Beranda blog Halaman 2645

Tapal Perbatasan Pelalawan-Pekanbaru Temui Titik Terang

Pelalawan (SegmenNews.com)- Saat ini Kabupaten Pelalawan sedang dihadapi sedang dihadapi dengan permasalahan tapak perbatasan antara Kabupaten dan Kota. Permasalahan ini sudah terjadi sejak belum pemekaran menjadi Kabupaten sendiri. Tapi dengan terjadinya polemik seperti Pemerintah Kabupaten Perlalawan tidak tinggal diam setiap saat selalu melakukan mediasi untuk membahas tapak batas dengan pemerintah Kota Pekanbaru.

Hal hasil permasalahan perbatasan antara Kabupaten Pelalawan antara Pemerintah Kota Pekanbaru sudah menemukan titik terang, dimana permasalahan tersebut sudah dibahas pada hari Jumat (23/5). Perbatasan tersebut ditentukan pada perjanjian perbatasan pada acuan Kabupaten Kampar dengan Pemerintah Kota Pekanbaru tahun 1988.

Asisten I Setdakab Pelalawan Hadi Penandio mengatakan, untuk permasalahan sudah menemukan titik terangnya, dimana pertemuan beberapa hari yang lalu sudah dibahas, perbatasan itu dipakai pada acuan yang lama. Saat ini tim dari Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkab Pelalawan sudah turun kelapangan untuk menentukan titik koordinat perbatasan.

Hadi Penandio juga mengatakan, untuk permasalahan perbatasan Pelalawan dengan Kabupaten Siak akan dilanjuti lagi tentang masalah aset dimana terdapat salah satu sekolah yang terletak diperbatasan. Nantinya juga akan dibahas masalah anak-anak Siak yang sekolah diperbatasan akan dibahas juga pendidikan gratis mendapatnya.

Untuk masalah guru diperbatas akan diserahkan langsung kepada pihaknya langsung, mau ikut Kabupaten Pelalawan atau Kabupaten Siak. ” Semoga permasaahan perbatasan antara dua daerah tersebut bisa terselesaikan secepatnya,”ungkapnya.***(fin)

Jadi Tersangka, Suryadarma Ali temui Presiden Yudhoyono

Suryadarma Ali
Suryadarma Ali

Jakarta (SegmenNews.com) – Menteri Agama yang juga tersangka dalam kasus penyimpangan dana haji, Suryadharma Ali (SDA), tiba di Istana Bogor, Senin siang, untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono guna membahas status tersangka dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Suryadharma Ali masuk ke dalam Istana Bogor sekitar pukul 11.45 WIB dan langsung menyalami Presiden Yudhoyono.

Presiden Yudhoyono saat ditemui SDA, ditemani antara lain oleh Wakil Presiden Boediono, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Sebelumnya, Presiden diberitakan bakal segera mengambil sikap dengan mengambil sejumlah pertimbangan khusus terkait kasus yang menimpa Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA).

“Tentu akan ada pertimbangan khusus dari presiden,” kata Juru Bicara Kepresidenan RI Julian Aldrin Pasha di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (24/5).

Julian menegaskan bahwa sikap Presiden Yudhoyono sudah jelas bahwa keadilan harus selalu ditegakkan dan semua sama di hadapan hukum, termasuk dalam kasus SDA.

Pertimbangan khusus yang bakal dipikirkan Presiden sebelum mengambil keputusan adalah agar SDA dapat lebih berkonsentrasi terhadap kasusnya.

Selain itu, karena menteri merupakan pejabat negara yang menjadi penentu utama keputusan (top decision maker), maka Presiden mempertimbangkan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi kementerian juga mesti harus dijaga.

“Semua akan dipertimbangkan oleh Bapak Presiden,” kata Julian.

Jubir Kepresidenan juga mengingatkan, ketika Andi Mallarangeng (AM) ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maka AM langsung menulis surat sendiri mengenai pengunduran dirinya dan hal itu diapresiasi oleh Presiden Yudhoyono.

Presiden Yudhoyono saat sebelum berangkat di Manila, Filipina, Sabtu pagi juga mengemukakan akan segera mengambil keputusan terkait SDA, kemungkinan pada Senin (26/5).

“Sikap saya tidak berubah. Kalau ada pejabat negara melakukan korupsi, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya. Itu juga berlaku bagi menteri,” kata Presiden Yudhoyono.***
Red: Son
sumber: antaranews.com

Prabowo : Satu Partai Besar Kemungkinan Bergabung

Calon Presiden Prabowo Subianto
Calon Presiden Prabowo Subianto

Samarinda (SegmenNews.com) – Calon Presiden Prabowo Subianto menyatakan, kemungkinan akan bergabungnya lagi satu partai politik pada Koalisi Merah Putih yang mengusungnya pada pemilihan presiden 9 Juli 2014.

“Insya Allah, satu partai politik besar akan bergabung mengusung pasangan saya sebagai calon presiden,” ungkap Prabowo Subianto saat melantik Awang Faroek Ishak sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Prabowo-Hatta wilayah Kalimatan Timur-Kalimantan Utara di Hotel Senyiur Samarinda, Sabtu.

Saat ini, tercatat enam partai politik pengusung pasangan Prabowo-Hatta yakni, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang dan terakhir
Partai Golkar.

Dari 12 partai politik peserta pemilu, hanya Partai Demokrat yang belum menentukan sikap koalisi pada pemilihan presiden 2014.

“Saat ini, komunikasi intens terus kami lakukan dan besok saya dipanggil ke Partai Demokrat untuk menyampaikan pemaparan,” kata Prabowo Subianto, kepada wartawan di Bandara Temindung Samarinda.

Selain melantik Ketua Tim Pemenangan pasangan Prabowo-Hatta wilayah Kalimatan Timur-Kalimantan Utara, calon presiden yang diusung Koalisi Merah Putih itu juga sempat menyampaikan ide dan pandangannya terkait permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia di hadapan peserta Tanwir Muhammadiyah di Hotel Mesra Samarinda.

Kedatangan Prabowo Subianto tersebut disambut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsudin, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais, mantan Menteri Pendidikan Malik Fajar serta sejumlah tokoh Muhammadiyah.

Usai mengunjungi Tanwir Muhammadiyah, Prabowo Subianto kemudian menuju Masjid Raya Darussalam Samarinda untuk melaksanakan shalat Dzuhur.

Sebelum menuju ke Hotel Senyiur untuk melantik Awnag Faroek Ishak sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Prabowo-Hatta wilayah Kalimatan Timur-Kalimantan Utara, Prabowo Subianto sempat menikmati jajanan yang dijual di sebuah warung di depan Mal Mesra Indah Jalan KH Khalid.

Di sepanjang jalan menuju Hotel Senyiur, ratusan warga termasuk pedagang saling berebut untuk bisa berjabat tangan dengan calon presiden yang diusung Koalisi Merah Putih tersebut.

Bahkan, Prabowo Subianto sempat turun dari mobil kemudian berjalan kaki untuk berjabat tangan dengan warga yang memadati sepanjang Jalan KH Khalid hingga Jalan Diponegoro menuju Hotel Senyiur.***

 

Red: Son
sumber: antara

Inul Tak Boleh Hamil Lagi

inilSegmenNews.com- Pedangdut Inul Daratista rupanya sengaja menunda untuk hamil dan memiliki anak kedua. Hal ini lantaran ada miom yang bersarang di dinding rahimnya dan hingga kini belum diangkat. Rencana Inul untuk memiliki anak kedua pun harus dipikirkan matang-matang.

“Saya tuh ada sakit miom. Itu belum diangkat. Makanya, saya belum bisa punya anak lagi. Ya, walaupun kepengen (punya anak), tapi lihat saja nanti,” ucap Inul di Studio Indosiar, kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Selain itu, umur Inul yang kini 35 tahun juga menjadi salah satu kendala untuk bisa menambah momongan. Di usia tersebut menurutnya rentan untuk hamil. “Jadi, masalah umur juga,” katanya.

Kendati demikian, sang suami, Adam Suseno tak terlalu mempermasalahkan dan yang terpenting kini, bagaimana cara membahagiakan orang-orang yang disayanginya.
“Yang penting saya bisa membahagiakan anak saya dengan menabung,” pungkasnya.

Inul baru mendapatkan anak pertamanya dari pernikahan dengan Adam Suseno setelah berusaha 13 tahun. Ia akhirnya mendapatkan putra pertama yang bernama Yusuf Ivander Damares lewat program bayi tabung.***
Red: Son
sumber: kapanlagi.com

Polisi Sita Ratusan Miras dan VCD Porno di Pelalawan

Kapolresk Pangkalan Kerinci Kompol Arwin memperlihatkan VCD porno hasil tangkapan operasi pekat
Kapolresk Pangkalan Kerinci Kompol Arwin memperlihatkan VCD porno hasil tangkapan operasi pekat

Pelalawan (SegmenNews.com)– Ratusan botol minuman keras dari berbagai merek dan puluhan keping VCD porno disita oleh jajaran Polsek Pangkalan Kerinci, saat mengelar operasi pekat di kota Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan.

Sebanyak 112 botol miras dan 72 keping VCD porno bajakan berhasil kita amankan di sekitar Jalan Lintas Timur yang kini mulai di jual bebas,” kata Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH.

Maka satu persatu pedangan dan warung yang dicurigai menjual miras dan VCD di kota Pangkalan Kerinci, disisir oleh personil Polsek Pangkalan Kerinci yang menurunkan seluruh fungsi baik Reskrim, Intel, Shabara, Lantas, dan Provost dibawa pimpinan Kapolsek.

Minuman yang dijual tanpa izin kita sita dari beberapa pedangan diantaranya jenis Mansion, asoka, new port, cointru, big boss, dengan kadar alkohol diatas 15 persen sampai 40 persen,” ungkap Kapolsek.

Namun selain menyita ratusan miras, juga beberapa pedangan VCD ikut digeledan dan ditemukan masih maraknya peredaran VCD porno yang dijual di kaki lima. Sehingga pemilik tidak dapat berkilah ketika polisi datang memeriksa barang dagangan VCD yang di jual mereka.

Setelah mengelar razia hingga pukul 24.00 WIB, seluruh miras sitaan bersama CVD porno langsung di amankan ke Polsek Pangkalan Kernci, untuk diproses lebih lanjut. ”Para pemiliknya kita panggil untuk diperiksa, setelah itu dibuat surat pernyataan agar tidak menjual lagi baik miras maupun VCD porno,” ungkap Arwin.

Ditambakan Kapolsek, bahwa razia dilakukan Jumat (23/5/14), namun razia akan terus dilakukan hingga beberapa hari kedepan untuk mengantisipasi tindak kejahatan memasukiu bulan ramadhan.

“Operasi seperti ini akan terus dilakukan karena dari miras dan peredaran VCD porno akan merusak generasi muda,” imbuhnya.***(fin)

Razia di Pelalawan, Pasangan Mesum Kabur Tanpa CD

Polisi menemukan celana dalam wanita dan pria dilantai kamar hotel
Polisi menemukan celana dalam wanita dan pria dilantai kamar hotel

Pelalawan (SegmenNews.com)- Jajaran Polsek Pangkalan Kerinci menggerebek Hotel Sarina di Jalan Akses RAPP, Km 2, Pangkalan Kerinci. Dikamar tersebut terlihat celana dalam pria dan wanita berserakan di lantai, diduga pasangan mesum kabur mengetahui polisi datang.

Razia tersebut digelar Minggu (25/5/14) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB. Polisi sempat mencari pasangan mesum itu, namun pasangan tersebut menghilang dikegelapan malam.

Operasi pekat tersebut langsung dipimpin Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH, bersama personil gabungan yang di kerahkan dengan melibatkan dari Satuan Reskrim, Intel, Shabara, Lantas, dan Provost di kerahkan ke lapangan. ‘

‘Razia ini kita gelar atas perintah pimpinan, untuk mengantisipasi penyakit masyarakat (Pekad) untuk menyambut Pilpres dan Bulan Ramadhan,” ujar Kapolsek.

Maka saat sasaran pertama razia hotel Sarina yang lokasinya tersembunyi di jalan Akses RAPP tersebut. Sehingga indikasi marak di jadikan tempat mesum oleh pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan. Namun saat tim gabungan datang dengan mengendarai tiga mobil sepertinya telah tercium.

Sehingga satu persatu kamar yang digeledah terlihat acak-acakan, hanya saja satu kamar ditemukan ada tamu seorang pria, sedangkan lainnya kosong. Tapi lebih mengejutkan di kamar 19 baru tamunya baru selesai merayakan ulang tahun, karena ada kue tar dan laptop di tempat tidur.

Tidak itu saja di lantai ada celana dalam pria dan bando cewek berserakan yang tidak sempat digunakan oleh pemiliknya ketika mengetahui ada polisi razia, langsung kabur, tanpa sempat mengemas barang-barang mereka. Setelah disisir bukan saja kamar 19 tamunya kabur tanpa sempat mengunakan kolor.

Tetapi juga tamu kamar 20, setelah ditemukan celana dalam pria dan wanita berserakan di lantai, yang sepertinya baru melakukan hubungan badan. Tapi mengetahui ada razia, segera bergegas mengunakan pakaian tanpa sempat memakai pakaian dalam, dan kabur dari dalam kamar.

Polisi mengetahui ada tamu kamar yang kabur meninggalkan celana dalam di lantai langsung dicari disegala sudut hotel yang sebahagian gedungnya sedang dilakukan renopasi tersebut. Tetapi sayang pencarian gagal.

“Jadi kolor, laptop, helm dan satu unit sepeda motor yang di tinggal tamu hotel kita amankan ke Polsek. Kedepan hotel Sarina akan kita razia kembali dengan waktu yang berbeda,” tutur Arwin.

Setelah merazia hotel Sarina, kembali personil Polsek Pangkalan Kernci mengobok-obok seluruh kamar hotel Rian di Jalan Lintas Timur, tetapi sayang tidak ditemukan pasangan mesum, termasuk ruang karoke dan pab yang biasa ramai di kunjungi warga terlihat sepi.***(fin)

Tekan Kasus Perceraian, Kemenag Rohul Minta KUA Optimalkan Peran BP4

Kepala KUA dan Pengurus BP4 Kecamatan se Kabupaten Rokan Hulu dalam acara Bimbingan dan Pembinaan Pembina Kader Keluarga Sakinah dan BP4 yang ditaja Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Riau di Hotel Gelora Bakti Pasir Pengaraian
Kepala KUA dan Pengurus BP4 Kecamatan se Kabupaten Rokan Hulu dalam acara Bimbingan dan Pembinaan Pembina Kader Keluarga Sakinah dan BP4 yang ditaja Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Riau di Hotel Gelora Bakti Pasir Pengaraian

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Optimalisasi peran Pelayanan Badan Penasehat Pembinaan Pelestarian Perkawinan (BP4) dinilai sangat penting dalam rangka menciptakan keluaga sakinah terhadap pasangan suami istri (Pasutri) dan mencegah atau menekan tingginya kasus perceraian.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten  Rokan Hulu Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA di hadapan Kepala KUA dan Pengurus BP4 Kecamatan se Kabupaten Rokan Hulu dalam acara Bimbingan dan Pembinaan Pembina Kader Keluarga Sakinah dan BP4 yang ditaja Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Riau di Hotel Gelora Bakti Pasir Pengaraian,Jum’at (23/5) lalu.
Lebih lanjut Ahmad Supardi mengatakan, karena dengan membekali pasangan suami istri atau pasangan calon pengantin, setidaknya bisa menambah wawasan pasutri atau catin tersebut dalam hidup berumah tangga.
Ahmad bahkan sangat menekankan kepada Kantor Urusan Agama dan Pengurus BP4 Kecamatan agar lebih memberikan perhatian penasehatan terhadap Calon Pengantin, mengingat beberapa tahun belakangan ini kasus perceraian di Rokan HUlu khususnya cukup banyak dan sangat memprihatinkan.
Dipaparkan Ahmad Supardi, angka kasus perceraian muda di Rohul cukup tinggi.Faktor penyebabnya karena pasangan muda tersebut belum ada kesiapan mental dalam mengarungi bahtera rumah tangga, sehingga pasangan suami istri usia muda dominan bercerai setelah melakukan pernikahan.
Bahkan dari data yang ada dari 378 kasus perceraian pada tahun 2013 ini, 80 persen dari kasus cerai pasangan muda.
Menurut mantan Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Riau ini,tingginya perceraian pada usia muda di sebabkan tidak matang dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan serta lemahnya pengetahuan ilmu agama, sehingga perselisihan perselisihan yang terjadi dirumah tangga pasangan tersebut seringkali berakhir dengan perceraian di Pengadilan Agama.
“Tentunya hal ini sangat disayangkan karena dalam agama perceraian tersebut adalah hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT.Selain itu faktor teknologi seperti handphone,internet juga bisa mempengaruhi pasangan muda untuk melakukan perselingkuhan.Sehingga timbul cekcok didalam rumah tungga.Disamping itu juga ada faktor ekonomi dan kurangnya ilmu agama.”ungkapnya.
Menekan angka ini, selaian memberikan penasehatan oleh BP4, Kakan kemenag Rokan Hulu juga mengimbau agar para orang tua lebih telaten dalam menjaga anaknya agar tidak terjerumus dengan kenakalan remaja, sehingga pernikahan di usia muda tidak terjadi.***(sopian)

 

Tamat MTsN Jangan Langsung Minta Kawin

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA berpesan kepada para siswi-siswi yang sudah tamat sekolah tahun 2014 jangan langsung minta kawin. Sebab masa depan anda semua masih terbuka lebar, tantangan dan harapan sedang mananti.

Berbagai nikmat karunia dijanjikan oleh Allah kepada para hambaNya, kesempatan untuk mengukir prestasi dan mencatatkan diri sebagai pelaku sejarah terbuka lebar. Oleh karena itu, belajar, bekerja dan berjuanglah, sehingga impian citamu dapat diwujudkan.

Ternyata orang-orang hebat yang pernah lahir, hidup, meraih prestasi, dan mengukir sejarah di negeri ini, adalah hasil tempaan kesungguhan dan bahkan kemelaratan. Nabi Muhammad SAW menjanjikan, “Barang siapa yang bersungguh-sungguh pastilah dia akan mendapat”.

Perlu diingat ada lima pesan bagi siswi-siswi kita khusus bagi seluruh alumni madrasah dimana sajapun berada, yaitu agar bersyukur dapat belajar di madrasah; melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi; Jangan cepat-cepat berfikir untuk menikah; Meningkatkan kreatifitas, dan jangan melupakan jasa guru dan orang tua.

Jika kelima pesan penting ini dilaksanakan, maka insya Allah anak-anak MTsN Kepenuhan ini akan dapat mengukir sejarah dan meraih prestasi gemilang dimasa-masa mendatang. Rohul ini sudah ditakdirkan menjadi negeri seribu suluk, maka peran alumni madrasah termasuk pondok pesantren sangat dibutuhkan, tegas Ahmad Supardi.***

Oleh: Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu: Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

4 Kakek Terdakwa Penyerobotan Lahan PT.NWR di Pelalawan

Humas PT NWR, Mirna sedang memberikan keterangan di persidangan kasus penyerobotan lahan
Humas PT NWR, Mirna sedang memberikan keterangan di persidangan kasus penyerobotan lahan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Sidang lanjutan kasus penyerobotan lahan konsesi milik PT Nusa Wana raya (NWR) yang melibatkan empat kakek sebagai terdakwa yakni Datuk Abul Hasyim (48), Badaruddin (70), Suraini (62) dan Mulya Tarigan (57) kembali digelar di PN Pelalawan, Kamis (22/5) sore.

Dengan agenda menghadirkan dua saksi dari pihak perusahaan diantanya B Sembiring, dan Humas PT NWR, Mirna. Sedangkan sidang di pimpin Ketua PN Pelalawan Hj Melfiharyati, SH, MH bersama dua hakim anggota. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Pangkalan Kerinci Doly Novaisal SH.

Dari keterangan dua saksi dari pihak perusahaan menguatkan dakwaan JPU, terkiat lahan konsesi eks PT Siak Raya Timber dipercayakan oleh PT NWR untuk di kelola, untuk ditanami kembali pohon akasia. Dengan dasar surat izin dari Menteri Kehutanan tahun 2007.

Tetapi sebahagian lahan mereka diserobot sekelompok orang dengan mengatasnamakan kelompok tani, hingga membangun rumah dan perkebunan sawit. Maka aksi pengusuran terjadi dan orang-orang yang terlibat di laporkan ke polisi hingga empat diantaranya yang sudah berusia lanjut ikut terseret bersama dengan Ketua kelompol tani Datuk Hasyim tersebut.

”Sebelumnya kita telah beberapa kali melakukan negosiasi dan melakukan pertemuan agar pindah di atas lahan PT NWR, tapi tetap bertahan dan membangun rumah dan mengarap lahan perusahaan,” ujar Mirna yang baru menjabat Humas PT NWR sejak tahun 2013 silam.

Namun dari keterangan kedua saksi bari B Sembiring maupun Humas PT NWR, banyak dibantah oleh para terdakwa yang merasa terpojok. Karena mereka sebelum digusur baru sekali melakukan pertemuan, tanpa ada ganti-rugi bangunan mereka. Begitu juga luas lahan yang dikuasai adalah tanah ulayat yang masih dipenuhi kayu alam dan ditebang, bukan ada kayu akasia.

”Kami bukan lahan sendiri di dalamnya ada bukti tunggul kayu alam dan tidak ada menebang pohon akasia yang telah di kelola sejak lama, untuk menjaga kebun kami dirikan pondok bukan rumah sebagaimana yan di tuduhkan oleh saksi,” ujar Mulya tarigan dengan nada kesal.

Begitu juga penegasan di sampaikan oleh Datuk Hasyim yang sebelumnya telah divonis menyerobot lahan PT NWR kini kembali ikut duduk di kursi pesakitan bersama tiga kakek lainnya tersebut. Kalau apa yang disampaikan oleh saksi tidak benar. Tapi bantahan itu langsung di sambut oleh Ketua majelis hakim untuk lebih lengkap di sampaikan pada pembelaan terdakwa nantinya dipersidangan berikutnya.

Kemudian sidang di tunda pekan depan, dan ke empat kakek yang mengenakan rompi tahanan Kejaksaan tanpa didampingi Penasehat Hukum itu digiring kembali masuk ke dalam ruang tahanan sementara PN Pelalawan dibawa pengawalan ketat petugas kepolisian dan jaksa, sebelum kembali di jebloskan ke Rutan Pekanbaru.***(fin)

Sekda Rohul Ingatkan SKPD Siapkan Anggaran KAS

Ir Damri Harun
Ir Damri Harun

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Ir Damri Harun mengingatkan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar menyiapkan angaran KAS (AK) dan dokumen untuk pencairan lainnya.

Hal tersebut menyusul telah disahkannya APBD Rokan Hulu Tahun 2014, dan dokumen anggaran kas tersebut untuk syarat pencairan anggaran. APBD Rokan Hulu 2014 sebesar Rp1.726.799.328.192,65, disahkan. Berdasarkan laporan anggota DPRD Rokan Hulu yang dibacakan Adam Safaat, dalam rapat paripurna yang digelar di aula dprd rokan hulu, beberapa waktu lalu, yang terdiri dari anggaran belanja daerah 2014 sebesar Rp1.726.799.328.192,65, anggaran pendapatan daerah 2014 sebesar Rp1.653.540.331.332,65 atau terjadi kenaikan sekitar 15 persen dari target APBD 2014.

Pendapatan Asli Daerah juga terjadi kenaikan sekitar 11,13 persen atau sebesar Rp56.723.185.420 dari target APBD 2013. Dana Perimbangan merupakan variabel paling besar penyumbang penerimaan dari total pendapatan daerah atau terjadi kenaikan sekitar 15,6 persen sehingga menjadi Rp1.397.558.203.676,65. Sedangkan untuk lain-lain pendapatan yang sah pada tahun anggaran 2014 ditargetkan sebesar Rp199.259.109.114 sudah tercapai. Sementara belanja tidak langsung sebesar Rp797.215.177.229,18, dan belanja langsung sebesar Rp929.584.204.963,47.

“Kepala satker secepatnya dapat melengkapi syarat pencairan angggran tahun 2014 hal ini supaya kegiatan baik fisik ataupun ke uangan yang ada dalam APBD Rokan Hulu tahun 2014 ini dapat terlaksana dan akan tepat waktu pada pelakanaan nantinya,” ingat Sekda, Kamis (22/5/14).***(hums/acce)