Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Rohul Creative Carnaval (RCC) rencana akan digelar tahun depan, termasuk peluang daerah untuk promosi potensi daerah, baik Sumber Daya Alam (SDA), budaya, usaha kretaif, pariwisata dan lainnya, jika ada masyarakat tidak mengerti, supaya menanyakan langsung pada panitia pelaksana.
Hal ini disampaikan Bupati Rokan Hulu Achmad, dalam kegiatan itu akan diundang seluruh perwalkilan 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau, kemudian provinsi yang dinilai punya potensi daerah bisa dikembangkan di Rokan Hulu, termasuk juga undangan nanti akan datang dari Negara-negara tetangga.
“Jadi nanti akan terjadi tukar informasi dari tamu-tamu yang datang dengan adanya kegiatan itu, tentu akan memberi efek bagi usaha kecil di Rokan Hulu, inilah saat kita memberikan kesempatan bagi pengusaha-pengusaha kreatif atau pedagang kecil didaerah kita untuk mencari nafkah, karena akan banyak orang yang datang,” papar Bupati Rohul Achmad, Jumat (26/12/2014).
Diterangkannya, kegiatan ini dilaksanakan satu kali dalam lima tahun, RCC ini bertujuan supaya potensi daerah itu bisa tumbuh dan berkembang. “Jadi tidak hanya buat stan begitu saja, efeknya terhadap pedagang kecil nanti sangat bermanfaat,” sebutnya.
Saat ditanya masih segilintir orang tertentu mengkritik kegiatan RCC tersebut, Achmad menjawab, jika tidak mengerti dan tidak faham silahkan tanya. “Berilah kesempatan masyarakat untuk mengembangkan usahanya,” ujar Achmad.***(adv/hms)
Jakarta (SegmenNews.com)- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mendukung penuh upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menyelamatkan sumber daya alam laut Indonesia.
“Saya pikir untuk sementara itu, KPK memberi dukungan kuat KKP melakukan langkah kongkret,” ujar Abraham dalam jumpa pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2014).
Hal itu disampaikan Abraham setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membahas permasalahan kelautan Indonesia.
Menurut Abraham, pihak terkait seperti TNI dan Kepolisian harus memberi dukungan penuh kepada KKP dalam upaya menyelamatkan laut dan perikanan.
“Utamanya yang berkaitan dengan belakangan ini, ada konsentrasi KKP untuk mengeksekusi, kapal-kapal asing ilegal,” jelasnya.
Abraham mengimbau kepada pihak-pihak terkait untuk memberi dukungan yang kuat agar sumber daya laut nasional terselamatkan.
“Dan yang terpenting haruslah dijauhi hal-hal yang sifatnya sangat birokratis dan berbelit-belit. Di lapangan harus segera lakukan tindakan kongkret,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengakui dirinya memiliki keterbatasan dalam hal usia dan stamina untuk mengimplementasikan semua program tersebut.
“Jadi, ya harus dibantu oleh semua terutama media dan KPK, karena ini luar biasa yang hilang,” tandasnya.***
Jakarta (SegmenNews.com)- Indonesia sampai saat ini masih sulit untuk mencapai swasembada pangan. Hal tersebut lantaran banyaknya perang komoditas di lahan yang terbatas.
Pengamat pertanian, Khudori, mengatakan bahwa terdapat 18 komoditas nasional yang terus digenjot produktivitasnya oleh pemerintah.
“Faktor paling besar adalah lahan, kita hanya segitu-gitu saja dan itu diperebutkan oleh komoditas, ada 18 komoditas yang bertarung di lahan yang sama,” kata Khudori ketika dihubungi Okezone, Jakarta, Rabu (24/12/2014).
Khudori menyarankan, pemerintah harus lebih peka lagi terhadap upaya-upaya pencapaian swasembada pangan itu sendiri. Sebab, kemampuan pemerintah dalam membuka lahan baru di Indonesia untuk saat ini sangat terbatas.
Selain itu, komoditas-komoditas Indonesia yang banyak itu pula menjadikan produktifitas Indonesia menjadi kalah bersaing dengan komoditas yang berasal dari negara lain.
“Dibandingkan dengan eksportir lain, kita masih kalah, kalau padi masih bagus lah, Untuk tebu jagung, kedelai, sawit, kopi kita kalah jauh,” ungkapnya.
Selain itu, mengenai infrastruktur seperti irigasi juga menyebabkan Indonesia sulit capai swasembada pangan.
“Irigasi yang menjamin ketersediaan air, apakah pada saat kemarau maupun hujan, Kalau hujan petani tetap bisa tanam, tapi kan yang terjadi kan dua duanya menjadi masalah,” tukas dia.*** Red: hasran Sumber: okezone.com
Kampar (SegmenNews.com)- Anggota DPRD Kampar dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ramadhan akan dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kampar periode 2014-2019.
“Ya, direncanakan tanggal 31 Desember ini akan dilantik,” ujar Kepala Bagian Humas DPRD Kampar Amri Yudo, Rabu (24/12/14).
Seperti biasanya, pelantikan unsur pimpinan DPRD Kampar akan dihadiri pejabat dari Pemprov Riau, Bupati Kampar, forum komunikasi pimpinan daerah, kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kampar, pimpinan partai politik, organisasi dan undangan lainnya.
Sementara itu, Ramadhan yang dikonfirmasi juga mengakui sudha menerima SK dari Gubernur. “Ya pak, SK dari Gubernur telah saya terima, ada di rumah sekarang SK nya,” ujar Ramadhan.
Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu kursi Wakil Ketua DPRD Kampar belum ikut dilantik pada pimpinan DPRD Kampar pada Kamis (30/10/2014) lalu. Saat itu Sekretaris DPRD Kampar Ramlah dalam rapat paripurna tersebut menyampaikan bahwa penundaan pelantikan ini karena Zulpan Azmi yang telah ditunjuk DPP PAN tak bisa hadir pada pelantikan karena sakit.
Namun beberapa hari berikutnya, ternyata Zulpan Azmi yang mendapat mandat dari DPP PAN ditolak oleh sebagian besar kalangan pengurus DPD PAN Kampar, pengurus DPC dari beberapa kecamatan dan kader-kader PAN di Kampar karena menilai Zulpan Azmi sebagai kader baru di PAN belum layak menempati posisi itu.
Sebagian mereka menginginkan H Sahidin duduk di salah satu kursi wakil ketua DPRD Kampar yang merupakan jatah untuk partai berlambang matahari terbit itu.
Menyikapi persoalan dan konflik itu, akhirnya DPP PAN Kampar mengambil langkah konsolidasi. Pengurus DPD PAN Kampar dan pengurus DPW PAN Riau, dikumpulkan di Jakarta dan persoalan itu diambil alih oleh DPP. Akhirnya DPP PAN mengambil jalan tengah menunjuk Ramadhan sebagai Wakil Ketua DPRD dari PAN.***(ali)
Drs. H. Alfedri, M.Si menyerahkan zakat dari BAZNAZ Siak
Siak (SegmenNews.com)- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak pada Selasa (23/12/14) telah melakukan penyaluran zakat tahap III 2014 kepada 117 orang mustahik yang ada di Kecamatan Kerinci kanan ditempatkan di Masjid Darul Ulum Desa Bukit Agung.
Pendistribusian yang dilakukan ini terbagi kepada dua kategori penerima zakat yakni, penerima zakat pola konsumtif 102 orang (Rp.550,000/orang= Rp.56,100,000) dan penerima zakat pola usaha produktif 15 orang (Rp.140,200,000) total zakat yang disalurkan Rp.196,300,000 + dana amil Rp.7,369,600= Rp.203,669,600 (Dua ratus tiga juta enam ratus enam puluh sembilan ribu enam ratus rupiah).
Dalam pendistribusian kali ini, rombongan dipimpin oleh Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Siak Drs. H. Alfedri, M.Si bersama Ahmad Hilal, S.Pd.I dan Resman Junaidi, SHI sebagai pendamping serta penceramah dari kabupaten Ustadz H. Muhyaruddin Matondang, S.Ag.
Rombongan ini disambut oleh Camat Kecamatan Kerinci Kanan, Ketua BAZ Kecamatan Keinci Kanan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Kerinci Kanan, Koperasi Unit Desa yang ada di Kecamatan Kerinci Kanan beserta masyarakat yang berjumlah sekitar 200-an orang.
Dalam sambutannya, Alfedri selaku Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Siak menyampaikan laporan perihal peningkatan zakat yang ada di Kabupaten Siak secara keseluruhan. Oleh sebab itu, walau bagaimanapun potensi zakat yang ada di Kecamatan Kerinci Kanan harus terus ditingkatkan.
Karena melihat potensi yang ada seharusnya zakat yang terkumpul lebih banyak dari yang ada saat ini dimana secara angka pengumpulan zakat untuk tahap III 2014 ini, Kecamatan Kerinci Kanan berada di posisi ke 7 dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Siak, untuk itu Alfedri memesankan agar para warga meningkatkan kesadarannya tentang kewajiban mengeluarkan zakat dan kesadaran itu mesti dimulai dari sholat berjema’ah ke masjid.
Dalam rangka merealisasikan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Siak di atas, Ketua BAZ Kecamatan Kerinci Kanan, Miftah Rosyad mengundang seluruh kepala desa dan pengurus KUD se-Kecamatan Kerinci Kanan untuk kemudian diarahkan agar bagaimana potensi zakat yang ada dapat terkumpul semaksimal mungkin. Oleh sebab itu, Miftah mengarahkan agar KUD dapat melakukan pemotongan zakat seperti untuk usaha perkebunan sawit dan lainnya.
Sebagai pencerahan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, Ustadz Muhyaruddin dalam ceramahnya menyampaikan tentang kewajiban berzakat, faedah zakat sampai kepada ancaman yang telah Allah siapkan bagi mereka yang menahan zakat. Selain hal tersebut, Muhyaruddin kembali mengingatkan kepada masyarakat agar membayar zakat di daerah tempat ia mencari nafkah karena zakat yang dikumpulkan di Kecamatan Kerinci Kanan akan dikembalikan juga kepada penduduk setempat yang dhu’afa. Terakhir, sebagai penutup Muhyaruddin menyampaikan bahwa hendaklah umat Islam dalam memilih pemimpin harus yang se-aqidah (Islam) karena masalah zakat harus dikelola oleh kepemimpinan yang berasal dari Islam.***(rls)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Terkait adanya hari libur Natal dan tahun baru. Kegiatan perbankan di Riau ikut terpengaruh dalam beberapa hari. Hal ini dikatakan oleh Mahdi Muhammad Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau.
“Kita akui memang ada berpengaruh dalam beberapa hari, terutama tanggal 25 hingga 26 Desember yang merupakan libur Natal, pada dua hari ini semua transaski libur,” ujarnya, Rabu (24/12/2014).
Sementara untuk tanggal 29 hingga 30 Desember 2014 lanjut Mahdi, bank akan beroperasi penuh, dan seluruh kegiatan perbankan berjalan normal seperti biasanya.
“Sedangkan untuk Tanggal 31 Desember beberapa transaksi akan ditiadakan seperti transaksi kliring,”jelasnya.
Namun pada tanggal 31 Desember BI hanya tutup untuk umum saja. Sementara pegawai bank akan tetap masuk dan tetap melayani transaksi khususnya transaksi RTJS (Real Time Gross Settlement).
Semantara itu tanggal 2 Januri 2015 seluruh bank sudah kembali buka seperti biasanya. “Dan kebijakan ini berlaku untuk semua perbankkan,” sebutnya.
Melihat banyaknya hari libur Bank Indonesia telah mengintruksikan kepada seluruh Bank yang ada untuk mempersiapkan jumlah uang untuk nasabah.
“Kita sudah berkomunikasi kepada perbankan untuk menyiapkan jumlah uang yang cukup untuk keperluan nasabahnya. Baik itu transaksi untuk ATM maupun transaksi lainnya,” pungkasnya.***(btp.c)
Polisi saat merazian kegiatan PETI di Sungai Kuantan belum lama ini (foto: kuansing terkini)
Teluk Kuantan (SegmenNews.com)- Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) diperkirakan sebanyak 5.000 kapal dompeng.
Dari informasi yang dihimpung, satu unit kapal dompeng menghasilkan minimal 5 gram emas setiap harinya. Jika kapal dompeng itu beroperasi sebayak 5.000 unit tentu saja akan menghasilkan emas sebanyak 25.000 gram.
“Jika 5 gram setiap hari dihasilkan dari satu kapal dompeng. Sementara yang beroperasi itu sekitar 5.000 kapal, berarti emas Kuansing yang dicuri satu harinya mencapai 25.000 gram,” ujar pendiri Kuansing, Hasannusi JS.
Jelas tokoh masyarakat Kuansing ini, saat ini harga emas untuk satu gramnya mencapai Rp530 ribu, jika dikalikan 25.000 gram emas, berarti satu hari itu emas Kuansing yang dicuri mencapai Rp13.250.000.000.
Dari analisis itu, katanya, uang Kuansing dicuri satu hari dari hasil penambangan ilegal mencapai Rp13,250 miliar. Wajar, dia menilai polisi membiarkan pencuri emas itu. “Polisi telah membiarkan emas Kuansing dicuri,” tegasnya.
Hasanusi mengisahkan, emas Kuansing yang didulang di Logas Singingi sekitar tahun 1999 pernah menjadi buah tangan untuk anggota dewan yang berkunjung ke Kuansing untuk melihat kesiapan daerah ini menjadi wilayah otonomi.
“Dulu Logas itu lumbung emas, sekarang polisi biarkan saja emas Kuansing ini dicuri,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Bayuaji Irawan SH SIK melalui Paur Humas Polres, Ipda Musabi berulangkali menyampaikan kalau pihaknya komit menertibkan PETI di Kuansing.
Oleh karena sudah menjadi persoalan sosial, pihaknya meminta dukungan pemerintah dan masyarakat lainnya.***(zar/kpr)
Selatpanjang (SegmenNews.com)- Rencana Kepulauan Meranti menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahrga Provinsi (Porprov) Riau tahun 2017 kandas, setelah kalah dalam voting yang dilakukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Provinsi Riau, belum lama ini di Pekanbaru.
Sekretaris Koni Kepulauan Meranti Riky Heriansyah, saat dikonfirmasi Rabu (24/12/2014), menyampaikan, Kabupaten Kampar berhasil terpilih sebagai tuan rumah setelah menang 28 suara di dalam voting.
Sedangkan Kepulauan Meranti hanya meraih 19 suara dan Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 11 suara. “Kita kalah dalam voting. Kita akan coba lagi tahun 2020,” kata Riky.
Meski gagal menjadi tuan rumah pelaksanaan pekan olahraga provinsi itu, Riky mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas atlit-atlit Kepulauan Meranti sehingga mampu bertanding maksimal nantinya. “Kita targetkan 3 besar pada 2017 nanti,” optimisnya.
Untuk mengasah kemampuan para atlit tersebut, pembinaan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2015. Mulai dari mencari bibit baru, hingga memberikan pelatihan di masing-masing cabang olahraga.
“2015 akan kita mulai proses pendidikannya. Agar 2017 nanti hasilnya maksimal,” ungkap Sekretaris Koni Kepulauan Meranti itu.***(Mrt/zar)
Bupati dan Suparman cipika-cipiki saat tiba dirumah kediaman Bupati
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Setelah sekian lama terjadi perseteruan politik antara Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi dengan anggota DPRD Riau, H Suparman,S.sos,Msi. Akhirnya mereka kembali bersatu dan saling bermaafan.
Permohonan maaf Suparman disampaikannya saat melakukan kunjungan bersama 5 anggota DPRD Riau dirumah kediaman dinas Bupati, Rabu (24/12/14). Usai saling bermaafan keduanya tampak ceria saling bercengkerama untuk kemajuan Daerah.
“Gesekan politik, karena berbeda partai itu biasa terjadi, tapi niat harus dikedepankan untuk bersama-sama membangun Rokan Hulu agar lebih baik kedepan. Karena beda partai, jadi masing-masing punya visi yang berbeda, tapi memiliki tujuan yang sama untuk membangun daerah ini, sehingga masyarakatnya bisa sejahtera,” ujar Suparman.
Seperti diketahui, Suparman dan Achmad sempat sama-sama menjadi kontestan pemilihan Bupati Rokan Hulu tahun 2011 lalu. Suparman juga mengaku banyak memperoleh pendidikan politik dari Bupati Rokan Hulu, sehingga bisa menjadi Ketua DPRD Provinsi Riau.
“Saya kan kamananakan Beliau (Achmad), jika saya meninggal beliau wajib hukumnya ikut menguburkan saya dan jika beliau meninggal wajib juga saya ikut menguburkannya,” ucap Suparman.***(ran)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kapolsek Ujung Batu, Kompol Sofian meninggal dunia akibat mobil yang dikendarainya, Avanza Nompol BM 1098 QE bertabrakan Colt Diesel nopol BM 8330 TE, di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.
Peristiwa naas tersebut terjadi, Selasa (23/12/2014) sekitar pukuk 14.00 Wib. Saat kecelakaan Kapolsek sempat dilarikan ke RS Awal Bros, namun nyawa Kapolsek tak tertolong lagi.
Menurut Kapolsek Rambah samo IPTU Dasril, saat itu mobil yang dikendarai Kapolsek Ujung Batu menuju Ujung batu dari PasirPangaraian, dari arah berlawanan muncul mobil colt diesel dan akhirnya bertabrakan.***(ran)