Beranda blog Halaman 2626

Terlibat Narkotika Briptu WM Diamankan

Tersangka Narkotika, Rori Destiyawan (30)
Tersangka Narkotika, Rori Destiyawan (30)

Siak (SegmenNews.com)- Briptu WM yang bertugas di Polsek Sei Apit Kabupaten Siak ditangkap tim Sat Narkoba Polres Siak. Saat ini oknum polisi itu tahan di Mapolres Siak guna proses penyidikan.

Penangkapan Oknum polisi terlibat sabu tersebut bermula dari pengembangan tersangka, Rori Destiyawan (30) warga Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sei Apit yang sebelumnya ditangkap. Dari tangan mereka diamankan barang bukti 1 paket sabu-sabu, uang tunai Rp500 ribu.

Dari pengembangan lagi, satu rekan mereka inisial M terlibat narkoba masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kasat Reskrim AKP ALi Azar, Selasa (10/6/14) mengatakan, satu warga sipil dan satu oknum polisi terlibat narkoba ditangkap, minggu (9/6/14). Saat ini kasusnya masih diselidiki di Polres Siak.***(rinto)

Wako Pekanbaru: Prestasi Kelurahan Bukti Kerjasama Pemerintahan yang Baik

Walikota menyerahkan piagam penghargaaan secara simbolis kepada para pengusaha yang peduli dengan kondisi masyarakat Muara Fajar, Selasa (10/6) dalam acara Penilian Muara Fajar lomba Kelurahan Tingkat provinsi. (Humas Pemko)
Walikota menyerahkan piagam penghargaaan secara simbolis kepada para pengusaha yang peduli dengan kondisi masyarakat Muara Fajar, Selasa (10/6) dalam acara Penilian Muara Fajar lomba Kelurahan Tingkat provinsi. (Humas Pemko)

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT memberikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat serta para pelaku usaha di wilayah Kelurahan Muara Fajar, Rumbai, atas prestasi yang diraih dalam berbagai bidang sehingga Muara Fajar dipilih menjadi kelurahan terbaik di Pekanbaru selanjutnya mewakili Pekanbaru untuk lomba kelurahan di tingkat Provinsi Riau.

Apresiasi itu diungkapkan Walikota saat menyampaikan pengarahan pada acara penilaian Kelurahan Muara Fajar oleh tim penilai Provinsi Riau, Selasa (10/6) dalam acara yang dihadiri oleh tim penilai provinsi Riau, Asisten I Mohd Noer MBS, Kepala BKD Azharisman Rozie, Kabag Humas Ingot, Kabag Protokol Ariansyah, serta para camat dan lurah di lngkungan Pemko Pekanbaru dan ratusan warga Kelurahan Muara Fajar.

Walikota menyebutkan bahwa prestasi yang didapat adalah merupakan bukti adanya hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah di tingkat kelurahan dengan masyarakat, sehingga indikator serta kriteria yang ditetapkan pemerintah dalam memilih kelurahan terbaik dapat dipenuhi.

“Camat dan Lurah sebagai perpanjangan pemeritah kota yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus mampu menjadi pengayom pelayan serta pemberi informasi tentang program dan kegiatan pemerintah Kota Pekanbaru serta merangkul seluruh pihak untuk peduli dengan kondisi masyarakat,” ujar Walikota.

Dalam kesempatan itu Walikota juga menyerahkan piagam penhargaan secara simbolis kepada para pengusaha yang peduli dengan kondisi masyarakat baik sosial maupun pendidkan serta perekonomian.

“Kepedulian semua pihak terutama para pelaku usaha sangat diperlukan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ ulas Walikota.

Walikota di moment tersebut juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Pekanbaru dan seluruh lapisan masyarakat dimana berkat kerjasama yang baik menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman mengantarkan Kota Pekanbaru meraih piala adipura sebagai Kota besar terbersih di Indonesia.

“Ini kado hari jadi Kota Pekanbaru yang ke 230. Dan mari kita rayakan dan peringati hari jadi Pekanbaru bersama-sama sebagai wujud rasa syukur kepda Allah dan ungkapan terimakasih kepada para pendiri dan tokoh penting Pekanbaru yang kita cintai ini,’’ ujar Walikota.

Walikota juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Pekanbaru bila mana ada kebijakan dan kegiatan yang tidak berkenan di hati masyarakat.

“Kebetulan sekarang kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, maka kami scara kedinasan mewakili seluruh jajaran pemerintahan dan secara pribadi serta keluarga kami mengucapkan selamat menyambut bulan suci ramadhan mohon maaf yang setulusnya,’’ ujar Walikota.

Sementara itu Camat Rumbai Zulherlmi menjelaskan bahwa kepddulian para pelaku usaha di Muara Fajar sangat besara kepada kondisi masyarakat. “Tercatat 25 orang pengusaha di Muara Fajar yang sanat peduli dengan pendidikan atau perekonomian masyarakat,’’ ujar Camat.***(chir/hms)

Pengumuman Kelulusan UN SMP 14 Juni Mendatang

Ilustrasi UN
Ilustrasi UN

Pelalawan (SegmenNews.com)- Hasil UN tingkat SMP yang diselanggarakan pada 5 sampai 8 Mei lalu, baru dapat diketahui hasilnya pada, Sabtu (14/6) mendatang. Pengumuman kelulusan UN SMP tetap berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS).

Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan MD Rizal melalui Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Salbiiah mengatakan Pengumuman UN Tingkat SMP tersebut akan dilakukan paling lambat pada akhirnya Juni. Pengumuman Kelulusan UN SMP akan diumumkan pada bulan ini, pada tanggal 14 Juni mendatang.

Salbiah juga mengatakan, sebelum pengumuman, pihaknya akan menjemput langsung hasil UN dari Dinas Pendidikan Propinsi yang kemudian akan disampaikan ke tiap sekolah.

“Saya sendiri yang akan menjemput kelulusannya sekolah masing-masing seperti pada tahun sebelumnya,” jelasnya.

Mengenai tingkat kelulusan, Salbiah mengatakan, hingga saat ini dirinya belum berani beragument, sebab kelulusan baru bisa dipublis pada waktu yang ditentukan sesuai dengan prosedur yang ada. ” Nanti, pas pembagian kelulusan kita lihat, seperti apa tingkat kelulusannya,” tegasnya.

Salbiah menambahkan, pihaknya meminta agar para siswa dapat bersabar dan berdo’a menunggu kelulusan. Pengumuman kelulusan hanya menunggu waktu saja. ” Ya tinggal menunggu saja, karena sudah melaksanakannya. Kita berharap agar adanya peningkatan kelulusan dibandingkan tahun lalu,” tutupnya.

Salbiah berharap, agar pasa pelajar SMP yang mengikuti ujian UN 2014 ini bisa lulus 100 persen. Sehingga, nama Kabupaten Pelalawan Semakin harum. Jika ada pelajar yang tidak lulus jangan berkecil hati. Sebab kata dia, masih ada dua kesempatan.***(fin)

Siak Belum Tarik Pajak Tower BTS Selular

Salah satu tower Base  Transceiver Station (BTS) di Siak
Salah satu tower Base Transceiver Station (BTS) di Siak

Siak (SegmenNews.com)– Hingga saat ini Kabupten Siak belum menarik pajak tower Base Transceiver Station (BTS). Padahal, tower telah menjamur. Di 14 Kecamatan tersebar 183 tower dengan 230 BTS.

Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Siak Kaharudin, pagi tadi menuturkan tower BTS saat ini belum bisa ditarik pajak PAD nya, karena saat ini pihaknya bersama intansi terkait yakni DPPKAD dan Dispenda masih merancang teknisnya untuk dimasukkan ke dalam Perbup.

“Saat ini, belum dilakukan penarikan pajak ke tower BTS yang ada di Kabupaten Siak ini. Kita masih merancang untuk teknisnya di DPPKAD, dan Dispenda,” ujar Kaharudin.

Akunya, Peraturan Daerah untuk tower BTS ini sudah ada sejak 2011 lalu, akan tetapi belum ada Perbup nya, jadi belum bisa dijalankan karena untuk teknis pemungutan pajaknya nanti akan ada di Perbup. “Belum bisa dipungut, karna Pemkab belum punya Perbup yang mengatur teknis pemungutannya, klo Perda nya kita sudah ada sejak 2011 lalu,” ujar Kaharuddin.***(rinto)

 

Dugaan Korupsi PPIDK, Koordinator Pendamping Kabupaten Diperiksa

korupsiPelalawan (SegmenNews.com)– Tim penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Pelalawan memeriksa Afrizal, selaku koordinator kabupaten. Terkait kasus pendalaman dugaan korupsi proyek Percepatan Pembangunan Infrastrutur Desa dan Kelurahan (PPIDK) di desa Kuala Tolam, kecamatan Pelalawan.

Sementara Afrizal diperiksa Tipikor, Senin (9/6) sore sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, yang datang dengan mengenakan seragam sapari warna coklat gelap. Memberikan keterangan ke tim penyidik Tipikor di ruang unit III Sat Reskrim Polres Pelalawan.

Afrizal yang menjabat sebagai koordinator kabupaten dan sekaligus sebagai pengawas lapangan, menerima laporan dari pendampingi Kecamatan terhadap pelaksanaan proyek PPIDK melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) kabupaten Pelalawan.

Namun sayang proyek yang langsung menyentuh masyarakat dan di kerjakan masyarakat itu, terkuak kalau ada indikasi dugaan korupsi. Setelah anggaran sebesar Rp500 juta dari APBD kabupaten Pelalawan tahun 2013 di kucurkan untuk pembukaan bandan jalan dan pelebaran badan jalan di desa Kuala Tolam.

Tetapi program sudah direncanakan dengan baik tapi pelaksanaan dilapangan, terjadi dugaan penyelewengan, setelah alat berat yang dituangkan dalam laporan disewa, tapi kenyataan mendapat bantuan dari pihak PT Adei secara gratis. Sedangkan dananya diam-diam dimasukan dalam kantong pribadi.

Maka Afrizal selaku koordinator dan pengawas hanya menerima laporan, setelah proyek selesai di kerjakan tanpa ada kendala. Namun anggaran telah dicairkan baru muncul masalah tersebut ketika Tipikor Polres Pelalawan mendapat laporan dan turun melakukan pengecekan ke lapangan.

Hingga terkuak adanya dugaan korupsi, itulah kasusnya dari penyelidikan di tingkatkan ke penyidikan, setelah ada indikasi keterlibatan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) selaku pelaksana kegiatan dan aparat desa setempat. Untuk membuktikan itu satu persatu orang terkait didalamnya diperiksa, termasuk Afrizal selaku koordinator pendampingi kabupaten.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edi Haryanto, membenarkan adanya pemeriksaan kembali koordinator pendamping PPIDK tersebut. ”Ya kemarin ada saksi lagi diperiksa Tipikor terkait kasus dugaan korupsi PPIDK,” ujar Paur Humas.***(fin)

Teror Klien, 10 Debt Kolektor Ditangkap, 3 Ditetapkan Tersangka

debt kolektor (int)
debt kolektor (int)

Pelalawan (SegmenNews.com)- Tiga dari sepuluh debt collector yang sempat ditangkap Polsek Pangkalan Kerinci resmi ditetapkan sebagai tersangka pemerasan dan kepemilikan senjata tajam. Kini ketiga tersangka masing-masing berinisial MAF (33), HR (24) dan AW (30) telah di jebloskan ke sel Mapolres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Arwin SH, Selasa (10/6) membenarkan pihaknya menetapkan tiga dari 10 debt collector alias penagih hutang tersebut sebagai tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan, terhadap 10 debt colletor yang ditangkap, tiga orang resmi di tetapkan sebagai tersangka dan kini masih di tahan dan di titip di sel Polres Pelalawan. Sedangkan tujuh orang lainnya ditetapkan sebagai saksi dan diperbolehkan pulang,” ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci.

Sementara penangkapan debt collector ini sebagaimana diwartakan sebelumnya ditangkap Tim Sat Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci, Kamis (5/6) siang lalu, di samping kantor Bupati Pelalawan, komplek Bakti Praja, Pangkalan Kerinci. Setelah mendapat laporan dari Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Pangkalan Keirnci, Juherman Syah kalau dirinya di teror segerombolan debt collector dari Pekanbaru tersebut.

Tanpa perlawanan berarti polisi yang turun langsung mencegat dua mobil yang digunakan debt colletor yakni jenis Avanza BM 1815 JA dan ford BM 8687 LM ketika akan kabur ke Pekanbaru, usai mendatangi rumah Sekcam, untuk menagih hutang sebesar Rp500 juta dari bisnis online VGMC bersama dengan EW warga Pekanbaru.

“Korban diancam dan teror, setelah mereka datang dan meminta pada korban kalau tidak menandatangani surat pernyataan memiliki hutang sebesar Rp500 juta akan dibawa ke Pekanbaru. Jadi kita mendapat laporan langsung turun dan mengamankan mereka. Karena tidak ingin di wilayah hukum kita ada melakukan aksi premanisem seperti itu,” tegas mantan Kapolsek Siak.

Jadi kata Kapolsek, bahwa MAF selaku kepala rombongan dan yang mendapat surat kuasa penagihan ditetapkan sebagai tersangka dengan di jerat pasal 368 KUHP junto pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun. Sedangkan dua rekannya HR dan AW ikut terseret karena saat ikut menagih membawa senjata tajam jenis pisau berbentuk pisol, celurit dengan di jerat UU darurat nomor 12 tahun 1951.

“Selain kita telah menetapkan tiga orang debt collector sebagai tersangka, kita juga segera memangil orang yang memberikan kuasa penagihan hutang. Kalau memang terbukti terlibat akan kita proses sesuai aturan hukum berlaku,” tambah Arwin.***(fin)

Sempat Kejar-Kejaran, Pencuri Sapi Diringkus

curi sapiUkui (SegmenNews.com)- Aparat kepolisian Resor Kabupaten Pelalawan serta jajaran Polsek Ukui berhasil metiingkus seorang dari lima pelaku pencurian ternak sapi, Muhammad Ajis (35).

Dikatakan Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kanit Reskrim Iptu Syeh Sarip SH, Selasa (10/6/14) penagkapan tersebut dilakukan di desa Bukit Gajah, kecamatan Ukui, Jumat (6/6) malam lalu.

“Satu pelaku telah kita amankan bersama mobil APV bermuatan seekor sapi hasil curian. Sedangkan empat rekannya kini dalam pengejaran dan masuk DPO,” ujar Kanit Reskrim.

Dijelaskan Kanit Reskrim, bahwa penangkapan pelaku pencurian sapi itu berawal saat Kanit Reskrim bersama anggota Linmas melakukan patroli di ke pemukiman penduduk. Namun ditengah jalan berpas-pasan dengan sebuah mobil APV di jalur 7 di perkebunan PT Indosawit.

Tapi aparat kepolisian curiga, terhadap mobil APV yang sarat muatan. Lalu berusaha menghentikan mobil tersebut. Namun melihat ada petugas kepolisian, pengemudi mobil APV langsung tancap gas. Hingga aksi kejar-kejaran terjadi antara mobil pelaku dengan polisi.

Namun mobil pelaku berhasil dicegat ketika berada di jalur 4. Merasa sudah terjebak tiba-tiba dua penumpang mobil APV keluar dan kabur ke perkebunan sawit. Walau sempat di kejar, tetapi kondisi gelap gulita dua pelaku berhasil meloloskan diri, sedangkan supirnya berhasil diamankan.

Setelah supir diamankan mobil digeledah dan ditemukan bermuatan sapi, dari pengakuan tersangka Ajis mereka curi di daerah kebun Inti Indosawit desa Silikuan Hulu, kecamatan Ukui, milik M Sukadi. Akibat aksi pencurian itu peternak sapi mengalami kerugian sekitar Rp7 juta.

“Selain dua pelaku yang kabur dari mobil dan sempat kita kejar tapi berhasil meloloskan diri ke perkebunan sawit. Tapi ada dua rekan mereka mengendarai motor sudah dahuluan kabur sebelum mobil APV dicegat,” ulas mantan Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras tersebut.***(fin)

20 Pasang Catin di Rohul Ikuti Kursus Calon Pengantin

Calon catin mengikuti kursus
Calon catin mengikuti kursus

Rokan Hulu (SegmenNews.com) -Sebanyak 20 pasang calon pengantin ikuti Orientasi Kursus Calon Pengantin (Suscatin). Kegiatan bertujuan memberikan pembekalan terhadap calon pengantin sebelum melaksanakan pernikahan dan menjalani kehidupan berumah tangga.

Kegiatan yang ditaja Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu itu berlangsung selama satu hari di Hotel Gelora Bakti Pasir Pengaraian, baru baru ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu melalui Kepala Seksi Bimas Islam, H.Rusli,M.Sy mengatakan, Orientasi Suscatin ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Kemenag Rohul.

Untuk tahun 2014 ini, lanjut H. Rusli, dilaksanakan di hotel Gelora Bakti Pasir Pengaraian dengan peserta merupakan Calon Pengantin yang sudah terdaftar jadwal pernikahannya di Kantor Urusan Agama Kecamatan.

‘’Jadi kita minta masing-masing KUA mengirimkan beberapa pasang Catin yang sudah terdaftar untuk diberi pembekalan melalui orintasi ini,’’ujarnya.

Lebih lanjut diterangkan Rusli, kegiatan ini selain memberkan pembekalan terhadap calon pengantin juga ada tujuan jangka panjang yang lebih besar yakni menekan jumlah angka perceraian rumah tangga di Rokan Hulu yang beberapa tahun belakangan mengalami peningkatan.

‘’Kita berharap setidaknya kegiatan ini bisa bermanfaat bagi Catin, sehingga sebelum mereka melangsungkan pernikahan atau menjalani kehidupan berumah tangga sudah memilki pengetahuan, sehingga pada akhirnya akan tercipta keluarga sakinah ditengah masyarakat,’’ imbuhnya.

Untuk diketahui, pada kegiatan tersebut peserta diberikan pembekalan oleh 4 orang narasumber, antara lain, Kepala Kan.kemenag Rokan Hulu,Drs.H.Ahmad Supardi,MA dengan materi kebijakan Kemenag tentang perkawinan, Kepala Subbag TU Kemenag Rokan Hulu ,H.Zulkifli Syarif,S.Ag,M.Sy dengan materi Manajemen Membina Keluarga Sakinah, Kepala Seksi Bimas Islam, H.Rusli,M.Sy dengan materi Fiqh Munakahat, dan Pendidikan Agama dan Praktek ibadah yang disampaikan Ketua MUI Rokan Hulu,Drs.H.Hasbi Abduh,MA.(rls)

Besok, MTQ Bengkalis Dibuka

Bengkalis (SegmenNews.com)- Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk tingkat Kecamatan Bengkalis akan dibuka pada hari, Selasa malam, (10/6/14) yang berpusat di Desa Wonosari, Kecamatan Bengakalis.

Kepala Desa (Kades) Wonosari Suswanto, Senin (9/6/14) jelang siang mengatakan bahwa, mulai kemarin persiapan untuk menyukseskan MTQ tingkat Kecamatan Bengkalis terus dilaksanakan oleh panitia dan Insa Allah pada hari ini akan siap semua termasuk membangun Astaka, “tinggal nanti sore, kita akan melakukan gladi resik untuk persiapan pembukaan MTQ yang akan digelar selasa malam nanti,” kata kades.

Kades Wonosari Suswanto, juga menyampaikan, dalam pembukaan MTQ itu, sebelumnya akan dimeriahkan dengan pawai ta’aruf dari seluruh peserta MTQ dimulai dari jalan lembaga dengan arak arak an melewati jalan pertanian berkeliling melewati jalan Antara dan berakhir dijalan Subrantas tepatnya di halaman Kantor Desa Wonosari.

Suswanto memprediksi, dalam pawai ta’aruf besok itu, selain seribuan masyarakat menyaksikan dalam meramaikan pawai, juga dari peserta MTQ akan memamerkan bermacam pernak pernik pertunjukan kendaraan sebagai tranfortasi para peserta.

“Kami sebagai tuan yang dipercayai pihak kecamatan sangat siap menyukseskan MTQ tingkat kecamatan Bengkalis ini,” ungkapnya.

Dari pantauan, beberapa persiapan berbagai hal, berupa membangun astaka juga persiapan lainnya untuk menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Bengkalis terus di geber dan diperkirakan beberapa jam lagi pada hari ini, akan siap seratus persen.***(wan/ur)

Dewan Tolak dua Ranperda Pemko Pekanbaru

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dua rancangan Peraturan Saerah (Ranperda) yang di usulkan Pemerintah Kota Pekanbaru kepada anggota Dewan Kota Pekanbaru keberadaannya Senin (9/6) di tolak oleh anggota dewan dengan alasan belum sesuai dengan yang di harapkan.

Kedua Ranperda yang di tolak tersebut Ranperda tentang pengelolaan pasar tradisional ,pusat perbelanjaan dan toko moderen.Serta ranperda kota Pekanbaru tentang pengelolaan persampahan kebersihan ,pertamanan dan dekorasi kota.

Juru bicara Anggota Dewan Wahyudianto, dalam penyampaian jawaban atas penyampaian pada rapat Paripurna ke- dan ke-2 masa sidang II tahun 2014, mengatakan ada sekitar 12 item kelemahan yang harus di perbaiki oleh Pemko Pekanbaru dalam mengusulkan Ranperda persampahan .

“Ranperda tentang Pengelolaan sampah perlu kepastian hukum,” ujarnya mencontohkan salah satu item.

Selain itu Wahyudianto juga mengatakan Ranperda yang diajukan pemko belum di dukung oleh naskah akademis yang di terbitkan oleh tim ahli.

“Ranperda yang diajukan terlalu luas, Judul ranperda minta di ganti. Secara struktur pemko mengalami kesulitan dalam menguraikan ranperda sampah, sehingga belum dapat menyetuhui raperda pengolahan sampah, kebersihan pertamanan dan dekorasi kota,” tandasnya.***(chir/ur)