ini,”tegas Bupati.
Lanjutnya, untuk masalah keamanan selama pelaksanaan MTQ berlangsung diminta kepada pihak keamana lebih untuk waspada lagi. ” Maklum orang melihat dan menonton MTQ tau-tau hondanya hilang dan segala macam. Untuk itu perlu pihak keamanan bersama Satpol PP yang ada untuk lebih waspada lagi agar kejadian yang tidak kita inginkan tidak terjadi.
“Kita ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa pelaksaan MTQ Kabupaten Rokan Hilir ini bisa berjalan aman, lancar dan terkendali. Kita tidak mau ada lagi mendengar sesuatu terjadi ada maling dan segala macam,”beber Bupati.
Semantara itu Bupati Suyatno juga menyampaikan bahwa putra-putri Rokan Hilir sebanyak delapan orang yang akan mewakili Provinsi Riau tingkat Nasional. Menurutnya, ini sesuatu yang luar biasa berkat pembinaan yang dilakukan oleh LPTQ.
“Untuk itu kedepannya kita harus meningkatkannya lagi, jangankan delapan orang kalau perlu ditambahkan lagi,”harap Bupati.***(Chan)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sejumlah massa mengatasnamakan Mahasiswa Pejuang Rakyat Riau (MPRR) berunjukkrasa di Mapolda Riau, Senin (27/8/18). Massa mendesak Polda Riau mengusut tuntas dugaan penggelapan hasil panen sawit masyarakat dan menangkap Sariantoni.
Koordinator Lapangan, Daniel Saragi mengatakan, hingga saat ini Sariantoni belum ditetapkan tersangka dalam kasus penggelapan atau penilaian hasil panen sawit masyarakat Rohil dan kasusnya telah di SP3 kan oleh penyidik Polda Riau.
Padahal, Sariantoni sejak bulan Juni 2009 sampai 2018 hanya beberapa kali memberikan hasil kebun milik anggota Koperasi Sejahtera Bersama seluas 1.102 hektare. Hal itu mengakibatkan kerugian koperasi senilai Rp 298.947.892.805.
Massa MPRR Desak Polda Tangkap Sariantoni
“Ini telah menciderai rasa keadilan masyarakat pujud Kabupaten Rokan Hulu,” sampainya.
Katanya, sesuai dengan putusan hakim pengadilan negeri Pekanbaru telah meminta termohon untuk melanjutkan penyidikan atas dugaan tindak pidana penggelapan atau penipuan yang diduga dilakukan oleh Sariantoni alias Isar, sesuai laporan polisi nomor STPL/520/X/2016/2016/Riau/SPKT tanggal 10 Oktober 2016.
Untuk itu MPRR meminta Polda Riau menangkap Sariantoni dan menjalankan putusan hakim.***(Bud)
Rohul(SegmenNews.com)- Keakraban antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama masyarakat di wilayah Kabupaten Rokan Hulu sangatlah terasa. Tidak terkecuali di Desa Pasir Makmur Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu.
Pelaksanaan gotong royong bersama pengecoran teras Masjid Al, Amin dilakukan secara bersama-sama.
Dalam hal ini, Serka Sunardi Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR yang menjabat sebagai Babinsa di Desa Pasir Makmur bersama seratus lima puluh orang kompak bergotong royong.
”Nilai gotong royong sangat dirasakan ketika kita bersama-sama dalam melaksanakan suatu tugas. Kita harapkan, jika teras masjidnya sudah selesai, warga kita kedepan nya bisa lebih Khusuk melaksanakan ibadah”, harap Serka Sunardi, Minggu (26/08/2018).
“Nilai gotong-royong dan persatuan yang terjalin antara TNI bersama masyarakat harus dibentuk dengan berbagai cara termasuk dalam kegiatan membantu dalam pengerjaan teras masjid,” kata Serka Sunardi Bintara.
Serka Sunardi mengatakan, bahwa Kegiatan ini dilaksanakan bersama warga sekitar masjid, sekalian sebagai sarana silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, serta sebagai sarana silaturahmi,” tutupnya.
Di tempat yang sama Imam Masjid Al, Amin Moh Syaid sangat berterimakasih kepada Babinsa Koramil 02 Rambah dan masyarakat yang bekerja dalam menyelesaikan pengecoran.
”Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak Babinsa kami bapak sunardi, Pak Kades dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam pengerjaan pengecoran lantai Masjid Al, Amin,” beber Moh Syaid.
Hadir dalam kegiatan, Kepala Desa Pasir Makmur Slamet Riadi, Tokoh Agama, Babinsa Koramil 02 Rambah dan masyarakat Desa Pasir Makmur.***(fit)
Rohil(SegmenNews.com)-Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Rokan Hilir Ke-XV tahun 2018, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Rohil H Suyatno AMp di Taman Budaya batu 6 Bagansiapiapi Minggu (26/8/2018) malam.
Selain Bupati juga turut dihadiri oleh Gubenur Riau yang diwakili oleh Asisiten Bidang pemerintah dan kesejahteraan Rakyat yang juga ketua LPTQ Provinsi Riau Ahmad syah Harofie, Wakil Bupati Drs. H Jamiluddin berserta istri, Ketua LPTQ Kab. Rohil Syafruddin, Kemenag Rohil H Agustiar SAg, Sekretaris Daerah Drs,H. Surya Arfan MSi, berserta istri,
Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan berserta istri, Wakil Ketua DPRD Abdul Kosim berserta anggota, anggota DPRD Provinsi Riau Siswaja Muldjadi, Forkopimda, para Asisten, Kepala SKPD dilingkungan pemkab. Rohil, Tim Penggerak PKK Rohil, Camat dan penghulu/Lurah se-Rohil serta para undangan lainnya.
Pembukaan Acara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Rokan Hilir ke XV tahun 2018, ditandai dengan tari persembahan, pembacaan ayat suci Alquran, Doa, menyanyikan lagu MTQ,dilanjutkan laporan Ketua panitian penyelanggarakan MTQ tingkat Kabupten Rohil oleh Ferry Farya.
Selanjutnya kata sambutan Gubenur Riau yang diwakili oleh Asisiten Bidang pemerintah dan kesejahteraan Rakyat Provinsi Riau Ahmad syah Harofie, dilanjutkan penyerahan piala bergiliran yang diserahkan oleh Bupati H Suyatno kepada Ketua Panitia MTQ.
Sambutan Bupati Rohil H Suyatno Amp, dilanjutkan penekanan tombol serinai serta pemukulan beduk, menaiki bendera Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Rokan Hilir Ke-XV tahun 2018, dan tari persembahan masal pergi mengaji tanda penutupan acara.***(Chan)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Terkait dugaan kelompok pendemo yang menolak kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru bukan berasal dari Riau. Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan mempertanyakan hal tersebut ke Polda Riau.
“Dugaan itu perlu didalami, bila benar dalam kelompok kontra deklarasi #2019 ganti presiden di bandara bukan warga Riau, maka harus diusut dari mana mereka. Siapa yang mengerahkannya, apa motifnya?. Kenapa aparat membiarkannya?. Sebagai lembaga yang diharapkan perannya mengawal harmoni sosial yang berakar umbi pada nilai-nilai luhur adat dan melayu di Riau. LAM Riau akan segera mempertanyakan itu kepada Polda Riau,” tegas Ketua umum LAM Riau H. Al Azhar kepada wartawan, Minggu (26/8/18).
Dilanjutkan Al Azhar, bila pendemo ternyata warga Riau dari etnis tertentu, maka pihaknya akan mempertanyakan siapa yang memobilisasi mereka. Jika ternyata di mobilisasi oleh paguyuban, maka sama saja dengan politik identitas dan berasaskan etnis.
Ia khawatir, jika kelompok etnis lain terpancing maka negeri ini akan terancam dalam keretakan sosial yang aman mudhorot. “Jadi saya menghimbau agar pemimpin paguyuban yang diduga kelompok etnis tertentu itu membuat klarifikasi segera,” tandasnya.
Aagr persoalan ini menjadi jelas, Al Azhar memberikan tenggat waktu hingga 30 Agustus untuk memberikan klarifikasinya ke LAM Riau. “Jika tidak ada yang tabayyun, maka LAM Riau insyaAllah akan mengundang Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau untuk membahas tindak lanjutnya.
Ditegaskan Al Azhar lagi, kejadian Sabtu, 25 Agustus 2018 lalu, mengakibatkan tertahannya tokoh Neno Warisman di dalam mobil selama sekitar tujuh jam, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Kejadian itu tidak mencerminkan nilai-nilai adat dan budaya Melayu yang sepatutnya dihormati dan dijunjung tinggi semua orang di Provinsi Riau ini; di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.
2. Untuk pencederaan atas nilai-nilai itu, semua pihak yang terbabit langsung dengan kejadian tersebut patut introspeksi, dengan mengedepankan hati nurani dan kejernihan akal budinya, tanpa terbawa kepentingan politik apapun.
3. Kepada pihak-pihak yang datang meminta petuah ke LAM Riau sebelum kejadian itu, pimpinan LAM Riau sudah mengingatkan, apa pun bentuknya, hendaklah tetap di koridor hukum dan peraturan perundang-undangan, dengan cara-cara jalur yang santun, beradab, dan bermartabat.
4. Mari kita hormati perbedaan-perbedaan pilihan politik sesama kita; kita kelola dengan akal budi, dalam semangat harmoni sosial yang selama ini mampu kita jaga-pelihara.
5. Untuk aparat keamanan, kalau diperlukan ke depan, aparat keamanan perlu mengembangkan sikap musyawarah dengan para pihak dan tidak menang-menangan.
6. Masyarakat adat dan kelembagaan adat jangan terprovokasi oleh hal-hal yang mencederai harmonisasi kemasyaratakatan.***(ran/rls)
Wardan Tandatangani MoU dengan Prof Wisnu Garjdito
Inhil(SegmenNews.com)- Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk memperbaiki harga kelapa bukan isapan jempol belaka. Menindaklanjuti Hasil FGD dengan Green Coco Island tentang Pembangunan Perkelapaan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, Bupati Inhil lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Direktur PT Improvement Institute yang juga Pemilik Green Coco Island Prof Wisnu Gardjito, Sabtu (26/8).
Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda Inhil) H Said Syarifuddin SE MP MSn, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil Drs H Afrizal MP, Kepala Bappeda Inhil Ir H T Juhardi MP, Kepala Dinas PMD Inhil H Yulizal Ssos MM, Kepala Dinas Perkebunan Inhil H Eddiwan Shasby MM, Kepala DPMPTSP Inhil Drs Helmi D MPd, Kepala Dinas KUMKM Inhil Hj Djamilah MH, Plt Kadisperindag Inhil Azwar Ssos, Kabag Hukum Setda Inhil Rusmaidi SH MH, Kabag Pemerintahan dan Otda Setda Inhil Yun Hawarius, serta Kabag Perekonomian dan SDA Setda Inhil Wanhar Ssos MSi.
Prof Wisnu Gardjito menawarkan upaya pemberdayaan , pengolahan, hingga pemasaran produk kelapa secara besar-besaran di pasar lokal maupun global agar masyarakat tidak hanya bergantung pada penjualan kelapa bulat saja yang harganya selalu berfluktuasi.
Bupati Inhil saat ditemui mengucapkan syukur atas kunjungan yang dilakukannya bersama rombongan ke Kediaman Prof Wisnu Gardjito di Depok, Jawa Barat tersebut. “Alhamdulillah saya hari ini dapat berkunjung di kediaman prof Wisnu. Hari ini kita sudah menandatangi kesepakatan antara Pemkab Inhil dengan PT Improvement Institute dalam rangka upaya kita pengembangan perkelapaan, dalam arti luas mulai dari pengembangan turunan-turunannya yang nantinya akan kita sejalankan dengan program Pemkab Inhil,” ujar Bupati.
Bupati Kelapa ini menyebut bahwa pihaknya akan memaksimalkan pemberdayaan desa dengan membentuk Jadi yang pertama kita lakuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dimana hingga saat ini telah terbentuk 100 BUMDes.
“Melalui BUMDes inilah kita kembangkan masing-masing desa. BUMDes akan membentuk unit-unit usaha pengembangan turunan dari perkelapaan. Bersama Prof Wisnu kita melakukan kesepakatan mulai dari pembinaan masyarakat kita sampai kepada pemasarannya. Inilah yang selama ini kita harapkan. Mudah-mudahan kita bisa menjalin hubungan yang baik sehingga masalah anjloknya harga kelapa mudah-mudahan dapat stabil kembali bahkan lebih baik lagi,” harap orang nomor satu di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.
Sementara itu, Sekda Inhil mengutarakan bahwa Pemerintah melalui dinas terkait juga akan membuat suatu gerakan dalam membuat produk turunan kelapa. “Kita berharap melalui program DMIJ masing masing desa dapat berkreasi membuat produk kelapa. Nanti kita cari produk yang paling ideal yang harganya bagus dan paling murah peralatan pembuatannya. Nanti produk-produk itu akan dipasarkan oleh green Coco Island baik di dalam maupun ke luar negeri,” tutur Said.***(adv/Humas)