Beranda blog Halaman 2628

Camat Tandun Kerahkan 750 Peserta di MTQ Rohul

Camat Tandun, Irwandi, S.Sos, MM
Camat Tandun, Irwandi, S.Sos, MM

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Camat Tandun, Irwandi, S.Sos, MM, tidak mau ketinggalan dengan kecamatan lainnya, buktinya dalam perhelatan akbar Mushabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-14Tahun 2014 tingkat Kabupaten Rokan Hulu akan mengirim lebih 750 peserta untuk menyemarakkan kegiatan religus tersebut.

Hal tersebut disampaikannya, saat ditemui Team Liputan RohulToday kantornya, Senin (16/6/2014), semua peserta terdiri dari semua komponen yang ada di Kecamatan Tandun dan seluruh sektor masyarakat akan terlibat dalam kegiatan keagamaan tahunan tersebut.

Lebih diterangkannya, peserta pawai takruf saja untuk ikut andil pada Tanggal (20 sampai 25/6/2014), rencananya digelar mulai dari MTSN I Pasir Pengaraian menuju Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian akan dipersiapkan dengan sematang mungkin.

” Kita akan libatkan untuk pawai tersebut mulai dari pelajar tingkat SD, SLTP, SLTA, Tokoh Adat, Tokoh Agama, staf UPTD Disdikpora, staf Puskesmas Tandun, para bidan, kader Posyandu, Kader PNPM dan lainnya,” ujar Irwandi.

Dijelaskannya kembali, sebagai masyarakat Rohul yang dikenal religus dengan filosofi Negeri Seribu Suluk, serta adanya komitmen pemerintah daerah yakni Bupati Rohul Drs. H. Achmad, M.Si untuk tetap konsisten dalam menjalankan kegiatan keagamaan sesuai progres.

Targetnya kafilah dan rombongan dari Kecamatan Tandun, dari 16 kecamatan se-Rohul ingin menampilkan yang terbaik sesuai dengan potensi daerah, baik dalam pelaksanaan pawai takruf, pelaksanaan MTQ dan stand pameran.***(acce)

Cuaca Ekstrim, Dumai Terpanas di Riau, Capai 37 Derajat

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Suhu udara di sejumlah wilayah Provinsi Riau mulai panas berlebihan (ekstrem). Bahkan ada yang mencapai lebih 36 derajat celsius, demikian data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Pekanbaru.

“Namun untuk di Pekanbaru suhu udara masuh normal, yakni maksimum 35 derajat celsius,” kata analis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Ardhitama, kepada pers di Pekanbaru, Selasa (16/6/2014).

Menurut data lembaga pemantau cuaca itu, dalam satu pekan terakhir, suhu udara di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau cenderung meningkat.

Pada 15 Juni, data tersebut menunjukkan untuk Kota Pekanbaru berada di kisaran 33,2 hingga 34,6 derajat celsiun, dan bahkan pada Senin (16/6) sudah mencapai 35 derajat celsius.

Kemudian di Kabupaten Pelalawan berada di kisaran 33,6 hingga 35 derajat celsius, sementara di Rengat cenderung lebih rendah yakni antara 32,6 hingga 33,8 derajat celsius.

Terparah atau berada pada kondisi ekstrem yakni Kota Dumai, dimana pada Senin (16/6/2014) suhu udara rata-rata berada di atas 36 derajat celsius atau nyaris mencapai 37 derajat celsius dikutip dari laman antara.com.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sejauh ini, atau stidaknya dalam satu pekan terakhir, titik panas (hotspot) di Riau kembali bermunculan di sejumlah wilayah kabupaten/kota.

Berdasarkan pantauan Satelit Terra Aqua pada Senin (16/6/2014), ditemukan sebanyak 21 titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah, terbanyak di Kabupaten Rokan Hilir.

Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo melalui milis yang dia berikan kepada wartawan mengatakan, sejauh ini upaya pemadaman masih terus dilakukan melalui jalur udara.***(Son/ant)

 

 

 

 

Penderita HIV di Pekanbaru 558 Orang, Didominan Ibu Rumah Tangga

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Ibu rumah tangga ternyata menjadi kelompok yang paling rentan terserang HIV AIDS. Bahkan, dari ratusan pengidap penyakit mematikan itu di Kota Pekanbaru, kebanyakannya adalah ibu rumah tangga.

Fakta ini tentu saja menimbulkan perhatian serius dari sejumlah pihak. Karena, sebagai ibu rumah tangga yang kebanyakan aktivitasnya di dalam keluarga, semestinya bukan menjadi orang yang rentan terjangkit HIV AIDS.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Helda S Munir, dari data yang mereka miliki, pengidap HIV di Pekanbaru sudah mencapai 558 orang. Sementara pengidap AIDS sebanyak 571 orang.

“Dari data yang masuk ini terbesar adalah dari kelompok ibu rumah tangga. Artinya mereka yang tidak bekerja di luar rumah,” tuturnya. Hal ini tentu sangat memprihatinkan. Karena kalau mereka jadi Orang dengan HIV AIDS (ODHA), maka akan beresiko terhadap anak-anaknya.

Ditanya bagaimana para ibu rumah tangga itu bisa tertular, Helda menjelaskan bahwa bisa jadi ketika tranfusi darah. Atau malah ditularkan oleh suami mereka. Hanya saja, kaum pria kebanyakan enggan memeriksakan kesehatannya. Sementara, kaum ibu mengetahui terkena HIV AIDS ketika memeriksakan kesehatan diri.

Dilanjutkannya, kecenderungan, masih sedikit laki-laki yang melakukan tes kesehatan. Karena itu, dengan kesadaran akan bahaya HIV AIDS, para laki-laki harus memiliki kemauan sendiri untuk diperiksa. Menurut Helda, kelompok yang rentan terjangkit virus ini adalah yang berusia 15-49 tahun.

Karena itu, kemarin Diskes bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru untuk mensosialisasikan bahayanya penyakit itu ke Pegawai Negeri Sipil (PNS). Diharap, lewat sosialisasi ini PNS mengerti apa itu HIV dan AIDS. Lalu tahu bagaimana memperlakukan ODHA dan gencar menginformasikan ke masyarakat sekitar terkait bahaya-bahayanya.

Hal senada disampaikan Master trainers Kementerian Kesehatan, dr Evalina yang juga narasumber dalam kegiatan ini. Menurutnya, orang yang terjangkit HIV biasanya tidak serta merta mau mengakui kondisi dirinya. Karena dampak sosialnya banyak.

Oleh karena itu, semua yang terjangkit HIV AIDS haruslah ditopang orang disekitarnya. Karena tak semuanya pengidap penyakit itu diakibatkan perilaku mereka. Tapi bisa jadi dari faktor lain.

Di masyarakat, ada beberapa hal juga yang perlu didobrak. Misalnya, masih ada kaum ibu yang ingin memeriksakan diri ke Puskesmas harus izin suami. Padahal hal itu jelas bisa menjadi kendala dalam menekan angka penderita HIV AIDS.****

 

Red: hasran
Sumber : Tribun Pekanbaru

 

Jepang Bebaskan Visa untuk Orang Indonesia

Tokyo (int)
Tokyo (int)

Tokyo (SegmenNews.com)– Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membuka kemungkinan pembebasan visa kepada warga Indonesia sampai setahun. “Ini menunjukkan keseriusan Jepang dalam membuka diri, membebaskan warga Indonesia masuk ke Jepang nantinya tanpa Visa, sebagai wisatawan,” ungkap sumber Tribunnews.com di pemerintahan Jepang siang ini (17/6/2014).

Dengan demikian, tambahnya, tidak akan lama lagi warga Indonesia dapat ke Jepang bebas visa, namun belum tahu kapan pemberlakuannya. “Yang pasti, paling lambat tahun depan sudah bisa bebas visa bagi warga Indonesia,” tambahnya lagi.

Pembahasan Abe hari ini dianggapnya sangat positif karena satu hal yang sangat menarik adalah penggunaan atau status visa wisata yang mungkin bisa dipakai untuk jangka waktu maksimal satu tahun. Selama ini visa wisata maksimal hanya 3 bulan saja.

Upaya membuka Jepang bagi warga Indonesia ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Jepang menargetkan 20 juta wisatawan asing per tahun datang ke Jepang. Saat ini baru sekitar 10 juta wisatawan asing per tahun datang jalan-jalan ke Jepang.

Selain itu Jepang juga akan mengupayakan agar outlet free duty dilipat gandakan sedikitnya nanti mencapai 10.000 toko Free Duty bia bertebaran di Jepang sehingga para wisatawan asing semakin mudah berbelanja di toko tersebut. Dengan adanya outlet free duty, pajak pertambahan nilai (PPN) dapat dikembalikan kepada orang asing di bandara internasional sebelum pulang ke negaranya masing-masing.***(SegmenNews.com/Tribunnews)

Parkir Ilegal Marak, Dewan Minta Pemko Evaluasi Perparkiran

Parkir (Ilustrasi)
Parkir (Ilustrasi)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Seiring bertambah padat Kota Pekanbaru, parkir liar juga terus bertambah. Hal ini didukung melemahnya pengawasan dari pemko, sehingga parkir liar pun bisa memiliki karcis berlogo Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.

Demikian dikatakan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST kepada wartawan, Selasa (17/6/2014). Ia mengaku mendapat laporan dari masyarakat terkait masih banyak parkir ilegal dan tarif parkir yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Parkir ini masih banyak yang ilegal, dan menjadi masalah yang klasik. Kalau parkir yang legal itu ditentukan pemerintah dan yang ilegal itu jelas tak ada mendapat izin dari pemerintah,” ungkap politisi PKS ini.

Sebagai solusi, dinas terkait harus segera mengevaluasi seluruh titik parkir di Kota Pekanbaru. Hal ini perlu dilakukan karena sistem yang ada, tidak dikelola secara profesional. Baik parkir legal maupun ilegal.

“Petugasnya jarang menyodorkan karcis parkir, masyarakat kita sungkan meminta karcis parkir. Harusnya dinas terkait menindaklanjuti kondisi tersebut dan kalau petugas tak mampu, suruh saja berhenti,” tutupnya.***(r4n/btc)

Ormas Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Wabup H Alfedri memasang tanda peserta
Wabup H Alfedri memasang tanda peserta

Siak (SegmenNews.com)– Ormas berperan sebagai katalisator (penghubung) antara masyarakat dengan pemerintah. Disatu sisi ormas berperan membantu masyarakat, karena dengan berbagai keterbatasan pemerintah, tidak semua aspek yang bisa dikerjakan oleh pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun disisi lain, ormas juga berkewajiban menyukseskan dan mensosialisasikan program-program pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat tentunya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak H Alfedri pada saat membuka Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan di Grand Royal Hotel Siak, Selasa 17/6 kemarin.

Menurutnya Organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (lsm), partai politik, kelompok kepentingan (interest group) dan lain sebagainya merupakan lembaga infrastruktur politik yang tidak mempunyai akses langsung dalam proses mempengaruhi kebijakan, namun sebagai salah satu komponen bangsa dan pembangunan turut memberikan peran penting dalam berbangsa dan bernegara. Sebab pembangunan tidak akan berhasil tanpa didukung oleh partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut Wabup mengatakan sejak reformasi bergulir yang merupakan pintu pembuka demokrasi yang sesungguhnya di negara kita, ditandai pula oleh semakin banyaknya bermunculan berbagai lembaga-lembaga infrastruktur politik, terutama ormas dan LSM dengan berbagai peran, aktivitas dan kepentingannya masing-masing dalam masyarakat, termasuk di Kabupaten Siak yang kita cintai ini.

Disatu sisi tentu saja kita menyambut gembira dengan banyaknya keberadaan ormas dan LSM, namun yang kita harapkan tidak hanya sebatas kuantitas yang banyak, sebab kuantitas yang banyak juga perlu diiringi dengan kualitas yang memberikan nilai manfaat kepada masyarakat dan pemerintah tentunya.

Ormas dan LSM yang keberadaannya mengganggu dan meresahkan masyarakat termasuk pemerintah, tentu saja tidak serta merta akan dibubarkan. Pemerintah berkewajiban untuk melakukan pembinaan terhadap ormas dan LSM sebagaimana telah diamanahkan oleh Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013.

Apabila terdapat Ormas dan LSM yang keberadaannya telah meresahkan masyarakat, mengganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat, maka sebelum menjatuhkan sanksi administrasi kepada ormas yang melakukan pelanggaran sebagai mana termaktub dengan pasal 62 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 tersebut, telah diatur dalam pasal 59 bahwa pemerintah wajib memberikan teguran tertulis sebanyak tiga kali.
Apabila setelah tiga kali ditegur secara tertulis tidak ditanggapi, maka pemerintah dan pemerintah daerah berhak melakukan penghentian kegiatan sementara dan pencabutan surat keterangan terdaftar sebagaimana diatur dalam pasal 64,65,66 dan 67 Undang Undang No.17 Tahun 2013.

Sebelumnya Kepala Kantor Kesbang Pol Kabupaten Siak Yurnalis dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antar sesama pengurus organisasi kemasyarakatan atau lembaga swadaya masyarakat yang ada di kabupaten Siak dengan Pemerintah kabupaten Siak, menyamakan visi, misi dan persepsi membangun dan menggalang persatuan dan kesatuan bangsa di kabupaten Siak serta menggali ide, konsep dan pemikiran cemerlang dari pengurus organisasi kemasyarakatan atau lembaga swadaya masyarakat tentang strategi mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari unsur pengurus organisasi kemasyrakatan dan lembaga swadaya masyarakat yang terdapat di kabupaten Siak. Nara sumber dalam kegiatan ini terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, LSM Komunitas Mandiri Jakarta, Dosen Pasca Sarjana, Badan Kesbang Politik Provinsi Riau, dan dari Kabupaten Siak.***(rinto)

Pemko Terima 2 Unit Damkar Bantuan Chevron

Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru menerima hibah 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari SKKMigas dan PT. Chevron Pacifik Indonesia.
Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru menerima hibah 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari SKKMigas dan PT. Chevron Pacifik Indonesia.

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru menerima hibah 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari SKKMigas dan PT. Chevron Pacifik Indonesia.

Penyerahan Dua unit mobil ini di gelar di halaman kantor Walikota Pekanbaru di hadiri Walikota Pekanbaru Firdaus MT, dan Sanur Arif, General Manager Policy Government CPI Wilayah Sumatra.

Walikota usai penerimaan mobil Damkar mengakui berterimakasih atas bantuan SKK Migas dan PT. CPI, pasalnya bantuan ini diharapkan menambah perangkat kerja damkar, sehingga bisa mempercepat kinerja mereka dalam menanggulangi bencana Kota Pekanbaru dan pekan sekawan.

Menurut Wako, Pertumbuhan kota Pekanbaru saat ini sudah pesat apalagi dalam 2 tahun kedepan. Dimana akan akan bermunculan gedung bertingkat berlantai diatas 10 lantai. Ini di buktikan dengan pemko sudah sudah mengeluarkan ijin prinsip pembangunan gedung bertingkat bagi sekitar 40 titik.

“Rata-rata bangunannya diatas 10 lantai. Diperkirakan dalam setahun ini 30 gedung akan selesai,” ujar Firdaus.

Dengan kondisi ini tentu dibutuhkan mobil damkar yang lebih representatif, karena yang akan diatasi gedung berlantai banyak dan memiliki bace mand, sehingga pola penanganan pemadamannya lebh baik dan canggih

“Untuk itu kedepan akan ada perbaikan personil keterampilan memadamkan api dan jumlah personil.Selain itu akan bekerjasama dengan polisi untuk membuka no telepon 3 digit melayani pengaduan kebakatan Pekanbaru sebagai pilot projec , kini sudah dilakukan master plandnyan,” urainya.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT bersama Sekda Kota dan Kepala BPBD, menyaksikan uji coba penggunaan mobil pemadam kebakaran bantuan dari Chevron, Selasa (17/6) di halaman kantor Walikota.

Nanti nomor ini akan terintegrasi ke semua inststansi terkait, Pol, TNI,Damkar,Pemko,Diskes dan sebagainya. Untuk melengkapi ini semua kedepan Pemko juga akan di menjadwalkan penyediakan perlengkapan dan struktur organisasinya.

“Akan ada angka idelnya baik peralatanmaupun jumlah personilnya. Dalam waktu dekat ini akan ada penambahan di bawah 50 orang.Untuk kecamatan yang sudah ada unit pemadamannya tinggal melengkapi,sekaligus pos unit cepat pemadaman,” harapnya.

Sanur Arif, General Manager Policy Government CPI Wilayah Sumatra, saat dikonfirmasi, mengatakan sebelum dihibahkan 2 unit damkar ini sudah dilakukan peremajaan lagi agar bisa digunakan.

“kita kalau bisa selalu berkontribusi buat pemko, kalau ada peralatan kita yang sudah di pakai diremajakan kembali baru kita hibahkan,” Ujarnya.

Ia mengaku bantuan serupa juga sudah di berikan seperti genset, Akan ada juga hibah pelabuhan,meski ini masih dalam proses. “Selain mobil kita juga berikan pelatihan untuk mengoperasikan mobil ini dan sudah kita lakukan,” tambahnya.***(chir)

Hut Bhayangkara Ke-68 di Pelalawan Dimeriahkan Turnamen Badminton

Pelalawan (SegmenNews.com)– Dalam rangka memperingati Hut Bhayangkara yang ke 68, Polisi Resort (Polres) Pelalawan, mengadakan Open Turnamen Badminton yang diselenggarakan di GOR Badminton Cempaka Kecamatan Pangkalan Kerinci. Pertandingan ini dibuka secara resmi langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris di dampingi Kapolres Pelalawan, AKBP Aloysius Supryadi, Selasa (17/6).

Sebanyak 96 Tim Badminton di Kabupaten Pelalawan dari pemain amatir maupun profesional, yang mengikuti pertandingan peringatan Hut Bhayangkara tersebut. Turnament yang bertemakan ‘Sahabat Polisi’ dari kalangan Kepolisian, instansi pemerintahan dan masyarakat. Turnamen Badminton ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi polisi dengan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik khususnya di Kabupaten Pelalawan.

usai pembukaan turnamen badminton HUT Bhayangkara ke-68, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi turnamen Badminton yang dilakukan oleh pihak Polres Pelalawan, karena telah berperan serta untuk mengembangkan olahraga. “Dari kegiatan ini selain membatu olahraga di Kabupaten Bengkalis , khususnya dibidang olahraga badminton dan juga mempererat tali persaudaraan tentunya ini merupakan moment yang sangat baik,” paparnya.

HM Harris dengan adanya kegiatan turnamen ini diharapkan dapat memberi sumbangsih positif kepada seluruh atlet bulutangkis sekaligus pendekatan dan pembinaan terhadap atlet-atlet muda yang ada. Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Untuk itu perlu pembinaan yang berkelanjutan sebagai upaya kita bersama dalam menjaring bibit-bibit atlet muda yang mampu mewakili daerah ini di tingkat lokal, nasional bahkan internasional.

Hal yang sama juga disampaikan, Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi mengatakan, Turnamen yang kita laksanakan ini selain mempringati Hut Bhayangkara yang ke 68, juga bermaksud sebagai wujud partisipasi untuk memajukan olahraga Kabupaten Pelalawan, khususnya pada Bidang Badminton. Untuk mencetak atlit-atlet bulu tangkis dimasa yang akan datang.

AKBP Aloysius juga mengatakan, dari turnamen yang diselenggarakan ini para pencinta olahraga bisa lebih aktif lagi melatih diri terutama bagi kaum muda untuk menjadi generasi penerus olahraga khususnya badminton. Pasalnya hal semacam ini selain mempertandingkan dan mencari bibit-bibit atlit badminton yakni untuk menjalin kedekatan antara masyarakat dan kepolisian juga mampu terjalin melalui turnamen ini kejenjang yang lebih erat.

“Maka jadikanlah olahraga sebagai jati diri kita sendiri, dengan olah raga kita bisa hidup sehat, karena didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat serta dapat menjalin kerja sama yang mempererat pelaksanaan situasi kamtibmas yang kondusif,”ujarnya.***(FIN)

Kelola Keuangan, PD Pekanbaru Teken MoU dengan BPKP

Walikota menyaksikan penandatanganan MoU antara Perusahaan Daerah dan BPKP Pekanbaru, Selasa (17/6) di ruang rapat Walikota Pekanbaru.
Walikota menyaksikan penandatanganan MoU antara Perusahaan Daerah dan BPKP Pekanbaru, Selasa (17/6) di ruang rapat Walikota Pekanbaru.

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Menuju sebuah perusahaan Daerah yang sehat dan bisa bersaing kedepan, Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan menandatangani kesepakatan kerjasama atau MoU dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“PD Pembangunan merasa perlu membuka diri untuk di bimbing oleh BPKP dalam mengelola keuangan agar tidak terus terpuruk seperti selama ini,” kata Direktur PD Pembangunan, Heri Susanto, Selasa (17/6) di Kantor Walikota.

Kata Heri Proses ini sudah di mulai tahun 2012 lalu namun baru intensif di lakukan Februari 2014. Katanya sejak kepemimpinannya Selama 2 tahun ini PD terus berbenah, dari segi usaha, namun tanpa adanya pendampingan pihak berwenang dalam hal ini BPKP keberhasilan ini jadi bumerang bagi PD.

“PD didirikan sesuai perda no .10th 1988, yang tugasnya mengurusi bus kota, kuliner, travel dll. Kami melihat unit-unit usaha yang ada ini membenani PD. Makanya kami membuka diri saat ini untuk di bimbing BPKP,” terang Heri.

Menurut Heri saat ini ada 7 unit usaha yang sedang di geluti PD. Trans Metro, Danau buatan, Negosiasi pembelian gas ke BPN, dalam rangka bahan bakar pembangkit listrik di Riau, SPBU, Pasar Induk. “Kami terkendala di SDM mudah-mudahan dengan bimbingan BPKP Perusahaan kami bisa bersaing lagi kedepan. Karena dengan tata kelola perusahaan yang baik kami bisa terhindar dari hal-hal yang ditakutkan,” terangnya lagi .

Kepala BPKP Propinsi Riau, Panijo, usai MoU mengatakan ini adalah awal yang sangat bagus. Pasalnya Perusahaan Daerah yang letaknya jauh seperti Siak dan Dumai sudah lebih dulu melakukannya, sementara PD Pekanbaru sebagai tetangga dekat baru memulai.

“Saya sangat senang kalau perusahaan daerah di pekanbaru meminta menjadi patner. Siak dan Dumai juga lagi semangat menjadi perusahaan daerah yang maju,” ujarnya.

Katanya memang banyak ditemukan perusahaan daerah diawal pembentukan semangat menggebu-gebu, tetapi akhirnya tidak berhasil. “Perusahaan daerah yang usahanya juga disamping pemerintah juga bergerak dengan swasta. Kita ingatkan hati-hati. Karena persaingan dengan swasta itu sulit, sebab swasta punya modal berapapun sanggup,” sarannya.

Ia menambahkan, Sehat atau tidaknya sebuah perusahaan Daerah tergantung hal pengembangan dan tata kelola perusahaan, tujuan tata kelola menuju fisikli lebih bagus dan PD selamat tidak tersangkut hukum. Ini tentunya harus sesuai akuntabilitas baik, resposibilitasnnya terpenuhi.

Walikota Pekanbaru. Firdaus MT, mennyatakan Pemko memiliki mimpi. PD pembangunan yang ada tidak hanya sama dengan PD lainnya tetapi bisa menghasilkan PAD. “Makanya PD harus kreatif, karena kita bersaing dengan swasta murni. PD juga sudah diingatkan tidak menggunakan APBD kecuali transportasi, itupun subsidi. Pemko akan bayar subsidinya setelah ada audit BPKP,” tegas Wako.***(chir)

Tapal Batas Pelalawan-Inhu Disepakati

tapalIndragiri Hulu (SegmenNews.com) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dan Pelalawan, telah menyepakati tapal batas kedua wilayah tersebut berupa 18 titik koordinat dengan panjang mencapai 36 kilo meter.

“Kesepakatan itu terwujud setelah adanya pertemuan kedua belah pihak di Ruang rapat kantor Bupati Indragiri Hulu,” kata Kepala Bagian Administrasi Tata Pemerintahan Umum Setda, Indragiri Hulu, Hendry di Rengat, Minggu (15/6/2014).

Ia mengatakan, titik kordinat yang telah disepakati pada rapat yang dihadiri asisten I masing-masing kabupaten diantaranya berada di Kecamatan Kuala Cenaku, Kecamatan Rengat, Kecamatan Rengat Barat, Kecamatan Kelayang dan Kecamatan Peranap.

Sedangkan titik kordinat yang belum disepakati itu berada di Kecamatan Lubuk Batu Jaya dan Kecamatan Lirik yang perlu didudukkan kembali secara bersama sehingga tidak terjadi perbedaan penafsiran di kemudian hari.

“Ini semua untuk tujuan bersama, menjaga hubungan baik antar warga perbatasan hingga tidak terjadi persengketaan seperti perbatasan Indragiri Hulu dengan Indragiri Hilir,” sebutnya.

Menurutnya, penyebab belum ditemukannya kesepakatan oleh masing-masing pihak diantaranya karena ada perbedaan peta, ketika peta masing-masing kabupaten disandingkan terdapat selisih sehingga harus dilakukan identifikasi lapangan secara langsung.

“Disepakati akan turun kelapangan dalam waktu dekat,” ucapnya.

Diakui Hendri, pada dua kecamatan yang belum disepakati terkait titik kordinat tapal batas tersebut disebabkan terdapat sejumlah aset Kabupaten Indragiri Hulu berada di Pelalawan dan sebaliknya, dengan adanya duduk bersama nantinya ada solusi terbaik kedua belah pihak.

“Jika hal ini selesai maka akan dilakukan penyelesaian tapal batas dua kabupaten berikutnya yakni antara Kabupaten Kuantan Singingi dengan Indragiri Hulu,” janjinya.***
Red:Son
Sumber : antara