Beranda blog Halaman 1477

Bupati Meranti Nilai Pengadaan Speedboat Dewan Tidak Pantas

Bupati Meranti Irwan

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Meranti Drs H Irwan MSi menilai pengadaan Speedboat DPRD tidak pantas. Pasalnya anggota dewan telah mendapatkan biaya tunjangan dan transportasi cukup besar.

“Mereka dapat tunjangan satu bulan Rp 12 juta bersih untuk sewa kendaraan mereka, satu hari Rp400 ribu, jadi kalau minta pengadaan lagi, Speedboat itu gak murah loh, Rp5 sampai Rp6 miliar harganya,” cetus Bupati di Selatpanjang, Senin (14/05/2018) kemarin.

“Pantas dan wajar gak itu, sementara saya Kepala Daerah tidak ada biaya transportasi, saya hanya disiapkan kendaraan dinas, itupun hanya titipan sementara. Sementara kawan-kawan DPRD dapat duit boleh langsung masuk kantong, kalau saya gak bisa,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan SE menegaskan, selaku daerah yang memiliki wilayah kepulauan, kendaraan laut jauh lebih penting dari kendaraan darat.

Kendaraan laut, seperti Speedboat akan lebih efektif untuk mencakup seluruh wilayah kerja di Kepulauan Meranti.

Hal ini menyikapi pengadaan Speedboat yang Dewan tak kunjung diakomodir, sementara bupati membeli mobil dinas buatan Eropa senilai Rp1,95 miliar.***(Dham)

Kedai Tuak Dekat Dengan Musholla Resahkan Warga Kerinci

PangkalanKerinci(SegmenNews.com)-Masyarakat di Jalan Keluarga, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan diresahkan dengan keberadaan kedai tuak dekat dengan tempat ibadah, Musholla.

Kedai tuak tersebut hanya berjarak sekitar 30 meter dari tempat ibadah umat muslim. Dikhawatirkan pengunjung kedai tuak tersebut akan mengganggu aktifitas ibadah, apalagi saat ini akan memasuki bulan Ramadhan.

Atas keresahan tersebut, masyarakat telah melayangkan surat kepada Satpol-PP dan Damkar Pelalawan.

Kepada SegmenNews.com, Kasatpol PP dan Damkar, Abu Bakar, Map melalui Kasi Penertiban Sofyan, MH membenarkan laporan masyarakat tersebut.

Atas laporan tersebut pihaknya langsung melakukan penertiban, dan memberikan peringatan kepada pemilik kedai tuakbagar tidak menjual tuak, apalagi lokasinya sangat dekat dengan tempat ibadah.

“Memang penertiban kali ini tidak ada barang atau minuman tuak yang kita amankan, melainkan hanya memberikan peringatan keras kepada penjual agar untuk saling menghargai para umat muslim yang akan melaksanakan puasa ramadhan,” terang Sofyan

Namun, ditambah sofyan, walaupun tidak ada barang yang di bawa, lapak tuak tersebut akan terus kita pantau agar tidak terjadi hal-halbyang tidak di inginkan.

“Jika membandel dan ketahuan membuka, akan kita tindak tegas,” tegas Sofyan.***(Ris)

Asisten III Setda Inhil Bersama Sekdaprov Riau Resmikan Penyalaan Listrik Desa

Tembilahan(SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi meresmikan Penyalaan Listrik Desa 24 Lokasi di Provinsi Riau, peresmian dipusatkan di Desa Teluk Tuasan Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Selasa ( 15/5).

24 desa yang diresmikan tersebar yakni 1 desa di Kota Pekanbaru, 10 Desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, 4 Desa di Kampar dan 9 Desa di Kabupaten Indragiri Hilir.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan pembangunan listrik hingga ke desa bukan pekerjaan mudah oleh karena itu ia mengharapkan kerjasama masyarakat untuk mensukseskan program PLN Wilayah Riau dan Kepri.

“Sebagai pemerintah Daerah dan masyarakat saya mengucapkan terima kasih kepada PLN telah mengalirkan listrik hingga ke desa, mari kita jaga fasilitas ini,” ujar Sekda.

Dengan adanya listrik, tentunya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat, meningkatkan berbagai aktivitas dalam menopang kehidupan sehari-hari.

Listrik yang diresmikan sudah beroperasi sebulan yang lalu. Selama ini masayarakat menggunakan listrik disel yang dikelola daerah. Untuk di kecamatan Gaung Anak serka sendiri ada 3 desa yang diresmikan aliran listriknya yakni desa Rambaian, Desa sungai Empat dan Desa Teluk Tuasan.

Sementara General Manager PLN Riau dan Kepri Muhammad Irwansyah Putra mengatakan ada 24 desa lagi di Inhil yang akan dialiri listrik. Saat ini dalam proses penyelesaian tanam tumbuh.

“Ada beberapa ruas yang terkena tanam tumbuh masyarakat, sekarang dalam proses pertemuan. Tentunya kita berharap kerjasama masyarakat untuk mengikhlaskan,” ujar Irwansyah.***(Advertorial/hms)

Plt Gubri: Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi yang Membesarkan Bank Daerah

Rohul(SegmenNews.com)- Selasa (15/5/18) merupakan peristiwa bersejarah bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Bank Riau Kepri.

Disaksikan langsung oleh Plt. Gubernur Riau Wan Thamrim Hasyim, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari melakukan penandatanganan kembali MoU tentang Penggunaan Jasa dan Layanan Perbankan dalam rangka penatausahaan dan pengelolaan kas daerah Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu.

Hal ini merupakan peristiwa penting yang monumental dimana Plt. Gubernur Riau menyampaikan dengan tegas, bahwa siapa lagi yang akan membesarkan bank daerah kalau tidak masyarakatnya sendiri.

Gubernur Riau berpesan saat ini bukan mencari siapa yang harus disalahkan, bilamana ada hal yang kurang baik dapat dikomunikasikan dan dikoordinasikan.

Sehingga dinamika kerjasama yang ada antara Bank Riau Kepri dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dapat berjalan dengan baik dan saling memuaskan.

Lebih lanjut Plt Gubernur Riau menyampaikan bahwa pada saat RUPS Bank Riau Kepri pada tanggal 9 Februari 2018 yang lalu yang dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, sebagai pemegang saham pengendali mempertanyakan hubungan antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan Bank Riau Kepri.

Dimana Pemkab Rohul adalah juga salah satu pemegang saham dari 21 pemegang saham lainnya se Riau dan Kepri. Sejak saat itu sebenarnya sudah terjalin komunikasi dan koordinasi untuk menyiapkan segala perangkat, baik dokumen maupun sistem teknologi sehingga MoU pada hari yang besejarah ini dapat terwujud dengan lancar.

Masih pada acara yang sama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyampaikan MoU ini sudah melalui suatu proses koordinasi yang intens, dimana sejak bulan Februari lalu secara intensif kedua belah pihak yaitu Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan Bank Riau Kepri telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan jajaran Direksi Bank Riau Kepri dan Pemimpin Divisi terkait.

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau Al Azhar beserta Ketua LAM Kabupaten Rokan Hulu H. Zulyadaini, Kapolres Rokan Hulu AKBP. M. Hasyim Risahondua, Kajari Rokan Hulu Ferdy Simanjuntak, Komut HR. Mambang Mit dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi serta Kepala OPD/eselon II Pemkab Rohul dihadapan 1000an ASN Pemkab Rohul pada upacara dihalaman Kantor Bupati Rohul.

Dengan terealisasinya MoU ini Bank Riau Kepri yang juga sebagai bank peringkat 1 Nasional Service Excellence Bank Pembangunan Daerah (BPD) Seluruh Indonesia untuk tahun 2018 ini siap dengan kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Turut hadir pada acara ini Asisten I Sekdaprov Riau Ahmad Syahrofie, Pj. Sekda Kabupaten Rokan Hulu H. Abdul Haris, S.Sos, M.Si, Asisten I Drs. H. Juni Syafri, Asisten II Ir. M. Ruslan, SE, Asisten III H. Helfiskar, SH dan Komandan Kodim 0313 Letkol Inf. Beny Setiyanto. Sementara itu dari Bank Riau Kepri juga hadir Pemimpin Divisi Projas Wahyudi Gustiawan, Pemimpin Divisi MSDM Yuharman, Pemimpin Desk Corsec Winovri dan Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangarayan Yudi Asdam beserta Pemimpin jaringan kantor dibawahnya.***(rls).

Ancam Istri Pakai Senpi Rakitan, Warga Rambah Diciduk

Rokan Hulu (SegmenNews.com)-MA, warga SKPD Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, diciduk Tim Opsnal Polres Rokan Hulu. Ia dilaporkan karena mengancam istrinya dengan senjata api rakitan.

ilustrasi

Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Risahondua S.Ik, M.Si, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, Selasa (15/5/2018), mengatakan, MA ditangkap Tim Opsnal Polres Rohul Sabtu (12/5/2018) pukul 03.00 dini hari, di rumahnya di SKPD Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir setelah istrinya Rosmini (44) melapor ke Polres Rohul karena mengancam dirinya dengan senpi rakitan pada Jumat (11/5/2018) malam.

Berdasarkan laporan Rosmini ke Piket Reskrim Polres Rohul, dirinya diancam akan ditembak oleh suaminya MA, dengan senpi rakitan dalam kamar rumahnya pada Jumat sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini kemudian dilaporkan ke piket Reskrim malam itu juga.

Setelah mendapat informasi dari bagian piket, KSPK Polres Rohul serta anggota Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul langsung bergerak rumah pelapor Rosmini di SKPD Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.

Dengan disaksikan Kepala Dusun setempat, terlapor MA lalu berhasil diringkus Tim Opsnal lalu dilakukan penggeledahan di rumahnya, polisi saat itu tidak menemukan Senpi rakitan untuk mengancam istrinya,

Dari introgasi, terlapor MA mengakui dirinya sudah membuang senpi rakitan ke sungai. Tetapi, saat Tim Opsnal dan KSPK Polres Rohul mencari di dasar sungai yang dimaksud, senjata tidak ditemukan.

Karena tidak menemukan senpi rakitan, polisi lalu membawa anak pelapor ke Mapolres Rohul. Hasil dari interogasi terungkap, bahwa senjata masih disimpan MA dalam rumah.‎

Kemudian, pada Sabtu sekitar pukul 03.00 dinihari, Tim Opsnal Satuan Reskrim bersama KSPK dan Kapolsek Rambah AKP Hermawan‎ kembali ke rumah pelapor untuk melakukan penggeladahan.

“Saat digeladah, ditemukan sepucuk senjata rakitan laras pendek beserta amunisi 4 butir, kemudian 1 selongsong peluru di loteng rumah pelapor (MA),” ujarnya.***(fit)

Realisasi 18, 75 Persen, Bupati Minta Progres Pekerjaan Terus Digesa

Kuansing(SegmenNews.com)– Untuk mempercepat pelaksanaan APBD Kuansing Tahun 2018, Bupati Kuantan Singingi Drs. H Mursini, M.Si Selasa (15/5) mengadakan rapat koordinasi realisasi fisik dan anggaran dengan seluruh OPD dan Camat se Kabupaten Kuansing.

Dari rapat realisasi anggaran dan fisik yang dilaksanakan di ruang Multimedia kantor bupati (15/5) yang juga dihadiri Wakil Bupati H Halim dan Sekda Dianto Mampanini itu, diketahui penyerapan anggaran APBD Kuansing Tahun 2018 baru mencapai 18,75 persen atau Rp 256.588.920. 805.

Artinya, masih ada tersisa anggaran APBD sebesar Rp 1.111.786.357,4 yang belum terserap. Melihat kondisi tersebut bupati meminta kepada seluruh OPD untuk lebih mempercepat proses pelaksanaan APBD.

“Sekarang sudah masuk awal triwulan kedua. Seharusnya realisasi serapan anggaran harus lebih besar dari 18,75 persen. Karena itu saya minta kepada seluruh OPD menggesa pengerjaan kegiatan yang ada di OPD-nya masing-masing,” pinta bupati.

Dari rapat realisasi pisik dan anggaran ini, bupati juga mendapatkan laporan masih ada 8 OPD yang belum melaporkan realisasi fisik dan anggaran. Sehubungan hal itu dirinya juga meminta kepada OPD tersebut segera melaporkan progres anggaran dan fisik kegiatan kepada bupati melalui Bagian Pembangunan Setda sesegera mungkin.

“Jika seluruh OPD telah melaporkan rekab realisasi fisik dan anggaran barangkali persentasenya lebih besar dari 18,75 tersebut. Karenanya saya minta segera laporkan,” pinta bupati lagi.

Hal senada juga disampaikan Wabup H Halim. Dalam rapat koordinasi tersebut dirinya minta kepada seluruh OPD untuk lebih meningkatkan kinerja dan disiplin di dalam bekerja. Dia juga minta agar seluruh pegawai dalam bekerja untuk selalu tertib administrasi. “Tujuannya agar nantinya memudahkan kita di dalam pemeriksaan APBD,” kata wabup.

Sementara itu Sekda Dianto Mamanini mengingatkan seluruh OPD untuk membuat data base setiap program dan kegiatan. Tujuannya agar memudahkan di dalam penentuan prioritas dan e pleaning kegiatan.***(Lind)

Pidato Tiga Bahasa Ramaikan Mandi Balimau Besamo Bunut-Pelalawan

Bunut(SegmenNews.com)- Mandi Balimau Besamo dalam rangka menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan Tahun 1439 H di Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan yang dilaksanakan di Sungai Kapojan Kelurahan Pangkalan Bunut, Selasa (15/5/18) sore, di ramaikan dengan suasana pidato tiga bahasa yang disampaikan oleh Hanif dan Harfi Santri Mts-Alhamidiyah Kacamatan Bunut.

Untuk di ketahui, acara “Mandi Belimau Besamo” di Kecamatan Bunut ini merupakan acara turun-temurun yang dilaksanakan di Kelurahan Pangkalan Bunut yang sudah ada semenjak, sebelum pemekaran Kabupaten Pelalawan dari Kabupaten Kampar pada tahun 1999 lalu, namun pergelaran mandi belimau besamo di Kacamatan Bunut ini tetap dilaksanakan setelah dilaksanakannya mandi belimau Sultan di Kerajaan Pelalawan.

Pada pergelaran ini, sebelum melaksanakan mandi belimau besamo di sungai kepojan, masyarakat Kecamatan Bunut bersama instansi pemerintah yang hadir melaksanakan ziarah kubur bersama, budaya yang kental masih tampak dengan kehadiran masyarakat Kecamatan Bunut yang merantau, pulang kembali ke kampung untuk meramaikan acara tersebut.

Tampak hadir dalam acara Mandi Belimau Besamo ini Wakil Bupati Pelalawan Zardewan, Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin, Kadiskopukmdag Zuherman, Kadis PMD Zamur, Camat Bunut Sri Nursari, Upika Kecamatan Bunut, Tokoh Agama, Pemuda, Cerdik Pandai, dan masyarakat yang meramaikan pergelaran mandi balimau besamo.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Pelalawan Zardewan menyampaikan agar tradisi “Mandi Balimau Besamo” tersebut bisa bertahan sepanjang masa dan dengan tradisi tersebut masyarakat Kecamatan Bunut khususnya bisa saling memper erat tali silahturahmi dan menjadi ajang saling memaafkan satu sama lain.

“Mari perrahankan tardisi tahunan ini, kita berkumpul di acara ini, agar kita dapat saling memaafkan dan juga saling bersilahturahmi, supaya di bulan puasa nanti bisa timbul kejernihan di hati kita bersama,” ucap wakil Bupati yang merupakan putra asal Kelurahan Bunut ini.

Sementara itu, camat Bunut Sri Nursari, mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada suluruh yang berperan aktif dalam penyelenggaraaan mandi belimau tersebut.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh yang berpartisipasi dalam penyelanggraan mandi belimai besamo ini, dan kami dari pemerintah kecamatan bunut mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa tahun 1439 H dan mohon maaf atas segala kesalahan,” ungkap Sri

Ditambahkannya, kedepan kami dari pihak kecamatan bunut menyatakan  siap untuk menyambut Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten tahun depan. “Karena dalam rencana kecamatan kita bakal jadi tuan rumah untuk ajang MTQ tingkat Kabupaten Pelalawan,” terangnya mengakhiri.

Pantauan SegmenNews.com dilapangan diakhir acara di laksanakan acara pemberian bantuan untuk seluruh anak yatim di Kelurahan Pangkalan Bunut oleh Ikatan Keluarga Bunut- Bunut di Kerinci (IKB-BUCI) yang di ketuai Farten Hario dan Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin.***(Ris)

Speedboat Dewan Tak Dianggarkan, Bupati Malah Beli Mobdin Rp1,9 Miliar

Ketua DPRD H Fauzi Hasan didampingi Wakil Ketua Muzamil Baharudin

Meranti(SegmenNews.com)- Fauzi Hasan SE, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menyebutkan, selaku daerah wilayah kepulauan, kendaraan laut jauh lebih penting dari kendaraan darat.

Untuk itu, anggota dewan sangat membutuhkan kendaraan laut seperti Speedboat untuk mencakup wilayah kerja dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Namun sayangnya, Speedboat yang sangat dibutuhkan anggota dewan sudah tiga tahun berturut-turut tak kunjung dianggarkan oleh Pemkab Meranti. Sebaliknya Bupati malah membeli mobil dinas Rp1,95 miliar.

“Kalau dipikir wilayah kita wilayah kepulauan, jelas lebih penting kendaraan laut lagi,” ujar Fauzi.

Walau demikian, Fauzi tetap mengapresiasi pembelian Mobdin dari dana insentif Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan dana prestasi atas pengelolaan keuangan daerah sekitar Rp36 miliar. Dari dana tersebut, Pemkab mengajukan pembelian Mobdin sekitar Rp1,95 miliar.

“Setelah kami hitung-hitung ternyata hanya memakan anggaran 5% dari Rp36 miliar. Ini wajar menurut kami karena suatu prestasi dan harus kita apresiasi dengan cara menganggarkanya ditahun 2018 ini,” ungkapnya, Senin (14/05/2018) kemarin.

Jelasnya, Mobdin yang lama direncanakan akan dilelang, kemudian uang tersebut kembali ke kas daerah.***(Dham)

Ssstttt…Ini Cara Dirut PT BLJ “Mencuci” Uang Hasil Korupsi Rp265 Miliar dari Pemkab Bengkalis

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Direktur Utama PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ), Yusrizal Handayani, didakwa melakukan pencucian uang sebesar Rp265 miliar hasil korupsi dana penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT BLJ. Dakwaan dibacakan pada sidang yang digelar, Selasa (15/5/2018), di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Ilustrasi

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, EKa Safitra, SH, disebutkan, Pada tahun 2012 PT BLJ, perbuatan ini berawal ketika mendapatkan Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebesar Rp. 300.000.000.000, yang ditransfer ke Rekening PT BLJ pada Bank Riau Kepri Nomor 108-08-16700 tanggal 21 September 2012.

Setelah dana penyertaan modal sebesar Rp300 miliar tersebut masuk di rekening PT BLJ, kemudian terdakwa menyalahgunakan dana tersebut sebesar
Rp265 miliar yang berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI No. 283 K/Pid. Sus/2016 tanggal 16 Mei 2016, tindakan Terdakwa tersebut dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan sebagai Tindak Pidana Korupsi.

Setelah terdakwa menguasai dana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten
Bengkalis sebesar Rp300 miliar, selanjutnya terdakwa mentransfer uang
tersebut ke rekening Bank yang terafiliasi dengan PT BLJ dengan perincian sebagai
berikut

1. Pada tanggal 21 September 2012 Terdakwa mentransfer uang sebesar Rp150.000.000.000 ke rekening PT. Sumatera Timur Energi (PT. STE) pada
Bank BNI Nomor Rekening 26645306. Selanjutnya Terdakwa mengalihkan uang
sebesar Rp150.000.000.000,- yang berada di rekening PT. STE tersebut ke beberapa rekening sebagai berikut

a. Tanggal 21 September 2012 Terdakwa mentransfer sebesar Rp100.000.000.000, ke rekening PT. Bumi Laksamana Jaya Properti (PT. BLJ Properti) pada Bank Mega Syariah Nomor Rekening 10000-10001-03090

TDK ke-9, DPMK Kunjungi Kecamatan Bungaraya

Siak(SegmenNews.com)– Setelah dilaunching pada 21 Maret 2018 lalu di Kampung Teluk Lanus, kegiatan Tour de Kampung (TDK) 2018 yang merupakan kegiatan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Siak, sudah memasuki Kecamatan yang ke-9.

Untuk Kecamatan yang ke-9, DPMK mengunjungi Kecamatan Bungaraya, tepatnya di Kampung Jati Baru, pada Senin (14/5/2018).

“Alhamdulillah, setelah memasuki Kecamatan yang ke-9 ini, sudah banyak aspirasi dan masukan yang saya dapatkan dari penghulu di setiap Kampung”.

Hal itu disampaikan oleh Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Yurnalis Basri, di depan Camat Bungaraya Hendi Derhapin bersama penghulu Kampung se-Kecamatan Bungaraya.

Yurnalis juga menyampaikan bahwa kegiatan TDK ini, selain menampung aspirasi dan masukan dari para penghulu, juga sebagai ajang silaturahmi antara DPMK dan aparatur kampung.

“Kami juga telah melaunching program Aparatur kampung bertanya, DPMK Menjawab. Jadi, kedatangan kami disini untuk menampung aspirasi dan pertanyaan dari masyarakat secara langsung”, ucap Kadis PMK itu.

Dalam kunjungan kerja ini, DPMK seperti biasa melaksanakan pertandingan persahabatan sepakbola, antara DPMK dan aparatur kampung Kecamatan Bungaraya.

Sebelum berkunjung ke Kampung Jati Baru Kecamatan Bungaraya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung terlebih dahulu mengadakan makan bersama dan doa, dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1439H.

Suasana harmonis dan kekeluargaan terlihat jelas pada saat makan bersama ini, acara ini diakhiri dengan saling bermaaf-maafan sesama karyawan dan karyawati DPMK.***(Rinto)