Beranda blog Halaman 2627

Jelang Ramadhan, Stok Darah di Pelalawan Cukup

Stok darah
Stok darah

Pelalawan (SegmenNews.com)– Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pelalawan mengklaim, jelang Ramadhan 1435 H stock darah melimpah. Untuk itu masyarakat tak perlu khawatir.

“Stok menjelang dan selama Ramadhan Insyaallah terpenuhi karena stok sedang melimpah,” terang Ketua PMI Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim melalui Sekretaris PMI T Nisban Ilza, Selasa (17/6/2014) kemarin.

Nisban menjelaskan bahwa selain stok darah saat ini ada 66 kantong masing-masing golongan A:17, B:21, AB:2 dan O:26 kantong, juga beberapa kegiatan donor darah menjelang dan selama puasa tetap akan berlangsung. “Jadi dengan tetap adanya kegiatan donor darah, baik jelang puasa dan selama Ramadhan, jadi kami yakin ketersediaannya aman,” katanya.

Disebutkan, dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan acara donor. Yakni lanjut dia, pada Sabtu (21/6) dilaksanakan Kelompok Donor Darah RAPP. Lalu tanggal 25 Juni mendatang, KDD Polres Pelalawan bersempenaan ultah Bhayangkara juga akan menggelar donor. Sedangkan selama Ramadhan, KDD PT Asian Agri Eko 2 juga akan melakukan donor.

“Untuk di tengah-tengah bulan puasanya, kami pihak PMI sedang berkoordinasi dengan KDD PT Asian Agri eko 2, karena seperti biasanya pihak perusahaan siap-siap saja dan biasanya dilaksanakan pertengahan puasa pada jam 8 malam,” tutupnya.***(fin)

Galeri Foto Pawai Ta’aruf dan Pembukaan MTQ XIII Pelalawan

Camat Bandar Seikijang, Dodi Azmaputra, S.STP menyerahkan piala bergilir kepada Bupati, HM Harris yang nantinya akan diserahkan kepada pemenang MTQ ke-13
Camat Bandar Seikijang, Dodi Azmaputra, S.STP menyerahkan piala bergilir kepada Bupati, HM Harris yang nantinya akan diserahkan kepada pemenang MTQ ke-13

Ribuan masyarakat, pelajar, pemangku adat, pejabat Kabupaten Pelalawan antusias mengikuti pagelaran Pawai Taaruf rangka menyambut Musabaqoh Tilawatil Qur’an, Selasa (17/6/14).

Usai Pawai Taaruf, di malam harinya, Bupati Pelalawan HM Harris didampingi pejabat membuka secara resmi MTQ XIII tingkat Kabupaten Pelalawan. Bupati meminta masyarakat Pelalawan untuk membumikan Alquran sebagai implementasi dalam mewujudkan kabupaten yang religius.

Dewan hakim diminta memberikan porsi penilaian secara objektif kepada peserta lomba, sehingga dewan hakim dapat melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, sehingga bisa meningkatkan prestasi.

“Moment MTQ ini seharusnya dijadikan ajang membumikan Alquran, masyarakat jadi gemar membaca Alquran. Karena kandungan Alquran juga adalah tuntunan hidup yang paling sempurna,” pesan Bupati.***

Bupati, HM Harris, Asisten II, Adhmonadi, MM dan para pejabat disambut pada gelaran Pawai Taaruf
Bupati, HM Harris, Wakil Ketua 1 DPRD  dan para pejabat disambut pada gelaran Pawai Taaruf
Asisten II, Adhmonadi, MM Setda Pelalawan dikalungkan bunga penyambutan
Wakil Ketua 1 DPRD Pelalawan, H Kasyadi SH  dikalungkan bunga penyambutan
Bupati, HM Harris, diapit Wakil Bupati, Marwan Ibrahim, Asisten II, Adhmonadi, MM dan para pejabat
Bupati, HM Harris, diapit Wakil Bupati, Marwan Ibrahim, Wakil Ketua 1, H Kasyadi dan para pejabat
Peserta membawa sekapur sirih
Peserta membawa sekapur sirih
Penyerahan sekapur sirih dibarengi pencak silat khas Pelalawan
Penyerahan sekapur sirih dibarengi pencak silat khas Pelalawan
Pemanggu adat memimpin pawai taaruf
Pemangku adat memimpin pawai taaruf
Rombongan Pawai Taaruf dari Kafilah Kecamatan Ukui
Rombongan Pawai Taaruf dari Kafilah Kecamatan Ukui
Bupati, HM Harris, mengambil sekapur sirih yang dipersembahkan pada pembukaan MTQ XIII
Bupati, HM Harris, mengambil sekapur sirih yang dipersembahkan pada pembukaan MTQ XIII
Bupati, HM Harris dan rombongan saat menuju podium pelaksanaan pawai taaruf
Bupati, HM Harris dan rombongan saat menuju podium pelaksanaan pawai taaruf

Kapal Milik Perusda Dumai Terbakar

Dumai (SegmenNews.com)- Sebuah kapal pengangkut bahan makanan minuman impor dari Negara Malaysia bernama “Setia Rahmat” terbakar di perairan pelabuhan rakyat di Jalan Nelayan, Kecamatan Dumai Barat pada Rabu sekitar pukul 04.15 WIB.

Informasi dihimpun wartawan di Dumai, Rabu, api pertama kali muncul dari salah satu bagian haluan kapal kayu yang memuat barang impor milik Perusahaan Daerah (Perusda) setempat itu dalam waktu singkat dan cepat meluas.

Diduga kebakaran kapal yang tengah bersandar di tepi dermaga tersebut disebabkan oleh karena api diduga berasal dari puntung rokok salah seorang kru kapal yang mengenai barang mudah terbakar.

“Asapnya sangat tebal membumbung ke atas, dan banyak warga sekitar yang menyaksikan kejadian ini karena api berkobar besar saat itu,” kata Ilham, warga sekitar.

Kepala Satpol Air Polres Dumai AKP Wilson Butar-Butar mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab sumber api kebakaran tersebut dan masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kita telah menangani kejadian ini. Terkait penyebab kebakaran dan sumber api masih didalami, sedangkan korban jiwa akibat kejadian tersebut dilaporkan nihil,” katanya kepada wartawan.

Dia menerangkan, penanganan api telah dilakukan bersama instansi terkait dibantu dengan dukungan empat unit armada mobil pemadaman kebakaran dan mobil tangki serta warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB, atau selang waktu dua jam upaya pemadaman yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Pertamina RU II Dumai, PT Chevron Pacific Indonesia dan PT Pelindo Cabang Dumai.

“Kapal dan muatannya ludes terbakar. Untuk kerugian belum dapat ditaksir,” jelasnya.***(Son/ant)

Bupati Achmad Lepas Pawai Semarak Ramadhan 1435 Hijriah

Pelepasan Pawai Semarak Ramadhan 1435 Hijriah
Pelepasan Pawai Semarak Ramadhan 1435 Hijriah

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Ribuan pelajar sekolah dasar (SD) hingga tingkat SLTA dari Kecamatan Rambah dan Rambah Hilir ikut meramaikan Pawai Semarak Ramadhan 1435 Hijriah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu di jalan Tuanku Tambusai PasirPangaraian, Selasa (17/6/14).

Pawai Semarak Ramadhan dilepas oleh Bupati Rohul Drs. H. Achmad MSi didampingi Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM, Sekdakab Rohul Ir. H. Damri Harun MM, Asisten II Setdakab Rohul H. Syiaful Bahri S.Sos,MSi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Rohul.

Dikatakan Bupati, bahwa pawai menjelang puasa Ramadhan dipercepat, karena bertepatan dengan helatan Musabaqah Tilawatil Quran XIV tingkat Rohul. Pawai ini menjadi perhatian masyarakat dan pedagang rumah toko di Jalan Tuanku Tambusai Pasirpangaraian. Rute pawai dari simpang kompleks perumahan Pemda Rohul dan finish di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpangaraian.

Pawai ini katanya, sebagai upaya pemerintah daerah dalam menggaungkan bulan suci Ramadhan tahun ini. Dari kegiatan itu, generasi muda di Rohul terbiasa memasuki bulan suci Ramadhan.

Bupati berharap, setiap tahun ada karya dan kreatifitas yang muncul. Pawai dan lomba juga memeriahkan menyambut bulan Ramadhan dan menjadi syiar agama di Kabupaten Rokan Hulu.

Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Agung Madani Islamic Centre PasirPangaraian, Bisman SSi, menuturkan semarak Ramadhan selama sepekan akan digelar berbagai lomba seperti Pawai Semarak Ramadhan antar pelajar Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA), Pendidikan Diniyah Takmiliyah Wustha (PDTW), Taman Pendidikan Quran (TPQ), tartil anak-anak dan remaja, tilawah umum, tahfiz.

Dilanjutkan dengan lomba rebana tingkat anak-anak dan dewasa, khutbah Jumat, syahril Qur’an, tahrim adza dan munadil khatib, shalat jenazah, festival anak saleh, fahmil Qur’an dan lomba lainnyya.***(adv/hum/r4n)

 

Rangkaian HUT, Walikota dan Muspida Ziarah ke Makam Pendiri Pekanbaru

Walikota Pekanbaru Firdaus beserta MUspida dan LAMR Pekanbaru, Rabu (18/6) tabor bunga di makam pendiri Pekanbaru dalam suasana HUT Pekanbaru ke 230
Walikota Pekanbaru Firdaus beserta MUspida dan LAMR Pekanbaru, Rabu (18/6) tabor bunga di makam pendiri Pekanbaru dalam suasana HUT Pekanbaru ke 230

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Suasana khidmat peringatan hari jadi Pekanbaru ke 230 semakin terasa, selain dimeriahkan berbagai kegiatan pesta rakyat seperti senam massal, jalan santai, hingga lomba yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dan disertai dengan pelaksanaan MTQ kecamatan di seluruh kecamatan di Pekanbaru.

Kali ini, Rabu (18/6/14) Walikota, Firdaus SI,MT beserta Muspida, Dan Paskhas, Seko dan LAMR Pekanbaru serta para pejabat dilingkungan Pemko Pekanbaru melakukan ziarah ke makam Sultan Sultan Muhammad Ali Badul Jalil Muazamsyah ke V yang terletak di komplek masjid Raya Senapelan Pekanbaru.

Dalam acara tersebut, dibacakan sejarah berdirinya Pekanbaru oleh Kabag Adm Perekonomian Junaedi yang menurut ketetapan para sultan terdahulu bahwa tanggal 23 Juni tahun 1784 M adalah hari jadi Pekanbaru yang diawali dengan pengantar dari Kadis Sosial.

Selanjutnya Walikota Pekanbaru dalam pengarahannya menyampaikan bahwa cikal bakal Pekanbaru adalah dimasa Sultan ke 4 Sultan Abdul Jalil Alimuddin Muazazamsyah di Kampung senapelan yang membuat Pekan atau pasar. Beberapa waktu kemudian pasar ini tidak berkembang, dan anak Sultan yang kemudian memimpin kesultanan sebagai sultan kelima yang diberi nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah menggeser lokasi pasar atau pekan tersebut dan masih di kampung Bandar Senapelan tepatnya di pinggiran sungai Siak, yang diberi nama dengan Pekan Baharu (pasar baru) hingga berkembang dengan sangat pesat.

“Sejak itu berkat usaha dan upaya sultan berikutnya serta para tokoh serta pendahulu kita berhasil menjadikan Pekanbaru menjadi kota seperti yang kita rasakan saat ini,” ujar Walikota.

Karena itu menurut Walikota di moment dan sempena hari jadi ini kita selalu panjatkan rasa syukur kepada Allah, serta ungkapan terimakasih kepada pendiri serta para tokoh dan pemangku walikota terdahulu atas jasa-jasa mereka mendirikan, membangun, dan menjaga Kota ini.

Setelah melakukan doa bersama, selanjutnya Walikota bersama seluruh Muspida dan Sekda melakukan tabur bunga serta berkeliling di kawasan makam yang juga terdapat makam keluarga serta pejabat kesultanan.***(achir)

Hujan Deras dan Angin Kencang Warnai Pembukaan MTQ Ke-13 Pelalawan

Pasukan pengibar bendara menaikkan bendera dalam keadaan hujan pada pembukaan MTQ XVII
Pasukan pengibar bendara menaikkan bendera dalam keadaan hujan pada pembukaan MTQ XVII

Pelalawan (SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan HM Harris meminta masyarakat Pelalawan untuk membumikan Alquran sebagai implementasi dalam mewujudkan kabupaten yang religius. Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-13 tingkat Kabupaten, Selasa (18/6) malam di lapangan bola kaki Kecamatan Pelalawan.
Kegiatan yang merupakan agenda rutin nasional Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) itu, diikuti khafilah-khalifah dari 12 kecamatan masing-masing. Pembukaan MTQ diawali dengan laporan ketua pelaksana yang dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Hakim yang terdiri atas 84 hakim, koordinator, sekretaris, serta pengamat yang terdiri dari unsur akademisi, ulama, qori-qoriah, dan ahli tafsir.

Meski hujan turun amat deras disertai angin kencang diwaktu pembukaan, namun antusias masyarat Kabupaten Pelalawan untuk menyaksikan event tahunan ini cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kursi yang disiapkan panitia, terisi penuh, bahkan banyak juga beberapa warga yg ingin menyaksikan MTQ, terpaksa berdiri. Terlihat dengan hujan lebat, paskibraka tetap berusaha mengorbankan dirinya, agar bendera MTQ bisa di kibarkan.

Usai pembukaan MTQ ke-13, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, MTQ yang dilaksanakan ini semestinya tidak dijadikan sebagai seremonial saja, namun sebagai ajang bagi masyarakat untuk gemar membaca Alquran dan menjadikannya sebagai tuntunan hidup. “Moment MTQ ini seharusnya dijadikan ajang membumikan Alquran, masyarakat jadi gemar membaca Alquran. Karena kandungan Alquran juga adalah tuntunan hidup yang paling sempurna,”ungkap.

Lebih lanjut ia meminta, agar para peserta lomba MTQ dapat mengikuti lomba dengan baik, karena hasil MTQ ini nantinya akan menjadi tolak ukur pada MTQ tingkat Provinsi dan nasional. Meminta agar dewan hakim memberikan porsi penilaian secara objektif kepada peserta lomba. berpesan agar para Dewan Hakim melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, sehingga bisa meningkatkan prestasi.

Harris juga mengatakan, penciptaan masyarakat yang bermartabat bukanlah faktor kebetulan, tetapi didasari oleh ikhtiar dari seluruh warga yang salah satunya dengan pelaksanaan MTQ. Keinginan dan harapan itu dapat dicapai oleh kafilah setiap kontingen menjadi juara, tetapi tentu saja hal itu dapat dicapai dengan usaha, kerja keras dan doa.***(fin)

Kakanwil Kemenag Riau Wisuda Santri Raudhatussalam

10492202_539061219549642_8460327548964561937_nRokan Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Drs H Tarmizi Tohor MA dan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mewisuda 27 santri dan sa ntriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatussalam Mahato Kec Tambusai Utara, Selasa (17/6/2014) bertempat di kampus Ponpes Raudhatussalam Mahato.

Hadir dalam acara tersebut, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Pembina Yayasan Alfajar Bpk Fajar Nasution, Hajarul Aswad Ritonga, Ketua Yayasan Elon Nasution, Pimpinan Ponpes Ust Indrawan Fahlimi SPdI.

Acara wisuda juga dihadiri Pimpinan Ponpes Mawaridus Salamah Kota Medan Sumatera Utara KH Syahid Marqum SPd MPd, Pimpinan Ponpes Fajrul Iman Meda Sumut Drs H Maghfur Abdul Halim MM, Kades dan Sekdes Mahato, Kapolsek Tambusai Utara, Danramil Tambusai Utara, Ketua Komite Madrasah, majelis guru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan orangtua wali santri.

Acara wisuda santri ini dibarengi dengan berbagai atraksi kegiatan yang ditampilkan olehg santri dan santriwati, seperti drumband, pencak silat, bela diri, tenaga dalam, tari-tarian, pameran berbagai hasil karya santri, keberhasilan yang pernah diperoleh, dan produk-produk lainnya karya santri.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA dalam sambutannya, menyatakan bahwa ponpes adalah lembaga pendidikan yang cukup matang dan menjadi alternative bagi masyarakat untuk menyekolahkan anaknya, sebab system pondok dinilai lebih baik dibandingkan dengan yang lain.

Dikatakannya, belajar di madrasah dan ponpes memiliki keunggulan tersendiri, yaitu mendapat ilmu pengetahuan umum dan juga ilmu pengetahuan agama. Oleh karena itulah, maka Pemkab Rohul akan mencontoh system ponpes, dengan penerapan PDTW pada 16 SMP dan PDTU pada 2 SMA se Rohul. Hal ini dimaksudkan agar anak didik selain mendapatkan pelajaran umum seperti biasanya, juga akan mendapatkan pengetahuan agama secara lebih mendalam.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, sampaikan 5 pesan penting kepada wisudawan dan wisudawati. Jika hal ini dilaksanakan dengan baik, akan memberikan manfaat yang cukup dalam hidup dan kehidupan sehari-hari para alumni ponpes. Kelima pesan tersebut adalah sebagai berikut :

Pertama, seluruh alumni ponpes termasuk para orang tuanya, agar bersyukur dapat sekolah dan menyekolahkan anaknya di madarasah, sebab pendidikan di madrasah, selain mendapatkan ilmu pengetahuan, juga mendapatkan sikap mental tangguh, dan kepribadian mulia, serta pembiasaan dalam bidang ibadah.

Kedua, diharapkan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, sebab ilmu yang diperoleh di ponpes ini masih kurang, apalagi tantangan yang dihadapi sekarang semakin berat. Makanya Nabi mengajarkan kepada ummatnya untuk menuntut ilmu sepanjang masa walau harus sampai ke negeri China.

Ketiga, diharapkan setelah selesai ponpes, jangan langsung berfikir untuk kawin, sebab umur masih cukup muda, dan dipandang belum memiliki kematangan untuk berkeluarga. Diharapkan agar seluruh alumni, menimba pengalaman terlebih dahulu, baru berfikir untuk menikah.

Keempat, diharapkan meningkatkan kreatifitas, sebab ternyata anak-anak ponpes itu memiliki potensi kreatifitas yang tinggi dan beragam. Kreatifitas ini harus dikembangkan, sebab terkadang ilmu yang banyak tanpa dibarengi dengan kreatifitas, maka ilmu yang banyak itu tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain dan bahkan oleh diri sendiri.

Kelima, jangan lupakan jasa guru dan orang tua, sebab orang-orang ini adalah orang yang sangat berperan dalam hidup seseorang. Kesuksesan seseorang sangat ditunjang dan ditentukan oleh guru dan orang tua. Oleh karenanya jangan sampai melupakan jasa kedua orang ini.***(acce)

Hebat, MDTA Al-Ikhsan Tambusai Hafal Alquran 25 Surat

Ahmad Supardi memberikan penghargaan kepada murid MDTA
Ahmad Supardi memberikan penghargaan kepada murid MDTA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA Al-Ikhsan Desa Talikumain Kec Tambusai, gelar wisuda santri dan santriwati, Senin (16/6/2014) bertempat di kompleks MDTA dan Masjid Al-Ikhsan Desa Talikumain. Santri dan santriwati yang diwisuda berjumlah sebanyak 27 orang, dengan kompetensi hafal Alquran 25 Surat.

Hadir dalam acara tersebut, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala KUA Tambusai Tamrin SAg MSy, Kepala Desa Bpk Muallimin, Kepala MDTA Al-Ikhsan Nazaruddin SAg, Ketua Komite Bpk Amri, majelis guru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Khalifah, Mursyid, dan orangtua wali santri.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, memberikan apresiasi yang tinggi kepada MDTA ini, sebab anak didiknya yang lulus memiliki kompetensi hafal Alquran 25 Surat. Hal ini sesuatu yang sangat membanggakan dan diharapklan hal ini dapat dicontoh oleh MDTA yang lain.

Dikatakannya, saat ini sudah mulai susah bagi kita untuk menemukan anak-anak seumur tamat SD, tetapi dapat menghafal 25 Surat dalam Alquran. Hal ini adalah barang langka yang sulit untuk ditemukan. Olehnya, hal ini harus dapat dipertahankan dan kalau bisa dapat ditingkatkan menjadi hafal satu juz.

Ahmad Supardi juga memberikan apresiasi atas pembangunan gedung MDTA yang terus berjalan tiada henti, sebab pembangunan gedung ini mutlak diperlukan untuk tempat belajar bagi anak-anak kita. Soal biaya bisa dari mana saja, dari masyarakat, dari pmerintah, dan termasuk dari dana PNPM seperti sekarang ini.

Dikatakannya, Kepala Desa/Lurah dan aparatur pemerintah lainnya pada tingkat desa/kelurahan, agar jangan ragu-ragu untuk menggunakan dana PNPM untuk pembangunan MDTA, sebab hal ini sesuatu yang diperbolehkan dan merupakan kebutuhan masyarakat.

Masak tempat belajar agama bagi anak-anak kita, gedungnya reot, tidak terurus, bocor, dinding papan, lantai tanah, honor gurunya tak terbayar, tidak disiplin, dan lain sebagainya. Hal ini tentunya menjadi tanggungjawab kita semua, sehingga sangat wajar apabila dana PNPM digunakan untuk pembangunan gedung MDTA, tegasnya.

Ahmad Supardi Hasibuan, berharap agar para orang tua tidak ragu untuk menyekolahkan anaknya ke MDTA, sebab dapat dipastikan anak-anak akan memiliki karakter, akhlakul karimah, rajin sholat, berbakti pada orang tua, dan sebagainya.***(acce)

Dirantai 13 Tahun, Wanita Ini Akhirnya Dibebaskan

pasungSegmenNews.com– Aparat kepolisian Polres Nganjuk, Jawa Timur, membebaskan Sumarni (42) yang selama 13 tahun dirantai keluarganya.

Warga Dusun Mranggu, Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur selanjutnya dibawa ke RSJ Menur, Surabaya, Rabu (18/6/2014).

Evakuasi Sumarni disaksikan puluhan tetangga yang ada di sekitar rumahnya.

Sumarni terpaksa dirantai keluarganya setelah menderita gangguan jiwa setelah diceraikan suaminya.

Ibu tiga anak itu juga menjadi sasaran tindak kekerasan suaminya yang suka berjudi dan minum-minuman keras.
Karena rumah tangganya bermasalah, Sumarni kemudian depresi hingga merusak barang-barang berharga di rumahnya.

Selain itu Sumarni juga memukul dan melempar benda-benda di sekitarnya sehingga membahayakan orang lain.

Supaya tidak mengganggu lingkungan, keluarga kemudian merantai di kamar belakang rumahnya.

Ibu tiga anak itu ditaruh di kamar belakang yang pengab, dia buang air kecil dan besar di kamarnya yang sempit.

Pembebasan Sumarni dipimpin langsung Kapolres Nganjuk AKBP Anggoro Sukartono.

Selanjutnya penderita dievakuasi ke RSJ Menur oleh tim Dinkes Pemprov Jatim.***
Red:hasran
Sumber: tribunnews

Hebohnya, Video Prabowo Tolak Cipika-Cipiki Jokowi

yahoo.com
yahoo.com

SegmenNews.com– Beredar video yang menampilkan pertemuan calon presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo di balik panggung sebelum debat capres kedua pada hari Minggu (15/6) lalu. Di video itu, Jokowi terlihat menjabat tangan Prabowo saat bertemu.

Sejurus kemudian, spontan Jokowi ingin cipika-cipiki dengan Prabowo. Tapi Prabowo yang mengenakan baju khas kemeja dengan kantong empat seolah menghindar.
Anggota Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah menilai Jokowi bukan menyodorkan diri untuk mencium pipi tapi ingin menyeruduk Prabowo. Pasalnya Jokowi tidak menggunakan pipinya untuk cipika cipiki, melainkan dahinya.

Ditanya soal pernyataan Fahri tersebut, Jokowi sempat tertawa. Jokowi membantah menggunakan dahinya untuk cipika cipiki bahkan untuk menyeruduk Prabowo.
“Enggaklah, kadang dahi kadang pipi,” kata Jokowi yang didampingi istrinya, Iriana, di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (18/6).

Para wartawan yang makin penasaran lantas bertanya pada Iriana. Kali ini para wartawan bertanya apakah pipi Jokowi hanya untuknya?
“Enggak ya, ngawur aja,” kata Iriana yang duduk di sebelah Jokowi sambil tertawa.

“Enggak. Yang jelas bukan bibir,” sahut Jokowi.

Jokowi kemudian menegaskan tak selalu menggunakan pipi untuk cipika cipiki. “Bisa pipi, bisa dahi asal jangan bibir,” tutupnya.
Red:hasran
Sumber: Merdeka.com