Beranda blog Halaman 236

Empat Partai Pendukung Kelmi Amri-Asparaini Rapatkan Barisan

Rapat loalisi empat partai pendukunh kelmi amri dan asparaini

Rohul(SegmenNews.com)- Didukung empat partai politik, Kelmi Amri, SH dan Asparaini,Spd,Mpd siap maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Rokan Hulu.

Empat partai koalisi, Demokrat, PKS, PSI dan PPP merapatkan barisan dengan menggelar rapat pada Rabu 1 Agustus 2024 di kantor koalisi Desa Rambah Tengah Utara, dipimpin oleh Ketua Koalisi H.Moh Aidi dari Demokrat Sekretaris Sapran, Rio Mariadi dari PPP.

Kelmi Amri usai pertemuan mengatakan, hampir empat bulan pihaknya melakukan konsolidasi koalisi partai pendukung.

Empat partai ini sepakat menamai “Koalisi Rokan Hulu Bahagia Lahir Batin”. Nama ini mencerminkan semangat dan komitmen bersama untuk mengurus Rokan Hulu dengan sungguh-sungguh dan bekerja keras selama lima tahun ke depan.

“Koalisi ini harus menjadi semangat bersama di mana Rokan Hulu harus diurus dengan sungguh-sungguh. Jika tidak, tidak ada bedanya dengan masa lalu,” ujar Kelmi.

“Dengan telah keluarnya SK Persetujuan Parpol maka menjadi kewajiban bagi kami untuk duduk semeja membahas dan membentuk tim koalisi serta memenuhi segala persyaratan sesuai undang-undang untuk mendaftar di KPU nanti sebagai calon,” ujar Kelmi.

Meski dengan kekuatan 13 kursi parlemen sudah cukup sebagai syarat pasangan ini mendaftar ke KPU Rohul, Kelmi menyatakan pihaknya tidak menutup peluang bergabungnya partai politik lain ke Barisan Koalisi Rokan Hulu Bahagia Lahir Batin.

“Kita tidak boleh jumawa dan sombong jika ada partai lain yang ingin bergabung. Pintu kita buka selebar-lebarnya jika satu pemikiran dengan kita dalam konsep membangun Rokan Hulu ke depan.”tambahnya.

Sementara itu Partai pengusung menyatakan kesiapannya untuk memenangkan Kelmi Amri-Asparaini di Pilkada Rohul juga ditunjukkan oleh ketua PKS, PPP, dan PSI. Mereka menyatakan siap menjalankan mesin partai secara masif untuk memenangkan pasangan ini.

Ditempat yang sama Ketua Koalisi Moh.Aidi SH mengatakan Koalisi Rohul Bahagia, lahir batin,tahap awal mempersiapkan SK,dan sekaligus pelantikan Koalisi,juga peresmian kantor,kerja Koalisi ini dan dilanjutkan dengan singkronisasi antara tim koalisi.

Kemudian untuk persiapan deklarasi,kemudian dilanjutkan pemetaan setiap desa dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan hulu.***(yus)

Rapat Banmus, Ini Agenda DPRD Kota Pekanbaru Untuk Agustus 2024

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Berdasarkan hasil rapat badan musyarawah (Banmus), ada beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan DPRD Pekanbaru selama Bulan Agustus 2024. Diantaranya, pembahasan R-APBD Murni 2025 dan R-APBD Perubahan 2024.

“Ya, rapat Banmus sudah selesai kita laksanakan. Mulai pekan kedua Agustus, sudah mulai pembahasan (R-APBD Perubahan 2024 dan R-APBD 2025,” kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST MT, Kamis (1/8/2024).

Dalam salinan hasil rapat Banmus yang diterima datariau.com, ada sejumlah agenda yang telah disusun DPRD. Diantaranya, Rapat Paripurna Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) KUA PPAS R-APBD Perubahan 2024 yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus.

Dilanjutkan, Paripurna Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan R-APBD Perubahan 2024 pada tanggal 13 Agustus 2024. Disusul, sehari berikutnya, DPRD Pekanbaru menggelar Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) KUA PPAS APBD Murni 2025.

Sepekan setelah itu, DPRD Pekanbaru akan menggelar Paripurna Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan R-APBD Murni 2025, tepatnya tanggal 19 Agustus 2024.

Selanjutnya, pada tanggal 26 Agustus digelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap R-APBD 2025, serta di hari yang sama digelar juga Paripurna Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi R-APBD Perubahan 2024.

Kemudian, tanggal 30 Agustus, Paripurna Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi R-APBD 2025.

Di hari yang sama juga, dilaksanakan dua Paripurna Pengesahan Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Pekanbaru, serta Paripurna Pengesahan Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).(galeri)

Usut Dugaan Pidana Pj Gubernur Riau, Ditreskrimsus Mulai Klarifikasi Pelapor

Pelapor Hendra Saputra memberikan keterangan Ditkrimsus Polda Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Tim Ditreskrim Polda Riau mulai mengusut dugaan menyembunyikan bukti pidana atau menyebarkan informasi palsu oleh Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto. Kamis, 1 Agustus 2024, tim mulai melakukan klarifikasi terhadap pelapor.

Untuk diketahui, dugaan menyembunyikan bukti pidana atau menyebarkan informasi palsu ini dilaporkan oleh Hendra Saputra, warga Kota Pekanbaru ke Polda Riau. Ia melaporkan pernyataan Pj Gunernur Riau, SF Hariyanto, yang ketika menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemprov Riau, menyatakan memiliki bukti, dokumen dan saksi bahwa ahli pada proyek payung Masjid Agung An Nur Pekanbaru palsu, sehingga kondisinya tidak sesuai harapan seperti saat ini.

Hendra tiba di lantai III Gedung Mapolda Riau sekitar pukul 10.00.WIB. Setibanya di sana Hendra langsung memasuki ruang Subdit III Ditreskrimsus Polda Riau. Sekitar pukul 12.00 WIB, Hendra terlihat keluar dari Subdit III.

Usai diklarifikasi oleh tim Ditreskrimsus Polda Riau, Hendra Saputra kepada SegmenNews.com mengatakan, dirinya diklarifikasi terkait laporannya tersebut.

“Tadi saya diklarifikasi terkait laporan saya sebelumnya. Saya juga menyampaikan bukti-bukti permulaan yang saya sampaikan sebelumnya,” ujarnya.

“Bukti-bukti ini baru diketahui oleh tim Subdit III, karena memang bukti-bukti yang saya sampaikan bersamaan dengan laporan saya tersebut hilang di Ditreskrimsus, maka tim berjanji akan mempelajari dan mendalami lappran dan bukti saya tersebut,” ujarnya.

Hendra Saputra SPi SH, salah seorang warga Kota Pekanbaru, Senin 24 Juni 2024, melaporkan Penjabat Gubernur Riau, SF Hariyanto, ke Polda Riau. Ia menilai SF Hariyanto menyembunyikan bukti dugaan korupsi proyek pengadaan payung elektrik Masjid Agung An Nur, Pekanbaru tahun 2022 senilai Rp43 miliar lebih, atau memberikan informasi bohong terkait proyek tersebut.

Laporan diantar langsung ke Ditreskrimsus Polda Riau, diterima oleh Supratiningsih, staf Ditreskrimsus Polda Riau. Hendra Saputra, kepada wartawan usai menyampaikan laporan ke Polda Riau mengatakan, selain ke Polda Riau, dirinya juga akan segera melapor ke Jaksa Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk melakukan supervisi terhadap Kejaksaan Tinggi Riau, karena ternyata tim Kejati Riau, sama sekali belum pernah memintai keterangan dari SF Hariyanto, yang merupakan sumber kehebohan proyek tersebut.

Lebih lanjut diungkapkan Hendra Saputra bahwa dugaan menyembunyikan data dan saksi terkait dugaan korupsi proyek payung elektrik Masjid Agung An Anur, Pekanbaru, atau menyebarkan informasi bohong yang dilakukan SF Hariyanto ini bermula Tanggal 2 Mei 2023, SF Hariyanto, di depan umum dan disiarkan media massa lokal maupun nasional menyebutkan proyek payung elektrik Masjid Agung An Nur Pekanbaru, tidak tuntas karena tenaga ahlinya semuanya palsu.

SF Hariyanto, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Riau, juga dengan tegas menyatakan punya bukti, punya data, punya saksi dan lengkap semua. Karena proses lelang tidak benar, tenaga ahlinya palsu semuanya.

Akibat pernyataan sdr SF Hariyanto tersebut, telah membuat kegaduhan di kalangan masyarakat Riau. Bahkan, dua instansi penegak hukum di Provinsi Riau langsung melakukan penyelidikan terkait pernyataan bapak yang disiarkan secara lokal dan nasional.

Namun, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihak Kejaksaan Tinggi Riau, ternyata tidak ditemukan tindak pidana pada proyek pengadaan payung elektrik yang dianggarkan pada APBD Provinsi Riau tahun 2022 sebesar Rp43 miliar tersebut.

“Berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Riau No B-69/L.4.5/Fd.1/05/2024 Tanggal 13 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Imran Yusuf, SH, MH, atas nama Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, perihal Pemberitahuan Tindak Lanjut atas Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi kepada saya, disebutkan yang pada intinya:
1. Bahwa dugaan tindak pidana korupsi pembangunan payung elektrik Masjid Raya An Nur Provinsi Riau tahun anggaran 2022, sudah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Riau dengan pen bukti yelidikan, berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Nomor Print-08/L.4/Fd.1/07/2023 Tanggal 23 Juli 2023.

2. Bahwa Jaksa Penyelidik telah melakukan permintaan keterangan dari pihak-pihak terkait dan ahli fisik, berikut permintaan dan pemeriksaan, serta analisa terhadap bukti dokumen-dokumen pelaksanaan Pembangunan Payung Elektrik Masjid Raya An Nur Provinsi Riau Tahun Anggaran 2022.

3. Bahwa hasil penyelidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Kegiatan Pembangunan Payung Elektrik Masjid Raya An Nur Provinsi Riau Tahun 2022 Pada Dinas PUPRPKPP belum ditemukan adanya peristiwa pidana, karena demi kepastian hukum, penyelidikan dihentikan,” ujarnya.

Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Riau yang disampaikan, sekaligus membantah pernyataan SF Hariyanto, yang menyebutkan adanya pemalsuan tenaga ahli, yang merupakan salah satu tindak pidana dan menjadi salah satu modus dalam perkara korupsi.

“Pada tanggal 30 Mei 2024, saya mengajukan somasi kepada SF Hariyanto, agar segera menyampaikan bukti-bukti dan saksi yang dimiliki SF Hariyanto, seperti yang disampaikannya di media.massa lokal dan nasional terkait tenaga ahli palsu dan lelang yang tidak benar proyek Pengadaan Payung Elektrik Masjid Agung An Nur Pekanbaru sebesar Rp 43 Miliar yang dianggarkan melalui Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau tahun 2022. Namun hingga saat ini SF Hariyanto tidak menggubris somasi tersebut,” ujarnya.

“Dalam surat somasi tersebut, saya juga mendesak agar SF Hariyanto segera menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat Riau melalui media massa lokal dan nasional, jika ternyata informasi yang disampaikannya terkait proyek Pengadaan Payung Elektrik Masjid Agung An Nur Pekanbaru senilai Rp43 miliar yang dianggarkan melalui Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau tahun 2022 tersebut merupakan informasi bohong. Hal ini agar tidak ada lagi keresahaan atau kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. Namun tidak digubris,” ujarnya.

Hendra berharap dengan laporan yang disampaikannya ke Polda Riau, Jaksa Agung dan KPK ini nantinya, SF Hariyanto dapat memberikan bukti-bukti penyimpangan proyek payung tersebut kepada Aparat Penegak Hukum, agar persoalan yang memghebohkan.masyarakat Riau ini menjadi terang benderang.***(ran)

Bupati Kuansing Buka Pacu Jalur di Tepian H. Saidina Ali

Bupati Kuansing Buka Pacu Jalur di Tepian H. Saidina Ali

Kuantan Mudik(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. H. Suhardiman Amby, M.M resmi membuka festival pacu jalur tepian H.Saidina Ali Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing, Riau, Kamis (1/8/2024).

Pada kesempatan tersebut Bupati Suhardiman mengatakan tujuan dari Festival Pacu Jalur Tradisional ini yaitu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, selain itu juga menjalin silaturahmi antar desa dan menjaga kekompakan antar desa.

“Ada pun tujuan dari kegiatan pacu jalur ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, mempererat tali silaturahmi antar desa, hadiah bukan salah satu tujuan dari acara tersebut,tetapi merupakan bonus bagi jalur jalur yang berprestasi,” ujar Bupati yang bergelar adat Dt. Panglimo Dalam ini.

Bupati Suhardiman juga mengatakan bagi jalur yang berprestasi pada festival pacu jalur tradisional di Tepian H. Saidina Ali selain mendapatkan hadiah dari panitia, diri nya juga akan memberikan bonus. Yaitu untuk peraih juara juara 1, 2 dan 3 nanti.

” Selain mendapatkan hadiah dari panitia, saya juga akan memberikan bonus bagi jalur yang mendapat peringkat pertama sebesar Rp10 JT, juara kedua Rp 7 JT dan juara ketiga Rp 5 JT” Janji Bupati Suhardiman.

Tampak Hadir mendampingi Bupati Kuansing Dr.H. Suhardiman Amby, turut hadir Anggota DPRD Provinsi Riau asal Kuansing Sardiyono, Amd, Waka II DPRD Kabupaten Kuansing Jufrizal, jajaran Kepala Dinas, Camat dan Kabid se-Kabupaten Kuansing serta kepala desa dan seluruh tamu undangan.**(Abr)

12 Kabupaten Kota di Riau Capai Predikat UHC

12 Kabupaten Kota di Riau Capai Predikat UHC

Pekanbaru(SegmenNews.com) – 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau telah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC). Hal ini membuktikan komitmen Provinsi Riau dalam mendukung implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penjabat (Pj) Sekda, Indra sampaikan, di mana terhitung sejak 1 Juli 2024, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dengan persentase UHC 98,50 persen dan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan persentase UHC 97,42 persen telah meraih predikat UHC.

Maka dari itu, sebut Pj Sekda, 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau Pada 2024 telah mencapai Predikat Universal Health Coverage (UHC).

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Rohil dan Pemkab Rohul atas pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Artinya saat ini 12 kabupaten dan kota se-Riau telah berpredikat UHC,” ucapnya saat menyerahkan penghargaan UHC kepada Kabupaten Rohil dan Rohul di Pekanbaru, (31/7/2024).

Terwujudnya predikat UHC di Kabupaten Rohil dan Rohul ini berdampak kepada angka UHC Provinsi Riau yang berhasil mencapai 98,9 persen.

“Maka dari itu, kita berikan apresiasi yang sebesarnya kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau beserta seluruh jajaran yang telah bersama-sama berupaya bagaimana seluruh kabupaten dan kota se-Riau dapat tercover melalui UHC,” kata Pj Sekda.

Lebih lanjut, Pj Sekda mengingatkan bahwa masih terdapat 75.691 jiwa penduduk di Provinsi Riau yang belum memiliki jaminan kesehatan. Maka, ia mendorong stakeholder terkait untuk terus membuktikan komitmen Provinsi Riau dalam mendukung implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami sangat berharap dan menghimbau kepada Pimpinan Daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar terus melakukan upaya-upaya dalam rangka memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

“Sehingga tidak ada lagi masyarakat di Provinsi Riau yang tidak memiliki jaminan kesehatan dan mengalami kendala dalam mengakses pelayanan kesehatan, serta tetap melakukan langkah-langkah penting demi keberlangsungan UHC di Provinsi Riau ditahun-tahun selanjutnya,” tutupnya.**

1 Agustus, Sejumlah Wilayah Riau Hujan Ringan dan Sedang

Hujan ringan (foto: SegmenNews)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Riau, pada Selasa (01/8/2024). Hujan dengan intensitas ringan dan angin kencang serta petir berpotensi mengguyur sebagian wilayah setempat.

Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Bella RA mengatakan, hujan akan mengguyur sebagian wilayah Riau mulai pagi hingga dini hari.

“Pada pagi hari, Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Inhil,” katanya.

Kemudian, pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir.

“Kondisi yang sama juga diprakirakan terjadi di Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Siak, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Pelalawan, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Dijelaskan, pada malam hingga dini hari, udara kabur – Berawan. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Pelalawan, Siak, dan Kampar.

“Lalu, Pada dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir,” ujarnya.

“Waspada Hujan dengan Intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di sebagian wilayah Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kota Dumai pada siang atau sore hari,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan, Suhu Udara Riau hari ini berada di angka 23.0 – 32.0 °C dengan kelembapan Udara 60– 98 %. Sementara arah angin berhembus ke Barat Laut – Timur Laut dengan kecepatan 10 – 30 km/jam. Sementara, Prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.50 – 1.25 meter.***(mr)

Srikandi PLN Luncurkan Program Pengembangan Pendidikan Sahabat Anak

Srikandi PLN Luncurkan Program Pengembangan Pendidikan Sahabat Anak

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) melalui program Srikandi PLN Movement- Srikandi Sahabat Anak memperingati Hari Anak Nasional dengan menyalurkan bantuan kepada 26 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia. Total penerima manfaat dari program ini adalah 2.405 siswa dan 182 guru.

Program PLN Movement-Srikandi Sahabat Anak menyasar PAUD atau SD baik formal maupun nonformal (sekolah anak jalanan dan rumah singgah). Selain interaksi langsung melalui pelatihan, Srikandi PLN juga menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa sarana penunjang pendidikan dan sarana usaha yang mendorong kemandirian sekolah non formal.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa Srikandi Sahabat Anak ini merupakan salah satu program yang sejalan TJSL perseroan pilar pendidikan. Selain mendukung aspek sosial pada kerangka _Environment, Social, Governance_ (ESG), program ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan PLN terhadap Hari Anak Nasional.

“Hari Anak Nasional merupakan momen penting untuk mengingatkan pemenuhan hak-hak anak, dan inisiatif yang dilakukan PLN adalah salah satu langkah nyata dalam mendukung hak anak,” ujar Darmawan.

Direktur Keuangan PLN sekaligus Ketua Umum Srikandi PLN Sinthya Roesly menambahkan, Srikandi PLN hadir sebagai upaya pengarusutamaan gender di perseroan untuk menciptakan iklim kerja yang sehat dan memberikan kesempatan yang besar bagi perempuan di PLN untuk mengukir prestasi dan mendorong karirnya. Srikandi PLN membawa program-program sebagai langkah terintegrasi.

“Melalui progran Srikandi PLN movement, PLN hadir di masyarakat melalui program sosial kemasyarakatan, lingkungan dan pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan dan lainnya” katanya.

Dalam peringatan Hari Anak Nasional, Srikandi PLN melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan yang diberikan antara lain membaca Al-Quran, edukasi pengolahan sampah, peningkatan literasi siswa, edukasi kelistrikan, motivasi melalui dongeng, dan berbagai bantuan sarana penunjang pendidikan.

Triningsih, salah seorang penerima manfaat sekaligus Kepala SDN Limo 2, Kota Depok, mengapresiasi langkah PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Barat (JBB) dalam memperingati Hari Anak Nasional.

“Penyampaian yang tepat sasaran kepada anak juga menjadi perhatian. Srikandi PLN UIT JBB mampu menarik perhatian pendengar, sehingga anak menjadi fokus mendengarkan. Itu bagian terhebat dari PLN menurut saya,” kata Triningsih.

Dukungan lainnya, Srikandi PLN melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu melaksanakan kegiatan PLN Peduli Anak Sekolah (PAS) dengan memberikan 50 paket perlengkapan sekolah berupa bantuan dana dan tas sekolah kepada anak-anak yatim/piatu di binaan TPQ Raudhatush Shibyan, Palembang.

Tak hanya itu, PLN dan Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Majalaya juga memberikan bantuan pendidikan berupa peralatan sekolah kepada 26 anak di Yayasan Muhammad Alfatih Sipatahunan Baleendah, Kabupaten Bandung.

“Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak di yayasan kami. Ini bukan hanya sekadar peralatan sekolah, tetapi juga simbol dukungan dan harapan untuk masa depan mereka. Terima kasih PLN,” ujar Ketua Yayasan Muhammad Alfatih Sipatahunan Baleendah.***(rl)

PJ Gubri Resmikan Jembatan Surau Munai dan Seroja 

 

PJ Gubri Resmikan Jembatan Surau Munai dan Seroja

Rohul(SegmenNews.com) – Pj Gubernur Riau lakukan Kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hulu dalam rangka Meresmikan secara langsung pemakaian dan penggunaan Jembatan Surau Munai yang ada di Kecamatan Rambah Hilir tepatnya di Desa Rambah Hilir Timur Penghubung Dusun Ujung Kurap dan Dusun Suka Makmur, Rabu (31/7/2024).

Kehadiran PJ Gubernur Riau Ir.H.SF Haryanto,M.T didampingi Sekretaris Daerah Rohul Muhammad Zaki,S.STP,M.Si, Kepala Dinas Kominfo Rohul H.Sofwan,S.Sos, Kabid Binamarga Rohul Khoirul Fahmi, Kabid IKP Diskominfo Rohul Rudi Fadrial, S.Sos,M.Si, Camat Rambah Hilir serta Ketua ABDESI Rohul jajaran kepala Desa.

Bupati Rokan Hulu dalam hal ini diwakili Sekda Rokan Hulu Muhammad Zaki,S.STP,M.Si pada sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih Kepada Pemerintah Provinsi Riau atas telah dibangunnya jembatan bagi masyarakat kami di Rokan Hulu, dimana keberadaan jembatan ini sudah lama dinantikan dan di harapkan masyarakat untuk mempermudah akses aktivitas masyarakat.

Dalam kesempatan yang singkat tersebut Sekda juga menyampaikan permohonan dimana masih adanya dua jembatan yang saat ini masih mangkrak dan semoga dapat diselesaikan dengan cepat begitu juga dengan Pembangunan RSUD yang saat ini belum bisa di fungsikan kiranya dapat diselesaikan dengan cepat dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selanjutnya, Pj Gubri Ir.SF Haryanto M.T menyampaikan dimana sejak tahun 2018 melalui Bantuan Khusus dari Provinsi Riau Alhamdulillah pembangunan jembatan ini akhirnya selesai dibangun hingga dapat dimanfaatkan masyarakat. dimana dari 5 kegiatan 4 diantara sudah selesai dan tinggal 1 yang akan di usahakan pada tahun 2025 nanti.

Dirinya berpesan kiranya dengan telah didapatkan nya jembatan ini dengan susah payah harap kepada masyarakat untuk dapat menjaganya dengan baik sehingga bisa utuh dan awet.

Selain dari pada itu SF Haryanto juga berjanji kepada masyarakat akan membangun pengaspalan jalan simpang jalan Provinsi Dusun Ujung Kurap menuju Dusun Suka Makmur dengan panjang lebih kurang 4 KM.

Peresmian jembatan ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan Prasasti sekaligus Penandatanganan Prasasti peresmian jembatan Seroja Kecamatan Kepenuhan.

Usai kegiatan peresmian, Ketua BPD Desa Rambah Hilir Timur Solimin kepada media menyampaikan rasa haru dan terimakasihnya kepada Pemerintah yang telah memberikan perhatian yang tak di duga duga kepada masyarakat Desa dimana dengan adanya jembatan ini sudah sangat jauh membantu masyarakat hingga membantu perekonomian masyarakat.

“Selama ini sebelum adanya jembatan ini kami merasa seperti daerah yang asing sebab ingin ke kota terpaksa harus menempuh perjalanan yang jauh bahkan jika ada rezeki ingin memiliki Mobil tidak akan langsung bisa dibawa kerumah namun harus di tinggal dulu di seberang, akan tetapi dengan adanya jembatan ini semua kesulitan tersebut telah hilang dan masyarakat pun sudah bisa dengan cepat jika ingin ke kota” ucapnya.*(ar)

Didukung RAPP, TPK Unri Cetak SDM Berkualitas Siap Bersaing di Dunia Kerja

Rajab Vadil, Indah Amalia Ramadhan, dan Devti Marna Syafitri, berdiskusi di perpustakaan TPK Unri.

RAJAB tampak serius berkisah. Dia seperti mencoba mengingat-ingat, namun ceritanya lancar mengalir. Tentang alasan dia memilih kuliah di Jurusan Teknik Pulp dan Kertas (TPK) Universitas Riau (Unri) pada tahun 2021 lalu.

Awalnya pemuda 20 tahun ini bingung hendak memilih langkah. Impiannya menjadi bagian dari abdi negara harus dia ikhlaskan, karena tak lolos dalam tahap seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Di sisi lain, sejak lulus sekolah menengah atas (SMA) dia tak berniat melanjutkan ke bangku kuliah.

“Awalnya saya tidak ada niat kuliah, mau daftar polisi. Namun karena banyak kekurangan, tak lolos tes,” ungkap Rajab saat ditemui di salah satu ruangan gedung TPK Unri, Komplek Kampus Bina Widya, Pekanbaru, Senin (29/7/2024).

Dituturkannya, setelah diskusi dengan keluarga dan rekan-rekannya, akhirnya pemuda murah senyum bernama lengkap Rajab Vadli ini memutuskan untuk berkuliah di TPK Unri dengan jalur mandiri.

“Awalnya bingung mau ambil jurusan apa, setelah cari informasi lebih jauh, akhirnya tahu tentang TPK Unri. Saya tahu program studi ini masih baru dan ada peluang ditarik kerja, karena kerja sama dengan RAPP,” sebutnya lagi.

Menurut Rajab, nama RAPP sudah pasti menjanjikan. Katanya, semua orang pasti tahu RAPP dan banyak yang berharap bisa menjadi bagian dari pabrik pulp dan kertas terkemuka di Indonesia itu. Kuliah di prodi yang menjurus tentang pulp dan kertas dan berkesempatan magang di perusahaan itu adalah kesempatan besar yang harus diambil.

Di awal mulai kuliah, Rajab sudah merasakan keistimewaan TPK Unri. Mulai dari gedung yang bagus, full AC, hingga fasilitas lainnya yang sangat mendukung proses perkuliahan.

“Saya bukan penerima beasiswa di TPK Unri, namun dengan fasilitas yang ada, saya merasa sepadan dengan uang kuliah yang saya bayarkan. Belum lagi para tenaga pengajar ada yang merupakan praktisi dari RAPP. Di sini, kita tidak ada perbedaan antara mahasiswa penerima beasiswa dan yang bukan. Kita sama saja. Saya cocok di TPK Unri, saya enjoy, suka,” ulasnya dengan nada bangga.

Dia juga menyampaikan pengalaman magang sembilan bulan di RAPP yang ia terima di akhir masa kuliah sangat berarti. Dia dan rekan-rekannya belajar banyak tentang operasional pabrik dan dunia kerja.

“Selama magang belajar banyak dan bertemu banyak orang, termasuk para kakak tingkat yang sudah bekerja di RAPP. Membangun relasi dan paham lebih jauh dengan dunia kerja yang sebenarnya. Selama magang saya bertugas di bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” sebutnya.

Apa yang diutarakan Rajab senada dengan yang disampaikan Indah Amalia Ramadan, mahasiswa TPK Unri lainnya. Indah dan Rajab sama-sama satu angkatan, saat ini tengah menunggu wisuda di Oktober nanti. Perjalanan mereka sebagai mahasiswa TPK Unri angkatan keempat dilalui dengan banyak kesan baik.

“Di awal masa kuliah dulu, yakni 2021, memang sempat terpikir teman-teman di jurusan lain tampak lebih enjoy. Ada waktu untuk nongkrong. Di TPK lebih padat jadwalnya, dari pagi hingga sore. Tapi menurut saya, di situlah spesialnya kami. Sehari-hari dosen yang mengajar kami tidak hanya dari Unri, namun ada juga dari RAPP sebagai dosen praktisi, jadi vibes pabrik RAPP benar-benar terasa. Materi yang kami terima sangat berhubungan dengan yang di pabrik. Apa yang dipelajari saat kuliah dan yang dilihat waktu magang sama persis,” jelasnya.

Indah juga menyebutkan, bila nanti lolos ujian dan diterima menjadi salah satu karyawan RAPP, dia sudah punya rencana ke depan untuk mendukung kariernya.

“Ke depannya rencana karier saya adalah akan bekerja dahulu, selanjutnya menyambung pendidikan untuk jenjang Sarjana (S1). Beruntung saya kuliah di TPK Unri, support kampus, tenaga pengajar yang luar biasa, dan dukungan mentor saat magang, semua sangat saya apresiasi,” ungkap Indah.

Pada kesempatan berbeda, Novita Erawati, yang juga mahasiswa lulusan keempat TPK Unri mengaku sangat bersyukur bisa kuliah di TPK Unri. Dia adalah satu dari ratusan mahasiswa yang menerima beasiswa dari RAPP.

Novi merupakan putri daerah asal Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Pelalawan dan telah menjadi penerima beasiswa lewat program Community Development (CD), sejak masih duduk bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Pangkalan Kerinci, dan berlanjut hingga ke TPK Unri.

“Saya merupakan putri daerah yang tinggal di daerah sekitar operasional perusahaan, berbekal dengan pendidikan yang sudah saya tempuh, saya berharap nantinya dapat menjadi bagian dari perusahaan RAPP dan berkontribusi untuk kemajuan Pelalawan,” ucap Novi.

Salah satu dosen TPK Unri, Syelvia Putri Utami ST., MEng, PhD, menuturkan, para mahasiswa yang menimba ilmu di TPK Unri adalah anak-anak muda yang memiliki motivasi tinggi dan siap memasuki dunia kerja begitu lulus.

“Tidak ada perbedaan antara mahasiswa penerima beasiswa dan yang jalur mandiri, semua sama-sama tekun menjalani perkuliahan dan dari awal sudah terlihat bertekad kuat,” jelas dosen yang meraih gelar doktor di University of Tsukuba Jepang ini.

Di TPK Unri, para pengajar ada yang merupakan praktisi di RAPP. Suatu keistimewaan yang tidak diperoleh di program studi yang lain. Dua orang tenaga pengajar di prodi ini juga adalah doktor di bidang pulp dan kertas.

Dengan beragam keistimewaan, Prodi TPK Unri terus berkontribusi dalam menciptakan lulusan yang siap kerja di industri pulp dan kertas. Hal ini seperti diutarakan Prof. Evelyn, ST., MSc., MEng., PhD., Ketua Prodi TPK Unri saat ditemui di kantornya, Senin (29/7/2024).

Prof Evelyn menyampaikan bahwa sejak tahun pertama pendirian program studi ini, RAPP selalu berkomitmen memberikan dukungan, mulai hibah gedung, fasilitas yang diperlukan untuk proses pembelajaran, termasuk penyediaan peralatan laboratorium untuk pratikum dan penelitian dalam bidang pulp dan kertas.

“Termasuk juga hibah buku cetak untuk referensi kuliah bidang pulp dan kertas. RAPP juga membantu kalibrasi instrumen di laboratorium, bahan-bahan penelitian mahasiswa dan dosen, hingga penyusunan kurikulum yang di-update bersama dosen praktisi,” jelas Prof Evelyn.

Disebutkannya juga, kerjasama dengan Tanoto Foundation dan PT RAPP ini untuk mendukung mempersiapkan sumberdaya manusia yang siap kerja. Dengan konsep link and match, TPK Unri memastikan kurikulum pembelajaran yang diberikan selaras dengan kebutuhan pada dunia kerja.

“Sejak dibuka pada tahun 2018 lalu, TPK Unri terus konsisten dalam mendistribusikan lulusan yang siap kerja. Saat ini 90% lulusan TPK Unri telah tergabung dan menjadi bagian dari karyawan RAPP, baik lulusan penerima beasiswa maupun yang bukan penerima beasiswa,” jelasnya.

Prof Evelyn berharap, prodi TPK Unri akan terus berkembang di masa yang akan datang, menjadi salah satu studi vokasi yang berkualitas dan menjadi kebanggaan masyarakat Riau.

“Terwujudnya Prodi Teknologi Pulp dan Kertas ini merupakan bentuk kepedulian Tanoto Foundation dan PT RAPP terhadap pendidikan, serta langkah konkret pelaksanaan konsep link and match,” sebutnya.

Konsep Ini memastikan dunia pendidikan agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang siap pakai dan produktif, khususnya di bidang pulp dan kertas.

Direktur RAPP Mohd Ali Sabri Nasution mengatakan kerjasama RAPP dengan Unri, khususnya untuk program D3 TPK ini sudah berlangsung sejak pendirian gedung TPK Unri pada tahun 2018 lalu. Dimana RAPP berkontribusi dalam pendirian bangunan dan penyediaan fasilitas dengan nilai investasi miliaran rupiah.

“Ini adalah satu-satunya di Indonesia, Prodi Teknik Pulp dan Kertas di bawah pengelolaan universitas negeri,” ujar Mohd Ali Sabri Nasution, belum lama ini.

Total dana hibah yang diberikan oleh RAPP kurun waktu 2018-2023 mencapai Rp 17,2 miliar. Dukungan yang diberikan oleh RAPP berupa bangunan, fasilitas, peralatan laboratorium, buku, hingga beasiswa. Perusahaan pulp, kertas dan serat ini juga membantu merancang kurikulum agar skill mahasiswa sesuai dengan kompetensi dunia industri.

RAPP juga menyediakan 15 orang tenaga pengajar dari praktisi yang merupakan karyawan senior RAPP dari level superintendent dan manager.

Komitmen RAPP yang merupakan anak perusahaan APRIL Group untuk melakukan upaya transformatif dalam bidang pendidikan sejalan dengan visi APRIL2030 dalam pilar Kemajuan Inklusif.

Pada tahun 2022 lalu, APRIL Group telah menerima penghargaan Best Practices Pengembangan Vokasi dari Kementerian Perindustrian.***(inf)

Amak Rohul Desak Kejari Periksa Dana KONI Rp 541 Juta

Amak Rohul Desak Kejari Periksa Dana KONI Rp 541 Juta

Rohul(SegmenNews.com) – Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (Amak) Kabupaten Rokan Hulu menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Rabu 31 Juli 2024. Mereka mendesak Kejari mengusut dugaan korupsi dana hibah tahun 2017, sebesar Rp 541.993.000.

Puluhan massa aksi ini tiba di depan Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hulu sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di sana, massa langsung melalukan orasi.

Wili Angga, Korlap Amak Rohul, pada kesempatan tersebut menyampaikan agar memeriksa Ketua Umum KONI Abdul Halim, S Ag, SH terkait dugaan korupsi dana Hibah sebesar Rp 541.993.000 tahun 2017.

“Kami meminta Kejari Rohul agar menuntaskan dugaan korupsi dan hibah di Koni Rohul tahun 2017,” ujarnya.

Lanjutnya, hal ini berdasarkan temuan BPK no 17.C/LHP/XVIIIPEK/05/2017 tentang dana hibah yang belum dipertanggung jawabkan oleh Ketua Koni Rohul Abdul Halim, S Ag SH.

Jika tuntutannya tidak ditindaklanjuti Kejari Rohul, pihaknya akan menggelar aksi dengan massa lebih banyak di Kejati Riau.

Puluhan massa ini diterima David, perwakilan dari Kejari Rohul. Kepada massa aksi, Davit mengatakan akan menyampaikan aspirasi massa tersebut kepada pimpinan.**