Beranda blog Halaman 2646

Panen Sawit Orang, Tiga Warga Pelalawan Dibekuk

sawitPelalawan (SegmenNews.com)- Dua kakak dan adik Zr (39) bersama dengan adiknya Sy (23) dan temanya Bs (27) tertangkap sekuriti usai memanen sawit KKPA PT Adei di desa Telaya, Kecamatan Pelalawan.

Akibatnya setelah kedua kakak adik serta temannya dicokok sekuriti perusahaan di giring ke Mapolres Pelalawan, dengan barang bukti (Barbuk) sebanyak 60 tandan buah sawit, dua sepeda motor yang digunakan untuk mengangkut sawit hasil curiannya tersebut.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Hariyanto, membenarkan penangkapan tiga pelaku pencurian sawit. ”Kini ketiganya telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif, , Selasa (21/5/14)” ujar Paur Humas.

Sementara dijelaskan Paur Humas, bahwa penangkapan para pelaku itu berawal kecurigaan pihak sekuriti PT Adei yang melakukan patroli rutin di kawasan perkebunan. Melihat ada tiga pemuda sedang duduk santai di dekat sepeda motor yang penuh dengan buah sawit.

Ketika di hampiri petugas sekuriti terlihat ketiga pemuda yang sama-sama tinggal di desa Sering terlihat gugup. Walau sempat berkilah kalau sawit yang diangkut di panen di kebun milik orang tuanya. Tapi setelah ditelusuri ternyata mereka baru saja mengambil sawit di lahan KKPA PT Adei.

Maka ketiga pelaku langsung dicokok sekuriti dan terkuak dari hasil intograsi ternyata dua pelaku masih adik-beradik kandung, sedangkan satu pelaku lagi teman walau masih ada hubungan keluarga tapi jauh. Sehingga ke kompakan ketiganya harus mendekam dibalik jeruji besi.

Setelah ditangkap sekuriti, kemudian di serahkan ke Polres Pelalawan, bersama barbuk, 60 tanda buah sawit baru panen, dua sepeda motor, dodos, serta keranjang yang digunakan untuk beraksi. ”Atas perbuatan pelaku kini telah diamankan dengan di jerat pasal 363 KUHP,” tambah Paur Humas.**(fin)

Gawat!! Bocah 4 dan 7 tahun di Siak Dicabuli

Pelaku pencabulan
Pelaku pencabulan

Siak (Segmennews.com)- Dua pemuda tanggung warga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Septean Rudi (13), dan Giska Utama ditangkap jajaran Polres Siak karena diduga melakukan perbuatan cabul dan sodomi terhadap belasan anak-anak di bawah umur.

Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kasat Reskrim AKP Hari Budiyanto, Kamis (22/5/14) menjelaskan perbuatan cabul dan sodomi terhadap anak dibawah umur, yang dilakukan dua tersangka yang juga dibawah umur telah ditrangkap dan masih menjalani proses pemeriksaan.

“Kedua tersangka melakukan di lokasi, waktu, dan korban yang berbeda. Atas adanya laporan dari orang tua koran, maka tersangka ditahan dan menjalani proses hukum selanjutnya,” terang Kasat Reskrim.

Tersangka Septean Rudi memakan korban dua orang yakni inisial SM (4), dan JA (7) warga Kecamatan Tualang. Pengakuaan tersangka bahwa, ia memanggil korban JA kerumahnya untuk nonton flim kartun dan setelah itu timbul niat korban untuk melakukan perbuatan mesum itu.

Saat itu, tersangka mengajak JA, “kita gitu-gitu yok” ujarnya. Setelah itu tersangka membuka celana JA dan menyelipkan kemaluannya hingga orgasme. Dan hal yang sama dilakukan terhadap korban SM.

“Saya teringat dengan cerita teman-teman di sekolah bang! Dan saat aku dan JA nonton, aku bilang sama dia yok kita gitu-gitu. Dan aku buka celananya sampai lutut dan aku gitu-gitukan sampai keluar cairan aku bang,” terang Septean Rudi.

Dan untuk tersangka Giska Utama, diantara korbannya adalah inisial BM, FZ, HY, RH, dan HV. Perbuatan tersangka ternyata diungkapkan salah satu korbannya ke orang tuanya, yakni kejadiannya Selasa (6/5/14) lalu di Pondok karet BTN Cendrawasih blok E 2 No 6 Desa Perawang Barat Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak sekitar pukul 13.00 WIB.

Tersangka dilaporkan Eva Yani (29) orang tua BM, kejadian diungkapkan BM bahwa, pada saat tersangka menonton tv di rumah bersama BM. Saat itu orang tua BM bilang kepada anak nya jangan memberikan “tutut” nya (kelamin) kepada sembarangan orang, dan kemudian BM menjawab “Gak ada bunda cuman kepada bang GISKA saja,” mendengar jawaban dari BM, orang tuanya terkejut.

Setelah itu, ia kembali menanyakan ke BM, apa-apa saja yang dilakukan tersangka kepadanya. Dikatakan BM bahwa, tersangka menyuruhnya untuk oral, dan BM juga mengakui telah di sodomi tersangka sebanyak dua kali.***(rinto)

Lagi, Siak Lambungkan Nama Riau di tingkat Nasional

Foto Bersama Usai menerima Piala Penghargaan Juara ke II Lomba BBGRM tingkat Nasional di Jakarta
Foto Bersama Usai menerima Piala Penghargaan Juara ke II Lomba BBGRM tingkat Nasional di Jakarta

Siak (SegmenNews.com)- Untuk kesekian kali, Kabupaten Siak kembali menorehkan prestasi ditingkat nasional. Sempena puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 42 tingkat nasional kemarin di Jakarta (22/5/2014), Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyerahkan plakat penghargaan kepada Bupati Siak Drs.H.Syamsuar M.Si.

Predikat juara dua nasional untuk kategori Desa Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat diberikan kepada Desa Seminai Kabupaten Siak untuk tingkat nasional, predikat tersebut diberikan berdasarkan penilaian tim Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Dalam Negeri yang turun ke Desa Seminai Kecamatan Kerinci Kanan beberapa waktu lalu. Sebagai satu-satunya perwakilan untuk kategori desa dari Provinsi Riau, prestasi yang berhasil diraih Kabupaten Siak tersebut sekaligus juga melambungkan nama Riau ditingkat nasional.

Usai menerima penghargaan, Bupati Siak yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj.Misnarni Syamsuar mengaku bangga dengan hasil menggembirakan tersebut.” Penghargaan ini saya harapkan dapat memberikan motivasi bagi desa-desa lain untuk mengikuti keberhasilan yang diraih Desa Seminai. Momentum ini juga membuat jajaran Pemerintah daerah maupun pemerintah kecamatan dan desa bersama masyarakat untuk senantiasa memelihara semangat gotong royong ditengah masyarakat” jelasnya. Orang nomor satu di Kabupaten Siak ini juga berharap tingkat partisipasi masyarakat di desa-desa akan semakin membaik dalam hal mengejar ketertinggalan pembangunan dari desa-desa yang telah maju saat ini.
Hal senada juga disampaikan Kepala BPMPD Kabupaten Siak, Abdul Razak juga berharap prestasi Desa Seminai dapat memotivasi desa-desa lain untuk mempersiapkan diri mengikuti kegiatan serupa tahun depan. “Desa yang sudah meraih juara sesuai aturan tidak diikutsertakan kembali tahun depan, jadi desa-desa yang lain diharapkan untuk dapat bersiap-siap mewakili Kabupaten Siak di ajang lomba desa sempena BBGRM tahun mendatang” ujarnya.

Disatukannya pelaksanaan BBGRM dan HKG tingkat nasional tahun ini, dikatakan Mendagri Gamawan Fauzi sengaja dilaksanakan bersamaan mengingat keduanya merupakan dua hal penting yang satu sama lain sama-sama penting tidak terpisahkan. “Jangan hanya sekedar seremonial diulang2, tapi pelaksanaan kegiatan ini bermakna kita harus mampu menjadi pemersatu nilai gotong royong dlm keluarga, jangan menjadi orang Indonesia yang berkepribadian asing”ujarnya.

Tampak hadir mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Kabuapten Siak Hj Rasyidah Alfedri, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Siak Hj Rahimawati Hamzah, Camat Kerinci Kanan Zainal Abidin SSTP, MSi, dan Kepala Desa Seminai Abdul Salam. Rangkaian acara dilaksanakan selama 4 hari dengan agenda pameran produk kerajinan PKK, Sosialisasi UU Desa, dan ditutup kegiatan puncak peringatan BBGRM dan HKG PKK ke 42 di halaman kantor Ditjen PMD Jakarta.***(rinto)

KPK: Mentri Agama Suryadharma Ali Tersangka

Johan Budi
Johan Budi

Jakarta (SegmenNews.com)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mentri Agama Surya Dharma Ali sebagai tersangka tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013.

Dikatakan Juru bicara KPK, Johan Budi pada konfrensi pers, Kamis (22/5/14) pukul 19:30 wib malam di gedung KPK bahwa anggaran penyelenggaraan haji senilai Rp 1 triliun, namun kerugian Negara pihak KPK masih tahap penghitungan.

“Pekan lalu penyidik KPK sudah gelar perkara dalam proses penyelidikan pada penyelenggaraan Ibadah Haji, dan telah mengumpulkan data hingga di Arab Saudi. Saat ini Mentri Agama SDA ditetapkan tersangka tindak korupsi,” jelas Johan.

Dipaparkan lagi, Surya Dharma Ali disangkakan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang-Undang no 31 sebagaimana diubah Undang-Undang no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Ditanya sejauh mana keterlibatan Surya Dharma Ali, Johan Budi menyatakan SDM menyalah gunakan wewenang penyelenggaraan Haji.

Sementara untuk tersangka lain, Johan menjelaskan jika ada 2 alat bukti, cukup untuk dijadikan tersangka lainnya yang terlibat.***(man)

Kajati Riau Diganti

Kajati Riau, Eddi Rakamto
Kajati Riau, Eddi Rakamto

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kepala Kejaksaan Tinggi Riau segera diganti dari Eddy Rakamto SH MH kepada pejabat baru, Setia Untung Arimuladi SH MH yang saat ini menjabat Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI.

Informasi ini diperoleh dari beberapa jaksa di Kejaksaan Tinggi Riau, Kamis (22/5), rotasi dilingkungan Kejaksaan Agung RI, termasuk pergantian Kepala Kejaksaan Tinggi Riau tertuang pada surat Keputusan Jaksa Agung No: Kep-087/A/JA/05/2014 tanggal 20 Mei 2014.

Eddy Rakamto SH, MH yang telah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau sejak 9 November 2012 lalu, saat ini dipercaya menjabat sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Agung RI.

“Informasinya sudah santer di Kejaksaan Tinggi Riau, namun surat Keputusannya belum sampai ke Kejaksaan Tinggi Riau, diperkirakan pelantikan sekaligus serah terima jabatan akan dilakukan pada 28 Mei mendatang atau paling lambat awal bulan depan,” ujar sumber di Kejaksaan Tinggi Riau.***(hasran)

Ahmad Dhani Pertanyakan Kejantanan Pria Yang Tak Dukung Prabowo

kapanlagi.com
kapanlagi.com

SegmenNews.com– Secara terang-terangan, suami Mulan Jameela itu memaparkan sosok Prabowo Subianto di matanya. Setiap laki-laki jantan, katanya akan mengikuti langkahnya. Justru dia mempertanyakan kejantanan pria yang tidak medukung Mantan Pangkostrad itu untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini.

“Saya rasa hampir semua lelaki jantan milih Prabowo. Kalau lelaki nggak memilih Prabowo kejantanan perlu dipertanyakan,” katanya diiringi gelak tawa peserta deklarasi GEMA Indonesia.***
Red: Son
sumber: kapanlagi.com

Guntur Bumi Pimpin Pengajian di Tahanan

gunturSegmenNews.com– Selama menjalani masa tahanan di Polda Metro Jaya, Muhammad Susilo Wibowo alias Guntur Bumi ternyata masih dipercaya untuk memimpin pengajian dan ibadah lainnya. Kasus dugaan penipuan, pelecehan seksual dan penganiayaan yang dituduhkan kepadanya seolah tidak menjadikan gelar Ustaz pada Guntur Bumi dipertanyakan.
“Terakhir ketemu, saya lihat dia mimpin pengajian di sana,” kata Sunan Kalijaga, pengacara Guntur Bumi di Menara Global, Jakarta Selatan, Selasa (20/05).

Ditambahkan oleh Sunan Kalijaga, Guntur Bumi belum meninggalkan sisi relijiusnya meski saat ini ia mendekam di dalam penjara. “Dia masih rajin ngaji, salat,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Guntur Bumi dilaporkan oleh beberapa orang yang mengaku korban dan juga karyawan praktik pengobatannya. Ia lantas diciduk oleh polisi atas kasus penipuan.

Guntur Bumi disebutkan oleh sang pengacara sempat memimpin pengajian di penjara.Guntur Bumi disebutkan oleh sang pengacara sempat memimpin pengajian di penjara.
Di dalam penjara, kondisi Guntur Bumi cukup tertekan. Ia sempat merasa stres. Terutama karena sang istri saat ini tengah mengandung dan anak-anaknya masih kecil dan memerlukan bimbingan seorang ayah.

“Wajar kalau dia stres. Dia kan lagi ditahan, banyak masalah, dan istrinya juga lagi hamil. Jadi wajar lah,” ungkap Sunan.

Namun secara keseluruhan kondisi Guntur Bumi diakui pengacara tersebut dalam keadaan baik. Sementara itu istri Guntur Bumi beberapa waktu silam juga sempat diperiksa penyidik terkait laporan Abdul Hakim Rauf di Polda dan Polres Balikpapan.

“Kondisinya baik, dia sampaikan ke kami dari awal dia nyatakan tolong akomodir orang-orang yang merasa keberatan kasih sedekah betul atau tidak,” tandasnya.***

 

 

Red: Son

sumber: kapanlagi

Mahasiswa Pelaku Pencabulan ABG di Pekabaru Diringkus

tangkapPekanbaru (SegmenNews.com)- Polresta Pekanbaru sudah meringkus tujuh orang pria dan langsung menetapkan mereka sebagai tersangka pencabulan terhadap seorang gadis berusia 14 tahun di Kota Pekanbaru.

“Para pelaku sudah kita tangkap seluruhnya. Mereka sampai sekarang masih kita mintai keterangan,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar kepada wartawan, Kamis (22/5/2014).

Polisi menangkap mereka semua di tempat kos di Jalan Pahlawan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. “Mereka yang melakukan perkosaan ini seluruhnya anak kost. Ada juga yang berstatus mahasiswa,” kata Arief.

Ia menjelaskan para tersangka adalah Aren Agustinus (19), Suryadi Wijaya (19). Polisi meringkusnya pada Selasa (20/5/2014). Kemudian pada Rabu (21/5/2014) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, polisi menangkap Erwin (21) yang berstatus mahasiswa. Selanjutnya menangkap Rio Adperdian (22), Bembi Arly Setiawan (20), Eko Akri Banus (20), Berian Winanda (20).

Dalam berkas kepolisian dijelaskan bahwa peristiwa perkosaan ini terjadi pada Senin (19/5/2014). Saat itu korban diminta oleh orangtuanya untuk berbelanja ke warung. Saat berbelanja, korban bersama teman perempuan sebayanya.

Usai berbelanja keduanya masih sempat jalan bersama. Namun dipersimpangan jalan mereka berdua berpisah.

Saat korban berjalan sendirian, ia dihampiri seorang pria bersepeda motor. Korban mengaku sempat disekap dan langsung dibawa ke salah satu rumah kost.

Sesampainya di rumah kost tersebut, ternyata di sana banyak pria remaja lainnya. Korban dipaksa masuk kamar, dan menjadi korban pelampiasan nafsu bejat para pelaku.

Ia mengatakan korban yang bisa dikategorikan sebagai Anak Baru Gede (ABG) itu mengalami trauma mendalam akibat perbuatan para tersangka.

Arief juga mengaku prihatin sebab para pelaku masih anak-anak muda dan remaja.***
Red: Son
Sumber : antara

Tanda-tanda Ical akan Dikudeta dari Ketum Golkar

icallSegmenNews.com– Posisi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) sepertinya mulai digoyang. Ical kabarnya akan dilengserkan dalam musyawarah nasional (Munas) Golkar pada Oktober 2014 nanti.

Sejumlah sayap Golkar sudah mulai pasang kuda-kuda. Posisi Ical digoyang setelah mantan Menko Kesra itu memutuskan bergabung dengan kubu Prabowo-Hatta dalam pertarungan pilpres.

Ical memutuskan bahwa Golkar berkoalisi dengan Partai Gerindra, PAN, PKS, PPP, dan PBB. Dukungan Ical inilah yang membuat internal Golkar langsung terbelah.

Sejumlah kader yang tak setuju dengan keputusan Ical tak tinggal diam. Mereka langsung melakukan manuver. Berikut ini manuvernya:
1. Sayap Golkar mulai konsolidasi
Tiga sayap Partai Golkar mulai bergerak untuk mempersiapkan Munas pada Oktober 2014. Ada tiga ormas pendiri Golkar atau biasa disebut Tri Karya mulai turun ke daerah untuk konsolidasi mempersiapkan Munas Partai Golkar.

Tri Karya itu adalah MKGR, Kosgoro dan SOKSI. Ketiga ormas itu sudah mengirimkan tiga perwakilannya dan kemudian membentuk tim 9 atau tim Wali Songo. Tim ini diketuai oleh politikus senior Partai Golkar Zainal Bintang.

Menurutnya, jabatan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sesuai Munas sudah berjalan lima tahun. Ical sebelumnya terpilih sebagai ketua umum Golkar pada Munas di Pekanbaru pada 7 Oktober 2009.

“Tujuan Tim Wali Songo adalah menegakkan AD/ART Golkar, khususnya dgn pelaksanaan Munas Golkar. Sesuai bunyi AD/ART Golkar, siklus Munas itu tiap 5 tahun,” ujarnya.

2. Langgar AD/ART

Kata Zainal, kubu Ical telah mengantongi rekomendasi Munas di Pekanbaru 2009 yang menyebut masa kepengurusan sampai Oktober 2015. Alasan kubu Ical ini dinilai telah menyalahi aturan.

“Tim Tri Karya yang sudah berkonsultasi ratusan pengurus Golkar DPD II yang sempat hadir pada Rapimnas VI, menganggap keputusan yang sah adalah, mengikuti bunyi AD/ART Golkar yaitu bahwa Munas diadakan setiap 5 tahun,” jelasnya.

“Adapun dengan adanya rekomendasi Munas Golkar di Pekanbaru yang mau memperpanjang masa jabatan Ical sampai dengan Oktober 2015, maka sesuai dengan bunyi AD/ART rekomendasi itu dinyatakan batal demi hukum,” imbuhnya.

3. Politikus senior Golkar mulai rapatkan barisan
Sejumlah politikus senior partai Golkar sudah mula merapatkan barisan. Mereka berkumpul di Hotel JW Marriott Mega Kuningan Jakarta mengkritisi kebijakan Ical yang telah berlabuh ke kubu Prabowo. Dalam pertemuan itu yang hadir di antaranya; Priyo Budi Santoso, Aksa Mahmud, Fahmi Idris, Andi Mattalatta, Yorrys Raweyai, Agung Laksono, dan Zainal Bintang.

Agung Laksono misalnya, dia bersuara lantang agar Ical tak semena-mena memecat kader Golkar yang mendukung Jokowi-JK. Menurutnya, hal ini akan memperburuk kondisi di internal partai.

“Kami sudah lakukan dan kami hormati kami pendiri Partai Golkar kalau ada yang kurang kami minta diperbaiki. Kalau ada yang beda pendapat jangan diancam. Secara pribadi itu dia dan Tuhan. Secara lembaga ada aturannya,” jelasnya.
4. Kirim surat ke Ical
Setelah melakukan pertemuan, para politikus senior ini sepakat untuk mengirim surat kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Surat itu akan mempertanyakan keputusan Ical yang memutuskan berlabuh ke kubu Partai Gerindra.

“Pikiran banyak sekali ujung kita nanti secara formal pikiran dari itu akan dihimpun surat kepada Ketum Golkar untuk mohon perhatian dan jawaban beberapa pokok persoalan yang dipandang penting dalam menjalankan tugas partai,” kata Ketua DPP Priyo Budi Santoso, Kamis (22/5/2014).

Dia menjamin, pertemuan tadi tidak akan menggugat keputusan Ical yang memilih bergabung ke Gerindra. “Tapi lebih ingin menanyakan kenapa hasil rapimnas kepada ARB tidak berhasil dan memberikan fungsi lain,” ujarnya.

Priyo berharap, bagi kader muda yang mendukung pasangan Jokowi-JK tidak perlu diberi sanksi. Menurutnya, sanksi pemecatan malah akan membuat gaduh internal partai.

“Kita tidak perlu repot-repot memberi peringatan dan pemecatan bikin suasana gaduh dan tidak kondusif,” katanya.***
Red: Son
Sumber: merdeka.com

HUT Pekanbaru Ke-230, Pegawai Lomba Kupas Kelapa

kantor walikota pekanbaruPekanbaru (SegmenNews.com)– Bersampena Hari Ulang Tahun (HUT) Pekanbaru ke -230 tahun ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru menggelar berbagai lomba olahraga masyarakat. Salah satunya yang unik dan trasional adalah lomba mengupas kelapa.

Lomba kupas kelapa ini akan di peruntukkan bagi para pegawai di kalangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

“Untuk HUT nanti kita akan menggelar lomba untuk para pegawai di lingkungan Pemko. Lomba ini berupa lomba kupas kelapa bersama masyarakat. Hal ini dilakukan agar antara kalangan pegawai dengan masyarakat lebih menyatu. Intinya dengan biaya yang seadanya, masyarakat dapat merasakan makna hari jadi Pekanbaru,” ujar Kepala Dispora, Pekanbaru, M Yusuf, Kamis (22/5/14).

Lomba olahraga lainnya yang juga tidak kalah menariknya dan melibatkan masyarakat lomba senam, jalan santai, footsal dan layangan hias.

“Nantinya acara yang akan digelar antara lain seperti lomba Senam Kesehatan Jasmani di tiap kecamatan, jalan santai bagi masyarakat Pekanbaru,Futsal, dan juga layang hias ” jelasnya.

Lanjut Yusuf, Dispora Pekanbaru juga akan menggelar turnamen sepakbola Walikota Cup.

“Untuk sepakbola itu ada batas usia tertentunya, mereka juga memakai nama club sendiri, namun masih di bawah nama kecamatan,” tandasnya

Lebih jauh dikatakan Yusuf, untuk sempena hari jadi Kota Pekanbaru, Dispora membuat berbagai kegiatan yang memang digaungkan dengan merangkul semua lapisan masyarakat.***(chir/war)