Beranda blog Halaman 2660

Buntut Demo Warga Tumang, Dua Warga Tertembak, Diduga dari Pistol Polisi

Iwan terkena tembakan di kaki kiri mendapat pertolongan medis di RSUD Siak
Iwan terkena tembakan di kaki kiri mendapat pertolongan medis di RSUD Siak

Siak (SegmenNews.com)- Buntut dari aksi Demo masyarakat Desa Tumang, Kecamatan Siak, Kamis ( 17/4/14) mengakibatkan dua warga tertembak, diduga peluru dari pistol polisi yang melepas tembangan peringatan.

Korban tembakan tersebut yakni, Sunar yang merupakan ketua RT 03 dengan luka tembakan di bokong, sedangkan Iwan terkena tembakan di kaki kiri. Saat ini kedua korban dirawat di RSUD Siak.

Menurut warga, Badul Roni (34) kericuhan demo terjadi saat para ibu-ibu hanya berebut makanan di salah satu mobil. Saat itu polisi melepas tembakan. Tiba-tiba dua warga berteriak kesakitan. Ternyata dua warga terkena tembakan.

“Suara tembakan pistol Polisi banyak entah dari mana. Saat Sunar mencoba menenagkan ibu-ibu, tiba-tiba Sunar tumbang dan berteriak minta tolong, dia tertembak. Kami lantas melarikan Sunar ke rumah sakit,” uangkapnya.

Dilapangan, Kasat sabara Polres Siak AKP Ade Pranyoto masih mencoba menenangkan masyarakat yang berteriak-teriak dan memukul-mukul drum. Setelah itu, masyarakat mulai diam, akan tetapi masih tetap bertahan.

Aksi demo masyarakat tersebut dipicu penuntutan warga agar pihak kepolisian melepaskan Kades dan warga mereka yang ditangkap Polisi. (Baca Selengkapnya: Ratusan Massa Tuntut Pelepasan Kades).***(rinto)

Asyik, Pejabat Kemenag Rohul Study Wisata ke Danau Toba

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa dirinya bersama 39 orang pejabat Kemenag lainnya se Rohul, berangkat study wisata ke Istana maimun Kota Medan, tempat wisata Berastasi, dan terakhir menikmati indahnya Danau Toba Sumatera Utara.

Demikian disampaikannya kepada sejumlah media di kantornya, jalan ikhlas kompleks perkantoran pemerintah Pasir Pengaraian, Kamis (17/4/2014). Dikatakannya, study wisata ini dilakukan secara swadaya atau atas biaya sendiri, dan bukanlah merupakan biaya dinas, sebab hal itu tidak dibenarkan dan tidak tersedia dananya untuk itu.

Peserta yang ikut adalah Kakan Kemenag, Kasubag TU, para Kasi, Kepala MIN/MTsN/MAN, dan Kepala KUA se Rohul. Jumlah seluruhnya sebanyak 40 orang. Berangkat sore hari ini sekitar pukul 17.00 Wib dengan menggunakan bus wisata, diperkirakan tiba di Kota Medan besok pagi jam 05.00.

Selepas melihat peninggalan sejarah kebudayaan Islam yang gemilang, yaitu Istana Maimun Kota medan, perjalanan dilanjutkan menuju obyek wisata Berastagi sekaligus melihat dari dekat kondisi Gunung Sinabung yang meletus beberapa waktu yang lalu, sebagai sebuah musibah yang tak dapat ditolak oleh manusia.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke Danau Toba, diperkirakan tiba sore hari dan langsung menginap di salah satu hotel sederhana. Pagi hingga sore harinya menikmati indahnya ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa, obyek wisata tiada taranya di dunia yaitu Danau Toba yang indah dan terkenal.

Sore harinya langsung pulang menuju Kota Pasir Pengaraian dan diperkirakan akan tiba pada pagi harinya, Minggu (20/4/2014). Dan besok paginya, yaitu Senin langsung masuk kantor, melaksanmakan tugas sebagaimana biasanya.

Ahmad Supardi menyatakan, kebetulan hari Jumat ini adalah hari libur nasional, maka dirinya sengaja mengajak para pejabat, yang selama ini telah banyak bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat, untuk berlibur ke Kota medan, Berastagi, dan Danau Toba, sekedar untuk menghilangkan penat dan kejenuhan bekerja.

Namun demikian, yang terpenting adalah menikmati indahnya alam ciptaan Tuhan, yang dihamparkan bagi umat manusia untuk dinikmati dan dikaji sesuai petunjuknya. Yah…. semacam mempelajari ayat-ayat kauniyah (alam semesta ciptaan Allah) sebagai bukti nyata adanya Allah SWT.

Saya berharap, study wisata ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, papar Ahmad Supardi.***(acce/rls)

Sidang Perkara Hutan HPT, Ketua KUD BJL Beri Keterangan Berbelit-Belit

Saksi kasus penyerobotan lahan HPT di PN Pelalawan
Saksi kasus penyerobotan lahan HPT di PN Pelalawan

Pelalawan (SegmenNews.com)- Ketua KUD Bina Jaya Langgam (BJL) Jhoni Afrizal SE sebagai saksi memberikan keterangan berbelit belit di persidangan penyerobotan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) yang melibatkan terdakwa Kades Gondai non aktif H Atiman bersama Mulyadi Candra dan putranya Wiliam yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pelalaan jadi perhatian, Rabu (16/4) sore.

Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua PN Pelalawan Hj Melfiharyati, SH, MH, didampingi dua hakim anggota Hendah Karmila Dewi, SH, MH dan Ega Shaktiana SH, MH berbelit-belit ketika dua saksi di hadirkan oleh jaksa penuntu umum (JPU) Banu Lesmana SH LLM bersama Sorbani Binzar SH.

Awal sidang Ketua KUD Bina Jaya Langgam (BJL) Jhoni Afrizal SE sebelum memberkan kesaksian disumpah oleh majelis hakim. Sempat kembali disampaikan oleh Penasehat Hukum terdakwa yang merasa jawaban yang di lontarkan oleh saksi terkesan di tutup-tutupi.

Anehnya lagi selaku Ketua KUD BJL sejak tahun 2010 sampai 2013 tidak mengetahui berapa jumlah pasti anggota koperasi yang dipimpinnya tersebut. Termasuk titik kordinat kawasan HPT yang dipercayakan KUD untuk di kelola oleh pemerintah tersebut.

“Saudara saksi tau sebelum sidang sudah di sumpah dan kalau memberikan keterangan palsu dapat di pidana,” ujar Penasehat Hukum terdakwa Wiliam kepada Jhoni.

Setelah mendapat penegasan itu, barulah kembali Ketua KUD BJL mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaiman awal kawasan HPT Teso Nilo eks PT Siak Raya Timber dan dipercayakan KUD BJL untuk mengelola. Begitu juga proses jual beli yang dilakukan oleh terdakwa Mulyadi Candra dan kemudian di jual kepada Atiman melalui Wiliam seluas 500 hektar.

“Saya tidak melihat, tapi hanya mendapat informasi kalau lahan itu dibeli oleh Atiman dari Wiliam putra dari pak Candra. Karena saat KUD itu milik Pak Harris (Bupati Pelalawan),” tutur Jhoni terbatah-batah.

Melihat saksi berbelit-belit ketika mendapat cercaan pertanyaan dari para penasehat hukum terdakwa, langsung ditengahi oleh majelis hakim. Hingga suasana kembali tenang, walau JPU sempat keberatan terhadap pertanyaan yang disampaikan oleh para penasehat hukum terdakwa tersebut.

Karena kesaksian Ketua KUD juga mengejutkan majelis, karena sebuah koperasi yang berbadan hukum tetapi tidak memiliki kantor dan administrasi yang amburadul. Karena hanya di kerjakan oleh Ketua bersama Sekertaris yang berkantor di rumahnya di daerah Langgam.

Sehingga ketiga terdakwa diminta tanggapan langsung membantah beberapa keterangan di persidangan tersebut, karena tidak benar, kalau pihak KUD sebelum mengelola lahan itu sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Tetapi kenyataan menuru Atiman baru dilakukan pada tahun 2012 lalu di pasar Gondai.

Tidak ketinggalan juga keterangan Sekertaris KUD Drs H Jaruddin, dirinya hanya sekali mengecek lokasi lahan KUD yang diserobot oleh Atiman Cs tersebut. Hingga saat ditanya majelis hakim apa isi tanaman yang ada di dalam kawasan jadi bingung apa tanaman kehidupan berupa karet, atau sawit.

Maka setelah keterangan dua saksi dari pengurus KUD BJL dihadirkan, sidang ditunda pekan depan untuk mendegarkan saksi lain. Sementara ketiga terdakwa dapat melenggang keluar dari ruang sidang, karena statusnya tahanan kota. Setelah majelis hakim mengabulkan permohondan ketika terdakwa dengan jaminan uang sebesar Rp50 juta perorang serta orang.***(fin)

Mantan Kades Terantang Manuk Juga Jagi Korban Hipnotis, Tertipu Rp50 juta

Prelaku Hipnotis saat ditangkap Polisi
Prelaku Hipnotis saat ditangkap Polisi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Pasca ditangkapnya pelaku penipuan bermodus menjual benda pusaka palsu dengan menggunakan hipnotis, satu persatu korban mulai melapor ke Polsek, (Baca:  4 Korban melapor jadi Korban Hipnotis). Hari ini, Kamis (17/4/17) seorang korban lagi melapor, korban merupakan mantan Kepala Desa Terantang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras, Alamzah.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH, mengatakan korban mantan Kades tersebut melapor telah ditipu pelaku hipnotis sebesar Rp 50 juta.

Sementara modus pelaku hipnotis sama dengan korban lainnya yakni, dengan menjual guci mini berisi batu delima yang klaim pelaku mampu memperkaya diri dan mengobati segala macam penyakit.

Tak hanya itu, pelaku juga menguras harta para korbannya, mulai dari uang tunai hingga perhiasan. Pelaku tersebut saat ini telah ditangkap, (Baca: Pelaku Hipnotis Ditangkap).

Setelah mendatangi Polsek, mantan Kades tersebut memastikan yang ditangkap adalah pelaku, ternyata benar, pelaku yang di sel Polsek juga telah menipu dirinya.***(fin)

Mobil Sexi Asal Arab Dibanderol Rp 38,8 Miliar

mobilSegmenNews.com- Para pakar mobil super Arab yang tergabung dalam W Motors akhirnya membawa supercar yang dulu hanya memiliki wujud konsep ke dunia nyata dengan waktu yang terhitung sangat singkat, sekitar satu tahun saja.

Lebih hebatnya lagi, mereka telah mengumumkan generasi kedua dari Lykan Hypersport, atau prototype zero, yang baru akan debut di tanah Eropa akhir minggu ini dalam ajang Top Marques Monaco 2014 mulai Kamis tanggal 17 April ini.

Lykan Hypersport karya W Motors yang baru menginjak usia dua tahun, berdiri tahun 2012, merupakan supercar pertama yang lahir dari tanah Arab, disusul oleh generasi keduanya yang bernama Lykan Supersport.

Dilihat dari sektor jantung pacu, supercar asal negeri padang pasir ini menggunakan twin-turbocharged flat-six engine dengan ledakan tenaga hingga 750 hp dan torsi hingga 1.000 Nm.

Berbekal mesin tersebut, Lykan Hypersport mampu melesat dari 0-100 km/h dalam 2.8 detik dengan top speed hingga 395 km/h, membuatnya berada di kelas yang sama dengan Bugatti Veyron dan Koenigsegg Agera R.

Namun untuk perihal harga, menyandang gelar sebagai yang tercepat dan termewah dari negeri Arab, jelas banderol yang dipasang takkan ‘semurah’ supercar lainnya. Satu unit Lykan Hypersport terbaru dipatok harga mulai dari US$ 3,4 jutaan atau sekitar Rp 38,8 miliaran.***

Red: Son
sumber: otosia.com

Sumbar Diterjang Longsor dan Puting Beliung

Longsor Sumbar
Longsor Sumbar

SegmenNews.com – Bencana tanah longsor dan angin puting beliun menerjang dua wilayah di Provinsi Sumatera Barat pada Selasa 15 April sekira pukul 17.00 WIB. Longsor terjadi di jalan lintas Padang-Bukittinggi atau sekitar air terjun Lemba Anai.

Menurut Indrawati (42) warga Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, saat kejadian anaknya Rahmawati baru pulang kuliah dengan menumpang sebuah bus menuju ke rumahnya.

“Saat kejadian itu di depan bus yang ditumpangi anaknya ada satu mobil Avanza dari Bukittinggi menuju Padang nyaris tertimbun longsor, beruntung mobil tersebut cepat ngerem,” ungkapnya.

Dia menuturkan, semua isi bus terpaksa keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri. Lokasi kejadian di Silaing atau tepatnya di kawasan Megah Mendung. Sementara Kepala UPT Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Panjang Joni Aldo mengatakan, longsor terdapat di dua titik di jalan yang sama.

“Pertama di daerah Silaing Karing dan Megah Mendung. Itulah titik longsor saat ini, tapi masih satu jalan,” ujarnya.

Akibat longsor, sempatg diberlakukan buka tutup di jalan tersebut. Dia meminta agar warga sementara tidak melewati jalan tersebut, lantaran masih banyak bebatuan sisa longsor yang jatuh ke jalan.

“Dari laporan anggota kita kondisi lokasi kejadian itu masih hujan, jadi peluang untuk longsor bisa saja terjadi untuk itu pengendara mobil untuk berhati-hati,” ujarnya.

Sementara itu, angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sebanyak tiga rumah rusak akibat tertimpa batang pohon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar, Altri Suandi mengatakan, saat kejadian turun hujan cukup lebat.

“Tiga rumah rusak tertimpa pohon, kemudian beberapa ruas jalan di daerah tersebut juga ditutupi pohon tumbang akibat puting beliung, tak ada korban manusia,” tandasnya.***

Red: has
Sumber : okezone

Kades Ditahan, Ratusan Massa Blokir Jalan PT SSL Siak

Ratusan masyarakat blokir jalan PT SSL
Ratusan masyarakat blokir jalan PT SSL

Siak (SegmenNews.com)– Ratusan masyarakat Desa Tumang, Kecamatan Siak, berdemo dan memblokir Jalan akses masuk menuju areal perusahaan PT. Sumber Seraya Lestari (SSL), tepatnya di persimpangan jalan lintas Siak – Sei Mandau, Rabu (16/4/14).

Massa tak terima Kades Tumang, M Taher dan tiga orang warga mereka ditahan oleh pihak kepolisian. Mereka ditahan kepolisian Siak, Selasa (15/4) sore kemarin.

Ketua BPD Desa Tumang, Abdul Minan menuturkan, sejumlah warga kesal atas tindakan dari kepolisian yang melakukan penahanan kepada kepala desa mereka, tanpa ada alasan yang jelas.

“Permasalahannya dimana sehingga Kepolisian harus melakukan penahanan kepada Kepala Desa kami. Kalau memang harus ditahan, tolong beritahu kami apa kesalahannya,” ujar minan.

Dari kabar yang mereka dengar, bahwa keempat warga mereka ditahan atas laporan pihak PT. SSL, Perihal pengelolaan lahan di areal hutan yang berada didekat tapal batas perusahaan PT. SSL.

Menurut Minan, lahan yang dikelola masyarakat tidak ada bukti apapun masuk kedalam areal hutan konsesi milik PT SSL, pasalnya, perusahaan tidak memiliki patok batas lahan yang jelas.

“Kalau memang lahan yang di kelola masyarakat adalah lahan perusahaan, kenapa tidak dari dulu dilarang, saat masyarakat menanam sawit, kenapa setelah panen baru dilaporkan perusahaan,” kesalnya.

Mereka meminta pihak kepolisian segera menarik laporan dan membebaskan Kades dan tiga warga mereka.

Kapolsek Siak APK Rozali dan juga Camat Siak Wan Saiful Effendi bersama pihak PT SSL menggelar pertemuan untuk memcahkan permasalahan tersebut.

Dalam pertemuan, warga tetap mendesak pihak perusahaan untuk mencabut laporan dan membebaskan Kades dan tiga warga Tumang lainnya. Pihak PT. SSL melalui bidang Humas, Yudhi mengungkapkan pihaknya baru bisa memberikan jawaban pada pukul 15.00 wib tuntutan warga itu.

“Anggaplah Kepala Desanya bisa bebas, apakah permasalahan penguasaan hutan konsesi bisa selsai. Namun untuk masalah Kades itu, kita harus melaporkan dahulu kepada pimpinan mengenai tuntutan warga. Jam 15.00 Wib, baru kita berikan jawabab,” tutur Yudhi saat pertemuan itu berlangsung.

Namun sayangnya, hingga waktu yang ditentukan, perusahan tetap pada pendiriannya, dan mengungkapkan jika permasalahan itu telah masuk ranah hukum, dan bukan menjadi kewenangan mereka.

Karena hasil pertemuan tidak memuaskan, masyarakat mengancam akan melakukan demo jika tuntutan mereka tidak di lakukan.

“Warga tetap melakukan terus aksi seperti ini, hingga tuntutan kami di indahkan,” katanya.***(rinto)

Ogah Dipenjara, Farhat Minta Maaf ke Dhani

Farhat dan Dhani (kapanlagi.com)
Farhat dan Dhani (kapanlagi.com)

SegmenNews.com – Farhat Abbas mencoba menunjukkan itikad baik dengan meminta maaf kepada Ahmad Dhani di hadapan media. Sikap itu dilakukan Farhat usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik lewat media sosial.

“Saya minta maaf kepada Dhani dan keluarga. Saya sudah lakukan permohonan maaf secara tertulis dan umum. Karena ada sebab akibat dalam kasus ini,” ucap Farhat di Polda Metro Jaya, Selasa (15/4).

Farhat Abbas meminta maaf secara terbuka di hadapan media kepada Ahmad Dhani.Farhat Abbas meminta maaf secara terbuka di hadapan media kepada Ahmad Dhani.

Menurut Farhat, kicauannya di Twitter selama ini merupakan bentuk kontrol terhadap sikap Dhani yang menurutnya sering menuai kontroversi.

“Di samping kritik, itu sudah menjadi rahasia umum. Saya hanya membuat komunikasi di media sosial, bukan fitnah. Cuma dia nggak terima. Tapi saya sudah minta maaf, semoga bisa sembuhkan luka hati Dhani,” ujarnya.

Dengan adanya permintaan maaf, Farhat yakin dirinya akan lolos dari jeratan hukum dan tidak merasakan dinginnya dinding balik jeruji besi.

“Mereka arahkan ada tindak kejahatan, masuk penjara. Kalau hukum kan ada prosesnya, saya nggak peduli. Saya pikir positif saja, saya sudah minta maaf. Mudah-mudahan persoalan cepat selesai,” tandasnya.

Red:son
sumber: kapanlagi.com

Sidang AQJ Berikutnya Hadirkan Saksi Ahli Dari KPAI

kapanlagi.com
kapanlagi.com

SegmenNews.com- Sidang kecelakaan maut Tol Jagorawi yang melibatkan putra musisi Ahmad Dhani, AQJ, akan kembali digelar pada 28 April mendatang. Rencananya sidang akan menghadirkan saksi ahli dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Saksi sudah kami panggil beberapa orang. Sidang dilanjutkan tanggal 28 April 2014 dengan memanggil saksi ahli,” kata JPU Tamalia Rossa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (16/4).

Rossa menambahkan, kemungkinan saksi ahli yang akan dihadirkan dalam sidang nanti adalah perwakilan dari KPAI. Saat ini persidangan AQJ akan fokus pada keterangan saksi dari para ahli.

“Kita belum tahu, mungkin dari KPAI. Nanti kita lihat dari BAP saksi-saksi ahli siapa saja yang dipanggil. Untuk saksi fakta sudah selesai. Sekarang kita fokus saksi ahli,” tukasnya.***

Red:son
sumber: kapanlagi.com

Ayu lebih Selektif Pilih Pasangan

Ayu ting ting (kapanlagi.com)
Ayu ting ting (kapanlagi.com)

SegmenNews.com. – Pengalaman bercerai dengan Henry Baskoro Hendarso alias Enji, membuat Ayu Ting Ting lebih berhati-hati dalam mencari ayah untuk anak tercintanya, Bilqis. Tidak ingin mengulang pengalaman buruk, dia akan lebih selektif dalam urusan pria.
Sang ayah, Rozak yang selama ini mendampingi Ayu dalam melewati masalah, punya kriteria khusus untuk calon menantu yang kelak akan menggantikan Enji.

“Terutama agama, seiman, pinter ngaji, ibadahnya kuat. Sekarang harus hati-hati banget. Yang bertanggung jawab dan agama sih yang paling penting,” ungkap Rozak saat mendampingi Ayu menghadiri HUT SMN ke-9 di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (15/4).

Lebih lanjut, Rozak juga minta calon menantunya bisa menerima putrinya dengan apa adanya. Status Ayu yang sudah janda anak satu juga harus bisa diterima. Jadi tidak hanya mencintai Ayu saja, tapi juga anaknya.

“Harus bisa nerima status Ayu juga dong? Iya trutama sayang sama Ayu, Bilkis dan keluarganya,” tandasnya.***

Red:son
sumber: kapanlagi.com