Beranda blog Halaman 2648

Bupati Rohul: Rokan Hulu Tak Ada lagi Sekolah Berlantaikan Tanah

Bupati Achmad pimpin upacara Hardiknas
Bupati Achmad pimpin upacara Hardiknas

Rokan Hulu (SegmenNews.com) Untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, baik insfrastruktur, sarana dan prasana dan juga tenaga didik yang berkualitas. Pemkab Rokan Hulu telah menyiapkan dana sebesar 25 persen dari APBD.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ahmad Msi, Jum’at (2/5/14) dalam sambutannya pada peringatan Hardiknas dihalaman Kantor Bupati yang dihadiri seluruh pelajar se-Rohul, PNS dan para Pejabat dilingkungan Pemkab Rohul.

Dengan adanya dana bergulir tersebut, Bupati memastikan tidak ada lagi sekolah yang berlantai tanah dan berdindingkan papan jika sekolah tersebut berdiri diatas dua tahun. Untuk itu para Guru dan Kepala Sekolah harus bisa memberikan pendidikan yang berkualitas.

“Di Rohul tak ada lagi Sekolah berlantai tanah dan berdinding papan. Kita Komit meningkatkan mutu pendidikan di Rokan Hulu. Kita juga berharap kurikulum 2013 juga dapat berjalan dengan baik di Rokan Hulu,” tukasnya.

Ditambahkan Bupati, para guru juga diminta tidak melakukan tindak kekerasan terhadap murid saat memberikan bimbingan belajar di sekolah yang akan berdampak kepada kepribadian anak.

Untuk bimbingan kepribadian itu, saat ini Pemkab Rohul tengah melakukan seleksi untuk guru PDTw dan PDTU untuk tingkat SMP dan SMU dengan empat mata pelajaran keagamaan. Dengan adanya pelajaran tambahan dibidang keagamaan itu diharapkan akan tercipta SDM atau murid yang berakhlak dan berkepribadian yang baik.

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas guru, Bupati berjanji akan terus meningkatkan penghasilan para guru di tahun 2015 mendatang. Sehingga mutu pendidikan dan para guru terus meningkat dan akan menciptakan murid berprestasi yang mampu bersaing di skala Internasional.

Dalam suasana Hardiknas ini, Bupati juga mengucapkan terimakasihnya kepada pihak perusahaan yang menggelontorkan dana Coorporate Social Responsiblity (CSR) untuk sekolah dan para murid. Seperti PT Surisenia Plasma Taruna yang memberikan bantuan pada Siswi SDN 004 Tambusai Tiara Deviayanti Lestari sebesar Rp 1. 800 ribu, PT. Naga Mas Agro Mulya memberikan bantuan pada Siswa SMP S Kita Membangun Yadika yakni Halry Pizey Silaen Rp 1.800 ribu.

Kemudian PT Perkebunan Nusantara V diterima Siswa SMAN I Ujung Batu yakni Andri Gunawan 1. 400 ribu dan terakhir PT Suri Senia Plasma Taruna diterima Mahasiswa Universitas Pasir Pangaraian (UPP) Julia Eva Ningsih Rp 2.400 ribu.

“Kita ucapkan kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan, kita perusahaan-perusahaan lainnya juga menyusul dan membuat program yang sama,” tutupnya.***(adv/r4n)

Peringatan Hardiknas Pelalawan Diwarnai Penilangan

 

ilustrasi
ilustrasi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Pelalawan bertempat di bola di Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kerinci, Jumat (2/5) pagi sekitar pukul 08.00 WIB terbilang lancar.

Namun akibat pelanggaran pengendara yang dilakukan para peserta Upacara Hardiknas membuat Kepolisian mengambil tindakan. Satu persatu kendaraan peserta Upacara Hardiknas dihentikan karena melanggar aturan berlalulintas. Adapun jenis pelanggarannya tidak menggunakan helm, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan membawa Surat Tanda Nomor Kenderaan Bermotor (STNK).

Dari 47 kendaraan yang ditilang, 30 unit diantaranya kendaraan bermotor diamankan pihak Satlantas Polres Pelalawan

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Afrizal didampingi Kanit Turjawali Ipda Romi Irwansah mengatakan dari beberapa anak sekolah, PNS yang ditilang ada juga beberapa warga sipil yang terjaring.

“Banyaknya para PNS yang dirilang, ini menandatakan minimnya kesadaran PNS yang taat aturan Lalulintas,” imbuhnya

Walau demikian, peserta upacara Hardiknas tetap bisa mengikuti upacara tersebut dengan membawa kertas merah bukti tilang tesebut.***(fin)

Sepekan Polres Rohul Amankan 4 Unit Truck dan Kayu Diduga Ilegal

AKP Imron Teheri, S,sos
AKP Imron Teheri, S,sos

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dalam waktu satu pekan, Polres Rokan Hulu mengamankan empat unit truck jenis Coldiesel, dua orang ditetapkan sebagai tersangka.

Dikatakan Kapolres Rokan Hulu, AKBP Onny Trimurti melalui Kasat Reskrim, AKP Imron Teheri, S,sos, Jum’at (2/5/14) diruang kerjanya, dua unit truk beserta beberapa kubik kayu disita pada akhir bulan April.

Dari pengembangan dua orang sebagai sopir truk ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar Undang-Undang nomor 18 tahun 2013 tentang kehutanan.

“Penangkapan dua unit truk tersebut di tempat berbeda yang masih di wilayah Kecamatan Tambusai, dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kasat Reskrim.

Sementara dua unit truk lagi yang ditangkap Kamis (2/5/14) kemarin saat ini masih dalam pengembangan, sebab kayu yang dibawa dari Padang lawas tersebut memiliki dokumen dari pihak Desa Sungai Datar Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara, bahwa kayu yang mereka bawa adalah kayu tanaman atau kayu kampung dan bukan kayu hutan seperti cempedak, durian dan lainnya.

Dalam Peraturan Menteri Kehutanan nomor 30 tahun 2012 tentang penatausahaan hasil kayu hutan yang berasal dari hutan dan hak kayu jenis kampung tersebut tidak termasuk ilegal loging.

“Sopirnya saat ini tidak kita tahan, kita masih melakukaa pemeriksaan, jika tidak terbukti ada unsur pidana, maka mobil mereka akan dikembalikan,” jelas Imron.***(r4n)

Serang Petugas, Lima Perampok Ditembak Mati

Lima jenazah perampok di RS Dokter Soetomo, Surabaya (okezone)
Lima jenazah perampok di RS Dokter Soetomo, Surabaya (okezone)

SegmenNews.com– Lima perampok tewas setelah ditembak aparat Polrestabes Surabaya. Para pelaku ditembak mati karena menyerang petugas. Komplotan ini merupakan gembong perampok yang sudah lama malang melintang di Surabaya dan sekitarnya.

Lima perampok tersebut yakni Suyono (40) warga Bekasi, Danu Tala; Simanungkalit (32) warga Jalan H Umar RT 03/02 Kel Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Jakarta Barat; Riski Hutahuruk (44) warga Jalan Bangun Rahayu RT 01/03 Ds Neglasari Kec Katibun Kab Lampung Selatan.

Selain itu, Jonnry Marbun (30) warga Kampung Rawa Aren RT 03/12 kel Aren Jaya Bekasi Timur; dan Romulus Naibggolan (34) warga Jalan Narogon Megah 8 blok E/34/10 RT 02/21 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawa Lumbu Bekasi.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman mengatakan, kelima pelaku ditembak karena menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

“Pelaku terpaksa ditembak mati, sebab saat dihentikan malah menyerang petugas,” kata Farman, Jumat (2/5/2014).

Farman menjelaskan, pelaku ini merupakan jaringan lama. Terakhir mereka beraksi di rumah Villa Bukit Regency 1 Pakuwon City, Surabaya. Saat itu, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan senilai Rp2 miliar.

Berbekal rekaman yang didapat polisi serta sketsa wajah. Secara kebetulan, pada Jumat dini hari tadi polisi melakukan patroli dan melihat mobil pelaku.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara-petugas. Polisi sempat memberikan tembakkan peringatan, namun para pelaku ini malah menghentikan mobil dan berhamburan keluar.

“Ternyata mereka keluar dari mobil sambil membawa sabit dan langsung diayunkan untuk menyerang anggota. Keadaan mengancam, maka kelima pelaku ditembak di dada,” jelasnya.

Kelima perampok langsung tewas tersungkur. Petugas kemudian membawa jenazah perampok ini ke kamar jenazah RSU Dokter Soetomo.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam Mobil Xenia silver nopol A 1145 FF milik pelaku, ditemukan 2 buah linggis, 1 buah kubut, tali rafia, lakban hitam, 5 buah sabit, 5 stel sarung tangan, uang Yuan, uang ringgit Malaysia, 1 cincin kawin, 1 cincin bertuliskan nama korban, tang potong yang dibeli dari sebuah supermal, uang tunai Rp8.700.000 diduga hasil kejahatan, 3 buah ATM BRI milik tersangka.***(has/okezone)

Foto Mesra Deddy Corbuzier dan Sophia Mueller Beredar di twitter

sopiaSegmenNews.com – Tenang, ini hanya demam selfie yang sedang menyerang Deddy Corbuzier dan Sophia Mueller. Meski bisa dibilang keduanya sudah tidak lagi muda, tapi keduanya masih terkena demam selfie, seperti layaknya anak-anak muda.

Tidak tanggung-tanggung, selfie yang dilakukan oleh Deddy dan Sophia dilakukan di dalam studio. Bahkan proses selfie keduanya terekam oleh kamera milik kru, dan kemudian disebarkan oleh Sophia melalui twitter.

Dalam pose selfie itu, keduanya terlihat akrab dan mesra. Dan meski terbilang Deddy bertubuh cukup tinggi, ternyata Sophia memiliki tinggi badan yang tidak jauh berbeda dengan duda satu anak itu.

Sophia sendiri sekarang sedang ramai menjadi bahan pembicaraan. Tidak hanya karena hubungannya dengan Ariel NOAH, tapi juga perpindahan keyakinan yang ia anut. Apakah selfie kali ini akan menambah panjang bahan gosip di masyarakat? Sepertinya tidak ya.***

Red: Son
sumber: kapanlagi.com

Shireen Sungkar Mengalami Pendarahan

kapanlagi
kapanlagi

SegmenNews.com- Sudah empat kali selama hamil, artis Shireen Sungkar mengalami pendarahan. Sebagai suami, Teuku Wisnu dibuat khawatir oleh kondisi istrinya itu.

Dia mengaku ingin lebih mendekatkan diri pada Tuhan, sebagai bentuk rasa syukurnya. Karena dengan bersyukur, nikmat seseorang akan ditambahkan oleh Allah Swt.

“Sebenarnya ada alasan, salah satu hal adalah kalau kita mensyukuri nikmat Allah, maka akan ditambahkan lagi,” ucap Teuku Wisnu di kawasan Simprug, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (1/5).

“Di Alqur’an surat Ibrahim ayat 7. Itu sangat kena banget, karena selama ini saya diberi banyak kenikmatan. Saya diberi kenikmatan untuk diri saya dan membahagiakan orang tua saya,” kata Wisnu.

Selain itu, Wisnu menyadari bahwa umur manusia sudah digariskan oleh Tuhan. Maka dia pun ingin memiliki pegangan untuk dirinya sendiri.

“Nah tetapi saya merasa ada yang kosong, di situlah yang membuat saya kena dengan surat Ibrahim itu, apalagi umur nggak ada yang tahu ya, makanya mudah-mudahan saya bisa berhijrah,” jelasnya.

“Buat apa ditunda-tunda untuk melakukan kebaikan (berhijrah) karena kita harus siap kapanpun saat maut datang,” pungkasnya.

Red: Son
sumber: kapanlagi.com

Rina Nose Anggap Saipul Jamil ‘Angin Lalu’

kapanlagi.com
kapanlagi.com

SegmenNews.com – Meski dikabarkan kerap mendapatkan rayuan dari pedangdut Saipul Jamiell, namun Rina Nose menganggap hal tersebut hanya sebagai angin lalu. Ia tak merasa bahwa apa yang dilakukan Saipul Jamiell adalah sesuatu yang serius.
“Kayaknya nggak (serius) deh, karena kalau di luar panggung diem. Gue becandain cengengesan,” kata Rina ditemui di preskon Gebyar Asyik, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (29/4).

Rina Nose menganggap sikap Saipul Jamiell kepadanya hanya main-main.Rina Nose menganggap sikap Saipul Jamiell kepadanya hanya main-main.
Tak hanya Rina yang merasa tingkah Saipul hanya main-main, namun juga keluarganya. Karena itu Rina menjalani apa yang ada sekarang tanpa berharap lebih atau menutup kemungkinan.

“Beda-beda, ada yang bilang, itu mah becanda aja, kalau Pak Tatang, ini mah main-main, tapi kalau jodoh kita nggak tahu, bapak lebih bijaksana. Kalau ibu, ini mah becanda aja,” tukasnya.***

Red: Son
sumber: kapanlagi.com

Kapolda Riau: Tindak Oknum Polisi Terlibat Ilog

kapoldaPekanbaru (SegmenNews.com)- Kepolisian Daerah Riau akan menindak tegas oknum aparat kepolisian yang terbukti terlibat perdagangan kayu hasil hutan secara ilegal.

“Perlakuannya akan sama, tapi tentunya harus ada pembuktian terlebih dahulu,” kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono kepada pers di Pekanbaru, Kamis siang.

Pernyataan Condro adalah tanggapan tudingan warga Kabupaten Bengkalis terkait diduga adanya keterlibatan aparat polisi dalam kasus perdagangan kayu hasil hutan ilegal di daerah itu.

“Polisi menangkap kayu hasil hutan kemarin tapi kembali melepaskannya tanpa alasan yang jelas,” kata warga Bengkalis.

Kekesalan sebagian warga memuncak, saat oknum polisi menangkap salah seorang warga Desa Temeran, Salim (55) karena dituding sebagai penadah kayu olahan ilegal.

“Padahal warga itu membeli kayu hanya untuk menambal rumahnya yang mulai lapuk. Selain itu, saat membeli kayu tersebut dia juga mengantongi surat rekomendasi dari Kepala Desa,” kata warga.

Warga mulai curiga, ketika ada beberapa tempat penampungan kayu di Kota Bengkalis yang diduga milik oknum anggota polisi karena tidak pernah tersentuh oleh masalah hukum.

“Bisa dipastikan, kayu di tempat-tempat penampungan tersebut juga tidak memiliki dokumen, karena sebagian besar juga disuplai dari para penebang hutan di kampung-kampung,” katanya.

Pihak Kepolisian Bengkalis, menyatakan jika ada pihak oknum yang terlibat akan ditindak tegas.

Bahkan, kata dia, tadi malam ada beberapa warga Desa Temeran yang melapor ke polsek mengaku telah menangkap kayu diduga ilegal yang mereka amankan dari kilang diduga milik oknum polisi.

“Hanya saja dua orang yang seharusnya sebagai tersangka itu kabur sebelum diketahui asal muasal identitasnya,¿ ujar Kapolsek Bengkalis, Ipda Aspikar.***(son/ant)

 

Pengirim SMS Ancaman ke Gubernur Riau Sudah Ditangkap

anasPekanbaru (SegmenNews.com)- Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menahan HK, oknum lembaga swadaya masyarakat yang menjadi pelaku pengirim pesan mengancam ke telepon seluler Gubernur Riau Annas Maamun.

“Yang bersangkutan ditahan setelah diperiksa kemarin,” kata Kepala Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria kepada pers di Pekanbaru, Jumat siang.

Kompol Arief mengatakan, perkara tersebut langsung ditangani oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Hariyanto.

“Bagaimana tindak lanjutnya saya masih harus menunggu instruksi dari Kapolres,” katanya.

Kompol Arief menyatakan pihaknya belum menetapkan status tersangka karena masih harus memeriksa HK lebih dalam atas perkara pengiriman pesan berisikan ungkapan tak menyenangkan ke telepon seluler gubernur.

HK, warga Kabupaten Indragiri Hulu itu diamankan pada Kamis (1/5) karena dilaporkan atas perkara perbuatan tidak menyenangkan oleh Gubernur Riau Annas Maamun.

“Kasusnya masih dalam proses,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Hariyanto.

Gubernur Annas Maamun kepada wartawan tidak berkomentar banyak soal perkara yang dilaporkannya itu.

“Urusan polisi itu,” katanya.***(has/ant)

Wakil Ketua DPRD Kampar: Disdik Persiapkan SDM yang Trampil dan Handal

IMG-20140502-03121Bangkinang Kota (SegmenNews.com)- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana menyambut baik apa pidato sambutan dari Menteri Pendidikan yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar H Zulfan Hamid yang mewakili Bupati Kampar H Jefri Noer pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di tingkat kabupaten Kampar, Jum’at (02/04/2014) pagi, dilapangan Pelajar Bangkinang Kota.

“Kita menyambut baik tadi salah satu point dalam pidato sambutan Menteri Pendidikan yang dibacakan Sekda yang mewakili Bupati Kampar,” ujarnya saat ditemui usai memperingati Hardiknas 2014, di Lapangan Pelajar, Bangkinang Kota.

Disebutkannya, bahwa isi dalam pidato tadi yang dibacakan itu tentu DPRD Kampar sangat mendukung bahkan menyambut baik apa yang dimaksud tersebut yaitu saatnya kita memasyarakatkan masyarakat. Itu Artinya semua sama dalam pendidikan tidak ada beda.

“Kita memasyarakat masyarakat. Kita semua dalam pendidikan,” sebutnya.

Menurut Eva, jika dikaitkan dalam program Pemkab Kampar Lima Pilar, tentu sangat erat sekali kali kaitannya agar dapat tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil di Kampar.

“DPRD sangat berharap sekali Pemkab Kampar melalui dinas terkait dalam hal ini dinas pendidikan dapat melengkapi segala sesuatunya sehingga potensi SDM kita kedepannya mampu bersaing,” kata Eva yang juga Ketua TP PKK kabupaten Kampar.

Ia juga menyampaikan harapan besar kepada Pemkab Kampar seluruh yang berkaitan dengan dunia pendidikan agar dapat dipenuhi sehingga mutu pendidikan di Kampar dapat menghasilkan SDM yang mampu meningkatkan dunia pendidikan menjadi yang terbaik dan dapat dibanggakan.

“Untuk fasilitas dan penunjang maupun sarana dapat dipenuhi dan lebih tingkatkan lagi,” tutupnya yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kampar.***(knc/rief)