SegmenNews.com– Wali Kota Batam Kepulauan Riau Ahmad Dahlan awalnya sedih karena pembangunan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional di Dataran Engku Putri terpaksa mengorbankan sebagian lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Astaka MTQ Nasional dibangun di sudut Dataran Engku Putri, yang merupakan satu-satunya ruang terbuka hijau yang luas di Kota Batam. Kawasan tersebut merupakan tempat yang sering dijadikan pusat kegiatan masyarakat dan pemerintahan.
Dahlan mengaku, mulanya, ia dan pejabat Pemkot lainnya menginginkan Astaka MTQ ditempatkan di Nongsa, dekat dengan wilayah yang direncanakan menjadi Kebun Raya Batam.
Namun, setelah Pemerintah Provinsi Kepri mengitung-hitung waktu yang dibutuhkan untuk membangun Astaka mulai dari pematangan lahan, maka diperkirakan tidak akan selesai saat waktu MTQ Nasional 6 Juni 2014.
“Kalau di Nongsa, dibutuhkan waktu 1,5 tahun untuk membangun Astaka. Makanya akhirnya diputuskan membangun di Engku Putri,” kata Dahlan, Minggu (20/4/2014) dilansir antara.
Meskipun agak sedih karena harus merelakan lahan RTH, namun akhirnya ia mengaku senang dengan Astaka MTQ Nasional karena bentuknya yang indah.
Gubernur Kepri Muhammad Sani juga mengatakan puas dengan dekorasi Astaka MTQ di Dataran Engku Putri yang dibangun dengan arsitektur di Madinah dan Makkah tersebut.
“Cantik sekali. Saya tidak pernah melihat yang secantik ini dalam beberapa kali pelaksanaan MTQ yang pernah saya ikuti,” kata Sani.***(ant/son)
Pekanbaru (SegmenNews.com) – Pembangunan jalan tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru sepanjang 242 km akan menghabiskan nilai Rp1,2 triliun. Dana sebesar itu bersumber dari APBN, APBD dan pihak ketiga.
“Pembangunan jalan tol tersebut berbiaya besar sehingga diperlukan dana pendamping dari investor. Diyakini investor tertarik dengan mega proyek ini karena murni bisnis,” kata Gubenur Sumbar Irwan Prayitno dalam keterangannya di Pekanbaru, Minggu.
Irwan Prayitno sebelumnya mengikuti jamuan makan malam dari alumni IKASMANTRI Padang di salah satu rumah makan di Pekanbaru, yang dihadiri sejumlah profesional mulai dari mantan pejabat wakil wali Kota Dumai, Riau, dan lainnya.
Menurutnya, jalan tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru segera dibangun jika untuk menghindari kemacetan arus lalulintas barang dan orang dari Padang-Bukittinggi dan ke Pekanbaru.
Berdasarkan master plannya jalan tol ini bisa saja melintasi jalan nasional atau jalan provinsi hingga membangun jalan baru melewati kawasan hutan.
Kini, tim kecil yang telah dibentuk akan mempercepat menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Pembangunan jalan tol ini merupakan program pemerintah pusat selama kepemimpinan SBY dengan target 1.000 km.
“Sumbar wajar memiliki jalan tol karena ruas jalan Padang ke Bukittinggi sangat padat,” katanya.
Sementara itu alternatif rute jalan tol yang diusulkan Padang ke Bukittinggi bisa mengikuti jalan kereta api yang sudah tidak dipakai, atau meningkatkan status jalan Sicincin-Malalak, berikutnya ke Balingka-Ngarai Sianok-Bukittinggi. Untuk kawasan Bukit Apik yang rawan longsor akan diatasi dengan jalan fly over.
Akan tetapi Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar, Suprapto, dalam keterangannya pembangunan jalan tol tidak perlu panjang-panjang, sebab sulit dalam pemeliharaannya. Biasanya tol itu cukup 3 km saja lalu disambung jalan negara atau jalan provinsi, lalu tol lagi dan begitu seterusnya.
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Mengingat Anggaran Perencanaan Belanca Daerah (APBD) Rokan Hulu untuk tahun 2014 belum disahkan maka Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi meminta para PNS agar bersabar dan tetap semangat dalam menjalankan tugas.
Hal itu disampaikan Bupati kepada para pegawai saat pelaksanaan Apel pagi, Senin (21/4/14) di Halaman Kantor Bupati. Dalam amanatnya, bahwa gaji PNS termasuk dana kesejahteraan berada di APBD 2014, selama empat bulan mereka belum menerima. Walau demikian, PNS harus bersabar dan tersu menjaga kedisiplinan dan tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Bupati Rokan Hulu dalam hal ini juga mengatakan bahwa sebuah prestasi diproleh bukan dari hasil kerja yang lengkap baik dari sisi sarana dan prasarana namun sebuah prestasi dinilai dari hasil yang maksimal namun dari sarana prasarana yang terbatas dan ditengah hambatan dan halangan, dan hal ini lah yang hendaknya menjadi ajuan bagi pns Rokan Hulu untuk tetap bekerja dan disiplin walaupunkesejahteraan belum diterima.
Tambahnya, bahwa 3 faktor kesejahteraan PNS bisa dinaikkan yakni, alokasi dari APBN yang meningkat dan APBD Provinsi dan juga kemajuan dari PAD (Pendapat Asli Daerah ).
Semakin banyak PAD maka kesejahteraan PNS Akan meningkat, apalagi di Kabupaten Rokan Hulu ini banyak sekali kesempatan untuk menambah jumlah PAD tinggal lagi SKPD yang ada di Rokan Hulu hendaknya lebih bekerja keras untuk mengurus PAD dan melakukan pengawasan dengan baik terutama dalam melakukan penertiban baik itu dari pajak, distribusi dan pungutan lainnya.
Dalam hal ini Bupati juga ingatkan walaupun PAD harus meningkat namun bukan hanya semata untuk mengejar PAD, tapi utamakan juga iklim yang kondusif.***(adv/hum/acce)
Para murid didampingi guru SDN 009 Desa Kepenuhan Barat Mulia menggunakan Air Bersih Bantuan PT.PISP-1
Kepenuhan (SegmenNews.com)- Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan disekitarnya. PT.Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP)-1 Kebun Sei Air Hitam selaku cabang First Resources Group membangun sarana air bersih di SDN 009, Desa Kepenuhan Barat Mulya, Kabupaten Rohul.
Manager Regional Sustainability, Erwan Efendi Msi, Senin (21/4/14) kepada wartawan menyampaikan bahwa, pembangunan sarana air bersih melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut sebagai pembiasaan kepada siswa-siswi agar hidup bersih dengan mencuci tangan sesudah melakukan aktifitas sehari-hari disekolah.
“Setelah melakukan aktifitas, tentunya tangan anak-anak akan kotor, apalagi mereka akan makan. Anak harus dibiasakan mencuci tangan untuk menghindari penyakit yang ditimbulkan kuman,” jelasnya.
Erwan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, dan selalu menjaga kesehatan di waktu dan aktifitas apapun disekolah. Sebab anak cerdas diawali dengan hidup bersih.
Sementara itu, Kepalasekolah SDN 009, Jamilah A M.Pd menyampaikan terimakasih nya atas partisipasi perusahaan mendirikan tower air bersih dilingkungan sekolah. Air bersih tersebut dapat dipergunakan untuk mencuci tangan dan kaki murid setelah beraktifitas, agar terhindar dari kuman.
Diakui Jamilah, pihak perusahaan tak hanya memberikan bantuan air bersih saja, Perusahaan juga sudah banyak memberikan perhatiannya dibidang pendidikan melalui program CD nya, termasuk Try Out yang sudah dua kali dilaksankan, begitu juga program beasiswa.
“Kami berterimakasih kepada perusahaan yang sudah memperhatikan dunia pendidikan dilingkungannya. SEmoga segala bantuan dan partisipasi yang diberikan perusahaan bermanfaat bagi anak didik kami. Kami juga berharap kemitraan ini dapat terjaga dengan baik,” sampainya.***(rls/r4n)
Dua sejoli pelaku mesum saat di Mapolsek Bukit Raya (SNC)
Pekanbaru(Segmennews.com)- IN (25 thn) pria asal Tanjung Pinang yang merupakan salah seorang mahasiswa di perguruan tinggi Pekanbaru digrebek warga saat bersama kekasihnya TW(23 thn) didalam kamar kost di jalan Kasah Gg. Mawar I, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Saat penggerebekan, Minggu (20/4/14) sekitar pukul 00:10 dini hari, sejoli ini terlihat buru-buru mengenakan pakaiannya. Warga yang geram lantas melepas bogem mentahnya kepasa si lelaki yang berbadan bonsor (gemuk) itu.
Melalui kesepakatan pihak RT setempat, pelaku mesum diserahkan ke Polsek Bukit Raya.
Warga, Endri mengatakan di rumah kosan tersebut tak jarang, anak kos lelaki membawa wanita ke dalam kamar, hal itu membuat mereka geram, bahkan ada seorang penghuni kos yang sudah diperingatkan malah menantang warga. Oleh itu warga terus memantau adanya perempuandi kamar kos, ternyata setelah di grebek benar ada wanita dan laki-laki tanpa ada ikatan suami istri di dalam kamar.
Sementara itu ketua RT setempat, Junaidi Salim menyampaikan, sesuai pertemuannya dengan pemilik kos, ia berjanji akan terus memantau anak kosnya, sedangkan sejoli yang ditangkap akan dinikahkan, orang tua laki-laki dan perempuan berada di Tanjung Pinang.
“Kedua orangtua laki-laki dan perempuan itu tinggal di Tanjung Pinang, keluarga mereka sudah sepakat akan menikahkan anak mereka yang tertangkap itu. Sedangkan ibu kos berjanji akan mengosongkan kamar kosan, dan akan mengisinya dengan orang yang sudah berkeluarga,” sampai Salim kepada masyarakat yang juga di hadiri pemilik kos.
Sekitar pukul 10:00 Wib malam hari Minggu, IN bertemu dengan warga di rumah ketua RT, dia meminta maaf akan kejadian itu, dia mengaku sudah berbuat mesum yang sudah membuart masyarakat setempat geram dan marah.
“Saya minta maaf kepada masyarakat disini, saya mengaku salah sudah mencoreng warga disini, sekali lagi saya minta maaf,” kata IN.***(chir)
Bupati melepas balon pertanda dibukanya ajang O2SN, FLS2N dan Popda Tahun 2014
Rokan Hulu (SegmeNNews.com)- Sebanyak 1.938 pelajar dari SD,SMP, SMA dan SMK berasal dari 16 kecamatan se-Rohul, ikut ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) juga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kabupaten Rohul tahun 2014.
Lebih dari 3000 atlet serta official dan peramai, ikut semarakan pembukaan O2SN, FLS2N juga Popda, yang dibuka Bupati Rohul, Drs H Achmad M.Si, Kamis (17/4/2014) di halaman kantor Bupati Rohul, dihadiri Wabup Ir H Hafith Syukri MM, Sekda Rohul, Ir Damri, Kepala Disdikpora Rohul, HM Zen, Ketua MUI Rohul, serta para kepala dinas lainnya, kepala badan, kepala kantor serta pejabat dari Forkompinda Rohul lainnya.
Dalam kegiatan pembukaan, digelar parade dari masing-masing kontingen yang akan berlomba termasuk seluruh official. Kegiatan itu sendiri, menurut laporan Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Rohul, Dahnil S.Pd, akan digelar dari 17 hingga 26 April 2014, dipusatkan di Pasir Pengaraian.Dimana untuk cabang olahraga yang dipertandingkan yakni, 9 cabang mulai atletik, catur, bola volly, bulu tangkis, tenis meja, bola basket, futsal, silat dan karate, dengan jumlah atlet 1.527 orang.
“Sedangkan untuk nomor seni yang dilombakan, ada 20 nomor, seperti pidato berbahasa Indonesia, pantomime, gambar bercerita, seni karya anyam, menyanyi solo, tari tradisional, seni lukis, desain motif batik, cipta lagu, cipta cerpen, seni baca Al Quran, vocal group, kreatifitas berbahas Inggris (story teling),”.
“Selain itu, juga ada lomba desain foster, cipta puisi, menari berpasangan, drama dan teater, baca puisi, musik tradisional, juga seni gitar klasik tunggal dengan peserta 411 orang. Sedangkan atlet yang akan bertanding 1572, sehingga total dan atlet serta peserta seni yang akan bertanding nantinya 1938 orang, ,”kata Dhanil.
Bupati Rohul Drs H Achmad M,Si berharap, dengan digelarnya O2SN, FLS2N juga Popda tingkat Riau, sebagai bentuk pembinaan fisik dan kerohanian. Paling tidak, nantinya ada 3 kegiatan yang dilaksanakan dari ajang loma tersebut, yakni nantinya diharapkan dapat mencari bibit atlet sesuai cabang yang dipertandingkan termasuk bibit pelaku seni. Kemudian, juga akan mendidik watak serta karakter dan jujur, lalu melalui kegiatan tersebut maka terjalinnya tali silaturrahmi dengan seluruh atlet dan pelaku seni yang terlibat diajang lomba.
“Saya berharap, seluruh atlet yang akan bertanding mewakili sekolah maupun kecamatan, bisa menjung sportipitas bertanding. Termasuk bagi yang lomba seni, bisa menunjukan kemampuannya secara baik, sehingga nantinya bisa dapat meningkatkan prestasi, bukan hanya tingkat kabupaten saja, namun ke tingkat Provinsi Riau bahkan nasional,”himbau Bupati.
Selain itu, Bupati juga berharap, agar seluruh peserta yang akan berlomba, bisa menjaga kesehatan, karena dalam perlombaan diperlukan kesiapan fisik yang sempurna. Juga diharapkan pula, juri dan wasit, bisa bersikap netral sehingga pelaksanaan pertandingan yang digelar tersebut, nantinya menghasilkan bibit-bibit yang memang bisa membawa harum nama Rohul diajang Provinsi Riau maupun tingkat nasional.
Kegiatan itu, juga dikakukan dengan dibuka secara resmi oleh Bupati Rohul, dengan melepas balon terbang, disaksikan seluruh pejabat lainnya, juga seluruh atlet yang akan bertanding.
Ke 1938 atlet nantinya akan bertanding, dengan tempat yang sudah disiapkan dari Lapangan purna MTQ, lapangan Disdikpora Rohul, GOR PGRI Rambah, Aula SMAN I Rambah, SMKN I Rambah, SMPN I Rambah serta aula TK Islamic Centre Pasir Pengaraian.(adv/hum/r4n)
Dumai (SegmenNews.com)- Ada-ada saja komentar Gubernur Riau Annas Maamun saat ditanya wartawan mengenai adanya dinasti politik di Pemerintahan Provinsi Riau. Ia sempat berkata kotor, sehingga menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, rekaman suara Annas Maamun saat diwawancara wartawan di Pekanbaru tersebut pun menyebar luas ke smartphone masyarakat. Tidak hanya menyebar di Pekanbaru, tetapi juga menyebar hingga ke Dumai. Bahkan, rekaman suara Annas Maamun itu telah menjadi bahan tertawaan masyarakat.
Di Dumai, sejak Kamis (17/4/2014) malam hingga Jumat (18/4/2014) siang, kiriman rekaman suara Annas Maamun berkata kotor melalui jaringan sosial, seperti Blackberry Messenger, WhatsApp dan lain-lain terus terjadi. Hampir di setiap kalangan masyarakat, di dalam rumah, warung-warung kopi, kata-kata kotor Annas Maamun itu telah menjadi trending topik.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Riau, Annas Maamun mengeluarkan kata kotor saat ditanya wartawan tentang pengangkatan anak menantu dan keluarganya di pemerintahan Provinsi Riau. Hal itu terjadi saat kunjungannya secara mendadak ke KPU Riau, Kamis (17/4/2014) siang.
Anas mengatakan anak menantunya tersebut mampu melakukan tugas dengan baik. Seperti Dwi Agus Sumarno yang diangkatnya menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau baru-baru ini. Ia pun tidak mau dibahas soal politik dinasti yang ditanyakan wartawan.
“Kalau diangkat kepala dinas pendidikan apa salahnya. Dulu dia kepala IPDN di Rokan Hilir. Jangan dinasti-dinasti lagi, p*****,” ujar Annas dengan nada tinggi, lalu langsung meninggalkan kantor KPU Riau, dan naik mobil yang sudah menunggunya di luar.
Kata p***** di Melayu merupakan ucapan kotor yang tidak layak disebut oleh siapa pun, apalagi seorang gubernur. Sedangkan di Minang, p***** merupakan sebutan kemaluan perempuan yang paling kurang ajar.
Tidak hanya kali ini saja Annas Maamun melecehkan wartawan, sejak ia menjadi gubernur, beberapa kali hal ini terjadi, bahkan pemberitaannya juga sampai ke Kompas, dan media-media nasional lainnya.
Sebelumnya, Annas Maamun dan Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman secara mendadak mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Kamis siang. Kehadiran kedua pejabat tersebut kontan membuat para komisioner KPU Riau terkejut, karena hadir tanpa memberi tahu sebelumnya. Ketika wartawan menanyakan agenda kehadirannya di KPU Riau, Annas mengaku hanya melakukan kunjungan biasa.***
Lahan Pemko (kiri) dan Penyiraman jalan usai di hadang warga.
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Warga jalan Kasah, Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru sempat menghadang mobil-mobil truck yang akan menimbun lahan milik pemko Pekanbaru, Jum’at (18/4/14) sekitar pukul 15:00 Wib.
Penghadangan mobil tersebut dipicu kekesalan masyarakat terhadap kontraktor yang tidak menepati janjinya akan menyiram jalan tiga kali sehari. Agar jalan tidak berdebu dan mengganggu kesehatan masyarakat.
“Mereka tidak menepati janjinya. Sesuai janji, mereka menyiram jalan tiga kali sehari, supaya jalan tidak berdemu dan mengganggu masyarakat,” kesal Arip earga jakan Kasah.
Katanya, mobil-mobil truck tersebut membawa tanah timbun, untuk menimbun lahan milik Pemko yang akan di bangun perumahan sebanyak 170 unit.
Setelah masyarakat melampiaskan kekesalannya dengan menghadang mobil tersebut. Barulah pihak kontraktor penimbunan melakukan penyiraman jalan. Seteleh disiram, mobil-mobil truck pun diperbolehkan lewat.***(den)
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Sekolah yang ada dibelakang Masjid Agung An-Nur, akan dipndahkan ke pinggir sungai Siak. Hal itu dijelaskan Gubernur Riau H Annas Maamun saat melakukan peninjauan ke Masjid Agung An-Nur yang terletak dijalan Hang Tuah Pekanbaru, Kamis (17/4/14) siang.
“Sekolah yang ada dibelakang masjid ini, akan kita carikan lahan untuk lokasi pembangunannya di sekitar pinggir sungai Siak, ini agar kompleks Masjid Agung ini betul-betul menjadi lebih tenang dan nyaman bagi jemaah saat melaksanakan ibadah,” kata Annas.
Dalam peninjauannya itu, Annas yang didampingi Sekdaprov Riau Zaini Ismail, dan ikut juga sejumlah pejabat dilingkungan Pemprov Riau seperti Kepala Biro Perlengkapan Abdi Haro, Kepala Biro Umum Ayub Khan dan lainnya tersebut, Annas juga merancang fasilitas baru untuk masjid Agung Annur.
Seperti lantai jalan yang langsung berada dipintu masuk masjdi, Annas minta agar semuanya di keramik, dengan demikian, mobil atau kenderaan lainnya tidak boleh lagi sampai ke area tersebut. “Kan tempat parkir sudah ada dan besar, karena itu, saya menginginkan ini semua dipasang keramik,” ujar Annas sambil menunjukkan lokasi-lokasi yang dimintanya untuk dipasngai keramik. ***(ris)
Pekanbaru (SegmenNews.com) – Aparat Kepolisian Perairan Daerah Riau mengamankan 6.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dari satu kapal motor tanpa nama yang melintas di wilayah Perairan Jepun, Kabupaten Indragiri Hilir.
“Penangkapan dan pengamanan barang bukti tersebut berawal dari informasi masyarakat pada Senin (14/4/2014) sekitar pukul 20.30 WIB,” kata Direktur Polisi Perairan Dearah Riau, Kombes Lukas Gunawan kepada pers lewat pesan elektronik, Kamis (17/4/2014).
Saat itu, Kapal Polisi dengan nomor lambung IV-2003 dipimpin Aipda Suwarjono sedang melaksanakan patroli di sekitar lokasi kejadian.
Tidak lama kemudian, kata dia, anggota berhasil mengamankan kapal motor tanpa nama yang dinahkodai IMR serta satu anak buah kapal (ABK).
Dari keterangan keduanya, kata dia, kapal tersebut datang dari Tempuling dengan tujuan Sei Ular bermuatan BBM jenis solar sebanyak 200 jerigen atau 6.000 liter (6 ton) yang tidak dilengkapi dokumen kepemilikan.
“Saat itu juga, anggota kemudian dia menggiring kapal tersebut ke dermaga Satpolair Polres Indragiri Hilir untuk pengamanan pelaku dan barang bukti,” katanya.
Sampai saat ini, kata dia, penyidikan lebih lanjut dilaksanakan oleh Subdit Gakkum Ditpolair Daerah Riau.
“Indikasi kerugian negara yang dapat diselamatkan dan kalau solar tersebut solar subsidi adalah 6.000 liter dikalikan Rp5.500 dengan total menjadi Rp33 juta. Tapi kalau BBM tersebut BBM industri, maka 6.000 liter dikalikan Rp13.560 dan kerugian totalnya mencapai Rp813 juta,” katanya.
Sementara itu, kata dia, untuk asal usul solar masih dilidik, termasuk pemiliknya. “Kasusnya masih terus dikembangkan,” katanya. ***