Beranda blog Halaman 2592

Warga Tagih Janji Bupati Meranti Bantu Masjid Al-Muttaqin

Bupati Irwan Nasir, Msi
Bupati Irwan Nasir, Msi

Pulau Padang (SegmenNews.com)– Warga masyarakat desa mengkirau kecamatan Putri Puyu, Kabupaten kepulauan Meranti Provinsi Riau tagih janji Bupati Irwan Nasiri untuk membantu bangunan masjid Al-Muttaqin.

Pasalnya, janjinya akan membantu masjid tersebut terucap dari mulut Bupati sendiri kepada masyarakat, dia berjanji akan membantu masjid melalui dana dari kantongnya sendiri.

“Kurang lebih setahun yang lalu saat Bupati melaksanakan shalat di masjid al muttaqin yang dibangun melalui swadaya masyarakat sebesar miliaran rupiah. Bupati mengatakan mendukung pembangunan masjid tersebut dan berkata tidak mungkin rasanya jika dirinya tidak membantu mendukung pendanaan, terutama dari uang pribadinya disamping akan mengalokasikan pendanaan melalui alokasi APBD juga,” ulas Ahmad beserta puluhan jamaah masjid lainya menceritakan janji Bupati itu.

Namun hingga pengerjaan masjid al-muttaqin tahap finising, janji Bupati Meranti belum terealisasai. Masyarakat masih berharap Bupati memberikan nperhatian dan bantuannya.***(ur)

Pegawai Kemenag Rohul Terima Bantuan Paket Lebaran

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi,MA menyerahkan paket lebaran
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi,MA menyerahkan paket lebaran

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Senin (21/07/14) terima bantuan paket lebaran. Bantuan langsung diserahkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi,MA.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang lebaran Idul Fitri Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu juga menyerahkan bantuan paket lebaran terhadap Wartawan liputan di Pasir Pengaraian.

Ahmad Supardi mengatakan, bantuan paket lebaran ini merupakan salahsatu bentuk perhatian terhadap pegawai di kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu dan insan pers dalam rangka menghadapi hari raya Idul Fitri 1435 H.

‘‘Alhamdulillah, ini rutin tiap tahun kita laksanakan, karena ini sebagai bukti dari perhatian kita terhadap pegawai dan wartawan dalam rangka menghadapi lebaran ini,’‘ujarnya.

Lebih lanjut mantan Kasubag Humas Kanwil Kemenag Riau ini mengatakan, pada tahun ini setiap wartawan mendapatakan satu paket lebaran berupa satu kes minuman kaleng dan satu lembar kain sarung. ”Hanya ini yang dapat kita berikan secara cuma-cuma, mudah-mudahan ini bisa bermanfaat,”imbuhnya.(rls)

Diduga Korupsi, Kades Tolam Pelalawan Diperiksa

korupPelalawan (SegmenNews.com)- Setelah mendapat restu dari Bupati Pelalawan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kades Kuala Tolam, Zk terduga korupsi proyek Percepatan Pembangunan Infrastrutur Desa dan Kelurahan (PPIDK).

Maka, Jumat (18/8) lalu tim penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Pelalawan memeriksa Kades Kuala Tolam selama tujuh jam lamanya. Guna mendalami kasus yang melibatkan pejabat desa terebut atas proyek senilai Rp500 juta dari APBD Pelalawan tahun 2013 tersebut.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, membenarkan adanya pemeriksaan Kades Kuala Tolam sebagai tersangka dugaan korupsi proyek PPIDK terebut.

“Kades Kuala Tolam diperiksa tipikor setelah statusnya ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek PPIDK,” ujar Paur Humas.

Namun selain penyidik memeriksa Kades Kuala Tolam sebagai tersangka, juga Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) berinisial RM telah ditetapkan tersangka ikut diperiksa tim penyidik Tipikor. Keduanya datang bersamaan sekitar pukul 09.00 WIB, untuk memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai tersangka.

Terlihat lebih tegang Kades Kuala Tolam, saat diperiksa penyidik Tipikor apa karena dalam kondisi lagi puasa atau gugup diperiksa sebagai tersangka. Bahkan ada beberapa pertanyaan terkesan berbelit-belit saat menjawab Kades Kuala Tolam itu.

Walau terkesan tertutup, tapi pemeriksaan terus berlanjut hingga menjelang solat Jumat pemeriksaan di hentikan sementara dan baru di lanjutkan sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu kembali Kades Kuala Tolam berhadapan dengan penyidik sambil menjabat dan memperlihatkan dokumen yang telah dibawa saat datang.

Pemeriksaan awal sebagai tersangka Kades Kuala Tolam belum kita lakukan penahanan, karena masih harus memeriksa saksi lain dan sekaligus menunggu hasil audit kerugian negara dari BPKP Riau,” kata Edy.

Sehingga Kades Kuala Tolam bersama Ketua KSM usai diperiksa hingga pukul 16.00 WIB diperbolehkan pulang. Dengan raut wajah lelash terlihat saat melangkah keluar dari ruang penyidik Tipikor. Tapi apabila butuh keterangan lanjut akan kembali di panggilan oleh penyidik Tipikor Polres Pelalawan.

Terkiat proyek PPIDK untuk pembukaan dan pelebaran bandan jalan di desa Kuala Tolam senilai Rp500 juta yang di kelola oleh kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) kabupaten Pelalawan. Sementara proyek itu mengunakan alat berat.

Tetapi alat berat ada, tapi dipinjam secara geratis dari PT Adei, dimasukan dalam laporan pertanggung jawaban sebagai disewa. Hingga laporan fiktif itulah diduga melibatkan Kades Kuala Tolam yang ikut mendapatkan bagian atas uang proyek dan penyalah gunaan wewenang.

Hingga penyidik mendalami kasusnya, dan resmi menetapkan Kades Kuala Tolam bersama Ketua KSM sebagai tersangka. Usai melakukan pemeriksaan para saksi mulai dari diantaranya mantan Camat Pelalawan Kiki Syamputra yang kini menjabat Camat Teluk Meranti, mantan Sekcam Pelalawan HT Musliman Spd, Wahid Dudin selaku anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Kemudian Afrizal selaku koordinator kabupaten, Zulkifli STI salah satu Kepala Bagian (Kabid) di kantor BPMPD kabupaten Pelalawan yang bertugas sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam proyek PPIDK serta Sekdes Kuala Tolam Edi***(fin)

IRMUDA Pekanbaru Galang Dana Peduli Palestina

IRMUDA Pekanbaru Galang Dana Peduli Palestina
IRMUDA Pekanbaru Galang Dana Peduli Palestina

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Peristiwa memilukan yang dialami umat muslim di Gaza-Palestina yang di bombardir Israel, membuat hati kaum muslim di berbagai belahan dunia tergerak memberikan bantuan. Termasuk Ikatan Remaja Masjid Nurul Huda (IRMUDA) Rw 5 kelurahan Tangkerang Selatan, Pekanbaru-Riau.

IRMUDA  dan sahabat Aqsha berupaya dengan sepenuh hati dalam aksi Solidaritas Save Palestina untuk memberikan bantuan dengan melakukan penggalangan dana di simpang lampu merah jalan.H Imam Munandar. Aksi tersebut akan terus dilakukan hingga beberapa hari kedepan.

Aksi penggalang dana peduli Palestina
Aksi penggalang dana peduli Palestina

Pantauan dilapangan, aksi penggalangan dimulai, Sabtu (19/7/14) pukul 16:00 wib hingga pukul 18:wib. Para pengendara antusias memberikan bantuan dan sumbangnnya untuk membantu masyarakat di Gaza-Palestina yang saat ini diselimuti kesedihan yang teramat dalam akibat kehilangan rumah-rumah mereka, kehilangan anak, orang tua dan sanak saudara di bulan Ramadhan ini.

Koordinator Penggalangan dana IRMUDA, Yonaldi menuturkan bahwa dana yang terkumpul saat itu Rp 1.582.500. Aksi penggalan dana akan dilakukan hingga beberapa hari kedepan di titik-titik keramaian kota Pekanbaru.

“Dana yang terkumpul akan disalurkan ke sahabat Al-Aqsha yang ada di Kota Pekanbaru. Insyaallah aksi ini terus berlanjut hingga beberapa hari kedepan. Kita harapkan bantuan yang diberikan masyarakat Kota Pekanbaru dapat meringankan beban saudara kita di Gaza-Palestina,” tutur Yonaldi.***(heri)

Polda Riau Selidiki Bentrokan Berdarah di Kabun-Rohul

Bentrokan dan warga tewas (foto:rtc)
Bentrokan dan warga tewas (foto:rtc)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bentrokan antar warga Desa Aliantan dan Desa Kabun, Kecamatan Kabun yang mengakibatkan seorang warga Desa Aliantan, Endar Dini (51) meninggal dunia dan enam unit kendaraan sepeda motor terbakar. Situasi di dua Desa saat ini masih mencekam.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Onny Trimurty, Sabtu (19/7/14) kepada SegmenNews.com mengatakan pihaknya masih dilapangan untuk menyelesaikan permasalahan dengan warga dua Desa yang terlibat, sehingga belum bisa memberikan keterangan.

“Ya, saya sedang sama warga ini, menyelesaikannya. Nanti kita kabari,” singkat Kapolres diujung telephon.

Sementara itu dari informasi Camat Kabun, Muhammad Zaki, hingga sore ini Kapolres Rokan Hulu dan jajaran dari Polda Riau masih dilapangan melakukan proses Hukum dan upaya perdamaian antara masyarakat bentrok. Menurutnya, bentrokan dipicu kesalah pahaman antar pemuda dua Desa tersebut.

Lanjutnya, warga dua Desa Aliantan dan Desa Kabun sejak dahulunya memang sering terjadi pertikaian. Namun kali ini dua Desa tersebut bentrok diakibatkan pemuda.

“Ya, tadi malam sempat terjadi bentrok, dua Desa itu dahulunya memang sering bentrok. Tapi kali ini dipicu pemudanya. Dari informasi yang saya dapat, satu orang warga Aliantan meninggal dunia, beberapa unit kendaraan bermotor terbakar dan beberapa unit kendaraan roda empat rusak akibat bentrok.

Peristiwa bentrokan tersebut bermula, Jumat (18/7/14) sekitar pukul 17:30 Wib terjadi saling lempar antar pemuda dua Desa.

Atas kejadian tersebut pemuda Aliantan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kabun. Tiba-tiba datang warga Aliantan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan hampir mengenai warga Kabun sekitar pukul 22:30 WIB, akibatnya terjadi lemparan batu dan memicu perkelahian masal.

Perkelahian tersebut menimbulkan korban jiwa dengan luka tusuk di leher dan kepala memar dengan menggunakan benda tumpul, kemudian dibawa ke Puskemas Kabun.

Pada pukul 00:30 Kapolres dan Wabup Kabupaten Rohul tiba di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) untuk meredam perkelahian pada pukul 01:00 WIB rombongan Kapolres melihat korban di poliklinik.***(r4n/acce)

Kemenag Rohul Himbau Percepatan Bayar Zakat Fitrah

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menghimbau kepada seluruh umat Islam se Rohul, agar mempercepat pembayaran zakat fitrah, yaitu pada pekan ketiga bulan Ramadhan 1435 H/2014 M, sehingga para amil yang mengelola zakat dapat menyalurkannya pada pekan keempat.

Hal ini dimaksudkan agar ada rentang waktu bagi para mustahiq, yaitu fakir miskin, untuk menggunakan zakat fitrah yang diterimanya, sesuai dengan kebutuhannya yang mendesak, jangan sampai pembayarannya terlalu di akhir yakni menjelang sholat Idul Fitri, sehingga tidak ada kesempatan bagi mustahiq membeli kebutuhannya.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, menjawab pertanyaan sejumlah wartawan, tentang kapan sebaiknya waktu membayar zakat fitrah, Rabu (16/7/2014) di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah Kab Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

Dikatakannya, besaran zakat fitrah masing-masing orang umat Islam adalah 2,5 Kg beras yang dikonsumsi sehari-hari. Zakat fitrah tersebut dapat dibayarkan dengan uang sesuai dengan harga pasar yang berlaku saat itu atau dengan mempedomani ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemenag Rohul.

Menurut Ahmad Supardi, tidak dibenarkan membayar zakat fitrah dengan harga yang murah sementara beras yang dikonsumsinya adalah beras mahal. Berbeda dengan sebaliknya, yaitu dibenarkan membayar zakat fitrah dengan harga yang lebih mahal dari harga beras yang dikonsumsinya sehari-hari.

Ditambahkannya, zakat fitrah pada dasarnya adalah digunakan untuk keperluan fakir miskin, yakni untuk memenuhi kebutuhan mereka pada saat Idul Fitri. Islam mengajarkan agar jangan ada yang merasa hidup kekurangan pada saat merayakan hari raya Idul fitri, khususnya kekurangan makan dan minum.

Ahmad Supardi Hasibuan menghimbau kepada seluruh pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada setiap masjid/Musholla dan tempat-tempat lainnya, agar melakukan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah sesuai ketentuan agama Islam dan menyampaikan laporannya kepada KUA setempat, untuk dilaporkan ke Kemenag dan BAZNAS Rohul.***(acce)

Asyik, Petugas Kebersihan Terima Paket Lebaran

Wako Serahkan 3000 Paket Lebaran untuk Petugas Kebersihan
Wako Serahkan 3000 Paket Lebaran untuk Petugas Kebersihan

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru, Firdaus MT membagikan 3000 paket lebaran kepada 1700an Tanaga Harian Lepas (THL) Kebersihan. Acara ini bekerjasama dengan donatur lions Club district 307 A2,
Pekanbaru Riau.

Ketua penyelenggara Erik dari Lions Club, menyebutkan bantuan merupakan bentuk pegabdian kepada masyarakat kota Pekanbaru. “Berupa kegiatan sosial, seperti pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu dan juga yang tertimpa musibah seperti bencana alam,” ujarnya Sabtu (19/07/2014).

Dalam sambutan tersebut, Erik menyebutkan agar masyarakat tidak hanya melihat dari isi bingkisan yang diberikan. “Tapi lihatlah dari niat tulus iklas dari apa yang kami berikan,” sebut pemuda berusia 17 tahun ini.

Kegiatan tersebut turut mendapat apresiasi dari Walikota Pekanbaru. Dalam sambutannya Firdaus mengucapkan terimakasih kepada para penyelenggara dan donatur yang menyediakan paket lebaran untuk para petugas kebersihan.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada para donatur, semoga ini bisa meningkat terus ke depannya,” sebutnya.

Bantuan yang diberikan berupa bingkisan lebaran, dua paket untuk satu orang petugas kebersihan se Kota Pekanbaru. Selain itu juga diberikan beasiswa serta bingkisan sekolah kepada anak-anak petugas kebersihan yang berprestasi dari Hannoch Lighting Indonesia.

Bingkisan diberikan ke Petugas DKP 788 orang, kecamatan Senapelan 56 orang, Kota Pekanbaru 65 orang, Tampan 68 orang, Payung sekaki 46 orang, Lima Puluh sebanyak 65 orang, Sail 53 orang, Rumbai Pesisir 38 orang, Bandar Raya 51 orang, Rumbai 40 orang, Marpoyan Damai 78 orang, Sukajadi 66 orang, dan Tenayan 40 orang.***(adv)

Polsek Pangkalan Kerinci Buka bersama dan Berikan Santunan Pada Anak Yatim

Polsek Pangkalan Kerinci Buka bersama dan Berikan Santunan Pada Anak Yatim
Polsek Pangkalan Kerinci Buka bersama dan Berikan Santunan Pada Anak Yatim

Pelalawan (SegmenNews.com)- Jajaran Kepolisian Sektor Pangkalan Kerincin, Jumat Sore (18/07/14) menggelar acara buka bersama anak yatim dan warga sekitar dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada sekitar 15 anak yatim piatu yang berasal dari kelurahan setempat.

Dalam buka bersama tersebut diberi santapan rohani langsung dipimpin ustad Karmani dan penyerahanan santunan langsung diberikan Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH MH.

Acara tersebut berlangsung khidmat, kemudian dilanjutkan dengan shalat magrib bersama serta makan bersama. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini hubungan silaturahmi dengan masyarakat akan bertambah erat dan berbagi santunan ini berharap bisa bermanfaat bagi saudara-saudara yang membutuhkannya.

Usai buka bersama anak yatim, Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH MH mengatakan, Acara ini diadakan sebagai rasa kekeluargaan dan persaudaraan diantara bersama. Moment ramadhan sangat bagus, maka moment ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan silaturahmi antara masyarakat dengan pihak kepolisian. Buka bersama ini setiap tahun diadakan oleh Polsek Pangkalan Kerinci.

Kompol Arwin juga mengatakan, setelah buka dilangsungkan shalat taraweh berjemaah di Mushalla Al-Abraar, sholat taraweh penuh dikunjungi oleh warga setempat dan jajaran Polisi Sektor. Santunan ini diberikan kepada anak yatim di Kelurahan setempat sebanyak 15 orang.

“Semoga bantuan ini bermanfaat buat saudara-saudara yang membutuhkannya dan makna buka bersama ini bisa berlanjutkan untuk tahun kedepannya.***(fin)

Hamili Pacar, Siswa SMP Lebaran di Rutan Pekanbaru

ist
ist

Pelalawan (SegmenNews.com)- Seorang siswa salah satu SMP di kota Pangkalan Kerinci berinisial Ju (15) harus merayakan lebaran idul fitri di Rumah Tahanan (Rutan) anak Pekanbaru, karena telah menghamili pacarnya Za (14) yang juga merupakan teman satu kelasnya.

Kepastian siswa kelas dua SMP itu mendekam di Rutan anak Pekanbaru, setelah majelis hakim Pengadinal Negeri (PN) Pelalawan, yang di ketuai oleh Rico K Sitanggang SH MH menjatuhkan vonis penjara 2 tahun 6 bulan, dengan denda Rp60 juta subsider 1 bulan latihan kerja.

Mendegar vonis bersalah terdakwa Ju langsung berkonsultasi dengan penasehat hukumnya dan kedua orang tuanya yang ikut hadir pada persidangan yang digelar, Kamis (17/7) sore di PN Pelalawan tersebut. Namun dengan mata berkaca-kaca terdakwa yang menyadari harus lebaran di penjara, menerima putusan hukuman tersebut.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Pangkalan Kerinci Surbani Binzar SH mewakili Cut Ara SH, juga menerima atas vonis yang di jatuhkan majelis hakim setelah persidangan sebelumnya mereka menuntut terdakwa 3 tahun 6 bulan. Walau putusan kurang dari 1 tahun dari tuntutan tapi dendanya sama yakni Rp60 juta subsider 1 bulan pelatihan kerja.

Sementara fakta persidangan yang memberatkan terdakwa perbuatan dilakukan berulang kali di rumah korban saat orang tuanya lelap tertidur masuk ke kamar dan melakukan hubungan layaknya suami istri. Sedangkan mereka masih remaja dan berstatus siswa SMP.

Tapi akibat perbutan terlarang yang dilakini sebanyak 15 kali membuat korban hamil di luar nikah dan massa depannya hancur. HIngga orang tua Za tidak terima dan meminta ke adilan untuk kasusnya terus diproses hingga ke meja hijau. Tanpa memberi ruang untuk berdamai dan menikahkan mereka, karena masih bersekolah.

Bahkan kasus ini sempat heboh, pasalnya pelaku yang masuk ke rumah pacarnya malam hari secara diam-diam di Jalan Sejahtera, Pangkalan Kerinci dipergoki ibunya disaat bersembunyi ke dalam lemari. Namun bukan saja pelaku nekat masuk ke rumah dan menginap di kamar pacarnya, tapi mereka sudah melakukan hubungan badan hingga pacarnya hamil 2 bulan.

Tidak sampai disitu, pelaku juga nekat pergi bersama pacarnya saat diketahui telah tidur bersama, hingga orang tua Za melapor ke Polres Pelalawan. Atas laporan itu Ju berhasil ditangkap saat pulang ke rumah orang tuanya di Jalan Lintas Timur, kota Pangkalan Kerinci.

Tahap demi tahap proses kasus yang menerpa siswa SMP itu, usai di tahan di sel Polres Pelalawan kini mendekam di Rutan anak Pekanbaru. Hingga sebahagian usianya harus di habiskan dalam jeruji besi dan harus menelan pil pahit akibat usia masih mudah harus merayakan lebaran idul fitri 1445 Hijriah pertama di rutan anak Pekanbaru dan perpisah dengan orang tua dan saudaranya.

Menyadari putranya divonis 2 tahun 6 bulan, kedua orang tua Ju tidak dapat membendung air mata kesedihan. Dikala menjelang lebaran putra bungsunya harus mendekam di rutan anak Pekanbaru. Tanpa bisa berbuat banyak, yang setia mendampingi setiap kali sidang.

“Kami sudah melakukan mediasi dan minta damai dengan pihak keluarga korban. Tapi mereka minta uang Rp1 miliar itu sama saja tak mau damai,” ungkap Penasehat Hukumnya M Sitepu.***(fin)

Polsek Serahkan 8 Tersangka ke Jaksa

Polsek Serahkan 8 Tersangka ke Jaksa
Polsek Serahkan 8 Tersangka ke Jaksa

Pelalawan (SegmenNews.com)- Menjelang lebaran, tim penyidik Sat Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci menyerahkan sebanyak delapan tersangka dengan kasus berbeda ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Kerinci, setelah berkas acara pemeriksaan (BAP) rampung.

“Ya, Kamis (17/7) kemarin kita telah menyerahkan 8 orang tersangka ke Kejaksaan, setelah berkasnya dinyatakan P-21 (Rampung),” kata Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH,
ujar Kapolsek kemarin.

Dijelaskan Kapolsek ke delapan tersangka itu adalah dua deplkoletor yakni Arbaini Wibowo dan Hiu Rajo. Dua tersangka narkotika Audebra Dibella Fahmi dan Arisman. Kemudian kasus pengelapan dengan tersangka Karferius Naibaho, dan kasus curat Eri Yondra dan M Rio Prayogi, serta tersangka pengeroyokan Ersa Aminuddin.

“Para tersangka ini di tangkap di waktu dan lokasi berbeda. Tapi pemberkasan dan pemeriksaan diselesaikan dengan cepat. Karena sebahagian akan habis masa penahanan di saat hari libur lebaran,” ungkap Arwin.

Maka satu persatu tersangka yang kedua tanganya dipasang borgol digiring masuk ke mobil mini bus travel dibawa pengawalan ketat petugas kepolisian dari satuan Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci, untuk di serahkan ke Kejaksaan. Usai dilakukan serah terima, tersangka kemudian digiring ke Rutan Pekanbaru.

“Setelah diserahkan ke Kejaksaan kita kawal kembali para tersangka untuk diantar ke Lembaga pekanbaru,” tutur Kapolsek.

Ditempat berbeda Kajari Pangkalan Kerinci Adnan SH melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Herlambang Saputro SH MH membenarkan adanya pelimpahan tahap dari Polsek Pangkalan Kerinci dengan delapan tersangka tersebut.

“Sekarang delapan tersangka itu telah kita titip di Rutan Pekanbaru, dan rencana setelah lebaran akan kita limpahkan ke Pengadilan untuk di persidangan,” kata Kasi Pidum.***(fin)