Beranda blog Halaman 2643

Hindari Sengketa, Tanah Wakaf Wajib Miliki Sertifikat

H Hisbun, Kabid Pertanahan BPN Rohul
H Hisbun, Kabid Pertanahan BPN Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Untuk menghindari sengketa tanah wakaf dibelakang hari dengan ahli waris. Masyarakat diminta segera mengurus sertifikat tanah wakaf.

Dikatakan Kepala BPN Rokan Hulu, M Syukur,SH,MM melalui Kabid Pertanahan Hisbun, Kamis (8/5/14) selama ini sering terjadi permasalahan sengketa tanah yang di berikan oleh pewakaf. Pasalnya, karena dahulunya tanah yang di wakaf kan tidak disertifikat, sehingga ketika pewakaf meninggal dunia sering terjadi permasalahan dengan ahli waris.

Dijelaskannya, untuk persyaratan sertifikat surat tanah wakaf adalah, Ikrar wakaf, Akte Ikrar wakaf, Penetapan Nazir atau Pengurus yang diterbitkan oleh Kepala Urusan Agama (KUA).

“Kita minta agar Pewakaf tanah agar mengurus surat tanahnya agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. Sebab sebagian besar tanah wakaf menjadi masalah dibelakang hari karena tidak memiliki surat tanah wakaf.” imbaunya.

Sejauh ini, Kemenag Rokan Hulu secara bertahap sudah melakukan pengurusan tanah wakaf. Tahun 2014 ada sebanyak 20 tanah wakaf yang sedang dikonsultasikan kepada BPN Rohul.***(r4n)

Bupati Harris Bahas Penambahan Daya PLTGM, Target Agustus

HM Harris
HM Harris

Pelalawan (SegmenNews.com)- Menginginkan Kabupaten yang terang demi kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi misi Bupati menjadi Pelalawan terang, Pemerintah Kabupaten saat ini serius menggalakkan penerangan dengan menambah daya listrik yang ada di PLTG. Pelalawan terang ini akan di prioritaskan di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten.

Bupati Pelalawan Harris mengadakan pertemuan intensif dengan SKK Migas di rumah dinas Bupati, Kamis (7/5/14). Pertemuan tersebut membahas penambahan daya terhadap PLTMG Langgam.

Dalam pertemuan ini dihadiri oleh Kepala dini komersil gas bumi, Arief Riyanto, PT EMP Bentu Limited selaku pihak kontrator pengeboran gas dihadiri General manajer Lisdianto Rahardo , PT Navigate , BUMD Tuah Sekata, sementara itu anggota DPRD Pelalawan dihadiri oleh oleh Nasarudin dan Imustiar.

Usai melakukan pertemuan, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, keinginan Pemkab Pelalawan melakukan penambahan daya terhadap PLTMG Langgam. Untuk tapak dan lapangan fisik untuk kedudukan mesin sebut Harris sudah final dan tidak ada masalah.

Harris juga mengatakan, bulan Juni ini diperkirakan alat sudah datang dan sudah siap dipasang kemudian pada bulan Agustus listrik sudah menyala. Namun demikian, persoalnya tentang duduk masalah perjanjian jual beli gas harus dipercepat pula.

“Kita bahas persoalan ini dengan pihak terkait seperti SKK Migas, sehingga target penambahan daya bulan Agustus nanti bisa terealisasi,” tandasnya.

Hal yang sama juga disampaikan, kepala dini komersil dini gas bumi SKK Migas Arief Riyanto, dia menyambut baik keinginan Pemkab Pelalawan tentang penambahan daya. Terkait masalah harga gas tentunya akan dievaluasi dulu, usulan ini kami sampaikan ke Kementrian.

Arief juga mengatakan, target yang diminta oleh Pemkab Pelalawan yakni pada bulan Agustus bisa direalisasikan. “Mudah-mudahan target yang diminta Pemkab Pelalawan bisa kita percepat pula membahasnya nanti,” sebutnya.***(fin)

Polisi Dalami Tersangka Baru Korupsi Puskesmas di Pelalawan

korupsiPelalawan (SegmenNews.com)– Tiga direktur perusahaan masing-masing Sri Rina Rosa direktur CV Indonesia Konsultan, Bernando Direktur CV Cipta Rekayasa Aristektur, dan Ariyaldi selaku Direktur CV Midian Konsultan, diperiksa penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Pelalawan, Kamis (8/5/14).

Pemeriksaan ketiga direktur itu, terkait peminjaman perusahaan mereka kepada Endang Khotip yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pembangunan Puskesmas Teluk Meranti, di kabupaten Pelalawan senilai Rp3 miliar lebih dari dana APBD Riau tersebut.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH, melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, membenarkan adanya pemeriksaan tiga direktur perusahaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek puskesmas Teluk Meranti.

Perusahaan mereka di pinjam oleh tersangka Endang selaku konsultan perencanaan. Jadi untuk mendalami kasusnya ketiganya diperiksa sebagai saksi,” ujar Paur Humas Polres Pelalawan.

Namun Edy tidak menampik dalam pendalaman penyelidikan yang dilakukan Tipikor Polres Pelalawan, akan adanya tersangka baru. Setelah delapan berkas acara pemeriksaan (BAP) tahap awal dengan sembilan orang tersangka telah ditetapkan di kembalikan jaksa peneliti dari Kejari Pangkalan Kerinci, untuk di dalalami kembali, termasuk kemungkinan ada saksi yang bakal ditingkatkan sebagai tersangka.

Berkas awal yang dikirim dikembalikan jaksa, dengan beberapa petunjuk untuk di lengkapi penyidik Tipikor. Tapi apa ada tersangka baru tergantung dari hasil pengembangan penyelidikan nantinya,” ulas Edy.

Sementara proyek dua kali anggaran di tahun 2008 dan 2010 dari APBD Riau melalui Dinas Kesehatan Riau, telah menyeret sembilan orang yang telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Tipikor Polres Pelalawan itu adalah Hj Arbaini Yati Kabag

Anggaran Pemrov Riau, Samsari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang juga Kepala UPTD Samsat Kepulauan Meranti, Yulika Kuala ST selaku Pengelola Teknis Kegiatan (PTK).

Kemudian drg Tri Maria Susilawati selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Azmi ST pengawas lapangan dari CV Media Konsultan, Endang Khotip selaku konsultan perencanaan dan Drs Lukman kontraktor pelaksana tahun 2010. Serta Idil Putra selaku Direktur PT Indra Adamar dan Dame Saputra sebagai kotraktor pelaksana tahun 2008.***(fin)

Romy Rozali Jabat Kasi Pidsus Pangkalan Kerinci

Pelalawan (SegmenNews.com)- Jabatan Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Kerinci, resmi di jabat oleh Romy Rozali SH MH, setelah diambil sumpah di ruang aula Kejari Pangkalan Kerinci, Kamis (8/5/14).

Pengambilan sumbah jabatan langsung dipimpin oleh Kajari Pangkalan Kerinci Adnan SH, dengan dihadiri seluruh Kasi dan staf di jajaran Kejari Pangkalan Kerinci yang berlangsung sederhana tersebut. Untuk mengantikan kasis Pidsus lama Robi Harianto Siregar SH yang kini menjabat sebagai Kasi Intel Kejari Siak.

“Dengan dilantiknya Kasi Pidsus baru akan dapat menyelesaikan perkara korupsi yang sedang ditangani, baik masalah kasus korupsi yang lama ditangani maupun baru untuk dapat dituntaskan hingga ke penuntutan,” ujar Kajari Pangkalan Kerinci, didampingi Humas Kejari Deni Anteng Prakoso SH MH usai pelantikan.

Namun beberapa kasus yang sedang ditangani tim penyidik Pidsus Kejari Pangkalan Kerinci diantaranya dugaan korupsi proyek Multimedia di Dinas Pendidikan, proyek pembangunan Lapangan Bola, TPA Kemang, pengadaan hewan ternak di Dinak dan beberapa kasus yang baru mulai dilirik.

“Jadi mudah-mudahan dengan Kasis Pidsus baru, dengan di dukung kerjasama seluruh staf, dapat bekerja maksimal untuk penanganan kasus secara maksimal dan memenuhi target. Walau kita keterbatasan jaksa tapi tidak menjadi halangan untuk menangani kasus korupsi yang terjadi di kabupaten Pelalawan,” papar Adnan.

Ditambahkan Kajari, bahwa sementara Romy Rozali ini sebelumnya menjabat di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, dan mendapat promosi jabatan di Kejari Pangkalan Kerinci sebagai Kasi Pidsus, mengantikan Robi yang dipercaya menjabat Kasi Intel Kejari Pangkalan Kerinci yang kosong ditinggal pejabat lama karena bergabung di tim penyidik KPK di Jakarta.***(fin)

Layanan Cepat Quick Wins, BPN Rohul Layani 2000 Surat Tanah

H Hisbun, Kabid Pertanahan BPN Rohul
H Hisbun, Kabid Pertanahan BPN Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sejak Januari 2014 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rokan Hulu telah melaksanakan Program Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat yakni, pelayanan cepat ‘Quick Wins’. Dari Januari hingga April 2014 BPN Rohul telah melayani sebanyak 2000an bidang pelayanan surat tanah.

Dijelaskan Kepala BPN Rokan Hulu, M Syukur,SH,MM melalui Kabid Pertanahan, H  Hisbun, Kamis (8/5/14) kepada SegmenNews.com bahwa Program ‘Quick Wins’ adalah pelayanan cepat siap dalam satu hari. Pelayanan tersebut meliputi tiga bidang yakni, Ceck king, (Pemeriksaan keaslian surat tanah), Roya (Penghapusan hutang) dan Peralihan hak (Bisa jual beli tanah, surat tanah hibah, surat tanah warisan dan lainnya).

“Kita sudah melayani masyarakat melalui Program Quick Wins sejak Januari 2014 lalu, hingga bulan April 2014 kita sudah melayani sebanyak duaribuan bidang layanan,” ungkapnya.

Kabid pertanahan menghimbau kepada masyarakat agar segera mengurus surat tanahnya melalui Program tersebut, namun diminta jangan melalui, sebab ditakutkan nantinya akan merugikan masyarakat itu sendiri.

Diakuinya, dalam program tersebut ada sedikit kendala, seperti listrik sering mati, sehingga pengurusan satu hari itu bisa saja tertunda. Selain itu terkadang terkendala oleh jaringan signal. Sedangkan untuk SDM, walaupun masih kurang, namun masih bisa melayani masyarakat dengan baik.***(r4n)

Izin PT.SSL Dinilai Cacat Hukum, Warga Tumang Siak Lapor ke KPK

Ilustrasi demo lahan
Ilustrasi demo lahan

Siak (SegmenNews.com)- Buntut ditetapkannya terdakwa perambahan lahan konsesi PT Seraya Sumber Lestari (SSL) yakni, Kepala Desa (Kades) Tumang, Kecamatan Siak, M Taher dan tiga warganya. Masyarakat Desa Tumang menilai izin IUPHHK-HTI milik perusahaan tidak syah atau cacat hukum.

“Izin yang dimiliki pihak PT SSL tersebut tidak syah atau cacat hukum, karena izin dasar rekomendasi 2003 lalu yang ditandatangani Bupati Siak atas nama Arwin AS, ternyata bermasalah dan ia telah divonis. Ternyata hingga saat ini perusahaan masih terus beroperasi dan kami melaporkannya ke KPK RI,” ujar Sekdes Tumang, Suprianto, Kamis (8/5/14).

Menurutnya, pihak perusahaan hanya memiliki perizinan yang dikeluarkan Bupati Siak atas nama Arwin AS, yang mana ia divonis bersalah dan telah selesai menjalani hukumannya atas dakwaan penerbitan izin dibeberapa perusahaan termasuk PT SSL.

Lanjutnya, ternyata surat dasar atau surat rekomendasi yang dikeluarkan Bupati Siak atas nama Arwin AS, yang saat ini Wakil Bupati (Wabup) nya atas nama Syamsuar, meyalahi, seharusnya perusahaan tersebut diberikan tindakan hingga perusahaan mengurus kembali izinnya.

Oleh itu, Sekdes Tumang telah memberitahukan dengan mengirim surat ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, yakni ke Camat Siak, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) dan Bupati Siak.

“Kita harap Bupati Siak Syamsuar, segera menyelesaikan persoalan ini, dan menindak tegas perusahaan karena perizinan perusahaan tersebut cacat hukum,” pintanya.***(rinto)

Parkir Kendaraan di Sejumlah Ruas Jalan Kota Pekanbaru Sembraut

Sejumlah kendaraan memarkirkan kendaraan di jalan Hangtuah Pekanbaru memakan badan jalan dan melanggar rambu-rambu lalulintas
Sejumlah kendaraan memarkirkan kendaraan di jalan Hangtuah Pekanbaru memakan badan jalan dan melanggar rambu-rambu lalulintas

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Parkir kendaraan disejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru sembraut. Bahkan pemilik kendaraan tak segan-segan memarkirkan kendaraan mereka di badan jalan. Hal tersebut terkesan kurangnya pengawasan dari pihak terkait.

Dari pantauan SegmenNews.com, Kamis (8/5/14) sejumlah kendaraan memarkirkan kendaraan dibadan jalan, bahkan ada yang memarkirkan kendaraannya di depan rambu-rambu lalulintas yang jelas-jelas menandakan ‘dilarang parkir’. Pemandangan sembraut tersebut terlihat di jalan Hangtuah, sail, pasar pagi arengka dan lainnya.

Pengendara, sani (30) mengaku dirinya terpaksa memarkirkan kendaraan yang memakan badan jalan, sebab di lokasi jalan hangtuah tidak ada perparkiran.

“Saya terpaksa parkir dibadan jalan, mau apalagi, saya mau ke kedai kopi, tapi tak ada tempat parkir,” akunya.

Sementara, Kanit Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Sinarti kepada wartawan mengaku jauh hari pihaknya sudah melakukan penindakan kendaraan parkir sembarangan atau parkir liar. Adapun penindakannya adalah mengempeskan ban kendaraan. Namun diakuinya, mereka sering menemui kendaraan yang parkir liar adalah kendaraan pejabat Pemerintah.

“Kita sudah menindak, ban kendaraan parkir liar kta kempeskan. Tapi dilapangan banyak juga ditemui mobil pejabat,” jelasnya.***(achir)

Ketua Asita: Jemaah Tak perlu Khawatir Virus MERS-CoV

virusPekanbaru (SegmenNews.com)- Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Riau mengimbau masyarakat Indonesia, khususnya warga provinsi tersebut, tidak perlu khawatir dengan virus korona penyebab sindrom pernapasan Timur Tengah yang dikenal dengan MERS-CoV.

“Jadi, bagi masyarakat yang mau berangkat umrah, tidak perlu khawatir karena pemerintah Arab Saudi sendiri telah mempunyai kebijakan yang lebih ketat soal Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) ini,” ujar Ketua Asita Riau Ibnu Masud melalui sanbungan telepon seluler dari Pekanbaru, Rabu.

Pemilik PT Muhibbah Mulia Wisata yang bergerak di bisnis jemaah umrah dan haji plus tersebut mengaku bahwa pemerintah Saudi jauh lebih siap dalam mengantisipasi MERS-CoV karena telah terbiasa mengadapi wabah virus yang tergolong sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi yang datang ke negara tempat Nabi Muhammad dilahirkan bukan satu bangsa saja, tetapi lebih dari sekitar 140 negara yang memiliki penduduk Islam datang ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah dan pelaksanaan ibadah haji.

“Mereka sudah antisipasi baik di pelabuhan udara atau lainnya. Kemudian jika ditemukan jemaah sakit, langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang intensif, terlebih apabila terkena gejala MERS-CoV. Apalagi, kalau berobat di Arab Saudi gratis,” katanya.

Selaku pemilik travel, lajut dia, pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan para jemaah yang hendak pergi umrah untuk dilengkapi dengan masker, kemudian imbauan untuk tidak sering berada di ruangan terbuka, menghindari tempat-tepat padat penduduk, dan sering mencuci tangan.

Lalu, makan dengan makanan yang bersih, kemudian selama berada di Tanah Suci tidak lagi membawa para jemaah mengunjungi pertenakan unta dan minum susu hewan gurun pasir tersebut karena dikawatirkan bisa terkena virus korona MERS.

“Pihak maskapai luar negeri juga sudah menginformasikan kepada perusahaan travel yang memakai jasa mereka dalam memberangkatkan calon jemaah umrah untuk menghindari hal tersebut selama berada di tanah suci,” ucapnya.

Seperti diketahui, Indonesia termasuk negara yang paling rentan terjangkit virus korona sindrom pernapasan Timur Tengah karena setiap bulan memberangkatkan jemaah umrah ke Arab Saudi sekitar 150.000 orang.

“Dalam tujuh bulan penyelengaraan umrah dari mulai Rabiulawal hingga Ramadan dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2014, diperkirakan ada satu juta anggota jemaah umrah dari Indonesia,” kata Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia Republik (Amphuri) Joko Asmoro.

Sebanyak 152 travel penyelengara haji telah menerima informasi tentang MERS-CoV serta menyebarkan imbauan kepada calon anggota jemaah umrah agar mewaspadai penularan virus mematikan tersebut.

Virus korona penyebab sindrom pernapasan Timur Tengah pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada tahun 2012. Sejauh ini, sudah menginfeksi sebanyak 495 orang di 12 negara dan lebih dari 100 orang meninggal dunia.***(son/ant)

Hingga Mei, Disperindag Pekanbaru Gelar 5 Kali Pasar Murah

Ilustrasi pasar murah
Ilustrasi pasar murah

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sejak Januari hingga Mei 2014, Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru sudah menggelar 5 kali pasar murah di Kota Pekanbaru.

Pasar murah pertama di gelar di Kelurahan Okura dengan jumlah kupon sebanyak 500 buah. Pasar murak kedua di selenggarakan di Kelurahan Limbungan dengan jumlah kupon 500 lembar.

Pasar murah ketiga berada diselenggarakan di depan halaman kantor Walikota dalam rangka peringatan hari konsumen adapun jumlah kupon yang di sebar 1.250 lembar.

Berlanjut pada hari KB Disperindag juga menggelar pasar murah di Kecamatan Tenayan Raya dengan jumlah kupon 1.000 lembar terakhir pelaksanaan pasar murah yang di gelar Rabu kemaren di lakukan di Kelurahan Muara Fajar juga dibagi 1.000.demikian hal ini di katakan Parhatun, Kasi Usaha Perdagangan dan Metrologi.Disperindag Kota Pekanbaru, Kamis (8/5).

Kata Parhatun, Pemko sudah menganggarkan akan melakukan pasar murah sebanyak 15 kali untuk tahun 2014. “Rencananya akan ada 15 kali pasar murah dalam tahun ini. Sementara sudah ada 5 kali yang di selenggarakan, sisanya akan di gelar pada kegiatan besar di masa datang,” ungkap Parhatun.

Menurutnya rincian sisa pasar murah yang belum terselenggaran akan di tempatkan pada saat perayaan hari jadi Pekanbaru ke -230, kemudian saat menyambut Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.

Sistemnya pengajuan pasar murah berasal dari masing-masing Kecamatan. Tidak meski satu kecamatan dapat 1 kali, tetapi bisa dua kali tergantung kebutuhan Kecamatan khususnya hal yang mendesak. “Misalkan untuk menyambut Idul Fitri, menyambut Natal dan Tahun Baru akan di sisakan tiga kali pasar murah,” urainya.

Sementara tambahnya, teknis Pembagian kupon pasar murah di serahkan ke Camat.Karena Camat yang tahu siapa-siapa warganya yang miskin. “Sasaran pasar murah ini untuk warga yang kurang mampu, makanya kita serahkan ke Camat yang membagi,” tambahnya.***(achir/ur)

Kemenag Rohul : Ponpes Basis Kaderisasi Ulama

1509841_517646355024462_4514225463803688680_nRokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa pondok pesantren (ponpes) adalah basisnya kaderisasi ulama, sebab di ponpes dipelajari ilmu-ilmu agama secara mendalam, seperti Tafsir Alquran, Fiqh Islam, Ilmu Hadits, Ilmu Tauhid, Akhlaq, dan ilmu bantu lainnya.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pndis) Drs H Syahruddin Msy, usai mengikuti acara pertemuan silaturrahim wali santri Ponpes Nizhamuddin Kota Tengah Kec Kepenuhan, Rabu (7/5/2014) di kampus Ponpes Nizhamuddin.

Hadir dalam acara tersebut Pimpinan Ponpes Nizhamuddin H Zulkifli MSi dan majelis ustadz, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kasi Pendis Drs H Syahruddin MSy, Kapolsek Kepenuhan, Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan. Mursyid Naqsabandiyah Kota Tengah, ratusan wali santri, dan tokoh umat Islam lainnya.

Dikatakannya, salah satu persoalan yang dihadapi oleh umat Islam saat ini adalah mulai langkanya para ulama yang memiliki ilmu yang luas, dapat membimbing, membina, mengarahkan umat ke jalan yang lurus dan benar, dapat diteladani oleh umat, dan yang paling penting disegani oleh semua pihak, termasuk oleh pemerintah.

Untuk melahirkan ulama yang dibutuhkan ini, semua pihak harus bahu membahu dan memberikan spirit, dan dorongan, khususnya kepada lembaga pendidikan Islam seperti Ponpes Nizhamuddin ini, sehingga Ponpes ini memiliki kualitas, yang pada gilirannya akan dapat melahirkan para ulama.

Ahmad Supardi menyatakan, Rohul ini masih membutuhkan ratusan ulama yang harus ditempatkan pada setiap desa/kelurahan. Mereka ini diharapkan dapat membimbing dan membina umat menempuh jalan shirathal mustaqim, sehingga umat kita terbentengi imannya, terarahkan akhlak dan moralitasnya .

Tantangan iman saat ini cukup besar, khususnya bagi generasi muda kita, seperti mudahnya akses internet sebab warnet menjamur dimana-mana, pergaulan bebas yang cenderung pada maksiat, peradaran narkoba dengan segala macam modus operandinya, dan kejahatan lainnya.

Ahmad Supardi menandaskan, untuk membentengi generasi muda kita ini, diperlukan kehadiran dan peran ulama yang memiliki dedikasi, kepedulian, kecerdasan, dan keikhlasan yang tinggi, sehingga dapat mengatasi berbagai persoalan umat dan masyarakat.***(r4n/rls)