Pekanbaru(SegmenNews.com)– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan memastikan seluruh layanan publik yang ada di Prov. Riau akan ramah terhadap penyandang disabilitas. Mulai dari fasilitas umum, gedung pemerintahan, hingga layanan kesehatan.
“Pelayanan publik yang ada di Indonesia, khususnya Riau akan dilengkapi akses yang ramah disabilitas. Ini komitmen kita agae semua individu bisa secara menikmatinya tanpa tertinggal,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono saat menghadiri acara Hari Disabilitas Internasional di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru.
Sri Sadono turut mengucapkan selamat atas Hari Disabilitas Iternasional yang merayakan keberagaman dan menghormati setiap individu yang ada. Ia tegaskan bahwa semua orang tanpa terkecuali mempunyai hak yang sama terhadap semua hal.
“Semua orang tanpa terkecuali punya hai untuk berkarya, berpartisipasi, dan berkesempatan dengan adil di kehidupan ini,” ujarnya, Kamis (5/12/2024).
Ditegaskannya, semua penyandang disabilitas adalah bagian yang tak terpisahkan dari bangsa. Pemprov Riau akan memastikan semuanya dilengkapi kebutuhannya dan merasa setara.
Kegiatan hari ini akan menampilkan 100 corak batik karya dari anak-anak penyandang disabilitas dari Sekolah Luar Biasa. Menurut Sri Sadono, karya batik tersebut adalah sebuah simbol dari ketangguhan anak bangsa.
“Karya batik mereka adalah simbol ketangguhan. Tiap coraknya ada potensi tak ternilai di sana. Mengatakan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha,” terangnya.
Dilanjutkannya, semangat yang terkumpul hingga hari ini adalah bukti bahwa semua pihak bekerja sama dan saling mendukung. Ada harapan bersama untuk memperjuangkan hak para penyandan disabilitas.
“Tanpa dukungan dari semuanya, anak-anak kita tidak bisa mencapainya. Mari kita dukung, didik, dan kerja sama agar mereka terus berkembang,” ajaknya.***(mr)
Medan, Sumut(SegmenNews.com)– Pj. Bupati Langkat H. M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP menghadiri acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Lantai 10 Gedung Bank Sumut, Medan, pada Kamis (5/12/2024) sore.
Mengusung tema “Sinergi Pengendalian Inflasi Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru,” acara ini dihadiri oleh Pj Gubernur Sumatera Utara Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia IGP Wira Kusuma, Kepala BPS Sumut Asim Saputra, serta sejumlah kepala daerah termasuk Pj Bupati Langkat H. M. Faisal Hasrimy.
Dalam forum tersebut, Faisal Hasrimy menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah untuk mengendalikan inflasi. Menurutnya, inflasi adalah tantangan yang tidak mengenal batas wilayah administratif, sehingga kerja sama antara pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan.
“Kita semua menyadari bahwa inflasi tidak mengenal batas wilayah. Upaya pengendalian inflasi di satu daerah dapat terkendala jika di daerah lain tidak dilakukan dengan baik. Oleh karena itu, kolaborasi antar pemerintah daerah sangat penting untuk mengatasi masalah ini,” ujar Faisal Hasrimy.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan, menambahkan bahwa pengendalian inflasi harus mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari hulu hingga hilir. Ia menegaskan pentingnya efisiensi dalam distribusi pangan untuk menekan lonjakan harga bahan pokok.
“Komponen harga saling berhubungan dengan proses produksi. Untuk itu, perlu efisiensi dalam rantai distribusi agar inflasi dapat ditekan secara optimal,” tegasnya.
Pj Gubernur Sumatera Utara, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si, juga memberikan arahan terkait pengalokasian anggaran untuk penanganan inflasi. Ia menyebut bahwa belanja tidak terduga (BTT) dan dana kas daerah dapat digunakan untuk langkah mitigasi jika diperlukan.
“Penanganan inflasi adalah masalah serius yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, BUMN, BUMD, dan tokoh masyarakat. Kita akan melakukan gerakan serentak untuk menanganinya bersama,” jelas Pj Gubernur.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, IGP Wira Kusuma, menyebutkan bahwa inflasi di Sumatera Utara masih terkendali. Namun, integrasi pola tanam antar daerah dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga komoditas seperti cabai.
Dalam sesi paparan, Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengungkapkan bahwa kenaikan harga pada beberapa kelompok pengeluaran seperti makanan, minuman, pakaian, dan perumahan turut menjadi penyumbang utama inflasi di wilayah Sumut.
Delegasi Langkat yang mendampingi Pj Bupati dalam acara ini antara lain Kadis Perindag Ikhsan Aprija, S.STP., M.Si., Kadis Ketapang Hendrik Tarigan, S.Pt., M.M.A., dan Kabag Perekonomian Sekdakab Langkat Indri Nugraheni, S.E., M.M., Akt.
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam menghadapi potensi kenaikan harga jelang Natal dan Tahun Baru, sekaligus memperkuat langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi di Sumatera Utara.(Irw)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi secara resmi melantik Roni Rakhmat sebagai Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru. Suasana khidmat menyelimuti Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, pada Selasa (3/12/2024) sore.
Acara yang menandai tonggak baru bagi kepemimpinan Kota Pekanbaru ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, ST., MH.
Sementara itu, usai pelantikan, Pj Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat menyatakan kesiapannya untuk segera bekerja, sesuai arahan Pj Gubernur Riau. Salah satu prioritasnya adalah mengantisipasi tantangan musim hujan yang tengah melanda Pekanbaru, termasuk upaya mengatasi banjir yang kerap menjadi persoalan tahunan.
“Kami akan langsung berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru untuk merespons cepat berbagai permasalahan, terutama kondisi cuaca saat ini yang memerlukan perhatian khusus,” ujar Roni Rakhmat.
Selain itu, Roni Rakhmat menegaskan pentingnya memastikan roda pemerintahan berjalan efektif pasca adanya dinamika di lingkungan Pemko Pekanbaru.
“Besok pagi, kami akan menggelar pertemuan bersama ASN Pemko Pekanbaru untuk memastikan sinergi dan semangat kerja tetap solid,” tambahnya.
Pelantikan ini membawa harapan baru bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Dengan kepemimpinan yang transformatif dan sinergis, berbagai tantangan yang dihadapi kota, seperti banjir, penguatan pelayanan publik, dan perbaikan tata kelola pemerintahan, diharapkan dapat ditangani secara maksimal.
Ketua DPRD Muhammad Isa Lahamid pun menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak dalam menyukseskan masa transisi ini.
“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, kita optimis Kota Pekanbaru akan terus berkembang menjadi kota yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Pelantikan Roni Rakhmat sebagai Pj Walikota Pekanbaru menjadi awal baru dalam melanjutkan pembangunan kota dan menjawab harapan masyarakat menuju Pekanbaru yang lebih baik. Kolaborasi, inovasi, dan pelayanan berkualitas menjadi kunci dalam mewujudkan visi tersebut.***(galeri)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mengajukan penambahan armada pemangkas pohon pada tahun 2025.
Usulan penambahan dilakukan dikarenakan saat ini DLHK hanya memiliki dua unit armada.
Menurut Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Fahlevi, Selasa (3/12/2024), armada yang ada saat ini tidak dapat maksimal dalam melayani permintaan masyarakat terkait dengan pemangkasan pohon.
Namun demikian ditegaskannya, DLHK Kota Pekanbaru akan berupa maksimal dalam menjalankan tugas dilapangan.
“Mobil armada yang layak itu satu unit. Maksudnya, yang bisa bawak barang juga. Kalau yang satu unitnya lagi itu hanya hidrolik saja. Mobil kita ada dua unit,” ujar Reza Fahlevi, saat ditanya apakah armada yang ada saat ini dapat melayani permintaan masyarakat terkait dengan pemangkasan pohon.
“Dengan jumlah armada yang kita miliki dua unit ini, dirasa masih kurang untuk melayani kota Pekanbaru. Usulan (penambahan armada) sudah, tapi kan dana kita terbatas. Terus pengadaan mobil bukan di OPD, tapi di BPKAD. Kita akan maksimalkan dengan armada yang ada ini,” ucapnya.***(dmf)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- BMKG Pekanbaru memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang akan melanda sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai pada malam hingga dini hari, Rabu (4/12/2024).
Forecaster BMKG Pekanbaru, Sanya G, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut.
“Hindari aktivitas di luar ruangan selama cuaca buruk berlangsung, terutama pada malam hingga dini hari,” ujarnya.
Secara umum, cuaca Riau pada Rabu ini diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah, termasuk Kota Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan pada sore hingga malam hari.
Adapun suhu udara di Riau berkisar antara 23–33°C dengan kelembapan 60–99% dan angin bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 10–30 km/jam.
“Tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan berada dalam kategori rendah, yaitu 0.50 – 1.25 meter,” imbaunya.
BMKG juga melaporkan nihilnya titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Berdasarkan pantauan terakhir pukul 23.00 WIB, total hotspot di wilayah Sumatera tercatat sebanyak 6 titik, seluruhnya berada di Sumatera Selatan.
“Sementara itu, Riau nihil hotspot,” jelasnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi terkini dari BMKG untuk antisipasi kondisi cuaca dan potensi perubahan yang terjadi.***(mr)
Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) laksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional 131 Guru di Lingkungan Pemkab Rohul Tahun
2024 di Hall Masjid Islamic Centre, Selasa (03/12/2024).
Dalam Kegiatan hadir Bupati Rohul yang diwakili Sekda M. Zaki, S.STP, M.Si, Kepala BKPP Erfan Dedi Sanjaya, S.STP, M.Si, Sekretaris Dinas Pendidikan, Rohaniawan dan 131 Guru yang akan di lantik.
Sekda Rohul M. Zaki, S.STP, M.Si menyampaikan pelantikan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat mutu pendidikan di Kabupaten Rohul.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkab Rohul untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik guna memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
“Peningkatan kompetens para guru yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dengan lebih profesional sesuai dengan jabatan fungsional yang diemban. Melalui pengambilan sumpah/janji jabatan, para guru diharapkan bekerja dengan penuh tanggung jawab dan mematuhi aturan yang berlaku” ucap sekda.
Sekda juga menyampaikan guru merupakan ujung tombak dalam proses pendidikan dan peran seorang guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, dan membentuk karakter
anak-anak bangsa.
Oleh karena itu, jabatan guru bukan hanya pekerjaan, melainkan amanah yang
harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah dipercaya dan diangkat dalam jabatan fungsional guru. Proses ini adalah pengakuan atas kompetensi, dedikasi, dan prestasi yang telah saudara tunjukkan dalam dunia pendidikan” terang sekda.
Sekda M. Zaki menegaskan Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah momentum untuk menegaskan komitmen kita bersama dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Rohul.***(ch)
Pekanbaru(SegmenNews.com)– Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri), Rahman Hadi resmi melantik Roni Rakhmat sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru. Acara ini berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (3/12).
Roni Rakhmat, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau menggantikan Risnandar Mahiwa. Pelantikan ini sesuai dengan surat Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3_4897 tahun 2024.
Pelantikan ini disaksikan oleh Pj Sekda Riau, Taufik OH. Lalu, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Provinsi Riau. Serta, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri oleh Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Riau Jhon Armedi Pinem. Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi pelantikan yang diawali dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Pj Gubri, Rahman Hadi.
“Saya Penjabat Gubernur Riau dengan resmi melantik saudara Roni Rahmat sebagai Penjabat Wali Kota Pekanbaru. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggungjawab yang diberikan,” sebut Pj Gubri.
Sementara, Roni Rakhmat menyatakan komitmennya untuk berperan proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Serta, lanjutnya, tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.
“Lalu, tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
“Serta, bersikap transparan, jujur, objektif, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas dan menghindari pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas. Dan memberi contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas terutama kepada karyawan yang berada di bawah pengawasan saya dan bersama pegawai di lingkungan kerja saya secara konsisten,” tutupnya.***(adv)
VIDEO: Pekanbaru(SegmenNews.com)– Pasca Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa dan 7 pejabat lainnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin malam tadi. Dua ruangan di Kantor Walikota Pekanbaru Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya di segel KPK.
Pantauan SegmenNews.com, Selasa 3 November 2024 KPK menyegel ruangan Walikota Risnandar Mahiwa dan Sekda Indra Pomi. Pita segel berwarna merah milik KPK terpasang rapat di pintu ruangan. Tidak ada pegawai yang bisa memasuki ruangan tersebut.
Sebagaimana diketahui, KPK membenarkan penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa Senin malam 2 November 2024.
Juri bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiharto kepada wartawan, Selasa 3 November mengatakan, selain Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa ada 7 orang lagi yang diamankan.
Namun sejauh ini, Tessa belum merinci siapa saja yang terjaring OTT. Pihaknya masih mendalami kasus ini dan menghitung jumlah uang yang diamankan.
“Yang diamankan 8 orang termasuk Pj Walikota Pekanbaru. Turut diamankan sejumlah uang, saat ini masih dalam penghitungan. Terkait apa masih didalami, ungkap Tessa.
Sejauh ini, Tessa belum bisa merinci siapa saja pejabat yang terjaring OTT.
Dari informasi dilapangan, pejabat yang terjaring OTT KPK masih dalam pemeriksaan di Mapolresa Pekanbaru sejak tadi malam.***(ran)
Siak(SegmenNews.com)- Dalam rangka mendukung optimalisasi pengelolaan wakaf uang di Kabupaten Siak, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengumpulan, Pengelolaan, dan Pendayagunaan Wakaf Uang.
Nota Kesepahaman yang ditandatangani Direktur Dana & Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto bersama Ketua Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Siak, Alfedri yang diwakili Wakil Kepala BWI Kabupaten Siak, Resman Junaidi.
Penandatanganan Nota Kesepahaman juga disaksikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Waryono, Wakil Bupati Siak, Husni Merza, Ketua BKMT Kabupaten Siak, Ananda Laila Putri, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Riau, Evira Azwan, Ketua BWI Provinsi Riau, Abd Rasyid Suharto, Kepala Kemenag Kabupaten Siak, Erizon Efendi.
Penandatanganan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian acara Launching Program Kota Wakaf Kabupaten Siak, yang diselenggarakan di Aula Dato Empat Suku Abdi Praja, Perumahan Bupati Siak. (03/12/24).
Ditemui usai acara M.A. Suharto menyampaikan melalui kerjasama Kolaborasi antara BRK Syariah dan BWI Kabupaten Siak merupakan langkah nyata untuk mengoptimalkan potensi wakaf uang.
“Kami siap berkontribusi aktif dalam pengelolaan wakaf uang dengan prinsip syariah. Nota kesepahaman ini akan menjadi dasar sinergi yang kuat untuk memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat” ungkapnya.
Masih kata Suharto, dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi katalisator perubahan, mendorong partisipasi masyarakat, dan membuka peluang baru dalam pembangunan berkelanjutan berbasis syariah.
“Ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan akuntabel” tutupnya.***(imf)
VIDEO: Kampar(SegmenNews.com)- Puluhan warga Desa Lubuk Agung Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, mendesak Kapolsek Kampar Kiri mengusut pelaku perusakan portal akses masuk ke jalan kebun milik petani, sekaligus dengan dalang perusakan tersebut.
Hal ini disampaikan warga kepada media, Senin 2 Desember 2024. Pantauan di lapangan, portal akses masuk ke jalan milik puluhan petani, yang sebelumnya terbuat dari besi bulat dan coran semen pada pangkal, telah rusak dan tergeletak di tanah.
Puluhan warga kemudian secara bergotong royong kembali mendirikan portal pada akses jalan menuju kebun petani tersebut. Portal kali ini tidak lagi terbuat dari besi bulat tetapi dari kayu balok kayu.
Joni Gea, Pengurus Jalan Durian Kembar, Desa Lubuk Agung (akses jalan milik petani, didampingi Sutrisno, penerima ganti rugi lahan jalan akses petani sepanjang 1.473 m x lebar 5 m, dan beberapa warga lainnya, kepada wartawan mengungkapkan, pada tanggal 28 November 2024 lalu, portal yang didirikan warga pada jalan akses kebun petani tersebut dirusak oleh Radiono dan diduga atas suruhan Kades Hasbi Assidiqi SPdi.
Atas pengrusakan tersebut, Joni.Gea atas nama masyarakat petani, yang juga pengurus Jalan Kelompok.Petani Durian Kembar, Dusun II Gunung Mas, melapor ke Polsek Kampar Kiri, namun belum ditindak lanjuti. Padahal menurutnya, mereka.sudah menunjukkan bukti-bukti ada pengrusakan tersebut.
Ia berharap Polsek Kampar Kiri Hilir dapat cepat mrnanggapi lapotan masyarakat tersebut, agar situasi.di Desa Lubuk Agung kembali kondusif.
Dijelaskannya, pendirian portal di akses jalan menuju kebun petani tersebut bermula, Selasa 7 Agustus 2012, lima warga Desa Lubuk Agung memberikan lahannya untuk diganti rugi oleh Sutrisno dan digunakan untuk akses jalan bagi petani menuju kebunnya. Akses jalan tersebut total panjang 1.474 dan lebar 5 meter.
Kemudian, Senin 19 Februari 2024,
dilakukan kesepakatan antara Pemerintah Desa IV Koto Setingkai dengan Nenek Mamak
Kenegerian Lubuk Agung, tentang kepengurusan untuk perbaikan jalan Kelompok Petani Durian Kembar, dengan kesepakatan, menunjuk pengurus jalan Kelompok Petani Durian Kembar Dusun II Gunung Mas dengan
pengurus, Sutrisno selaku ketua dan Joni Gea selaku bendahara.
Selain itu, juga disepakati bahwa setiap petani yang menggunakan dan melewati jalan tersebut dikenakan iuran Rp100,-/kg, sampai biaya perawatan jalan yang telah dikeluarkan terlebih dahulu, kembali lunas.
Jika jalan tersebut sudah bagus lancar dilewati dan biaya awal yang dikeluarkan sudah kembali/lunas, maka iuran perawatan jalan selanjutnya dikenakan senilai Rp 70/kg. Laporan anggaran yang terpakai dalam perawatan jalan tersebut akan dilaporkan
kepada Pemerintah Desa IV Koto Setingkai, Nenek Mamak Kenegerian Lubuk Agung dan
Kelompok Tani Durian Kembar
Bagi kelompok tani atau pengguna jalan tersebut yang tidak mengikuti/mengindahkan
kesepakatan ini, maka tidak akan diberikan izin melewati jalan tersebut. Adanya pungutan iuran ini menurut Joni Gea dan Sutrisno, karena tidak ada biaya perawatan dari pemerintah desa.
Meski sudah ada kesepakatan tersebuy, namun ternyata salah seorang warga bernama Radiono, mendapat perlakuan istimewa dibanding warga petani lainnya. Radiono membuat pernyataan hanya membayar Rp250 ribu untuk iuran jalan setiap kali panen sawit. Sementara sekali panen Radiono mencapai lebih dari 6 ton sekali panen, atau membayar lebih kecil dibanding warga petani lainnya.
Tanggal 27 September 2024, warga kelompok petani, bermusyawarah dan sepakat membuat anggaran perawatan jalan, dengan iuran Rp70 per kg sawit yang diangkut melintasi jalan petani. Iuran ini disepakati 60 petani yang ada. Namun, tanggal 3 Oktober 2024, Radiono, tidak sepakat dengan kesepakatan iuran dan membawa beberapa orang ke portal, melakukan intimidasi dan memaksa diberi akses lewat. Padahal sebelumnya Radiono telah diundang warga untuk bermusyawarah terkait iuran perawatan jalan tersebut.
Tanggal 5 Oktober 2024, warga petani, menyampaikannya kepada aparat desa untuk diambil tindakan penyelesaian. Tanggal 3 November 2024, warga diundang untuk mengadakan pertemuan antara. Pihat desa, pemuda, RT, RW & ninik mamak, penjual lahan tanah, pengganti rugi lahan tanah yang dibuat jelas dan pihak petugas portal jalan petani.
Hasilnya, dalam masalah Radiono, tidak mau bayar iuran perawatan jalan, pihak desa.minta tidak dilibatkan, karena dianggap masalah pribadi Radiono. Tanggal 28 November 2024, Radiono kembali membawa orang ramai-ramai ke pos jalan petani dan melakukan pengrusakan portal dan dokumen penting di pos petani.***(rn)