Beranda blog Halaman 2453

Bupati Siak Ikuti Rapat di Istana Kepresidenan RI

Bupati Syamsuar saat memasuki Istana Merdeka
Bupati Syamsuar saat memasuki Istana Merdeka

Jakarta (SegmenNews.com)- Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi mengikuti rapat atau pertemuan bersama Presiden dan Wakil Presiden RI di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis 22 Januari 2015.

Rapat ini juga diikuti oleh seluruh Bupati/Walikota Seluruh Indonesia. Rapat hari ini difokuskan terhadap Bupati/Walikota se Sumatera.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mendapat kesempatan pertama dari kab/kota se Riau yang menyampaikan pembicaraan dihadapan Presiden. Kemudian diikuti oleh Bupati Kampar dan Bupati Bengkalis.***(rls)

20 Persen PNS Pekanbaru Langgar Aturan Bebas Asap Kendaraan

Azharisman Rozie
Azharisman Rozie

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sebanyak 20 persen PNS dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru masih melanggar aturan Pemko Pekanbaru yakni, Kamis bebas asap polusi kendaraan (KASI PAPA).

Azharisman Rozie Kaban BKD Pekanbaru kepada SegmenNews.com, Kamis (22/1/15) mengatakan, 20 persen PNS masih membandel tidak mematuhi himbauan Wako, 75 persennya sudah mentaati himbauan Wako tersebut dan 5 persen ada keperluan khusus.

Lanjut Rozie, masih banyaknya PNS tidak mengikuti himbauan Wako tersebut. Seharusnya PNS mengikuti perintah atasannya. Alasan PNS yang masih membawa kendaraan berfariasi perkasus, tergantung keperluan masing masing.

“Kalau pakai angkutan umum PNS takut terlambat kekantor atau mengahadiri rapat, tapi bukan semua PNS menhadiri rapat hanya sekitar 5 persen saja,” jelasnya.

Untuk itu Rozie berharap, TMP dapat berperan sebagai transportasi massal bagi PNS. Jadi waktu tunggu transmetro selama 15 – 20 menit itu dapat dikurangi, agar PNS nyaman dan tidak terlambat datang kekantor.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Kamis (15/1/15) kemarin satu unit motor dinas milik PNS Disdik Dahono (45) BM 2305 TP di curi di parkiran belakang kantor, dahono ingin mengurus kenaikan pangkat pegawai Disdik.

Karna ingin cepat kekantor walikota, kendaraan di parkir di belakang tidak sampai 15 menit motor miliknya sudah lesap di gondol maling.***(chir)

Ini Daftar Lima Kader PDIP Mencalon Sebagai Ketua DPD Riau

PDIPPekanbaru (SegmenNews.com)- Lima kader PDIP akan maju mencalonkan Ketua DPD Riau. Pemilihan ketua akan dilaksanakan pada Konferensi Daerah (Konferda) Maret mendatang.

Lima Bakal Calon (Balon) Ketua DPD yakni,  incumbent Ketua DPD Riau, Suryadi Khusaini, Anggota DPRD Riau, Makmun Solihin, Mantan Anggota DPRD Riau periode 2009-2014 Rusli Ahmad, Anggota DPRD Riau Kordias Pasaribu, dan Anggota DPRD Riau Zukri Misran.

Kordias Pasaribu mengaku optimis untuk menang menjadi Ketua DPD PDIP Riau periode 2014-2019. Dia sudah mancari dukungan kepada setiap DPC PDIP dan alhasil, DPC itu siap medukung dirinya memimpin banteng moncong putih lima tahun kedepan.

“Saya memang ikut mencalonkan diri menjadi Ketua DPD PDIP periode lima tahun kedepan. Saya optimis untuk menang memimpin partai berlogo moncong putih ini,” kata Kordias yang menjabat sebagai anggota Komisi A DPRD Riau, Rabu (21/1)

Sementara sebelumnya incumbent Ketua DPD PDIP Riau, Suryadi Khusaini juga mengklaim dapatkan dukungan mayoritas DPC PDIP se-Riau dalam pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Riau melalui Konferensi Daerah (Konferda) direncanakan akan dilakukan Maret mendatang.

“Mayoritas DPC inginkan saya maju menginginkan saya incumbent, tapi diserahkan kepada DPP,” kata Suryadi

Dikatakannya, saat ini penjaringan sudah mulai dilakukan tingkat kecamatan DPC seluruh Riau. Sementara dari nama yang terjaring akan dibawa ke DPP. Nanti DPP akan menetapkan tiga nama untuk mengikuti Konferda Maret mendatang.

Suryadi menjelaskan, beberapa kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk maju menjadi Ketua DPD  sdah pernah menjadi pengurus, dan memiliki track record yang bagus.”Untuk dukungan ada sebanyak 167 kecamatan,” pungkas Suryadi.***(lin)

Ketua DPRD Riau Kaget Annas Maamun Tersangka Suap APBD

Ketua DPRD Riau Suparman
Ketua DPRD Riau Suparman

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Selama ini Ketua DPRD Riau, Suparman menilai pengesahan APBD Riau sudah berjalan sesuai mekanisme di DPRD. Namun adanya kasus suap di APBD Riau membuat dirinya kaget apalagi tersangkanya adalah Gubernur Riau non aktif Annas Maamun.

“Saya baru dengar Pak Anas menjadi tersangka suap APBD. Padahal saat pembahasan dulu tidak ada pernah terdengar ada suap menyuap untuk pelicin APBD,” kata Suparman, baru-baru ini.

Jika memang ada yang melanggar hukum, maka tersangka harus siap menjalani proses hukum. Dengan catatan mengedepankan praduga tidak bersalah. Termasuk awak media juga harus cerdas menyikapi, supaya tidak menulis orang yang belum ditetapkan tersangka oleh penegak hukum.

“Saya juga ikut anggota Badan Anggaran (Banggar) yang membahas APBD 2015. Jadi jangan disangka orang yang ikut membahas menjadi tersangka pula,” ujar Suparman.

Suparman mengaku hanya pernah mendengar informasi ada suap APBD oleh mantan Anggota DPRD Komisi C dari Fraksi PAN, A Kirjauhari, sesaat sebelum pengesahan APBD 2015. Ia langsung menemui Kirjauhari untuk mempertanyakan isu tersebut.

Namun Kirjauhari mengaku uang yang dipegangnya bukan uang pelicin atau suap APBD. Tetapi uang yang dikumpulkan oleh beberapa orang untuk operasional proses perencanaan pembentukan Provinsi Riau Pesisir.

Kirjauhari saat itu memiliki niat untuk mengembalikan uang tersebut. Tetapi karena tidak diketahui dari mana sumber uangnya, maka uang tetap dipegangnya.

“Setelah ada informasi uang suap APBD beredar di basement gedung DPRD Riau, maka saya langsung menemui Kirjauhari yang kebetulan berjumpa di Bandara SSK II Pekanbaru. Namun karena jawabannya untuk persiapan pembentukan Provinsi Riau Pesisir, maka saya tidak mempertanyakan terlalu dalam, karena tidak ada kaitan dengan tugas dewan,” terang Suparman yang saat itu langsung berjalan menuju pesawat ditumpanginya.

Menanggapi ditetapkan Kirjauhari sebagai tersangka oleh KPK, anggota Komisi A DPRD Riau periode 2014-2019, Suhardiman Amby mengaku sudah pernah mendatangi anggota Banggar periode lama. Tujuannya untuk mengingatkan supaya APBD 2015 tidak disahkan. Sebab DPRD Riau baru beberapa minggu baru mengesahkan APBD Perubahan 2014.

Selain itu, proses pembahasan APBD 2015 hanya “Semalam suntuk”. Jadi bagaimana menghitung Silpa dan realisasi anggaran. Otomatis tidak akan sama dengan kenyataan Silpa diakhir tahun 2014 nanti.

“Saya sudah mendatangi anggota Banggar lama untuk mengingatkan jangan disahkan APBD 2015. Tapi entah ada desakkan atau apakah mereka sudah merasa menjalani mekanisme yang benar, maka pengesahan APBD masih tetap dilaksanakan,” kata Suhardiman.***(lin)

BPA Rohil Siapkan Program Pustaka di Kecamatan

pustakaBagansiapiapi(SegmenNews.com)- Badan Perpustakaan Arsip (BPA) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau menyiapkan program pustaka kecamatan tahun 2015. Program itu dalam rangka menumbuhkembangkan minat baca masyarakat.

“Untuk tahap awal, Kita baru akan melakukan sosialisasi dikecamatan, kepenghuluan dan desa, karena tahun 2014, lalu programnya baru sebatas wacana. Dan, insya allah tahun 2015, bisa berjalan,” ungkap Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Rohil, Tuti Rahayu belum lama ini.

Dikatakan, dalam tahapan programnya kegiatan pustaka kecamatan sendiri membutuhkan lahan baru dan atas izin pihak kecamatan serta kepenghuluan.

“Program ini bertahap tidak dapat sekaligus, kerena untuk bangunan pustaka barunya direncanakan tahun 2016, mendatang. Sekarang ini hanya sebatas sosialisasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Namu demikian, kata Tuti, pihaknya tidak mengurusi masalah pekerjaan fisik bangunan. BPA hanya sebatas menyediakan bantuan buku serta menyiapkan SDM nya.

“Untuk fisiknya Kita sudah usulkan didinas Cipta Karya, Kita hanya membantu menyediakan kebutuhan bahan pustaka bacaan supaya lengkap dan terpenuhi,” urainya.

Disamping program pustaka kecamatan, jelas Tuti, BPA juga fokus melakukan pembenahan sejumlah perpustakaan dikepenghuluan Serembang Jaya, Kecamatan Rimba Melintang.

Pustaka ini rencananya diikutsertakan dalam lomba pustaka unggulan tingkat nasional kedepanya. Bedanya dengan pustaka di Pekanbaru, sistim pengoperasinya sudah menggunakan jaringan online.

“Kalau untuk usulan pustaka unggulan diusulkan Seremban Jaya. Tetapi dibandingkan dengan pustaka di Pekanbaru memang Kita masih tertinggal jauh karena mereka sudah menggunakan sisitim jaringan elektronik,” imbuhnya.***(adv/hms)

Jemaah Masjid Annur dan BKMT Riau Kunjungi Masjid Islamic Center Rohul

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, Sekda Ir Damri bersama pengurus masjid dan beberapa pejabat Pemkab Rokan Hulu menaymbut kedatangan jemaah masjid agung Annur dan BKMT Riau
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, Sekda Ir Damri bersama pengurus masjid dan beberapa pejabat Pemkab Rokan Hulu menaymbut kedatangan jemaah masjid agung Annur dan BKMT Riau

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Jemaah Masjid Agung Annur Pekanbaru dan rombongan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau, Hj Roslaini mengunjungi Masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian, Rabu (21/1/15).

Kedatangan rombongan menggunakan 2 unit bus tersebut disambut langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi bersama pengurus masjid dan beberapa pejabat Pemkab Rokan Hulu. Alunan lagu Islam diiringi tabuhan rebana oleh group rebana yang dipimpin Camat Rambah, Arie Gunadi,S.STP mengiringi perjalanan rombongan menuju pintu gerbang Masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian.

Seluruh rombongan berdecak kagum dengan keindahan dan nuansa Islami disekeliling Masjid Agung Madani Islamic Center. Tak menyia-nyiakan kesempatan rombongan yang datang sekitar pukul 17:30 wib tersebut berfoto bersama.

Dikatakan Bupati, kunjungan dua rombongan tersebut merupakan ajang silaturahim. Sudah selayaknya mereka disambut hangat. Rombongan juga ingin mengetahui lebih jauh tentang kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Agung Madani Islamic Center.

Dilanjutkan Bupati lagi, usai shalat magrib bersama nanti, rombongan akan mengikuti wirid pengajian rutin bersama pegawai dan pejabat Pemkab Rohul dan ceramah.

Kegiatan direncanakan dilanjutkan dengan akan dilanjutkan dengan iktikaf, sahur untuk puasa Kamis, dan diakhiri Shalat Subuh berjemaah.

Selama di Pasirpangaraian, diakui Bupati Rohul, rombongan disiapkan jamuan dan tempat istirahat. Mereka akan ditempatkan di gedung tahfiz dan tahfizah, tepatnya di belakang Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpangaraian

Masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian (Foto: segmennews.com/)
Masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian (Foto: segmennews.com/)

Sementara itu, PW BKMT Riau, Roslaini mengaku selama ini mengetahui tentang keindahan Masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian dan segala kegiatan keagamaan yang dilakukan di Masjid, mulai dari iktikaf, shalat berjemaah, berbuka bersama dan kegiatan lainnya hanya dari media dan Bupati sendiri.

“Kami belum puas kalau belum melihat sendiri. Kami bersukur dan bahagia sudah bisa berkunjung kesini, dan atas keindahan rumah allah ini. Kita juga sangat senang dengan kegiatan iktikaf dan berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Masjid ini. Ditambah lagi kegiatannya ditayangkan selama 24 jam,” sampainya.***(adv/hum/ran)

UMK Pekanbaru Rp1.925.000, Perusahaan tak Patuh Segera laporkan

UMKPekanbaru (SegmenNews.com)- Penetapan upah minimum kota (UMK) Pekanbaru 2015 sebesar Rp 1.925 ribu. Sosialisasi tentang kenaikan upah dilakukan Dinas tenaga kerja kota Pekanbaru bagi perusahaan yang ada di Pekanbaru. Jika masih ada perusahaan tidak patuh karyawan dapat melaporkan perusahaannya di pos pengaduan Disnaker kota Pekanbaru Jalan Kavling.

Jhony Sarikoen Kadisnaker kota Pekanbaru, Rabu (21/1/15) kepada SegmenNews.com mengatakan, UMK 2015 Pekanbaru ditetapkan Rp 1.925 ribu, sosialisasi kenaikan upah minimum Pekanbaru sudah di berikan. Menurut Jhony, bagi perusahaan perusahan diharapkan mematuhi perda kota pekanbaru karna ini merupakan hak bagi pekerja untuk hidup layak.

“Bagi perusahaan yang keberatan dapat memberikan surat penangguhan ke Disnaker Pekanbaru, dan mengikuti mekanismenya nanti,” jelas Jhony.

Disnaker kota Pekanbaru juga sudah membuka pos pengaduan UMK bagi pekerja. Nantinya pekerja dapat melaporka perusahaannya bila memberikan upah dibawah dari UMK Pekanbaru. Agar pekerja di kota Pekanbaru mendapatkan haknya dan dapat memenuhi kebutuhan hidup lebih layak.***(Chir)

Dishut Kampar Beri Pembekalan di Batalyon 132

320 orang anggota Pasukan Batalyon 132 Bima Sakti Salo menerima pembekalan tentang kehutanan
320 anggota Pasukan Batalyon 132 Bima Sakti Salo menerima pembekalan tentang kehutanan

Bangkinang (SegmenNews.com)- Dinas Kehutanan Kampar berikan pembekalan kepada 320 orang anggota Pasukan Batalyon 132 Bima Sakti Salo pada Rabu tanggal (21/1/2015).

Di Markas Komando Batalyon Bima Sakti Salo, Kepala Bidang Penataan dan perlindungan hutan Dinas Kehutanan Kampar, Ir Darwin Saragih memaparkan pentingnya pengasan terhadap hutan yang juga termasuk salah satu tugas Tentara yang di amanatkan oleh Instruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2005 dan Instruksi Presiden RI Nomor 16 Tahun 2011.

Kemudian, Darwin menjelaskan pengertian hutan seperti kawasan hutan negara, hutan hak, hutanpProduksi, hutan lindung, hutan konservasi dan hutan suaka alam yang di atur dengan UU No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Jo UU No 18 Tahun 2013 tentang pencegahan perusakan kawasan hutan.

Pemaparan makalah yang di sampaikan Darwin ini di sambut hangat oleh peserta pelatihan dengan bertubi tubinya pertanyan dari peserta menimbulkan diskusi yang hangat, menandakan Tentara juga membutuhkan ilmu tentang kehutanan.

Komandan Batalyon 132 Bima Sakti Salo, via Pasi Tel, Letnan Satu Inf, M Manurung yang sempat dimintai penjelasannya oleh segmennews.com, menyampaikan bahwa, dilaksanakannya diklat kepada anggota pasukan Batalyon 132 salo ini bertujuan dalam rangka keberangkatan personil Batalyon ini menjaga perbatasan wilayah RI dengan Malaysia di kalimantan barat.

“Tentara itu bukan hanya untuk perang saja, contohnya keberangkatan kami ini, prajurit di bekali dengan ilmu pertanian, perikanan, peternakan dan Kehutanan. Nah disana nanti prajurit akan menyatu dengan masyarakat, sehingga mereka bisa melatih dan mengajari warga disana bercocok tanam,” ujar Manurung.

Ditegaskannya, pihaknya wajib menjaga kelestarian hutan dan harus mengetahui tentang undang-undagng kehutanan. Apalagi perbatasan banyak terjadi penyelundupan kayu dan praktek Ilegal Loging.***(Amy)

Rusunawa Pekanbaru Segera Dihuni, Biaya Sewa Mulai Rp250 ribu

Rusunawa
Rusunawa

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Proses pengerjaaan rumah susun sewa (Rusunawa) dari kementrian PU pusat sudah hampir selesai. Dalam waktu dekat sudah bisa ditempati masyarakat kota Pekanbaru.

Dadang Eko Purnomo, MT kepada SegmenNews.com Rabu (21/1/14) mengatakan, Rusunawa di Kelurahan Rejosari sudah masuk proses finishing, direncanakan dalam waktu dekat sudah bisa serah terima kepada masyarakat.

“Rusunawa di Kelurahan Rejosari tinggal proses finishing, jika sudah selesai langsung kita serah terimakan kepada masyarakat,” jelas Dadang

Sedangkan untuk Rusunawa Rumbai masih ada perbaikan dari Kementrian PU pusat.

Nantinya, penerima Rusunawa Rejosari diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan Rusunawa Rumbai diperuntukan bagi pengrajin rotan.

Sewa Rusunawa bervariasi tergantung lantai berapa yang ditempati. Lantai satu berkisar Rp 250 ribu dan lantai berikutnya semakin murah.***(Chir)

DKPP Rohil Diminta Adil Soal Pemindahan Pedagang

Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Terkait pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di jalan Tangko, jalan Pahlawan Ujung dan jalan Sotong ke Pasar Bintang Hilir. Para pedagang meminta pihak Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar (DKPP) Rokan Hilir berlaku adil dalam pemindahan pedagang.

Permintaan tersebut disampaikan pedagang saat melakukan pertemuan dengan pihak DKPP di Pospam Pasar Bintang, Rabu(21/1/15). Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Kadis DKPP Rohil,Ibus Kasri,ST didampingi oleh Sekretaris DKPP, Iwan Kurnia, Kakan satpol PP Abdul Hamid, Wakapolsek Bangko AKP.Dodi, Kasi Ops Satpol PP, Syafe’i dan Tim terpadu lainnya.

Menurut pedagang pemindahan pedagang hanya sebagian saja, sedangkan sebagian lagi masih ada yang berjualan di Pasar tangko menempati lapak yang ada di Pasar Datuk Rubiah.

“Ini tentunya tidak adil, sementara Pasar Bintang Hilir ini sangatlah sunyi dari pembeli,” keluh pedagang yang sudah menempati pasar Bintang.

Selain itu, pedagang tersebut meminta pihak DKPP segera menyelesaikan atap kios di pasar Bintang. Pasalnya, mereka mengeluhkan akan basah jika hujan turun dan kepanasan jika terik matahari.

Menanggapi hal itu, Kadis DKPP Rohil, Ibus Kasri,ST menjelaskan bahwa pedagang yang berjualan di jalan tangko tersebut berada dihalaman rumah pribadinya, dan hal ini tentunya tidak bisa kita lakukan penggusuran, pedagang itu adalah pedagang pakaian dan pedagang kaset. Namun jika pedagang sayuran tetap akan relokasi ke pasar Bintang Hilir.

Dilanjutkan, untuk pedagang yang masih berjualan di pasar Datuk Rubiah itu akan kita lakukan pendataan.

“Kita kan punya datanya, bagi pedagang yang tidak terdata maka akan kita relokasikan kepasar Bintang Hilir ini. Intinya para pedagang tetap tidak kita bolehkan berjualan dijalan tangko, jalan pahlawan ujung dan jalan sotong.

Kemudian mengenai fasilitas pasar Bintang, diakuinya secara bertahap akan dilakukan pembenahan. Para pedagang diminta bersabar.

“Pedagang kita minta bersabar, nanti fasilitas akan dibenahi. Pemkab Rohil tentunya akan memperhatikan pedagang dengan cara menyiapkan lapak dan berbagai fasilitas lainnya,” sampai Ibus.

Selanjutnya, Ibus juga berjanji akan menyediakan lapak bagi pedagang yang belum mendapatkannya.***(Chandra)