Beranda blog Halaman 1542

Pagi Ini Cuaca Kabur di Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Pagi ini udara di Provinsi Riau kabur karena fog dan haze. Sementara siang hingga malam hari nanti masih terdapat potensi hujan di sebagian wilayah.

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Jumat (9/3/2018). Dikatakannya, siang hari ini secara umum cuaca cerah berawan.

Namun terdapat potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Inhu.

Malam hari, potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian Kabupaten Rohil, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak dan Kota Dumai.

Dini hari, potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian Kabupaten Rohil, Kabupaten Rohul, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuansing dan Kota Dumai.

Suhu udara hari ini diperkirakan antara 23.0 hingga 33.0 °C, dengan kelembapan udara antara 50 hingga 98 %. Angin bertiup dari arah bervariasi, dengan kecepatan antara 09 -hingga 27 km/jam.***(achir)

Pjs Bupati Inhil Motivasi Siswa SMAN 1 Tembilahan

Inhil(SegmenNews.com)- Pjs.Bupati H.Rudiyanto meninjau proses belajar mengajar yang di laksanakan di SMAN 1 Tembilahan Kota, Selasa (27/2/2018), dengan meninjau langsung setiap kelas di SMAN 1 Tembilahan Kota dengan di dampingi Kelapa Sekolah dan majelis Guru.

Pada kesempatan tersebut Pjs.Bupati H.Rudiyanto memberikan motivasi kepada seluruh siswa/i dalam rangka menghadapi ujian khususnya kelas 12 yang akan mengikuti ujian akhir sekolah.

“Kepada siswa/i untuk selalu rajin belajar khususnya kelas 12 yang akan menghadapi ujian akhir sekolah. Karena, kelas 3 SMA ini menentukan arah pendidikan kan kepada jenjang yang lebih tinggi lagi karena sesudah tamat dari SMA ini akan masuk ke universitas” ungkap Pjs.Bupati Rudiyanto.

Pada kesempatan tersebut, Beliau juga memberikan motivasi kepada siswa/i untuk selalu untuk meningkatkan pengetahuan dengan banyak belajar. Karena, perkembangan teknologi sangat pesat.***(Advertorial/diskominfo)

Plt Bupati Siak Alfedri Ikuti JFSS di Jakarta

Jakarta(SegmenNews.com)- Plt Bupati Siak H. Alfedri mengikuti Jakarta Food Security Summit ke 4 (JFSS -4) Mengangkat tema “Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan”, yang berlangsung  di Jakarta Convention Center, Kamis(8/3/18). Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla. 

JFSS sejak awal dimaksudkan sebagai wadah dimana sektor swasta, bersama pemerintah, organisasi masyarakat sipil, badan internasional, kalangan akademik dan tentunya para petani, dapat bersinergi meningkatkan produktivitas pangan nasional, beriringan dengan meningkatkan kesejahteraan para petani sekaligus praktik pertanian yang semakin efesien dan ramah lingkungan.

Dikatakan Alfedri, tujuan diadakan acara tersebut sebagai mewujudkan ketahanan pangan nasional, KADIN (Kamar Dagang Industri) melalui Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan, Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan, serta Bidang Kelautan dan Perikanan.

Ia juga menjelaskan, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyatakan komitmennya mendukung peningkatan produktivitas sektor pangan sekaligus mensejahterakan para petani selaku aktor utama dalam mencapai ketahanan pangan nasional.

“Pada JFFS yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke empat,dimana guna menyelaraskan upaya lintas pemangku kepentingan dalam meningkatkan produksi, nilai tambah serta daya saing komoditas pangan nasional yang telah dilakukan dalam gelaran sebelumnya, ke skala yang Iebih besar dan menyeluruh hingga ke daerah bisa lebih baik lagi, apa lagi,itu juga menyangkut produksi pangan seperti yang kita lakukan terhadap peningkatan pangan di Kabupaten Siak,” terang dia.

Selain itu, menurut Alfedri, dukungan pendanaan berkesinambungan dijembatani melalui penerapan skema inovasi pembiayaan yang membuka akses bagi para petani, peternak dan nelayan guna mendapatkan pemodalan baik dari perbankan maupun lembaga keuangan non-bank.

Upaya tersebut membutuhkan hadirnya lembaga yang mampu menjalankan peran selaku pendamping dalam pengelolaan produksi dan distribusi hasil pangan, berikut pelaksana penyaluran pembiayaan seperti yang telah dijelaskan oleh Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla ketika membuka acara tadi.***(Rinto/rls)

Unjukrasa, Aliansi Mahasiswa Rohul Tolak Kenaikan BBM

Rohul(SegmenNews.com)- Puluhan mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa sebagai Kabupaten Rokan Hulu melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Protokol Pasir Pengaraian dan gedung DPRD Rokan Hulu, Kamis (8/3/18). Mahasiswa menolak kenaikan BBM.

Koordinator umum, Ilham Al Amin, menyampaikan penolakan atas kenaikan BBM yang dinilai memberatkan rakyat.

Selain itu, mahasiswa juga meminta meminta pemerintah menaikkan dan menstabilkan harga karet. Selanjutnya menyetop kebijakan impor yang dianggap merugikan rakyat.

Tuntutan lainnya, menolak investasi asing, dan menegakkan keadilan hukum di Indonesia.

“Saat ini petani karet kita jauh dari kata sejahtera, karena harga karet yang begitu rendah. Di tengah perekonomian yang begitu luar biasa memberatkan masyarakat,” tegasnya lantang.***(fit)

Sertijab, Mantan Camat Tambusai Utara Berpesan Lanjutkan Program

Rohul(SegmenNews.com)- Camat Tambusai melakukan serahterima jabatan, dari Zulhendri, S. Sos kepada H. Mastur S. Sos M. Si, Kamis (8/3/18). Dikesempatan itu, Zulheri berpesan Camat baru melanjutkan program kesejahteraan masyarakat diwilayahnya.

Kegiatan itu, sekaligus pisah sambut Ketua PKK Tambusai Utara dari Neni Handayani S. Sos kepada Hj. Yenni Nomida, dihalaman kantor camat.

Zulhendri menyampaikan, selama 8 bulan 10 hari ia telah menjalankan tugasnya sebagai camat seperti masalah ruang pelayanan terhadap masyarakat telah selesai dikerjakan, masalah air bersih juga sudah bisa dipakai, dan masalah masuk listrik juga telah teraliri listrik.

“Dalam hal pekerjaan untuk staf dan perangkat desa kami sudah mulai mengevaluasi masalah anggaran apbd desa agar tidak ada temuan untuk menghindari pelanggaran hukum yang dibuat secara tidak sengaja atau di sengaja jadi saya sudah buat tim pengevaluasi anggaran APBDes. Untuk itu dengan camat yang baru bisa membuat perubahan untuk Tambusai Utara dengan lebih maju lagi dengan membuat program kerja yang lebih baik, ” ungkap Zulhendri.

Ditempat yang sama camat, H. Mastur berjanji akan menjalankan tugasnya dengan bermitra dengan kapolsek, staf, upt, kepala Puskesmas, perangkat desa, dan masyarakat sebab ia sebagai camat tidak bisa bekerja sendiri.

“Saya akan lanjutkan program kerja  camat lama dengan sebaik mungkin dengan adanya dukungan dan bimbangan terhadap saya dalam menjalankan tugas saya sebagai camat yang baru,” janjinya.

Sertijab ini dihadiri oleh Plt Bupati Rohul,  H. Sukiman.***(fit)

Asisten I Siak: “Meski Berbeda, Kita Tetap Bersaudara”

Siak(SegmenNews.com)- Tahun 2018 dan Tahun 2019, merupakan tahun politik, karena pada tahun ini sebanyak 171 daerah yang mengikuti Pilkada tahun 2018. Dari 171 daerah, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak, termasuk Provinsi Riau.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten I Setda Kabupaten Siak Budhi Yuwono, saat membuka acara Pendidikan Budaya Politik bagi Elemen Masyarakat, dalam menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2018. Di Hotel Grand Mempura, Kamis (8/3/2018).

Menanggapi hal ini lanjut Budhi, saya memberikan penghargaan dan apresiasi atas dilaksanakannya Kegiatan Pendidikan Budaya Politik ini.

“Semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, wawasan masyarakat terhadap hal yang berkaitan dengan politik semakin meningkat. Sehingga sewaktu pemilihan kepala daerah nantik, meskipun pilihan kita berbeda, akan tetapi tidak memecah belah Persaudaraan kita,” harap Asisten I Setda

Sementara itu, Ketua panitia Feri Yunani mengatakan kegiatan Pendidikan Budaya Politik ini merupakan tanggung jawab Pemerintah. Sebagaimana yang telah di amanat kan oleh Undang-Undang, bahwa salah satu kewajiban pemerintah daerah melaksanakan pengembangan demokrasi.

“Oleh karena itu, kegiatan yang di taja oleh Kesbangpol ini, merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya,” kata Feri.

Sambung Feri, Salah satu unsur penting yang perlu disosialisasikan adalah bagaimana upaya kita membangun budaya politik yang beretika atau etika politik, bermarwah dan bermartabat.

Kegiatan ini di hadiri 60 peserta, yang terdiri tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, pelajar dan juga tamu undangan lainnya.***(Rinto)

Bupati Meranti Bahas Pengelolaan Restorasi Gambut Bersama BRG

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menggelar pertemuan dengan Badan Restorasi Gambut (BRG RI), pertemuan itu dalam rangka membahas Pengelolaan Pilot Project Restorasi Gambut yang dilaksanakan oleh BRG yang melibatkan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) bertempat di Kantor BRG, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2018).

Turut mendampingi Bupati, Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Kepala Dinas Perkebunan dan Ketahanan Pangan Ir. Prasetyo, Kabag Humas Pemkab. Meranti Helfandi SE, M.Si.

Kedatangan Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si disambut langsung oleh Sekretaris Utama BRG RI, Hartono, Ketua Tim Peneliti Gambut dari Fakultas Kehutanan UGM Setiawan dan anggota Agus Safianto, Oka.

Seperti dijelaskan oleh Sekretaris Utama BRG RI, Hartono, berharap pertemuan ini dapat memberikan input balik dalam penyusunan regulasi untuk menjalankan restorasi program restorasi Gambut di Kepulauan Meranti, sesuai dengan kegiatan real dilapangan khususnya di Pulau Padang, Kecamatan Merbau yang menjadi fokus riset tentang model pengelolaan Gambut di Meranti.

Lebih jauh dikatakan Hartono, Program Restorasi Gambut yang dilaksanakan BRG RI melalui tugas Pembantuan, dimana Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan Kabupaten  Meranti terkait lokasi mana akan dilaksanakan, seberapa banyak dan masyarakat mana saja yang dilibatkan.

Satiawan Ketua Tim Gambut dari Fakultas Kehutanan UGM yang ditunjuk khusus oleh BRG RI mengatakan, sesuai dengan tugas yang diberikan oleh BRG telah melakukan riset tentang model pengelolaan kesatuan Gambut yang study kasusnya dipusatkan di Pulau Padang.

Output yang diharapkan meliputi Tata air kawasan Gambut, Rehabilitasi jika jika mengalami kerusakan, dan yang terpenting bagaimana mata pencarian penduduk dilahan Gambut dapat mendukung kehidupan.

“Kita akan melakukan Revitalisasi, dilanjutkan penataan fisik yang dimulai dengan menata ekonominya, selanjutnya melakukan berbagai tahapan perbaikan kawasan Gambut sesuai kondisi dan kebutuhan dilapangan,” jelas Setiawan.

Pada kesempatan itu, Tim Peneliti dari UGM juga menghimpun berbagai masukan dari Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang nantinya juga menghimpun masukan dari masyarakat dan pihak  perusahaan yang beroperasi diwilayah tersebut. Rekomendasi itu nantinya akan diteruskan kepada pemerintah pusat untuk dikeluarkan kebijakan lebih lanjut.

Sejauh ini Tim peneliti dari UGM tengah mengupayakan alat untuk mendukung Industri Hilir salah satunya, mesin yang mampu membuat biskuit berbahan dasar Sagu yang rasanya tak kalah dengan tepung gandum yang selama ini dinikmati oleh masyarakat.

Selain itu, Setiawan bersama timnya juga berupaya merubah pola pikir masyarakat untuk mengembangkan potensi gambut Meranti. Sementara untuk mendukung sektor perkebunan akan mengembangkan desain penataan air agar lahan perkebunan masyarakat tetap lestari.

Setelah mendengarkan berbagai pemaparan dari pihak BRG RI dan Tim peneliti UGM, Bupati Kepulauan Meranti, mengatakan sangat mendukung apa yang dilakukan oleh BRG RI dalam rangka restorasi Gambut di Kepulauan Meranti, namun satu hal yang amat disayangkan oleh Bupati Drs. H. Irwan M,Si setelah kurang lebih 2 tahun melaksanakan kegiatannya di Meranti baru kali ini BRG RI dan pihak UGM melakukan koordinasi. Ia berharap kedepan komunikasi yang baik itu akan terus terbina.

Adapun yang menjadi masukan dari orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu adalah, berharap dari penelitian dan pelaksanaan program restorasi Gambut dapat diperluas hingga ke Desa Lukun Tebing Tinggi Timur dan Desa Gayung Kiri Kecamatan Rangsang. Dimana kawasan Gambut di daerah ini sering terjadi permasalahan kebakaran apalagi dimusim kering seperti saat ini.

Menyangkut dipilihnya kawasan Merbau sebagai sentra penelitian, Bupati Meranti meminta tetap dilanjutkan hanya saja didaerah ini tingkat masalah yang dihadapi sangat komplikatif.

Dihadapan semua yang hadir, Bupati juga memberikan masukan, kepada pihak BRG untuk dapat mengupayakan Hutan Tanaman Rakyat (HTR), sehingga masyarakat sapat mengelola mangrove sebagai penyangga ekonominya, tidak seperti yang terjadi saat ini dimana masyarakat hanya menjadi pekerja kasar dari para cukong.

Terakhir masukan dari Bupati adalah pengembangan kayu punak yang juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat Meranti sejak zaman dahulu.

Hal senada juga disampaikan oleh, Kepala Bappeda H. Makmun Murod, yang menekankan pentingnya koordinasi, dikatakan Murod, meskipun pada prinsipnya Kabupaten tidak memiliki kewenangan terhadap wilayah kehutanan tapi setidaknya sebagai pemilik wilayah yang mengetahui benar kondisi didaerah harus diberitahu tentang segala kegiatan yang dilaksanakan di Kepulauan Meranti sehingga dapat memberikan dukungan.

Murod, juga berharap BRG RI dapat mendukung potensi unggulan lokal Meranti seperti Kopi, Sagu, dan Padi yang saat ini tengah gencar dilakukan cetak sawah. “Saat ini cetak sawah yang dilakukan di Meranti telah mencapai 8000 Ha. Jika ini berjalan  maka Meranti akan mencapai swasembada pangan,” paparnya.

Cuma masalah mendasar yang dihadapi adalah bidang infrastruktur seperti tanggul dan pintu klip yang sangat penting menjaga keberlangsungan usaha perkebunan.

“Jika hal ini tidak mendapat perhatian maka segala yang dilakukan oleh BRG yang ujungnya untuk mensejahterakan masyarakat yang berada dikawasan Gambut akan mubazir atau gagal,” ucap Kepala Bappeda Meranti, H. Makmun Murod.

Dicontohkan Murod, daerah Sungai Cina yang dulunya menjadi daerah pertanian yang hebat kini terancam habis.

“Kami harap BRG dapat mendengarkan ini untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan petani,” ujar Murod.

Mantan Kepala Dinas Kehutanan Meranti itu juga mengharapkan dukungan yang lebih terhadap pelaku usaha, salah satunya kasus PT. NSP yang sempat akan diberikan sanksi denda sebesar 1 T, hal ini menurut Murod akan menyebabkan investor hengkang yang berujung pada goyangnya ekonomi masyarakat petani Sagu karena otomatis akan menyebabkan turunya harga Sagu Meranti karena perusahaan berhenti beroperasi.

Hal lainya yang tak kalah penting adalah pengembangan Industri Hilir, untuk mengembangkan berbagai potensi perkebunan Meranti dimana masing masing daerah memiliki karakteristik tersendiri seperti Kelapa Rangsang, Kopi Rangsang Barat, Sagu Tebing Tinggi Timur dan Tebingtinggi Barat, juga Tasik Putri Puyu.

Saat ini masyarakat petani hanya menerima dampak ekonomi kecil, tapi jika BRG dapat mendukung sektor Industri Hilir dari berbagai hasil perkebunan masyarakat maka akan menghasilkan Added Value, dan petani mampu menjadi pengusaha UKM dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi keluarga,” papar Murod.

“Petani didorong untuk memperkuat Home Industri dan Industri Hilir, contoh gula cair maka ekonomi masyarakat akan semakin kuat,” tambahnya.

Terakhir Hutan Tanaman Rakyat (HTR), menurut Murod  jika dipegang oleh petani maka petani akan memiliki bergaining posisi, tidak seperti sekarang dimana petani hanya menjadi buruh kasar dari para cukong. (Dham/Humas Meranti).

Sepanjang 2017, PN Pasir Sidangkan 434 Perkara, 3 Vonis Bebas

Rohul(SegmenNews.com)- Dari Januari hingga Desember 2017, Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu tangani 434 perkara pidana, dan seluruh perkara sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Tiga diantaranya vonis bebas.

Dari data PN Pasir Pangaraian, dari 434 perkara pidana‎, perkara narkotika masih mendominasi yakni 124 perkara, disusul perkara pencurian, perjudian, penggelapan dan pencabulan anak di bawah umur.

Kemudian perkara anak 23 perkara, gugatan perdata 39 perkara, perkara permohonan 128 perkara seperti berhubungan dengan pencatatan sipil (Capil) yakni akte kelahiran dan lainnya.

Selain itu, perkara pelanggaran lalulintas yang ditangani PN Pasir Pangaraian selama tahun 2017 sebanyak 6.328‎ perkara.

“Pencurian masih mendominasi perkara  yang ditangani, disusul perkara perjudian, penggelapan, penipuan, dan pencabulan anak di bawah umur,” kata Ketua PN Pasir Pangaraian Sarudi, melalui Humas PN Pasir Pangaraian Irpan Hasan Lubis SH, Rabu (7/3/2018).

Kemudian, dari perkara ditangani terang Irpan, ada 3 perkara divonis bebas oleh PN Pasir pangaraian, yakni 2 perkara pencabulan, sedangkan 1 lagi perkara onslag van recht vervolging terkait salah satu koperasi di Rohul yang menjual TBS sawit bukan ke perusahaan yang bermitra, namun ke perusahaan lain.

“Di perkara onslag, pihak koperasi mengaku mereka menjual buah sawit ke perusahaan lain untuk membayar gaji anggotanya.Sedangkan kalau ke perusahaan yang bermitra pembayarannya bisa lama,”‎ucap Irpan.

Tambah Irpan, terhitung Januari hingga Februari 2018, PN Pasir Pangaraian menangani sektar 66 perkara, terdiri pada Januari sekitar 37 perkara, dan Februari sekitar 29 perkara.

“Tahun ini kita menangani perkara pra pradilan satu perkara yakni masalah debt colector,” jelas Irpan.

Sebut Irpan lagi, perkara ditangani PN Pasir Pangaraian terhitung Januari-Februari 2018 juga masih didominasi perkara sama seperti tahun 2017, seperti perkara pencurian, perjudian, narkotika, dan perkara penggelapan.‎***(fit)

Hari Ini Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Hari ini, Kamis (8/3/2018), hujan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Provinsi Riau.

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Kamis (8/3/2018). Dikatakannya, secara umum kondisi cuaca di Provinsi Riau cerah berawan.

Lebih lanjut dikatakannya, pagi hari ini potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rohul, Kabupaten Kampar, Kabupaten Rohil dan Kabupaten Siak.

Siang hari, potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rohul, Kota Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuansing, Kabupaten Inhu, Kabupaten Siak, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Rohil dan Kota Pekanbaru.

Sementara pada malam hari hingga dini hari nanti diperkirakan cerah berawan. Potensi hujan pada dini hari terjadi di sebagian Kabupaten Rohil, Kabupaten Siak, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Kampar.

Suhu udara antara 23.0 hingga 33.0 °C, dengan kelembapan udara antara 50 hingga 98 %. Angin bertiup dari arah Utara – Timur Laut, dengan kecepatan antara 09 hingga 27 km/jam.***(achir)

Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel di SMAN 1 Tembilahan

Inhil(SegmenNews.com)- Pjs.Bupati Rudiyanto memimpin apel, Senin (26/2/2018) pagi di SMAN 1 Tembilahan Hulu yang dihadiri seluruh majelis guru SMAN 1 dan pejabat Humas di lingkungan Pemkab Inhil.

Apel yang dipusatkan di halaman Sekolah Pjs.Bupati menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh Siswa/i SMAN 1 Tembilahan Hulu bahwa kesuksesan di mulai dari disiplin.

Dalam sambutannya Pjs.Bupati pada apel tersebut mengatakan, keberhasilan merupakan kunci kesuksesan. Dimana disiplin itu di mulai dari diri sendiri. Beliau juga menyampaikan bahaya narkoba, pergaulan bebas dan juga perkembangan teknologi yang pesat seperti penggunaan internet dengan baik.

Terakhir kepada majelis guru, Pjs.Bupati Rudiyanto, juga menyampaikan untuk selalu menjaga keharmonisan dalam rangka bersama-sama memikirkan SMAN 1 menjadikan sekolah yang maju dan menjadi pilihan masyarakat Inhil.

Usai pelaksanaan apel Pjs.Bupati Rudiyanto melanjutkan peninjauan ke kelas dengan berinteraksi langsung Pjs.Bupati dengan Siswa/i.***(Advertorial/diskominfo)