Beranda blog Halaman 1543

KPU Rohul Lantik 5 PPS Ujung Batu

Rohul(SegmenNews.com)-Komisioner KPU Kabupaten Rohul melantik 15 (Panitia Pemungutan Suara) PPS dari empat desa dan satu kelurahan se Kecamatan Ujung Batu, Rabu (7/3/2018) di aula Intan Podi Kantor Camat Ujung Batu.

Di Kecamatan Ujung Batu, Komisioner KPU Kabupaten Rohul melantik 15 PPS dari empat desa dan satu kelurahan se Kecamatan Ujung Batu, Rabu (7/3/2018) di aula Intan Podi Kantor Camat Ujung Batu.

Kegiatan dihadiri Camat Ujung Batu, Fisman Hendri SHut, Kapolsek, Kompol Arvin Hariyadi SIk, perwakilan Danramil, Komisioner KPU Rohul, Sri Wahyudi, Kepala KUA Ujung Batu, Drs H Syafaruddin Pulungan, Ketua PPK, Ahlakkisman SAg MPdI serta Lurah dan Kepala Desa se Ujung Batu.

Dikatakan Komisioner KPU Kabupaten Rohul, Sri Wahyudi, pelantikan 15 PPS di Kecamatan Ujung Batu ini berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Rohul no.52/HK.03.1-Kpt/1406/KPU-Kab/III/2018.

Jelas Wahyudi, nama-nama ke 15 PPS yang sudah dilantik. Untuk PPS Ngaso ada Azizul, Siska Angraini, Joko Samdari Darifin. PPS Pematang Tebih Dasril, Rohmat, Desni Saputri. Desa Sukadamai, Fitra Yandi, Mukhlis MZ, Elvis Setiawan. Kelurahan Ujung Batu, Nanang Setiawan, Cengkwan, Siska Yulianti. Dan PPS Ujung Batu Timur, Kamarudin, Tuo Hadi, Lara Sali Marsasmita.

Ditambahkannya, ke 15 PPS itu merupakan hasil seleksi dan evaluasi kinerja yang dilakukan KPU Rohul. Dimana dalam tahapan pelaksanaan Pemilu 2014 lalu, personil PPK atau PPS berjumlah lima orang per kecamatan dan desa. Namun berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017, dari lima orang personil PPK dan PPS sekarang dijadikan tiga orang.

“Tugas ini memang cukup berat, namun saya yakin pengurangan jumlah PPS atau PPK ini tidak akan menganggu penyelenggaraan Pemilu,” ucap Wahyudi seraya menyarankan kepada PPS untuk terus berkoordinasi dengan stake holder kecamatan atau desa.

Kemudian, dalam melaksanakan tugas sebut Wahyudi, PPS dan PPK juga bisa melibatkan masyarakat setempat. Kemudian, ia juga meminta PPS untuk banyak membaca dan memahami peraturan Komisi Pemilihan Umum (P-KPU) nomor 7 tahun 2017. Yang mengatur tentang tahapan pelaksanaan Pileg dan Pilpres, tahapan pelantikan dan Pemutakhiran data pemilih.

“Lebih utama, PPS harus menjaga integritas. Hindarkan diri anda dari pengaruh calon, dan sosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak menerima uang dari calon. Karena praktik money politik bisa merusak moral bangsa,” tegasnya.

Camat Ujung Batu, Fisman Hendri Shut berpesan ke PPS yang sudah dilantik agar bersikap netral dan adil. Karena jabatan yang disandang PPS ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan baik.

“Kemudian Pileg 2019 mendatang, tidak menutup kemungkinan uang cukup banyak yang beredar. Jangan pernah tergoda, karena PPS ini merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemilu,” pesan Efis sapaan akrab Camat Ujung Batu.

Efis mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Panwaslu Rohul, dengan menertibkan alat peraga kampanye (APK) di lingkungan masyarakat. Tidak seperti Pemilu sebelumnya, penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 ini terasa aman dan tertib.***(fit)

Wahh..Kenalkan Sagu, Bupati Meranti Jadi Pembicara di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si menjadi pembicara dalam acara Sarasehan Pengembangan Pangan Lokal Berbasis Sagu, The 2nd Internasional Conference Tourism Gastronomy And Tourism Destination (TGDIC 2018), di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, bertempat di Auditorium Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2018). Dikesempatan itu, bupati Irwan memperkenalkan potensi sagu.

Bupati Irwan, menyampaikan keseriusannya mempromosikan komoditi sagu Meranti agar lebih mendunia, seperti yang dilakukan saat ini dengan menjadi menjadi pembicara dalam acara Sarasehan Pengembangan Pangan Lokal Berbasis Sagu, The 2nd Internasional Conference Tourism Gastronomy And Tourism Destination (TGDIC 2018).

Bupati memaparkan trik Pemda Meranti mengembangkan potensi sagu yang menjadi andalan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Diceritakan Bupati, sebelumnya komoditi Sagu dipandang sebelah mata, dan dianggap sebagai makanan ternak. Hasil produksi tepung Sagu juga kalah populer dibanding tepung beras dan tapioka. Namun seiring waktu berjalan Pemkab. Meranti terus berupaya untuk meyakinkan masyarakat untuk mengkonsumsi Sagu seperti yang dilakukan oleh nenek moyang terdahulu.

Untuk diketahui, letak Meranti yang berada diwilayah Kepulauan, bertanah Gambut yang dipengaruhi air asin sangat menyulitkan untuk dilakukan pengembangan tanaman Padi, sehingga untuk mendapatkan beras yang biasa dikonsumsi masyarakat harus mengimpor dari Sumatera, Jawa bahkan luar negeri Thailand.

Untuk meningkatkan kualitas Sagu, dikatakan Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Pemerintah Daerah juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan peneliti sehingga menghasilkan varitas berkualitas tinggi yang diberinama Sagu Selatpanjang.

“Sagu Selatpanjang merupakan bibit resmi yang diakui pemerintah hasil pengembangan yang dilakukan oleh Pemda Meranti bekerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas Sagu Meranti semakin baik,” jelas Bupati.

Dan untuk mengembangkan Sagu tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas Sagu tetapi juga harus diiringi dengan tingkat konsumsi Sagu itu sendiri.

“Setelah diproduksi menjadi tepung yang harus difikirkan adalah bagaimana cara meningkatkan  konsumsi Sagu karena jika konsumsi rendah akan berdampak pada jatuhnya harga komoditi Sagu, jadi  bukan hanya produksi Sagu yang ditingkatkan tapi juga konsumsinya. Jika tidak tentu akan sia-sia,” papar Bupati.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab. Meranti untuk memperkenalkan Sagu baik secara Nasional maupun Internasional, seperti dengan melakukan pameran di parkir timur senayan bekerjsama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan pihak BPPT tahun 2013 lalu. Dan kini Pemkab. Meranti tengah fokus pada pengelolaan industri hilir (Hilirisasi) Sagu.

Dan ditahun 2016 lalu, dengan cipta menu makanan berbasis Sagu yang mencapai 369 varian berhasil mengatarkan Meranti meraih rekor MURI.

Pada kesempatan itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si mengucapkan apresiasi kepada Sekooah Tinggi Pariwisata Trisakti yang telah berinisiatif bagaimana potensi Sagu Indoneisa yang besar (6 Juta Hektar.red), dapat menjadi komoditas bernilai tinggi yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat dan kedaulatan pangan Indonesia.

Dan untuk mengambangkan Sagu, Bupati Meranti juga berharap dukungan penuh dan keseriusan dari Pemerintah Pusat, untuk pengembangan Sagu sebagai salah satu alternatif pangan Nasional dalam rangka menciptakan kedaulatan pangan Nasional dan menyelamatkan anak cucu dari ancaman krisis pangan.

“Jika saat ini pemerintah konsen mengembangkan Padi, Jagung, Kedelai (Pajale), kami berharap kedepan dapat ditambah menjadi Padi, Jagung, Kedelai, Sagu (Pajalegu),” harap Bupati Meranti.

Akhir kata, Bupati Meranti juga mengajak para investor untuk berinvestasi Sagu di Meranti dalam hal ini ia berjanji Pemkab. Meranti akan memberi berbagai kemudahan baik dalam pengurusan izin usaha dan lainnya.

Dihadapan para praktisi Sagu dan Konsultan Makanan, Bupati juga sharing informasi terkait pengolahan Sagu berkualitas, dimulai dengan penebangan batang pohon Sagu setinggi 8-12 M, dipotong menjadi 1.5 M, harus segera dimasukan dalam air karena jika dibiarkan terkena matahari maka akan kering dan menyebabkan kualitas Sagu menurun. Dan direndampun tidak boleh terlalu lama, maksimal hanya 2 Minggu dan cara melihat batang Sagu berkualitas jika direndam tualnya tenggelam hingga 80 persen dan jumlahnya dibawah 50 Tual Per Ton.

Di Meranti tual Sagu sebanyak kurang lebih 3000-an, dibawa dengan menggunakan Pompong yang diikat menggunakan tali menuju perusahaan untuk diolah menjadi Sagu basah dan kering yang hasil produksinya diekspor ke Cirebon dan luar negeri.

Sekedar informasi, kegiatan ini merupakan program tahunan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dalam penyelenggaraan The 2nd Internasional Conference Tourism Gastronomy And Tourism Destination (TGDIC 2018).

Seperti dikatakan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Fetty Asmaniati SE MM, melalui Sarasehan Pengembangan Pangan Lokal Berbasis Sagu ini dihasilkan berbagai Inovasi bahan dasar Sagu menjadi berbagai kuliner dan makanan, sehingga Sagu lebih mendunia dan dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat serta membuat Indonesia lebih maju.

“Ini adalah ajang sharing informasi bagaimana mengembangkan makanan berbahan dasar Sagu, agar Sagu dapat lebih dikenal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fetty.

Hal senada juga dikatakan oleh Pengurus Yayasan Trisakti Drs. I gusti Pitu Laksaguna CHa M.Sc dan Dosen pengajar Sapta Rini Nainggolan, dengan potensi Sagu sebagai tanaman asli Indonesia yang tumbuh dari Sabang sampai Merauke yang jika ditotal memiliki luas 6 Juta Ha. Yang tumbuh secara akami tampa pupuk, tahan cuaca panas dan bebas hama serta memiliki produktifitas tinggi yang hingga kini belum termanfaatkan secara maksimal, disamping dikonsumsi secara luas oleh masyarakat juga dapat menjadi salah satu menu utama di hotel dan restoran di Indonesia.

PT. Nasional Sagu Prima (NSP) yang diwakili oleh Bina Pasaribu dari PT. Nasional Sagu Prima (NSP), yang menjelaskan, pihaknya dalam memproduksi Sagu mengedepankan aspek ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti yang diterapkan saat ini di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dijelaskan Bina Pasaribu, PT. NSP yang memilik kebun Sagu di Meranti seluas 14 ribu Ha, sejauh ini masih memproduksi tepung Sagu untuk pasar Domestik Indonesia dan Jepang, dengan produksi rata-rata 30-50 Ton Perhari, dengan diterimanya produk Indonesia di Jepang menandakan tingkat Grade Produk Sagu Indonesia khususnya Kabupaten Meranri sudah sangat memadai. Ia juga mengaku dalam operasinya PT. NSP mendapat suport dari Pemda.

Hadi dikesempatan itu, Bupati Kepala Bappeda Kepulauan Meranti Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Kepala Dinas Perkebunan dan Ketahanan Pangan Ir. Prasetyo, Kepala Bagian Humas dan Protokol Meranti Helfandi SE MM. Juga dihadiri oleh perwakilan 6 Kabupaten penghasil Sagu di Indonesia, Peneliti IPB Prof. Bintoro, Prof. Baiquni dari UGM, Ir. Yuliva dan Endang Purwati dari Kementrian Pertanian, pihak Wuling University China, para konsultan makanan dan lainnya.***(Dham/Humas Pemkab. Meranti).

Bank Riau Kepri Dipercaya BPKH Kelola Dana Haji dengan Tiga Fungsi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri sebagai bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri, terus membuktikan diri sebagai bank terpercaya saat ini.

Hal ini dibuktikan oleh dipercayainya bank berlogo tiga layar terkembang ini untuk unit syariahnya menjalankan 3 fungsi oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yaitu fungsi penerimaan, penempatan dan likuiditas.

BPS-BPIH tidak hanya berfungsi sebagai penerimaan setoran awal, pembatalan dan setoran lunas jamaah haji, tetapi juga untuk fungsi penempatan, likuiditas, operasional, nilai manfaat dan mitra investasi.

Dari 31 bank yang dipercaya sebagai mitra BPKH kebanyakan hanya dipercaya untuk menjalankan 2 fungsi saja, sementara Bank Riau Kepri sebagai bank yang komit terhadap pengelolaan dana haji Provinsi Riau dan Kepri, diberi kepercayaan oleh BPKH untuk menjalankan 3 fungsi.

Sebagai berikut fungsi penerimaan yaitu sebagai penerima setoran haji yang diberi kewenangan membuka rekening, tabungan jamaah haji, menerima setoran awal dan lunas dan mendistribusikan virtual account.

Fungsi penempatan dan fungsi likuiditas yaitu sebagai bank pengelola likuiditas penyelenggaraan ibadah haji termasuk pengelolaan dan penyediaan keuangan haji yang setara dengan kebutuhan 2 kali BPKH dan cadangan pengembalian disebabkan pembatalan porsi dan pengembalian setoran awal.

Fungsi likuiditas hanya dipercayakan kepada 7 bank termasuk Bank Riau Kepri. BPKH hanya mempercayakan kepada 7 bank untuk fungsi likuiditas yaitu Bank Riau Kepri, Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, Bank Aceh, UUS Bank Permata, dan UUS Bank Jatim.

BPKH menetapkan Bank Riau Kepri bersama 30 Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaran Ibadan Haji (BPS-BPIH) untuk periode April 2018 hingga Maret 2021. BPS-BPIH yang ditetapkan sesuai dengan kompetensi dan fungsi dalam pengelolaan keuangan haji. Perjajian Kerjasama ini telah ditandatangi oleh Kepala Badan Pelaksana BPKH Dr. Anggito Abimanyu bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari, Rabu (7/3/18).

Adapun jumlah BPS-BPIH yang ditetapkan mencapai 31 BUS/UUS. Jumlah tersebut terdiri dari 23 BPS-BPIH Penerimaan, 3 BPS-BPlH Operasional, 7 BPS-BPlH Likuiditas, 27 BPS-BPM Penempatan, 6 BPS-BPIH Nilai Manfaat dan 11 BPSSPIH Mitra investasi.

BPS-BPIH ditetapkan sesuai dengan UU34/2014, PP 5/2018 dan Peraturan BPKH nomor 4 tahun 2018. Persyaratan sebagai BPS-BPIH adalah memenuhi persyaratan kesehatan bank, persyaratan teknologi informasi dan virtual account, pengembangan produk, permodalan, jumlah jamaah dan kemampuan cash management.

Setelah terpilih menjadi BPS-BPIH, 31 bank syariah tersebut akan bekerjasama dengan BPKH menambah dana kelolaan dan nilai manfaat untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji dan kemaslahatan umat.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Dr. Anggito Abimanyu menyampaikan kerjasama BPKH dan BPS-BPIH tidak terbatas pada pelayanan penerimaan setoran, tetapi juga dalam pengeolaan nilai manfaat dan investasi, baik investasi langsung maupun investasi pembiayaan syariah dan lainnya.

BPKH juga bersinergi dengan tiga bank milik negara dalam memperluas layanan keuangan syariah bagi jamaah haji. Jumlah layanan keuangan syariah diharapkan akan terus bertambah dan dapat meiayani jamaah haji yang tidak terlayani oleh BUS/UUS di seluruh pelosok indonesia.

Dengan penetapan BPS-BPIH diharapkan mampu melayani tambahan lebih dari 550 ribu jamaah baru setiap tahun, pendistribusian virtual account kepada 3,9 juta jamaah tunggu, meningkatkan imbal hasil penempatan dan investasi dan dukungan bagi penyelenggaraan ibadah haji.

Pada Februari 2018, seluruh dana/pengeloaan keuangan haji di BPS-BPIH telah dipindahkan dari Kementerian Agama kepada BPKH. BPKH mendapat dukungan dari DSN-MUI mengenai akad wakalah jamaah haji, penjaminan dari LPS, dan kerjasama dengan OJK dan Bank indonesia mengenai pengelolaan keuangan syariah.***(chir/rls)

Plt Bupati Siak Ikuti Rakor Penanganan Konflik Sosial Bersama Kemendagri

Jakarta(SegmenNews.com)- Plt Bupati Siak Drs H Alfedri M.Si, menghadiri Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial 2018 Kemendagri di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu(7/3/18).

Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dibuka langsung oleh Menkopulhukam Wiranto, yang dihadiri Mendagri Tjahyo Kumolo, dan Dirjen, Kabinda, karo ops Polda dan As Intel Kajati, Sekdaprov, Kesbangpol Provinsi dan kabupaten serta Bupati/Walikota.

Menkopolhukam Wiranto mengatakan, hasil yang dicapai adalah terbangunnya kesepahaman, kesamaan, visi, misi persepsi, dan strategi antar tim terpadu pusat dan daerah. Terciptanya sinergitas antara tim terpadu dalam penanganan konflik sosial serta tersusunnya rekomendasi saran kebijakan sebagai bahan acuan dalam penanganan konflik sosial.

Wiranto juga menekankan ke seluruh daerah agar dapat memenimalisir konflik yang akan dan sudah terjadi akibat masalah sosial termasuk pilkada pada tahun ini. “Pimpinan harus sering berkoordinasi dengan jajarannya, sehingga konflik sosial yang muncul bisa teratasi dengan cepat dan baik,” terangnya.

Ketika ditemui, Plt Bupati Siak H Alfedri menerangkan Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi daerah agar mengetahui potensi konflik sosial dan apa saja yang harus diantisipasi, sehingga tidak melebar dan dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat yang ada di daerah.

“Tujuan Rakornas ini  untuk menciptakan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah serta instansi terkait dalam penanganan konflik sosial, integritas, efektif, efisien, akuntabel dan transparan serta tepat sasaran dan kesiap siagaan guna menghadapi pilkada 2018,” pungkasnya. ***(Rinto)

Polisi Bekuk Tersangka Pemilik Sabu-sabu di Rohil

Rohil(SegmenNews.com)- Sat Narkoba Polres Rokan Hilir (Rohil), kembali membekuk tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di sebuah warung Jalan Kopi Baek Baek, Bagansiapiapi Kecamatan Bangko, Minggu (4/3/ 2018) sekira pukul 18.00 Wib.

Berdasarkan data dari Polres Rohil, tersangka bernama Oyon (44) tahun warga Jalan Pahlawan Hulu RT06 RW06 Kecamatan Bangko Bagansiapiapi.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH melalui Kasubag Humas AKP Ruslan mengatakan, saat penggeledahan polisi menemukan paket sabu-sabu dan barang, 1 buah Hp Merk Samsung putih serta 1 kotak merk Sampoerna yang berisi 6 batang rokok.

“Atas perbuatannya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Rohil guna pengusutan lebih lanjut,”Pungkas Rusla.***(Chan)

Emak-emak Antusias Ikuti Senam Bersama di Rumah Dinas Bupati Inhil

Inhil(SegmenNews.com)- Guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, kelompok Emak-emak Sehat Tembilahan menggelar senam bersama di halaman Kediaman Dinas Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Minggu (25/2/18) pagi.

Istri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, Zuheni Dewi Sriyani tampak semangat mengikuti senam tersebut. Senam ini ramai diikuti oleh anggota Emak-emak Sehat dan warga sekitar.

Tak ketinggalan, Wakil Ketua IV Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Inhil, dr Hj Raihana Ara juga turut hadir dan mengikuti senam hingga selesai.

Zuheni mengapresiasi spirit Ibu-ibu tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan positif yang dapat menjaga jalinan silaturahmi sekaligus menyehatkan tubuh. “Saya senang sekali pagi ini dapat berkumpul bersama Ibu-ibu semua.

Kita dapat berkenalan dan lebih akrab lagi. Ibu-ibu jangan sungkan kepada saya, saya harap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap minggu di sini. Saya akan bantu Ibu-ibu semampu saya,” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Heni ini berharap agar kelompok Emak-emak Sehat selalu solid dan kompak.

Sementara itu, demi menyukseskan program nasional PKK dr Hj Raihana Ara mengimbau agar masing-masing anggota Emak-emak Sehat dapat mengajak satu orang wanita yang sudah menikah usia antara 30 hingga 50 untuk melakukan IVA Test.

Usai senam, dilanjutkan dengan foto bersama istri Pjs Bupati dengan seluruh anggota Emak-emak Sehat.**Hm.***(Advertorial/diskominfo)

Lantik 240 Bintara, Ini Pesan Kapolri Disampaikan Wakapolda Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sebanyak 240 orang Bintara Polri dilantik dan diambil sumpahnya, Selasa sore (6/3/18) dihalaman SPN Pekanbaru, Polda Riau.

Wakapolda Riau Brigjen Pol Ermi Widyatno, membacakan sambutan Kapolri Tito , bahwa bahwa kompleksitas tantangan tugas yang dihadapi oleh Polri saat ini tidak dapat dipisahkan dari 2 fenomena besar yang terjadi dalam kehidupan manusia.

Yakni:
-Demokratisasi yang melanda dunia, telah memberikan ruang yang lebih luas bagi setiap orang untuk terlibat aktif
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Realitas ini membawa dampak terhadap keberadaan hak berpolitik, kebebasan menyampaikan pendapat, disertai tuntutan akan
HAM dan supremasi hukum.

Pada waktu yang bersamaan,
globalisasi yang terjadi juga telah membuat dunia menjadi tanpa
batas (borderless) dan menghasilkan perubahan besar dalam semua aspek kehidupan manusia (revolution in all affairs).

-Pada aspek keamanan memunculkan beberapa implikasi negatif di masyarakat, seperti munculnya ragam kejahatan berdimensi baru, mencuatnya nilai￾nilai primordial yang berlatar belakang kesukuan maupun keagamaan, serta pemanfaatan negatif dari media sosial maupun media online untuk penyebaran ujaran kebencian
(hatespeech), hoax, dan pencemaran nama baik.

Kapolri menekankan:
1.Senantiasa tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dalam
berpikir, bersikap, dan bertindak, baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

2.Amalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya.

3.Jalin komunikasi dan kerja sama sinergis dengan masyarakat danTNI.

4.Tingkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan terus belajar dan berlatih.

5.Jadilah teladan bagi masyarakat serta hindari perbuatan yang dapat menjatuhkan kehormatan diri, keluarga, dan organisasi Polri.

Dikesempatan itu, disampaikan S
Siswa yang berprestasi pada Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A 2017/2018, yakni:

-Bripda Imam Aprianta Sembiring
Nilai 78,57 (Terbaik Terumum)
-Bripda Dio Elfa Fernando
Nilai 79,3 (Terbaik Akademik)
-Bripda Rian Prayuda
Nilai 75,99 (Tertabah)
-Bripda Didik Sadikin
nilai 80,9 (Trengginas)
-Bripda Brimas Tanaka
Nilai 85 (Terbaik PSN).***(rls)

Alamak..Remaja Ini Ngaku 10 Kali “Bongkar” Mahkota Gadis di Rohul

Rohul(SegmenNews.com)-‎ AL (17) warga Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu ditangkap polisi, atas laporan penganiayaan dan perbuatan tidak senonoh kepada NR (16).

Kepada polisi, tersangka mengaku telah membongkar (menggauli) NR sebanyak 10 kali. Setiap aksinya, disertai dengan pemukulan

“Terlapor mengakui melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara memukul lengan tangan sebelah kanan, dan menendang kaki kirinya,” ungkap Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, Selasa (6/3/18).

Keterangan korban, dirinya digauli sejak 11 Februari 2018 lalu di salah satu SD Desa Suka Damai.

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Ujung Batu unik proses hukum selanjutnya.***(fit)

Plt Bupati Siak Alfedri Ikuti Rakor KI di Jakarta

Jakarta(SegmenNews.com)- Plt Bupati Siak menghadiri Rapat Koordinasi Finalisisasi Implementasi KLIK dalam rangka Percepatan pelaksanaan Berusaha di Kawasan Industri (KI) Tahun 2018 yang dipusatkan di‎ Ruang Rapat Nusantara, Gedung Suhartoyo,BKPM Jakarta, Selasa(6/3/18).

Rapat tersebut dilaksanakan sehubungan dengan telah diterbitkannya Peraturan BKPM No.13 Tahun 2017 tentang pedoman perizinan dan fasilitas Penanaman Modal sebagai tindak lanjut amanat Peraturan.
Presiden No. 91 Tahun 2017 tentang percepatan pelaksanaan Berusaha dalam rangka percepatan pelaksanaan berusaha di Kawasan Industri tahun 2018.

“Rapat Koordinasi Finalisasi Implementasi KLIK dilakukan sebagai tujuan untuk percepatan terhadap pelaksanaan Berusaha di Kawasan Industri baik yang ada di setiap daerah oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal RI yang di hadiri dari beberapa pejabat Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota maupun Perusahaan yang bergerak di bidang industri,” kata Plt Bupati Siak Alfedri.

Turut mendampingi pada Rakor tersebut, Kepala Dinas Penanaman  Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Heriyanto SH, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Arfizon.***(Rinto/rls)

Sapta Pesona, Upaya Pemkab Rohil Promosikan Wisata Daerah

Rohil(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, menggelar sosialisasi Sapta pesona dengan slogan ‘Ayo ke Bagansiapiapi”. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Rohil Drs.H Surya Arfan Msi, Selasa pagi (6/3/2018), sekira pukul 08.30 WIB.

Sapta Pesona dalam rangka Rakornis Pariwisata se-provinsi Riau tahun 2018
ini, diikuti seluruh peserata baik itu peserta Rakornis, Generasi Pesona Indonesia Riau ( Genpi Riau), mau pun wisatawan dan juga siswa/siswi yang ada di Bagansiapiapi.

Peserta akan dibawa berkeliling mengunjungi Spot Haritage, salah satu tempat sejarah berada di Kota Bagansiapiapi.

Setelah berkunjung beberapa Spot Heritage, siswa siswi ini di ajak melukis atau mengambar dari hasil wisata yang mereka kunjungi tepatnya di Mess Pemda Jalan Perwira..

Setda Rohil Drs.H Surya Arfan MSi menyampaikan, siswa siswi kita ajak bertujuan untuk di beri kesempatan kepada mereka untuk menjadi pelaku wisata kita didik untuk menjadi peduli wisata dan paling utama agar mereka bisa menjadi generasi sadar akan wisata.

Karena salah satu dari kegiatan ini sosialisasi Sapta Pesona agar mampu membangun generasi sadar wisata, mereka kita suruh melukis mengekspresikan imajinasinya selama dalam kunjungan di beberapa lokasi atau spot heritage tersebut.

Kita juga ingin melihat kemampuan mereka dalam bakat lukis seni keratif dan inovatif nya dalam diri mereka sendiri kegiatan ini di ikuti 210 siswa/siswi yang ada di Bagansiapai Kecamatan Bangko,” Ungkap Surya Arfan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman ST.MSi dalam sambutanya mengatakan, tentang kesiapan Daerah dalam menyongsong Pariwisata Riau, bukan hanya dengan mempersiapkan Sumber Daya Alam semata, Tapi meningkat mutu pariwasata itu sendiri dengan menggali potensi Sumber Daya Manusia yang ada, seperti kreativitas pelaku pariwisata.

“Dengan memanfaatkan potensi informatika dan tekhnologi dimasa kini agar mampu menciptakan promosi yang efektif, “katanya.

Lanjutnya, Banyaknya sosial media dan maraknya pengguna sosial media tersebut disegala kalangan membuka peluang promosi yang sangat luas Dalam kegiatan Sosialisasi Sapta Pesona Kabupaten Rokan Hilir tanggal 6 Maret 2018 pagi ini,” ujar Fahmizal.***(Chan)