Beranda blog Halaman 2631

BPPMKB Pekanbaru Gagas Pembentukan FA Kecamatan

layak anakPekanbaru (SegmenNews.com)– Guna lebih mengoptimalkan penyaluran suara bagi persoalan yang dimiliki anak-anak, Badan Pemberdayaan Perempuan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPPMKB) Kota Pekanbaru sedang menggagas terbentuknya Forum Anak (FA) Kecamatan.

“Forum Anak Kota itu sudah ada dan saat ini, kami sedang berkonsentrasi untuk membuat Forum Anak Kecamatan,” ujar Astra Mulderiani selaku Kabid Pemberdayaan Perempuan BPPMKB Kota Pekanbaru kepada Wartawan, Senin (2/6/2014).

Forum Anak Kecamatan ini, kata Astra, yang akan menyuarakan suara anak dalam Musrenbang di tingkat kecamatan. Sebab suara mereka sangat dibutuhkan dalam mewujudkan visi misi Kota Pekanbaru.

“Anak-anak ini yang akan menyuarakan hak-hak mereka, dimana ada 31 macam hak anak yang harus dipenuhi semua stakholder,” ujar Astra.

Begitu juga dengan Forum Anak Kota yang sudah terbentuk, mereka akan diikutkan dalam paripurna DPRD. “Dalam waktu dekat, kami akan lakukan hearing dengan DPRD dengan mengikutsertakan anak-anak. Mereka akan menyuarakan apa yang menjadi keinginan,” tegasnya.

“Ini merupakan sebuah langkah kami untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota layak anak,” kata Astra.***(chir)

Kabar Gembira Bagi Pencaker, Job Expo Pekanbaru Dibuka 16 Juni

Ilustrasi job expo
Ilustrasi job expo

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru akan menggelar Job Expo pada 16-19 Juni 2014 di Hotel Mutiara Merdeka. ini dilakukan sebagai upaya membantu para pencari kerja (pencaker) untuk mendapatkan pekerjaaan di perusahaan yang diinginkan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Pekanbaru, Joni Sarikoen, Senin (2/6/2014). Dikatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan perusahaan.

“Saat ini kita masih berkoordinasi dengan beberapa perusahaan untuk menggelar Job Expo ini. Mudah-mudahan pada 16 hingga 19 Juni nanti Job Expo ini bisa kita laksanakan,” ujarnya.

Ketika ditanya berapa jumlah perusahaan yang akan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, kadisnaker mengatakan kemungkinan akan ada 70 perusahaan.

“Akan ada sekitar 70 perusahaan yang akan mengikuti Job Expo ini, tapi saat ini kita masih terus melakukan koordinasi dengan perusaha-perusahaan,” katanya.

Lebih lanjut Joni menjelaskan, untuk jumlah lowongan yang dibuka, itu tergantung dari masing-masing perusahaan.

“Karena memang setiap perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Kita tidak ada mematok berapa yang harus diterima setiap perusahaan, semua tergantung kebutuhan dari masing-masing perusahaan itu,” terangnya.***(CHIR)

19 Mei, Serikat Pekerja dan Buruh Rohul Diverifikasi

T Rafli Armein
T Rafli Armein

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Terhitung tanggal 19 Mei hingga 19 Juli 2014, keanggotaan Serikat Pekerja (SP) atau Serikat Buruh (SB) Kabupaten Rokan Hulu akan menjalani verifikasi. Untuk itu Pimpinan Unit Kerja (PUK) serikat tersebut agar mempersiapkan persyaratan Verifikasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Disnaker) Rohul, T Rafli Armein, Senin (2/6/14). Jelasnya, saat ini di Kabupaten Rokan Hulu terdaftar 60 serikat pekerja, namun data keanggotaan mereka tidak lengkap. Sementara verifikasi ini akan digunakan sebagai keterwakilan anggota dalam lembaga Industrial.

“Kita imbau kepada pimpinan PUK serikat pekerja agar mempersiapkan data keanggotaan dan persyarakatannya untuk verifikasi, jika tidak di verifikasi, maka akan hilang keterwakilan mereka dalam perindustrial,” imbau Rafli.

Jelasnya lagi, pimpinan PUK cukup mempersiapkan surat pengantar, data keanggotaan serta bukti keanggotaan dengan melampirkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tim Disnaker nantinya akan mengunjungi kantor SP atau SB.

“Tim kita akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan SP/SB terhadap seluruh kegiatan mereka. Setelah itu data yang diperoleh akan dikirim ke Provinsi untuk di validasi oleh tim independen dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi,” imbuhnya.***(r4n)

Kemenag Rohul Lantik 2 Kepala KUA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dua Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu dilantik. Pelantikan langsung dilakukan Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi,MA.

Dua kepala KUA yang dilantik tersebut yakni, Ari Yusmanto,S.Fil.I sebagai Kepala KUA Kecamatan Rokan IV Koto menggantikan Joni Tagor.S.HI dan Nurhaibun, S.si sebagai Kepala KUA Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam menggantikan Arman,SHI.Pelantikan dilaksanakan di aula Kan Kemenag Rokan Hulu komplek Pemda Jalan Ikhlas Pasir Pengaraian, Senin (2/6/14).

Selain dihadiri Kepala Kan. Kemenag, pelantikan juga dihadiri Kepala Seksi Bimas Islam, H. Rusli,M.Sy, Kepala Seksi Pendis H.Syahruddin,M.Sy, Kepala Seksi Haji H. Elfalisman, S.Ag, Peny. Syariah H. Marthillevi Saleh,M.Sy, Kepala Satuan Kerja dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam sambutannya Ka Kankemenag Rokan Hulu,Drs.H.Ahmad Supardi,MA mengatakan, pelantikan dua kepala KUA ini merupakan promosi dimana kedua Kepala KUA yang dilantik ini sebelumnya adalah Penghulu dan Pegawai Pencacat Nikah.

Kepada keduanya, Ahmad Supardi berpesan untuk menjalankan tugasnya sebagai Kepala KUA dengan baik. Karena keduanya baru menjabat Kepala KUA, Supardi tekankan betul agar keduanya bisa menjalin hubungan baik dengan mitra kerjanya di kecamatan.(acce)

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Taja Pelatihan Menjahit

Pelatihan menjahit (ilustrasi)
Pelatihan menjahit (ilustrasi)

Pelalawan (SegmenNews.com) Untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Pelalawan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertarans) Pemerintah Kabupaten Pelalawan melakukan pelatihan menjahit untuk 15 peserta dari berbagai kecamatan.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, yang dimulai dari tanggal 19 Mei sampai 21 Mei. Acara penutupan dihadiri oleh Sektetaris Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hj Asnidar Marwan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pelalawan Nasri Fisda Ely mengatakan, dengan adanya pelatihan ini maka akan memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya. Tujuannya agar setelah adanya pelatihan ini masyarakat semakin terampil dan mampu membuka lapangan kerja yang baru bagi yang lainnya.

Nasri juga mengatakan, ke depan pihaknya akan terus menggelar berbagai program pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan tenaga kerja di Pelalawan. Jadi peserta yang dilatih sekarang sudah di tingkat terampil. Artinya setiap peserta itu sebelumnya sudah pemain pemula dan mengerti menjahit, di sini kita mengarahkan mereka pada skil menjahit.

Walaupun pelatihan sudah selesai, dari pihak Disnakertrans setiap bulannya selalu memonitoring para anggota yang ikut melakukan pelatihan. Pelatihan ini dikuti 11 kecamatan mendapat pelatihan menjahit sebanyak 15 orang yang diutuskan dari Kecamatan. “Kita tidak hanya mengawasi ketenagakerjaan, tapi berupaya untuk melatih sendiri,” terangnya.

Nasri menambahkan, para anggota pelatihan mendapat bantuan sebanyak 1 unit mesin jahit. Dimana kalau para pelatihan mendapatkan ilmu menjahit tersebut tidak menjalani program tersebut, pihak Disnakertrans akan menegur dari Kepala desa, dimana telah mengirimkan utusan yang salah.***(fin)

Demokrasi Dinilai Konyol, Saatnya Diganti Dengan Khilafah

6000 ribu umat muslim riau hadir dalam konferensi islam dan peradaban sepakat menginginkan Khilafah menggantikan Demokrasi dan sistem Ekonomi liberal
6000 ribu umat muslim riau hadir dalam konferensi islam dan peradaban sepakat menginginkan Khilafah menggantikan Demokrasi dan sistem Ekonomi liberal

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Masa Demokrasi penguasa dianggap lebih mementingkan diri sendiri ketimbang rakyat rakyat jelata. Hal ini terlihat sejak zaman Indonesia meraih kemerdekaan, secara ekonomi kemakmuran Indonesia adalah semu.

Demikian disampaikan Budayawan Riau, UU Hamidy pada akhir konferensi besar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Riau, Minggu (1/5/14) bertempat di Gelanggang Remaja jalan Jendral Sudirman Pekanbaru. Dia juga menilai selama ini banyak yang berlaku sebagai penghisap kekayaan negeri yang mengatasnamakan rakyat, namun mereka lebih dihormati daripada rakyat.

“Sistem demokrasi ini adalah sebagai sistem yang paling konyol di dunia,” tegas Hamidy.

Lanjutnya, Presiden Amerika Serikat ke 2, Jhon Adams pernah mengatakan bahwa demokrasi tidak akan pernah bertahan lama. Ia akan segera dibuang, kehilangan kekuatan dan akan menghabisi dirinya sendiri. Tidak akan pernah sistem demokrasi yang tidak menghabisi dirinya sendiri.

Dengan berbagai pertimbangan demokrasi dan liberal dinilai kurang menguntungkan rakyat, maka HTI sepakat menginginkan Khilafah menggantikan demokrasi sistem ekonomi dan liberal tersebut.

Kesepakatan tersebut juga disampaikan oleh para pembicara para pembicara di acara tersebut yakni, Hidayatullah SH.I,ME (DPD I HTI Riau), Dr.Ardiansyah Syahab,SH,M.Ag,MH (DPD I HTI Riau), Adam Romulo (DPP HTI), yang juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama dan Mubaligh/mubalighoh, Intelektual dan akademisi, pengusaha, Mahasiswa, pelajar, birokrat dan masyarakat umum dengan serentak meneriakan takbir atas keinginan khilafah sebagai solusi untuk indonesia menjadi makmur dan sejahtera di bawah naungan khilafah sebagaimana pada masa khilafah pada masa lalu.***(heri)

PTPN V Tak Kantongi Izin Galian C dari BPTP2M

Seunit Eskavator di Galian C PTPN V Sei Rokan sedang melakukan pengerukan sertu (SegmenNews.com)
Seunit Eskavator di Galian C PTPN V Sei Rokan sedang melakukan pengerukan sertu (SegmenNews.com)

Baca Berita Terkait: Galian C PTPN V Tanpa  Izin BPTP2M Rokan Hulu

Sisa Kekejaman Jepang di Ujung Indonesia

 

Gua Jepang di Aceh. (VIVAlife/Zulfikar HuseinZulfikar Husein (Lhokseumawe))
Gua Jepang di Aceh. (VIVAlife/Zulfikar HuseinZulfikar Husein (Lhokseumawe))

SegmenNews.com– Meski masa penjajahannya di Indonesia telah berakhir, Jepang masih menyisakan jejak kekejaman. Salah satunya, gua di Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh.

Di masa lampau, gua itu merupakan buatan masyarakat Aceh yang diperkerjakan secara paksa tanpa bayaran oleh tentara Jepang, atau disebut romusa. Hingga kini, gua itu masih berdiri kokoh di Aceh.

Struktur dan tekstur tanah yang keras dan berbatu membuat gua tetap kuat. Sudah lebih dari 65 tahun Indonesia merdeka, gua itu masih berdiri seperti awal mula jadinya.

Gua tersebut, yang disebut masyarakat sekitar sebagai Gua Jepang, merupakan satu dari 17 gua dan delapan benteng pertahanan yang dibangun selama masa penjajahan Jepang di Indonesia.

Pertama memasuki Gua Jepang, tergambar jelas bagaimana penderitaan para romusa kala itu. Membuat lubang besar di bawah permukaan tanah, memang bukan perkara mudah.

Gua memiliki tiga pintu. Di dalamnya, terdapat beberapa sekat yang menyerupai ruang atau kamar.

Sebagian ruang itu mengarah ke bawah, sebagian lagi ke atas. Bagian dalamnya tampak gelap gulita. Cahaya matahari hanya mampu mencapai sekitar lubang yang dijadikan pintu masuk gua.

Sebelum konflik Aceh di era 1990-an, Gua Jepang menjadi destinasi wisata. Warga sering menaiki deretan perbukitan di daerah itu. Selain melongok ke dalam gua, mereka juga menikmati pemandangan alam di atasnya.

Samudera Hindia yang luasnya seolah tak terbatas, bisa disaksikan lepas dari atas perbukitan. Begitu pula, tanaman dan pepohonan yang kini dijadikan areal pertanian masyarakat. Hijaunya memukau.

guaPengunjung juga bisa melihat betapa besar salah satu perusahaan gas internasional yang diresmikan oleh Presiden Soeharto, PT Arun NGL, di kawasan itu.

Konflik Aceh sempat memenjarakan keinginan warga yang hendak menikmati keelokan wisata sejarah tersebut. Lokasi gua sering dijadikan lokasi lalu-lalang TNI maupun pihak separatis.

Namun kini, usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara gerakan separatis dan pemerintah Indonesia, asa masyarakat untuk kembali menikmati Gua Jepang kembali terbit.

“Saat konflik, tidak berani ke sini. Sekarang sudah bisa naik ke sini lagi. Selama ini, banyak pengunjung yang datang, termasuk kami yang rumahnya di sekitar sini,” ujar Novi Yanti, seorang warga di kaki perbukitan desa Blang Panyang, Lhokseumawe kepada VIVAnews, Minggu 1 Juni 2014.

Kini, objek wisata sejarah itu kembali ramai dikunjungi warga. Pada hari-hari libur, Gua Jepang juga dikunjungi berbagai pengunjung dari luar daerah.

Sayangnya, gua itu belum dikelola secara baik. Tidak ada pemandu wisata yang bisa menjelaskan soal nilai histori. Dinas Pariwisata Lhokseumawe baru membangun gerbang masuk tepat di depan mulut gua, dua tahun lalu. Hingga kini, belum ada pemugaran lainnya.***

 

 

 

Red: Sondri
sumber: © VIVA.co.id

Capres 2014, Prabowo-Hatta Nomor Urut 1, Jokowi-JK 2

capresSegmenNews.com – Kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden RI, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla, telah mengambil nomor urut keikutsertaan mereka dalam Pemilihan Presiden 9 Juli 2014.

Berdasarkan pengambilan nomor urut yang berlangsung di kantor Komisi Pemilihan Umum Jakarta, 1 Juni 2014, Prabowo-Hatta mendapat nomor 1 dan Jokowi-JK mendapat nomor urut 2.

Sebelumnya sesuai aturan KPU, untuk pengambilan nomor urut ini, yang terlebih dahulu maju ke depan adalah masing-masing calon wakil presiden, yakni Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla. Hatta merupakan pasangan Prabowo dan JK pasangan Jokowi.

Masing-masing cawapres kemudian mengambil bola transparan berisi nomor yang ada di dalam wadah kotak. Siapa yang mendapat nomor tertinggi, capresnya yang akan memilih nomor urut terlebih dahulu.

Setelah mengambil bola, Hatta mendapat nomor empat, sedangkan JK mendapat nomor delapan. Sehingga Jokowi mendapat kesempatan terlebih dahulu mengambil nomor urut yang diletakkan dalam tabung warna cokelat.

Setelah itu barulah Prabowo mengambil tabung tersisa. Keduanya kemudian membuka tabung secara bersamaan. Dan pasangan Prabowo-Hatta mendapat nomor urut 1, sedangkan Jokowi-JK mendapat nomor urut 2.

Hasil tersebut secara spontan mendapat respon meriah dari masing-masing pendukung. Bahkan pendukung Prabowo dan Hatta segera mengiringi dengan sejumlah lagu-lagu perjuangan yang sudah mereka ubah liriknya.

Partai koalisi Merah Putih di belakang Prabowo-Hatta tak mempersoalkan nomor berapapun yang akan didapat Prabowo-Hatta. “Semua nomor baik untuk Prabowo-Hatta. Nggak masalah dapat nomor berapa juga. Insya Allah kami menang,” kata Ketua Umum ARB.

Sekjen Golkar Idrus Marham mengamini ucapan ARB. “Kami ini cari menang, bukan cari nomor. Nomor berapa saja tak masalah,” ujarnya.***

 

Red: Sondri
sumber: © VIVA.co.id

Ratusan Massa Blokir Pintu Masuk Mall SKA

demo1Pekanbaru (SegmenNews.com)- Mall SKA di perempatan Jalan Soekarno-Hatta dengan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru didemo oleh massa Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Riau Sabtu pagi tadi (31/5) pukul 09.00 WIB.

Demo ini menurut para buruh disebabkan pihak pengelola Mall SKA yakni PT Citra City Pacific mem PHK 20 security Mal SKA yang masuk ke organisasi SBSI.

Dalam pengamatan Oketimes.com Sabtu pagi tadi (31/5) pukul 08.30 WIB buruh berkumpul terlebih dahulu di kawasan Sukajadi Pekanbaru. Setelah itu mereka konvoi naik sepeda motor melewati Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta menuju pintu masuk Mal SKA Pekanbaru di Jalan Tuanku Tambusai.

Sampai di pintu gerbang Mal SKA Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru ratusan buruh memblokir pintu masuk ke Mal SKA sehingga pengunjung mal tidak bisa masuk. Para buruh ini sengaja memblokir pintu masuk Mal SKA agar pengelola Mal SKA mau mendengar aspirasi mereka.

Menurut Koordinator Wilayah Riau Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Patar Sitanggang SH ada empat (4) tuntutan yang mereka sampaikan kepada pengelola Mal SKA Pekanbaru. Tuntutan itu pertama, berikan jaminan keberlangsungan bekerja bagi karyawan di perusahaan out sourching dengan menetapkan sebagai karyawan tetap. Kedua, memperkejakan kembali 20 orang karyawan security yang di PHK sepihak.

Ketiga, memproses secara hukum oknum-oknum yang mendalangi terjadinya pelanggaran kebebasan berserikat dan pelanggaran HAM. Keempat memperbaiki dan mengembalikan marwah KSBSI.

Saat diturunkannya berita ini Sabtu pagi tadi (31/5) pukul 10.32 WIB aksi pemblokiran pintu masuk Mal SKA di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru oleh ratusan buruh yang marah besar ini masih berlangsung. Sehingga warga Pekanbaru yang ingin berkunjung ke Mal SKA Pekanbaru terkendala. Akibat aksi ini Mal SMA untuk sementara mengalami kerugian material namun kerugian itu belum bisa ditaksir.***