Beranda blog Halaman 2473

Pemko Pekanbaru Terima Bus Air Bantuan Pusat

Penanda tanganan serah terima Bus Air Senapelan dari pemerintah Prov. Riau kepada Pemerintah Kota Pekanbaru
Penanda tanganan serah terima Bus Air Senapelan dari pemerintah Prov. Riau kepada Pemerintah Kota Pekanbaru

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Serah terima Bus Air Senapelan dari pemerintah Pusat melaui Pemerintah Provinsi Riau kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, Selasa (30/12) di pelabuhan Sugai Duku Pekanbaru.

Bus Air senapelan ini di terima Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si melalui Pemerintah Provinsi Riau Plt. Gubernur Riau, Arsyad Djuliandi Rachman di dampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Adizar, SE.MM.

Bus Air ini adalah berupa sarana transportasi air muatan 50 orang penumpang  dari Kementerian Perhubungan Pusat berguna untuk megurangi beban masyarakat yang berada di daerah lintas sungai atau bagi masyarakat yang berada di pinggiran sungai dalam beraktifitas sehari-hari.

Pada acara ini hadir, unsur  MUSPIDA lingkup Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Perhubungan Kota, Kepala Satpol PP Kota,Kepala Dinas DKP,  Kepala Dinas Provinsi Perhubungan Provinsi Riau, Kepala  Satpol PP Provinsi Riau, Perwakilan BASARNAS, Perwakilan PELINDO.

Pada Pidatonya Wakil Walikota Pekanbaru mengatakan’  Bahwa bantuan  BUS AIR  dari Pemerintah Pusat  ini akan berguna  serta akan  dapat  mengurangi beban masyarakat dalam  menggunakan sarana transportasi air terutama bagi masyarakat Okura berada di pinggiran sungai siak, hal ini tentunya akan dapat  memberikan pelayanan kepada masyarakat  terutama masyarakat yang berada di pinggiran sungai sekarang pemerintah kota menerima 1 unit kapal dan mudah-mudahan kedepannya di tambah lagi, ‘ungkapnya

Dalam hal ini Wakil Walikota bersama Plt. Gubernur melaksanakan tepak tepung tawar tanda di resmikan Bus Air Senapelan ini, sekaligus penanda tanganan serah terima Bus Air melalui Pemerintah Provinsi Riau kepada  Pemerintah Kota Pekanbaru.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Pekanbaru beserta rombongan meresmikan bus air berangkat  dari pelabuhan sungai duku menuju Okura serta kembali lagi ke pelabuhan sungai duku.***(chir)

Jasa Raharja Santuni Istri Tukang Pikat Burung

santunan lagiPangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Suasana duka masih terlihat, ketika tenda masih berdiri dan kursi plastik tersusun di depan rumah Neli (31) istri dari Paiman (31) di desa Balam Merah, kecamatan Pangkalan Kuras, Selasa (30/12) siang lalu.

Setelah sehari sebelumnya dilakukan prosesi pemakaman Paiman yang sehari-hari bekerja tukang pikat burung tewas diseruduk sepeda motor Satria FU saat pulang ke rumahnya di  Jalan Lintas Bono, Km 12, desa Balam Merah, kecamatan Bunut, kabupaten Pelalawan, Minggu (28/12) sekitar pukul 22.00 WIB.

Untuk mengurangi bebas bagi istri dan satu orang anaknya yang masih balita ditinggal, PT Jasa Raharja unit Sorek, yang mendapatkan amanah memberikan santunan kepada korban kecelakaan, memberikan kemudahan dengan melakukan jemput bola mendatangi ahli waris.

“Demi mempermudah dan mempercepat prosesnya klaim asuransinya. Kita datang ke rumah keluarga, Karena mereka tidak sempat datang ke kantor mengurus masih berduka,” ujar Kepala Unit PT Jasa Raharja Sorek, Teguh Iman Saputra.

Hingga proses penyerahan disaksikan pihak keluarga diserahkan dibawah tendan depan rumah, berkas administrasi santuan diserahkan. Setelah dana santunan sebesar Rp25 juta telah ditransper melalui rekening istri korban selaku ahli waris tukang  pikat burung tewas ditabrak itu.

“Terima kasih atas bantuan Jasa Raharja, semoga ini dapat membantu biaya membesarkan anak ku,” ucap Neli saat menyerima santunan musibah kecelakaan yang menimpa suaminya tersebut.

Namun ditambahkan  Teguh, cepatnya proses pembayaran santunan kecelakaan dengan sistem jemput bola, tapi juga tidak terlepas dari kerjasama dan koordinasi yang baik dengan Unit Lakalantas Polres Pelalawan yang memberikan data dan informasi terhadap adanya kecelakaan yang terjadi khusunya di daerah Kecamatan Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung dan Ukui.***(fin)

Tokoh dan Polres Pelalawan Berikrar Bersatu Menuju Indonesia Tertib

ikrarPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Puluhan tokoh masyarakat, tokoh agama, TNI AD, organisasi pemuda, pelajar, perusahaan dan komunitas motor bersama jajaran Satlantas Polres Pelalawan, Forum LLAJ Pelalawan menyambut pergantian tahun 2015, berikrar untuk bersatu menuju Indonesia Tertib.

Acara ikras itu dilaksanakan di depan pos Lantas SMPN 1 Pangkalan Kerinci, Jalan Lintas Timur, kota Pangkalan Kerinci, Rabu (31/12) sore sekitar pukul 17.00 WIB  yang langsung di hadiri Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH, Kadisdik Pelalawan MD Rizal, serta perwakilan Fokur LLAJ kabupaten Pelalawan.

Maka seluruh peserta yang hadir saling berpegangan tangan untuk menyatakan ikrar dengan tema ”Menuju Indonesia Tertib, Bersatu keselamatan nomor satu”, hingga di akhir tahun 2014 seluruh perwakilan hadir, menyatakan tekad untuk taat dan mesosialisasikan pada seluruh masyarakat untuk tertib.

“Angka kecelakaan lalulintas di kabupaten Pelalawan cukup tinggi dimana tahun 2013 sebanyak 134 kasus. Namun hingga tahun 2014 ini meningkat menjadi 179 kasus. Untuk itu mari kita sama-sama bulatkan tekad untuk bersatu demi keselamatan di jadikan nomor satu untuk menuju indodenia tertib, khususnya di kabupaten Pelalawan,” ujar Kasat Lantas AKP Afrizal dalam sambutanya.

Lanjut Kasat Lantas, bahwa dari 134 kasus laka terjadi 2013, yang meinggal dunai sebanyak 55 orang, luka berat 83 orang, dan luka ringan 82 orang. Sedangkan tahun 2014 kecelakaan terjadi sebanyak 179 kasus, meninggal dunia 70 orang, luka berat 45 orang, dan luka ringan 120 kasus.

“Kasus kecelakaan ini yang kita catat. Belum lagi kasus yang terjadi tapi tidak di laporkan ke polisi. Oleh karena itu di tahun 2015 mari sama-sama menekan angka kecelakaan dan menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” ungkap Afrizal.

Sementara perwakilan tokoh masyarakat, H Umuar Dery, menyambut baik adanya ikras keselamatan itu, karena dirinya ikut perihatin meningkatkan kasus kecelakaan yang tidak jarang korbanya meninggal dunia. “Kita dari tokoh masyarakat dan agama mendukung untuk mensosialisasikan tertib lalulintas ini. Jadi kita berharap kedepan bisa dilaksanakan melalui acara keagamaan dan ke mesjid-mesjid,” ucapnya.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH, dalam sambutanya mengungkapkan bahwa peringkaset ketiga penyebab kematian di dunia akibat kecelakaan. Oleh karena itu diharapkan seluruh lapisan masyarakat selain waspada dan berhati-hati, juga memperhatikan safty kenderaanya.

“Kecelakaan terjadi diawali dari pelanggaran lalulintas. Agar terhindar dari musibah kecelakaan harus memperhatikan bagaiman tata cara berkenderaan dengan baik demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” kata Kapolres.

Oleh karena itu, ditambahkan Kapolres, bagi seluruh peserta yang telah hadir dalam ikras keselamatan lalulintas ini diharapkan dapat menularkan pelopor keselamatan pada lingkungan tempat tinggal dan masyarakat lainnya. Hingga angka kecelakaan lalulintas di tahun 2015 ini dapat di tekan semaksimal mungkin.***(fin)

Mahasiswi Pelalawan Diraba Saat Tidur

Tersangka cabul diapit polisi
Tersangka cabul diapit polisi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Raut wajah malu dan pucat tidak dapat disembunyikan oleh Rizal Saputra (27) ketika ditangkap polisi dalam kasus cabul alias meraba seorang mahasiswi berinisial Sa (20) di kampungnya desa Batang Kulim, kecamatan Pangkalan Kuras, kabupaten Pelalawan.

“Saya minta maaf, telah buat malu keluarga, seharusnya perbuatan tak pantas kulakukan, karena awal ingin mencuri tapi spontan saat melihat kemolekan tubuh korban yang tidur pakai baju daster nafsu tak tertahan lagi,” kata pria lajang yang mengaku jomblo ketika ditemui wartawan di Mapolsek.

Namun Rizal tidak menampik apabila korban tidak sadar, kemungkinan aksi pemerkosaan bakal terjadi. Setelah tangannya mulai meraba-raba tubuh gadis perparas cantik berkulit putih bersih terjaga dari tidur dan memergoki aksinya itu.

“Baju dan celana saya buka semua tanpa sadar, tapi baru mulai, dia (korban) sudah bangun dan langsung teriak minta tolong,” ungkap Rizal.

Karena ketakutan, Rizal tidak sempat mengambil pakaian, apalagi memakainya kembali. Hingga dirinya harus kabur hanya mengenakan celana dalam. “Saya langsung kabur lewat pintu belakang, dan sembunyi di semak-semak. Tanpa memikirkan baju dan celana yang tertinggal, karena takut kalau ketahuan nanti dimassa orang,” ujarnya.

Walau selamat dari amuk massa, tapi Rizal harus berurusan dengan polisi, setelah aksi nekatnya di laporkan oleh korban didampingi orang tuanya ke Polsek Pangkalan Kuras, Minggu (28/12) pagi dan kemudian berhasil ditangkap oleh tim Opsnal dibawa pimpinan Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras Ipda Irwanto Tanjung SH.

Kini penyesalan mendalam dirasakan oleh  Rizal, setelah dirinya mulai merasakan lembabnya ruang tahanan Mapolsek Pangkalan Kuras, menunggu proses pemberkasan sebelum di limpahka ke jaksa, untuk di lanjutkan ke Pengadilan dengan di jerat pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

“Saya berharap hukuman nanti dapat di kurangi. Ini terjadi karena kesilapan saya yang tak mampu mengendalikan nafsu,” pintanya dengan mata berkaca-kaca.***(fin)

Puluhan Personil Polres Pelalawan Nyebur ke Kolam

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Sebanyak 68 personil Polres Pelalawan naik pangkat, di akhir tahun 2014 usai mengelar upacara, Rabu (31/12) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, ramai-ramai nyebur ke kolam belakang Mapolres Pelalawan.

Hingga satu persatu personil mulai pangkat bintara hingga perwira ikut nyebur ke kolam susu, dengan berpakaian lengkap. Setelah mendapat komando langsung dari Kasat Reskrim AKP James IR Rajagukguk SIK.

Sementara upacara kenaikan pangkat langsung dipimpin Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH di halaman Mapolres Pelalawan, dengan dihadiri seluruh perwira dan Kapolsek, serta ibu-ibu Bhayangkara di jajaran Polres Pelalawan.

“Dengan kenaikan pangkat diharapkan personil dapat lebih termotipasi dalam menjalankan tugas selaku pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat,” ungkap Kapolres.

Terpisah Paur Humas Polres Pelalawan Ipda Edy Haryanto personil yang naik pangkat dari Iptu ke AKP sebanyak dua personil yakni AKP Sahardi SH yang kini menjabat Kanit Shabara Polsek Pangkalan Kerinci dan AKP MY Lubis selaku Kanit Lantas Polsek Pangkalan Kuras. Selanjutnya dari Ipda ke Iptu sebanyak 12 personil.

Kemudian, dari Aipda ke Aiptu sebanyak empat personil, dari Bripka ke Aipda sebanyak lima personil, Brigadir ke Bripka sebanyak tujuh personil, dan Brupka ke Brigadir sebanyak 35 personil serta Bripda ke Briptu sebanyak tiga personil.***(fin)

Pertamina Lirik Meriahkan Tahun Baru

Pesta kembang api Pertamina dimalam pergantian tahun baru 2015
Pesta kembang api Pertamina dimalam pergantian tahun baru 2015

SegmeNews.com– Ribuan masyarakat di Kabupaten Inhu memadati Kawasan CSR Pertamina Terpadu-Wisata alam guna merayakan malam keakraban dan tahun baru. Acara dimulai jam 21.00 wib.

Walaupun awalnya suasanan gerimis, namun tidak ribuan masyarakat tetap memadati acara tersebut guna menyaksikan panorama wisata alam lirik di malam hari, hiburan music dan pesta kembang api.

Ketua Forum Kepala Desa Se-kecamatan lirik, Wagiono didamping Kepala Desa dan lainnya mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh Pertamina Lirik ini merupakan suatu yang sangat baru semenjak Pertamina Lirik ada di  Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu Provinsi Riau.

“Kami sudah berdiskusi dengan Pertamina Lirik untuk menjadikan Kawasan CSR Pertamina Terpadu-Wisata Alam Lirik dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia sehingga ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujar Wagiono.

Kapolsek Lirik, Ajun Komisaris Polisi Usman menjelaskan bahwa dengan semakin meningkatnya ekonomi masyarakat di Kecamatan Lirik, maka tingkat criminal juga akan menurun dan kepolisian akan selalu mendukung seluruh kegiatan CSR Pertamina EP Lirik guna meningkatkan ekonomi masyarakat.

Lirik Legal & Relation PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik, Field mengungkapkan bahwa Kawasan CSR Pertamina Terpadu-wisata Alam lirik ini terletak sangat strategis yaitu di Jalan Lintas Timur Sumateradan  dikembangkan terus dan fasilitasnya dibuat secara bertahap sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmatinya.

“Alhamdulillah ekonomi masyarakat secara bertahap meningkat dan tingkat pengangguran secara bertahap akan dikurangi di Kec. Lirik. Mohon doanya agar tahun 2015 produksi Minyak menigkat terus dan kami mendapatkan Proper Emas tahun 2015,” pungkas field.***(rinto)

Riau Peringkat 4 Kasus Narkoba Nasional

Siak (SegmenNews.com)- Wakil Bupati Siak, H Alfedri selaku Ketua umum BNK Kabupaten Siak menuturkan bahwa data tahun 2012 angka manusia yang tersangkut narkoba mencapai 300 juta orang. Pengguna merupakan usia produktif antara 15-24 tahu. Jumlah pengguna yang meninggal mencapai 200 juta.

Sedangkan Indonesia jumlah pengguna narkoba 3 juta tahun 2012. Tahun 2014 meningkat menjadi 4 juta pengguna. Jumlah orang yang meninggal 15 Ribu orang. Provinsi Riau, peringkat 4 dari 34 Provinsi, Siak peringkat 10 dari 14 Kabupaten/kota di Riau.

Tingginya akan pengguna narkoba menjadi penomena memperihatinkan akan menjerumuskan generasi muda bangsa kepada masa depan suram. Oleh karena itu, mengacu kepada UU No 35 tahun 2014 dan Inpres BNK Siak mendukung program pemerintah bebas narkoba tahun 2015.

Sepanjang tahun 2014 dalam rangka menekan peredaran narkoba ditengah masyarakat. Digelar kegiatan, Penyuluhan kepada pelajar 17 kali, Tokoh masyarakat 16 kali Membagikan buku saku Iklan baleho Mendukung operasi satgas. Melakukan test urin, bakti pramuka dan Lomba menulis surat kepada Bupati.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pembacaan dan pernyataan sikap dari unsur elemen masyarkat yang terdiri dari KNPI,  Karang Taruna, Pramuka, AMPI, Pemuda Pancasila, Forum Anak, dan IKPP. Selain itu Bupati menyerahkan piala kepada pemenang lomba menulis surat kepada Bupati Siak dengan tema Hidupku sehat dan berkarakter tanpa narkoba dan menulis Cerpen dengan tema Bahaya narkoba bagi remaja di Kabupaten Siak. Selain itu Bupati juga menyerahkan bantuan kepada sekolah swasta beruta tenda pramuka sebanyak 64 tenda, masing-masing sekolah menerima 2 unit tenda.

Dilain pihak Kapolres Siak Dedi Rahman Dayan mengatakan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah kabupaten Siak menunjukkan peningkatan hasil pengungkapan kasus dan tersangka serta barang bukti yang disita dari hasil kejahatan perederan gelap narkoba.

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir jajaranya telah melakukan upaya penindakan secara hukum terhadap pelaku-pelaku tindak pidana penyalah gunaan narkotika, yaitu pada tahun 2012 sampai dengan 2014 telah berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 135 kasus dengan rincian pada tahun 2012 39 kasus dengan jumlah tersangka 39 orang, tahun 2013 47 kasus dengan jumlah tersangka 68 orang dan 2014 49 kasus dengan jumlah tersangka 79 orang.

Terdapat beberapa permasalahan yang perlu mendapat perhatian kita bersama, terangnya. permasalahan pertama adalah permasalahan tentang pemulihan terhadap pengguna narkoba. Sampai saat ini pelayanan rehabilitasi medis maupun sosial di indonesia masih sangat terbatas, sementara jumlah pengguna narkoba yang mengalami ketergantungan sangat besar, mereka membutuhkan pertolongan.

“Kedepan kita memerlukan peningkatan pelayanan rehabilitasi yang tersebar diseluruh indonesia. Permasalahan kedua adalah permasalahan tentang peredaran gelap narkoba. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, telah diungkap kasus kejahatan narkoba dengan jumlah tersangka dan barang bukti yang cukup besar, namun hasil tersebut masih relatif kecil dibandingkan dengan jumlah narkoba ilegal yang beredar di masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, upaya penegakan hukum harus lebih diintensifkan dan diintegrasikan dengan upaya pemulihan dan pencegahan. hal ini untuk memetakan siapa pelaku kejahatan narkoba yang perlu direhabilitasi, siapa yang perlu dipenjara, serta siapa pula yang perlu dipenjara dan direhabilitasi sekaligus. Hal ini sesungguhnya selaras dengan tujuan Undang – Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika yang secara eksplisit tercantum dalam pasal 4.

Permasalahan berikutnya adalah permasalahan stigma negatif atau pandangan negatif masyarakat terhadap pengguna narkoba, mereka dianggap sebagai penjahat, bahkan apabila kambuh kembali mereka dianggap sebagai residivis, mereka dikucilkan oleh lingkungannya bahkan keluarganya sendiri. mereka seharusnya diselamatkan dan dibimbing agar pulih dan mempunyai masa depan yang lebih baik serta dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Dirinya berharap pernyataan dan pembacaan sikap dari seluruh elemen masyarakat yang dilaksanakan tadi hendaknya tidak sekedar ucapan atau seremonial saja, ia mengajak seluruh masyarakat kabupaten Siak untuk peduli dan menyelematkan generasi muda harapan bangsa untuk sama-sama melakukan pencegahan terhadap penyalah gunaan narkoba.

Acara tersebut dihadiri oleh Forkompinda Siak, Anggota DPRD Siak Dapil Tualang, sejumlah Pimpinan SKPD lingkungan pemda Siak, Pengurus BNK Siak, penggiat gerakan anti narkoba, Organisasi masyarakat, LSM, Pengurus Kwarcab gerakan pramuka Siak, Camat Tualang, Lurah, Kepala Desa, Ketua RW dan RT serta penggiat dan pengurus pramuka Siak.***(rinto)

Bupati Siak: Tekan Angka Pengguna Narkoba dengan Rehabilitasi

Drs. H. Syamsuar, M.Si
Drs. H. Syamsuar, M.Si

Siak (SegmenNews.com)- ”Drug Use Dosorder Are Preventable And Treatable, yang artinya penggunaan narkoba dapat dicegah dan merehalibitasi penggunanya. Dengan itu, maka angka pengguna narkoba akan berkurang.

Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si pada malam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2014 dihalaman kantor camat Tualang, Selasa (30/12/14).

Tema tersebut lanjutnya, mengandung makna bahwa pengguna narkoba adalah orang orang yang berada dalam kategori orang yang sakit, sehingga mereka membutuhkan peran kita semua untuk dapat berhenti dari kebiasaan buruk mengkonsumsi narkoba.

“Kita semua berharap, untuk dapat menyelamatkan kehidupan para pengguna narkoba. Angka penyalahguna narkoba dapat kita cegah pertumbuhannya agar jumlahnya tidak bertambah, melalui proses rehalibitasi agar pulih, sehingga permintaan Narkoba terus menurun,” ujarnya.

Selain itu melalui upaya lain untuk mengintegrasikan pendidikan kedalam upaya penanggulangan penyelahgunaan Narkoba, diharapkan akan dapat berdampak pada penyelesaian akhir masalah narkoba di Indonesia.

”Saat ini kasus penyelahgunaaan narkoba telah  menyerang anak-anak kita para generasi muda,” katanya. Hal ini tentu semakin menyadarkan kita bahwa saat ini tidak ada satupun jaminan bagi individu baik tua maupun muda, keluarga, kelompok, suku, umat agama, dan bangsa, serta kaya atau miskin, yang imun terhadap penyalahgunaan Narkoba.

Perlu diingat, kta Bupati, bahwa Kejahatan narkoba merupakan kejahatan yang bersifat lintas negara, kejahatan teroganisir, dan kejahatan serius yang menimpa siapa saja atau segenap lapisan masyarakat, menimbulkan kerugian yang sangat besar baik dari segi kesehatan, sosial ekonomi, serta  kamtibmas yang dapat mengakibatkan hilangnya suatu generasi bangsa dimasa depan.

Ditinjau dari efisiensi penggunaan anggaran negara, berbagai permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba juga menimbulkan biaya sosial dan ekonomi yang sangat tinggi serta menguras sumber-sumber anggaran dan keuangan negara. Anggaran negara yang sejatinya dapat dipergunakan untuk membiayai belanja pembangunan bidang kesehatan, pendidikan, serta pemberantasan kemiskinan dan pengangguran, akan terkuras untuk membiayai penanggulangan berbagai kasus penyalahgunaan narkoba.

Oleh karena itulah kita harus bersepakat untuk dapat menyikapi permasalahan narkoba sebagai suatu bahaya besar bagi kita semua, sehingga diharapkan kita semua dapat berperan aktif dalam mengatasi permasalahan ini. Mencegah dan memberantas Narkoba, bukan hanya tanggung jawab pihak-pihak terkait, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua, selaku Masyarakat di Negara ini. Sebab penanggulangan narkoba memerlukan pendekatan yang komprehensif, multi disiplin, serta keterpaduan sektor pemerintah, komitmen kuat semua pihak, serta seluruh peran masyarakat, pemuda, remaja khususnya pelajar selaku generasi  yang merupakan harapan bangsa dan negara ini dimasa depan.

Pencegahan, pemberantasan, serta penyalahgunaan peredaran narkoba haruslah dimulai dari lingkungan yang terdekat, baik lingkungan Keluarga maupun lingkungan Masyarakat. Perlu saya tekankan bahwa peran pemuda sangat penting dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Mencegah dan memberantas narkoba, bukan hanya tanggung jawab pihak-pihak terkait, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua, selaku masyarakat  yang taat hukum di negeri ini.

Dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011, Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional di Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Tahun 2011–2015 menuju Indonesia Negeri Bebas Narkoba, dimana substansinya mendorong seluruh Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Gubernur, Bupati, Walikota, dan dunia usaha serta masyarakat luas untuk dapat melakukan upaya pencegahan, rehabilitasi pecandu narkotika, serta membantu pemberantasan produsen dan peredaran gelap narkotika.

Pemerintah Kabupaten Siak melalui Badan Narkotika Kabupaten siak bersama instansi terkait, akan terus berusaha melakukan upaya – upaya  untuk mengantisipasi bahaya narkoba dengan melakukan berbagai program – program pencegahan dan pemberantasan, melalui kerjasama dengan berbagai pihak terutama penegak hukum  dan pihak-pihak lain yang terkait dengan permasalahan narkoba ini.

Untuk itu melalui kesempatan ini, saya ingin mengajak kepada kita semua untuk dapat menyamakan persepsi dan pemahaman atas beberapa poin penting yang menjadi perhatian bersama.

Pertama, bersama-sama meningkatkan upaya pencegahan, pengawasan bagi pecandu narkoba khususnya dilingkungan keluarga, dalam rangka menyelamatkan anggota keluarga kita dari bahaya narkoba. Apabila ada anggota keluarga yang terindikasi  narkoba , segeralah laporkan pada pihak terkait, guna mendapatkan proses pemulihan dengan jalan rehalibitasi sesuai anjuran pemerintah Melalui UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Kedua,  Menyangkut peran dan kontribusi kita selaku masyarakat, marilah kita bangun gerakan untuk mewujudkan hidup sehat tanpa narkoba. Langka ini dapat kita lakukan bersama-sama dengan memulai dari membangun budaya saling asah, asih, dalam keluarga, karena dari situlah awal dari dimensi pencegahan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Ketiga, Mengenai peredaran gelap narkoba, terhadap pengedar dan jaringan narkoba, mari kita bekerjasama membantu aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai peredaran narkoba khususnya diwilayah Kabupaten Siak yang kita cintai ini.***(rinto)

Bupati Siak Tanam Pohon Kurma

1(1)Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menanam Bibit pohon kurma usai membuka Jambore Perkemahan Pemuda Remaja Masjid Se Kabupaten Siak di Halaman Islamic Center Siak. 31 Desember 2014

Pemkab Rohil Bakal Tambah Personil Satpol-PP

Pemkab Rohil Bakal Tambah Personil Satpol-PP
Pemkab Rohil Bakal Tambah Personil Satpol-PP

Rokan Hilir(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berencana menambah personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk kecamatan. Penambahan personil tersebut untuk menegakkan Perda.

“Kita minta Satpol PP segera mengirimkan personilnya sebanyak satu regu di tiap-tiap kecamatan. Supaya pemerintah kecamatan bisa menegakkan Perda,” kata Asisten Bidang Pemerintahan Setda Rohil, Wan Rusli Syarif, Kamis (1/1/15).

Dikatakannya, penempatan personil di kecamatan sudah seharusnya dilakukan, mengingat banyaknya kerja pihak kecamatan dalam menertibkan berbagai Perda. Personil nantinya harus mampu membantu tugas pihak kecamatan dalam hal pengamanan.

Kepala Satpol PP Rohi Abdul Hamid, mengatakan pihaknya siap menempatkan personil jika pihak kecamatan membutuhkan, namun tidak semua kecamatan dilakukan penempatan personil mengingat jumlah personil terbatas.

“Yang layak penempatan personil Satpol PP itu seperti Kecamatan Bagan Sinembah dan Pasir Limau Kapas karena dua kecamatan itu telah berkembang dan membutuhkan pengamanan yang kuat. Kalau kecamatan lainnya saya rasa tidak perlu dilakukan penempatan personil,” jelasnya.***(advertorial/karyadi)