Beranda blog Halaman 2647

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Dialog Publik Jasa Raharja di UMR

Kegiatan Dialog Publik Jasa Raharja di UMRI
Kegiatan Dialog Publik Jasa Raharja di UMRI

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Ratusan peserta dari Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, SMA Muhammadiyah, SMP dan Dosen UMRI serta tamu undangan lainya tampak atusias mengikuti dialog publik yang diadakan Jasa Raharja cabang Riau di aula Universitas Muhammadiyah Riau, Jalan K.H Ahmad Dahlan, Pekanbaru.

Dalam dialog kalai ini dihadiri langsung Ketua Jasa Raharja cabang Riau, Suhadi, SE.AAAIK. Selain menggandeng Universitas Muhammadiyah Riau Jasa Raharja juga menggandeng mitra kerjanya seperti Dirlantas Polda Riau yang diwakili AKBP Elvanis , Dinas Perhubungan Provinsi Riau KAUPPK Ir, Ajie Patagama, Ketua Organda Riau H.M Nasir SH, dan Akademisi dan Pengamat Transportasi Aidil Haris S.Sos M.Si.

Rektor UMRI Dr. Mubarak, M.Si yang membuka acara dialog tersebut menyampaikan bahwa kegiatan dialog publik Jasa Raharja yang mengangkat tema ” Komitmen PRIME (Proaktif, Ramah,Ikhlas, Mudah dan Empati) Untuk Pelayanan Prime ” memang sudah seharusnya dilakukan. Pasalnya, informasi-informasi mengenai perlindungan bagi korban kecelakaan oleh Jasa Raharja perlu diketahui oleh mahasiswa.

“Diskusi ini sangat penting bagi kita, masyarakat , mahasiwa dan pengguna jalan . Karena masih banyak yang tidak memahami dan mengetahui ketika ada kecelakaan itu bukan saja ditangani pihak kepolisian tapi juga ditangani oleh Jasa Raharja dalam memberikan asuransi perlindungan bagi korban kecelakaan” tuturnya.

Sedangkan Ketua Jasa Raharja cabang Riau, Suhadi, SE.AAAIK. mengatakan bahwa Jasa Raharja merupakan asuransinya masyarakat Indonesia yang menangani atau yang memberikan pertolongan berupa santuna kepada masyarakat ketika mengalami kecelakan.”Bukan saja pengguna kendaraan tapi mereka pejalan kaki dan siapa saja.
Baik itu memberikan perlindungan bagi korban kecelakaan angkutan penumpang umum baik darat, laut dan udara,” sebutnya. Lebih jauh disampaikanya kedepan Jasa Raharja cabang Riau juga akan menyampaikan kepada Jasa Rahara Pusat mengenai masih kurangnya besaran dana santunan.

Terutama bagi luka-luka. ” Tentu saja kalau dinilai sudah tidak cukup lagi besaran dana untuk luka-luka yang maksimal hanya 10 juta. Dan ini harapan kita bisa menjadi kajian supaya bisa dinaikan,” tambahnya. Menurut Kasubdit Dikyasa Dirlantas Polda Riau AKBP Elvanis menyampaikan saat ini angka kecelakaan di Indonesia dan Riau cukup tinggi.

Hal tersebut sebagian besar diakibatkan karena masih rendahnya kesadaran pengendara. “Untuk itu, bagai mana pun bagaimana ini menjadi tugas kita bersama dan meningkatkan kesadaran dan patuhi tarta tertib lalulintas,” sebutnya. Untuk itu diharapkan seluruh peserta yang hadir dalam dialog ini bisa menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. “Tentu saja kita harapkan informasi-informasi yang diterima peserta paling tidak disampaikan kepada saudara dan tetangga terdekat. Karena pada dasarnya yang terpenting adalah mencegah,” lanjutnya.

Pentingnya informasi mengenai Jasa Raharja juga dirasakan mahasiswa Fakultas Ekonomi UMRI, Vina. ” Jujur saja informasi semacam ini ataupun dialog ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama pengguna kendaraan. Awalnya, tidak begitu tau dengan Jasa Raharja ini.

Namun, setelah ada dialog ini kita dan peserta lain mengetahui berapa besaran dan seperti apa tugas bapak dan ibu baik dari Jasa Raharja , Kepolisian Lalulintas dan Dinas perhubungan,” paparnya.***(ard)

Rayakan Kelulusan Corat coret Trotoar, 4 Pelajar di Pelalawan Diamankan

siswi diamankan corat coret dinding
siswi diamankan corat coret dinding

Pelalawan (SegmenNews.com)- Merayakan kelulusan ujian nasional (UN) tingkat SMA, saja melakukan aksi coret-coretan baju, tapi juga trotoar jalan komplek Bakti Praja jadi korban. Alhasil tiga siswi dan 1 siswa salah satu SMA di Pangkalan Kerinci tertangkap tangan oleh Satpol PP, Selasa (20/5) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Kasatpol PP Pelalawan Nipto Anin Ssos melalui Kasi Ops Rahmadani Ssos, Rabu (21/5) membenarkan adanya mengamankan empat pelajar SMA yang kedapatan mencoret trotoar di komplek Bakti Praja tersebut. ”Empat orang siswa SMA dan tiga diantaranya cewek dan satu laki-laki diamankan, karena mencoret pasilitas umum,” ujar Kasi Ops.

Namun sebelum mengamankan empat siswa SMA itu, kata Dani, pihanya telah melakukan antisipasi, setelah mengetahui sore hari akan di umumkan hasil UN tingkat SMA tersebut. Setelah tahun lalu beberapa pasilitas umum jadi korban coret-coretan, diantaranya jembatan, dan trotoar, dan gapura.

”Kita telah diperintahkan Kasat, untuk melakukan antisipasi dititik rawan, dengan mengerahkan 1 pleton personil Satpol PP. Terhadap daerah rawan coret-coretan dan kebut-kebutan,” ungkapnya.

Maka setelah beberapa rombongan siswa SMA yang kompoi dengan sepeda motor, dengan kondisi baju telah dicoret-coret, terlihat ada beberapa siswa SMA duduk di dekat trotoar, sambil menyemprotkan cat pilok. Alhasil tiga siswi dan satu siswa berhasil diamankan dan diangkut ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan.

Kemudian setibanya di kantor Satpol PP tiga siswi yang masih mengenakan baju putih yang telah dicorak-coret dengan pikot dan rok abu-abu, mendapat tindakan disiplin berupa pelatiahan baris berbaris (PBB). ”Setelah penyatap pembinaan kemudian ke empat pelajar itu membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatanya tersebut di pulangkan pada orang tuanya,” tutur Dani panggilan akrab Kasi Ops.

Ditambahkan Dani, para pelajar tingkat SMP sederajat yang juga akan merayakan kelulusan dihimbau tidak melakukan aksi coret-coret pasilitas umum dan kebut-kebutan, karena bukan saja merugikan diri sendiri tapi juga terhadap orang lain dan pasilitas umum lainnya.***(fin)

Pangkalan Kesal, SPBE Enggan Ganti Tabung Gas 3 Kg Bocor

tabung gas bocor
tabung gas bocor

Pelalawan (Segmennews.com)- Para pangkalan tabung Gas Elpiji 3 kilo di kota Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan mengeluhkan. Pasalnya tabungan gas yang baru dipasok dari Stasiun Pengisian Bahan Bahakr Elpiji (SPBE) melalui agen banyak yang bocor.

Menyikapi keluhan itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Pelalawan, Drs H Zuerman Das langsung turun bersama stafnya untuk melakuan pengecekan, Rabu (21/5). ”Kalau ada pangkalan yang mengeluh tabung gas mereka bocor dan tidak bisa ditukar, segera membuat laporan tertulis dengan kita,” ujar Kadisperindangsar.

Untuk memastikan keluhan, Kadisperindagsar mendatangi beberapa pangkalan, terlihat rata-rata tiap kali pasokan tabung gas 3 kilo subsidi mengalami kebocoran, hingga rawan menimbulkan kecelakaan. ”Kebocoran tabung gas bukan saja rawan menimbulkan kebakaran, tapi juga pangkalan rugi kalau tidak bisa di tukar,” papar Zuerman.

Jadi ungkap Zuerman setelah para pangkalan membuat laporan tertulis, pihaknya akan melayangkan surat ke Pertamina, Pekanbaru, terkait banyaknya tabung gas bocor, hingga rata-rata pengkalan mengalami kerugian materi sekitar Rp13,500 persatu tabung.

Sementara tiap hari pasokan tabung masuk tiap pangkalan oleh angen dengan mengunakan mobil truk, hingga rata-rata satu sampai empat tabung yang bocor harus ditanggung oleh pangkalan. Tapi saat akan di kembalikan agen juga mengeluh karena ppihak SPBE yang berlokasi di desa Simpang Beringin, kecamatan Bandar Sekijang, menolak menukar dengan dalih tidak ada tabung penganti yang rusak tersebut.

”Kita lihat nanti kesepakatan mereka antara pangkalan dengan agen dan Pertamina. Apa benar tabung gas yang di keluhkan pangkalan tidak bisa di tukar atau ada masalah bocor terjadi saat di bongkar atau bagaimana kini sedang dipelajari. Setelah kita turun mengecek pangkalan,” ulas Kadisperindangsar.

Setelah beberapa pangkalan ditinjau langsung Kadisperindangsar, juga memberikan peringatan keras, bagi agen, agar tidak menjual gas pada toko, karena data yang ada hanya 25 pangkalan memiliki izin di kecamatan Pangkalan Kerinci, sedangkan di Pangkalan Kuras 24 pangkalan, Pangkalan Lesung 9 pangkalan, Ukui 14 pangkalan, Bandar Petalangan 11 pangkalan, Bandar Sekijang 7 pangkalan, Bunut 3 pangkalan, sedangkan Pelalawan, Teluk Merantin dan Langgam 1 pangkalan.

”Kalau ada agen atau pemasok gas elpiji yang menjual di luar pangkalan atau kencing ke toko dan warung-warung di tengah jalan, akan kita tindak dan usulkan untuk dicabut izinya, karena telah menyalahi aturan yang ada,” tambahnya.***(fin)

Centeng Kampung Sumbringah di Vonis 16 BUlan

esPelalawan (SegmenNews.com)– Entah apa maksunya Suwardi alia War Palas (38) centeng kampung berterima kasih saat divonis 1 tahun 4 bulan atau 16 bulan kurungan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (20/5) sore.

Walau vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa penunut umum (JPU) Kejari Pangkalan Kerinci, 1 tahun 10 bulan itu. Tetapi pimpinan sidang PN Pelalawan A Rico Sitanggang SH, menilai terdakwa War Palas telah terbukti melakukan aksi pencurian buah sawit di areal PT Adei di desa Kemang, kecamatan Pangkalan Kuras, kabupaten Pelalawan.

Namun usai dijatuhi vonis terhadap centeng kampung itu, menerima putusan hakim dan saat berdiri langsung mengucapkan terima kasih sambil tertawa berlalu keluar dari ruang sidang dibawa pengawalan dua petugas kepolisian bersenjata lengkap, ketika digiring ke sel sementara PN Pelalawan.

Sehingga suasana sidang yang terlihat tenang sempat menundang perhatian pengunjung sidang, setelah terdakwa terus berterika mengucapkan terima kasih pada majelis hakim yang telah menjatuhkan vonis, begitu juga saat melirik JPU Cut Wardah SH MH yang telah menuntutnya 22 bulan tersebut.

”Terima kasih…..terima kasih,” teriak terdakwa sambil tertawa dengan wajah memerah berlalu keluar tanpa menyalami majelis hakim. Untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan atas ulah centeng kampung itu langsung digiring petugas kepolisian dan kejaksaan.

Sementara kasus pencurian sebagaimana telah diwartakan sebelumnya, bahwa terdakwa tertangkap sekuriti PT Adei yang melakukan pengamanan saat membawa mobil truk bermuatan buah sawit sekitar satu ton yang diambil di areal perusahaan. Tapi pihak sekuriti tidak berani menangkap langsung Siwar karena disegati sebagai centeng kampung.

Tetapi lebih memilih melaporkan kasusnya ke Polres Pelalawan, hingga akhirnya Was Palas berhasil ditangkap di rumah istri mudanya. Setelah sempat mendekam beberapa hari di sel Polres Pelalawan berkas rampung dan dinyatakan lengkap hingga kasusnya bergulir di PN Pelalawan.

Tapi setelah divonis 16 bulan penjara, kini satu kasus menunggu centeng kampung itu yakni kasus pengrusakan ampang-ampang alias besi portal kebun PT Adei, dengan cara menabrak dengan mobil Izusu Panther warna hijau BM 168 QU.

”Setelah vonis kasus 363 KUHP tentang pencurian kita lanjutkan minggu depan kasus 406 KUHP tentang pengrusakan,” tambah Cut usai sidang.***(fin)

Wabup Pelalawan Beri Semangat Lomba Desa Tingkat Provinsi

marwan ibrahimPelalawan (SegmenNews.com)- Dalam rangka mempercepat akselerasi proses pembangunan khususnya pembangunan desa/kelurahan, dalam upaya mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat, pemerintah berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarkat.

Untuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembangunan desa dengan melihat pada orisinalitas gagasan, kreativitas, aktifitas, upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan motivasi serta semangat swadaya gotong royong masyarakat.

Lomba desa yang di jadikan satu dengan penilaian lomba 10 program PKK terbaik tingkat kabupaten ini didasarkan pada peraturan Menteri dalam Negeri No. 13 Tahun 2007 tentang perlombaan Desa dengan Indikator penilaian perlombaan desa tahun 2013 meliputi indikator pendidikan, indikator kesehatan masyarakat, indikator Ekonomi masyarakat, indikator keamanan dan ketertiban, indikator partisipasi masyarakat, indikator pemerintahan Desa dan kelurahan, indikator Lembaga kemasyarakatan , indikator Pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Acara penilaian lomba desa terbaik tingkat Propinsi Riau di Kabupaten Pelalawan dihadiri Wakil Bupati Drs H Marwan Ibrahim, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Zamhur, Tim penilai lomba desa dari provinsi Andry Rinaldi SSos Msi, Junaidi SPT Msi.

Staf BPM Bangdes Taufik Hidayat SE Msi , Azwar Msd , Drs Said ismed, Yuli Defila SKM, RUI mares STTP, Yorin SSTP, Amir Hasan, Hj Nurmi SMak , Arlisman agus. Disamping itu juga Tim penggerak PKK Kabupaten Pelalawan Ratna Mainar Harris,
Camat Ukui Basarudin beserta kepala desa yg berada di Ukui

Saat sambutan Wakil Bupati Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim mengatakan, peranan desa, desa sebagai pemegang peran yang sangat vital dalam konteks pembangunan nasional dan daerah, sebagai organisasi pemerintahan yang paling bawah dan bersentuhan langsung dengan rakyat, desa ibarat akar yang melekat pada pohon besar dan sangat menentukan tegak tumbangnya Pohon tersebut.

Program pemberdayaan masyarakat menuju terwujudnya masyarakat yang berdaya dan mandiri saat ini lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat desa dan peme
rintah telah menggariskan berbagai kebijakan yang tertuang dalam berbagi program kegiatan pemberdayaan, baik program yang sifatnya fisik maupun program yang bersifat motivatif , seperti halnya pelaksanaan lomba desa yang terselenggara.

Marwan juga mengatakan, lomba desa secara dimaksudkan untuk menilai tingkat keberhasilan pembangunan desa dalam kurun waktu tertentu. Ini sebagai bentuk keseriusan Pemkab Pelalawan melaksanakan pembangunan di desa karena keberhasilan pembangunan daerah di tingkat nasional sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan di pedesaan karena sebagian besar masyarakat Indonesia berada di pedesaan.

Kemajuan pembangunan dalam kehidupan ini tidak dapat diraih dengan mudah tanpa perjuangan dan pengorbanan. Lebih lanjut disampaikan lomba desa ini bukan sekedar ajang beradu gengsi antar desa, namun untuk mengetahui kemajuan yang telah dicapai dan pembenahan-pembenahan yang harus dilakukan di masa mendatang. Disamping itu lomba juga sebagai media untuk mengasah kreativitas, menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap kemajuan desa masing-masing sehingga muncul rasa bangga sebagai warga desa.

”Kami mengingatkan kepada seluruh komponen masyarakat agar aktivitas yang telah dilaksanakan dalam perlombaan ini dijadikan pemicu dan pemacu untuk dapat dikembangkan dan ditingkatkan dalam berbagai bentuk kegiatan lainnya serta dilaksanakan secara berkelanjutan demi kemajuan desa masing-masing dimasa datang,”tegasnya.

Marwan berharap Kecamatan Ukui Desa Bukit Gajah dapat memenangi lomba ini. Desa Bukit gajah banyak memenangi lomba , dari kebersihan , etos kerja dan keamanan desa. Bagaimana Desa Bukit gajah Kecamatan Ukui kabupaten Pelalawan dapat memenangi lomba desa, karena tingkat provinsi ini sangat berpengaruh bagi Kabupaten Pelalawan.

Hal yang sama disampaikan dalam sambutan Camat Ukui Basarudin mengucapkan terimakasih kepada rombongan bupati pelalawan dan tim penilai lomba desa dari provinsi yang telah sudi hadir memenuhi undangan kami untuk menilai perlombaan di desa bukit gajah. Kami optimis bisa menang dalam lomba tingkat provinsi ini.***(fin)

Tor-Tor Mandailing Hiasi Perpisahan MTsN Dalu-Dalu

4iRokan Hulu (SegmenNews.com)- Tor-Tor Mandailing menghiasi acara perpisahan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Dalu-Dalu Kec Tambusai antara siswa/i kelas IX dengan Majelis Guru dan siswa/i kelas VIII dan VII, yang ditampilkan anak-anak MTsN Dalu-Dalu, Senin (19/5/2014) bertempat di kampus MTsN Dalu-Dalu.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Tambusai yang diwakili oleh Sekretaris Camat, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Ketua Komite Madrasah, Kepala MTsN Dalu-Dalu Drs Muslim beserta staf dan majelis guru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan orangtua wali murid.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyampaikan pujian atas kreatifitas para siswa, yang dapat menampilkan dengan baik, Tor-Tor Mandailing yang adalah kebudayaan daerah yang berasal dari Sumatera Utara. Penampilan tersebut tidak kalah apiknya dengan Tor-Tor yang dilaksanakan di tempat asalnya, Sumatera Utara.

Ahmad Supardi Hasibuan, yang juga ikut menortor, menyatakan bahwa Tor-Tor ini adalah tarian yang sangat produktif, sebab satu-satunya tarian yang langsung dapat menghasilkan uang adalah Tor-Tor, sedangkan tarian lainnya tidak langsung menghasilkan uang. Tercatat saat Tor-Tor dilaksanakan, terkumpul dana sumbangan sekitar 5 juta rupiah.

Ahmad Supardi menyampaikan 5 pesan khusus bagi seluruh alumni madrasah dimana sajapun berada, yaitu agar bersyukur dapat belajar di madrasah; melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi; Jangan cepat-cepat berfikir untuk menikah; Meningkatkan kreatifitas, dan jangan melupakan jasa guru dan orang tua.

Jika kelima pesan penting ini dilaksanakan, maka insya Allah anak-anak MTsN Dalu-Dalu ini akan dapat mengukir sejarah dan meraih prestasi gemilang dimasa-masa mendatang. Rohul ini sudah ditakdirkan menjadi negeri seribu suluk, maka peran alumni madrasah termasuk pondok pesantren sangat dibutuhkan, tegas Ahmad Supardi.

Kepala MTsN Dalu-Dalu Drs Muslim melaporkan bahwa siswa/i yang tamat tahun ini sebanyak 104 orang. Diharapkan bisa lulus 100 persen, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sekretaris Camat Tambusai, menyatakan bahwa animo masyarakat untuk masuk MTsN Dalu-Dalu ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Saya berharap agar masyarakat jangan ragu untuk menyekolahkan anaknya ke sini, sebab saya sendiri menyekolahkan anak-anak saya di MTsN ini.***(acce)

Kejati Diminta Serius Mengusut Dugaan Korupsi Bupati Rokan Hulu dan Kampar

demoPekanbaru (SegmenNews.com) – Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Pekanbaru, Senin (19/5/2014) menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

Dalam orasinya, massa meminta aparat penegak hukum di Riau serius mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu.

Pantauan di lapangan, massa dari HMI-MPO Pekanbaru sekitar pukul 10.45 WIB terlebih dahulu melakukan unjukrasa di depan pagar pintu masuk Kantor Gubri. Setelah puas melakukan orasinya dan memberikan pernyataan sikap mereka keperwakilan Gubri, massa terus bergerak sambil berjalan kaki ke Kantor Kejati Riau yang tepat berada di seberang kantor Gubri.

Sesampainya dipagar pintu masuk kantor Kejati Riau massa dikawal puluhan anggota Sabhara Polresta Pekanbaru. Di depan pagar tersebut massa yang membawa spanduk besar dari kain putih dan poster penuh dengan berbagai tulisan melakukan orasinya silih berganti.

Koordinator Lapangan Hendra dalam orasinya menyampaikan, penyuapan yang dilakukan Bupati Rohul Achmad kepada KPU Riau merupakan tindakan kejahatan yang dilakukan oleh penyelenggara negara terhadap penyelenggara negara.

“Kami minta Polda Riau dan Kejati Riau segera mengusut suap Bupati Rohul itu,” ujar Hendra.

Kemudian tambah Hendra, aparat penegak hukum di Riau ini juga harus serius mengusut tuntas dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Kampar Jefry Noer, diantaranya jalan-jalan ke London membawa istri dan dua anaknya, korupsi baju koko.***
Red: Sondri
Sumber : Tribun Pekanbaru

Dumai Anggarkan Rp9,1 Miliar Bangun Jaringan PJU

pjuDumai (SegmenNews.com) – Tahun ini, Pemerintah Kota Dumai akan melakukan perluasan jaringan penerangan jalan umum (PJU) pada tujuh kecamatan di wilayah itu dengan total anggaran Rp9,1 miliar.

Kepala Dinas Tatakota, Pertamanan dan Kebersihan (DTKP) Kota Dumai Zulfa Indra menjelaskan, rencana menambah pemasangan jaringan PJU itu merupakan usulan masyarakat dari hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan.

“Penambahan jaringan baru tersebut akan dilaksanakan di wilayah yang belum tersentuh lampu penerangan jalan dan sebagai bentuk pelayanan pemerintah terhadap kebutuhan publik,” katanya

Dijelaskannya pembangunan PJU akan dilaksanakan pada tujuh kecamatan yaitu Dumai Timur senilai Rp2,5 miliar yang berada di 8 lokasi kelurahan, kemudian Dumai Barat sekitar Rp631 juta di 9 lokasi kelurahan.

Lalu Dumai Kota dengan anggaran sebesar Rp532 juta untuk pembangunan di 6 lokasi kelurahan, Dumai Selatan senilai Rp891 juta pada 9 lokasi kelurahan dan Bukit Kapur sebesar Rp1 miliar pada 14 lokasi kelurahan.

“Pembangunan JPU, juga akan dilakukan pada dua kecamatan pinggiran Dumai yaitu Medang Kampai dengan anggaran sebesar Rp2,7 miliar untuk di 8 lokasi dan Kecamatan Sungai Sembilan senilai Rp791 juta di 9 lokasi,” terangnya.

Menurut dia pembangunan lampu penerangan jalan tersebut terdiri dari pengadaan jaringan tegangan rendah di kawasan jalan lingkungan dan sambungan listrik ke rumah penduduk yang belum tersentuh jaringan.

“Perluasan jaringan PJU itu nantinya, akan dilengkapi dengan meterisasi atau alat pengukur penggunaan daya listrik,” ujarnya.

Pada tahun 2013, Pemkot Dumai sudah mendirikan PJU pada 573 lokasi kelurahan dengan 114 titik yang sudah dipasangi alat meterisasi yang diminta dari partisipasi warga setempat untuk menjaga dan mengawasi bersama.

Program perluasan PJU dan jaringan listrik itu diharapkan dapat memenuhi hak penerangan bagi masyarakat di seluruh wilayah dan demi terciptanya kondisi aman dan kondusif di lingkungan.***
Red:Sondri
Sumber : antara

Marwan Ibrahim: Harkidnas Semangat Evaluasi Diri

Marwan Ibrahim
Marwan Ibrahim

Pelalawan (SegmenNews.com)- Momentum 1908 dan 1928 adalah momentum kaum muda bercita-cita Indonesia merdeka. Pemikiran dan cita-cita berlanjut melalui perjuangan para para pemuda periode tahun 1945-1949. Revolusi kemerdekaan yang membangunan nasionalisme tanpa pandang dulu, revolusi yang menjadi motor penggerak mobilitas sosial bagi seluruh komponen bangsa.

Revolusinya yang pada gilirannya memberi ruang dan peluang bagi setiap anak bangsa dan berbakti,mengabdi dan berkiprah sesuai profesi, keahlian dan bidang yang digelutinya. Makna nasionalisme seseungguhnya yakni penerapan cara berpikir, bersikap dan berperilaku yang secara ideologis merupakan kristalisasi kesadaran berbangsa dan bernegara.

Sejalan dengan semangat dan jiwa kebangkitan nasional tahun ini bertema maknai kebangkitan nasional melalui kerja nyata dalam suasan keharmonisan dan kemajemukkan bangsa. Tema mengandung tiga makna yang sekaligus menjadi instrument ukuran sejauh mana nilai-nilai nasionalisme terimplementasi dalam karsa, cipta dan karya kekinian secara nyata.

Saat sambutan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika pada upacara peringatan hari kebangkitan nasional ke 106 tahun 2014, Wakil Bupati Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim mengatakan, dalam rangka tetap menjaga semangat nilai-nilai kebangsaan yang telah dirintis oleh para pendahulu, tidak boleh lengah, tapi justru harus semakin waspada dan cerdas dalam menghadapi berbagai perubahan dan kemajuan yang berproses secara terus menerus.

” Jika dihitung dari titik awal kebangkitan nasional tahun 1908, maka pada tahun 2014, kita sudah lebih dari seratus tahun berproses dalam kesadaran untuk menjadi bangsa berdaulat, menjadi bangsa yang memiliki identitas dan jati diri ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,”ungkapnya.

Marwan Ibrahim juga mengatakan, mengimplementasikan romantisme perjuangan tersebut pola pikir, pola sikap dan perilaku kebangsaan selaras dengan tuntutan zaman. Membangun Indonesia baru di masa depan adalah antitesis dari kepentingan kelompok dan individu, antitesis berpikir kedaerahan, antitesis dari cara berperilaku kepartaian atau golongan.

Marwan menambahkan, fenomena kemajemukkan yang bergulir akhir-akhir ini tampaknya sedikit mengalami kepenggerusan dari hakekat nasionalisme itu sendiri. Semangat persatuan demi menjunjung tinggi sikap nasionalisme yang dulu didambakan dan dibanggakan kini menjadi kekhawatiran bersama.

Konflik antar etnis, antar agama, tawuran antar pelajar, tawuran antar warga, sikap prasangka antar kepentingan, konflik horizontak dan gangguan keamanan yang masih sering terjadi adalah fenomena kebangsaan yang perlu sikapi secara hati-hati.

Oleh karena itu, semangat dan makna peringatan hari kebangkitan nasional tahun 2014 ini adalah semangat untuk berani melakukan evaluasi diri, semangat bagi penguatan komitmen seluruh komponen dan potensi bangsa dalam membangunan Indonesia kedepan yang lebih baik.***(fin)

Polres Pelalawan Gulung Empat Sindikat Narkoba

Empat Sindikat Narkoba Diamankan di Mapolres Pelalawan
Empat Sindikat Narkoba Diamankan di Mapolres Pelalawan

Pelalawan (SegmenNews.com)- Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Pelalawan berhasil mengulung empat sindikat narkoba jenis sabu-sabu dan salah satunya ibu rumah tangga (IRT) bernama Asmarida (43) diduga sebagai bandarnya di tiga lokasi berbeda, Senin (19/5) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Sedangkan kiga tersangka lainya yakni Rudi Hartono (30) dan Aris (21) ditangkap di desa Kemang, kecamat Pangkalan Kuras, kemudian tersangka Roni Bintang (30) tukang parkir ditangkap di lapangan motor cros Pangkalan Kerinci. Dengan barang bukti tiga paket sabu, perangkat alat hisap, tiga unit hp dan dua sepeda motor.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, Selasa (20/5) membenarkan adanya penangkapan empat tersangka narkoba dan salah satunya wanita tersebut.

“Ke empat tersangka telah diamankan Sat Narkoba untuk diproses lebih lanjut,” ujar Paur Humas.

Dijelaskan Paur Humas, bahwa penangkapan pertama yang dilakukan oleh Sat Narkoba Polres Pelalawan, setelah mendapat informasi dari masyarakat di desa Kemang, marak peredaran narkoba. Maka Kasat Narkoba AKP Edi Yasman langsung memerintahkan personilnya untuk melakukan penyelidikan ke lapangan.

Alhasil dua pemuda berhasil digerebek saat akan mengelar pesta sabu-sabu disebuah rumah di desa Kemang, tanpa perlawanan berarti Rudi dan Aris berhasil ditangkap dengan barang bukti satu paket sabu seharga Rp500 ribu, Hp, dan uang tunai sebesar Rp700 ribu, serta sepeda motor Scoppy warna hitam tanpa nomor polisi ikut disita.

Kemudian dari pengakuan Rudi kalau barang haram itu didapat dari seorang tukang parkir di kota Pangkalan Kerinci, kemudian tersangka Roni yang tinggal di perumahan Solarindo, desa Makmur, Pangkalan Kerinci. Untuk meringkus tersangka Roni dipancing keluar oleh polisi untuk melakukan transaksi dan disepakati untuk melakukan transaksi di Jalan Sultan Syarip Hasim di lapangan motor cross saat duduk di atas motor Yamaha BM 2996 IC.

Ketika menunggu pembeli Roni berhasil ditangkap dan ditangan ditemukan satu paket sabu setegah jie dengan harga sebesar Rp1 juta. Dari pengakuan tersangka Roni mengaku mendapat pasokan sabu yang di edarkan dari seorang wanita bernama Asmarida yang disebut-sebut tiga tahun lalu suaminya ikut mendekam di Lapas Pekanbaru dengan kasus serupa.

Maka tim Opsnal Sat Narkoba Polres Pelalawan langsung melakukan penyergapan di sebuah rumah toko (Ruko) digunakan tempat tinggal bandar narkoba tersebut. Tapi saat mengetahui polisi datang, Asmarida berusaha membuang sabu ke lantai, tetapi keburu dipergoki polisi hingga satu paket berhasil ditemukan.

Tidak sampai disitu, polisi yang mencurigai wanita itu sebagai bandar, ruko yang dihuninya tersebut digeledah dan ditemukan perangkat alat hisap berupa bong, serta alat timbang digital. Kemudian Asmarida digiring ke Mapolres Pelalawan, untuk menjalani pemeriksaan.

Sekarang tim Sat Narkoba masih melakukan pengembangan untuk menyelidiki siapa pemasok sabu-sabu tersebut. Setelah empat tersangka berhasil ditangkap dengan bukti sabu sebanyak tiga paket tersebut,” tambah Edy.***(fin)