Pekanbaru (SegmenNews.com)- Kasi Perhubungan dan Keselamatan Hubungan Darat, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Onki hertawa, AMd LLAJ, SE menegaskan, jika ada penertiban atau razia yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) tanpa didampingi kepolisian maka merupakan kegiatan yang ilegal.
“Pengawasan Dinas Perhubungan di lapangan sangat terbatas. Karena itu di lapangan kita wajib didampingi oleh kepolisian,” tegasnya, saat dijumpai bertuahpos, Jum’at (20/6/2014) kemarin di ruangan kerjanya.
Ini telah diatur pada undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang angkutan darat. Jika ada angota Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang melakukan pengawasan dan penertiban dilapangan atau di jalan raya tanpa ada pengawasan Kepolisian, bisa segera dilaporkan.
Ditambahkannya, kewenangan LLAJ melakukan pengawasan tanpa adanya pihak kepolisian hanya di terminal saja. “Sekarang itulah yang menjadi kendala kita, dengan kebijakan dari undang-undang tersebut pengawasan kita jadi terbatas. Karena itu suatu kebijakan undang-undang harus kita ikuti,”tandasnya.***(ran/btp)
Peresmian balai adat LAMR Kota Pekanbaru, pengukuhan pengurus LAMR Kota Pekanbaru
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, secara resmi memberikan gelar kehormatan adat kepada Walikota Pekanbaru Firdaus yakni, Datuk Bandar Setia Amanah, sedangkan Wakil Walikota bergelar Datuk Muda Bandar Setia Amanah.
Acara ini dihadiri oleh para pejabat daerah, para pengurus LAMR Provinsi, Tennas Efendi, Al azhar dan Kota, para tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi, dan PNS serta seluruh lapisan masyarakat. Agenda tersebut sekaligus peresmian balai adat LAMR Kota Pekanbaru, pengukuhan pengurus LAMR Kota Pekanbaru.
Firdaus MT akan memperluas lokasi Balai Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru yang berada di kawasan Jalan Senapelan. Hal tersebut disampaikannya usai penobatan dirinya sebagai Datuk Bandar Setia Amanah pada, Sabtu (21/06/2014).
Selain itu Firdaus juga meminta kepada masyarakat agar tidak membangun ruko disekitar balai adat.
“Kalau sudah berdiri ruko, tenggelam balai adat ini,” ujarnya.
Selain itu dirinya akan mengeluarkan himbauan agar kawasan sekitar tidak dibangun ruko. Hal itu sebagai bentuk penghormatan terhadap kawasan Senapelan yang merupakan cikal bakal Kota Pekanbaru.***(chir)
Semarak Pembukaan MTQ ke-14 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-14 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) didampingi Wakil Bupati Ir. H. Hafith Syukri MM, Jumat (20/6/14) malam. Sesuai jadwal MTQ dilaksanakan selama lima hari hingga, Rabu 25 Juni 2014.
Pembukaan MTQ ke-14 Tingkat Rohul yang dihadiri Sekdakab Rohul Ir. H. Damri Harun MM, unsur Forum Komunikasi Daerah Rohul, pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, serta diramaikan ribuan masyarakat Rohul dan masyarakat Padang Lawas, Sumatera Utara malam itu ditandai dengan penekanan tombol sirene. Langit Rokan Hulu dihiasi kembang api dan sinaran lighting menambah semaraknya pelaksanaan MTQ.
Laporan Ketua Panitia MTQ ke-14 Tingkat Rohul 2014, Syaiful Bahri juga Asisten II Ekonomi Pembangunan Setdakab Rohul mengatakan pada MTQ tahun ini diikuti 420 peserta dan oficial.
420 peserta itu terdiri dari Kecamatan Rambah mengirimkan 28 peserta dan 8 oficial, Rambahsamo 22 peserta dan 8 oficial, Rambah Hilir 23 peserta dan 6 oficial, Bangunpurba 18 peserta dan 8 oficial dan Kecamatan Tambusai mengirimkan 26 peserta dan 8 oficial, Tambusai Utara 32 peserta dan 8 oficial, Kepenuhan 32 peserta dan 11 oficial, serta Kepenuhan Hulu mengirimkan 18 peserta dan 8 oficial.
Kemudian, Kecamatan Ujungbatu mengirimkan 28 peserta dan 5 oficial, Tandun 30 peserta dan 7 oficial, Kabun 32 peserta dan 8 oficial, Rokan IV Koto 28 peserta dan 8 oficial, Pendalian IV Koto 24 peserta dan 8 oficial, Kuntodarussalam 21 peserta dan 8 oficial, Pagarantapah 22 peserta dan 8 oficial, sedangkan Kecamatan Bonaidarussalam mengirimkan 32 peserta dan 8 peserta.
Untuk cabang MTQ ke-14 tingkat Rohul tahun ini ada 5 cabang terdiri cabang Tilawah, Hifzil Quran, Syarhil, Fahmil, serta cabang Khottil. Dari cabang itu dibagi lagi beberapa sub cabang.
Bupati Achmad dalam sambutannya, terus mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Rokan Hulu membumikan alqur’an. Helatan MTQ ini juga salah satu bentuk sebagai syiar Islam dan membumikan ayat-ayat Al Quran.
Diajang MTQ ini, kata Bupati, dapat juga menambah pendapatan masyarakat sebagai penunjang ekonomia mereka, karena pelaku usaha dan masyarakat bisa meraup keuntungan dengan dagangan mereka di lapak khusu yang telah disefiakan panitia di area selatan. Stand Pameran Pembangunan yang menampilkan banyak potensi daerah.
Diakhir pelaksanaan MTQ nanti, akan ditutup dengan atraksi marching band Gita Praja Satuan Polisi Pamong Praja Rohul. Acara semakin menarik setelah tarian massal “Suluh Mengaji” melibatkan sekitar 500 pelajar dari berbagai sekolah tingkat SLTA di Kecamatan Rambah dan Rambah Hilir.***(adv/hum/r4n)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Hanya karena rebutan air bersih, leher wanita Renia Siregar (40) warga Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu tewas mengenaskan, leher Renia ditebas hampir putus.
Kapolres Rohul AKBP H. Onny Trimurti Nugroho, SE, SIK, MH di Pasir Pangaraian mengatakan, bermula, Kamis (19/6/14) sekitar pukul 18.00 wib mobil Perusahaan pengangkut air untuk karyawan tiba di Blok E , Divisi I, PT.EMA. Dilokasi pembagian air bersih oleh perusahaan terjadi pertengkaran sejumlah anak-anak yang ikut mengantri untuk mendapatkan jatah air bersih.
Marulak (28) anak Renia mencoba melerai pertengkaran. Melihat suasana mulai memanas, lantas sopir mobil air pergi sambil menuangkan air di jalanan. Salah satu warga, Sari (28) marah dan menendang jeregen air sambil memandangi Renia. Mendapat perlakuakn tersebut, Renia mencoba bertanya kepada Sari atas kelakuannya yang marah-marah saat itu.
Namun pertanyaan Korban membuat Sari naik pitam dan memaki-maki korban. Melihat ibunya ribut, Marulak melerai mereka, namun tiba-tiba suami Sari, Ridwan (28) datang dengan membawa parang dan menebas leher Renia. Seketika itu juga Renia roboh dan tewas.
“Pelaku sudah kita amankan dsan dilakukan pemeriksaan,” ungkap Kapolres.***(r4n)
Warga memperlihatkan beras yang sudah menguning dan berbau busuk
Selatpanjang (SegmeNews.com) – Meski Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sudah menjamin bahwa beras miskin (Raskin) yang disalurkan kepada masyarakat bebas dari formalin dan berbagai penyakit lainnya, namun masyarakat tetap ragu mengkonsumsi beras tersebut.
Apalagi setelah beras yang mereka beli dengan harga murah tersebut telah menimbulkan bau tak sedap dan warna mulai menguning.
“Semalam Raskin ada dibongkar di pelabuhan Sei. Tohor Kiri, Raskin itu sepertinya tidak layak dikonsumsi, warnanya kuning dan agak bau,” kata salah seorang warga Sei Tohor Kiri yang minta agar identitasnya dirahasiakan, Kamis (19/6/2014) malam.
Walaupun dirinya masih tergolong miskin dan tercatat sebagai penerima Raskin, namun pria itu dengan tegas mengaku akan menolak dan tidak akan membeli Raskin itu.
“Memang kami miskin, tapi janganlah beras seperti itu diberikan ke masyarakat. Pemerintah juga harus memperhatikan hal ini. Kalau dibagikan saya tidak maulah, jadi ragu kita mau mengkonsumsinya,” sebutnya.
Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi, ketika dikonfirmasi mengatakan sampai saat ini belum ada laporan yang ia terima mengenai permasalahan itu. Bahkan informasi yang saya terima dari Sekcam bahwa beras yang didistribusikan Bulog tersebut kondisinya bagus dan tidak bermasalah.
“Memang sedang ada pendistribusian Raskin dari Bulog. Dan Raskin tersebut sudah pula didistribusikan ke beberapa desa. Tapi saya belum mendapat laporan kalau beras tesebut bermasalah,” katanya.
Helfandi mengakui masih ada stok lama, namun tetap tidak bermasalah dan masih bisa dikonsumsi. Kepastian itu ia dapatkan setelah menghubungi Sekcam selaku pengelola Raskin di tingkat Kecamatan Tebingtinggi Timur.
“Saya sudah hubungi Sekcam dan minta kepastian apakah Raskin tersebut layak dikonsumsi atau tidak. Sekcam sendiri mengaku tidak ada masalah dengan beras tersebut. Dan sewaktu pendistribusian dari Bulog Bengkalis, turun tim dari Provinsi dan Pusat untuk memastikan Raskin itu bermasalah atau tidak,” sebut Helfandi.
Kemudian, Sekcam Tebingtinggi Timur Husni Jamal. Dia mengaku bahwa tidak ada laporan dari Kades tentang permasalahan beras tersebut. Bahkan semuanya mengaku kalau Raskin yang disalurkan itu masih dalam kondisi aman dan layak konsumsi.
Husni juga tidak menampik adanya sekitar 35 karung Raskin yang dalam kondisi basah ketika pendistribusian ke Desa Nipah Sendanu. Beras-beras yang basah ini tidak dibagikan ke masyarakat, melainkan diamankan ke Ibukota Kecamatan Tebingtinggi Timur.
“Memang ada beras basah ketika pendistribusian ke Nipah Sendanu. Beras itu tidak kita bagikan ke masyarakat, melainkan kita bawa ke kecamatan untuk diamankan. Tadi saya sudah menghubungi ABK kapal, beras itu kita bawa ke kecamatan, mungkin saat di bongkar di pelabuhan itulah masyarakat melihat beras tersebut tidak bagus. Mungkin ini hanya kesalahpahaman saja,” ungkap Husni.***(mrt/kpr)
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kementerian Lingkungan Hidup masih menelusuri kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, yang diduga melibatkan tiga perusahaan swasta.
“Informasi terakhir yang kami terima dari pihak KLH (Kementerian Lingkungan Hidup) demikian. Ada tiga perusahaan yang masih tahap penyidikan,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kerusakan Lingkungan Hidup pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Indragiri Hilir, Ardi Yusuf, di Pekanbaru.
Ketiga perusahaan kehutanan dan perkebunan yang dimaksud adalah PT SRL, PT BNS dan PT SDG.
Perusahaan-perusahaan itu menurut informasi diduga terlibat kasus pembakaran hutan untuk kepentingan pengembangan kawasan hutan tanaman industri dan perkebunan kelapa sawit.
Sebelumnya pada sidang kasus kebakaran hutan dan lahan dengan terdakwa Suryono, petani dari Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri, Indragiri Hilir, Senin (16/6/2014) juga mengungkap fakta-fakta itu.
Sidang ketika itu dengan agenda mendengarkan saksi ahli dari BLH Indragiri Hilir, Ardi Yusuf.
Dalam sidang ini, Ardi mengungkapkan, selain kasus pembakaran hutan dan lahan oleh petani, pihak KLH juga sedang menyidik kasus Karhutla di PT SRL, PT BNS dan PT SDG.
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau pada Januari dan berlanjut hingga Maret 2014 telah menghanguskan sedikitnya 21 ribu hektare.
Aparat Kepolisian Daerah Riau juga telah menetapkan sebanyak 116 tersangka pembakaran lahan, dan satu di antaranya dari pihak perusahaan.***
Siak (Segmennews.com)- Kasus dugaan korupsi di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Parsenibudpora) Siak yakni anggaran pembibitan dan pembinaan atlet olahraga sepak takrau 2011 tersebut bertambah.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Kasi Kepemudaan dan sekaligus PPTK dalam kegiatan, Agus Salim Abdul,ditetapkan tersangka, berkasnya sudah diangkap lengkap dan sempurna atau P-21. Sementara tersangka baru yakni, Izhar Syafawi masih proses.
Kasi Pidsus Kejari Siak Emri Kurniawan, mengatakan bahwa untuk kasus dugaan korupsi di Dinas Parsenibudpora Siak, penyidik kembali mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama Izhar Syafawi. ia diduga ikut berperan dalam kasus tersebut.
Adapun anggaran pembinaan tersebut adalah sebesar Rp813 juta dari APBD murni dan ditambah lagi pada APBD-Perubahan sebesar Rp1,5 miliar. Dan kerugian negara sesuai hitungan BPKP sebesar Rp578 juta. Dugaan korupsi tersebut terus diungkap jajaran penyidik Polres Siak.***(rinto)
Bengkalis (SegmenNews.com)- Sedang asik menikmati barang setan jenis sabu-sabu, AS (25) warga Desa Senggoro yang bekerja sebagai sekuriti Bank Riau Cabang Bengkalis di tangkap jajaran kepiolisian Bengkalis.
Sekuriti itu ditangkap bersama tiga rekannya, HD (22) warga Desa Jangkang, SK (30) warga Desa Pangkalan Batang Jalan utama dan AD (26) warga Desa Jangkang jalan Deluk di salah satu ruko lantai 2 di jalan Patimnura Bengkalis.
Kapolsek Bengkalis AKP Meby Trisono, Jum’at (20/6/14) mengatakan keempat tersangka sabu tersebut ditangkap saat asik menikmati barang haram, Kamis (19/6/14) sekitar pukul 13:00 Wib. Dari tangan mereka diamankan 1 paket kecil sabu seharga Rp. 300 ribu, 1 buah pisau silet, 1 buah kaca pirek, seperangkat alat hisap sabu, korek api gas jarum suntik, botol lasegar, botol aqua gelas, pipet botol air mineral dan 4 unit hp, “dalam pengrebekan itu masih ada sisa sabu yg belum habis dihisap seberat 0.07 gram.
“Keempat tersangka dalam pemeriksaan. Kita terus melakukan pengembangan untuk memberantas peredaran narkoba di Bengkalis,” tegasnya.***(wan)
Pekanbaru (SegmenNews.com)— Kalau tidak ada aral melintang, Insya Allah, besok Sabtu (21/614), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, secara resmi akan memberikan gelar kehormatan adat kepada Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus dan Ayat Cahyadi, masing-masing sebagai Datuk Bandar Setia Amanah, dan Datuk Muda Bandar Setia Amanah.
Demikian informasi yang disampaikan Destriani Bibra selaku ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Pekanbaru yang didampingi Kepala Bagian Humas Setda Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (20/6) di kantor Walikota Pekanbaru.
Dijelaskan bahwa penabalan atau penobatan gelar adat tersebut diberikan kepada Walikota dan Wakil Walikota oleh LAMR Kota Pekanbaru karena sebagai Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota ada payung panji adat di negeri ini.
Penabalan tersebut akan digelar di Balai Adat Kota Pekanbaru di Jalan Senapelan Sabtu (Hari ini_Red) yang dimulai sejak jam 08.00 WIB, yang akan dihadiri oleh para pejabat daerah, para pengurus LAMR Provinsi dan Kota, para tokoh agama, tokoh masyarakat, organisassi, dan PNS serta seluruh lapisan masyarakat.
“Ada tiga agenda kegiatan kita pada hari Sabtu tanggal 21 Juni ini, peresmian balai adat LAMR Kota Pekanbaru, pengukuhan pengurs LAMR Kota Pekanbaru, dan penabalan atau pemberian gelar kehormatan adat kepada Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT sebagai Datuk Bandar Setia Amanah, dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi sebagai Datuk Muda Bandar Setia Amanah,’’ ujar Ide.
Ditambahkan Kepala Bagian Humas Ingot Ahmad Hutasushut bahwa prosesi peresmian Balai Adat, pengukuhan pengurus LAMR Kota Pekanbaru, dan penabalan Datuk Bandar Setia Amanah dan Datuk Muda Bandar Setia akan disiarakan secara langsung di Riau Televisi, serta diliput oleh media cetak dan eletronik.
“Penabalan ini juga dirasakan menambah semarak suasana peringatan hari jadi Pekanbaru yang ke 230 yang akan diperingati pada hari Senin (23/6) ini,’’ ujar Kabag Humas.***(achir)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sejumlah Nasabah Bank Riau Kepri di Pekanbaru merasa kesal. Pasalnya, sejumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bank Riau rusak.
Pantauan dilapangan sekitar pukul 10:00 Wib, mesin ATM di DPR Provinsi Riau hampir satu jam diperbaiki oleh teknisi, namun tak bisa juga digunakan, begitu juga di harapan raya. Disana pintu mesin ATM Bank Riau ditutup rapat.
“Saya sudah menunggu hampir satu jam, tapi mesin ATM tak juga bisa digunakan. Teknisinya tak mengerti memperbaikinya,” kesal Amir warga (45), Taman Sari, Kecamatan Bukit Raya, sambil pergi meninggalkan ATM.
Hal senada juga diungkapkan oleh, Sovi warga Harapan Raya, dia mengaku sudah berputar-putar mencari mesin ATM Bank Riau yang berfungsi, namun tak ditemukan. Dia tampak kesal berdiri mesin ATM Bank Riau Harapan Raya.
Dia mengaku akan mentransfer sejumlah uang kepada anaknya yang juga menggunakan tabungan Bank Riau yang sedang berada di Bengkalis.
“Bagaimana mesin Atm ni, rusak kok tak diperbaiki, pintunya ditutup. Ya, terpaksa kita pakai ATM bersama,” ungkap Sovi sambil menunjukkan kartu ATM Bank Riau.***(chir)