Walikota Pekanbaru didampingi asisten I dan kadis Kesehatan ketika memeriksa gula darah dan asam urat di stand kesehatan, Pekanbaru expo 2014
PEKANBARU (SegmenNews.com)- Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, El Syabrina menyebutkan sebanyak 135 Stand mengikuti Pekanbaru Expo 2014. Stand ini terdiri dari 60 stand produk dari berbagai Satuan Kerja (satker) di lingkungan Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru.
“Ada 15 stand perusahaan yang berinvestor di Pekanbaru dan 60 stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengikuti Pekanbaru expo tahun ini. Selain menampilkan produk dari satker di lingkungan kota Pekanbaru, Expo kali ini juga menampilkan produk dari luar daerah,” ujarnya.
Selain itu, ketika ditemui usai membuka secara resmi acara Pekanbaru Expo 2014, Walikota Pekanbaru ST MT, mengatakan bahwa ivent tahunan ini dapat memberikan kesan yang positif bagi UMKM yang ada di Pekanbaru.
“Pekanbaru expo ini kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Meskipun tahun ini agak terlambat, karena persiapan dan waktu kita tertunda. Seharusnya Pekanbaru expo ini digelar pada rangkaian HUT Kota Pekanbaru lalu,” kata Walikota Pekanbaru, Firdaus.
Menurut Walikota, Pekanbaru Expo ini bukan hanya kegiatan tahunan, namun juga sebagai kesempatan bagi UMKM untuk memberikan kesempatan mempromosikan produk-produk yang dihasilkan. Tujuannya industri Pekanbaru bisa lebih berkembang.
“Setelah saya keliling ke stand yang ada disini, teryata banyak produk-produk yang sudah menjadi andalan tiap UMKM. Ini tentunya memberikan kesan yang sangat positif untuk dapat memasarkan produk mereka sampai keluar daerah,” pungkas Walikota.(chir/hms)
Walikota memberikan restu dan dukungan kepada Miss Grand International
PEKANBARU (SegmenNews.com)- September mendatang, Dunia akan menggelar ajang Miss Grand Internasional yang akan dilaksanakan di Thailand-Bangkok. Sebanyak 110 negara di Dunia termasuk Indonesia akan ikut bersaing. Wakil Indonesia pada ajang berskala Internasional kali ini berasal dari kota Pekanbaru-Riau, Margenie Winarti.
Jelang keberangkatannya ke negeri gajah putih itu, Margeni meminta dukungan seluruh warga negara Indonesia khususnya Pekanbaru-Riau. Bersama dengan orang tuanya, gadis yang biasa di panggil Geni ini mendatangi kantor Walikota Pekanbaru untuk menjumpai orang nomor 1 dikota bertuah ini.
“Kita datang menjumpai Walikota Pekanbaru untuk minta dukungannya dan Alhamdulillah pak Wali sangat mengpresiasi salah seorang Warganya mewakili Indonesia di ajang nternasional 2014,” ungkap Margeni.
Ditempat yang sama, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT sangat senang dan bangga akan prestasi terpilihnya putri terbaik Pekanbaru sebagai Wakil Indonesia di ajang Miss Grand Internasional 2014 yang akan diselenggarakan di negara Thailand.
“Kita sangat mendukung putri kita geni dalam ajang tersebut, semoga memperoleh prestasi dan menjadi kebanggaan kita semua,” ungkap Walikota Pekanbaru.
Geni juga berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungannya dalam bentuk Vote, karena dalam ajang tersebut juga ada nominasi Miss sosial dan Miss favorit.***(chir/hms)
PEKANBARU (SegmenNews.com)- Pengusaha makanan Mbok Biyah di Pekanbaru menjadi korban penipuan sebesar Rp75 juta. Korbannya yakni, Erman Sari (70) Warga Jalan Air Dingin Gang Takwa Lima No 58 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukitraya.
Saat ditemui Wartawan, korban usai membuat laporan di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (27/8/14) siang mengatakan, Pada awalnya pelaku, M.Irvan datang kerumah makan mbok bijah, yang bertujuan untuk menawarkan kerja sama untuk membuka usaha rumah makan.
Korban mengaku tidak mengenal pelaku, katanya pelaku tersebut datang menawarkan kerjasama. Kedatangannya yang pertama itu langsung mengajak kerja sama buka rumah makan. Saat itu spontan korban menolak. Tapi saat kedatangan kedua kalinya tanggal (15/7/14), pelaku mengaku anggota Persatuan Islam Tinghoa Indonesia (PITI), dan meminta uang Rp 6 juta.
“Perasaan saya kayak di Hipnotis sama pelaku, tidak habis pikir saya, pelaku minta duit langsung saya berikan,” jelasnya.
Kejadian tersebut terus berulang hingga empat kali, korban selalu mengikuti permintaan pelaku untuk menyerahkan sejumlah uang. Sehingga total kerugian korban mencapai Rp 75 juta.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Haryanto W H, melalui Kanit Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun, S.IK kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut.
“Ya, kita sudah terima laporan korban dan kita akan selidiki dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” katanya.***(Chir)
BAGAN SIAPIAPI (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Rokan Hilir, Erianda melakukan Razia terhadap Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemkab Rohil yang bandel tak disiplin.
Dalam razia ini, Wabup Rohil melakukan sidak di sejumlah warung kopi di bagan siapiapi. Alhasil, lima honorer berasal dari inspektorat Rohil tertangkap oleh Wabup Rohil Erianda sedang melakukan sarapan pagi pada waktu dinas kantor pukul 10.00 Wib Selasa (26/8/14) di warung kopi Apin di persimpangan jalan perniagaan kejalan Riau kota Bagan siapiapi.
Erianda memasuki warung kopi untuk memberi arahan kepada lima honorer tersebut, Erianda sempat juga marah kepada lima honorer karna tidak mengikuti peraturan jam dinas kantor.
Wakil Bupati Rokan Hilir Erianda mengatakan sikap pegawi yang tidak disiplin tersebut bisa mengurangi pelayanan masyarakat.” Di media online banyak diberitakan tentang pegawai negeri yang sering ngopi jam kantor maka kita terus melakukan sidak, karena kayak kemarin kita melakukan sidak keliling,” jelas Erianda.
Ditegaskan Erianda, kalau kedapatan pejabat eselon tidak disiplin, maka dengan tegas dia akan kita gantiny yang taat aturan Pemerintah tentang kedisplinan.
Sementara bagi pegawai kontrak yang kedapatan dikedai tersebut diberi peringatan, jika masih mengulangi, maka kontrak kerja yang bersangkutan akan diputus.
“Sekarang ini tidak ada main-main lagi, layani masyarakat dengan baik, karna masyarakat butuh layanan yang baik,” tegas Erianda.***(Acil/az)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Kota Pekanbaru berkominmet terus meningkatkan kualitas keagamaan di tengah-tengah masyarakat, berbagai Program keagamaan di lakukan sebagai penunjang ketaatan masyarakat akan nilai-nilai Islam, mulai program magrib mengaji dan mengajak masyarakat membumikan alqur’an di Kota Pekanbaru.
Untuk pembangunan akhlak bangsa menjadi wahana untuk mencetak generasi yang Qurani sehingga mencintai isi dan kandungan alqur’an dalam pengamalan dikehidupan sehari-hari. Pemerintah Kota Pekanbaru selalu memantapkan kegiatan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), mulai tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat Kota Pekanbaru.
Pada pagelaran MTQ ke-47 tahun 2014 tingkat kota Pekanbaru yang digelar pada hari Jum’at 22 Agustus 2014 malam kemarin terlihat sangat meriah, pada pembukannya saja sebuah pangung di halaman mesjid Agung Annur Pekanbaru, yang bermodelkan mesjid dan dihiasi dengan warna-warni yang mencolok menambah nuansa Islami yang menyejukkan. Tiap tahun kegiatan MTQ di Pekanbaru selalu memberikan penampilan dan nuansa yang berbeda dan lebih semarak.
Bukan hanya itu, sebanyak 30 stan yang ada disana turut menampilkan hasil karya masyarakat Kota Pekanbaru. MTQ itu langsung dibuka Gubernur Riau Annas Maamun, ditandai dengan menekan sirene bersama walikota Pekanbaru, Firdaus ST dan wakil walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi. Pembukaan diawali dengan pembacaan Al Qur-an pada malam ini adalah Qori Internasional dari Jawa Barat, Mukmin Al Mubaroq.
Saat pembukaan MTQ tersebut, Walikota Pekanbaru H Firdaus MT menyampaikan, bahwa pelaksanaan MTQ jangan hanya sekedar kegiatan seremonial saja. Akan tetapi, melalui pelaksanaan MTQ diharapkan mampu menguatkan pembangunan akhlak bangsa dan bisa menjadi wahana untuk mencetak generasi yang Qurani. Sehingga kelak akan tercipta Kota pekanbaru menjadi Kota Metropolitan yang madani.
“MTQ ini akan membentuk insan qur’ani dan dapat mewujudkan Visi Kota mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang Madani,” sampainya.
Melalui pelaksanaan MTQ, terangnya, juga bisa dijadikan cerminan sekaligus seruan kepada semua manusia bahwa sesungguhnya Islam itu merupakan agama yang cinta damai dan keadilan. Islam juga menolak kebencian dan fitnah. Islam lebih menonjolkan persatuan dan kebersamaan.
Ditutup Wawako, Tenayan Raya Raih Juara Umum MTQ ke-47
Wakil Walikota, Ayat Cahyadi didampingi Sekdako, dan Asisten Kesra menyerahkan piala juara umum MTQ ke 47 kepada Camat dan KUA Tenayan Raya dalam penutupan MTQ Pekanbaru ke 47
Pelaksanaan secara keseluruhan berjalan lancar dan sukses, MTQ ke-47 Kota Pekanbaru secara resmi ditutup oleh Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi pada hari Rabu (27/8/2014) di halaman masjid Agung Annur. Diakhir acara ditetapkan Kafilah dari Kecamatan Tenayan meraih juara umum. Dimana juara umum nantinya akan menjadi utusan dari Pekanbaru ke ajang MTQ tingkat Provinsi Riau di Indragiri Hilir.
“Kita sangat mengharapkan agar para peserta yang nantinya menang dan mewakili Pekanbaru ke tingkat Provinsi dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Persiapkan mental, fisik dan juga persiapkan kemampuan untuk bisa nantinya membawa harum nama Pekanbaru,” ujar Wawako saat penutupan MTQ Pekanbaru.
Lebih lanjut, Wawako juga berharap agar kegiatan MTQ yang telah diselenggarakan ini mampu menjadi syiar Islam. “Sehingga dapat menciptakan masyarakat yang islami, bertoleransi dan tentunya bisa menciptakan Kota Pekanbaru Metropolitan yang madani,” terang Wawako.
Sementara Camat Tenayan Raya, Abdurrahman, mengatakan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih kecamatan Tenayan Raya. “Alhamdulillah, kita kembali meraih prestasi membanggakan ini. Rasa syukur kami yang mendalam kehadirat Allah Swt yang telah memberikan nikmatnya,” ujar Abdurrahman.
Wakil Ketua TP PKKK Indiria Ayat, didampingi Wakil Walikota Ayat Cahyadi, Wakil Ketua DPRD, Sekdako bersama istri, meresmikan pembukaan Bazar dan pameran dalam rangka MTQ Pekanbaru ke 47
Selain itu Ia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga Tenayan Raya bisa kembali meraih Juara. “Kepada warga Tenayan Raya, terima kasih atas atas semua dukungan dan semangatnya. Juga kepada Kantor Urusan Agama (KUA) karena telah memilih dan mendidik bibit-bibit berprestasi ini,” jelasnya.
Galakkan Program Magrib Mengaji
Untuk mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang Madani, Walikota Pekanbaru H Firdaus MT, juga menerapkan program “Gerakan Magrib Mengaji” di sekolah mulai dari guru murid tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA sederajat diharuskan untuk membaca Alquran sebelum berlangsungnya proses belajar dan mengajar di sekolah.
Pemko berharap seluruh kepala sekolah di Pekanbaru untuk terus konsisten menjalankan program Sekolah Mengaji tersebut. Jangan sampai berhenti, bahkan sedapat mungkin terus ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya.
Para orang tua dirumah juga tak luput dari imbauan Pemko untuk melakukan nmagrib mengaji. Sebab, gerakan magrib mengaji sangat penting dalam upaya menciptakan manusia yang beriman dan berakhlak mulia yang akan menjadi bekal utama nantinya.
Imbauan juga berlaku kepada pegawai Pemko Pekanbaru. “Kita memang menganjurkan kepada pegawai agar bisa memanfaatkan waktu istirahat untuk shalat ataupun membaca Alquran. Khususnya sebelum melaksanakan tugas atau pada pagi harinya untuk bisa membaca ayat-ayat Alquran,” kata Walikota Pekanbaru H Firdaus MT.
Pemko Pekanbaru akan menjadikan Alquran sebagai pedoman untuk penataan Kota Pekanbatu sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Oleh itu perlu pematangan dalam memahami kandungan yang ada pada ayat-ayat suci Alquran dengan benar.
Wakil Walikota didampingi |Sekdako, dan Asisten Kesra menyerahkan hadiah terbaik I MTQ ke 47 kepada Camat dan KUA Tenayan Raya dalam penutupan MTQ Pekanbaru ke 47
Penggalakkan kegiatan MTQ, baik tingkat kota, kecamatan, maupun kelurahan. Kegiatan MTQ ini merupakan salah satu upaya mendukung Program Magrib Mengaji yang sudah diterapkan. Untuk itu Pemko Pekanbaru terus berupaya mensosialisasikan program Gerakan Magrib mengaji ke tengah-tengah masyarakat.
Tak hanya program magrib mengaji, Wako Firdaus juga terus mengajak masyarakat agar memakmurkan sebab dengan diawali oleh kemakmuran masyarakatnya dan ini bisa dilakukan di masjid. Dalam upaya meningkatkan generasi muda yang Islami juga untuk memperkuat negara dan bangsa dari pengaruh asing.
“Jika mereka terus diberikan pemahaman agama, tak hanya iman dan taqwanya saja yang meningkat. Disipilin dan tanggup jawab atas tugas dan jabatan yang diamanahkan kepada masing-masing pegawai yakni sebagai pelayanan masyarakat, akan terlaksana secara baik, tentunya sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat,” jelas walikota.***(advertorial)
Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, Melfi Hariyati,SH,MH melantik 35 anggota DPRD Periode 2014-2019
Sebanyak 35 orang anggota DPRD terpilih periode 2014-2019 Kabupaten Pelalawan dilantik, pengambilan sumpah anggota DPRD tersebut dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, Melfi Hariyati,SH,MH bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja Pangkalan Kerinci, Rabu (27/8/14).
Pelantikan tersebut disaksikan Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten 1 Pemprov Riau, Bupati Pelalawan HM.Harris, pimpinan DPRD Kasyadi, Sultan Pelalawan HT. Kamarudin Haroen, Mantan Bupati Azwar As, HT.Azmun Jaafar, Rustam Effendi, Tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Acara dilanjutkan pembacaan Keputusan Gubernur Riau Nomor 02/KPTS.8/2014 oleh Sekwan DPRD Pelalawan Emir Efendi terkait nama – nama Anggota DPRD yang habis masa jabatan dan anggota DPRD baru hasil Pileg 9 April 2014 lalu.
dilanjutkan dengan penyerahan palu pimpinan dari pimpinan DPRD yang lama Kasyadi kepada pimpinan sementara DPRD Pelalawan Nasarudin,SH.MH hingga ditetapkan pimpinan Definitif.
Anggota DPRD menandatangani berkas pelantikanPengambilan sumpah anggota DPRD yang akan menjalani tugas hingga lima tahun kedepanPelantikan anggota DPRD Periode 2014-2019Bupati Pelalawan, HM Harris, wakil ketua, Ketua PN pada Paripurna Pelantikan DPRDSuasana Paripurna Pelantikan anggota DPRDPelantikan anggota DPRD Pelalawan Periode 2014-2019Forkopinda mengikuti prosesi pelantikan anggota DPRD PelalawanProsesi Pelantikan 35 anggota DPRD Periode 2014-2019Kapolres Pelalawan memberikan selamat kepada anggota DPRD yang dilantikSuasana suka cita usai pelantikan anggota DPRDAnggota DPRD serius mengikuti prosesi pelantikan
PEKANBARU (SegmenNews.com)- Wakil Bupati Pelalawan, Marwan Ibrahim (56), ditahan Kejaksaan Tinggi Riau dalam kasus korupsi lahan Bakti Praja. Ini setelah Kejati menerima berkas limpahan tahap dua dari Polda Riau.
Selain ditahan, pihak Kejati Riau juga menyita rumah dan tanah milik Marwan Ibrahim yang diduga hasil dari korupsi Bakti Praja Pelalawan.
Sebelum ditahan, pejabat nomor dua di Pemkab Pelalawan itu diperiksa beberapa jam di ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru. Sekira empat jam diperiksa, akhirnya Marwan yang menggunakan baju batik ungu kombinasi putih keluar dengan dikawal oleh pihak Kepolisian bersenjata lengkap dan petugas Kejaksaan.
Selanjutnya dia digiring ke mobil tahanan dan dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Pekanbaru. Kepala Kejasaan Tinggi (Kajati) Riau, Adnan, menjelaskan akibat korupsi Bakti Praja, tersangka mendapat keuntungan Rp1,5 miliar.
“Dalam kasus ini kita juga menyita tanah dan rumah milik Marwan senilai Rp 2 miliar,” kata Adnan Kamis (28/8/2014). Kasus lahan Bakti Praja oleh Pemkab Pelalawan dimulai sejak 2002, namun hal itu menjadi masalah setelah 2007 Pemkab Pelalawan kembali menganggarkan uang ganti rugi pembebasan tanah seluas 110 hektare dari sebuah perusahaan sawit itu.
Kemudian 2008, 2009, dan tahun 2011 pemkab Pelalawan kembali menganggarkan ganti rugi lahan itu. Namun saat peristiwa tersebut, Marwa masih menjabat Sekertaris Daerah Pelalawan.
Dalam kasus ini, Marwan tidak sendirian. Sudah empat orang yakni mantan pejabat Pelalawan diseret ke meja hijau. Dalam kasus berjamaah inilah terkuak bahwa Wakil Bupati Pelalawan terlibat skandal korupsi Bakti Praja. Sehingga negara dirugikan Rp38 miliar.
Namun sejak ditetap sebagai tersangka Oktober 2013 oleh Polda Riau, Marwan tidak ditahan. Dan setelah dilimpahkan ke Kejati barulah Marwan ditahan.***(okz/lis/ur)
Teluk Kuantan (SegmenNews.com)- PT Duta Palma Nusantara (DPN) kembali di kepung sekitar 5.000 massa yang datang dari Kenegerian Kopah Kecamatan Kuantan Tengah, Kenegerian Cengar Kecamatan Kuantan Mudik, Kenegerian Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.
Massa yang datang itu menggelar aksi demo untuk kesekian kalinya, dengan menuntut hak mereka (warga) dari PT Duta Palma Nusantara. Bahkan tiga unit mobil perusahaan yakni toyota hilux, estrada dan truk pelansing buah sawit terbakar dalam aksi itu, walau para demonstran mengaku tidak tahu siapa pelakunya.
Masyarakat yang terdiri dari enam desa di Kenegerian Kopah, menuntut agar haknya atas tanah ulayat seluas 11.900 hektare segera dikembalikan kepada masyarakat setempat.
Menurut Ketua Tim Perjuangan Tanah Ulayat Kenegerian Kopah, Efendi dihubungi wartawan membenarkan aksi tersebut. Karena selama ini pihak perusahaan telah semena-mena mengambil tanah ulayat tanpa adanya kesepakatan dengan masyarakat Kenegerian Kopah.
“Mereka memperpanjang HGU tidak melibatkan masyarakat Kenegerian Kopah,” tegasnya.
Dijelaskannya, setelah melakukan aksi demo tadi pagi, pihaknya menuntut perusahaan itu agar dilakukan hearing nantinya di DPRD Kuansing. Untuk itu diberi waktu pihak perusahaan tujuh hari ke depan untuk berunding di DPRD Kuansing, jika pihak perusahaan tidak mengindahkan maka aksi akan lebih besar lagi akan terjadi.
Namun dalam aksi tersebut tersiar kabar, dua unit mobil milik PT. DPN yang sedang berada dilokasi parkir pabrik, hangus dibakar massa. Dibakarnya dua unit mobil milik perusahaan itu, sebagai bentuk kekesalan masyarakat terhadap arogansi pihak perusahaan selama ini.
Sementara Kapolres Kuansing melalui Kasubag Humas, Ipda Musabi ketika dihubungi Wartawan KapurNews.com melalui handphone selulernya membenarkan aksi demo warga, sehingga dikerahkan sekitar 100 personil yang lengkap dengan peralatan dan mobil Dalmas Polres Kuansing.
Namun jumlah personil bisa akan bertambah dan nunggu hasil ekstalasi di lapangan dan untuk pengamanan aksi massa tersebut, Polres juga dibantu dari Polsek Kuantan Mudik, Polsek Kuantan Tengah, Polsek Benai dan Polsek Kuantan Hilir. Karena warga yang datang dari berbagai penjuru baik dari Cengar Kuantan Mudik, Seberang Teluk kuantan dan Kopah, Benai dan Koto Rajo Kuantan Hilir Seberang.
“Pengamanan ini langsung dipimpin Kabag Ops Polres Kuansing, Kompol Azwar, S.Sos, M.Si ” Ujarnya.
Namun soal aksi pembakaran terhadap mobil milik PT. DPN, memang ada jenis toyota dan jumlahnya sedang di cek ke lapangan karena hanya baru satu unit yang terlihat, ungkapnya lagi.***(Tk-1/kpr)
Selatpanjang (SegmenNews.com)- Sebanyak 348 orang pegawai yang masih bersatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan menerima SK pada bulan depan.
Asisten III Setdakab, H Tengku Akrial didampingi Sekretaris Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP), Rosdaner, Kamis (29/8/2014), mengatakan, seluruh berkas CPNS sudah diterima dan diajukan ke BKN. Saat iniberkas terssebut sedang dalam proses.
“Setelah proses selesai dan diterbitkan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi masing-masing CPNS, maka kita akan menerbitkan SK yang akan kita serahkan. Pengiriman NIP ke daerah dan pemberian SK tersebut kita targetkan bisa dilakukan pada bulan depan (September),” ungkapnya.
Dikatakan Tengku, usulan CPNS tersebut terhitung mulai Juli 2014. Itu artinya, para CPNS akan dihitung mulai bekerja sebagai CPNS sejak 1 Juli 2014. “Memang belum pasti, tapi para CPNS akan terhitung mulai bekerja Juli. Hal itu juga akan dituangkan di dalam SK,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Meranti juga tetap memberikan hak-hak CPNS, seperti pembayaran gaji dan lainnya. Namun, saat hak tersebut belum bisa diberikan karena pembayaran hak CPNS akan dilakukan setelah SK keluar.
“Sebenarnya CPNS baru mulai bekerja setelah terima SK. Mengingat keterbatasan pegawai, maka kita meminta mereka agar masuk dan bekerja lebih awal. Apalagi di dalam SK nanti CPNS akan mulai bekerja terhitung sebelum menerima SK,” terangnya.
Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Bambang Suprianto yang dikonfirmasi, Kamis (29/8/2014), menegaskan bahwa gaji CPNS baru tersebut nantinya akan dibayarkan sejak mereka mulai bekerja. Bahkan anggarannya pun sudah diplotkan di dalam APBD 2014. “Yang pasti saat ini belum bisa dibayarkan. Jika sudah terima SK, pasti kita bayarkan sesuai dengan masa kerja mereka dengan sistem rapel,” sebut Bambang.
Untuk diketahui, ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru tersebut terhitung masuk dan mulai bekerja sejak Senin (14/7) lalu. Kebijakan tersebut dibuat guna mengisi kekurangan pegawai dilingkungan Pemkab Meranti.***(kpr)
Jakarta (SegmenNews.com)– Pipa Pertamina di Kampung Batang, Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat, terbakar hari ini pukul 05.48 WIB. 3 Orang tewas dalam kebakaran pipa yang terletak di pinggir jalan raya Pantura ini.
“Kebakaran pipa milik Pertamina dengan ketinggian api lebih kurang 50 meter dan menimbulkan asap ketinggian 100 meter,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul, dalam rilis kepada detikcom, Kamis (28/8/2014).
Martinus menjelaskan, terdapat 3 unit rumah warga semipermanen di bantaran sungai terbakar. “Dan terdapat 3 warga diduga terbakar dan meninggal dunia,” ujarnya.
Korban tewas kini berada di Puskesmas Mandalawangi. Rumah yang terbakar terletak di kawasan yang terlewati pipa Pertamina.***(dtc/ran)