Beranda blog Halaman 2452

Ali Asfar Lantik Ketua IPBB Periode 2014-2019 Rohil

DSC_0576Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Kamis (22/1/15) Bupati Rohil, H Suyatno, AMP melalui  Asisten III Rohil Ali Asfar Ssos Msi secara resmi melantik pengurus Ikatan Pengemudi Beca (AMP) Bagansiapiapi IPBB periode 2014-2019 di aula Gedung SMPN SMPN I Bako,Bagansiapiapi.

Acara pelantikan pengurus IPBB dihadiri Bupati Rohil di wakili Asisten III Ali Asfar Ssos Msi, Ketua DPRD Rohil diwakili Anggota DPRD Yohanis, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jon Syafrindow, Kapolsek Bangko di wakili Kasat Lantas Rohil Ronaldi Acer SH SIK, Lurah Bagan Hulu Masryadi Tamrin SSos, serta seluruh pengurus yang tergabung dalam organisasi IPBB.

Dalam kata sambutannya, Ali Asfar mengucapkan selamat kepada ketua IPBB yang baru dilantik diharapkan sukses didalam kepengurusan organisasi yang baru di pimpinnya.Dan diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam membangun kampung halaman. Khususnya Kota Bagansiapiapi sesuai dengan visi masing-masing.

“Selain itu kita juga harus sama-sama menjaga aset yang ada di Rokan Hilir, jangan sampai aset kita yang ada di rusakan,” pesannya.

Kata Ali Asfar, tukang beca adalah profesi yang mulia. “Karena tukang beca adalah orang yang pertama dalam penyambutan para tamu yang datang dari luar daerah. Misalnya tamu yang datang dari luar kota ke Bagansiapiapi tentunya akan turun di terminal Sikapur Sirih. Orang yang pertama menjumpai tamu itu adalah tukang beca dengan menawarkan jasa transportasinya,” ulasnya.

Untuk itu dia berharap kepada para tukang beca hendaknya bisa melayani tamu dengan sebaik mungkin. Dengan cara yang ramah dan sopan.” kata Ali Asfar.***(adv/hums)

Hakim tak Hadir, Sidang Pembunuhan Bayi Jeannete Ditunda

Janet.jpgPekanbaru (SegmenNews.com)- Sidang lanjutan terhadap terdakwa Yulia alias Dona kasus pembunuhan bayi Jeannete kembali di tunda. Yulia alias Dona dikawal ketat anggota sabhara Polresta Pekanbaru, untuk menghindari keluarga korban yang geram melihat terdakwa. Dona digiring anggota polisi memasuki ruang sidang Cakra di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (22/1/15).

Disebutkan Isnurul SH hakim anggota persidangan, Hakim ketua Sutarto sedang berada di Palu mengikuti proses menjadi Ketua Pengadilan Negeri Palu Provinsi Sulawesi Tengah.

“Sidang ditunda dikarenakan hakim ketua sedang berada di Palu untuk mengikuti promosi menjadi ketua pengadilan negeri disana,” jelas isnurul.

Sidang Yulia alias Dona akan dilanjutkan Selasa (27/1/14) pekandepan, dengan agenda mendengar tuntutan.

Bagi keluarga korban Isnurul SH berharap, untuk tidak main hakim sendiri terhadap terdakwa dan dapat mengikuti proses persidangan dengan baik. Pihaknya akan mengadili terdakwa sesuai dengan hukum yang berlaku.

Untuk diketahui, Yulia alias Dona didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Listya Wahyudi, SH dan Oka Regina, SH, dijerat Pasal 338 dan 340 tentang Pembunuhan dan Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. ***(chir)

Siswa SMA 2 Dayun Diajak Lihat Produksi Kertas RAPP

Para siswa dan guru SMA 2 Dayun, Siak berfoto bersama usai mengikuti tour di dalam ruangan exhibition center PT. Riau Andalan Pulp and Paper (PT. RAPP), Kamis (22/1), di Pangkalan Kerinci.
Para siswa dan guru SMA 2 Dayun, Siak berfoto bersama usai mengikuti tour di dalam ruangan exhibition center PT. Riau Andalan Pulp and Paper (PT. RAPP), Kamis (22/1), di Pangkalan Kerinci.

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)-  Sebanyak 20 siswa SMA 2 Dayun berkunjung ke perusahaan pulp dan kertas PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP), Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Kamis (22/1/15).

Para siswa tersebut diajak ke  ‘dapur’  PT RAPP dalam memproduksi kertas.

“Saya bangga dan terharu dengan keberadaan RAPP. Apalagi tadi di RTC (RGE Technology Centre) sudah cukup memberikan pemahaman jadi sayaenggak harus berkunjung ke pabrik,” kata salah seorang siswa, Dimasuri (17) di lokasi.

Dia menceritakan, perusahaan bisa memberikan penjelasan dengan baik mengenai sejarah berdirinya PT RAPP beserta proses produksi yang terjadididalamnya sehingga para pengunjung tertarik untuk mengetahui dan menggali informasi lebih dalam.

“Kami merasa puas berkunjung ke RAPP ini karena selain bisa mengetahui sejarah, kami juga bisa mengetahui proses yang terjadi. Kami juga
menghirup udara yang asri, artinya serba kecukupan oksigennya,” ungkapnya.

Kepala Sekolah SMA 2 Duyun, Masaruddin, pun berharap pengetahuan yang diberikan oleh perusahaan bisa menambah ilmu para siswanya mengenaiproses produksi pulp dan kertas di PT RAPP.

“Kami berterima kasih kepada RAPP yang telah memfasilitasi anak-anak berkunjung ke RGE Technology Centre. Kami sangat bangga dan merasa lebih dekat dengan
RAPP. Sebab sekarang anak sudah paham tentang bahan baku (akasia) kertas dan proses pembuatan pulp,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Regional Community Development (CD) PT RAPP, Suroso Achmad, mengungkapkan kunjungan edukasi ini bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan para siswa sekolah tentang proses pembuatan kertas yang berbasis lingkungan.

“Melalui kunjungan ini kami berharap agar para siswa mampu memahami lebih dalam tentang bagaimana sebenarnya proses pembuatan kertas yang bahan bakunya ditanam oleh PT RAPP dari nursery (pembibitan),” pungkas pria yang akrab disapa Kak Os ini.***(rls/rinto)

Perampok Tembak Nasabah Bank Mandiri di Siak

Korban perampokan mendapatkan perawatan di Puskesmas
Korban perampokan mendapatkan perawatan di Puskesmas

Siak (SegmenNews.com)- Raimon Ginting (38) warga Kilometer (16), Perawang Barat, Kecamatan Tualang menderita luka tembakan dibagian paha kanan yang dilepaskan oleh perampok. Korban mendapat perawatan di Puskesmas Tualang.

Pelaku perampokan diduga sebanyak empat orang mengendarai sepeda motor. Perampok membawa kabur uang Rp 100 juta yang baru diambil korban dari Bank Mandiri.

Bermula, Kamis (22/1/15) sekitar pukul 14:40 WIB, saat korban baru mengambil uang sejumlah Rp 100 juta dari Bank Mandiri menuju toko onderdilnya. Tib-tiba diperjalanan korban dikejutkan dengan pengendara yang mencoba menarik tas berisi uang tersebut.

Walaupun sempat terjadi tarik menarik, namun korban terpaksa melepaskan tas karena kaki korban ditembak pelaku. Saat itu korabn terjatuh dan warga yang melihat korban langsung membawa korban ke puskesmas terdekat.

“Pelaku perampokan menggunakan helm dan jaket, saat ini masih proses penyelidikan,” ujar Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Tualang Kompol Nurhadi Ismanto.***(rinto)

Penangkapan Pimpinan KPK, Upaya Nyata ‘Lemahkan’ KPK

kpk1Jakarta (SegmenNews.com)- Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengecam keras penangkapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjayanto oleh petugas yang mengaku Bareskrim Polri, Jumat (23/1/15).

“Kami mengecam keras terhadap penangkapan ini. Ini upaya nyata perlawanan kepolisian untuk mematikan perlawanan terhadap korupsi,” ujar peneliti Pukat UGM, Zainur Rochman di kantor Pukat setempat, Jumat (23/1).

Menurutnya, penangakapan Ketua KPK ini merupakan langkah nyata pelemahan institusi KPK. Pasalnya dengan penangkapan tersebut secara otomatis ketua KPK tinggal tiga orang. Sementara semua keputuan KPK adalah kolektif kolegial.

“Ketua KPK tinggal tiga, jika Abraham Samad terus dilegitimasi dengan berbagai kasus maka KPK hanya tinggal dua komisioner sehingga praktis KPK berhenti, tidak bisa mengambil kebijakan-kebijakan tertentu baik penyidikan, penetapan tersangka dan sebagainya,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto ditangkap oleh pihak yang mengaku dari Bareskrim Mabes Polri. Meski sebelumnya kabar penangkapan tersebut simpang siur, tetapi pihak Mabes Polri akhirnya membenarkan adanya penangkapan.

Bambang Widjajanto ditangkap karena kasus Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pada 2010 lalu. Ia diduga menyuruh para saksi memberikan keterangan palsu pada sidang sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi.

Laporan atas Bambang baru masuk ke Mabes Polri pada 15 Januari 2015.***

Red: hasran
Sumber: republika.co.id

Pimpinan KPK Ditangkap Bareskrim, KPK Turunkan Tim

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto

Jakarta (SegmenNews.com)- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Bambang Widjojanto, ditangkap oleh orang yang mengaku dari Badan Reserse Kriminal Polri. Dia dijemput saat mengantar anaknya ke sekolah di Depok, Jawa Barat.

“Iya benar. Ajudan bilang, ‘Pak Bambang dijemput oleh orang dari Bareskrim.’,” ujar Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi, Jumat (23/1/2015).

Namun belum diketahui pasti sebab penangkapan Bambang tersebut. Johan pun berusaha menghubungi sejumlah petinggi di Mabes Polri.

“Saya sudah tanya kepada wakapolri (Komjen Badrodin Haiti) selaku pimpinan tertinggi Polri. Beliau mengaku tidak ada perintah,” kata Johan.

Dia yakin pernyataan Badrodin Haiti benar, tidak ada perintah untuk menangkap pimpinan KPK tersebut.

*KPK Terjunkan Tim ke Bareskrim Polri*

Dikabarkan ditangkap oleh pihak yang mengaku dari Bareskrim Polri pada Jumat (23/1) pagi. KPK pun langsung mengirimkan tim untuk mengonfirmasikan penangkapan tersebut ke Mabes Polri.

“Kita sedang mengirimkan tim ke Bareskrim,” kata Deputi Pencegahan sekaligus Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Jumat (23/1).

Johan mengatakan pihaknya sempat kebingungan karena Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti membantah adanya penangkapan terhadap Bambang Widjojanto. Tim KPK yang dikirim ke Bareskrim Polri, lanjutnya, untuk memastikan kabar penangkapan tersebut.

Ia sendiri tidak mengetahui adanya pertanda akan penangkapan tersebut. Pasalnya Bambang Widjojanto masih menghadiri rapat di dalam Gedung KPK pada Kamis (22/1) malam. Kemudian ajudan Bambang memberitahukan bahwa salah satu pimpinan KPK itu ditangkap tim yang mengatasnamakan Bareskrim Polri pada Jumat (23/1) pukul 09.00 WIB.

“Semalam masih rapat dengan pak Bambang. Baru pagi saya mendengar kabar itu dari ajudannya,” jelas Johan.***

Red: hasran
Sumber: metrotvnews/republika

Buruh Sawit Pencuri Motor Majikan Berhasil Ditangkap

Hamdan Damanik (36) pelaku pencurian sepeda motor Beat milik majikan berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Bandar Sekijang.
Hamdan Damanik (36) pelaku pencurian sepeda motor Beat milik majikan berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Bandar Sekijang.

Bandar Sekijang (SegmenNews.com)- Walaupun sempat melarikan diri ke rumah orang tuanya di Siantar Sumut. Hamdan Damanik (36) pelaku pencurian sepeda motor Beat milik majikan berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Bandar Sekijang.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga SIK MHum melalui Kapolsek Bandar Sekijang AKP Ardinal Efendi SH MH MM, didampingi Kanit Reskrim Ipda Nazaruddin SE, Kamis (22/1/15) membenarkan penangkapan pelaku pengelapan motor tersebut.

“Pelaku berhasil kita tangkap saat baru pulang dari rumah orang tuanya di daerah Siantar, Sumut. Maka saat terhendus keberadaanya di daerah Pasir Putih langsung kita kejar dan berhasil diamankan, untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Tersangka tersebut ditangkap di Jalan Pasir Putih, kabupaten Kampar, Rabu (21/1/15) lalu.

Kanit Reskrim menjelaskan bahwa kasus pengelapan sepeda motor itu, berawal saat korban, Ahmad Muzni (38) warga Simpang Beringin, meminta anak buahnya Hamdan berama Alex mengntar uang hasil penjualn buah sawit kepada Yatim sebesar Rp7 juta dengan mengendarai sepeda motornya tersebut.

Korban yang tidak curiga terhadap anak buahnya itu, uang diserahkan tersangka Hamdan langsung tancap gas membonceng temannya Alex, pada Sabtu (17/1) silam. Tapi di tengah jalan Alex diturunkan di tengah jalan, sebelum sampai mengantar pesanan majikannya itu.

Tapi rupanya hanya alasan pelaku, untuk mempermudah membawa kabur motor beserta uang majikannya diminta antar pada Yatim. Selang beberapa jam, Alex menunggu di pinggir jalan Lintas Timur, tapi tidak kunjung pulang. Sehingga Alex segera melapor ke pada majikannya.

Walau korban sempat berusaha sabar, menunggu anak buanya pulang, tapi hingga malam hari juga tidak ada kabar. Maka korban yang cemat atas keberadaan anak buanya, berusaha dicari tetapi tidak berhasil ditemukan. Setelah memastikan anak buahnya membawa kabur motor beserta uang pembelian sawit.***(fin)

Tabrakan Maut, Warga Pekanbaru Tewas di Pelalawan

Korban tewas tabrakan (Foto: SegmenNews.com)
Korban tewas tabrakan (Foto: SegmenNews.com)

Bandar Sekijang (SegmenNews.com)– Tabrakan maut di jalan lintas timur Km 44, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan, antara mobil fick up dan Truk Fuso BM 8531 PU, mengakibatkan satu korban tewas.

Korban tewas merupakan pedagang kelontong yang mengendarai mobil Pick up, Yasser Abdillah (43) warga Jalan Inpres, Kompol BSA, Sidomulyo Timur, kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Sementara pengemudi truk melarikan diri.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga SIK MHum melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, Kamis (22/1/15) membenarkan peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan satu orang tersebut.

“Sekarang anggota Sat Lantas masih memburu keberadaan supir fuso yang kabur dari lokasi kejadian, usai menabrak korban hingga tewas,”  ujar puar Humas.

Kondisi mobil Pick Up ringsek
Kondisi mobil Pick Up ringsek

Peristiwa maut tersebut terjadi, Rabu (21/1) lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Saat korban melaju dengan mobil pick upnya menuju Pangkalan Kerinci dengan membawa barang kelontongan yang akan di pasok ke toko-toko.

Namun ditengah perjalanan, saat melewati jalan menurun dan menikung tiba-tiba dari arah berlawanan datang mobil truk fuso dengan kecepatan tinggi. Alhasil bagian samping mobil fick up korban ditabrak hingga terseret beberapa meter dari lokasi kejadian.

Sedangkan korban yang ada di dalam ikut terjepit hingga akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Sementara pengemudi mobil truk melihat korban bersimbah darah akibat mobilnya remuk ditabrak, bukannya menolong. Tapi setelah mobil di parkir langsung kabur dari lokasi kejadian.

Personil pos Kiyap Jaya Satlantas Polres Pelalawan dibawa pimpinan Aiptu Sukri bersama anggotanya yang mendapat laporan turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bersama-sama warga korban yang telah meninggal akibat luka parah dan banyak mengeluarkan darah, jenazahnya di evakuasi ke RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci.

Selain pengemudi mobil fick up tewas diserujuk fuso, juga akibat kecelakaan itu memacetkan arus lalulintas. Karena barang dagangan korban berserakan di badan jalan. Tapi setelah personil Satlantas Pos Kiyap Jaya turun  mengatur dan mengevakuasi kedua kenderaan yang mengalami rusak berat tersebut.***(fin)

Ini 2 Modus Guru Cantik Ajak Siswanya Bercinta

Joy Morsi (tengah), guru yang melakukan skandal seks dengan dua siswanya. Foto: mirror.co.uk
Joy Morsi (tengah), guru yang melakukan skandal seks dengan dua siswanya. Foto: mirror.co.uk

SegmenNews.com- Cinta memang bisa membutakan mata seseorang. Mabuk cinta orang bisa kalap mata. Tak memperhatikan statusnya yang sudah bersuami dan menjadi guru sebagai profesi yang mulia, sang pengajar ini malah memperdaya dua siswanya.

Ini dilakukan Joy Morsi, guru olah raga di SMA Grover Cleveland, Amerika Serikat (AS). Meski memang usianya sudah 40 tahun namun penampilannya masih aduhai.

Modal itu sudah cukup bagi Morsi untuk berkencan dengan anak didiknya. Tapi sebelum merebut hatu siswanya, ia ternyata melancarkan dua modus.

Pertama, menawarkan bantuan untuk menurunkan berat badan kepada siswa. Cara ini berhasil dan hubungan terlarang ini sudah terjadi sejak Juni 2013. Mereka kemudian sampai bercinta di lemari sekolah. Tapi hubungan ini tak berlangsung lama karena siswanya selingkuh dengan siswi lainnya.

Modus kedua adalah mengirimkan email yang mengandung unsur pornografi. Cara ini juga berhasil dan menggaet siswa lainnya dengan menggantikan siswa yang sudah selingkuh. Keduanya melakukan hubungan seks dua minggu kemudian.

Dilansir dari Mirror, Minggu (18/1), aksi Morsi akhirnya terbongkar. Entah siapa yang melaporkan kasus ini, namun Morsi kini diproses oleh aparat hukum setempat. Dia harus menjalani hukuman percobaan selama 10 tahun, dengan tuduhan melakukan hubungan intim dengan anak di bawah umur dan lisensi mengajarnya dicabut.***

Red: hasran
Sumber: jpnn.com

Soal, BG Vs KPK, Jokowi Diminta Turun Tangan

Para aktivis yang tergabung dalam koalisi masyarakat sipil untuk reformasi polri, menggelar unjuk rasa menentang Komjen Budi Gunawan menjadi kapolri didepan Istana Negara, Jakarta, 21 Januari 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko
Para aktivis yang tergabung dalam koalisi masyarakat sipil untuk reformasi polri, menggelar unjuk rasa menentang Komjen Budi Gunawan menjadi kapolri didepan Istana Negara, Jakarta, 21 Januari 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Jakarta (SegmenNews.com)- Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin, menyarankan Presiden Joko Widodo turun tangan untuk menyelesaikan konflik antara Komisaris Jenderal Budi Gunawan dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut Amir, Jokowi tidak boleh berdiam diri. (Baca: Budi Gunawan Adukan KPK ke Kejaksaan, Ada 3 Alasan.)

“Menurut saya, Presiden tahu apa yang harus dilakukan. Dalam situasi seperti ini, peran Presiden sangat besar untuk menyelesaikannya,” kata politikus Partai Demokrat itu ketika dihubungi Tempo pada Rabu, 21 Januari 2015. (Baca: KPK Mulai Sita Dokumen Budi Gunawan.)

Amir mencontohkan bagaimana mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyelesaikan permasalahan antara kepolisian dan KPK pada 2010. Saat itu dua pimpinan KPK, yakni Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah, ditahan kepolisian karena lembaganya menyadap percakapan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji terkait dengan kasus Bank Century.

“Waktu dulu, Presiden SBY turun tangan dengan mencari jalan keluar karena kasus itu menjadi perhatian besar,” katanya. Amir yakin Jokowi akan melakukan hal serupa. Namun Amir mengingatkan Jokowi agar tidak mengintervensi proses hukum. “Turun tangan bukan mencampuri proses hukum.”

Amir juga meminta jajaran menteri tidak perlu melemparkan kritik terhadap KPK. Saat pemerintahan SBY, Amir mengatakan, para menteri justru membantu menyelesaikan masalah. “Waktu itu, tidak ada pengalaman seperti itu,” tutur Amir. “Semua rata-rata mencari solusi.”

Budi Gunawan ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi oleh KPK pada Selasa, 13 Januari 2015. Tak terima, mantan ajudan presiden kelima Megawati Soekarnoputri itu mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tim kuasa hukumnya juga melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Agung.***

Red: hasran
Sumber: tempo.co