Beranda blog Halaman 2629

Kantor Dispora Riau Digeladah Tipikor

Kantor Dispora Riau digeledah
Kantor Dispora Riau digeledah

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Pekanbaru, Rabu (4/6/2014) sekitar pukul 10.00 WIB, menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan instansi tersebut.

Mereka melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan pejabat Dispora Riau.

Kepala Dispora Riau, Edi Satria, ketika ditanya wartawan saat keluar dari ruangan kerjanya, mengatakan, penggeledahan itu terkait perkara dugaan korupsi pengadaan koneksi unit chiller ke genset Hall A Sport Center Rumbai tahun anggaran 2011 lalu.

Edi mengakui tidak mengetahui secara detil masalah pengadaan tersebut. Sebab, saat pengadaan itu, dia masih menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu di Kota Pekanbaru.

“Waktu itu saya masih menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Pekanbaru. Jadi saya kurang jelas permasalahannya. Waktu itu, Kadisporanya Pak Lukman Abas,” jelasnya.

Namun demikian, dia berharap stafnya yang terperiksa dalam kasus tersebut bersikap koorperatif dan melengkapi dokumen yang diminta penegak hukum tersebut.***(son/tpc)

 

Red:Sondri
Sumber : Tribun Pekanbaru

Kecam Kearoganan Istri Bupati, Ratusan Massa Demo di Tambang

Ratusan massa melakukan aksi demo di dekat pasar sebelum jembatan danau Bingkuang, KM 32, Desa Palung Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar
Ratusan massa melakukan aksi demo di dekat pasar sebelum jembatan danau Bingkuang, KM 32, Desa Palung Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar

Tambang (SegmenNews.com)- Dugaan tindakan penganiayaan yang dilakukan istri Bupati Kampar Hj Eva Yuliana dan ajudannya Bripka Fery mendapatkan kecaman dari berbagai elemen masyarakat.

Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Kampar (Gerak) turun ke jalan melakukan aksi demo di dekat pasar sebelum jembatan danau Bingkuang, KM 32, Desa Palung Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (4/6/2014).

Pantauan wartawan di lokasi, aksi tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Polres Kampar.

Tampak Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Sugiyono, AKBP Ibrahim, Waka Polda Riau Kompol Anuardi, Kabag Ops Kompol Marto Harahap, Kabag Ren Kompol Martion, Kasat Reskrim AKP Herfio Zaki, Kasat Intel, Kasat Lantas AKP Alex Shandy Siregar, Kapolsek Tambang AKP Sumarno, dan dibantu anggota Polres Kampar.

Aksi demo ini dilaksanakan dengan menyampaikan dan mengecam tindakan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh istri dan ajudan bupati Kampar terhadap pasangan suami istri warga desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampar Timur, karena permasalahan lahan sehingga menyebabkan terjadi penganiayaan tersebut, Sabtu (31/06/2014) sore, kemarin.

Massa dalam orasinya menuntut Polres Kampar menangkap Jefry, istrinya dan ajudannya, serta dihukum seberat-beratnya.

Kemudian, mendesak Jefry Noer mundur dari jabatannya karena meresahkan rakyat Kampar serta minta KPK mengusut kasus-kasus Bupati Kampar.

Elemen mahasiswa yang tergabung dalam GERAK adalah HMI MPO Cabang Pekanbaru, FKMKI, IPMK Pekanbaru, IPMRS Pekanbaru, HMOK, Dema UIR, GPAS, Hippermaski.

Aksi ini sempat terjadi negosiasi antara Polisi dan GERAK, namun tidak dihiraukan oleh pendemo. Aksi tetap berlangsung dibawah pengawalan ketat.

Dalam aksinya, mahasiswa menutup jalan sehingga terjadi antrian panjang kendaraan lalu ditambah dengan hari pasar di Tambang.***(rif)

Buntut Pipa Minyak Bocor, DPRD Siak Desak Petro Selat Ltd Hitung Ganti Rugi Masyarakat

Hearing DPRD Siak dengan Petro Selat Ltd
Hearing DPRD Siak dengan Petro Selat Ltd

Siak (SegmenNews.com)- Pasca pipa minyak sumur BA7 di Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit milik Petro Selat Ltd bocor pada 8 Mai lalu, DPRD Siak mendesak agar pihak perusahaan segera menghitung kerugian masyarakat yang belum terealisasikan.

Ada 3 kerugian masyarakat yang belum terealisasi yakni, ganti rugi kebun sagu, sawit, dan karet. Sementara dari 18 poin tuntutan masyarakat, perusahaan sudah merealisasikan 2 poin yakni, terkait air minum dan jemuran sekitar 700 Kepala Keluarga (KK) dengan hitungan Rp1.260.000 per KK. Dan untuk 13 poin sudah ada angka ganti rugi.

Anggota Komisi III DPRD Siak Syamsurizal, meminta pihak perusahaan secepatnya menyelesaikan permasalahan di masyarakat tersebut. “Kita minta, agar pihak perusahaan segera menyesaikan ganti rugi masyarakat dan bekerjasama dengan tim, dan Pemkab untuk menghitung ganti rugi,” desaknya saat hearing dengan pihak prusahaan Petro Selat Ltd, BLH dan Distamben bersama beberapa anggota DPRD komisi III kemarin.

Atas tuntutann yang beum dapat direalisasikan itu, GM Petro Selat Ltd, Indra meminta waktu dua bulan untuk menghitung kerugian kebun masyarakat.

“Kita minta waktu dua bulan untuk menyelesaikan ganti rugi itu,” janji Indra.***(rinto)

Kemenag Rohul: Panggilan Haji Dikumandangkan Ribuan Tahun Lalu

10446019_530969183692179_3688045097690338773_nRokan Hulu (SegmenNews.com)– Jika dilihat dalam perspektif historis, ibadah haji sebagai salah satu ibadah terpenting dalam agama Islam, adalah merupakan ibadah kuno yang tetap dilanjutkan dan dilestarikan oleh Nabi Muhammad SAW, bahkan ibadah ini sangat diminati oleh umat manusia, khususnya oleh umat Islam saat ini.

Seruan atau panggilan untuk menunaikan ibadah ini, telah dikumandangkan oleh Nabi Ibrahim as ribuan tahun yang lalu, sehingga tidak ada alasan bagi seseorang untuk menyatakan, bahwa dia tidak berangkat haji karena panggilannya belum datang atau bahkan belum sampai.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika menyampaikan ceramah umum dihadapan Jamaah Calon Haji (JCH) dan pengurus serta anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kec Kunto Darussalam, Selasa (3/6/2014) bertempat di Masjid Bersejarah Kota Tengahg.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Kunto Darussalam Elbisri, Lurah Kota Lama Reoco Rewanda, Ketua IPHI Kec Kunto Darussalam, Kepala KUA Efriadi SAg, Kepala KUA Pagaran Tapah Darussalam Nur Haibun SS, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, JCH, anggota IPHI, dan umat Islam lainnya.

Ahmad Supardi lebih lanjut menjelaskan, seruan pelaksanaan ibadah haji, pertama sekali dikumandangkan oleh Nabi Ibrahim as ribuan tahun yang lalu. Semula Ibrahim ragu, apakah seruannya dari Jabal Qubais ini, akan didengar dan disahuti oleh umat manusia.

Keraguan ini, dengan spontan dijawab oleh Allah SWT, dengan menyatakan : Wahai Iberahim ! Tugasmu hanyalah menyerukan, sedangkan yang akan menyampaikan seruan itu adalah kami. Oleh karena itu, serukanlah kepada umat manusia. Dan Ibrahimpun menyerukannya.

Masya Allah ! saat ini kita menyaksikan, bahwa ternyata umat manusia berbondong-bondong untuk melaksanakannya, sampai-sampai tidak terlayani oleh pemerintah sebagai penyelenggara ibadah haji. Bisa kita bayangkan, saat ini daftar JCH tunggu untuk Rohul saja, sudah mencapai angka 5.000 orang, padahal setiap tahun hanya bisa kita layani 250 orang, tegas Ahmad Supardi.

Untuk itu, Ahmad Supardi menghimbau, bagi yang sudah melaksanakan ibadah haji, maka bersyukurlah, telah mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji, dan pertahankanlah kemabruran haji itu, dengan memperbanyak ibadah-ibadah social, selain ibadah ritual tentunya. ***(acce/rls)

 

 

Alamak! Tiga Gadis Digilir 9 Pemuda saat Tidur

gilirSegmenNews.com – Sembilan pemuda tega menodai tiga gadis di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura. Pelaku beraksi saat korban tidur.

Dari sembilan pelaku, petugas baru menangkap satu tersangka. Sementara, delapan pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya masih buron.

Pemerkosaan tersebut terjadi berawal ketika salah satu pelaku mengajak ketiga korban pergi ke rumah M Rizal (17), warga Desa Pagerungan Kecil.

Tanpa rasa curiga, korban menuruti ajakan pelaku. Sesampai di lokasi, ternyata sudah ada delapan orang menunggu. Di rumah tersebut, salah seorang pelaku memberikan soft drink kepada ketiga korban.

Tak lama usai meminum soft drink, ketiga korban langsung tertidur. Disinyalir minuman tersebut sudah dicampur obat bius.

Selanjutnya, pelaku langsung memerkosa ketiga korban secara bergantian. Saat diperkosa, korban dalam keadaan tak sadarkan diri.

Orangtua korban khawatir karena anak-anaknya tak kunjung pulang melapor ke polisi. Petugas menemukan korban masih belum sadar di rumah M Rizal. Kemudian, ketiga korban dibawa ke puskesmas untuk perawatan medis dan visum.

“Di lokasi kejadian petugas menemukan sisa minuman soft drink di samping korban yang sedang tidur. Sedangkan sembilan pelaku sudah tidak ada di tempat,” kata Kapolsek Sapeken, AKP Ali Ridho, Selasa (3/6/2014).

Hingga saat ini, polisi belum bisa meminta ketarangan dari ketiga korban. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan untuk mengusut kasus tersebut.***

 

Red: hasran
Sumber : okezone

Masih PNS Aktif, Anak Gubri Jadi Wabup Rohil

Erianda SE
Erianda SE

Rokan Hilir (SegmenNews.com) – Erianda SE, anak Gubernur Riau, Annas Maamun terpilih menjadi Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) periode 2011-2016. Kini, statusnya masih pegawai negeri sipil (PNS) aktif sebagai Kasi di Dinas Bina Marga Kabupaten Rokan Hilir.

Ia mengaku masih menunggu arahan dari Mendagri atas statusnya tersebut. “Kita lihat lah nanti arahan Mendagri. Yang jelas kita siap bekerja sepenuh hati,” katanya seperti dilansir tribun.

Ia diusulkan menjadi wakil bupati Rohil bersama Karmila Sari, Sekretaris Fraksi Golkar plus di DPRD Rohil.

Pada pemilihan Selasa kemarin, dari 34 suara, Erianda meraih 30 suara dan sisanya di Karmila Sari.***
Red: hasran
Sumber : Tribun Pekanbaru

LPSE Pekanbaru Ngadat

lpsePekanbaru (SegmenNews.com)- Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Kota Pekanbaru saat ini sudah mengajukan lelang beberapa proyeks fisik seperti pembangunan jalan, pengaspalan, loning dan desain kepada LUP. Sayangnya berbagai proyek yang diajukan belum bisa dilelang karena adanya gangguan pada LPSE akibat seringnya pemadaman listrik oleh PLN.

Kondisi ini diungkapkan Kadis Binamarga dan Sumber Daya Air Kota Pekanbaru, Azmi, Rabu (4/6/2014). “Kami sudah mengirimkan ke LUP minggu lalu untuk dilelangkan. Ternyata ada hambatan. Saya kemaren dapat informasi, untuk paket reguler Binamarga itu tidak bisa dibuka di LPSE nya, karena ganguan listrik yang sering mati, khusus untuk kota tidak masuk,” ungkap Azmi.

Menindaklanjuti kondisi ini, Azmi mempertanyakan kepada pihak LUP melalui Nasri agar adanya tambahan waktu supaya proyek ini dapat segera dilelang. “Saya tanyakan ke pak Nasri pihak LUP nya melalui telefon.., itu perlu tambahan waktu, silahkan konfirmasikan kepada rekanan, kalau tidak mereka nanti komplain. Tambahan waktunya hingga tanggal empat, yakni Rabu diundur penawarannya. Ini khusus Binamarga,” terangnya.

Menghindari adanya protes dari rekanan, Azmi meminta kepada pihak LUP agar persoalan ini diumumkan secara transfaran. “Kegiatan secara garis besar ada jalan, aspal, loning, desian. Ini tiga program besarnya. Justru desainnya sudah duluan siap dari pada fisiknya. Kalau LUP tidak segera memberikan solusi mengenai gangguan, kalau lelang tidak segera dilakukan bagaimana bisa cepat pengerjaan fisiknya,” ujarnya sembari menambahkannya total anggaran keseluruhan Dinas Binamarga pada APBD 2014 lebih kurang sebesar Rp250 miliar. ***(achir/ra)

Baru 6 Tahun, Anak Ari Wibowo Sudah Ingin Nikah

Ari Wibowo dan keluarga (kapanlagi.com)
Ari Wibowo dan keluarga (kapanlagi.com)

SegmenNews.com– Seiring majunya perkembangan teknologi zaman, perubahan pola pikir anak juga tubuh semakin cepat. Anak yang biasanya merasakan puber saat SMP, saat ini masa itu sudah dilewati semasih duduk di bangku SD.

Persis seperti anak pertama Ari Wibowo, Kenzo Wibowo. Meski masih berusia 6 tahun, putra Ari sudah memiliki seorang kekasih. Bahkan si sulung sudah berpikir untuk menikah.

“Telepon saja sudah sayang-sayangan. ‘Iya sayang, nanti kita nikah ya.’ Jadi memang aneh sih, padahal dia nontonnya kartun,” kata Ari meniru ucapan anaknya saat ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (3/6).

Namun Ari tak khawatir dengan pola pikir anaknya yang dewasa. Yang terpenting baginya kedewasaan Kenzo tetap kepada arah yang positif. Ari Wibowo menikah dengan Inge Anugrah pada tanggal 7 Juli 2006 silam di hotel Four Season Jakarta. Dari pernikahannya itu mereka dikaruniai 2 orang anak, Kenzo Wibowo dan Marco Wibowo.

“Nggak lah (khawatir) meski 6 tahun tapi sudah dewasa. Tapi dewasanya ke arah yang nggak salah. Mungkin pacarnya juga punya tingkat kedewasaan yang sama,” ungkapnya.

Untuk urusan pendidikan, adik Ira Wibowo itu cukup puas dengan sekolah tempat anaknya menimba ilmu. Selain akademis, Kenzo juga diberi ilmu membentuk kepribadian.

“Saya sangat puas dengan pendidikannya. Sekolahnya di National Class. Karena selain memberikan ilmu tapi juga membentuk kepribadiannya,” tandasnya.

 

 
Red: Sondri
Sumber: © KapanLagi.com

Nikita Mirzani ‘Hamil Kebo’

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani

SegmenNews.com- Artis kontroversial Nikita Mirzani kini tengah mengandung buah hati pertamanya dari pernikahan dengan Sajad Ukra. Usia kandungan sudah memasuki 20 minggu atau sekitar lima bulan.
“Kondisi kesehatan bayi nggak bagaimana-gimana ya. Ngidam enggak ada,” kata Nikita Mirzani di Gedung Trans TV, Jl. Piere Tendean, Jakarta Selatan, Senin (3/6).

Kehamilan Nikita ini berbeda dengan saat hamil anak sebelumnya. Saat mengandung Laura Meizani Nasseru Asry alias Loly (7), Nikita selalu ingin jalan-jalan.

“Beda. Yang pertama Loly enggak ngidam, maunya jalan-jalan terus. Kalau yang kedua nggak bisa makan minum, bawaannya tidur. Aku kata orang hamil kebo, enggak ada rasa apa-apa. Ini kan baru eksis lagi,” tuturnya.

Nikita mengaku belum melakukan persiapan khusus untuk bayinya. Rencananya, dia hanya akan melakukan pengajian tujuh bulanan.

“Belum disiapin, masih lama ya, sambil berjalan ya. Nanti 7 bulan, pengajian saja ya, kan anak kedua, di rumah aja,” tukasnya.***

 
Red: Sondri
Sumber: © KapanLagi.com

 

Jane Shalimar dan Didi Mahardika Nikah Siri?

janeSegmenNews.com– Kandasnya hubungan Jane Shalimar dengan Mahardhika atau Didi Soekarno diwarnai dengan pemberitaan adanya pernikahan siri di antara mereka. Konon pernikahan itu digelar pada 2012 di rumah Didi.

Kepada KapanLagi.com®, di halaman rumahnya, kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/6), Didi menceritakan kalau dirinya pada saat itu tidak tahu dengan ritual yang dilakukan di kediamannya tersebut adalah nikah siri.

Jane Shalimar adalah salah satu bukti untuk menunjukkan cintanya. Namun sayangnya, cucu Bung Karno itu tidak ingat lagi, kapan kejadian tersebut berlangsung. Ia hanya mengingat suasana dan orang-orang yang hadir di acara tersebut.

“Memang, waktu itu, saya dan Jane ada ritual. Saya terus terang bertanya-tanya, nikah siri itu seperti apa? Yang saya tahu, nikah siri itu di masjid, ada penghulu. Kalau enggak salah ada saksi dan segala macam. Saat itu enggak di masjid, nggak ada orangtua (dari pihak Didi) segala macam. Kalau menurut saya, kalau itu mau dibilang nikah siri ya silakan saja,” terang Didi.
“Kalau pribadi, saya nggak tahu nikah siri seperti apa. Tapi ya sudahlah, kalau memang hal ini diklaim kita pernah nikah siri, keputusan kemarin itu membuktikan kalau kita memang enggak bisa bersama lagi. Kalau perpisahan ini diartikan sebagai talak atau apa, ya terserah. Yang penting, saya dan Jane sudah sepakat tidak ada hubungan apa-apa lagi,” imbuhnya panjang lebar.

Didi tidak ingin momen yang disebut-sebut pernikahan siri itu menjadi polemik berkepanjangan. Apalagi menurutnya, yang datang saat itu hanyalah orang-orang terdekat saja.

“Waktu itu ada teman-teman, orangtua Jane juga ada. Cuma, bahasa yang digunakan menggunakan Bahasa Arab. Saya juga enggak tahu artinya itu apa. Intinya saya melakukan yang terbaik karena saat itu saya sayang sama dia,” terang Didi.

Ayah satu anak tersebut juga menegaskan, hingga saat ini, rasa sayangnya terhadap Jane dan keluarga tidak berkurang. Hanya saja, ada pembatas, yakni status keduanya yang sudah tidak berhubungan lagi.

“Sampai detik ini bisa dibilang nggak mungkinlah saya tiba-tiba nggak sayang. Ya, sayang itu masih ada, nggak mau terputus. Saya masih tetap ingin seperti saudara. Saya juga sayang sama anaknya dia (Jane). Cuma yang berbeda, saat ini kita nggak punya hubungan khusus lagi. Yuk, saat ini kita bahagiakan keluarga masing-masing,” tutur Didi.***

 

Red: Son
Sumber: kapanlagi.com