Beranda blog Halaman 2640

Komite Keperawatan RSUD Selasih Memperingati Hari Perawat Sedunia

Komite Keperawatan RSUD Selasih mmberikan kepada pasien menyambut Hari Perawat Sedunia
Komite Keperawatan RSUD Selasih mmberikan kepada pasien menyambut Hari Perawat Sedunia

Pelalawan (SegmenNews.com)- Dunia kesehatan tidak bisa dilepaskan dari peran perawat. Profesi tersebut memegang peran penting dalam menangani pasien. Dengan menyandang hari lahir Florence Nightingale, 12 Mei merupakan peringatan nurse day sedunia.

Florence Nightingale merupakan pelopor dunia keperawatan modern yang terkenal dengan julukan Lady with the Lamp karena sehari-harinya dia berkeliling di tengah malam dengan sebuah lentera memastikan seluruh tentara Inggris yang terluka dalam perang di Turki saat itu dalam keadaan baik.

Profesi tersebut dianggap remeh pada saat itu dan tidak banyak perempuan yang ingin menjadi seorang perawat, terlebih seorang yang berasal dari keluarga bangsawan seperti Florence Nightingale. Pekerjaan perawat yang harus berhadapan dengan orang sakit atau terluka dalam peperangan, merawat, membersihkan, menghadapi tubuh tanpa pakaian, dan perlakuan para pasien yang tidak sopan membuat profesi itu dihindari.

Tetapi, berkat perjuangan gigih Florence Nightingale, persepsi tersebut bisa berubah 180 derajat. Profesi perawat menjadi profesi yang terhormat karena unsur kemanusiaan dan kepentingannya. Bahkan, Florence Nightingale membuat sekolah perawat pertama di dunia dan menyusun kurikulum pertamanya.

Seiring dengan berjalannya waktu, dunia kesehatan yang sesungguhnya tidak bisa terlepas dari peran para perawat semakin terlupakan. Mungkin juga beberapa orang menganggap remeh profesi tersebut sehingga terkadang mereka mendapat perlakuan tidak sepatutnya.

Menyambut momen Hari Perawat Sedunia yang jatuh pada tanggal 12 Mei. Membuat Komite Keperawatan RSUD Selasih menggelar kegiatan dengan membagikan bunga dan sticker kepada perawat yang bertugas pukul 08.00 (12/5/14).

Melalui kegiatan peringatan Hari Perawat Sedunia Tahun 2014 diharapkan meningkatkan wawasan dan motivasi perawat mengenai berbagai evidence/kenyataan untuk berupaya mengurangi kesenjangan antara dunia pendidikan dan pelayanan di lapangan dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan praktik keperawatan.

Usai peringatan hari perawat sedunia, Komite perawatan RSUD Selasih Ns Hirzal SKep, MKep mengatakan, jika kegiatan yang dilakukan oleh komite keperawatan RSUD Selasih sebagai salah satu upaya meningkatkan komitmen dan solidaritas antar perawat dan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen kebersamaan ini merupakan wujud dari keseriusan perawat dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Tidak adanya UU Keperawatan di Indonesia juga menjadi kendala serius. Padahal, dengan hadirnya UU itu, jaminan bagi perawat sebagai pemberi layanan serta masyarakat sebagi penerima layanan akan terjamin.

Hirzal juga mengatakan, RUU Keperawatan telah diajukan drafnya secara resmi ke DPR RI sejak 2004, namun sampai hari ini prosesnya belum ada kemajuan yang berarti, semoga DPR RI bisa mengesahkan UU Perawat tahun ini demi kesejahteraan perawat.

”Kami berharap UU tentang keperawatan akan segera disahkan oleh pemerintah. Masalah sistem keperawatan serta kompetensi, kewenangan dan pengakuan terhadap perawat, terjadi karena belum ada regulasi yang kuat dalam bentuk UU Keperawatan,” ungkapnya.***(fin)

Kisah Haru, Wanita Ini Jalani Upacara Kelulusan di Depan Ibunda Sedang Sekarat

Megan Sugg saat menjalani upacara kelulusan bersama sang ibunda di rumah sakit. (Facebook)
Megan Sugg saat menjalani upacara kelulusan bersama sang ibunda di rumah sakit. (Facebook)

SegmenNews.com– Kisah haru ini datang dari Amerika Serikat (AS). Tak tahu kapan ajal akan menjemput sang ibunda, seorang pelajar sekolah menengah atas bernama Megan Sugg harus menjalani upacara kelulusan di rumah sakit.

Megan yang bersekolah di Glen Burnie High School ingin upacara kelulusannya didampingi oleh orang yang paling dicintainya, sang ibunda, Darlene Sugg, 48. Namun, kondisi Darlene tak memungkinkannya untuk mendampingi putri tercinta.

Ia didiagnosis mengidap kanker kolorektal pada November 2010, ketika berusia 44 tahun. Kini, kondisinya kian memburuk. Keluarga Megan mengontak salah seorang staf di Glen Burnie High ketika mengetahui bahwa Darlene tidak akan punya cukup waktu untuk mendampingi putrinya dalam upacara kelulusan pada 10 Juni 2014.

Pihak sekolah memutuskan untuk menggelar upacara kelulusan khusus untuk Megan di rumah sakit, pada Kamis, 8 Mei 2014. Megan yang mengenakan baju toga lengkap dengan topi akhirnya menjalani upacara kelulusan disamping ibunda yang terbaring sekarat. Ia tampak tak bisa menahan air mata.

“Saya tahu betapa bangga ibunya terhadap Megan dan kami ingin memberikan keluarganya waktu yang spesial,” ujar Kepala Sekolah Glen Burnie High School, Vickie Plitt, seperti dilansir laman Daily Mail.

Ayah Megan, Steve Sugg, menuturkan bahwa awalnya ia mengira sang istri akan mampu bertahan hingga Juni nanti. Namun, dalam beberapa hari terakhir kondisi Darlene justru memburuk.

Meski harus menjalani upacara kelulusan dalam kondisi tersebut, Megan tampak bahagia dikelilingi orang-orang paling berharga dalam hidupnya.

Sabtu, 10 Mei 2014, Darlene menghembuskan napas terakhirnya. Ia meninggal didampingi oleh keluarganya. Saat ini, Megan berharap bisa mengejar impiannya menjadi seorang ahli gizi dan model kebugaran.***

 

Red:Sondri
sumber: VIVAlife

Ini 6 Fakta Real Madrid Jarang Terungkap

 

Pemain Real Madrid (REUTERS/Michael Dalder)
Pemain Real Madrid (REUTERS/Michael Dalder)

SegmenNews.com– Tidak bisa dipungkiri, Real Madrid adalah salah satu klub sepakbola paling terkenal di dunia saat ini. Namun, ada sejumlah fakta menarik dari Los Blancos yang jarang terungkap. Fakta Madrid apa saja yang jarang terungkap?

Berikut ini adalah 6 fakta jarang terungkap Madrid seperti dikutip dari The Inverted Winger:

1. Presiden dari Katalan

Meski punya rivalitas yang tinggi dengan Barcelona, namun dua presiden resmi pertama Madrid berasal dari Katalan. Juan Padros merupakan presiden pertama El Real mulai 1902 hingga 1904, sebelum akhirnya digantikan sang adik, Carles Padros, pada 1904 hingga 1908.

2. “Real” pemberian Raja Spanyol

Los Blancos terus menggunakan nama Madrid FC hingga 1920, sebelum akhirnya mendapat berganti menjadi Real Madrid FC pada 1920. Pergantian nama itu dilakukan setelah Raja Alfonso ke-13 memberi status “Royal” kepada Madrid. “Real” merupakan bahasa Spanyol untuk “Royal”.

Namun, pada 1931, Madrid harus mencopot “Real” dari nama depan klub menyusul pergantian pemerintahan Spanyol yang dipimpin Jenderal Francisco Franco dan Emilio Mola. Madrid kembali menggunakan “Real” pada 1939.

3. La Fabrica

Madrid dikenal punya akademi sepakbola terbaik. Cantera Madrid yang saat ini dikenal sebagai La Fabrica, kali pertama dibentuk di bawah kepemimpinan Presiden Santiago Bernabeu pada 1950.

4. Konsisten Terkaya

Meski terus membeli pemain hebat dan memecahkan rekor pembelian pemain, Madrid tetap mampu mempertahankan statusnya sebagai klub sepakbola terkaya di dunia. Dalam daftar Deloitte Football Money League, Madrid tercatat sebagai klub paling kaya dalam sembilan tahun terakhir.

5. La Quinta del Buitre

Madrid memiliki salah satu tim terbaik di Spanyol dan Eropa pada era 1980an. Tim itu diberi nama La Quinta del Buitre, yang mengandalkan lima pemain asli Madrid, yakni Emilio Butragueno, Manuel Sanchís, Martin Vazquez, Michel dan Miguel Pardeza.

Di era La Quinta del Buitre, Madrid berhasil memenangi dua gelar Piala UEFA, lima gelar La Liga, satu Copa del Rey dan tiga Piala Super Spanyol. Nama La Quinta del Buitre diberikan oleh salah satu jurnalis sepakbola ternama Spanyol, Julio Cesar Iglesias.

6. Pemain Termahal

Madrid dikenal gemar memecahkan rekor transfer pemain, mulai dari Luis Figo, Zinedine Zidane, Ricardo Kaka, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Tapi, tahukah Anda pemain termahal yang pernah dijual Madrid?

Jawabannya adalah Robinho, ketika dibeli Manchester City dengan transfer €42,5 juta (setara Rp675 miliar). Transfer itu sempat menjadi rekor Premier League, sebelum akhirnya Chelsea membeli Fernando Torres dari Liverpool pada 2011.***

 

Red: Sondri
sumber: © VIVAbola

PKS: Koalisi dengan Gerindra Sudah 99 Persen

Kampanye PKS (humas PKS/viva)
Kampanye PKS (humas PKS/viva)

SegmenNews.com – Partai Keadilan Sejahtera segera mendeklarasikan koalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya. Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan 99 persen prinsip-prinsip dasar yang diperlukan untuk berkoalisi hampir final.

“Tinggal bagaimana Pak Prabowo, Anis Matta, dan Hilmi Aminuddin kapan mereka sepakat untuk mendeklarasikan,” ujar Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 12 Mei 2014.

Prabowo dimaksud adalah Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Sementara Anis Matta adalah Presiden PKS dan Hilmi Aminuddin adalah Ketua Majelis Syuro PKS.

Hidayat mengungkapkan partainya telah mengajukan tiga calon wakil presiden untuk Prabowo. Mereka antara lain Anis Matta, Ahmad Heryawan, dan Hidayat Nur Wahid.

“Itu keputusan Majelis Syuro PKS. Kami saling menghormati keputusan ini. Pak Prabowo akan mempertimbangkan dan bermusyawarah dengan mitra koalisi. Tentu pada akhirnya Pak Prabowo akan memilih siapa cawapres yang bisa memenangkan koalisi ini,” ungkapnya.

Ketika ditanya soal mahar sebesar Rp1,7 triliun ke Gerindra, Hidayat langsung membantahnya. Koalisi menurutnya terjadi karena PKS dan Gerindra ingin membangun kesamanaan visi dan misi, menciptakan koalisi yang lebih bermartabat dari sebelumnya, serta menjadikan Indonesia lebih bermartabat.

“Itu bohong besar, itu fitnah yang sudah berulang-ulang. Itu black campaign terhadap perpolitikan. Harus diungkap siapa yang menyebar fitnah itu supaya bisa diajukan ke pengadilan,” katanya.***

 

Red: hasran
sumber: © VIVA.co.id

PT.SSA Tak Berizin, Pembakaran Limbah Resahkan Warga

Pembakaran limbah PT.SSA
Pembakaran limbah PT.SSA

Pelalawan (SegmenNews.com)-  Warga RT 1 RW 5 Kelurahan Kerinci Barat, Pangkalan Kerinci resah. Pasalnya keberadaan PT Sinar Subur Alumunium (SSA)  areal permungkiman, setiap hari membakar limbah sampah yang mengeluarkan bau menyengat dan asap  pembakaran cukup pekat dan menyengat hidung.

Pantauan di lapangan terlihat perusahaan yang terletak di jalan Poros Langgam KM 5 itu berfungsi sebagai pengelolaan barang bekas rumah tangga berupa plastik dan alumunium alias kara-kara yang sudah berdiri sejak tahun 2006 lalu.

Namun, PT SSA yang saling membelakangi dengan perumahan penduduk dan sekolah Binaan Khusus Bernas Pangkalan Kerinci ini menjadi persoalan pelik bagi masyarakat dua tahun terakhir ini.

“Perusahaan itu melakukan pengelolaan alumunium dan barang bekas plastik. Setiap hari dilakukan pembakaran dan peleburan. Jadi asapnya mencemari udara dan menimbulkan bau tak sedap,” terang seorang warga RT 1 RT 5.

Maka warga telah lama mengeluhkan dan menolak keberadaan PT SSA tersebut, tetapi hingga kini pihak instansi terkait belum ada mengambil tindakan tegas. Semenara warga khawatir akan kesehatan mereka terutama anak-anak. Karena kepulan asap akibat pembakaran limbah yang menimbulkan pulusi udara.

“Asap yang dikeluarkan perusaah sangat mengganggu penduduk. Selain bau menyengat, asap pekat itu juga membawa bulir-bulir hitam yang lengket ke baju dan badan. Jadi gimana kalau anak-anak menghirup udara seperti itu kondisi udara yang tak sehat lagi,” ulasnya.

Sementara limbah yang dikeluarkan oleh PT SSA belum mendapatkan lisensi dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan. Selain itu, Perusahaan yang tersembunyi itu tak mengantongi izin terkait operasional pengelolaan alumunium dan plastik dari instansi terkait. Alhasil, belum diketahui kadar limbah dan bahaya yang ditimbulkan oleh limbah PT SSA.

“Setelah kami pelajari, ternyata itu limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Saya tahu pasti tentang itu karena sudah kami cek ke dinas-dinas terkait,” tambah seorang warga lagi yang bekerja sebagai PNS disalah satu Satker minta namanya tidak di publikasikan.

Kondisi polusi pembakaran limbah PT SSA yang disebut-sebut milik Tomy Wijaya bukan saja mengancam warga dan anak-anak tapi juga ratusan anak sekolah yang menuntut ilmu di Sekolah Binsus Bernas. Karena berdekatan dengan Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP, hingga SMA. ”Kalau tidak pindah sesuai waktu kesepakatan, kami akan demo besar-besaran. Kami sudah capek mengadu kemana-mana, tapi tak direspon,” tambahnya.

Erik seorang warga keturunan Tionghoa yang mengaku pengurus di PT SSA, ketika dikonfirmasi di lokasi mengaku sudah satu tahun beroperasi dan melakukan pengelolaan barang bekas. Ia membenarkan izin pengelolaan belum ada baik dari BLH maupun BPMP2T.

“Memang belum ada izinnya. Karena kami mengurus ke BPMP2T sampai sekarang belum ada kabarnya. Jika Amdal dari BLH belum ada juga. Tapi perusahaan kita tidak ilegal,” ungkapnya dengan tangan gemetar sambil memperlihatkan beberapa dokumen perusahaan PT SSA.

Sementara saat rombongan wartawan pulang, seorang pria berinisial SP yang mengaku anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhana) Hukum dan Ham, meminta agar tidak mengekspose kondisi perusahaan tersebut.

Tapi apapun alasanya demi kepentingan masyarakat banyak dan mengecam beroperasinya PT SSA tetap diberitakan, agar Pemerintah Pelalawan dan instansi terkait dapat mengambil tindakan tegas, walau ada oknum LSM di balik beroperasinya perusahaan tersebut.***(fin)

Tabrakan di Langgam, Suami Tewas, Istri Kritis

matiLanggam (SegmenNews.com)- Tragis menimpa pasangan suami istri (Pasutri) bernama Serwin (29) tewas bersimbah darah, sedangkan istrinya Erta Estardalina (27) kritis, setelah sepeda motor yang ditunggangi bertabrakan dengan mobil Triton di jalan Aksesroad PT RAPP, Km 25, Simpang Tengkora, kecamatan Langgam, kabupaten Pelalawan, Sabtu (10/5) sekitar pukul 08.40 WIB.

Data yang berhasil dirangkum menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi saat korban yang bekerja sebagai salah satu karyawan PT Mitra Unggul Pusaka (MUP) dan tinggal di perumahan PT MUP di Blok E, desa Segati, berangkat bersama dengan istrinya mengendarai sepeda motor Honda Revo tanpa nomor polisi (Nopol).

Namun ditengah perjalanan dari arah Segati menuju Pangkalan Kerinci, saat akan mendahului sebuah mobil truk bermuatan kayu balak, tiba-tiba ada mobil Estrada Triton BM 9226 TJ yang dikemudikan oleh Ahmad Kodri (29). Karena kondisi jalan bebatuan, dan berdebu hingga pandangan jadi terbatas.

Maka naas korban yang mendahului truk kayu tidak mengira ada mobil datang dari arah berlawanan. Alhasil tabrakan tidak terhindar, dan pasutri itu langsung jatuh terpental ke badan jalan. Dengan kondisi keduanya mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri.

Warga yang melihat ada kecelakaan, segera menghubungi petugas kepolisian. Mendapat informasi ada kecelakaan personil Lantas Polseksub Sektor Langgam dibeck up Unit Lakalantas Polres Pelalawan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Tetapi sebelum dilarikan ke Puskesmas Langgam, Serwin yang mengalami luka parah akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Sementara istrinya yang mengalami patah kaki dan luka-luka di sekucur tubuhnya segera di rujuk ke RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci. Tetapi kondisinya kritis hingga harus di larikan ke RS Ibnu Sinah Pekanbaru, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Aprisal didampinig Kanit Laka Ipda JTP Silaban, membenarkan adanya kecelakaan maut yang menewaskan satu orang pengendara motor tersebut.

“Kecelakaan terjadi akibat jalan berdebu saat mendahui tidak melihat ada kenderaan yang datang dari arah berlawanan, sehingga terjadi kecelakaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat,” ujarnya.

Ditambahkan Kanit Laka, untuk memastikan penyebab pastinya kini pihanya masih melakukan penyelidikan dan telah mengamakan supir triton dan barang bukti mobil dan motor korban yang mengamali rusak berat tersebut di Unit Lakalantas Polres Pelalawan.***(fin)

Dua Perampok Toko Harian di Sorek Diringkus

Tersangka perampokan
Tersangka perampokan

Sorek (SegmenNews.com)– Tim Opsnal Polsek Pangkalan Kuras berhasil meringkus dua dari lima pelaku perampokan toko harian milik Anto (38) di Jalan Lintas Timur, engkolan Sorek Satu, kecamatan Pangkalan Kuras, Sabtu (10/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kini kedua pelaku perampok masing-masing bernama Genli (25) dan Iwan (52) yang berhasil diringku di Jalan Pepaya, kota Pangkalan Kerinci, telah diamankan di Mapolsek Pangkalan Kuras, kabupaten Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol H Rekson SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Yayang Rizki Pratama, membenarkan adanya penangkapan dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curan) tersebut.

“Pelaku ditangkap berkat informasi dari masyarakat, kalau sedang berada di Jalan Pepaya. Maka tim langsung turun untuk melakukan penangkapan,” ujar Kapolsek.

Maka tim Opsnal Polsek Pangkalan Kuras dibawa pimpinan Kanit Reskrim Ipda Yayang Rizki menyergap sebuah rumah di Jalan Pepaya. Namun tanpa perlawanan berarti Genli yang sehari-hari bekerja sebagai pedangan ikan di pasar Baru berhasil ditangkap saat bersama dengan rekannya Iwan warga asal Percut Situan, Deliserdang, Sumatra Utara (Sumut).

Dari tangan kedua tersangka polisi berhasil menyita satu unit Hp nokia milik korban di dalam saku pelaku, satu gulung lakban warna kuning yang digunakan untuk mengikat korban, satu buah obeng, linggis, dan tali plastik. Kemudian dari hasil intograsi pelaku beraksi bersama tiga rekannya An, By dan Is.

Tetapi sayang saat dilakukan pengembangan ketiga rekannya sudah kabur, usai melakukan aksi perampokan yang mereka lakukan, Jumat (9/5) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Dengan membawa beberapa barang dagangan korban dan Hp milik penjaga toko tersebut.

Dalam aksinya pelaku yang berhasil masuk dengan cara mencongkel pintu depan toko harian yang menjual sembako. Tapi kepergok oleh Yuda dan anak pemilik toko Radit yang langsung berterika memita tolong. Takut aksinya terbongkar keduanya langsung ditodong dengan mengunakan senjata tajam jenis parang dan mulut di lakban, serta kedua kaki dan tangan juga di ikat.

Setelah berhasil melumpukan penjaga toko dan anaknya, pelaku kemudian mencari barang-barang berharga yang ada di dalam toko. Namun belum sempat mengambil uang di dalam laci dan masuk ke kamar pemilik toko, pelaku bergegas kabur, karena merasa aksinya bakal di ketahui warga.

“Pelaku cepat kabur, karena rekan mereka yang menunggu di mobil memberi tahukan kalau ada tetangga korban keluar rumah. Jadi hanya tiga Hp dan beberapa barang jualan di toko dibawa kabur. Walau penjaga toko dan anak korban sempat disekap dan ditodong pisau, sedangkan uang dan barnag-barang berharga belum sempat diambilnya,” papar Kanit Reskrim yang turun melakukan olah TKP.

Berangkat dari hasil penyelidikan dan keterangan warga, akhirnya pelaku mulai terhendus ciri-cirinya. Tidak butuh waktu terlalu lama, akhirnya berselang sehari setelah kejdian, dua pelaku berhasil diringkus, sedangkan tiga pelaku lagi kini sedang dalam pengejaran polisi.***(fin)

 

Asisten Pemkab Rohul Beri Pembekalan di Praja IPDN Rohil

Rokan Hilir (SegmenNews.com)– Asisten Pemerintahan Setda Rokan Hulu Drs M. Munif M,si mewakili Bupati Rokan Hulu berikan pembekalan umun dan tekhnis bagi Satuan Madya Praja Angkatan XXIII dan Bimbingan Tekhnis Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Rokan Hilir yang berlangusung Aula Kampus IPDN pada Jum’at (9/5/14).

Dalam pembekalan madya Praja IPDN tersebut Drs M. Munif memparkan keanekaragaman Negeri Seribu Suluk, lengkap dengan Visi dan Misi Rokan Hulu, hal ini sempena dengan kedatangan 215 Praja IPDN Kampus Riau yang akan menggelar Praktek Lapangan di Rokan Hulu, yang akan diadakan mulai 16 mei sampai dengan 5 juni 2014 nanti.

Masih dalam acara yang dihadiri ratusan praja IPDN sebagai orang yang juga pernah mengenyam Pendidikan di Intitut Dalam Negeri tersebut Munif juga mengatakan bahwa seorang Praja harus berjiwa kesatria, disiplin dan penuh pengabdian pada Rakyat Bangsa dan Negara.

Dia juga memaparkan pengertian sejarah dan perkembangan dari madya Praja IPDN dalam pembekalan di sesi tanya jawab setelah penyampaian materi. Praja IPDN adalah calon pemimpin yang akan menjadi ujung tombak generasi baru aparatur negara. Untuk itu dapat mengikuti proses belajar mengajar di IPDN dengan sunguh-sungguh guna nantinya dapat direalisikan setelah menamatkan bangku penidikan.

Pembekalan ini juga merupakan salah satu kegiatan yang akan dilanjutkan dengan kegiatan Praktek Lapangan II Paraja IPDN Rohil yang akan dilaksanakan dikabupaten Rokan Hulu dimana sebanyak 215 praja yang terdiri dari 162 laki-laki dan 53 perempuan akan melakukan praktek langan yang akan datang nanti sekitar tanggal 15 mei 2014.

Dalam hal ini Drs, M. Munif berharap Melalui praktek lapangan maka para Praja akan mendapatkan hal terbaik untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman, untuk itu dalam parkteknya nanti para praja hendaknya mengUtamakan integritas,loyalitas dan di siplin Dalam pembekalan umum tersebut asisiten pemerintahan didampingi oleh kepala badan Drs Fajar Sidqi,M.Si kepala badan tolng disambung lupa arna lengkapnya ) yang juga alumni mahasiswa IPDN.***(hums/adv)

Tes Wawancara Calon Guru PDTW dan PDTU 15-16 Mei 2014

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul yang juga Wakil Ketua Tim Seleksi penerimaan calon guru Pendidikan Diniyah Takmiliyah Wustha (PDTW) dan Pendidikan Diniyah Takmiliyah Ulya (PDTU) Tingkat Kab Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa tes wawancara bagi calon guru PDTW dan PDTU dilaksanakan tanggal 15 s/d 16 Mei 2014.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi pejabat dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul H Abi Zar,

Dikatakannya, Tim pewawancara yang juga bertindak sebagai nara sumber utama pada seleksi calon guru PDTW dan PDTU Rohul ini, adalah Prof Dr H Alaiddin Koto MA, Dr H Mawardi M Soleh Lc MA, Dr H Samruddin Nasution MA, H Abdul Somad Lc MA, dan H Nurhadi Husein Lc MA.

Kelima nara sumber ini akan melakukan wawancara dengan para calon guru PDTW dan PDTU dalam berbagai hal, antara lain baca Alquran, menulis Arab, pengetahuan agama secara umum, kepribadaian dan komitmen sebagai seorang guru, serta penguasaan materi yang akan diajarkan.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan bahwa tes ini betul-betul tes, yang dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidangnya, sehingga diharapkan dapat menghindari kecurangan-kecurangan yang akan terjadi, sebagaimana dipesankan oleh Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, agar tesnya bersih dari KKN dan tidak ada pungutan biaya.

Bupati Rohul juga berharap agar dari tes ini akan didapatkan guru PDTW dan PDTU yang berkualitas, yang memiliki integritas moral yang tinggi, dan mampu mengajarkan mata pelajaran yang diembannya, sehingga dapat melahirkan anak didik yang memiliki kualitas, integritas, karakter, dan kepribadian mulia.

Kepala Dinas Dikpora Rohul HM Zen M, MPd, berpesan kepada seluruh peserta tes, agar datang tepat pada waktunya, sehingga tidak mengalami keterlambatan, sebab kalau terlambat bisa mengakibatkan kegagalan, padahal saat ini kita membutuhkan guru, untuk dapat bertugas pada awal bulan Juli tahun ini.***(r4n/rls)

Putusan Bebas Terdakwa Penggelapan Rp 7,2 M Menyakitkan Anggota Koptan

Basri Lubis saat memberikan keterangan di PN Pasir Pangaraian
Basri Lubis saat memberikan keterangan di PN Pasir Pangaraian

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Vonis bebas yang dijatuhkan oleh Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Riau kepada terdakwa penggelapan dana Kelompok Tani (Koptan) Tambusai Timur senilai Rp 7,2 Miliar menyakitkan perasaan 800 an anggota Koptan yang menjadi korban.

Sebab, akibat perbuatan terdakwa kehidupan anggotanya menjadi sengsara, dana yang seharusnya mereka terima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk pendidikan sekolah anak mereka ditelan mentah-mentah oleh terdakwa tanpa menyisakan untuk anggotanya. Dana tersebut juga cukup besar.

“Putusan ini sangat menyakitkan bagi kami korban. Karena perbuatannya masyarakat yang tergabung dalam anggota Koptan menjadi lebih sengsara. masyarakat sangat membutuhkan dana itu untuk kebutuhan pendidikan dan kebutuhan ekonomi mereka. Pihak hukum malah membebaskannya,” kesal Ketua Koptan, Budiman, Sabtu (11/5/14).

Dia dan 800 an anggota kelompok tani berharap Hakim Mahkamah Agung (MA) RI dapat melihat perkara tersebut dengan teliti jangan sampai lebih menyengsarakan banyak orang. “Kita harap Hakim MA memberika putusan yang berpihak kepada masyarakat, sebab dana tersebut adalah dana ratusan masyarakat yang harus diperjuangkan,” pintanya. Baca Kronologinya: (Terdakwa Penggelapan Rp 7,2 M di Vonis Bebas).***r4n