SegmenNews.com- Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla angkat bicara soal pemecatan yang dilakukan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) kepada tiga kader Golkar yakni Agus Gumiwang Kartasasmita, Poempida Hidayatullah, dan Nusron Wahid. Ketiganya dipecat karena mendukung Jokowi-JK di Pilpres 2014.
JK menantang Ical untuk memecat dirinya yang mencalonkan diri menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 9 Juli mendatang.
“Saya tantang pecat saya. Silakan saja pecat hari ini, setelah Pilpres kita pecat lagi balik,” kata JK di Aceh Besar, Kamis (26/6/14).
Seperti diketahui, DPP Partai Golkar akhirnya mengambil sikap tegas terhadap tiga kader mudanya yang membangkang itu. Sikap mereka dianggap tidak sejalan dengan partai karena Golkar merupakan partai yang berkoalisi mendukung pasangan Prabowo-Hatta.
JK juga menyindir Ical sedang melakukan praktik politik dagang.
Oleh karena itu, JK dalam kesempatan itu berkeyakinan dan menaruh harapan pada kader yang muda-muda agar berpandangan ideologis.***
SegmenNews.com- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi administratif penghentian sementara program Yuk Keep Smile (YKS) yang tayang di Trans TV. KPI menemukan pelanggaran dalam tayangan 20 Juni 2014 pukul 19.22 WIB.
Berdasarkan pengaduan masyarakat, pemantauan langsung KPI dan hasil analisa, tayangan tersebut melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) KPI tahun 2012.
YKS menayangkan adegan pengisi acara yang sedang dihipnotis sehingga melecehkan artis Benyamin Sueb. Tindakan ini termasuk pelanggaran pasal 24 ayat (1) Standar Program Siaran di mana program siaran dilarang menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun nonverbal, yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia.
Ketua KPI Pusat, Judhariksawan menjelaskan, sanksi diambil setelah melewati proses klarifikasi dengan jajaran direksi Trans TV, termasuk Direktur Utamanya Atiek Nur Wahyuni, kemarin (25/6). Trans TV mengakui adanya kelalaian dan meminta maaf atas tayangan yang melukai perasaan masyarakat Betawi ini. Demikian dikutip merdeka.com dari situs kpi.go.id, Kamis (26/6).
Program YKS ini sebelumnya telah mendapat sanksi administratif berupa teguran pertama pada 3 Januari 2014, teguran kedua pada 5 Februari 2014 dan pengurangan durasi pada 13 Maret 2014. Sanksi penghentian sementara ini diambil sesuai dengan kewenangan KPI sebagaimana yang diberikan Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran, pasal 55 ayat (2).
Judha menegaskan bahwa sepanjang pelaksanaan sanksi administratif, Trans TV tidak boleh mengganti program YKS dengan format program yang serupa baik di waktu siaran YKS maupun di waktu lainnya, sesuai dengan pasal 80 ayat (2) dalam Standar Program Siaran.
Belajar dari peristiwa ini, KPI melarang adanya aktivitas hipnoterapi diselenggarakan di luar program kesehatan. Judha mengatakan, hipnoterapi adalah salah satu metode penyembuhan phobia dan ganggguan kesehatan psikologis lainnya, bukan untuk bahan guyonan dan lawakan.
“Karenanya, hari ini KPI juga telah mengeluarkan edaran kepada seluruh lembaga penyiaran untuk tidak menayangkan hipnoterapi, relaksasi dan sejenisnya di luar program kesehatan,” ujarnya.
KPI juga memerintahkan manajemen Trans TV untuk melakukan pembinaan untuk meningkatkan kualitas isi siaran kepada seluruh jajaran program, produksi, pengisi acara termasuk juga artis-artis yang tampil.*** Red: hasran Sumber: kapanlagi
SegmenNews.com – Heboh kasus video Ahmad Dhani yang disorot oleh media internasional membawa nama Ratna Sarumpaet dalam pusaran kontroversi tersebut. Ratna tersangkut lantaran ia menyebarkan foto penulis artikel di TIME, lengkap dengan foto anak dan alamat rumahnya.
Postingan itu mengundang banyak reaksi dari dunia maya. Sang jurnalis yang bernama Yenni Kwok sendiri mengancam akan memperkarakan Ratna bila foto anaknya tidak diturunkan.
Setelah mendapatkan teguran itu, Ratna memang langsung menghapus postingan yang mengandung foto anak sang jurnalis. Ratna pun melakukan klarifikasi atas tuduhan bahwa ia sudah bertindak rasis kepada Yenni.
Melalui beberapa rangkaian Twit, Ratna menyatakan bahwa ia sama sekali tidak bermaksud untuk bertindak rasis. Menurut ibu Atiqah Hasiholan tersebut, ia hanya berusaha menjelaskan bahwa Yenni adalah seorang keturunan Tionghoa
Ratna juga mengaku kecewa dengan drama pilihan presiden kali ini. Ia menganggap bahwa pilpres liberal ternyata malah bikin orang Indonesia kehilangan nalar.
Sebelumnya Ratna menyoroti tulisan Yenni yang dimuat di TIME. Di web internasional itu ditulis bahwa video yang dibuat oleh Ahmad Dhani adalah sebuah bentuk kampanye terburuk yang pernah ada.
Namun Ratna sendiri mengaku bahwa dirinya bukanlah pendukung pasangan Prabowo-Hatta. Pasalnya, hingga detik ini Ratna masih berstatus golput alias tidak memilih siapapun.***
Pekanbaru (SegmenNews.com) – Badan Narkotika Kota (BNK) Pekanbaru menggelar tes urine terhadap pegawai Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (26/6/2014).
Tes urine tersebut dilaksanakan di ruang Paripurna, baik PNS dan tenaga honor serta tenaga harian lepas.
“Kita komit mengantisipasi peredaran narkoba di lingkungan kerja kita,” kata Dewandono, Kabag Umum Setwan DPRD Pekanbaru.
Satu per satu pegawai diinstansi tersebut melakukan tes urine. Para pegawai pun terlihat biasa-biasa saja.***(knc)
Bagan Siapiapi (SegmenNews.com)- Puluhan penderita filariasis atau kaki gajah ditemukan di Kecamatan Bangko, Batu Hampar dan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir. Para penderita rata-rata berusia 2-75 tahun.
Penyakit menular itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Rohil dr Junaidi Saleh, Kamis (26/6/201), telah ditindaklanjuti penanggannaya melalui Dinas Kesehatan. Diskes sendiri, lanjutnya, sudah melakukan rapat koordinasi dengan puskesmas dan camat dalam upaya pencegahan.
“Kita lakukan pencegahan agar tidak menular dengan memberikan obat pada penderita,” sebutnya.
Menurutnya, program yang sedang dijalankan Diskes sendiri sedang dalam tahap penyelesaian, artinya Diskes akan mendistribusikan obat tersebut ke penderita. Ditambahkan, dari informasi masih ada 87 Kabupaten lainnya yang saat ini masih dalam tahapan proses penyelesaian.
Secara medis, jelas Junaidi, penyakit kaki gajah disebabkan sekelompok cacing parasit nemtoda yang tergolong sangat superfamilia filarioidea yang berada ditubuh penderita.
Filariasis, menurutnya, bisa menyebabkan Infeksi sehingga berakibat munculnya edema, ataupun bisa disebut gejala terjadinya elefantiasis, yaitu berupa membesar nya tungkai kaki dan kantung zakar (Skrotum,red), namun demikian gejala pembesaran ini tidak selalu di sebabkan oleh filaresis.
“Filariasis ini penyakit Kronis, apabila tidak mendapatkan pengobatan, maka dapat menimbulkan cacat menetap, seperti kakinya besar, lengan dan alat kelamin baik laki-laki maupun perempuan, dan penyakit ini cukup banyak ditemukan di Indonesia,” terangnya.
Masih katanya, penularanya sendiri dapat terjadi melalui gigitan nyamuk bisa dengan mudah menularkan filariasis, dengan darah yang terinfeksi mengandung larva.
Penyakit ini berbeda dengan penyakit malaria dan DBD, dimana Filariasis dapat di tularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus anapheles, culax, mansonia dan lain sebagainya,maka dari itu penyakit ini dapat menular dengan cepat.
Untuk itu Junaidi menghimbau kepada Masyrakat Rohil untuk menjaga lingkungan dari tempat -tempat nyamuk yang mudah bersarang, karena apa bila lingkungan kita bersih, maka semua penyakit bisa terhindari.***(Wan)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab Rohul Drs H Hasbi Abduh MAg, terbitkan himbauan bersama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1435 H, yang ditanda tangani pada tanggal 20 Sya’ban 1435 H/18 Juni 2014 M.
Ahmad Supardi menyatakan bahwa himbauan tersebut terdiri dari 6 butir. Pertama, dalam menentukan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1435 H, agar menunggu Keputusan Menteri Agama RI, sebab diharapkan agar penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal ini, menjadi wewenang pemerintah pusat, sehingga tidak ada lagi perbedaan.
Kedua, agar umat Islam memanfaatkan bulan suciu Ramadhan untuk memperbanyak dan meningkatkan ibadah dan amaliah Ramadhan, seperti meramaikan masjid, sholat tarweh, tadarus Alqur’an, membayar zakat, infaq, dan shodaqah, serta ibadah lainnya.
Ketiga, diharapkan agar seluruh café, rumah makan, tempat hiburan, agar tutup pada siang hari bulan Ramadhan, dan baru buka pada sore hari menjelang berbuka puasa, sehingga tidak mengganggu umat Islam yang sedang berpuasa.
Keempat, agar anak-anak dan generasi muda supaya tidak menyalakan petasan, meriam bambu, serta kembang api, baik selama bulan suci Ramadhan maupun Idul Fitri, untuk kenyamanan beribadah.
Kelima, kepada umat non muslim, agar menghormati orang yang berpuasa dengan cara tidak makan, minum, dan merokok di tempat terbuka, yang dapat mengganggu kekhusu’an orang yang berpuasa.
Keenam, agar seluruh umat beragama, meningkatkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, toleransi umat beragama, demi terwujudnya masyarakat Rokan Hulu yang agamis, aman, tentram, damai, dan dinamis.
Kakan Kemenag Rohul, mengharapkan agar seluruh umat beragama dan semua pihak yang terkait, dapat melaksanakan himbauan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga ibadah puasa Ramadhan bagi umat Islam, dapat terlaksana dengan khusus’ dan penuh khidmat.
Ahmad Supardi Hasibuan, juga berharap agar Pemerintah Daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan juga Kepolisian resort (Polres) Rokan Hulu, dapat mengamankan pelaksanaan himbauan ini, sekaligus mengambil langkah-langkah antisipatif, demi terlaksananya himbauan bersama ini.***(acce)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Peredaran Narkotikan di Dua semakin memprihatinkan, sebab selama ini permasahalan tersebut belum dapat terselesaikan. Masalah Narkotika hanya dapat ditahan, tentunya akan menghawatirkan dan mengancam kehidupan bangsa dan Negara.
Demikian sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) DR. ANANG ISKANDAR, SH, MH yang dibacakan oleh, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, Kamis (26/6/14) dihalaman kantor Walikota dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional 2014.
Lanjutnya, peredaran Narkoba kurun waktu empat tahun terakhir pengungkapan narkoba masih terlalu kecil dibandingkan dengan jumlah narkoba ilegal yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Diindonesai sendiri dari survei penyalah gunaan Narkoba tahun 2011 menunjukkan angka prevalensi penyalah gunaan narkoba sebesar 2,2 persen atau sekitar 4,2 juta orang.
Angka tersebut terus meningkat setiap tahunnya. Upaya penegakan hukum perlu ditingkatkan dan harus lebih intensif serta diintregasikan dengan upaya pemulihan dan pencegahan. Yang lebih memprihatinkan dampak dari narkoba menyebabkan banyaknya kematian dan ada juga yang tahap rehabilitasi
Mereka yang sakit membutuhkan rehabilitasi, agar mereka bisa hidup normal dan bermasyarakat kembali, jangan dikucilkan.
“Untuk menghindari itu semua, peran orangtua, guru di sekolah sangat dibutuhkan dalam pendidikan yang sehat tanpa narkoba kepada anak. Sementara untuk pengguna berhak mendapatkan rehabilitasi. Pemerintah Provinsi dan Daerah harus memberikan perhatian rehabilitasi agar generasi kembali sehat dan berkarya,” imbaunya.***(chir)
Rokan Hilir (SegmenNews.com) – Hingga hari ini, Kamis (26/6/14) Kabupaten Rokan Hilir masih diselimuti kabut asap yang cukup tebal, yang diakibatkan oleh pembakaran lahan dan hutan.
Menanggapi hal ini Bupati Rokan Hilir, H Suyatno mengatakan pihaknya terus melakukan Upaya dini untuk pemadaman api. Pemerintah setempat selalu berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk menghentikan pembakaran lahan dan menangkap para pelaku yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan yang tercemar.
Walaupun kabut asap menghantui masyarakat Rokan Hilir dan semakin memprihatinkan, sebagian masyarakat masih banyak yang tidak mengenakan masker, seolah-olah tidak menghitraukan dampak kabut asap tersebut.
Para siswa sekolah seperti di SMPN 1 Bangko juga masih melakukan aktifitas seperti biasa. Hari ini para siswa bersemangat mengikuti tes Psikologi kepada siswa baru.
“Hari ini kita melakukan Tes Psikologi untuk siswa baru, Hal ini kita lakukan untuk melihat kemampuan intelegensi siswa baru kita. Dan Siswa – Siswi yang lain sudah libur karna sudah memasuki masa libur sekolah,” Ungkap H.Bustami kepsek SMPN 1 Bangko..***(Chir)
SegmenNews.com- Saat menggelar menggelar olah TKP di kediaman Pipik Dian Irawati, pasca kebakaran yang terjadi pada Senin (23/6), pihak kepolisian dikabarkan menemukan senjata api. Terkait hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Indra Siregar tak membantahnya.
“Memang Ada informasi seperti itu (senjata), tetapi kita masih dalami. Kita belum tahu seperti apa dan milik siapa,” ucapnya di kantornya, Rabu (25/06).
Sementara itu, Pipik memberikan klarifikasi sesuai versinya. Dari keterangan istri almarhum Uje tersebut diungkap bahwa senjata yang ditemukan pihak kepolisian bukanlah senjata api sungguhan.
“Almarhum Uje kan memang punya koleksi-koleksi senjata dulu. Tapi itu mainan senjata. Yah air soft gun yang kita pajang. Dan itu mainan saja,” tutup Pipik sambil berlalu.
Sebagian koleksi senjata tersebut ikut turut terbakar. Pihak kepolisian pun menyelidiki apakah ada dari koleksi tersebut yang turut hilang. Hal ini karena saat kebakaran, rumah Pipik juga mengalami pencurian.
Pelaku pencurian berinisial IV pun sudah ditangkap oleh pihak berwajib. Pelaku yang juga karyawan Pipik tersebut sempat mencuri uang sebesar Rp 4 Juta yang tergeletak di meja rias, dan menggunakannya untuk membeli handphone dan barang lain.***
Jakarta (SegmenNews.com)– Pemerintah optimistis nilai tukar rupiah kembali menguat dalam waktu dekat. Rupiah yang sempat menyentuh level Rp 12.000 per dolar AS telah kembali turun, ke posisi sekitar Rp 11.900 per dolar AS. Penguatan rupiah didorong oleh neraca perdagangan yang akan kembali surplus dan pilpres yang berlangsung aman.
“Jika dinilai dari akhir Januari 2014, nilai tukar rupiah mulai menguat. Bahkan, rupiah menjadi mata uang dengan performa terbaik kedua dunia, karena terapresiasi sekitar 6-8% hingga Mei 2014,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri di Jakarta, Selasa (24/6).
Menkeu menjelaskan, ada tiga faktor utama yang menyebabkan nilai tukar rupiah melemah dalam beberapa waktu terakhir. Pertama, persaingan pasangan capres-cawapres menjelang pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli nanti semakin ketat. Meskipun pelaksanaan pilpres dipastikan aman, jika hasil pilpres menghasilkan perolehan suara yang cukup ketat dan dekat, pelaku bisnis menilai hal tersebut dapat menimbulkan ketidakpastian.
Pasalnya, bisa muncul sengketa Oleh Imam Suhartadi dan Nasori pilpres yang berkepanjangan. Selain itu, April lalu, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit. Namun, Menkeu memperkirakan, Mei 2014 neraca perdagangan kembali surplus.
Faktor ketiga adalah situasi geopolitik di Irak yang menyebabkan melambungnya harga minyak dunia. Hal ini merupakan faktor eksternal yang cukup memengaruhi nilai tukar rupiah.(Investordaily)