Beranda blog Halaman 2648

Polisi Buru Kawanan Perampok Sadis Spesialis Alat Berat

rampokPelalawan (SegmenNews.com)- Tim Sat Reskrim Polres Pelalawan hingga kini masih terus memburu kawanan rampok alat berat lainnya. Setelah lima perampok berhasil ditangkap di dua lokasi berbeda beberapa waktu lalu.

Demikian ditegaskan Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK. “Kasus perampokan masih kita kembangkan, dan ada beberapa nama yang telah dikantongi sedang di buru keberadaanya,” ujar Kasat Reskrim.

Sedangkan kelima kawanan rampok alat berat yang memiliki dua pucuk senjata jenis FN mereka Browning dan revolver rakitan bersama 28 peluru aktif, berhasil digulung tim Sat Reskrim Polres Pelalawan Arjun Syaputra alias Indra (32) warga desa Bukit Baling, kecamatan Sekernan, kabupaten Muaro Jambi selaku aktor.

Kemudian Rosiddin Siregar alias Rorid (33) warga Pasar Baru, Pangkalan Kerinci, M Soleh Tanjung alias Soleh (35) desa Bandar Selamat, kecamatan Aek Kuo, kabupaten Labuhan Batu, Sumut, Suryadi Syahputra alias Adi (16) joki sepeda motor warga desa Tasik Indah, Simpang Basrah, Langgam.

Walau telah berhasil menyergap empat pelaku disebuah rumah kontrakan di pasar Baru, Pangkalan Kerinci, juga satu pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dan ditangkap yakni Heri Sutomo alias Eri (29) yang ditangkap di rumahnya di Lalan Batin Lalang, kecamatan Pangkalan Kerinci informen yang bekerja di Multilever Pangkalan Kerinci.

“Selain kita menyelidiki kawanan rampok yang sempat di lakukan pengerebekan di tempat persembunyiannya. Juga sedang mencari kemana saja perangkat alat berat yang telah di jual,” papar Bimo.

Namun dalam aksi kawanan rampok, selain terbilang sadis, juga tiap beraksi mengunakan senjata api dan sebu, agar aksinya tidak diketahui para korban yang rata-rata penjaga alat berat, salah satunya di kawasan HTI PT Arara Abadi (AA) di kecamatan Bunut lima alat berat berhasil di preteli, satu di daerah Bunut, Langgam dan Pangkalan Kuras.

“Kini kelima pelaku masih kita dalami pemeriksaanya, untuk mencari tau kemana rekan mereka kabur, serta untuk dituangkan dalam berkas acara pemeriksaan (BAP). Jadi mudah-mudahan rekan mereka yang berhasil kabur dapat segera kita tangkap untuk diproses secara hukum,” tambah Kasat Reskrim.***(fin)

31 Pengendara Terjaring Operasi Simpatik di Pelalawan

31 Pengendara Terjaring Operasi Simpatik di Pelalawan
31 Pengendara Terjaring Operasi Simpatik di Pelalawan

Pelalawan (SegmenNews.com)- Sebanyak 31 pengendara terjaring operasi Simpatik dan 6 diantaranya harus di tilang, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan, serta sebanyak 30 lembar stiker himbauan dipasang oleh personil Satlantas Polres Pangkalan Kerinci, Selasa (20/5) sekitar pukul 09.00 wib.

Operasi simpatik yang digelar di simpang Jalan BTN Lama/Ade Irma Suryadi-Lintas Timur, dipimpin Kanit Lantas Polsek Pangkalan Kerinci Ipda Soehermansyah, dengan melibatkan belasan personil di kerahkan ke lapangan. Untuk menertibkan pengendara yang masih saja melakukan pelanggaran di Jalintim tersebut.

Maka satu persatu kenderaan yang melintas di hentikan personil kepolisian, setelah di persimpangan Jalan BTN lama yang kerap di gunakan melawan arus dari simpang lampu merah jalan lintas timur menuju kota Pangkalan Kerinci. Tetapi untuk mempercepat tujuang pengendara kerap memotong dari U-ten ke jalan BTN lama.

Hingga aksi menerobos jalintim itu rawan menimbulkan kecelakaan, hingga personil Satlantas Polsek Pangkalan Kerinci mengelar operasi simpatik. Begitu juga dari sisi kanan pengendara kerap menerobok ke jalan Sepakat untuk sampai ke U-ten tersebut.

Pelanggaran bukan saja banyak yang kita tertibkan melawan arus, tapi juga pengendara becak motor (Betor) yang tidak mengunakan helm. Jadi selain kita berikan teguran dan memasang stiker, sebanyak 6 pengendara terpaksa kita berikan tilang,” ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH didampingi Kanit Lantas Ipda Soehermansyah.

Setelah mengelar operasi simpatik hampir dua jam, akan digelar kembali sore hari dan rutin di daerah pusat kota yang rawan terjadi pelanggaran dan kecelakaan, hingga tanggal 8 Juni 2014 mendatang. ”Setiap hari kita ruting mengelar operasi simpatik, termasuk membagi-bagikan stiker dan memasang spanduk himbauan,” tambah Kanit.***(fin)

Kemenag Rohul Rayakan Israk Mikraj Bersama Masyarakat Air Panas

10305432_522523111203453_5280280469391149012_nRokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, rayakan Israk Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1435 H/2014 M, bersama umat Islam Desa Air Panas Kec Pendalian IV Koto, Jumat (16/5/2014) bertempat di Masjid Nurul Iman Desa Air Panas.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Air Panas Sudiono SIP, Kepala KUA Pendalian IV Koto Firdaus MSy, Ketua RW, Ketua RT, Pengurus dan Imam Masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, ratusan anggota majelis taklim se Desa Air Panas, dan umat Islam lainnya.

Ahmad Supardi menyatakan, setiap kita berada dalam bulan Rajab, umat Islam dimana sajapun berada, baik di pertkotaan maupun di perdesaan, baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat, senantiasa melaksakan peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Hal ini adalah sebuah tradisi yang baik, yang harus dilestarikan oleh umat Islam, sehingga setiap bulan Rajab umat Islam mengevaluasi tentang pelaksanaan ibadah sholatnya kepada Allah SWT, sebab sholat adalah oleh-oleh utama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW ketika melaksanakan Israk Mikraj.

Ahmad Supardi menyatakan bahwa banyak hal yang dapat dipetik dari peringatan Israk Mikraj, namun demikian, setidaknya umat Islam melakukan tiga hal penting, sebagai bahagian yang tidak terpisahkan dan sekaligus manfaat utama dari peringatan Israk Mikraj.

Pertama, Mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah sholat, sebab sholat adalah hasil dari Israk Mikraj dan memegang peranan penting dalam agama. Hal ini sesuai hadits Nabi : “Yang pertama sekali dihisab pada hari qiamat adalah sholat. Jika sholatnya baik maka seluruh amalnya dinilai baik. Tetapi jika sholatnya rusak, maka seluruh amalnya dinilai rusak”.

Kedua, Bayarkan zakat, wakaf, infaq, dan shodaqah, sebab dalam perjalanan Israk, Nabi melihat sekolompok manusia yang menanam tumbuhan saat itu dan memanen saat itu juga. Ketika Nabi bertanya pada Jibril, beliau menjawab bahwa itu adalah tamtsil umat Muhammad yang membelanjakan hartanya di Jalan Allah.

Ketiga, jangan lupa membaca ayat suci Alquran dan belajar hadits Nabi Muhammad SAW setiap saat, sebab Nabi bersabda : “Saya tinggalkan kepada kamu dua hal, kamu tidak akan tersesat selama berpegang dengan keduanya, yaitu Kitab Allah (Alquran) dan Sunnah RasulNya (Al-Hadits).***(Ash)

Depe Ngaku Sudah Bersuami!

dpSegmenNews.com- Selama ini Dewi Perssik alias Depe masih merahasiakan pria yang menjadi kekasih hatinya. Namun justru kepada mantan suaminya, Saipul Jamiell, Depe mengaku sudah menikah.

Hal itu terungkap saat Depe tengah menjadi bintang tamu di program acara talk show salah satu TV swasta. Sedangkan Saipul didapuk menjadi pemandu acara tersebut.

“Dia bilang katanya ada suami. Ya sudah lah nggak apa-apa,” ungkap Saipul usai syuting acara tersebut di Kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diakui Saipul, selama ini Depe tidak pernah bercerita terkait kabar bahagia itu. Ia sendiri tak tahu kapan mantan istrinya melangsungkan pernikahan.

“Nggak tahu, tanya lah ke orangnya. Dia (Depe) sepertinya sudah jaga jarak sama saya. Itu hak dia. Tapi Kalau dia mau cerita ke saya juga, saya siap mendengarkan,” imbuhnya.

Terlepas benar atau tidak Depe sudah bersuami, Saipul melihat keseriusan dari pria itu. Terlebih dia sudah mengenal Depe yang pernah menjadi bagian dari hidupnya.

“Nggak tahu juga. Tapi saya lihat sosok pria ini luar biasa. Saya tahu Dewi, kayaknya kekasih ini baik banget. Biasanya kalau cowoknya nggak serius, Dewi akan lain sikapnya,” pungkasnya.***(kapanlagi)

Kisah Caleg Gagal, Terbelit Utang dan Mau Jual Ginjal

Ket foto: Chandra Saputra caleg Partai Demokrat yang ingin jual ginjal.(Fajar Ginanjar Mukti/ VIVAnews)
Ket foto: Chandra Saputra caleg Partai Demokrat yang ingin jual ginjal.(Fajar Ginanjar Mukti/ VIVAnews)

SegmenNews.com– Chandra Saputra masih berjalan tanpa arah. Berhari-hari dia keliling Jakarta, tapi belum juga ditemukan orang yang mau membeli ginjalnya. Ini upaya terakhirnya mendapatkan uang. Hidupnya terpuruk setelah niatnya jadi pejuang hak-hak rakyat dengan menjadi caleg kandas. Kini Chandra harus menanggung utang yang tidak sedikit.

Modal kampanyenya untuk maju sebagai caleg dari Partai Demokrat dengan nomor urut 7 dari Dapil IV Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, didapatnya dari meminjam. Dana sebesar Rp600 juta habis untuk kampanye. Sebagian besar berupa pinjaman dari berbagai pihak, termasuk rentenir.

“Harus bagaimana lagi. Saya sudah tak punya jalan keluar lagi. Waktunya sudah mepet. Kalau telat bayar ke rentenir saya bisa terjerat kasus hukum. Jual ginjal yang terpikirkan,” ujarnya saat ditemui VIVAnews di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Rabu sore, 14 Mei 2014.

Chandra bertekad keliling Jakarta untuk mencari pembeli ginjal. Sehari-hari dia terpaksa tidur di Masjid Sunda Kelapa dengan puluhan perantau lain yang tidak memiliki tempat tinggal di Jakarta. Berbekal dari iklan yang membutuhkan ginjal, Chandra mendatangi alamat dan menghubungi nomor telpon yang tertera pada iklan itu. Tapi hasilnya nihil, banyak alamat yang tidak jelas dan nomor telepon yang tidak bisa dihubungi.
“Tambah bingung, saya baru tahu kalau hukum di Indonesia tidak memperbolehkan rumah sakit mengoperasi pasien untuk dijual ginjalnya,” ujarnya.

Pria kelahiran Blora, 26 tahun yang lalu ini sebelum terjun ke dunia politik adalah tenaga pemasaran di sebuah bank BUMN. Dia lulus D3 dari sekolah manajemen di Semarang, Jawa Tengah. Sempat satu tahun kerja, Chandra memilih berhenti dan mencoba peruntungan di politik. “Tahun 2011 saya memutuskan untuk terjun ke dunia politik,” katanya.

Dunia politik memang disenanginya, dan dengan berorganisasi dia ingin berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Berbagai organisasi dia ikuti, mulai dari ormawa sampai organisasi suporter sepakbola. Chandra pilih Partai Demokrat sebagai langkah awal untuk masuk dunia politik. Dengan harapan bisa memuluskan cita-citanya, dia pilih partai yang sedang berkuasa. Alasannya, sosok Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa menjadi magnet besar untuk meraih simpatik masyarakat.

“Sudah 3 tahun jadi kader Partai Demokrat. Saya pilih Demokrat dulu karena saya kagum sama Pak SBY. Pak SBY idola saya,” ujarnya.

Tahun 2013, Chandra semakin memantapkan langkahnya di dunia politik. Dengan berbekal kepercayaan diri yang didapatnya dari dukungan berbagai tokoh masyarakat, ia mencalonkan diri untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

“Tahun 2013 saya sudah menjadi fasilitator untuk beberapa program pemerintah. Masyarakat, tokoh-tokoh juga memberikan dorongannya kepada saya. Makanya saya beranikan diri untuk nyaleg,” katanya.

Chandra menuturkan, ia tidak main-main maju sebagai caleg. Ia mengaku mulai melakukan sosialisasi jauh-jauh hari sebelum pemilu dimulai. Lebih dari tujuh bulan dia selalu keliling untuk sosialisasi ke masyarakat. Hampir setiap minggu sosialisasi.

“Saat itu bahkan belum ada calon lain yang bergerak. Saya mengunjungi desa-desa, kelurahan, ke rumah penduduk. Tujuannya agar semakin banyak rakyat yang mengenali saya,” katanya.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, Chandra terpental. Perolehan suaranya jauh dari cukup untuk mengantarkannya jadi anggota dewan. Dia hanya memperoleh 1.600 suara dari target awal sebesar 7.000 suara.

“Ternyata tak sampai untuk meraih kursi DPRD. Demokrat hancur di sana (di Kabupaten Pekalongan),” ujarnya.

Uang Rp600 juta sudah habis untuk biaya kampanye. Guna menutupi sebagian utang, uang Rp180 juta dari hasil menjual rumah orangtuanya dibayarkan untuk utang yang dipinjam dari rekan-rekannya.

“Transport sosialisasi ke desa-desa, pencetakan alat peraga. Uang dapat dari hasil pinjam, ada sedikit dari tim sukses, dari rentenir, dari politisi senior. Utang saya sekarang Rp420 juta,” katanya.

Lunturnya kepercayaan masyarakat terhadap Partai Demokrat, karena isu korupsi yang melanda partai itu, diakui Chandra ikut mempengaruhi elektabilitas dirinya sebagai kader dari partai yang sedang berkuasa itu.

“Di kabupaten saya, Partai Demokrat hanya mampu meraih posisi ke-8. Yang menang di sana PKB dan PDIP. Isu korupsi, dampaknya sampai ke yang paling bawah. Ini di luar dugaan,” kata Chandra.

Namun demikian Chandra tetap memberikan apresiasinya kepada Partai Demokrat. Ia berterima kasih kepada partai itu yang telah menjadi tempat awal bagi dirinya untuk mencicipi dunia politik. Saat ini yang ada di pikiran Chandra hanyalah bagaimana caranya agar dia bisa melunasi utangnya yang mencapai Rp420 juta itu dan kemudian bisa memulai kembali hidupnya secara normal.
Chandra hampir putus asa karena satu-satunya jalan bagi dirinya untuk mendapatkan uang sebanyak itu, yaitu menjual ginjal. Dia kemudian menemui Menteri BUMN RI, Dahlan Iskan. Karena ingat pada tahun 2012, Dahlan pernah melakukan cangkok hati di sebuah rumah sakit di Tiongkok. Dengan harapan besar, Chandra kemudian mancari Dahlan Iskan. Dia ingin memastikan apakah ada jalan untuk menjual ginjal di Tiongkok.
Chandra Saputra caleg Partai Demokrat yang ingin jual ginjal

Selain itu, modal Rp3 juta untuk hidup di Jakarta juga sudah habis. Dengan harapan mendapat pertolongan tuhan, Chandra membagi-bagikan sebagian uangnya untuk beberapa orang yang ikut menginap di Masjid Sunda Kelapa.

“Saya ingat bukunya Pak Ustadz Yusuf Mansyur. Kalau sedekah katanya tidak akan ada rezeki yang hilang,” katanya.

Memasuki hari ke-9 di Jakarta, uang bekal Chandra menipis. Dari Rp3 juta hanya tersisa Rp20 ribu, dan untuk makan dia terpaksa menjual pakaiannya. Dari dua tas penuh, sekarang tinggal tujuh helai saja.

Keputusan Chandra untuk bersedekah ternyata tidak sia-sia. Niatannya untuk mengunjungi Dahlan Iskan untuk sekadar meminta informasi ternyata malah menjadi awal mula solusi untuk segala masalah hidupnya.

“Alhamdullilah dari sedekah, saya bisa dibantu Pak Dahlan,” katanya. Rabu subuh, 14 Mei 2014, Chandra mengunjungi rumah dinas Dahlan Iskan di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan. Ia menjumpai menteri BUMN itu saat sedang melakukan rutinitas olahraga lari pagi.

“Setelah salat Subuh, saya langsung ke rumah Pak Dahlan. Alhamdulillah ketemu beliau sedang lari pagi,” katanya.

Chandra tidak ingin mengemis dan dikasihani. Dia hanya ingin tanya di mana tempat menjual ginjal di Tiongkok. Tapi Dahlan justru terkejut, apalagi karena Chandra ingin menjual ginjal akibat utangnya menumpuk setelah gagal jadi caleg. Dahlan bersedia membantu Chandra tanpa melihat statusnya sebagai caleg Partai Demokrat. Dahlan tidak rela Chandra harus menggadaikan ginjalnya hanya demi melunasi utang.
Dahlan kemudian mengajak Chandra berdiskusi. Ia mencoba memetakan masalah dan menjabarkan utang-utang yang dimiliki Chandra. Dahlan bahkan tak menghadiri rapat pimpinan (rapim) di Kementerian BUMN pada pukul 07.00 WIB.

Selesai berdiskusi selama kurang lebih 3 jam, masalah pun terpetakan. Dari diskusi itu diketahui bahwa utang Chandra bisa dikelompokkan ke dalam 3 kategori besar. Utang Rp420 juta terdiri dari utang kepada rentenir Rp85 juta, pinjaman politisi Rp210 juta, modal dari tim sukses Rp125 juta.

“Yang terancam diperkarakan oleh hukum bila tidak dibayar minggu depan itu yang pinjaman dari rentenir. Pak Dahlan bersedia membantu melunasi dulu utang yang itu,” katanya.

Chandra lebih tenang. Ia menanti hari Senin, tanggal 19 Mei 2014, untuk kembali pulang ke Pekalongan dengan membawa pertolongan yang Dahlan berikan. Hingga Senin tiba, ia mengaku akan tetap tinggal di Masjid Sunda Kelapa untuk terus beribadah kepada Allah SWT.

Ia pun berencana menyempatkan diri mengunjungi beberapa rekannya yang berada di Jakarta. Usai pengalaman pahitnya ini, Chandra mengaku ia kapok terjun ke dunia politik. Chandra menuturkan tidak lagi punya ambisi untuk kembali mencalonkan diri menjadi anggota dewan. Politik telah memperlakukannya sangat kejam.

“Setelah pencalegan ini saya malah banyak kehilangan teman dan saudara. Ada yang kawan jadi lawan, ada yang malu tidak mau dihubungi karena telah gagal meloloskan saya. Putus tali silaturahmi saya. Harta habis,” ujarnya.***

 

Sumber: © VIVA.co.id

215 IPDN Rohil Disebar ke 16 Kecamatan di Rohul

Praja IPDN Rohil di Rohul
Praja IPDN Rohil di Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)-  Sebanyak 215 orang Madya Praja IPDN akan disebarkan di 16 kecamatan Se Kabupaten Rokan Hulu dalam praktek lapangan kerja.

Wakil Bupati Rokan Hulu Ir.Hafit Syukri MM mewakili pemerintah dan masyarakat Rokan Hulu merasa bangga dijadikan sebagai daerah tempat praktek kerja lapangan madya praja IPDN Kampus Riau Rokan Hilir (Rohil) selama 21 hari kedepan.

Hal ini diungkapkan wakil Bupati pada upacara penyambutan para madya praja IPDN yang dilaksanakan dihalaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Jumat (16/5/14) dihadapan para madya praja IPDN, dan juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Ir Damri, para asisten, para pejabat eselon II,III dan IV para pns dan tenaga Honorer dilingkungan pemkab Rokan Hulu.

Dalam amanatnya Wakil Bupati mengatakan bahwa para madya praja IPDN Kampus Riau Rokan Hilir yang melaksanakan praktek kerja di Rokan Hulu hendaknya dapat melakukan integrasi positif dengan masyarakat Rokan Hulu, apalagi dari sisi budaya pastilah ada perbedaan antara masyarakat dengan para IPDN untuk itu para masya praja hendaknya dapat menyesuaikan diri dengan cultur budaya Rokan Hulu yang hampir 85 persen berbudaya melayu, yang serat dengan adat istiadat, maka para praja hendaknya pandai-pandai untuk membawa diri.

Dalam hal ini Ir. Hafit Syukri MM, mengatakan bahwa Rokan Hulu merasa Bangga dijadikan sebagai tempat untuk Praktek kerja bagi madya Praja IPDN, dan ditahun 2014 ini Rokan Hulu genap berusia 14 tahun, dengan adanya madya praja yang melaksanakan Praktek Kerja Dirokan Hulu hendaknya dapat memeberikan sumbagsih pikiran untuk Rokan Hulu, dan pemerintah siap menerima masukan guna perbaikan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat agar menjadi lebih baik.

Sementara itu dalam laporan yang disampaikan Rektor IPDN Kampus Riau yang diwakili oleh pembantu Rektor IPDN Ardiansyah,SSTP melaporkan madya praja yang akan melaksanakan praktek kerja lapangan sebanyak 215 orang, yang akan disebarkan di 16 kecamatan Se Kabupaten Rokan Hulu dengan jumlah perkelompok sekitar 14 orang per kecamatan, dan madya praja IPDN yang akan melaksanakan praktek kerja ll ini hendaknya dapat diterima oleh masyarakat Rokan Hulu sehingga pulangnnya nanti dapat membekali ilmu dibidang pemerintahanan, kemasyarakat dan pembangunan.***(adv/hum/acce)

Pemko Pekanbaru Kuliahkan Anak Hapal Al-Quran 30 Juz

Ayat Cahyadi
Ayat Cahyadi

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Upaya pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk membantu masyarakat kurang mampu bersekolah lebih tinggi di buktikan dengan memberikan rangsangan. Salah satunya adalah mendorong anak-anak didik untuk hafal Alquran.

Bagi anak sekolah di Kota Pekanbaru, yang sudah tamat sekolah menengah Atas sederajat, mereka bisa masuk perguruan tinggi dengan gratis hingga tamat kuliah, dengan syarat bisa hapal Alquran 30 Juz.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Jumat (16/5/14) dalam pengarahannya pada acara Khatam Al-Quran, SMPN 25 Pekanbaru.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Indiarita MPd, Kadis Pendidikan Prof Zulfadil, para kepala sekolah, guru pengawas, serta para wali murid, di halaman SMPN 25 Pekanbaru. Wakil Walikota menyebutkan bahwa sinyal bisa kuliah gratis itu diungkapkan oleh Rektor UIR Prof Detri Karya dalam suatau kesempatan kepada Wakil Walikota.

“Rektor UIR mengungkapkan kepada saya langsung bahwa UIR memberikan fasilitas kuliah gratis sampai tamat di semua jurusan kepada calon mahasiswa yang hapal Alquran 30 juz,’’ ujar Ayat Cahyadi.

Menurut Wakil Walikota bahwa kebijakan itu diambil oleh Rekktor UIR tersebut sebagai aplikasi dan pembuktian bahwa rajin membaca dan menghapal Al-quran itu meningkatkan kecerdasan.

“Kata Rektor, orang yang hapal 30 juz Al-quran itu tandanya orangnya pintar dan sangat layak diberi penghargaan. Bahkan menurut informasi dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, calon mahasiswa yang hapal 30 juz Alquran gratis dan tanpa
tes diterima di UIR Syarif Hidayatullah,’’ ulas Ayat Cahyadi.

Rajin membaca Al-Quran juga menyehatkan. “Orang yang rajin membaca Al-Quran ternyata juga menyehatkan jantung, makhraj huruf serta tanda baca Al-Quran yang dibaca dengan benar akan memberikan penyehatan kepaada jantung. Salah seorang penerbang Angkatan Udara Amerika dulunya masuk Islam menulis sebuah buku diantaranya berisi tentang membaca Alquran menyehatkan jantung,’’ ujar Ayat Cahyadi.

Karena itu menurut Wakil Walikota program sekolah mengaji dan magrib mengaji itu selain untuk mengentaskan buta aksara Alquran juga untuk meningkatkan kecerdasan sptitual generasi muda menuju mayarakat Kota yang Madani.

Sebelumnya Kepala SMPN 25 Lili Deswita MPd menyampaikan bahwa kegiatan sekolah mengaji dilakukan tiga kali dalam satu minggu, dengan mengambil jam pelajaran pagi selama 45 menit. “Alhamdulillah dari 1.076 orang siswa SMP 25 ini, dengan 900 lebih siswa muslim hanya tiggal 15 lagi yang belum bisa membaca Al-quran,’’ ujar Lili.

Selanjutnya Kadis pendidikan Prof Zulfadil menyebutkan bahwa kegiatan sekolah dan magrib mengaji secara kuantias sudah berhasil, karena jelang akhir tahun ajaran ini, hampir seluruh sekolah di Pekanbaru melakukan kegiatan Khatam Al-quran.***(chir/ra)

Polres Bengkalis Gagalkan Penyeludupan Miras dari Malaysia

seludupBengkalis (SegmenNews.com)- Pol Air Polres Bengkalis menggalkan penyelundupan 200 kotak minuman keras yang didatangkan dari malaysia.

Miras tersebut diangkut melalaui dari malaysia menggunakan kapal motor tanpa nama melewati Perairan Tanjungjati Bengkalis. Disitu Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polres Bengkalis, Jumat, (16/5/14) pukul 03.30 WIB dini hari menangkap penyenlundupan itu.

Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo. SIK melalui Kasat Polair AKP Angga F. Herlambang, tadi pagi jelang siang bahwa upaya menggagalkan aksi penyelundupan miras tersebut, selain menyita Barang Bukti (BB) berupa ratusan kotak berisi miras, juga berhasil meringkus Nakhoda kapal beralamat di Desa Sepahat berinisial RA (25) dan dua ABK yakni ZU (26) dan CO (29).

“Kita perkirakan miras yang baru kita amankan dini hari tadi nilainya mencapai ratusan juta rupiah dan untuk sementara miras dengan kapal motornya kita amankan di Pos Polair Polres Bengkalis Sungai Bengkel jalan Rimbasekampung-Bengkalis, sedangkan ketiga tersangka tersebut kita bawa ke Mapolres Bengkalis untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut, “kata Herlambang.

Herlambang menjelaskan, diantara proses pemeriksaan dimapolres nantinya itu tujuanya untuk mengetahui pemilik miras tanpa dokumen resmi serta untuk mengetahui, miras tersebut akan diantarkan kemana.

“Posisi kita masih dalam penyelidikan, miras tersebut siapa pemiliknya dan akan diantar kemana, makanya ketiga tersangka itu kita bawa ke Mapolres jalan Pertanian agar dapat kita ketahui pemiliknya, “terang Angga lagi.***(wan/ur)

Empat Bulan Tak Gajian, Pendamping UED-SP se-Rohul Terancam Kelaparan

gajianRokan Hulu (SegmenNews.com)– Dari Januari hingga Mei 2014, Pendamping Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) se- Kabupaten Rokan Hulu belum menerima gaji dari pihak Provinsi Riau.

Keterlambatan gaji tersebut membuat sebanyak 24 pendamping UED-SP dan 2 orang petugas Korda dan asisten Korda di Rohul hanya menunggu harapan tanpa kepastian yang jelas.

Bahkan sebagian mereka terpaksa berhutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Sehingga sejak empat bulan terakhir hutang mereka terus menumpuk dan melilit leher mereka.

“Sampai sekarang kami pendamping desa belum menerima gaji. Bahkan hutang-hutang kami sekarang sudah menumpuk disana-sini,” keluh, Ponco Indrianto pendamping UED-SP di 3 Desa sekaligus, kepada wartawan, Jum’at (16/5/14).

Menurut Ponco, pendamping UED-SP adalah pegawai kontrak Provinsi Riau yang bertugas mengawasi kegiatan UED-SP, menjalankan kegiatan seperti, musawarah desa verifikasi calon pemanfaat UED-SP. Musyawarah verifikasi calon penerima UED-SP serta melakukan pembinaan dan mengajar pengurus membuat laporan keuangan dengan sistem komputerisasi.

“Gaji saya plus transportasi sebanyak Rp 3,8 juta untuk pendamping 2 Desa, Desa Sejati dan Sei Mandian. Sekarang saya sudah mendampingi 3 Desa ditambah Desa Pauh. Tapi gaji saya tidak jelas juga kapan dibayarkan,” ungkapnya.

Dia berharap pihak Provinsi segera membayarkan gaji mereka. Jika belum ada kejelasan, maka besok, Sabtu (16/5/14) para pendamping Desa se-Rohul bakal melakukan unjuk rasa ke kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa (BPM-Bangdes) Provinsi Riau.

“Besok kami akan unjuk rasa ke kantor BPM-Bangdes Riau untuk meminta kejelasan gaji kami,” imbuhnya.

Selain belum menerima gaji, kekhawatiran juga menyelimuti mereka, karena adanya isu tentang pemutusan kontrak dengan adanya pergantian Gubernur Riau.

“Janganlah diputus kontak kami. Kami harap program ini terus berjalan,” harap Ponco.***(r4n)

BRI Wilayah Pekanbaru Buka Layanan e-Buzz di Pelalawan

DSC_0121Pelalawan (SegmenNews.com)- PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya meningkatkan layanan prioritas. Tak tanggung-tanggung perbankan BUMN ini memberikan kepuasan kepada nasabah premium dengan layanan one stop financial solution dengan membuka outlet BRI Sentra Layanan Prioritas (SLP).

SLP ini khusus dibangun untuk memberikan kontribusi secara signifikan terhadap perkembangan perekonomian masyarakat di Pelalawan, khususnya di daerah pinggiran. Pada layanan premium ini akan memberikan fasilitas layanan personalized.

Di mana layanan ini diberikan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan nasabah saja, secara optimal yang diberikan dalam suasana yang aman, nyaman dan eksklusif. Selain itu, BRI juga menyediakan berbagai kebutuhan transaksi untuk nasabah prioritas. Di mulai dari produk umum seperti tabungan, giro dan jasa e-banking.

Dalam kunjungan tersebut, Hadi Penandio menyempatkan melakukan transaksi di ATM berjalan milik mobile e-Buzz. Selain melakukan transaksi dia juga menyempatkan melakukan tanya jawab terkait keberadaan e-Buzz di kabupaten Pelalawan. Yang hadir dalam pelayanan e-Buzz tersebut dihadiri oleh Asisten satu setdakab Pelalawan Hadi Penandio, Kabag Humas Pelalawan Farid Mukhtar dan staff Humas lainnya.

Pimpinan Cabang BRI Pkl Kerinc, Jimmy Syahrim Malay melalui FO Funding Offisiar T Mirhanuddin mengatakan, dengan menggunakan jaringan satelit sistem e-BUZZ seluruh sistem yang dimiliki BRI di seluruh Indonesia atau di mana saja berada serta bank-bank yang terkoneksi, dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengiriman dana kepada keluarga atau pihak lain yang berada di luar daerah.

T Mirhanuddin juga mengatakan, melalui sistem e-BUZZ para nasabah dapat memperoleh pelayanan mulai dari tabungan, penarikan dan pembayaran. pelayanan e-BUZZ sudah menjadwalkan kegiatan di pasar sorek, kantor Dinas Pendidikan dan kantor Bupati Pelalawan. Pelayanan e-Buzz akan dilakukan selama seminggu, nantinya mobile ini akan berpindah tempat ke Kabupaten dan Kota.

” e-BUZZ ampir sama dengan peralatan dan sarana yang ada di kantor-kantor lain-nya serta dapat melayani nasabah BRI dimanapun berada,”ungkapnya.***(fin)