Beranda blog Halaman 2455

Warga Pujud Adukan PT.Torganda ke DPRD Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Masyarakat Desa Air Hitam Kecamatan Pujud Rohil yang tergabung kedalam koperasi sejahtera bersama mengadukan nansibnya ke DPRD Riau. Karena PT Torganda, selaku mitra kerja tidak membayarkan bagi hasil perkebunan sawit kepada pemilik Surat Keterangan Tanah (SKT) selama 2,5 tahun terakhir.

Selama ini, Anggota Koperasi Sejahtera Bersama sudah mengadu ke pejabat desa, kecamatan bahkan ke anggota DPRD Riau periode 2009-2014. Namun keluhannya itu belum ditanggapi. Namun mereka terus mengadu dengan harapan, haknya dapat diberikan oleh PT Torganda.

Ketua Kelompok Koperasi Sejahtera bersama menjelaskan, kebun kemitraan dijalin sejak tahun 2003 lalu. Untuk lahan seluas 1175 hektar atau 551 SKT disediakan oleh Koperasi Sejahtera Bersama, sementara pengelolaan kebun dikelola Koperasi Karya Perdana, sedangkan pendanaan PT Torganda.

Tahun 2008 lalu, kebun sudah mulai dipanen oleh PT Torganda. Bagi hasil yang dibayarkan Koperasi Karya Perdana kepada Koperasi Sejahtera Bersama sampai Rp 250 ribu per SKT. Namun sejak 2,5 tahun ini, bagi hasil terputus.

“Pembayaran bagi hasil PT Torganda melalui Koperasi Karya Perdana selaku pengelola kebun. Namun sejak 2,5 tahun ini, Koperasi Karya Perdana mengaku tidak ada menerima uang dari PT Torganda untuk membayarkan dana bagi hasil itu,” kata Raymon seusai melakukan pertemuan dengan Komisi A DPRD Riau, Senin (19/1).

Sebelumnya, pola pembagian hasil yakni 60 persen untuk PT Torganda dan 40 persen untuk penyedia lahan. Namun selama ini, penyedia lahan atau anggota Koperasi Sejahtera
Bersama, tidak pernah diberitahu, berapa hasil panen, harga jual dan pendapatan perbulan.

Tetapi, karena masyarakat penyedia lahan sepakat untuk mengadu ke DPRD Provinsi, maka PT Torganda melalui Koperasi Karya Perdana menawarkan akan membayar bagi hasil
sebesar Rp 100 ribu per SKT, namun ditolak. Sebab masyarakat sudah tahu, hasil panen kebun kemitraan itu sudah banyak. Seharusnya, PT Torganda dapat menjelaskan pendapatan secara transparan kepada masyarakat pemilik SKT. Sehingga perekonomian penyedia lahan dapat meningkat.

Sementara, sejak dulu sampai sekarang, masyarakat tetap menjalani kehidupan sebagai pencari ikan untuk menghidupi keluarga. Namun jika ada sumber pendapatan lain, mereka bisa membuka usaha yang lebih layak kedepan.

“Kebun kemitraan, bukan Koperasi Sejahtera Bersama saja. masyarakat penyedia lain sudah mendapatkan dana bagi hasil sebesar Rp 7 juta per SKT setiap bulan,” terang Raymon.

Anggota Komisi A DPRD Riau Lampita Pakpahan berjanji akan membantu mendapatkan masyarakat itu. Sebab, sebelumnya, ia sudah mengetahui permasalahan ini. Selain itu, pengelola Koperasi Karya Perdana adalah oknum anggota DPRD Kabupaten Rohul yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) Lampita sendiri.

Berdasarkan infromasi yang diterima Lampita sebelumnya, PT Torganda sudah membayarkan dana bagi hasil kepenyedia lahan. Meski tanggal tidak tetap, tetapi pembayaran rutin setiap bulan.

Namun kenapa tidak sampai, maka inilah yang akan ditelusuri oleh Anggota Komisi A, yang membidangi hukum dan pemerintahan. Dalam waktu dekat, dewan akan melakukan pemanggilan terhadap PT Torganda dan Koperasi Karya Perdana. Sehingga permasalahan ini cepat diselesaikan.

Namun sebelum pemanggilan, maka kami akan melakukan rapat internal komisi dulu. Untuk mengambil langkah dan strategi supaya hak masyarakat dapat diberikan oleh perusahaan bersangkutan.

“Lokasi Kebun Mitra ini adalah diwilayah Dapil saya. Maka saya pasti akan cepat menyelesaiakan permasalahannya,” kata Lampita dari Fraksi Gerindra. ***(her/lin)

Wawako Resmikan Gerai Ibu Kreatif di Tampan

wawakoPekanbaru (SegmenNews.com)- Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi,S.Si telah meresmikan gerai ibu-ibu Kreatif Kelompok Swadaya Masyarakat Kelurahan Tampan yang dibina oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat ( LKM ) Tampan Sejahtera di jalan sekolah RT 02 RW 05 Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru, Selasa ( 20/01 ).

Dalam acara ini dihadiri oleh anggota Dewan Perwakilan Rayat Daerah ( DPRD ) Kota Pekanbaru Drs.Nasrudin Nasution.MA yang merupakan wakil rakyat daerah pemilihan kecamatan payung sekaki, Kepala dinas kebersihan dan pertamanan kota pekanbaru, kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Camat Payung Sekaki dan jajarannya, Lurah Tampan dan jajarannya, Pengurus PNPM Mandiri Perkotaan Kota Pekanbaru, Ketua Lembaga Keswadayaan Masyarakat Tampan Sejahtera dan Ketua RW dan RT serta tokoh masyarakat setempat.

Wakil walikota pekanbaru Ayat Cahyadi,S.Si mengucapkan tahniah atas telah diresmikannya gerai Ibu-ibu Kreatif Kelompok Swadaya Masyarakat Kelurahan Tampan kecamatan payung sekaki yang diberi nama Gerai Kembang Setaman dan ini bisa terwujud karena perhatian pemerintah kota Pekanbaru melalui kecamatan payung sekaki dan diteruskan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat Tampan Sejahtera.

Dan setelah gerai ini terwujud maka tugas kita untuk mempromosikan dan kerjasama dengan mall serta pusat-pusat perbelanjaan untuk mendapatkan kios untuk menjualkan produk ibu-ibu ini.

Produk-produk yang dibuat ibu-ibu Kreatif Kelompok Swadaya Masyarakat Kelurahan Tampan ini banyak juga berbahan dari hasil daur ulang sampah, sehingga sampah-sampah yang ada di kota pekanbaru akan bernilai bisnis.

Dan dengan kegiatan ini juga dapat menunjang ekonomi masyarakat yang mau ikut menjadi ibu-ibu kreatif menuju masyarakat yang sejahterah dan membantu pemerintahan kota pekanbaru untuk bersih dari sampah menuju kota hijau atau green city yang merupakan program pemerintah kota pekanbaru sekarang. Dan wakil walikota pekanbaru juga meminta agar menanam bunga dan buah-buahan untuk bisa dijual di gerai ini.

Ibu-ibu Kreatif Kelompok Swadaya Masyarakat Kelurahan Tampan juga meminta kepada pemerintah kota pekanbaru untuk mendapatkan mesin tenun songket yang merupakan ciri khas melayu agar bisa menjadi buah tangan untuk pengunjung yang datang ke kota pekanbaru dengan harga yang relatif lebih murah.

Dalam acara ini wakil walikota juga memotong pita sebagai tanda diresminya gerai kembang setaman dan ikut mengajak masuk kepada para undangan untuk melihat hasil karya ibu-ibu dan membelinya.***(rls/chir)

5 Puskesmas 24 Jam Pekanbaru akan Olah Biaya Sendiri

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Untuk dapat melayani kesehatan masyarakat, Pemerintah kota (PEMKO) Pekanbaru mensiagakan 5 Puskesmas rawat inap selama 24 jam.

Walikota Pekanbaru H. Firdaus MT kepada SegmenNews.com Senin,(19/1/14) mengatakan, saat ini puskesmas rawat inap 24 jam sudah ada 5 yang sudah berjalan, dimana nantinya Pemko akan mempersiapkan sarana lebih baik.

“Puskemas rawat inap 24 jam sudah berjalan 5 puskesmas, biaya operasional akan di PNU kan,” jelas wako

Dimana dengan sistem PNU puskesmas dapat mengelola pendapatan untuk biaya operasional puskesmas selama 24 jam. Agar managemen, sarana prasarana dan tenaga medis dapat dibiayai sendiri oleh pendapatan puskesmas, Pemko juga akan memberi bantuan subsidi agar puskesmas rawat inap dapat melayani masyarakat.

Kedepan Wako berharap 20 puskesmas rawat inap 24 jam di Pekanbaru sudah berjalan dan mampu melayani kesehatan masyarakat dengan baik.***(Chir)

Tiang Reklame Sitaan Menumpuk di Rumah Wako Pekanbaru

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Tiang tiang reklame liar hasil penertiban Satpol-PP kota Pekanbaru selama tahun 2014 lalu masih menumpuk di samping rumah walikota jalan Ahmad Yani masih menunggu proses lelang.

Kaban Satpol PP kota Pekanbaru Zulfahmi adrian mengatakan, pihaknya masih menunggu proses lelang dari BPKAD kota pekanbaru, jadi untuk sementara dibiarkan begitu.

“Setelah 3 hari dari pemotongan tiang tiang tidak diambil, akan menjadi aset daerah,” jelasnya kepada SegmenNews.com beberapa hari lalu.

Bagi pemilik tiang reklame yang ingin mengambil kembali dapat mengurusnya ke dinas pendapatan daerah (DISPENDA) kota pekanbaru dengan membawa bukti bukti kepemilikan.***(Chir)

Mendagri Usulkan ke Presiden Pemberhentian Sekda Sumut yang Berstatus Terdakwa

Mendagri Tjahjo Kumolo
Mendagri Tjahjo Kumolo

Jakarta (SegmenNews.com) Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Utara Hasban Ritonga‎ dilantik dalam statusnya sebagai terdakwa melalui Keputusan Presiden No 214/M/2014 pertanggal 29 Desember 2014 dan menuai kritik.

“Kami akan usulkan kembali ke Presiden untuk mencabutnya, sekarang sedang dalam proses dikeluarkan Keppres baru,” jelas Mendagri Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/1/2014).

Tjahjo mengatakan, calon Sekda yang diusulkan oleh gubernur Sumut saat itu dinyatakan clean and clear sehingga keluar keputusan presiden yang memutuskan Hasba Ritonga dilantik sebagai Sekda Sumut.

“Baru muncul permasalahan (setelah Kepres keluar). Kami udah cek dan betul di pengadilan sudah ada nomor register,” ujarnya.

Hasban dilantik pada pada Rabu (14/1/2015). Gubernur Gatot Pudjo yang melantik mengatakan, dia hanya mengamankan kebijakan presiden, dan aspek hukum sudah dibicarakan dengan pejabat kementerian terkait.

Sumber : Detik.com
Red : Achir

Tiang Reklame Menumpuk Samping Rumah Dinas Wako Masih Menunggu Lelang

Zulfahmi Adrian (Kaban SATPOL PP Pekanbaru)
Zulfahmi Adrian (Kaban SATPOL PP Pekanbaru)

Pekanbaru (SegmenNews.com) Banyaknya tiang tiang reklame liar hasil penertiban Satpol PP kota Pekanbaru selama tahun 2014 lalu yang menumpuk di samping rumah walikota jalan Ahmad Yani masih menunggu proses lelang.

Kaban Satpol PP kota Pekanbaru Zulfahmi adrian mengatakan,  pihaknya masih menunggu proses lelang dari  BPKAD kota pekanbaru, jadi untuk sementara dibiarkan begitu.

“Setelah 3 hari dari pemotongan tiang tiang tidak diambil pemiliknya akan menjadi aset daerah dan akan di lakukan proses pelelangan,” jelasnya kepada SegmenNews.com beberapa hari lalu.

Bagi pemilik tiang reklame yang ingin mengambil kembali dapat mengurusnya ke dinas pendapatan daerah (DISPENDA) kota pekanbaru dengan membawa bukti bukti kepemilikan dan membayar adminitrasinya.***(Chir)

Puskesmas Rawat inap 24 jam, Gunakan Biaya Operasional Sendiri.

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com) Untuk dapat melayani kesehatan masyarakat, Pemerintah kota (PEMKO) Pekanbaru. Mensiagakan puskesmas rawat inap selama 24 jam untuk melayani kesehatan mayarakat.

Walikota Pekanbaru H. Firdaus MT kepada SegmenNews.com mengatakan, saat ini puskesmas rawat inap 24 jam sudah ada 5 yang sudah berjalan, dimana nantinya Pemko akan mempersiapkan sarana prasarana lebih baik untuk masyarakat kota Pekanbaru.

“Puskemas rawat inap 24 jam sudah berjalan 5 puskesmas, biaya operasional akan di PNU kan,” jelas wako

Dimana dengan sistem PNU puskesmas mengelola sendiri  pendapatan untuk biaya operasional puskesmas selama 24 jam. Agar managemen, sarana prasarana dan tenaga medis dapat dibiayai sendiri oleh pendapatan puskesmas, Pemko juga akan memberi bantuan subsidi kepada puskesmas rawat inap 24 jam di pekanbaru.

Kedepan Wako berharap 20 puskesmas rawat inap 24 jam di Pekanbaru sudah berjalan dan mampu melayani kesehatan masyarakat Pekanbaru dengan baik.***(Chir)

Bupati Suyatno Ingatkan Pegawai Tingkatkan Kinerja

Bupati Suyatno Ingatkan Pegawai Tingkatkan Kinerja
Bupati Suyatno Ingatkan Pegawai Tingkatkan Kinerja

Bagansiapaiapi(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir meminta semua pegawai di lingkungan Kabupaten Rokan Hilir meningkatkan kinerja dan disiplin. Hal tersebut sangat perlu dilakukan mengingat tugas dan kegiatan yang dilakukan ditahun 2015 ini dinilai cukup berat dan banyak.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Rohil H Suyatno kemarin di Bagansiapi-api.”Seiring dengan itu,pencapaian realisasi kegiatan tahun ini,harus lebih baik bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya,”kata Suyatno.

Untuk mencapai apa yang ditargetkan, tambah Suyatno, diperlukan keseriusan semua pegawai.”Kinerja dan disiplin merupakan dua unsur sangat penting mencapai apa yang ditargetkan,”kata Suyatno.

Seiring dengan itu, Bupati Rohil H Suyatno mengingatkan dalam waktu dekat semua kegiatan yang telah diagendakan ditahun anggaran 2015 bakal segera direalisasikan. Hal tersebut bakal ditandai dengan adanya kegiatan pelelangan sejumlah agenda kegiatan.

Sejumlah kegiatan yang telah diagendakan diantaranya bidang infrastruktur berupa jalan maupun jembatan serta pelayanan bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu menyangkut bidang pengentasan kemiskinan serta perekonomian masyarakat.

“Yang jelas, kegiatan yang telah diagendakan itu cukup banyak. Semuanya sudah diprioritaskan. Untuk merealisasikan sekali lagi perlu keseriusan dengan mengedepankan peningkatan kinerja dan disiplin,” kata Suyatno.***(adv/hums)

Kesederhanaan Mendiang Bob Sadino di Mata Ical

Aburizal Bakrie
Aburizal Bakrie

Jakarta (SegmenNews.com) Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya Aburizal “Ical” Bakrie ikut melayat kepergian pengusaha nasional Bob Sadino di rumah duka di kawasan Pondok Cabe, Cirendeu, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2015).

Setibanya di sana, Ical langsung bergegas memasuki rumah tersebut. Sekitar 20 menit berada di dalam, ia pun mau membuka suara. Ia mengaku sangat terkejut dengan kabar duka yang diterimanya sekitar pukul 19.00 tersebut.

Ical menilai, Bob adalah sosok yang sangat sederhana. Pasalnya, dengan pencapaiannya yang luar biasa, Bob masih menjadi pribadi yang sederhana seperti yang dulu. Ical bahkan mengaku terkesan dengan gaya pakaian almarhum yang apa adanya.

“Bob Sadino betul-betul seorang pengusaha yang sangat sederhana. Saya kenal beliau sudah puluhan tahun pada waktu itu. Ia tidak pernah merasa sombong dengan pencapaian-pencapaian yang dimilikinya,” tutur Ical.

Menurut dia, konsistensi Bob sebagai pengusaha dan kejeliaannya adalah nilai lebih yang dapat diteladani.

Bob yang memiliki nama lengkap Bambang Mustari Sadino Bin Sadino itu meninggal lantaran komplikasi penyakit. Bob meninggal pada usianya yang ke-81. Pria kelahiran Tanjung Karang, 9 Maret 1933 itu dikenal dengan gaya yang nyentrik karena seringkali hanya memakai celana pendek pada acara-acara formal sekalipun.

Sebelumnya, isu Bob meninggal pernah muncul pada November 2014 lalu. Namun saat itu, Bob hanya dipindahkan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas sakitnya. Ia pun meninggal pada Senin (19/1/2015) pukul 18.05 di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia meninggal lantaran komplikasi penyakit.**

Sumber : Kompas.com
Red : Achir

Ingin Cepat Hamil, Kaki Fitri Karlina Diinjak-injak Nini Carlina

Fitri CarlinaJakarta (SegmenNews.com) Pedangdut Fitri Karlina kini sedang dalam usaha untuk punya anak. Berbagai cara dilakukan Fitri, termasuk melakukan salah satu mitos yang dipercaya bisa membuatnya cepat hamil.

“Kalo main ke rumah mbak Nini (Carlina), kaki aku diinjek-injek biar hamil. Kan mitosnya gitu,” curhat Fitri kala ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (19/1/2015) malam.

Keluarga besarnya memang sudah tidak sabar untuk memiliki anggota keluarga baru hasil pernikahan Fitri dengan pilot Hendrawan Sumendap. Saat ini, pedangdut itu banyak berkonsultasi dengan sang kakak.

“Suka konsultasi ke mbak Nini karena dia sudah berhasil kan tuh punya dua baby. Aku banyak ngobrol juga gimana,” tambahnya.

Jarang bertemu dan sedikitnya quality time bersama suami jadi salah satu alasan Fitri masih belum dikaruniai anak. Namun ia sudah mempersiapkan semuanya jika nanti tiba-tiba mengandung.

“Aku pengen nabung dulu buat persiapan,” tutupnya.**

Sumber : Detik.com
Red : Achir