Beranda blog Halaman 1459

Kejari Pekanbaru Sita Rp100 Juta Dari Pokja Proyek Drainase

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Penyidik Kejaksaan Negeri Pekanbaru menyita uang sebesar Rp100 juta dalam pengusutan dugaan korupsi proyek drainase Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru tahun 2016, dengan nilai Rp14 miliar.

Barang bukti uang sitaan

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Ahmad Fuady, kepada wartawan mengatakan, uang tersebut diserahkan oleh Tim Pokja ULP LPSE Riau kepada penyidik, Selasa (5/6/2018).

“Kepada penyidik, tim Pokja mengaku menerima uang sebesar Rp100 juta dari seseorang yang berinisial NI. Uang ini sebagai gratifikasi untuk memenangkan PT Sabarjaya Karyatama,” ujarnya.

Uang ini kemudian lanjut Ahmad Fuady, disita dan dijadikan barang bukti. Ia berharap pihak terkaiyblainnya dapat kooperatif dalam penyidikan perkara ini.

Sementara terkait tersangka dalam perkara ini, Ahmad Fuady mengaku pihaknya belum menetapkan tersangka. “Penyidikannya masih betlangsung. Kebetulan hari ini tim Pokja memiliki itikad baik untuk mengembalikan dana gratifikasi yang mereka peroleh kepada penyidik,” ujarnya.

Sementara jumlah kerugian negara saat ini penyidik masih meminta bantuan ahli untuk menghitungnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan drainase Soekarno Hatta, paket A, dianggarkan pada APBD Provinsi Riaunpada Satker Dinas PUPR tahun 2016 lali sebesar Rp14 miliar. Pekerjaan ini dilaksanakan PT Sabarjaya Karyatama dengan nilai kontrak sebesar Rp11,4 miliar.

Dalam pelaksanaannya diduga tidak sesuai spesifikasi.***(segmen02)

Bupati Bengkalis Intruksikan Bantuan Kesejahteraan Guru Madrasah Segera Dibayarkan

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Amril Mukminin menginstruksikan agar pembayaran bantuan kesejahteraan bagi guru madrasah diberikan sebelum hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Hal itu disampaikan Bupati Bengkalis melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Heri Indra Putra saat rapat bersama koordinator sekolah madrasah se-Kabupaten Bengkalis, di aula kantor Dinas Pendidikan, Senin, 4 Juni 2018.

Selain itu, kata Heri, Bupati Amril juga menginstruksikan agar Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis segara melakukan verifikasi data jumlah guru yang menerima bantuan kesejateraan.

“Rapat seperti ini perlu dilakukan agar informasi yang diterima oleh guru tidak simpang siur, Bupati Amril sangat komit memperhatikan pembangunan di sektor pendidikan tak terkecuali pendidikan madrasah,” terangnya.

meski secara nominal bantuan kesejahteraan bagi guru madrasah di tahun 2018 ini turun disbanding sebelumnya.

“Tapi turunnya tidak permanen. Kalau APBD kita tahun depan meningkat tentu bantuan juga akan meningkat, yang jelas sesuai dengan anggaran yang kita miliki,” jelasnya.

Rapat yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan ini dihadiri, Kepala Bidang Tenaga Pembinaan Disdik Rasyid, Kepala Pendamping Pendidikan Madrasyah Kemenag Bengkalis, H Khaidir dan perwakilan BPKAD Bengkalis, RM Zamri.

Usai rapat, seluruh koordinator melakukan penandatangan surat pernyataan menerima bantuan kesejateraan guru madrasah, yang disaksikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Perwakilan Kemenag Bengkalis.

Isi surat pernyataan tersebut adalah, seluruh tenaga pendidik menerima bantuan kesejahteraan yang dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis sesuai dengan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Kemudian, menyadari saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengalami defisit anggaran, sehingga menyebabkan menurunnya jumlah bantuan kesejateraan.****(dskmf/Edi)

Kemenag Rohul Ingatkan Umat Muslim Bayar Zakat Fitrah dan Mal, Berikut Besarannya

Rohul(SegmenNews.com) – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah menetapkan besaran zakat fitrah yang harus dibayarkan umat Muslim di Negeri Seribu Suluk, menjelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Disebutkan Kepala Kantor Kemenag Rohul, Drs. H. Syahrudin M.Sy, sesuai Surat Edaran Nomor: 1424/Kk.04.10/5/BA.03.2/2018, tentang Ketentuan Zakat Fitrah dan Zakat Maal, besaran zakat fitrah sudah ditetapkan‎ sesuai survey harga dilakukan di Pasir Pangaraian dan sekitarnya.

Dalam Sesuai surat edaran‎, zakat fitrah yang harus dibayar umat Muslim berupa makanan yang mengenyangkan, dalam hal ini beras 2,5 kilogram. Namun bila dibayar dalam bentuk uang, harga tertinggi Rp 34.750, dan terendah Rp 25.000 per orangnya.

Beras Natural, Kuku Balam, Ramos, Panda, Sokan, dan Pandanwangi, zakat fitrah dibayarkan Rp 34.750. Beras Ananda, Anak Daro dan Solok zakat fitrah dibayarkan Rp 32.000. Lalu, untuk beras jenis CML, Mawar, Topi Koki, Apel Beras F4 zakat fitrah dibayarkan Rp 28.000. Sedangkan beras Bulog‎, zakat fitrah dibayarkan yakni Rp25.000.

‎Syahrudin menyatakan, secara fiqih, zakat fitrah dibayarkan umat Muslim dimana merayakan merayakan hari raya Idul Fitri. Sedangkan untuk zakat maal, dibayarkan dimana usaha didapat.

Sebut Syahrudin, zakat fitrah sudah dibayarkan sejak 1 Ramadhan lalu sampai 1 Syawal sebelum khatib naik mimbar. Setelahnya, akan masuk dalam sedekah biasa.

“Kita mengimbau masyarakat Rohul ‎ untuk membayarkan zakat fitrah secepatnya. Paling baik sejak 1 Ramadhan sampai hari raya Idul Fitri, sebelum khatib naik mimbar,” sebut  Syahrudin.

Kemudian, selain zakat fitrah sambung Syahrudin, umat Muslim di Kabupaten Rohul juga jangan lupa untuk membayarkan zakat maal (zakat harta‎ dan zakat penghasilan).

Terangnya, bahwa ketentuan Hukum Islam, zakat maal diqiaskan dengan nisab emas 85 gram. Jika harga 1 gram ‎emas Rp590 ribu. Sehingga jika jumlah harta sudah mencapai Rp 50.150.000, maka zakat maal yang harus dikeluarkan sebesar 2,5 persen atau Rp 1.253.750.

Ungkap Syahrudin, untuk pembayaran zakat fitrah dan zakat maal bisa dibayarkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di setiap masjid atau musholla.

“Dimana surat edaran sudah mulai kita edarkan ke masjid dan musholla, melalui Kantor Urusan Agama masing-masing kecamatan,” ucapnya.

Kemudian kata Syahrudin lagi, bagi umat Muslim yang mempunya kebun kelapa sawit juga harus membayarkan zakat ‎pertanian sebesar 2,5 persen dari penghasilan setiap kali panen.

Zakat pertanian, jelas Syahrudin, banyak pakar yang menganologikan, karena kelapa sawit tidak bisa dimakan, sehingga hasilnya masuk dalam zakat perdagangan, karena sawit tidak dimakan. Sedangkan dianologikan zakat perdagangan maka 2,5 persen dan dibayarkan per tahun.

“Sebaiknya dibayar setiap bulannya, sehingga tidak terasa berat kalau dibayarkan per tahun,” imbaunya.

Kemudian, untuk zakat penghasilan dari gaji, tambah Syahrudin, bagi umat Muslim yang bergaji di atas Rp 4,166 juta sudah wajib mengeluarkan zakat 2,5 persen setiap menerima gaji.‎***(fit)

Bawaslu Provinsi Riau Temukan 58.922 DPT Diduga Ganda

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Senin (04/06/2018), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilgub Riau 2018 (25/4/2018). Total 3.622.488 Daftar Pemilih Tetap di 12 kabupaten/kota dengan jumlah TPS sebanyak 12.048.

Anggota Bawaslu Provinsi Riau, Gema Wahyu Adinata, Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia mengatakan, berdasarkan pencermatan yang dilakukan oleh Panwas Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau, ditemukan Dugaan Kegandaan Daftar Pemilih pada Pilgubri 2018 sebanyak 58.922.

“Dugaan kegandaan daftar pemilih tetap terbanyak, berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 22.715, diperingkat kedua Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sebanyak 11.849 , dan peringkat ketiga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebanyak 9.089 “, ujar Gema.

Menyikapi masalah tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau langsung menyurati Ketua KPU Provinsi Riau
Nurhamin (21/5/2018) untuk segera melakukan Verifikasi dan Identifikasi terhadap 58.922 Dugaan Kegandaan Daftar Pemilih tersebut.

Selain itu Bawaslu Provinsi Riau meminta KPU Provinsi Riau untuk melakukan Penandaan serta Penyaringan terhadap Formulir Model C-6 atau surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih sebelum diserahkan kepada calon pemilih.

“Walaupun DPT telah di tetapkan KPU, Bawaslu dan Panwas tetap bekerja melakukan pengawasan terhadap DPT, dalam bentuk Pencermatan”, tegas Gema.***(rls/ran)

Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan

Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir saat libur lebaran tahun 2018, tepatnya H-8 sampai H+8 atau 7-23 Juni 2018.

Peserta JKN-KIS tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan selama hari libur Idul fitri dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Untuk peserta JKN-KIS yang menjalani mudik, apabila membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

“Prinsip portabilitas pada Program JKN-KIS bisa dirasakan saat-saat mudik lebaran. Sesuai dengan peraturan perundangan dan yang selama ini sudah berjalan, peserta yang berada di luar kota dan tidak menetap dalam jangka waktu lama, dapat mengakses pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), walaupun peserta itu tidak terdaftar di FKTP tersebut.

Hal tersebut juga sudah menjadi bagian dari perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan faskes, dan faskes tidak diperkenankan menarik biaya tambahan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga dalam konferensi pers bertema Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan, Senin (04/06) di Pekanbaru.

Asri menambahkan, kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan.

Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

“Pada keadaaan kegawatdaruratan seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta,” simbau Asri.

Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik diimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS.

“Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif. Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif.

Untuk mengecek iuran peserta, dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Dalam Mobile JKN peserta juga dapat melihat daftar fasilitas kesehatan terdekat yang bisa dikunjungi saat membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Untuk memastikan kelancaran peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat didownload secara gratis di Google Play Store untuk perangkat Android.

Aplikasi tersebut menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi-lokasi penting, serta media sosial BPJS Kesehatan.

Di samping itu, selama libur lebaran 2018, masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care center 1500 400 yang beroperasi 24 jam termasuk hari minggu dan libur, untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan.

Memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBI-APBN serta mengetahui perhitungan denda pelayanan.

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru juga akan tetap beroperasi pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018 dari pukul 08.00 – 12.00 WIB.***(rls)

Pjs Bupati Inhil Lantik Penjabat Kepala Desa di 2 Kecamatan

Pjs Bupati Inhil Lantik Penjabat Kepala Desa di 2 Kecamatan

Inhil(SegmenNews.com)- Pejabat Sementara (Pjs) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudyanto melantik Penjabat Kepala Desa dari 2 (dua) Kecamatan sekaligus, yakni Reteh dan Sungai Batang di aula Kantor Camat Reteh, Pulau Kijang, Sabtu (2/6/2018) siang.

Penjabat Kepala Desa yang dilantik tersebut, berasal dari Desa Sanglar, Desa Seberang Sanglar, Desa Sungai Mahang, Desa Tanjung Labuh untuk Kecamatan Reteh. Desa Sungai Batang, Desa Pandan Sari dan Desa Mugomulyo untuk Kecamatan Sungai Batang.

Pjs Bupati Kabupaten Inhil, Rudyanto dalam sambutannya mengatakan, pasca pelantikan Penjabat Kepala Desa, khususnya dari 2 Kecamatan ini dapat segera melaksanakan tugas.

Menurut Pjs Bupati, pelantikan Penjabat Kepala Desa memang sengaja digesa karena menyangkut upaya optimalisasi realisasi APBD dan Dana Desa dari Pemerintah Pusat.

“Sejauh ini, masih banyak desa yang belum mencairkan dana desa tahap 1 dari Pemerintah Pusat. Sementara waktu sudah 6 bulan berlalu pada tahun anggaran 2018. Ini harus didorong,” tukas Pjs Bupati.

Pasca pelantikan, Pjs Bupati juga meminta para Penjabat Kepala Desa untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan masing – masing aparatur dan perangkat Desa. Sehingga, tugas berat yang sudah banyal menanti dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Sudah begitu mepet waktu kerja kuta. Bulan Juni saja terhitung hari kerja cuma 11 hari dan kita masuk masa cuti lebaran. Untuk itu, segeralah bekerja dan selesaikan tugas,” pesan Pjs Bupati.

Berkenaan dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak, Pjs Bupati mengimbau para Penjabat Kepala Desa agar dapat memprioritaskan pesta demokrasi masyarakat Provinsi Riau dan Kabupaten Inhil tahun 2018.

“Jadi, sembari bekerja menuntaskan pekerjaan pembangunan, fokuskan juga pada penyelenggaraan Pilkada Serentak yang sebentar lagi berlangsung. Tentunya, yang kita inginkan adalah Pilkada Serentak ini dapat berlangsung dengan aman, lancar dan tertib sehingga melahirkan Pemimpin pilihan rakyat yang benar – benar berkualitas,” tandas Pjs Bupati.***(Adv/kominfo)

Komisi II DPRD Siak Rapat bersama BKD

Siak(SegmenNews.com)- Guna membahas sejumlah permasalahan yang berkenaan dengan keuangan daerah, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Siak menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Siak, Senin (28/05/2018) kemarin.

Baca Juga: Gelar Lomba Permainan Rakyat, Sujarwo: Kebersamaan Itu Indah
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh BKD Siak ke DPRD, hingga memasuki pertengahan 2018 ini, realisasi keuangan daerah tahun 2018 baru mencapai 36,6 Persen dari total keseluruhan pencapaian dari target pendapatan. Sebagaimana dijelaskan oleh Anggota Komisi II DPRD Siak Sujarwo.

“Hingga memasuki bulan Mei 2018 ini, realisasi keungan daerah baru mencapai 36,6 Persen, angka tersebut merupakan pencapaian dari pendapatan daerah,” terang Sujarwo, kepada Infosiak.com.

Dengan demikian, DPRD Siak meminta kepada seluruh instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak agar mengoptimalkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2018 ini. Terutama bagi instansi yang memiliki potensi besar untuk mendapatkan PAD tersebut.

“Pada rapat dengar pendapat kemarin, kami juga menekankan terkait masalah pengelolaan terhadap PAD, agar kiranya di tahun 2018 ini PAD kita bisa terus meningkat,” tutupnya.***(IR)

Wabub Kuansing Safari Ramadhan ke Mesjid Istiqomah Bukit Pedusunan

Kuantan Mudik(SegmenNews.com)– Wakil Bupati Kuansing, H Halim melakukan safari Ramadhan di Masjid Istiqomah Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik. Dimana kunjungan ini adalah inisiatif sendiri sebagai pribadi dan wakil bupati untuk melepaskan keresahan masyarakat dimana sudah 6 desa yang sudah dikunjungi.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Kuantan singingi mengatakan bahwa safari ini Selain untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat juga bertujuan untuk mengambil aspirasi dari masyarakat Desa Bukit Pedusunan.

Seperti yang diusulkan oleh Kepala Desa Bukit Pedusunan Drs. Masril, dimana kepala desa bukit pedusunan berharap kepada Pemda Kuantan Singingi, untuk menyelesaikan pembangunan danau kobun nopi yang merupakan objek wisata dan pengembangan ekonomi dimana danau kobun nopi biasanya dimanfaatkan sebagai penunjang ekonomi masyarakat.

Kemudian pembangunan dari samping masjid menuju danau Kobun Nopi dan pembangunan kantor kepala desa dimana selama ini desa bukit pedusunan tidak memiliki kantor, kemudian tentang pembangunan masjid Istoqomah yang belum tuntas pembangunannya.

Menanggapi usulan dari kepala desa Bukit Pedusunan Wakil Bupati Kuansing dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya selama 2 tahun lebih kepemimpinan Mursini Halim belum bisa memuaskan hati masyatakat Kuansing. Dimana saat ini belum maksimalnya kinerja dari beberapa OPD. Mudah-mudahan dengan sekda yang baru ini akan membuat perubahan yang lebih baik.

Mengenai usulan pembangunan danau kobun nopi tadi Wakil Bupati mengatakan kalau kondisi danau kobun nopi telah ditinjau oleh Bupati Kuansing Bpk Drs H.Mursini, M.Si meski belum di dibicarakan dengan saya selalu wakil bupati dan mengenai pembangunan jalan dari samping masjid menuju danau kobun Nopi InsaAllah akan saya perjuangkan.

Selain mengambil aspirasi tersebut wakil bupati H. Halim memberikan bantuan untuk pembangunan masjid Istiqomah Bukit Pedusunan sebesar Rp10 juta dan sumbangan pribadi untuk anak yatim sebesar Rp 3 juta.

Di akhir sambutannya wakil Bupati Kuansing H. Halim mengucapkan terimakasih kepada masyarakat desa Bukit Pedusunan atas sambutannya dan mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintahan Mursini Halim sampai akhir jabatannya.***(Lind)

Tim Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam di Rohul

Rohul(SegmenNews.com)- Tim gabungan dari Koramil 02 Rambah, Polsek Rambah, Camat Bangun Purba dan Satpol PP melakukan penyisiran ketempat hiburan malam ’kafe’ yang berada di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu pada pukul 23.00 WIB, Minggu (03/06/2018) malam.

Saat dilakukan peyisiran dibeberapa lokasi, ada beberapa tempat hiburan malam nekad beroperasi meski saat ini masih dalam suasana bulan suci Ramadan.

Tempat hiburan malam yang disisir adalah Kafe Muri yang berada di Desa Bangun Purba Barat dan kafe Elin terletak di Desa Bangun Purba Timur Jaya Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu.

Awalnya, Tim gabungan menuju kafe Muri dan menemukan barang bukti tuak 1 tong kondisi kafe tutup, diduga pemilik dan peminum kabur.

Selanjutnnya, tim gabungan melanjutkan kegiatan mencari kafe yang buka di bulan suci Ramadan dan menemukan kafe Elin yang terletak di Desa Bangun Purba Timur Jaya ditemukan barang bukti 1 tong tuak dan satu kardus Bir.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 02 Rambah Kapten Inf Hendra P. Barus sangat menyayangkan kegiatan warung ’Kafe’ yang masih buka pada bulan suci Ramadan.

“Mari, berikan kesempatan kepada saudara-saudara kita dalam melaksanakan ibadah pada bulan suci Ramadan ini”, harap Danramil 02 Rambah Kapten Inf Hendra P. Barus, Senin (4/6/2018).

”Kami harapkan, tidak ada kegiatan-kegiatan ditempat hiburan malam selama bulan Ramadan”, tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain Danramil 02 Rambah, Camat Bangun Purba Amridal Lubis Sp, Kapolsek Rambah AKP Hermawan, Kabid Operasi Satpol PP Erwin, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan personil Polsek Rambah meninjau lokasi kafe.

Terllihat, Danramil 02 Rambah, Kapolsek Rambah dan Camat Bangun purba mengecek minuman yang ada didalam tong.***(fit)

Panwaslu Payung Sekaki Lantik 181 Pangawas TPS

Panwaslu Payung Sekaki Lantik 181 Panwas TPS

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 yang kurang satu bulan lagi, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru melantik sebanyak 181 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kegiatan yang digelar diaula Kantor Kecamatan Payung Sekaki, Minggu (3/5) dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan, Camat Payung Sekaki Zarman Chandra, SSTP, Msi dan Lurah Kelurahan Labuhbaru Timur Peri Susanto.

Ketua Panwaslu Kecamatan Payung Sekaki, Fahrul Rozi, mengatakan, Pengawas TPS ini diperlukan dalam rangka menjaga dan mengawasi proses demokrasi dari 181 TPS yang tersebar di tujuh kelurahan di wilayah setempat.

“Sebanyak 181 pengawas TPS yang kami lantik hari ini merupakan bagian dari 1.798 pengawas TPS yang tersebar di seluruh kota Pekanbaru. Ini juga sebagai upaya Bawaslu untuk melibatkan masyarakat dalam menjaga, mengawal pelaksanaan Pilkada serentak yang adil dan jujur,” kata Fahrul.

Jadwal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau sendiri akan berlangsung pada 27 Juni 2018. Pada pesta demokrasi tersebut diikuti empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk merebut 3,6 juta suara masyarakat Riau.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menyebutkan, pengawas TPS memiliki peran penting dalam mengawasi persiapan pemungutan dan penghitungan suara di Pilgub Riau 2018 guna memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan secara jujur, adil dan berkualitas.

“Pemilu jujur dan berkualitas adalah cerminan terwujudnya demokrasi berkeadilan kepada masyarakat. Karena itu sebagai bagian dari penyelenggara Pemilu, fungsi pengawas sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Rusidi.

Pengawas TPS berperan sangat vital lantaran berada dalam posisi ujung tombak pengawas dan harus dapat bekerja dengan cermat dalam melakukan pengawasan seluruh proses dari awal hingga penghitungan suara selesai di tingkat TPS.

Diakuinya, keberadaan pengawas TPS tersebut, menjadi kekuatan baru bagi Panwas untuk memaksimalkan proses pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara yang cukup rawan terjadi pelanggaran.

Rusidi Rusdan menyampaikan, disamping bertugas sebagai pengawas, pengawas TPS juga diharapkan berperan dalam mensosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pilgub Riau tahun ini. ***(Rls/ran)