Beranda blog Halaman 2658

Kemenag Rohul Harapkan Guru Profesional

2aRokan Hulu (SegmenNews.com)- Untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional, sehingga menghasilkan lulusan yang cerdas, mandiri, kreatif, inovatif, dan bertanggungjawab, maka para guru di semua jenjang pendidikan, baik sekolah maupun madrasah, hendaklah professional, sebab untuk menjadikan sekolah dan atau madrasah yang berkualitas hanya dapat dilakukan oleh guru yang professional.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, kepada sejumlah wartawan, usai mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kab Rohul, Jumat (2/5/2014) di halaman kantor Bupati Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

Dikatakannya, untuk menjadi guru professional diperlukan 5 persyaratan. Pertama, jenjang pendidikannya minimal S1 dan kalau bisa S2, sebab pendidikan minimal untuk menjadi seorang guru saat ini haruslah S1, jika dibawahnya, maka tidak sesuai lagi dengan perkembangan dan kebutuhan zaman.

Kedua, pendidikan dan mata pelajaran yang diajarkan haruslah sesuai dengan kompetensinya, tidak boleh menyimpang atau tidak sesuai antara pendidikan dan materi pelajaran yang diajarkan (miss match), sebab seorang guru haruslah mengajarkan materi pelajaran sesuai dengan kompetensinya.

Ketiga, memiliki keterampilan dalam bidang tulis menulis, sehingga dia dapat merumuskan materi pelajaran yang akan diajarkannya dalam bentuk tertulis. Selain itu, sesuai aturan terbaru, seorang guru kalau mau naik pangkat dari Golongan III/b ke III/c, syaratnya harus membuat tulisan, minimal penelitian tindakan kelas.

Keempat, mengajar dengan menggunakan sarana IT seperti laptop dan infokus, sehingga memudahkan bagi peserta didik untuk memahaminya, termasuk akan memberikan kemudahan bagi para guru untuk menyiapkan Rencana Program Pembelajaran (RPP).

Kelima, memiliki penghasilan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya, sebab tidak mungkin seorang guru dapat mengajar dengan baik, jika untuk keperluan makan, kontrak rumah, listrik, dsb masih harus mencari kesana dan kemari. Untuk itu Pemerintah menyiapkan tunjangan sertifikasi dan remunerasi.

Untuk mencetak guru professional sebagaimana disebutkan di atas, diperlukan political will dari Pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, baik dalam bentuk kebijakan maupun dalam bentuk pendanaan, sehingga pendidikan kita tidak jalan di tempat.***(Acce)

Pemkab Pelalawan Nunggak Listrik, PLN Ancam Pemutusan

nunggak listrikPelalawan (SegmenNews.com)- Beberapa jalan di pemukiman masyarakat kabupaten Pelalawan terancam gelap gulita. Pasalnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan masih menunggak pembayaran listrik Pajak Penerangan Jalan (PPJ) hingga awal Mei 2014.

Kepala PLN Rayon Pangkalan Kerinci Afrizal pekan lalu membenarkan Pemkab Pelalawan belum membayar tagihan PPJ tahun 2014 tersebut. ”Kita dari pihak PLN telah melayangkan surat ke Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Pelalawan, karena sudah tiga bulan lebih belum menyetorkan PPJ mereka,” tegas Kepala rayon PLN Pangkalan Kerinci.

Dikatakan Afrizal, pihaknya telah memberikan kelonggaran kepada Pemkab Pelalawan terhadap pembayaran PPJ hingga tiga bulan untuk penerangan jalan umum (PJU) yang tersebar di beberapa kecamatan di kabupaten Pelalawan, meliputi kota Pangkalan Kerinci, kecamatan Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung, Ukui dan beberapa kecamatan lainnya.

Namun perpanjangan tiga bulan sekali pembayaran PPJ itu tidak dilakukan, hingga PLN rayon Pangkalan Kerinci terpaksa melayangkan surat teguran, hingga dua kali. Tetapi tetap tidak ada tanggapan surat ke tiga di layangkan dan pemutusan terpaksa di lakukan.

“Kita telah melayangkan surat dua kali ke Distamben, tapi kemarin pihak Pemkab dan Distambes sudah ada perwakilan menemui kita, untuk melakukan koordinasi terkait penghitungan yang sedang mereka lakukan sekarang. Kalau waktu yang diberikan juga tidak ada tanggapan kita layangkan surat ke tiga dan kemudian terpaksa dilakukan pemutusan,” ujarnya.

Maka apabila PLN melakukan pemutusan, sudah pasti kondisi jalan di kabupaten Pelalawan akan gelap gulita. Sementara masyarakat tiap kali membayar tagihan listrik mereka setiap bulan pajak lampu penerangan jalan telah dipotong secara otomatis dan disetorkan ke Pemkab Pelalawan.

“Biasanya pembayaran dilakukan tiga bulan sekali sesuai dengan daya yang terpasang. Tapi sekarang sudah memasuki bulan kelima, kalau tidak salah tiap bulan lebih dari Rp250 juta atau sekeluruhan hampir mencapai Rp1 miliar pembayaran PPJ-nya,” ungkap mantan Kepala PLN Rayon Air Molek, kabupaten Inhu tersebut.***(fin)

Tabrakan, Karyawan PT Agrita Tewas Ditempat

tabrakanLanggam (SegmenNews.com)- Naas menimpa dua karyawan PT Agrita saat mengendendarai sepeda motor Honda Kharisma BM 4702 AI bertabrakan dengan mobil truk kayu di Jalan Koridor PT RAPP di km 39/40, desa Segatik, kecamatan Langgam, sat tewas dan satu orang lagi mengalami kritis.

Dua karyawan PT. Agrita tersebut adalah, Manta Tambunan (25) warga Prumahanan PT Agrita Blok E no 38 desa Segat, tewas di tempat dengan kondisi kepala pecah dan rekannya Parbukitan Tampubolon (25) mengalami luka parah dan kiritis dilarikan ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Informasi dirangkum, menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi secara tiba-tiba, JUm’at (2/5/14) saat korban berangkat dari arah mess tempat tinggalnya di perumahan PT Agrita menuju kota Pangkalan Kerinci. Namun entah mau kemana kedua karyawan PT Agrita itu yang mengendarai motor tidak mengenakan helm.

Tapi saat melaju dengan kecepatan tinggi di jalan koridor PT RAPP yang berdebu dan penuh kerikil tiba-tiba ada mobil truk di depan dengan sorotan lampu cukup terang. Menyadari ada mobil truk yang datang dari arah berlawanan, Manta yang menunggangi motor tersebut berusaha menghindar.

Walau sempat menghindar saat menyadari ada mobil truk, tapi jarak sudah dekat hingga tabrakan tak terhindari lagi, yang membuat kedua karyawan PT Agrita jatuh terpental ke badan jalan. Sementara luka parah dibagian kepala dialami oleh Manta, setelah kepala yang tidak mengenakan helm hingga terkapar bersimbah darah.

Sementara rekannya yang juga ikut mengalami cedera di kepala masih sadarkan diri. Warga yang mengetahui ada tabrakan segera menghubungi petugas kepolisian. Unit Lantas Polsek Subsektor Langgam bersama Unit Lakalantas Polres Pelalawan yang mendapat laporan segera turun ke tempat kejadian perkara.

Namun sebelum polisi tiba di lokasi kejadian, Manta telah tewas dengan kondisi kepala pecah, sedangkan rekannya masih bernyawa, segera di evakuasi ke RSUD Selasih untuk mendapatkan pertolongan medis. Sedangkan sepeda motornya yang mengalami rusak berat akibat dilindas truk segera di amankan ke Satlantas Polres Pelalawan bersama supir dan truk yang menabrakanya tersebut.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, kemarin membenarkan adanya kecelakaan lalulintas yang menelan satu korban jiwa tersebut. ”Dalam inseden kecelakaan itu satu orang pengendara motor meninggal dunia dan satu lagi luka berat dan kini sedang di rawat di rumah sakitm” ujar Paur Humas.

Sedangkan kata Edy, untuk memastikan penyebab kecelakaan masih diselidiki Unit Lakalantas Polres Pelalawan, dan supir truk telah diamankan guna menjalani pemeriksaan intensif.***(fin)

Cegah Perbuatan Amoral, Disdik Diminta Kawal Sekolah

Drs H Achmad Msi (SegmenNews.com)
Drs H Achmad Msi (SegmenNews.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com) Walaupun di Kabupaten Rokan tidak terjadi perbuatan amoral seperti kasus di Sekolah Jakarta International School (JIS) di Jakarta. Bupati Rokan Hulu, Drs H Achamd Msi mengingatkan kepada pengawas Sekolah maupun Dinas Pendidikan melakukan pengawalan dan pengawasan yang ketat.

“Jangan sampai terjadi tindak kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak-anak kita di PAUD dan TK, seperti kasus JIS. Para guru, pengawas dan Disdik harus memantau proses belajar mengajar dan tindakan lainnya di sekolah,” Kata Bupati mengingatkan.

Lanjutnya, mencegah lebih baik dari pada merehabilitasi psikologi anak yang sudah kena tindak kekerasan dan kejahatan seksual itu. Psikologi mereka akan sulit normal seperti sebelumnya. Penjegahan perbuatan yang keji itu tak hanya bagi murid PAUD dan TK, murid SD hingga SMU juga harus dipantau jangan sampai ada tindak kekerasan dan perbuatan seksual terjadi.

Kata Bupati, untuk pembinaan moral dan akhlak murid jauh hari Pemkab Rokan Hulu sudah malakukan program keagamaan seperti magrib mengaji dan lainnya. Bahkan saat ini Pemkab Rokan Hulu memprogramkan pendidikan agama pada bidang studi Fiqih, Akhidah Akhlah, Bahasa Arab, Sejarah Islam dan lainnya khusus untuk sekolah SMP dan SMA. Saat ini tengah dilakukan penyeleksian guru pada bidang studi tersebut.

“Selama ini hanya sekolah SD yang ada pendidikan agama seperti Madrasah. Namun sekarang ditingkat SMP dan SMA di 16 Kecamatan di Rokan Hulu sudah ada dengan nama PDTW dan PDTU. Dengan adanya pendidikan bidang studi keagamaan tambahan moral dan akhlak murid akan lebih baik. Diharapkan mereka menjadi generasi berakhlah dan berbudi luhur,” terang Bupati lagi.***(adv/hum/r4n)

Rokan Hulu Terbaik III Nasional Penanggulangan Bencana

Kepala BPBD Rohul, menerima penghargaan terbaik ke 3 Nasional,  kategori pencegahan dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana, dari BNPB Pusat, diserahkan Bupati Achmad. (foto: SegmenNews.com)
Kepala BPBD Rohul, menerima penghargaan terbaik ke 3 Nasional, kategori pencegahan dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana, dari BNPB Pusat, diserahkan Bupati Achmad. (foto: SegmenNews.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul mendapat penghargaan terbaik ke III Nasional dalam kategori pencegahan dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan mendapatkan bantuan 1 unit mobil dapur lapangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Rohul Komplek Pemda Rohul Kota Pasir Pangaraian, Jumat (2/5/14), langsung diberikan Bupati Rohul Drs. Achmad, MSi kepada Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana, ST, MM.

Sedangkan pengahargaan dan mobil tersebut diterima Pemkab Rohul dari Kepala BNPB Dr. Syamsul Maarif, MSi pada Tanggal 10 Maret 1014 lalu.

Disampaikan, Bupati Rohul, pemkab Rohul komit dalam upaya-upaya pencegahan terhadap bencana baik kebakaran hutan, banjir dan lainnya, seluruh personil sudah siap siaga untuk mengahadapinya.

Langkah strategis dilakukan Pemkab Rohul yakni melakukan keterpaduan dari semua aspek untuk sama-sama sadar dampak dan bahaya jika terjadi bencan, termasuk di segi institusi dan kelembagaan sudah tertata dengan baik.

“Sehinggga terjadi bencana asap kemarian, kita di Rohul zero hospot, ini langkah dalam managemen potensi-potensi bencana serta terbinanya interaksi sosial sehingga ada kesadaran masyarakat terhadap dampaknya,” ujarnya.

Ketika ditanya kesiapan Pemkab Rohul dalam mengahadapi bencana kemarau untuk masa-masa yang datang sebab berpotensi terjadi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut), Bupati menjawab akan melakukan antisipatif, memtakan tempat-tempat yang rawan kebakaran, menyediakan peralatan, kekaran.

“Kita berharap masyarakat sadar, karena api kecil akan kawan tapi jika sudah membesar akan menjadi lawan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala BPBD Rohul mengatakan, memang Rohul mendapat peringkat ke III Nasional, tapi prestasi berkat adanya arahan dan bimbingan Bupati Rohul, kemudian ada kerjasa kolektif antara Polri, TNI, Tagana, Tim Reaksi Cepat (TRC) Rohul.

“Ini terwujud dengan adanya komunikasi konstruktif, memang bencana tidak bisa dihindarkan, tapi kita mencoba untuk meminimalisir resikonya,” tambah Aceng.***(adv/hum/r4n)

Aneh, PPK dan PPS Bermasalah di Rohul Hanya Dinonaktifkan

Kasat Reskrim, AKP Imron Teheri
Kasat Reskrim, AKP Imron Teheri

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- PPK Kecamatan Pendalian IV Koto bersama PPS Desa Suligi, dan PPS Desa Pendalian IV Koto, jelas-jelas telah melakukan kecurangan menggelembungan kertas suara terhadap dua Caleg Rokan Hulu yakni, untuk Caleg Demokrat dan Gerindra.

Dari hasil Pengecekan ulang suara di KPU Rokan Hulu juga terbukti bahwa memang ada penggelembungan suara, namun anehnya pihak PPK dan PPS di dua Desa tersebut hanya dinon aktifkan tanpa ada tindak pidanya yang diberlakukan oleh pihak Panwaslu dan Gakkumdu Rokan Hulu.

“Rekapitulasi penghitungan suara ulang kemarin kan sudah jelas pelanggarannya. Adanya penambahan suara ke salah seorang caleg atas nama Nurhasni, dari Partai Demokrat. Mengenai pidananya, itu tergantung Panwaslu, yang didalamnya ada sentra Gakkumdu. Ada Panwaslu, ada Polisi dan ada Kejaksaan,”terang Ketua KPU Rohul, Fahrizal, Jumat (2/5/14).

Katanya, penggelembungan suara yang terjadi di Kecamatan Pendalian IV Koto, kata Ketua KPU Rokan Hulu tidak mempengaruhi suara dari Calon Legislatif (Caleg) lainnya, karena suara yang digelembungkan itu akan dijadikan sebagai suara tidak sah oleh KPU Rokan Hulu.

“Atas pergeseran suara ini, perolehan suara tentu mengalami perubahan. Dimana kelebihan suara itu akan dijadikan suara tidak sah. Oleh karena itu Sabtu (3/5) besok, KPU Rohul akan menghadiri undangan KPU Provinsi Riau untuk mengikuti pleno rekapitulasi penghitungan suara ulang,” ulasnya lagi.

Sementara itu Ketua Panwaslu Rohul, Suherman, SAg kepada wartawan membenarkan telah terjadi pelanggaran penggelembungan suara di Kecamatan Rokan IV Koto. Namun dia berkilah sulit untuk mencari pelakunya.

“Ya, ada pelanggaran. Namun belum diketahui siapa pelakunya. Karena pelanggaran itu bisa saja terjadi ditingkat PPK atau PPS,” katanya.

Tindakan kecurangan yang belum ada tindak pidananya bukan hanya di Kecamatan Rokan IV Koto, bahkan seorang KPPS yang melakukan pencoblosan 12 kertas suara di TPS 1, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah terhadap salah satu Caleg dan partai juga lepas dari Pidana.

Kapolres Rokan Hulu Onny Trimurti melalui Kasat Reskrim, AKP Imron Teheri menjelaskan bahwa Kasus pelanggaran pencoblosan tersebut jelas pidana. Bahkan, karena pelakunya adalah KPPS sebagai penyelenggara Pemilu, maka hukumannya bisa ditambah sepertiga hukuman.

“Pencoblosan yang dilakukan KPPS itu jelas-jelas Pidana. Bahkan hukumannya akan ditambah sepertiga lagi,” kesal Kasat.

Dilanjutkan Kasat, sejauh walaupun dirinya sudah dilibatkan dalam rapat terjadinya pelanggaran tersebut. Namun pihak Gakkumdu belum menerima laporan resmi dari Panwaslu.

“Kita bisa memproses secara hukum kalau ada laporannya,” tutup Kasat reskrim.***(r4n/acce)

Bupati Rohul: Rokan Hulu Tak Ada lagi Sekolah Berlantaikan Tanah

Bupati Achmad pimpin upacara Hardiknas
Bupati Achmad pimpin upacara Hardiknas

Rokan Hulu (SegmenNews.com) Untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, baik insfrastruktur, sarana dan prasana dan juga tenaga didik yang berkualitas. Pemkab Rokan Hulu telah menyiapkan dana sebesar 25 persen dari APBD.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ahmad Msi, Jum’at (2/5/14) dalam sambutannya pada peringatan Hardiknas dihalaman Kantor Bupati yang dihadiri seluruh pelajar se-Rohul, PNS dan para Pejabat dilingkungan Pemkab Rohul.

Dengan adanya dana bergulir tersebut, Bupati memastikan tidak ada lagi sekolah yang berlantai tanah dan berdindingkan papan jika sekolah tersebut berdiri diatas dua tahun. Untuk itu para Guru dan Kepala Sekolah harus bisa memberikan pendidikan yang berkualitas.

“Di Rohul tak ada lagi Sekolah berlantai tanah dan berdinding papan. Kita Komit meningkatkan mutu pendidikan di Rokan Hulu. Kita juga berharap kurikulum 2013 juga dapat berjalan dengan baik di Rokan Hulu,” tukasnya.

Ditambahkan Bupati, para guru juga diminta tidak melakukan tindak kekerasan terhadap murid saat memberikan bimbingan belajar di sekolah yang akan berdampak kepada kepribadian anak.

Untuk bimbingan kepribadian itu, saat ini Pemkab Rohul tengah melakukan seleksi untuk guru PDTw dan PDTU untuk tingkat SMP dan SMU dengan empat mata pelajaran keagamaan. Dengan adanya pelajaran tambahan dibidang keagamaan itu diharapkan akan tercipta SDM atau murid yang berakhlak dan berkepribadian yang baik.

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas guru, Bupati berjanji akan terus meningkatkan penghasilan para guru di tahun 2015 mendatang. Sehingga mutu pendidikan dan para guru terus meningkat dan akan menciptakan murid berprestasi yang mampu bersaing di skala Internasional.

Dalam suasana Hardiknas ini, Bupati juga mengucapkan terimakasihnya kepada pihak perusahaan yang menggelontorkan dana Coorporate Social Responsiblity (CSR) untuk sekolah dan para murid. Seperti PT Surisenia Plasma Taruna yang memberikan bantuan pada Siswi SDN 004 Tambusai Tiara Deviayanti Lestari sebesar Rp 1. 800 ribu, PT. Naga Mas Agro Mulya memberikan bantuan pada Siswa SMP S Kita Membangun Yadika yakni Halry Pizey Silaen Rp 1.800 ribu.

Kemudian PT Perkebunan Nusantara V diterima Siswa SMAN I Ujung Batu yakni Andri Gunawan 1. 400 ribu dan terakhir PT Suri Senia Plasma Taruna diterima Mahasiswa Universitas Pasir Pangaraian (UPP) Julia Eva Ningsih Rp 2.400 ribu.

“Kita ucapkan kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan, kita perusahaan-perusahaan lainnya juga menyusul dan membuat program yang sama,” tutupnya.***(adv/r4n)

Peringatan Hardiknas Pelalawan Diwarnai Penilangan

 

ilustrasi
ilustrasi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Pelalawan bertempat di bola di Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kerinci, Jumat (2/5) pagi sekitar pukul 08.00 WIB terbilang lancar.

Namun akibat pelanggaran pengendara yang dilakukan para peserta Upacara Hardiknas membuat Kepolisian mengambil tindakan. Satu persatu kendaraan peserta Upacara Hardiknas dihentikan karena melanggar aturan berlalulintas. Adapun jenis pelanggarannya tidak menggunakan helm, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan membawa Surat Tanda Nomor Kenderaan Bermotor (STNK).

Dari 47 kendaraan yang ditilang, 30 unit diantaranya kendaraan bermotor diamankan pihak Satlantas Polres Pelalawan

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Afrizal didampingi Kanit Turjawali Ipda Romi Irwansah mengatakan dari beberapa anak sekolah, PNS yang ditilang ada juga beberapa warga sipil yang terjaring.

“Banyaknya para PNS yang dirilang, ini menandatakan minimnya kesadaran PNS yang taat aturan Lalulintas,” imbuhnya

Walau demikian, peserta upacara Hardiknas tetap bisa mengikuti upacara tersebut dengan membawa kertas merah bukti tilang tesebut.***(fin)

Sepekan Polres Rohul Amankan 4 Unit Truck dan Kayu Diduga Ilegal

AKP Imron Teheri, S,sos
AKP Imron Teheri, S,sos

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dalam waktu satu pekan, Polres Rokan Hulu mengamankan empat unit truck jenis Coldiesel, dua orang ditetapkan sebagai tersangka.

Dikatakan Kapolres Rokan Hulu, AKBP Onny Trimurti melalui Kasat Reskrim, AKP Imron Teheri, S,sos, Jum’at (2/5/14) diruang kerjanya, dua unit truk beserta beberapa kubik kayu disita pada akhir bulan April.

Dari pengembangan dua orang sebagai sopir truk ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar Undang-Undang nomor 18 tahun 2013 tentang kehutanan.

“Penangkapan dua unit truk tersebut di tempat berbeda yang masih di wilayah Kecamatan Tambusai, dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kasat Reskrim.

Sementara dua unit truk lagi yang ditangkap Kamis (2/5/14) kemarin saat ini masih dalam pengembangan, sebab kayu yang dibawa dari Padang lawas tersebut memiliki dokumen dari pihak Desa Sungai Datar Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara, bahwa kayu yang mereka bawa adalah kayu tanaman atau kayu kampung dan bukan kayu hutan seperti cempedak, durian dan lainnya.

Dalam Peraturan Menteri Kehutanan nomor 30 tahun 2012 tentang penatausahaan hasil kayu hutan yang berasal dari hutan dan hak kayu jenis kampung tersebut tidak termasuk ilegal loging.

“Sopirnya saat ini tidak kita tahan, kita masih melakukaa pemeriksaan, jika tidak terbukti ada unsur pidana, maka mobil mereka akan dikembalikan,” jelas Imron.***(r4n)

Serang Petugas, Lima Perampok Ditembak Mati

Lima jenazah perampok di RS Dokter Soetomo, Surabaya (okezone)
Lima jenazah perampok di RS Dokter Soetomo, Surabaya (okezone)

SegmenNews.com– Lima perampok tewas setelah ditembak aparat Polrestabes Surabaya. Para pelaku ditembak mati karena menyerang petugas. Komplotan ini merupakan gembong perampok yang sudah lama malang melintang di Surabaya dan sekitarnya.

Lima perampok tersebut yakni Suyono (40) warga Bekasi, Danu Tala; Simanungkalit (32) warga Jalan H Umar RT 03/02 Kel Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Jakarta Barat; Riski Hutahuruk (44) warga Jalan Bangun Rahayu RT 01/03 Ds Neglasari Kec Katibun Kab Lampung Selatan.

Selain itu, Jonnry Marbun (30) warga Kampung Rawa Aren RT 03/12 kel Aren Jaya Bekasi Timur; dan Romulus Naibggolan (34) warga Jalan Narogon Megah 8 blok E/34/10 RT 02/21 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawa Lumbu Bekasi.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman mengatakan, kelima pelaku ditembak karena menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

“Pelaku terpaksa ditembak mati, sebab saat dihentikan malah menyerang petugas,” kata Farman, Jumat (2/5/2014).

Farman menjelaskan, pelaku ini merupakan jaringan lama. Terakhir mereka beraksi di rumah Villa Bukit Regency 1 Pakuwon City, Surabaya. Saat itu, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan senilai Rp2 miliar.

Berbekal rekaman yang didapat polisi serta sketsa wajah. Secara kebetulan, pada Jumat dini hari tadi polisi melakukan patroli dan melihat mobil pelaku.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara-petugas. Polisi sempat memberikan tembakkan peringatan, namun para pelaku ini malah menghentikan mobil dan berhamburan keluar.

“Ternyata mereka keluar dari mobil sambil membawa sabit dan langsung diayunkan untuk menyerang anggota. Keadaan mengancam, maka kelima pelaku ditembak di dada,” jelasnya.

Kelima perampok langsung tewas tersungkur. Petugas kemudian membawa jenazah perampok ini ke kamar jenazah RSU Dokter Soetomo.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam Mobil Xenia silver nopol A 1145 FF milik pelaku, ditemukan 2 buah linggis, 1 buah kubut, tali rafia, lakban hitam, 5 buah sabit, 5 stel sarung tangan, uang Yuan, uang ringgit Malaysia, 1 cincin kawin, 1 cincin bertuliskan nama korban, tang potong yang dibeli dari sebuah supermal, uang tunai Rp8.700.000 diduga hasil kejahatan, 3 buah ATM BRI milik tersangka.***(has/okezone)