SegmenNews.com- Artis kontroversial Nikita Mirzani kini tengah mengandung buah hati pertamanya dari pernikahan dengan Sajad Ukra. Usia kandungan sudah memasuki 20 minggu atau sekitar lima bulan.
“Kondisi kesehatan bayi nggak bagaimana-gimana ya. Ngidam enggak ada,” kata Nikita Mirzani di Gedung Trans TV, Jl. Piere Tendean, Jakarta Selatan, Senin (3/6).
Kehamilan Nikita ini berbeda dengan saat hamil anak sebelumnya. Saat mengandung Laura Meizani Nasseru Asry alias Loly (7), Nikita selalu ingin jalan-jalan.
“Beda. Yang pertama Loly enggak ngidam, maunya jalan-jalan terus. Kalau yang kedua nggak bisa makan minum, bawaannya tidur. Aku kata orang hamil kebo, enggak ada rasa apa-apa. Ini kan baru eksis lagi,” tuturnya.
Nikita mengaku belum melakukan persiapan khusus untuk bayinya. Rencananya, dia hanya akan melakukan pengajian tujuh bulanan.
“Belum disiapin, masih lama ya, sambil berjalan ya. Nanti 7 bulan, pengajian saja ya, kan anak kedua, di rumah aja,” tukasnya.***
SegmenNews.com– Kandasnya hubungan Jane Shalimar dengan Mahardhika atau Didi Soekarno diwarnai dengan pemberitaan adanya pernikahan siri di antara mereka. Konon pernikahan itu digelar pada 2012 di rumah Didi.
Kepada KapanLagi.com®, di halaman rumahnya, kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/6), Didi menceritakan kalau dirinya pada saat itu tidak tahu dengan ritual yang dilakukan di kediamannya tersebut adalah nikah siri.
Jane Shalimar adalah salah satu bukti untuk menunjukkan cintanya. Namun sayangnya, cucu Bung Karno itu tidak ingat lagi, kapan kejadian tersebut berlangsung. Ia hanya mengingat suasana dan orang-orang yang hadir di acara tersebut.
“Memang, waktu itu, saya dan Jane ada ritual. Saya terus terang bertanya-tanya, nikah siri itu seperti apa? Yang saya tahu, nikah siri itu di masjid, ada penghulu. Kalau enggak salah ada saksi dan segala macam. Saat itu enggak di masjid, nggak ada orangtua (dari pihak Didi) segala macam. Kalau menurut saya, kalau itu mau dibilang nikah siri ya silakan saja,” terang Didi.
“Kalau pribadi, saya nggak tahu nikah siri seperti apa. Tapi ya sudahlah, kalau memang hal ini diklaim kita pernah nikah siri, keputusan kemarin itu membuktikan kalau kita memang enggak bisa bersama lagi. Kalau perpisahan ini diartikan sebagai talak atau apa, ya terserah. Yang penting, saya dan Jane sudah sepakat tidak ada hubungan apa-apa lagi,” imbuhnya panjang lebar.
Didi tidak ingin momen yang disebut-sebut pernikahan siri itu menjadi polemik berkepanjangan. Apalagi menurutnya, yang datang saat itu hanyalah orang-orang terdekat saja.
“Waktu itu ada teman-teman, orangtua Jane juga ada. Cuma, bahasa yang digunakan menggunakan Bahasa Arab. Saya juga enggak tahu artinya itu apa. Intinya saya melakukan yang terbaik karena saat itu saya sayang sama dia,” terang Didi.
Ayah satu anak tersebut juga menegaskan, hingga saat ini, rasa sayangnya terhadap Jane dan keluarga tidak berkurang. Hanya saja, ada pembatas, yakni status keduanya yang sudah tidak berhubungan lagi.
“Sampai detik ini bisa dibilang nggak mungkinlah saya tiba-tiba nggak sayang. Ya, sayang itu masih ada, nggak mau terputus. Saya masih tetap ingin seperti saudara. Saya juga sayang sama anaknya dia (Jane). Cuma yang berbeda, saat ini kita nggak punya hubungan khusus lagi. Yuk, saat ini kita bahagiakan keluarga masing-masing,” tutur Didi.***
Selatpanjang (SegmenNews.com) – Baru Sekitar 70 persen dari 336 jumlah peserta yang dinyatakan lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum telah mengantarkan berkas daftar ulang ke Badan Kepegawaian Pembinaan dan Pelatihan (BKPP) Kepulauan Meranti. Sementara sisanya diperkirakan akan masuk pada hari terakhir pendaftaran, Rabu (3/6/2014) besok.
“Yang sudah mengantar berkas lebih 200 peserta, atau hampir sebanyak 300 orang. Kita belum mencatat angka pasti. Apalagi data hari ini belum di input. Kita akan terus menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan,” kata Kepala BKPP, Revirianto melalui Kabid Pembinaan Pegawai, Widodo, Selasa (3/6/2014).
Menurutnya, BKPP akan tetap menunggu setiap hari pada jam kerja. Dia meminta seluruh peserta dapat segera melakukan daftar ulang, mengingat waktu yang semakin sempit.
Sementara itu, Syafriadi salah satu CPNS yang sedang melengkapi berkas persyaratan daftar ulang kepada wartawan, mengaku kesulitan melengkapi pemberkasan tersebut. Namun ia tetap berusaha melengkapi sehingga bisa diterima menjadi CPNS di Pemkab Meranti.
“Walaupun saya berasal dari Pekanbaru, namun Selatpanjang ini merupakan kota kelahiran saya. Makanya untuk fokus selama beberapa hari memenuhi persyaratan ini saya menumpang di rumah saudara,” katanya.
Kemudian Edi, yang berasal dari Dumai. Dia mengaku sudah sepekan tinggal di Selatpanjang untuk memenuhi seluruh berkas persyaratan daftar ulang yang dibutuhkan. Berkas yang paling lama dipenuhi adalah surat keterangan sehat jasmani dan bebas Narkoba dari RSUD Selatpanjang.
“Kalau biaya sampai Rp600 ribu ya mau bagaimana lagi, harus kita penuhi. Waktu penyelesaiannya yang memakan waktu lama dan memakan waktu sampai seminggu. Makanya saya tak pulang sudah seminggu,” katanya.***(Mart)
Bupati Achmad berbincang-bincang dengan pedagang cabai saat peninjauan pasar okak Rambah Samo
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu menegaskan saat ini harga sembilan bahan pokok (Sembako) sudah merangkak naik. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga jelang lebaran nanti Pemerintah kabupaten Rokan Hulu akan mensubsidi pedagang, khususnya pedagang ayam dan daging.
“Dari pantauan kita tadi, harga sudah merangkak naik, daging naik Rp 5 rb/kg, ayam naik Rp 3000 hingga 5000, cabe naik Rp 100 hingga Rp 2000. Nah, untuk menstabilkan harga jelang lebaran nanti, Pemerintah Rokan Hulu akan mengambil kebijakan dengan mensubsidi pedagang,” jelas Bupati usai melakukan peninjauan pasar okak, Kecamatan Rambah Samo di dampingi Kadikoperindag, Herry Islami, Camat Rambah Samo, Suarman Nasution, Selasa (3/6/14).
Salah satu contoh subsidi pedagang terang Bupati, Pemda akan melakukan operasi pasar bekerjasama dengan penyalur, seperti ayam dan daging, Pemda akan terjun langsung ke produksinya untuk membeli dengan harga sesuai dan disalurkan kepedagang.
Sehingga para pedagang tidak bisa lagi menjual dengan harga yang tinggi dengan alasan harga naik dari penyalur. Pihak Diskoperindag bekerjasama dengan Camat untuk memantau harga di pasar. Agar nantinya tidak mengganggu mekanisme pasar.
Hal tersebut juga akan dilakukan jelang natal dan tahun baru mendatang. Disamping itu, pembelian daging dan ayam pada rumah tangga akan dibatasi, terkecuali untuk rumah makan.
“Dengan adanya subsidi tersebut, diharapkan tidak ada lagi pedagang yang menaikkan harga jelang lebaran, agar tidak menggangu mekanisme pasar, dan terjangkau oleh masyarakat. Ditargetkan pada H-7 jelang lebaran nanti kita sudah masuk operasi pasar,” terang Bupati.
Disamping itu, Pemda juga akan membenahi pasar, agar pelayanan di pasar berjalan dengan baik.***(r4n/adv/hum)
Bangkinang (SegmenNews.com) – Bupati Kampar Jefri Noer beserta istrinya Eva Yuliana dilaporkan ke Kepolisian Resor Kampar terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap Nur Asmi, warga Pulau Birandang, Kampar Kiri. Akibat penganiayaan itu, Asmi mengalami lebam di sekujur tubuh. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad, Pekanbaru.
“Kami sudah melaporkan perkara ini ke Polres Kampar,” kata Asmi, saat ditemui Tempo, Senin (2/6).
Asmi menceritakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 31 Mei 2014, sekitar pukul 17.00 WIB di atas lahan seluas lima hektare, tepatnya di Desa Pulo Birandang, Kecamatan Kampar Timur, Kampar Kiri. Bupati Jefri menuduh Asmi beserta suaminya, Jamal, mencaplok lahan miliknya.
Menurut Asmi, saat itu dirinya dan suami hendak pulang dari kebun mereka. Kemudian mampir sebentar di gubuk milik Jefri Noer. Tidak lama berselang, Jefri Noer beserta istrinya Eva Yuliana dan dua ajudan datang menggunakan mobil dinas BM-1-F.
Saat turun mobil, kata Asmi, Jefri Noer kemudian mendekati dan menuduh Jamal merampok lahan miliknya. “Lalu saya membela suami, saya bilang kepada Bapak Bupati bahwa kami sudah beli lahan satu hektare dari Ali Akbar, warga Pulau Birandang, jadi tidak ada urusan dengan Pak Bupati,” Asmi menjelaskan.
Mendengar pernyataan itu, Eva tidak terima lalu menyerang Asmi dengan memukuli sekujur tubuhnya, kemudian dua ajudan juga turut mengeroyok wanita 36 tahun tersebut. “Saya sampai tersungkur, tapi masih dipukuli juga oleh mereka,” kata dia.
Saat dikonfirmasi, Eva Yuliana membantah segala tuduhan tersebut. Menurut dia, pihaknya hanya sekedar mengingatkan karena Asmi dan suaminya, Jamal, telah mencaplok lahan. “Tidak benar itu, justru saya yang ingin diserang dia, lalu saya tangkap tangannya, kemudian dibantu oleh ajudan untuk melerai,” kata Eva, kepada Tempo, melalui seluler.
Eva juga membantah lahan tersebut miliknya. Menurut Eva, lahan tersebut merupakan milik investor melalui penanaman modal asing yang telah ditanami kelapa sawit, rencananya juga bakal dibangun pabrik kelapa sawit.***
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Pembangunan gedung PT. Telkom di jalan Sudirman Pekanbaru terancam di segel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).Pasalnya, pembangunan tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Namun rencana penyegelan tersebut berbuntut teror yang dialami oleh Plt Kepala Satpol PP kota Pekanbaru Azharisman Rozie. Bahkan pelaku teror mencatut nama walikota Pekanbaru.
“Saya mendapat teror dari oknum PNS yang mencatut nama eks walikota Pekanbaru melalui telpon genggamnya, maka dari itu kami akan melakukan penghentian pembangunan dan penyegelan serta bagi oknum itu akan segera dipanggil. Jika terbukti bermain maka akan kami tindak dan proses sesuai aturan,” tegas Hari, Selasa (3/6/14) kepada sejumlah wartawan.
Penyegelan akan tetap dilakukan sampai si pemilik mengurus izin sesuai peraturan yang berlaku. Tambahnya, yang belum dimiliki adalah IMB dan kajian Amdal yang seharusnya ada sebelum pembangunan dimulai. “Bisa jadi ada hal yang berbahaya bagi lingkungan ketika menggali untuk pondasi,” ujar Haris.***(chir/ur)
Suasana pembukaan MTQ XXXII Riau di Rokan Hulu tahun 2013 lalu
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sebanyak tujuh orang putra Rokan Hulu ikut mewakili Provinsi Riau pada perhelatan akbar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional di Batam Prov. Kepulauan Riau yang digelar mulai tanggal 5 Juni mendatang.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu yang juga Ketua Harian LPTQ Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA mengatakan, tujuh putra Rohul tersebut mewakili Provinsi Riau setelah lulus seleksi di tingkat Provinsi Riau.
Sebelumnya, dijelaskan Ahmad Supardi, putra Rohul yang ikut seleksi tingkat Provinsi di Pekanbaru lalu berjumlah 13 orang. Akan tetapi yang lulus dan dinyatakan ikut sebagai kafilah Rokan Hulu hanya sebanyak tujuh orang.
Ketujuh putra Rohul tersebut adalah, Indra Gunawan, S.Th.I untuk cabang Qiraat Sab’ah putra, Syafrizal untuk cabang Tilawah Dewasa putra, Wafiq Azizah untuk cabang Tilawah anak-anak putri, Nabila El Syirri untuk M2KQ, Hasbi As Sidqi untuk cabang Tahfiz 1 juz putra, Lili Meliana untuk cabang Tafsir Bahasa Indonesia, dan Alif Habibi untuk Cabang Khattil Qur’an.
Ahmad Supardi mengaku bangga dengan masuknya tujuh orang putra Rohul tersebut sebagai kafilah Riau pada MTQ Nasional. Katanya, ini merupakan prestasi yang baik dan perlu support yang tinggi dari Pemkab dan seluruh masyarakat Rokan Hulu.
Dia berharap, tujuh putra Rohul tersebut bisa tampil baik dan maksimal agar dapat meraih prestasi yang tentunya akan mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hulu khususnya dan masyarakat provinsi Riau pada umumnya.***(adv/hum)
Pelalawan (SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan HM Harris, didampingi oleh Sektretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Selasa (3/6/14) menghadiri acara peringatan Isra’Mi’raj 1435H/2014 Tingkat Kabupaten di Masjid Agung Ulul Azmi Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Ribuan masyarakat berbondong-bondong mengikuti acara dengan antusias yang besar. Turut hadir dalam Kegiatan Isra’ Mi’raj yaitu Unsur Pimpindan Daerah diantaranya , Anggota DPRD, para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kantor, Bagian dan Camat di Lingkungan Pemda Pelalawan.
Setiap kali berbicara Isra Mi’raj yang tergambar jelas dalam persepsi adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dilanjutkan ke Sidratul Muntaha di Al Baitul Ma’muur. Namun sangat sedikit yang menyadari bahwa setelah selesai perjalanan itu, Rasulullah kembali ke bumi dengan satu bekal kehidupan yang paling penting yakni shalat.
Ada dua sisi yang perlu kita petik dari perjalanan Rasulullah (Isra Mi’raj) yaitu pertama sekembalinya Rasulullah ke bumi dan kedua adalah dibekalinya Rasulullah dengan Shalat. Tujuan dari pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1435 Hijriah Tahun 2014 Masehi tersebut adalah mengaplikasikan perjalanan akbar Rasulullah SAW dalam kehidupan umat untuk membentangkan iman seperti perintah mengerjakan sholat lima waktu, puasa, zakat dan haji bagi yang mampu.
Usai peringatan isra miraj, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, peringatan isra mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah selain untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah juga sebagai wujud keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT yang senantiasa mengantarkan umat Islam semua hidup bermasyarakat yang beretika, disiplin dan amanah sesuai pesan Rasulullah SAW.
Harris juga mengatakan, Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah hidup Nabi Muhammad Saw. Olehnya itu kita diharapkan dapat memetik butir-butir hikmah tertentu sesuai dengan kondisi yang kita hadapi, karena memang sesungguhnya peristiwa ini penuh dengan aspek-aspek Multi Dimensional yang memberi arah bagi kehidupan umat sepanjang jaman.
“Nilai dan pelajaran yang dapat dipetik dari perjuangan Rasulullah SAW dalam mengatasi ujian dan cobaan yang maha berat adalah dengan sabar, tegar, tawakal, dan tetap bersyukur kepada Allah SWT,” ungkap mantan Ketua DPRD Pelalawan.
Harris mengatakan, melalui momentum peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini, mari kita bersama-sama untuk melanjutkan ke arah yang lebih sejahtera. Serta bangun tatanan masyarakat berilmu sebagai ciri dari bangsa yang berdaya saing tinggi yang mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan menuju masyarakat yang sejahtera dan lebih berakhlakul karimah.
“Peningkatan kehidupan keagamaan akan mampu mengubah moral dan akhlak masyarakat untuk semakin lebih baik. Apabila ini sudah tercipta maka kita akan dengan mudah membawa daerah kita menjadi lebih baik,” ujarnya.***(fin)
Siak (SegmenNews.com)- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Siak menyarankan kepada Pemkab Siak agar mempertimbangkan kembali mengenai pengajuan Draff Ranperda 2014 tentang perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Salah satunya mengenai pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Sebab kata anggota Pansus DPRD Siak, Muhtarom, SAg, PKS yang akan dibangun oleh Perusahaan PT. Teguh Karya wahana Lestari (TKWL) tersebut sangat dekat dengan lokasi pertanian di Bunga Raya.
“Jika pembangunan PKS itu benar-benar terjadi, sangat mungkin untuk terjadinya kecemburuan sosial dari masyarakat, karena harga sawit akan meningkat, dan banyak masyarakat akan beralih kelahan pertanian. Ranperda Ini jelas akan sia-sia jika rancana pembangunan PKS itu terjadi,” katanya.
Dia menilai kebijakan Pemkab Siak yang dinilai tidak selaras dengan tujuan untuk mempertahankan lahan pertanian yang ada dengan rencana pedirian Pabrik Kelapa Sawit tersebut, rencana tersebut perlu dipertanyakan.
“Sebaiknya hal ini perlu dibahas kenmbali bersama Pemkab Siak dan seluruh SKPD terkait, apakah Ranperda ini perlu atau tidak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman dan Holtikultura Kabuupaten Siak, Robiati menjelaskan, pihaknya sangat berharap jika Draf ranperda itu bisa secepatnya dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Perda tersebut sangat diharapkan untuk mempertahankan lahan pertanian yang ada saat ini, dimana kondisinya terus berkurang karena alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan.
“Ini penting untuk mempertahankan produksi pangan dengan keberadaan lahan yang ada saat ini. Perda ini di harapkan bisa melindungi keberadaan lahan yang ada,” ungkapnya.***(rinto)
Siak (SegmenNews.com)- Terkait seringnya pengajuan draf Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Siak Tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura sering berubah-ubah.
Salah seorang anggota Pansus, DPRD Siak, Mester Hamzah mempertanyakan kepsatian draff ranperda yang diajukan. Pasalnya, pada pertemuan pertama, draff ranperda diajukan berjumlah 70 pasal. Dan pada pertemuan kedua berjumlah 50 pasal, sementara pada revisi ketiga draff ranperda naik lagi menjadi 70 pasal.
“Kita dari Dewan ingin mengetahui kenapa jumlah pasal dalam Draff Ranperda ini berubah-ubah,” tanya politisi PKS ini kepada Kadis Tanaman Pangan, Robiati yang hadir pada pembahasan draff ranperda di gedung DPRD.
Sementara itu, Robiti pihaknya sangat berharap jika Draf ranperda itu bisa secepatnya dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Perda tersebut sangat diharapkan untuk mempertahankan lahan pertanian yang ada saat ini, dimana kondisinya terus berkurang karena alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan.
Pembahasan yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Siak, dihadiri Ketua DPRD Siak, Zulfi. Murshal, SH, dan sejumlah anggota Pansus B DPRD Siak.***(rinto)