Beranda blog Halaman 1415

Bupati Inhil: Kembangkan Minat Generasi

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memimpin upacara pembukaan Giat Lomba, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-57 Kwartir Cabang 04.02 Gerakan Pramuka Inhil, Sabtu (4/8/2018).

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan upacara Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan ini, diikuti oleh 1500 peserta Tingkat Siaga Sekolah Dasar sampai jenjang Tingkat Pramuka Penegak SMA Sederajat.

Bupati Inhil dalam amanatnya menyebutkan, penyelenggaraan lomba tersebut dimaksudkan untuk menumbuh-kembangkan minat generasi muda bergabung dalam gerakan pramuka. Sebab, ada kecenderungan yang dirasa ihwal minimnya minat generasi untuk bergabung dalam Gerakan Pramuka.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, bahwa UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka telah mengamanatkan pembangunan kepribadian ditujukan untuk mengembangkan potensi diri serta memiliki akhlak mulia, pengendalian diri, dan kecakapan hidup bagi setiap warga negara demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.

“Pengembangan potensi diri sebagai hak asasi manusia harus diwujudkan dalam berbagai upaya penyelenggaraan pendidikan, antara lain melalui Gerakan Pramuka,” tukas Bupati yang juga merangkap sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang atau disingkat Kamabicab.

Bupati mengingatkan, agar jalinan persaudaraan dapat terjaga, mulai dari tingkat ranting sampai tingkat Nasional sekalipun. Selain itu, Dia mengharapkan, organisasi pramuka mampu menjadi pioner dalam membina peserta didik sehingga menjadi generasi muda yang Berkarakter.***(adv/hms)

Sakit, Tiga JCH Rohul Terpaksa Gunakan Kursi Roda ke Arab Saudi

Bupati Rohul saat melepas JCH di Batam

Rohul(SegmenNews.com)- Sebanyak 400 JCH asal Rokan Hulu, sudah bertolak tunaikan ibadah haji‎ ke tanah suci. Tiga JCH dilaporkan sakit, dan mereka harus didorong pakai kursi saat bertolak ke Jeddah, Arab Saudi.

Ke 400 JCH asal Rohul ‎termasuk 2 Tim Petugas Haji Daerah (TPHD), sudah bertolak dari Embarkasi Batam ke Jeddah, Arab Saudi, Selasa (7/8/18).

Ke 400 JCH dilepas Bupati Rohul H. Sukiman bertolak ke Jedah dari Bandara Hang Nadim Batam, bersama Pj Sekda Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, dan pejabat lainnya.

Dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, ke 400 JCH Rohul diberangkatkan di gelombang dua, tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 18, bergabung dengan JCH asal Kabupaten Pelalawan dan JCH asal Kabupaten Kampar, dari Bandar Udara (Bandara) Internasional Hang Nadim Batam menumpang pesawat Saudi Arabia.

Jelas Syahrudin, JCH akan menempuh perjalanan sekira 8 jam. Diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin petang sekitar pukul 18.00 Wib.

Kemudian, Syahrudin juga menyatakan, ada 3 JCH Rohul masih dalam kondisi sakit yang ikut diberangkatkan bersama Kloter 18 Embarkasi Batam pakai kursi roda, dibantu TPHD atau petugas haji.

Ketiga JCH Rohul yang menggunakan kursi roda yakni, atasnama Jupri asal Kecamatan Kepenuhan. Kaki Jupri diamputasi pasca ia mengalami kecelakaan lalulintas beberapa waktu lalu. JCH Rohul atasnama Sumariati asal Kecamatan Kunto Darussalam yang menderita hipertensi, dan ketiga JCH atasnama Penisah asal Kecamatan Ujung Batu menderita diabetes.

“Namun tetap kita berangkatkan, tidak ada masalah,” ungkap Syahrudin yang masih di Batam.

Kemudian jelas Syahrudin menambahkan, ada seorang JCH Rohul lain yang sebelumnya batal berangkat ke tanah suci pada tahun ini karena meninggal dunia. ***(ADV/ Humas Pemkab Rohul)

Diduga Terlibat Narkoba, Direktur BPR Rohul Belum Ditetapkan Tersangka

Diduga Terlibat Narkoba, Direktur BPR Rohul Belum Ditetapkan Tersangka

Rohul(SegmenNews.com)- Penyidik Polres Rokan Hulu belum menetapkan Direktur PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rohul, JA sebagai tersangka, pasca ditangkap Rabu (1/8/18) pekan kemarin, atas dugaan keterlibatan narkoba.

JA ditangkap dari pengembangan penangkapan JS (35) warga lingkungan Harapan, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu yang ditangkap sebelumnya.

Kapolres Rohul, AKBP M.Hasyim Risahondua SIK MSi melalui Kasatres narkoba Polres Rohul AKP Masjang Efendi, Senin (6/8/2018) sore mengaku masih melakukan penyidikan terhadap JA.

Menurutnya, hal itu sesuai Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, paling lambat 7 hari JA ditahan.

“Kita masih melakukan sidik terhadap perkara dugaan kepemilikan Narkotika jenis sabu dan daun ganja kering. Hingga kini, kita belum menetapkan status JA dan JS sesuai UU nomor 35 tahun 2009, diberi waktu 7 hari sejak penangkapan untuk ditentukan statusnya,’’ imbuhnya.

Sebelumnya aparat kepolisian telah mengamankan barang bukti 5 paket sabu dan 1 paket daun ganja kering seberat 37 gram.

Awalnya aparat kepolisian menangkap JS, saat penggeledahan mobil Toyota Krista BM 1471 KL milik JS, polisi menemukan barang bukti berupa 5 paket sabu, 1 paket daun ganja kering seberat 37 gram, timbangan digital, kertas paper dan uang tunai senilai Rp 2,35 juta.

Saat pengembangan, JS mengaku sabu-sabu dan daun ganja kering diperoleh dari JA. Tak butuh waktu lama polisi berhasil menangkap JA, Direktur BPR dirumahnya di Jalan Kuini, Kecamatan Ujung Batu.

Saat penggeledahan dirumah JA, polisi menemukan 1 paket sabu-sabu seberat 2,7 gram, plastik klip dan hp yang disembunyikan di tanaman bunga anggrek yang berada di pekarangan rumahnya.***(fit)

Perizinan Galian C di Rohul Terganjal RTRW

Ilustrasi

Rohul(SegmenNews.com)- Pihak Pemkab Rokan Hulu (Rohul) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyatakan, hingga kini belum ada usaha galian C yang kantongi izin operasional dari dinas terkait Provinsi Riau, dikarenakan RTRW kabupaten yang belum disahkan.

Itu diakui Kepala DPMPTSP Rohul, Ridarmanto SIp, dan menurutnya proses pengurusan izin pertambangan galian C harus menyesuaikanRTRW Provinsi dengan Kabupaten.

“Terkait berkas pemohon sudah banyak yang masuk ke Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), namun dikarenakan terganjal RTRW kabupaten, sehingga sampai kini izin operasional galian C di Rohul belum keluar,” sebut Ridarmanto, Selasa (7/8/2018).

Walaupun demikian jelas Ridarmanto, dari hasil komunikasi terakhir dengan pihak  Distamben Riau, walaupun RTRW Rohul belum disahkan kemudian bisa disesuaikan dengan perencanaan RTRW yang dibuat Bappeda setempat.

“Berharap regulasi dari pihak Distamben Provinsi bisa membawa hasil yang baik pula buat Rohul,” harap Ridarmanto.

“Dikatannya, dalam beberapa waktu kedepan pihak Distamben juga akan turun ke daerah, untuk mengecek usaha galian C yang beroperasi di Rohul. Distamben akan turun ke lapangan mengecek langsung tempat usaha galian C yang sudah mengajukan permohonan izin,” kata Ridarmanto.

Ridarmanto juga menerangkan, syarat yang harus dilengkapi untuk mengurus izin operasional pertambangan galian C tersebut. Pertama, para pengusaha galian C wajib memiliki dokumen UPL-UKL atau dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup.

Kemudian, dokumen yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai dasar untuk mengurus izin dari DPMPTSP Kabupaten Rohul. Baru persyaratan itu diajukan ke Distamben Riau.

“Dari Distamben akan mengeluarkan rekomendasi untuk pengeluaran izin operasional di DPMPTSP Provinsi,” terangnya.

Sejumlah pihak termasuk Pemerintah Desa (Pemdes) Pematang Tebih, juga sangat berharap pelaku usaha bisa mendapatkan izin operasional. Karena, gara-gara belum memiliki izin, pihak desa sering disalah tafsirkan ikut menikmati hasil dari pihak pelaku usaha galian C itu sendiri.

“Pemdes hanya mengeluarkan rekomendasi. Itu pun harus ada kontribusi ke desa untuk tambahan pendapatan asli desa (PADes),” kata Kepala Desa Pematang Tebih, Selamat.

Jelas Selamat, akibat belum mengantongi izin operasional, para pelaku usaha galian C di desa itu kerab was-was menjalankan usahanya. Dan lebih parah lagi, galian C di sana dijadikan tempat mencari keuntungan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kita sudah tanyakan ke mereka (pelaku usaha galian C) mau mengurus izin operasional. Tapi karena belum tau seperti apa prosesnya, sampai saat ini mereka belum ada izin,” ujar Kades Selamat. ***(Fit)

Bawaslu Riau Fit And Proper Test 108 Calon Anggota

Bawaslu Riau Fit And Proper Test 108 Calon Anggota

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Selasa 7 Agustus 2018, Bawaslu Riau melakukan tes Fit and Proper Tes (FPT) terhadap 108 orang calon anggota Bawaslu kabupaten/kota, di Hotel Prime Park, Jalan Putri Indah, Pekanbaru.

Berdasarkan jadwal, pelaksanaan FPT dimulai pukul 8.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, selama 3 hari yaitu di tanggal 7-9 Agustus 2018.

Dalam pelaksaanaan FPT ini, seluruh calon anggota Bawaslu kabupaten/kota yang telah lulus pada tahap tes kesehatan, dan tes wawancara diwajibkan mengenakan pakaian putih, dan celana hitam.

Sekitar 36 Orang peserta tiap harinya yang mengikuti FPT. Pada tanggal 7 Agustus 2018, peserta dari Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kota Dumai, dan Kabupaten Rokan Hulu.

Untuk tanggal 8 Agustus 2018, peserta dari Kabupaten Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir dan Rokan Hilir.

Di hari ketiga tanggal 9 Agustus 2018, peserta yang mengikuti FPT berasal dari kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, Kampar, dan Kota Pekanbaru.

Metode FPT yang di laksanakan saat ini dengan menggunakan sistem Semi Struktur Group Discusion (SSGD) dimana semua calon per kab/kota dikumpulkan dalam satu ruangan yang kemudian melakukan diskusi masalah masalah krusial kepengawasan pemilu. Dari diskusi itu kemudian dilanjutkan dengan wawancara oleh Anggota Bawaslu Riau.

Setelah melaksanakan FPT, Bawaslu Riau akan menetapkan rangking calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI untuk di pilih dan di SK kan sekaligus dilantik oleh Bawaslu RI di Jakarta di pertengahan bulan ini.***(rls)

Bank Riau Kepri Syariah Undang Ustadz Abdul Somad Untuk Literasi Keuangan Syariah

Bank Riau Kepri Syariah Undang Ustadz Abdul Somad Untuk Literasi Keuangan Syariah

Kepri(SegmenNews.com)- Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Riau Kepri menghadirkan Ustadz Kondang Abdul Somad, Lc. MA atau Ustadz yang akrab disapa UAS ini ditengah-tengah masyarakat Pulau Penyengat Kota Tanjung Pinang, Senin (6/8/18). Tabliq Akbar yang ditaja oleh Bank Riau Kepri ini juga akan dilanjutkan pada esok harinya (7/8/18) yang akan datang di lapangan Pamedan Kota Tanjung Pinang.

Tepat pukul 07.30 wib Gubernur Kepulauan Riau DR. Nurdin Basirun bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari yang didampingi oleh Sekda Kepri TS. Arif Fadilah menyambut langsung kedatangan UAS di VIP Bandara Raja Haji Fisabililah Kota Tanjung Pinang. Setelah itu UAS beserta rombongan langsung bertolak ke Pulau Penyengat untuk melaksanakan Tabliq Akbar.

Kegiatan akbar yang dilaksanakan oleh UUS Bank Riau Kepri ini dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap industri jasa keuangan syariah serta dalam upaya mendorong pengembangan industri perbankan syariah secara berkesinambungan.

Antusias masyarakat Kota Tanjung Pinang di Pulau Penyengat untuk menyaksikan ustadz idolanya sudah terlihat sejak pagi yang telah memadati halaman Mesjid Raya Sultan Penyengat di Pulau Penyengat. Kehadiran UAS pagi itu sangat menarik perhatian masyarakat sekitar.

Turut hadir pada kesempatan ini Asisten I Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Pj. Walikota Tanjung Pinang Raja Ariza, Walikota Kota Tanjung Pinang terpilih Sahrul dan Ketua LAM Riau Al Azhar. Sementara itu dari Bank Riau Kepri turut hadir Pindiv Bisnis Syariah Sahrul, Pindiv Operasional dan Perencanaan Syariah Zaini Ahmad, Pemimpin Cabang Syariah Pekanbaru Helwin Yunus, Pemimpin Cabang Syariah Tanjung Pinang Herlan dan Pemimpin Cabang Tanjung Pinang Dedi Santika.

Gubernur Kepulauan Riau DR. Nurdin Basirun menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan UUS Bank Riau Kepri ini. Menurutnya masyarakat Kota Tanjung Pinang sudah lama menantikan kehadiran UAS di Kotanya.***(chir/rls)

Driver GoCar Pekanbaru Masih Bertahan di Kantor Gojek, Ada yang Mogok Makan

Driver GoCar Pekanbaru Masih Bertahan di Kantor Gojek, Ada yang Mogok Makan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Aksi unjuk rasa driver GoCar di kantor Gojek, Senin kemarin masih berlangsung hingga hari ini, Selasa (7/8/18). Bahkan diantara mereka yang bertahan di kantor Gojek melakukan aksi mogok makan.

Unjuk rasa ini dipicu adanya pemotongan insentif yang dinilai sangat rendah. Sebelumnya diberikan Rp220.000, diturunkan menjadi Rp90.000 perbulannya.

Salah satu driver GoCar, Titis mengatakan hingga saat ini belum ada penyelesaian.

“Hasil pertemuan tadi malam. Kita pembentukan panitia untuk aksi pagi ini. Aksi pagi ini, kita tunggu hasil mediasi dengan pihak kantor PT. GI yang sudah kita kasih tenggang waktu 1×24 jam terhitung dari kemarin,” imbuhnya.

Disamping itu, salah satu driver GoCar, Don Marzal (52) melakukan aksi mogok makan sampai tuntutan mereka direalisasikan.

“Saya akan tetap melakukan aksi mogok ini sampai tuntutan kami terpenuhi. Saya yakin ini akan berhasil,” ujarnya.***(ran/btp)

Rasulullah Hentikan Gempa dan Tanda Kiamat

SegmenNews.com- Fenomena alam gempa bumi telah melanda hampir seluruh belahan dunia. Meski demikian, belum ada ilmu atau teknologi yang diyakini bisa memprediksi, kapan gempa bumi akan terjadi.

Namun Allah Swt memberika mukjizat kepada Rasulullah SAW, untuk dapat menghentikan gempa.

Dalam hadits yang diriwatkan oleh Tirmidzi, sebagaimana dilansir segmennews.com dari laman arah.com,
Dikatakan “Apakah kalian tahu Rasulullah pernah berada di atas Gunung Tsabir di Mekah. Bersama beliau; Abu Bakar, Umar dan saya. Tiba-tiba gunung berguncang hingga bebatuannya berjatuhan. Maka Rasulullah menghentakkan kakinya dan berkata, ‘Tenanglah Tsabir! Yang ada di atasmu tidak lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang Syahid’.”

Dalam riwayat lain disebutkan, Nabi naik ke Uhud bersamanya Abu Bakar, Umar dan Utsman. Tiba-tiba gunung berguncang. Maka Nabi menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Uhud! Yang ada di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.

Dari dua hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa ternyata hentakan kaki Nabi dapat menghentikan gempa yang mengguncang. Hikmahnya, gunung tidak layak berguncang saat ada 4 manusia terbaik di atasnya.

Disamping itu, dibalik fenomena gempa, ada juga disebutkan dalam sebuah hadist. Nabi Muhammad memprediksi adanya dua fenomena yang menjadi pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat. Pertama, gejala sosial berupa perselisihan antar-manusia dan kedua, gejala alam berupa gempa-gempa yang berdatangan silih-berganti.

أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ

وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa.  Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)

Sebagian ulama menggolongkan tanda Kiamat berupa diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat sebagai ”Tanda Penghubung” antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.

Artinya, kedatangan Imam Mahdi tidak termasuk tanda-tanda kecil Kiamat  namun tidak juga digolongkan ke dalam tanda-tanda besar Kiamat. Kedatangan Imam Mahdi mengindikasikan telah tuntas munculnya tanda-tanda kecil Kiamat yang sangat banyak dan sebagian besar datang terlebih dahulu.

Dan pada saat yang sama kedatangan Imam Mahdi menandakan sudah dekatnya akan munculnya tanda-tanda besar Kiamat yang datang belakangan dan berjumlah sepuluh.

Para ulama telah membagi tanda-tanda Kiamat ke dalam dua kelompok. Ada tanda-tanda kecil Kiamat dan tanda-tanda besar Kiamat. Tanda-tanda kecil berjumlah sangat banyak dan umumnya datang lebih awal. Sedangkan tanda-tanda besar datang belakangan dan berjumlah sepuluh.

Tanda kecil yang paling awal berupa ”diutusnya Nabi Muhammad  ke muka bumi.” Semenjak peristiwa sangat agung itu terjadi, dunia menyaksikan bermunculannya aneka tanda-tanda kecil Kiamat berikutnya. Hingga dewasa ini sudah banyak sekali tanda-tanda kecil Kiamat yang di-nubuwwah-kan (diprediksi) oleh Nabi Muhammad telah menjadi realita.***

Sumber:Arah.com/eramuslim.com

Bupati Siak Undang 2 Siswa SD Berprestasi di Ajang OSN

Bupati Siak Undang 2 Siswa SD Berprestasi di Ajang OSN

Siak(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Siak, H Syamsuar mengundang dua siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) berprestasi di ajang Olimpiade Siswa Nasional (OSN) 2018 diruang kerjanya, Senin (6/8/17).

Dua siswa dan siswi yang mengikuti OSN di Padang ini adalah, Nicholas (12) siswa SD Yayasan Pendidikan Persada Indah (YPPI) Perawang berhasil membawa pulang medali perak OSN Matematika.

Dan Cleorisya Ranggi Tsabita (11), siswi kelas V SD Sain Tahfiz Islamic Center Siak, berhasil  meraih medali perunggu OSN bidang IPA.

Syamsuar mengatakan, mereka berdua merupakan anak anak siak yang berprestasi meski usia yang masih muda namun mereka bisa mengharumkan nama daerah, dan ini merupakan satu kebanggaan buat daerah.

Dihadapan Nico dan Cleorisya serta guru pendamping, Bupati Siak H. Syamsuar juga mengatakan, banyak anak anak yang berprestasi lahir dari keluarga yang kurang mampu, namun semangat mereka patut menjadi contoh sekaligus motivasi bagi kita, untuk tidak menyerah karena tidak ada yang tidak mungkin di dalam hidup ini, yang penting optimis, berdoa dan terus berusaha.

“Jangan pernah merasa puas dengan prestasi yang diraih, teruslah berusaha. Kalau ada kesempatan langsung diambil karena kesempatan itu tidak datang dua kali,” pesan Bupati.***(Rinto)

Pemkab Inhil Upayakan Atasi Defisit

Ilustrasi

Inhil(SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mengalami defisit atau kekurangan anggaran untuk pembiayaan belanja mencapai sebesar Rp307 miliar.

Hal tersebut disampaikan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil saat rapat paripurna, Senin (6/8/18).

Terhadap Sisa Lebih Pembiyaan Anggaran (SiLPA) pada tahun 2017, sebagaimana hasil audit BPK sebesar Rp10.794.891.708,08, yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar perhitungan SiLPA pada APBD Perubahan 2018.

Sementara berdasarkan hitungan  SiLPA 2018 yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2018 adalah sebesar Rp318.459.469. 404,92, jelas Juru Bicara Banggar, M Sabit.

Dari hitungan ini, dijelaskannya dipastikan APBD 2018 akan mengalami defisit atau kekurangan anggaran untuk pembiayaan belanja mencapai sebesar Rp307.664.557.696, 84.

“Angka yang sangat fantastis dan tentunya kepada Pemkab agar segera mengambil langkah kebijakan dan keputusan yang cepat dan tepat, salah satunya segera melakukan rasioanalisasi belanja disemua OPD,” lanjutnya.

Selain itu, Pemkab Inhil diminta segera menghitung kemampuan keuangan ditahun anggaran  2018 ini, terhadap kepastian belanja yang dapat dibiaya sesuai dengan kemampuan keuangan Tahun anggaran 2018 ini.

“Ini luar biasa, kita sudah tidak punya uang lagi. Otomatis APBD-P kita juga tak punya anggaran lagi. Kalau seperti ini proses lelang pun terancam,” tukas Sabit saat dikonfirmasi GoRiau.com usai paripurna.***(adv/disk)