Beranda blog Halaman 252

Sukarmis Bakal Disidang Perdana Kamis Depan

Teluk Kuantan(SegmenNews.com)- Dugaan Kasus Korupsi mantan Bupati Kuantan Singingi Periode 2006-2011 dan 2011-2016 H. Sukarmis, telah memasuki tahapan pelimpahan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penyimpangan dalam pembangunan Hotel Kuantan Singingi yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2013 dan 2014. Pelimpahan dugaan perkara tersebut telah dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum di Kantor Pengadilan Negeri Kota Pekanbaru, Kamis (04/07/2024) sekitar pukul 14:00 WIB.

Berdasarkan surat pelimpahan perkara dari Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Nomor: B-831/L.4.18/Ft.1/07/2024 tanggal 01 Juli 2024, terdakwa H. Sukarmis diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus pembangunan Hotel Kuansing.

Dari hasil press release yang diterima oleh awak media, Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Marcos M.M. Simaremare, S.H., M.Hum., telah menetapkan dan menunjuk majelis hakim untuk mengadili perkara tersebut, yaitu Hakim Ketua Jonson Parancis, S.H., M.H., dengan Hakim Anggota Zefri Mayeldo Harahap, S.H., M.H., dan Rosita, S.H., M.H.

“Perkara tersebut akan mulai disidangkan pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2024 pukul 09.00 WIB dengan Penetapan Hakim Nomor: 35/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Pbr tanggal 02 Juli 2024. Selanjutnya, terdakwa S (mantan Bupati Kuantan Singingi periode 2006–2011 dan 2011–2016) dilakukan penahanan lanjutan oleh Hakim Tipikor selama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak 02 Juli 2024 sampai dengan tanggal 31 Juli 2024 berdasarkan Penetapan Nomor: 35/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Pbr tanggal 02 Juli 2024,” ungkap Marcos M.M. Simaremare, S.H., M.Hum.

Dikatakan Marcos M.M. Simaremare, S.H., M.Hum., terdakwa diduga telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal Primair: Pasal 2 Ayat (1), Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP. Subsidair: Pasal 3 Ayat (1), Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Kemudian, diungkapkan Marcos M.M. Simaremare, S.H., M.Hum., bahwa sebelumnya Kejari Kuansing telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus yang sama. Mereka adalah mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kuansing Hardi Yakub dan mantan Kabag Pertanahan Suhasman. Keduanya telah dihadapkan ke persidangan dan dinyatakan bersalah. Keduanya divonis masing-masing 12 tahun penjara berdasarkan putusan yang dibacakan majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru pada Kamis, 13 Juni 2024.

“Keduanya juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp300 juta subsidair 3 bulan kurungan. Khusus terdakwa Suhasman, dikenakan pidana tambahan berupa membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp25 juta subsidair 1 bulan penjara,” ungkap Marcos M.M. Simaremare, S.H., M.Hum.***(Abr/rls)

Parah! Mertua Perkosa Menantu Sedang Terbaring Sakit

Pelaku pemerkosaan menantu diamankan (ist)

Pelalawan(SegmenNews.com)- Nasib malang menimpa seorang wanita inisial DZ usia 31 tahun di Langgam, Kabupaten Pelalawan. Walaupun ia terbaring lemas karena sakit, mertuanya inisial UH usia 46 tahun nekat memperkosa dirinya.

Bermula korban jatuh sakit dan pingsan karena jatuh dari kamar mandi. Korban dibawa suaminya istirahat di kamar.

Kemudian suami korban meninggalkan istrinya pergi mencari kayu bakar, Minggu pagi (16/6/24) sekitar pukul 10:00 WIB rumah dalam keadaan sepi.

Tak disangka, kondisi sepi dimanfaatkan sang mertua untuk melampiaskan nafsunya kepada menantunya sendiri yang merupakan istri dari anak kandungnya.

Diam-diam pelaku masuk ke kamar korban, dan membuka celana serta menyetubuhinya. Korban tidak bisa berbuat banyak karena sedang sakit dan lemas.

Setelah puas, pelaku memasangkan kembali celana Korban. Seraya mengancam tidak memberitahukan suami dan keluarganya yang lain.

Tetapi setelah kondisi korban mulai membaik, diam-diam korban mendatangi Polsek Langgam, untuk melaporkan perbuatan mertuanya yang telah tega memperkosa dirinya saat kondisi lagi sakit.

Menindak lanjuti laporan itu Kapolsek Langgam, Iptu Alferdo Krisnata Kaban, SH segera memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Pernando Silitonga, SH untuk menyelidiki keberadaan pelaku yang telah kabur dari rumahnya tersebut.

Berkat kerja keras unit Reskrim Polsek Langgam berhasil mencari keberadaan pelaku yang sedang berada di Pangkalan Gondai, kecamatan Langgam. Tanpa perlawanan pelaku berhasil ditangkap dan di gelandang ke Polsek Langgam, Rabu (03/07/2024) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto SH, SIK, melalui Kapolsek Langgam, Iptu Alferdo Krisnata Kaban, SH, membenarkan adanya penangkapan pelaku pemerkosaan tersebut.

“Pelaku yang merupakan mertua dari korban pemerkosaan telah berhasil diamankan. Kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dengan di jerat pasal 285 KUHP dan atau Pasal 289 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 Tahun,” ujar Kapolsek Langgam.***(jr)

Rencana Bangun KKPA, Humas PT ANS Rafi Harahap Ajak Koperasi Tuntaskan Polemik Lahan

Manager Humas Rafi Harahap bersama Sekretaris Koperasi Anugerah Pakis didampingi Kuasa Hukum Indra Ramos (foto:SegmenNews.com)

Rohul(SegmenNews.com)- Terkait polemik kebun kemitraan pola Kredit Koperasi Primer (KKPA) PT Anugerah Niaga Sawindo (ANS) dengan Koperasi Anugerah Pakis (KAP). Rafi Harahap Manager Humas mengajak Koperasi Anugerah Pakis bersama-sama menuntaskan persoalan tumpang tindih lahan.

“Lahan yang diberikan Koperasi saat ini di kuasai oleh pihak lain, jadi bagaimana kami mau membangun kebun plasma tersebut. Jika koperasi menuntut MoU tersebut, akan kami realisasikan asal lahan tersebut clear and clean,” ujar Rafi Harahap kepada SegmenNews.com, Rabu 3 Juli 2024.

Rafi juga mengakui pernyataan Ketua KAP Palgunady yang akan membangun KKPA secara bertahap seluas 50 hektare dan meminta nama nama anggota penerima Plasma.”Iya, apa yang disampaikan Ketua KAP itu benar, tapi saat ini lahan yang diberikan KAP belum clear dan clean, masih banyak dikuasai pihak lain, jangan nantinya pihak perusahaan dibenturkan ke masyarakat,” tambah Rafi.

Lanjutnya, pihak PT ANS sudah melakukan inventarisasi lahan bersama pihak koperasi KAP dan hasil analisa sudah diberikan ke Koperasi. PT ANS tidak mau dibenturkan oleh masyarakat yang sudah menguasai lahan disana, untuk itu koperasi sebagai garda terdepan di masyarakat untuk dapat menjaga lahan yang akan dilakukan pola kemitraan bersama PT ANS.

“Jadi kami minta kepada Koperasi, ayo bersama sama kita bersihkan dan jaga lahan yang akan dilakukan kemitraan bersama PT ANS dari penyerobot lahan, jika membutuhkan biaya kami siap, asal sesuai dengan pertanggungjawaban dan peruntukannya, demi kepentingan kita bersama,” kata Rafi.

Jika lahan tersebut sudah Clear and Clean, pihak PT ANS siap membangun pola KKPA bersama KAP. “Kalau lahan tersebut sudah Clear dan Clean, kami bersedia membangun kebun pola KKPA, atau permohonan ingin dikelola langsung pihak koperasi dalam pembangunannya dan budget dari kami,”lanjut Rafi.

Saat ini ada 3 Koperasi yang bermitra dengan PT ANS diantara Koperasi Anugerah Pusu Jaya, Koperasi Megatani Sejahtera dan Anugerah Pakis. “Saat ini koperasi yang aktif bermitra Koperasi Anugerah Pusu Jaya, sudah aktif pendataan, nantinya berbagi hasil dari yang tertanam dan berproduksi, bukan dari luas,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi kepada pihak perusahaan dan tetap menjaga soliditas. “Kami menghimbau masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang bersifat adu domba, tetap menjaga soliditas demi kemajuan bersama,” tutup Rafi.**(ar)

Hoax Bertebaran Jelang Pilkada, Kadiskominfo: Masyarakat Riau Jangan Terprovokasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)-
Menjelang tahun politik yang semakin dekat, beragam hal-hal dapat terjadi dan dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Baru-baru ini muncul banner yang menyebar di media sosial, tertulis Deklarasi Jaringan Batak Riau untuk Calon Gubernur Riau, SF Hariyanto pada tanggal 8 Juli 2024, atas nama Anas Panjaitan sebagai kordinator.

Munculnya baner tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dna Statistik Provinsi Riau Ikhwan Ridwan, Kamis (4/6/24) mengingatkan agar masyarakat lebih selektif dalam menjaring informasi yang beredar. Khususnya yang berhubungan dengan informasi kepala daerah maupun dari instansi pemerintahan.

Pihaknya banyak juga mendapat laporan soal adanya flyer dan informasi yang tidak bertanggung jawab dan seakan memberikan informasi negatif bagi pimpinan dan instansi pemerintahan.

“Baru-baru ini kita dapat informasi tentang ormas tertentu yang mendukung kepala daerah untuk pilkada. Setelah kita kroscek itu tidak benar dan merupakan fitnah yang tak mendasar. Namanya saja samaran, Hal-hal seperti ini yang perlu menjadi perhatian bersama, supaya tidak menjadi fitnah di masyarakat,” terangnya lagi.

Hal ini diperlukan agar tidak menjadi informasi negatif di tengah-tengah masyarakat. Apalagi jika sampai mendiskriditkan kepala daerah atau pejabat publik tertentu.

“Di zaman sekarang ini kita harus lebih selektif dan berhati-hari terhadap informasi yang berdar. Masyarakat kami harapkan jangan mudah terpancing dan terprovokasi terhadap ulah oknum-oknum yang tidka bertanggung jawab, apalagi mengatasnamakan organisasi masyarakat apalagi instansi pemerintahan. Perlu cek and ricek untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut,” papar Ikhwan lagi.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Biro Hukum Setdprov Riau untuk langkah lanjutan. Karena jika informasi hoaks yang disampaikan terbukti menyudutkan pimpinan sebagai simbol maka akan dilakukan langkah hukum sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.***(rn)

39 Koptan di Siak Dapat Bantuan Alat Pertanian

39 Koptan di Siak Dapat Bantuan Alat Pertanian

Bungaraya(SegmenNews.com)– Bupati Siak Alfedri menyerahkan 39 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Siak.

Penyerahan bantuan tersebut, di saksikan Kepala Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Riau Shannora Yuliasari dan masyarakat Bungaraya. Bupati Alfedri menekankan kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas strategis nasional yang ditekankan oleh Presiden Jokowi.

Program prioritas presiden ini dalam rangka mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan. Termasuk juga ketahanan energi, hilirisasi, UMKM, digitalisasi, ekonomi hijau, dan pembangunan berwawasan lingkungan.

Alfedri juga melakukan penanaman padi di Dusun III Mukti Jaya Kampung Langsat Permai Kecamatan Bungaraya, Siak, Rabu, (3/7/2024)

Alfedri mengingatkan, pentingnya menghadapi musim kering akibat fenomena El Nino, berpengaruh peningkatan produksi dan ketahanan pangan dengan membuka sawah baru.

“Saat ini, cuaca sangat panas, tentu dampaknya berpengaruh terhadap produksi padi kita, kami minta kepada Dinas terkait agar selesaikan persoalan air di Bungaraya,” sebutnya.

Kepala Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Riau Shannora Yuliasari mengatakan, Kementerian Pertanian telah merealisasikan 240 pompa, dan Kabupaten Siak menerima 39 unit pompa serta 1 cultivator yang didistribusikan hari ini.

Selain itu, Pemerintah juga dorong percepatan tanam padi gogo di lahan tumpang sisip, baik di perkebunan sawit maupun lahan kering lainnya.

“Berdasarkan SK Menteri Pertanian Nomor 25 Tahun 2024, target tanam padi gogo untuk Kabupaten Siak, sekitar 560 hektar. Namun Kementerian Pertanian akan mempercepat cetak sawah baru seluas 12.000 hektar di Kabupaten Siak. Ini harus diusulkan paling lambat 7 Juli 2024 nanti,” terangnya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Hanafi, menyampaikan keluh kesahnya, terutama sulitnya mendapatkan air untuk menanam padi.

Ia berharap Bupati Alfedri mampu mengatasi persoalan pengaliran air dari tiga titik sekunder.

“Kendala kami, jika musim kering seperti sekarang, sawah tak berair. Tolong kami pak, keluhnya kepada Bupati Alfedri.***(inf)

17 Desa Tampilkan Produk UMKM di Bazar MTQ ke-19 Siak Kecil

17 Desa Tampilkan Produk UMKM di Bazar MTQ ke-19 Siak Kecil

Siak Kecil(SegmenNews.com)- Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Hj Siti Aisyah membuka secara resmi Stand Bazar MTQ ke-19 tingkat Kecamatan Siak Kecil, Rabu, 3 Juli 2024 di halaman Kantor Camat Siak Kecil.

Stand bazar diikuti sebanyak 17 desa dan 1 Forum Anak Kecamatan Siak Kecil, dengan menampilkan olahan produk hasil kerajinan UMKM desa masing-masing.

Pembukaan stand bazar ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis didampingi Wakil Bupati Bagus Santoso dilanjutkan dengan peninjauan masing-masing stand bazar.

Disela-sela meninjau stand bazar, Ketua TP PKK menyampaikan terima kasih atas peran serta masing-masing desa dalam menyemarakkan Stand Bazar MTQ tingkat Kecamatan Siak Kecil.

Melihat berbagai macam jenis olahan, hasil alam serta kerajinan dari seluruh stand bazar, Ketua TP PKK berharap perhelatan MTQ juga menjadi wadah promosi hasil UMKM.

“Selain sebagai syiar Islam kepada masyarakat, perhelatan MTQ ini juga kami harap menjadi ajang promosi hasil UMKM, sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.***(imam/)

Pj Wako Pekanbaru Evaluasi Penyelenggaraan PPDB SMP

Pj Wako Pekanbaru Risnandar

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa, melakukan evaluasi terhadap tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 Tingkat SMP negeri di Kota Pekanbaru. Ia menyoroti kuota calon peserta didik yang terbatas pada tahun ini.

“Kita sudah melakukan evaluasi terhadap tahapan PPDB tingkat SMPN tahun ini, terutama soal kuota,” terangnya.

Menurutnya, saat ini masih ada kuota sekolah yang masih kosong dan ada juga yang sudah padat. Kondisi ini memperlihatkan kesenjangan antara jumlah siswa dan kuota penerimaan.

“Ini kan karena zonasi, saya minta kebijakan nantinya perlakuan terhadap sekolah harus sama,” paparnya.

Dirinya tidak ingin ada beberapa sekolah yang menjadi prioritas dalam PPDB. Kondisi ini membuat calon peserta didik berbondong memilih beberapa SMPN saja.

Risnandar mengatakan bahwa dinas pendidikan mestinya memberi pemahaman itu sejak awal. Ia menyebut pemerintah kota berupaya agar akses pendidikan ini merata bagi seluruh masyarakat.

“Sehingga orang mau masuk mana saja di kota ini, sama saja,” ujarnya.

Risnandar menyatakan bahwa jumlah SD masih mencukupi. Sedangkan SMP jumlahnya sedikit.

“Ketika dia lulus SMP mau masuk SMA, makin mengerucut. Hal ini menjadi catatan yang bakal kita bahas bersama Pemprov Riau, agar zonasi ini bisa menjangkau seluruh tingkatan pendidikan,” ujarnya.***(dmf)

Pemerintah Dorong Pengembangan Budidaya Perikanan Moderen Berkelanjutan

Budidaya ikan modern(foto: mangobay)

Surabaya(SegmenNews.com)- Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa salah satu sektor perikanan yang berpotensi menyumbang 16 persen dari nilai ekonomi bidang kelautan Indonesia adalah aquaculture budidaya perikanan.

Oleh karena itu sebutnya, pemerintah terus mendorong pengembangan budidaya perikanan ini agar lebih moderen, mandiri dan berkelanjutan.

Sehingga menurut Wapres RI ini, kedepan penerapan teknologi dan inovasi di bidang perikanan dan penguatan regulasi kebijakan serta kolaborasi multi pihak perlu terus didorong, demi mewujudkan pembangunan ekonomi maritim yang inklusif dan berkelanjutan.

“Upaya ini penuh tantangan seperti adanya perubahan iklim, kerusakan ekosistem, degradasi lingkungan, serangan penyakit dan keselamatan hayati,” ujarnya, saat membuka Asian-Pacific Aquaculture 2024, di Surabaya yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (4/7/24).

Ma’ruf Amin menambahkan, peningkatan penduduk dunia yang diproyeksikan mencapai 8,6 miliar orang pada tahun 2030, membawa tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan global terutama protein hewani yang berkualitas.

Wapres RI tersebut mengungkapkan, kawasan Asia Pasifik dengan garis pantai yang panjang dan luas memiliki beberapa negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut, berpotensi besar memenuhi kebutuhan pangan dan menyumbang lima persen dari ekonomi global.

Sehingga terangnya, hal ini menjadikan kawasan Asia Pasifik menjadi kawasan strategis yang tidak hanya menjadi pasar, namun juga sebagai pusat produsen perikanan global

“Indonesia dan negara kepulauan lainnya di Asia Pasifik, seperti Filipina, Jepang juga melihat kekayaan laut ini sebagai peluang bagi perekonomian,” lanjut dia.

Ma’ruf Amin melanjutkan, beberapa waktu belakangan ini masyarakat dunia termasuk negara-negara di Asia Pasifik terus menggaungkan konsep ekonomi biru, konsep pemanfaatan sumber daya laut dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem.

Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang hampir 60 persen wilayahnya berupa perairan menjadikan penerapan konsep ekonomi biru sebagai salah satu strategi pembangunan nasional.

Untuk itu sebutnya, Indonesia juga telah memantapkan visi dan misi ke depan untuk menjadi poros maritim dunia, meningkatkan kontribusi sektor kelautan atas perekonomian nasional yang mengedepankan inovasi bidang perikanan dan pariwisata laut.

“Oleh karena itu kerangka kerja sama pengembangan ekonomi biru di kawasan ini tidak hanya melibatkan pemerintah, tapi juga menggandeng pelaku usaha dan investor, serta akademisi untuk menciptakan arah kebijakan yang komprehensif dan terintegrasi,” tutupnya.***(mr)

Ramah Tamah Pj. Bupati Herman Bersama Peserta Brigade Penolong ke-VI

Ramah Tamah Pj. Bupati Herman Bersama Peserta Brigade Penolong ke-VI

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bertempat di Kediaman Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Jalan  Kesehatan No.1 Tembilahan, Rabu (03/07/2024) malam, Pj. Bupati Inhil H. Herman, SE, MT, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) terima kunjungan silaturahmi para peserta Brigade Penolong Ke-VI Se-Provinsi Riau Tahun 2024 Pramuka Penegak Pandega.

Pada kesempatan tersebut Pj. Bupati Herman di dampingi Plh. Sekda Kab Inhil, H. Tantawi Jauhari, Ketua Kwarcab 04.02 Inhil, Drs. H. Junaidi Ismail, serta para pelatih dan peserta brigade penolong.

Ketua Kwarcab 04.02 Inhil, Drs. H. Junaidi Ismail, mengatakan, “Anggota brigade penolong pramuka adalah bagian dari gerakan pramuka yang memiliki tugas khusus dalam memberikan pertolongan dan bantuan dalam situasi darurat, bencana alam, atau keadaan krisis lainnya. “terang Junaidi

Sementara itu Pejabat Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT, Mengharapkan kegiatan Brigade Penolong Ke-VI Se-Provinsi Riau Tahun 2024 Pramuka Penegak Pandega di Kabupaten Indragiri Hilir ini mampu memperkuat kolaborasi, saling mendukung, dan memperluas jaringan kerjasama antara pemerintah dan brigade penolong.

“Saya berpesan kepada para peserta brigade penolong, teruslah menjaga semangat kepramukaan dan kemanusiaan dalam setiap langkah dan tindakan kalian sebagai peserta brigade penolong. latihan, keterampilan, pengetahuan yang kalian miliki adalah berharga dalam pertolongan dan bantuan kepada sesama dalam situasi darurat dan bencana,” pesannya.***(sup/)

Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Tingkatkan Baca Al-Qur’an

Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Tingkatkan Baca Al-Qur’an

Siak Kecil(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso resmi membuka MTQ ke-19 tingkat Kecamatan Siak Kecil, Rabu, 3 Juli 2024 di Halaman Kantor Camat Siak Kecil.

Kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Siak Kecil diikuti kafilah dari 17 desa se-Kecamatan Siak Kecil yang berlangsung sejak tanggal 3 hingga 9 Juli 2024.

Bupati Kasmarni mengharapkan ajang MTQ dapat dijadikan sebagai media untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas interaksi masyarakat dengan Al-Qur’an, baik itu membaca maupun menggali nilai yang terkandung.

“Jika pengamalan nilai-nilai Al-qur’an dapat kita lakukan secara konsisten dan berkelanjutan, ianya pasti akan menjadi point penting dalam upaya kita mencetak generasi cerdas, beriman, berkarakter dan bertaqwa, dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera,” kata Bupati.

Selain itu Bupati Kasmarni mengingatkan, penanaman nilai Qur’ani dalam kehidupan masyarakat tidak cukup dengan retorika dan pelaksanaan MTQ, akan tetapi perlu aksi nyata dari seluruh komponen, baik itu camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Selanjutnya Bupati Kasmarni menjelaskan sejumlah program bantuan keuangan khusus satu milyar satu kecamatan, satu kelurahan dan satu desa sampai saat ini terus dilakukan dan dipertahankan.

“Alhamdulillah, wujud perhatian kami kepada desa, pada tahun 2023 yang lalu, kita menjadi satu-satunya Kabupaten di Provinsi Riau yang telah menerima penghargaan tingkat madya dalam percepatan pembangunan desa dari Menteri Desa,” kata Bupati Kasmarni.

Turut hadir, Sekda Bengkalis dr Ersan Saputra TH, Tim Percepatan Pembangunan Mustafa Kamal dan Suparjo, Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Hj Siti Aisyah, Camat Siak Kecil Syahnan Adi Kusuma serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bengkalis.***(imam/)