Beranda blog Halaman 2630

Berkas CPNS Belum 100 Persen Masuk ke BKPP

Selatpanjang (SegmenNews.com) – Baru Sekitar 70 persen dari 336 jumlah peserta yang dinyatakan lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum telah mengantarkan berkas daftar ulang ke Badan Kepegawaian Pembinaan dan Pelatihan (BKPP) Kepulauan Meranti. Sementara sisanya diperkirakan akan masuk pada hari terakhir pendaftaran, Rabu (3/6/2014) besok.

“Yang sudah mengantar berkas lebih 200 peserta, atau hampir sebanyak 300 orang. Kita belum mencatat angka pasti. Apalagi data hari ini belum di input. Kita akan terus menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan,” kata Kepala BKPP, Revirianto melalui Kabid Pembinaan Pegawai, Widodo, Selasa (3/6/2014).

Menurutnya, BKPP akan tetap menunggu setiap hari pada jam kerja. Dia meminta seluruh peserta dapat segera melakukan daftar ulang, mengingat waktu yang semakin sempit.

Sementara itu, Syafriadi salah satu CPNS yang sedang melengkapi berkas persyaratan daftar ulang kepada wartawan, mengaku kesulitan melengkapi pemberkasan tersebut. Namun ia tetap berusaha melengkapi sehingga bisa diterima menjadi CPNS di Pemkab Meranti.

“Walaupun saya berasal dari Pekanbaru, namun Selatpanjang ini merupakan kota kelahiran saya. Makanya untuk fokus selama beberapa hari memenuhi persyaratan ini saya menumpang di rumah saudara,” katanya.

Kemudian Edi, yang berasal dari Dumai. Dia mengaku sudah sepekan tinggal di Selatpanjang untuk memenuhi seluruh berkas persyaratan daftar ulang yang dibutuhkan. Berkas yang paling lama dipenuhi adalah surat keterangan sehat jasmani dan bebas Narkoba dari RSUD Selatpanjang.

“Kalau biaya sampai Rp600 ribu ya mau bagaimana lagi, harus kita penuhi. Waktu penyelesaiannya yang memakan waktu lama dan memakan waktu sampai seminggu. Makanya saya tak pulang sudah seminggu,” katanya.***(Mart)

Jelang Lebaran, Pemda Rohul Subsidi Pedagang

 

Bupati Achmad berbincang-bincang dengan pedagang cabai saat peninjauan pasar okak Rambah Samo
Bupati Achmad berbincang-bincang dengan pedagang cabai saat peninjauan pasar okak Rambah Samo

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu menegaskan saat ini harga sembilan bahan pokok (Sembako) sudah merangkak naik. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga jelang lebaran nanti Pemerintah kabupaten Rokan Hulu akan mensubsidi pedagang, khususnya pedagang ayam dan daging.

“Dari pantauan kita tadi, harga sudah merangkak naik, daging naik Rp 5 rb/kg, ayam naik Rp 3000 hingga 5000, cabe naik Rp 100 hingga Rp 2000. Nah, untuk menstabilkan harga jelang lebaran nanti, Pemerintah Rokan Hulu akan mengambil kebijakan dengan mensubsidi pedagang,” jelas Bupati usai melakukan peninjauan pasar okak, Kecamatan Rambah Samo di dampingi Kadikoperindag, Herry Islami, Camat Rambah Samo, Suarman Nasution, Selasa (3/6/14).

Salah satu contoh subsidi pedagang terang Bupati, Pemda akan melakukan operasi pasar bekerjasama dengan penyalur, seperti ayam dan daging, Pemda akan terjun langsung ke produksinya untuk membeli dengan harga sesuai dan disalurkan kepedagang.

Sehingga para pedagang tidak bisa lagi menjual dengan harga yang tinggi dengan alasan harga naik dari penyalur. Pihak Diskoperindag bekerjasama dengan Camat untuk memantau harga di pasar. Agar nantinya tidak mengganggu mekanisme pasar.

Hal tersebut juga akan dilakukan jelang natal dan tahun baru mendatang. Disamping itu, pembelian daging dan ayam pada rumah tangga akan dibatasi, terkecuali untuk rumah makan.

“Dengan adanya subsidi tersebut, diharapkan tidak ada lagi pedagang yang menaikkan harga jelang lebaran, agar tidak menggangu mekanisme pasar, dan terjangkau oleh masyarakat. Ditargetkan pada H-7 jelang lebaran nanti kita sudah masuk operasi pasar,” terang Bupati.

Disamping itu, Pemda juga akan membenahi pasar, agar pelayanan di pasar berjalan dengan baik.***(r4n/adv/hum)

Diduga Aniaya Warga, Bupati Kampar dan Istri Dipolisikan

Nur Asmi, korban penganiayaan
Nur Asmi, korban penganiayaan

Bangkinang (SegmenNews.com) – Bupati Kampar Jefri Noer beserta istrinya Eva Yuliana dilaporkan ke Kepolisian Resor Kampar terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap Nur Asmi, warga Pulau Birandang, Kampar Kiri. Akibat penganiayaan itu, Asmi mengalami lebam di sekujur tubuh. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad, Pekanbaru.

“Kami sudah melaporkan perkara ini ke Polres Kampar,” kata Asmi, saat ditemui Tempo, Senin (2/6).

Asmi menceritakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 31 Mei 2014, sekitar pukul 17.00 WIB di atas lahan seluas lima hektare, tepatnya di Desa Pulo Birandang, Kecamatan Kampar Timur, Kampar Kiri. Bupati Jefri menuduh Asmi beserta suaminya, Jamal, mencaplok lahan miliknya.

Menurut Asmi, saat itu dirinya dan suami hendak pulang dari kebun mereka. Kemudian mampir sebentar di gubuk milik Jefri Noer. Tidak lama berselang, Jefri Noer beserta istrinya Eva Yuliana dan dua ajudan datang menggunakan mobil dinas BM-1-F.

Saat turun mobil, kata Asmi, Jefri Noer kemudian mendekati dan menuduh Jamal merampok lahan miliknya. “Lalu saya membela suami, saya bilang kepada Bapak Bupati bahwa kami sudah beli lahan satu hektare dari Ali Akbar, warga Pulau Birandang, jadi tidak ada urusan dengan Pak Bupati,” Asmi menjelaskan.

Mendengar pernyataan itu, Eva tidak terima lalu menyerang Asmi dengan memukuli sekujur tubuhnya, kemudian dua ajudan juga turut mengeroyok wanita 36 tahun tersebut. “Saya sampai tersungkur, tapi masih dipukuli juga oleh mereka,” kata dia.

Saat dikonfirmasi, Eva Yuliana membantah segala tuduhan tersebut. Menurut dia, pihaknya hanya sekedar mengingatkan karena Asmi dan suaminya, Jamal, telah mencaplok lahan. “Tidak benar itu, justru saya yang ingin diserang dia, lalu saya tangkap tangannya, kemudian dibantu oleh ajudan untuk melerai,” kata Eva, kepada Tempo, melalui seluler.

Eva juga membantah lahan tersebut miliknya. Menurut Eva, lahan tersebut merupakan milik investor melalui penanaman modal asing yang telah ditanami kelapa sawit, rencananya juga bakal dibangun pabrik kelapa sawit.***

 

Red: Son
sumber:tempo.co

Satpol-PP Ancam Segel Pembangunan Gedung Telkom di Sudirman

Azharisman Rozie
Azharisman Rozie

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Pembangunan gedung PT. Telkom di jalan Sudirman Pekanbaru terancam di segel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).Pasalnya, pembangunan tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Namun rencana penyegelan tersebut berbuntut teror yang dialami oleh Plt Kepala Satpol PP kota Pekanbaru Azharisman Rozie. Bahkan pelaku teror mencatut nama walikota Pekanbaru.

“Saya mendapat teror dari oknum PNS yang mencatut nama eks walikota Pekanbaru melalui telpon genggamnya, maka dari itu kami akan melakukan penghentian pembangunan dan penyegelan serta bagi oknum itu akan segera dipanggil. Jika terbukti bermain maka akan kami tindak dan proses sesuai aturan,” tegas Hari, Selasa (3/6/14) kepada sejumlah wartawan.

Penyegelan akan tetap dilakukan sampai si pemilik mengurus izin sesuai peraturan yang berlaku. Tambahnya, yang belum dimiliki adalah IMB dan kajian Amdal yang seharusnya ada sebelum pembangunan dimulai. “Bisa jadi ada hal yang berbahaya bagi lingkungan ketika menggali untuk pondasi,” ujar Haris.***(chir/ur)

7 Putra Rohul Wakili Riau pada MTQ Nasional di Batam

Suasana pembukaan MTQ XXXII Riau di Rokan Hulu tahun 2013 lalu
Suasana pembukaan MTQ XXXII Riau di Rokan Hulu tahun 2013 lalu

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sebanyak tujuh orang putra Rokan Hulu ikut mewakili Provinsi Riau pada perhelatan akbar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional di Batam Prov. Kepulauan Riau yang digelar mulai tanggal 5 Juni mendatang.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu yang juga Ketua Harian LPTQ Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA mengatakan, tujuh putra Rohul tersebut mewakili Provinsi Riau setelah lulus seleksi di tingkat Provinsi Riau.

Sebelumnya, dijelaskan Ahmad Supardi, putra Rohul yang ikut seleksi tingkat Provinsi di Pekanbaru lalu berjumlah 13 orang. Akan tetapi yang lulus dan dinyatakan ikut sebagai kafilah Rokan Hulu hanya sebanyak tujuh orang.

Ketujuh putra Rohul tersebut adalah, Indra Gunawan, S.Th.I untuk cabang Qiraat Sab’ah putra, Syafrizal untuk cabang Tilawah Dewasa putra, Wafiq Azizah untuk cabang Tilawah anak-anak putri, Nabila El Syirri untuk M2KQ, Hasbi As Sidqi untuk cabang Tahfiz 1 juz putra, Lili Meliana untuk cabang Tafsir Bahasa Indonesia, dan Alif Habibi untuk Cabang Khattil Qur’an.

Ahmad Supardi mengaku bangga dengan masuknya tujuh orang putra Rohul tersebut sebagai kafilah Riau pada MTQ Nasional. Katanya, ini merupakan prestasi yang baik dan perlu support yang tinggi dari Pemkab dan seluruh masyarakat Rokan Hulu.

Dia berharap, tujuh putra Rohul tersebut bisa tampil baik dan maksimal agar dapat meraih prestasi yang tentunya akan mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hulu khususnya dan masyarakat provinsi Riau pada umumnya.***(adv/hum)

HM Harris Ajak Masyarakat Petik Makna Isra’ Mi’raj

HM Harris
HM Harris

Pelalawan (SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan HM Harris, didampingi oleh Sektretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Selasa (3/6/14) menghadiri acara peringatan Isra’Mi’raj 1435H/2014 Tingkat Kabupaten di Masjid Agung Ulul Azmi Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Ribuan masyarakat berbondong-bondong mengikuti acara dengan antusias yang besar. Turut hadir dalam Kegiatan Isra’ Mi’raj yaitu Unsur Pimpindan Daerah diantaranya , Anggota DPRD, para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kantor, Bagian dan Camat di Lingkungan Pemda Pelalawan.

Setiap kali berbicara Isra Mi’raj yang tergambar jelas dalam persepsi adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dilanjutkan ke Sidratul Muntaha di Al Baitul Ma’muur. Namun sangat sedikit yang menyadari bahwa setelah selesai perjalanan itu, Rasulullah kembali ke bumi dengan satu bekal kehidupan yang paling penting yakni shalat.

Ada dua sisi yang perlu kita petik dari perjalanan Rasulullah (Isra Mi’raj) yaitu pertama sekembalinya Rasulullah ke bumi dan kedua adalah dibekalinya Rasulullah dengan Shalat. Tujuan dari pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1435 Hijriah Tahun 2014 Masehi tersebut adalah mengaplikasikan perjalanan akbar Rasulullah SAW dalam kehidupan umat untuk membentangkan iman seperti perintah mengerjakan sholat lima waktu, puasa, zakat dan haji bagi yang mampu.

Usai peringatan isra miraj, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, peringatan isra mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah selain untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah juga sebagai wujud keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT yang senantiasa mengantarkan umat Islam semua hidup bermasyarakat yang beretika, disiplin dan amanah sesuai pesan Rasulullah SAW.

Harris juga mengatakan, Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah hidup Nabi Muhammad Saw. Olehnya itu kita diharapkan dapat memetik butir-butir hikmah tertentu sesuai dengan kondisi yang kita hadapi, karena memang sesungguhnya peristiwa ini penuh dengan aspek-aspek Multi Dimensional yang memberi arah bagi kehidupan umat sepanjang jaman.

“Nilai dan pelajaran yang dapat dipetik dari perjuangan Rasulullah SAW dalam mengatasi ujian dan cobaan yang maha berat adalah dengan sabar, tegar, tawakal, dan tetap bersyukur kepada Allah SWT,” ungkap mantan Ketua DPRD Pelalawan.

Harris mengatakan, melalui momentum peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini, mari kita bersama-sama untuk melanjutkan ke arah yang lebih sejahtera. Serta bangun tatanan masyarakat berilmu sebagai ciri dari bangsa yang berdaya saing tinggi yang mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan menuju masyarakat yang sejahtera dan lebih berakhlakul karimah.

“Peningkatan kehidupan keagamaan akan mampu mengubah moral dan akhlak masyarakat untuk semakin lebih baik. Apabila ini sudah tercipta maka kita akan dengan mudah membawa daerah kita menjadi lebih baik,” ujarnya.***(fin)

Pansus DPRD Siak Sarankan Pemkab Pertimbangkan Draf Ranperda

 

Muhtarom, SAg,
Muhtarom, SAg,

Siak (SegmenNews.com)- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Siak menyarankan kepada Pemkab Siak agar mempertimbangkan kembali mengenai pengajuan Draff Ranperda 2014 tentang perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Salah satunya mengenai pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Sebab kata anggota Pansus DPRD Siak, Muhtarom, SAg, PKS yang akan dibangun oleh Perusahaan PT. Teguh Karya wahana Lestari (TKWL) tersebut sangat dekat dengan lokasi pertanian di Bunga Raya.

“Jika pembangunan PKS itu benar-benar terjadi, sangat mungkin untuk terjadinya kecemburuan sosial dari masyarakat, karena harga sawit akan meningkat, dan banyak masyarakat akan beralih kelahan pertanian. Ranperda Ini jelas akan sia-sia jika rancana pembangunan PKS itu terjadi,” katanya.

Dia menilai kebijakan Pemkab Siak yang dinilai tidak selaras dengan tujuan untuk mempertahankan lahan pertanian yang ada dengan rencana pedirian Pabrik Kelapa Sawit tersebut, rencana tersebut perlu dipertanyakan.

“Sebaiknya hal ini perlu dibahas kenmbali bersama Pemkab Siak dan seluruh SKPD terkait, apakah Ranperda ini perlu atau tidak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman dan Holtikultura Kabuupaten Siak, Robiati menjelaskan, pihaknya sangat berharap jika Draf ranperda itu bisa secepatnya dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Perda tersebut sangat diharapkan untuk mempertahankan lahan pertanian yang ada saat ini, dimana kondisinya terus berkurang karena alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan.

“Ini penting untuk mempertahankan produksi pangan dengan keberadaan lahan yang ada saat ini. Perda ini di harapkan bisa melindungi keberadaan lahan yang ada,” ungkapnya.***(rinto)

Dewan Siak Pertanyakan Bongkar Pasang Draf Ranperda 2014

Mester Hamzah
Mester Hamzah

Siak (SegmenNews.com)- Terkait seringnya pengajuan draf Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Siak Tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura sering berubah-ubah.

Salah seorang anggota Pansus, DPRD Siak, Mester Hamzah mempertanyakan kepsatian draff ranperda yang diajukan. Pasalnya, pada pertemuan pertama, draff ranperda diajukan berjumlah 70 pasal. Dan pada pertemuan kedua berjumlah 50 pasal, sementara pada revisi ketiga draff ranperda naik lagi menjadi 70 pasal.

“Kita dari Dewan ingin mengetahui kenapa jumlah pasal dalam Draff Ranperda ini berubah-ubah,” tanya politisi PKS ini kepada Kadis Tanaman Pangan, Robiati yang hadir pada pembahasan draff ranperda di gedung DPRD.

Sementara itu, Robiti pihaknya sangat berharap jika Draf ranperda itu bisa secepatnya dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Perda tersebut sangat diharapkan untuk mempertahankan lahan pertanian yang ada saat ini, dimana kondisinya terus berkurang karena alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan.

Pembahasan yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Siak, dihadiri Ketua DPRD Siak, Zulfi. Murshal, SH, dan sejumlah anggota Pansus B DPRD Siak.***(rinto)

SBY Berang Disebut Presiden Kapal Karam

SBY (viva)
SBY (viva)

SegmenNews.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berang dengan fitnah yang ditujukan kepadanya jelang pelaksanaan Pilpres 2014. Sebuah informasi menyatakan bahwa ada pihak-pihak yang menarik sejumlah perwira tinggi untuk berpihak pada calon presiden tertentu.

Bukan hanya itu yang membuat SBY semakin geram. Pihak tersebut bahkan mengatakan kepada para perwira tinggi itu untuk membelot dari Presiden SBY yang sebentar lagi akan menanggalkan jabatannya.

“Tidak perlu mendengar presiden kalian, itu kapal karam, mau tenggelam, berhenti, mau selesai deh. Lebih baik cari kapal yang mau berlayar dan matahari terbit,” kata Presiden SBY menirukan ucapan pihak tersebut saat memberikan pengarahan kepada TNI dan Polri di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin 2 Juni 2014.

“Sepertinya ajakan seperti itu adalah semata, tetapi sebenarnya mengajari perwira untuk menabrak Satya Marga dan sumpah prajurit,” lanjutnya.

SBY meminta para prajurit untuk berhati-hati dan tidak termakan dengan fitnah-fitnah yang beredar jelang pilpres. “Saya yakin tujuannya tidak baik, tidak baik bagi perwira, lembaga TNI dan Polri dan tidak baik bagi negara,” ujarnya.

Ia tak melarang para perwira memiliki cita-cita untuk menjadi pemimpin politik seperti apa yang dilakukannya. Namun, menurut dia, hal itu tetap ada aturan dan etikanya.

“Era sudah usai, tidak ada perwira TNI dan Polri nyanggong, siapa tahu boleh, siapa tahu terpilih. Dulu aturannya seperti itu,” kata SBY. (ita)

 
Red: Sondri
sumber: © VIVA.co.id

 

Ahok Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Basuki "Ahok" Tjahja Purnama (viva)
Basuki “Ahok” Tjahja Purnama (viva)

SegmenNews.com – Kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Udar Pristono, melaporkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahja Purnama ke Badan Reserse Kriminal Polri, Senin 2 Juni 2014.

“Ahok kami laporkan dengan Pasal 310 KUHP terkait dugaan pelanggaran tindak pidana pencemaran nama baik dan Pasal 27 ayat 3 dan 4 tentang pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) No 11 Tahun 2008,” ujar kuasa hukum Udar Pristono, Razman Arief, saat ditemui di Bareskrim, Jakarta.

Laporan itu dilayangkan dilatarbelakangi oleh pernyataan Ahok yang dinilai merendahkan Udar dan tim kuasa hukumnya ketika konferensi pers pada hari Sabtu 19 Mei 2014. “Ahok bilang, demen ribut. Inilah yang merendahkan kami.”

Razman pun menilai, apa yang dilakukan Ahok tak mencerminkan perilaku baik sebagai pejabat publik.

Sebelum laporan ini disampaikan ke pihak berwenang (polisi), Razman mengaku timnya sudah konfirmasi dengan cara mendatangi Ahok beberapa waktu lalu. Bukan tanpa alasan, mereka datang menuntut Ahok untuk lakukan klarifikasi pada pertanyaannya.

“Kami beri waktu 3×24 jam untuk meminta maaf, Ahok malah mengatakan masih bersyukur dilaporkan ke Kejagung bukan KPK. Ahok menambah musuh terus,” kata Razman tegas.***

 
Red: hasran
sumber: © VIVA.co.id