Beranda blog Halaman 2668

Palsukan Data, Lima CPNS Pekanbaru Terancam Gugur

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Lima orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori dua (K2) yang memalsukan data pada tes CPNS K2 beberapa waktu lalu terancam di pecat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kota Pekanbaru, Azharisman Rozie, saat di konfirmasi Rabu (23/4), menyatakan posisi berkas lima orang CPNS K2 yang kini masih di tangan Inpektorat. Beberapa hari lagi akan di peroleh hasil investigasinya.

“Mudah-mudahan dalam minggu ini ada hasilnya. Apakah yang lima orang itu kita batalkan atau seperti apa,” ujar Haris.

Meski demikian, ujar Haris kondisi ini tidak akan mempengaruhi pengiriman pemberkasan CPNS K2 lainnya sebesar 433, pemberkasannya tetap di selesaikan dan di sampaikan ke BKN.

“Dalam dua hari ini pemberkasan 433 CPNS K2 akan kita sampaikan ke BKN tanpa harus menunggu lima orang yang bermasalah,” ungkap Haris lagi.

Saat dikonfirmasi hasil sementara investigasi terhadap kelima CPNS tersebut, Haris membenarkan ada kecendrungan kecurangan, namun BKD tidak mau gegabah, harus tetap melakukan investigasi hingga ketingkat bawah.

“Sejauh ini ada kecendrungan kecurangan, akan tetapi kita tunggu hasilnya dari inspektorat,” terangnya.

Terkait sanksinya, Haris menambahkan kelima CPNS ini akan digugurkan kelulusannya.

“Kalau terbukti tidak sesuai prosedur kemungkinan batal,” tandasnya.

Haris menambahkan kalau kelimanya terbukti dan gugur, maka kemungkinan akan dilanjutkan dengan proses pemecatan mereka sebagai tenga honorer.

“Yang jelas sebagai kepala BKD kita akan laporkan dulu ke Walikota, jika ada instruksi Wako di berhentikan maka akan diberhentikan,” tegasnya.***(chir/ur)

Warga Bantan Bengkalis Terima Bantuan RLH dan 4 Unit Ambulan

Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh kembali menyerahkan bantuan RLH (Rumah Layak Huni) pada 63 KK, 4 unit mobil ambulance dan kartu jamkesmasda pada masyarakat kecamatan Bantan.
Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh kembali menyerahkan bantuan RLH (Rumah Layak Huni) pada 63 KK, 4 unit mobil ambulance dan kartu jamkesmasda pada masyarakat kecamatan Bantan.

Bengkalis (SegmenNews.com)– Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh kembali menyerahkan bantuan RLH (Rumah Layak Huni) pada 63 KK, 4 unit mobil ambulance dan kartu jamkesmasda pada masyarakat kecamatan Bantan.

Tahun ini 4 Desa di Kecamatan Bantan yang mendapatkan bantuan mobil Ambulance itu Desa Bantan Tua, Desa Bantan Tengah, Desa Muntai dan Desa Teluk Tancar yang langsung diterima oleh Kepala Desa masing masing.

Acara serah terima dari Pemda Bengkalis yang di pimpin langsung oleh Bupati Herliyan Saleh tersebut dipusatkan di Kantor Desa Bantan Tua Jl. Imam Bulqin, Kec. Bantan yang dihadiri Sekda Burhanuddin, Camat Bantan Nazly, kepala SKPD, Upika Kec. Bantan dan beberapa Kepala Desa di Kec. Bantan.

Momentum penyerahan mobil ambulance di tiap desa, kartu jamkesmasda maupun Rumah Layak Huni (RLH), merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

“Sebab itu, sesuai komitmen kami, Insya-Allah setiap tahun Pemdakab. Bengkalis tetap konsisten mengalokasikan anggaran untuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat meliputi program kesehatan maupun rumah layak huni, “kata Bupati Herliyan dalam sambutannya.

Menurut Herliyan, program pemberian bantuan mobil ambulance desa itu sudah dimulai sejak tahun 2011 hingga saat ini mencapai 61 unit, dengan rincian, tahun 2011sebanyak 11 unit, tahun 2012 sebanyak 25 ambulance dan untuk tahun anggaran tahun 2013 sebanyak 30 unit ambulance.

“Insya-Allah, hingga akhir 2015 mendatang seluruh desa yang ada di Kabupaten bengkalis telah memiliki ambulance semua, “jelasnya lagi.***(wan)

PT PSJ Bangun Perumahan Karyawan Tanpa IMB

Langgam (SegmenNews.com)- PT Peputra Supra Jaya (PSJ) yang beroperasi di Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan telah mendirikan bangunan perumahan untuk karyawan tanpa terlebih dahulu mengurus Izin Mendirikan Banguanan (IMB).

Untuk itu diminta Satpol PP kabupaten Pelalawan untuk segera mengambil tindakan tegas, sebab perusahaan perkebunan sawit milik warga keturunan Tionghoa asal Pekanbaru, dengan terang-terangan sudah membangun perumahan tanpa mengantongi IMB sebagaimana aturan Peraturan daerah (Perda) kabupaten Pelalawan.

“Bagaimana sebuah perusahaan besar, mendirikan perumahan untuk karyawan tanpa mengajukan IBM. Jadi patut dicurigai terhadap bangunan lain apa sudah mengantongi izin atau belum. Oleh karne itu instansi terkait untuk sama-sama turun melakujkan pengecekan ke lokasi PT PSJ tersebut,” ujar Is salah satu warga Langgam.

Sementara Camat Langgam Faisal SSTP, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya perumahan karyawan PT PSJ di desa Langkan, belum memiliki IBM. ”Silahkan siapa saja boleh membangun termasuk PT PSJ, tapi harus mematuhi aturan yang telah ada, jangan seenaknya membangun tanpa IMB,” tegas Camat Langgam.

Maka kondisi yang dilakukan oleh pihak perusahaan sangat disayangkan oleh Camat Langgam, karena sudah berdiri bangunan dan telah siap untuk ditempati karyawan, baru mengajukan permohonan untuk diterbikan IBM. Sementara pembangunan telah lama berlangsung tanpa ada koordinasi dengan pihak kecamatan.

“Perusahaan baru mau mengurus izin, tapi bangunan sudah siap dibangun dengan jumlah puluhan unit. Karena untuk karyawan PKS yang akan segera di operasikan. Sedangkan saat dimulai tidak pernah melakukan koordinasi atau mengajukan permohonan dengan kita di kecamatan,” tutur Faisal.***(fin)

Larikan Gadis 13 Tahun, Buruh Ditangkap

Tersangka menjalani pemeriksanaan di Mapolres
Tersangka menjalani pemeriksanaan di Mapolres

Pelalawan (SegmenNews.com)- Diduga gara-gara tidak sanggup menyediakan uang lamaran sebesar Rp60 juta, seorang buruh sawit berinisial PH (17) warga Terusan Baru, kecamatan Pangkalan Kerinci, nekat membawa kabur pacarnya WG (13) yang masih berstatus siswi SMP paket B ke Sumatra Barat (Sumbar).

Akibatnya kini pelaku terpaksa di jebloskan ke dalam sel Mapolres Pelalawan, setelah di jemput personil Polres Pelalawan bersama keluarga pacarnya saat tinggal serumah di perumahan perkebunan sawit di daerah sumbar tersebut, Sabtu (19/4) lalu. pengakuan tersangka, dia sudah menggauli WG sebanyak dua kali.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Hariyanto, membenarkan adanya tersangka melarikan anak dibawah umur yang diamankan tersebut.

“Kini tersangka telah diamankan untuk diproses lebih lanjut,” ujar Paur Humas.

Dijelaskan Edy, bahwa penangkapan tersangka setelah dilaporkan oleh orang tua korban yang ke hilangan anak gadisnya sejak sepekan lalu tanpa diketahui ujung rimbanya. Menyikapi laporan itu Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Pelalawan langsung melakukan penyelidikan.

Berkat kerja keras Unit PPA Sat Reskrim Polres Pelalawan, akhirnya membuahkan hasil dan keberadaan korban terpantau di daerah perbatasan Sumbar dan diketahui bersama pacarnya. Kemudian personil Polres Pelalawan berangkat menjemput pelaku yang membawa siswi Paket B tersebut.

Sementara orang tua korban ikut serta bersama untuk mencari anak gadisnya yang dibawah lari dengan mengunakan mobil. Setelah tiba di perbatasan Sumbar, pelaku berhasil ditangkap saat berada di perumahan salah satu perkebunan sawit. Tanpa perlawanan berarti pelaku berhasil diamankan saat sedang bersama pacarnya.

Setelah dijemput tersangka digiring ke Polres dan koran dikembalikan pada orang tuanya. Kepada polisi tersangka mengaku kalau telah melakukan hubungan badan sebanyak dua kali dan berencana akan menikah, tapi sudah keburu ditangkap. ”Kalau kami sudah menikah, baru pulang minta restu. Karena uang untuk melamar tak ada,” katanya pada polisi.

Namun bukan dapat restu yang diperoleh, tapi buruh sawit itu harus merasakan dinginya ruang jeruji besi Mapolres Pelalawan. Setelah nekat membawa lari pacarnya yang masih dibawah umur hingga digauli sebanyak dua kali saat dalam pelarian sepekan tersebut.***(fin)

Pengukuhan dan Sertijab Ketua DWP Kabupaten Siak

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan yang di saksikan oleh Wakil Bupati Siak H Alfedri  dan Ketua PKK Kab Siak  dan Ketua DWP Provinsi Riau
Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan yang di saksikan oleh Wakil Bupati Siak H Alfedri dan Ketua PKK Kab Siak dan Ketua DWP Provinsi Riau

Siak (SegmenNews.com)- Pergantian pengurus suatu organinsasi adalah suatu dinamika dan itu harus terjadi sebagai suatu proses, untuk peningkatan kegiatan. Dengan pergatian dan reorganisasi diharapkan akan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan efektivitas kegiatan, termasuk dalam organisasi Dharma Wanita.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak H. Alfedri saat memberi sambutan pada Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Siak dan sekaligus Peringatan Hari Kartini di Gedung Tengku Mahratu, Rabu (23/4/14).

Lebih lanjut disampaikan Wabup mengucapkan selamat kepada Ibu Ketua DWP Kabupaten Siak yang baru, dengan harapan dapat menjalankan amanahnya dengan baik. Terkait dengan peringatan Hari Kartini, mengapa setiap tahun kita memperingati Hari Kartini ini, ada apa dengan Kartini ini. Tokoh Wanita sesuai dengan Kepres Nomor 108 Tahun 1994 sebagai Pahlawan Nasional. Harapannya adalah dengan memperingati Hari Kartini ini kita jadikan momentum untuk melakukan kebijakan dan kilas balik, dan untuk mengenang perjuangan dari seorang Kartini.

Pesan dari Kartini ini adalah kepada kaum Perempuan untuk setara dengan laki-laki, yang kita kenal dengan Gender. Dengan pengarustamaan gender peran ibu-ibu ini diharapkan mampu mengisi berbagai aspek di bidang pembangunan.

Berdasarkan data statistik, jumlah penduduk perempuan di Kabupaten Siak sebanyak 234.685 jiwa. Dengan jumlah perempuan yang demikian besar, maka potensi perempuan perlu lebih kita berdayakan, baik sebagai subjek maupun objek pembangunan bangsa. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dimulai dari peran perempuan dalam memberikan pendidikan kepada anaknya sebagai generasi penerus bangsa.

Ketua Panita Hj. Umi Habibah Fauzi dalam laporannya mengatakan mengatakan dasar dari kegiatan ini adalah surat pengunduran diri Ketua DWP Kab Siak Nomor 04/SET/DWP Kab. Siak/2014, keputusan Rapat Pengurus DWP Kab. Siak tanggal 22 Januari 2014 tentang penunjukan secara aklamasi Ny. Hj. Rahimawati Hamzah, SE sebagai ketua DWP yang baru.

Tujuan dari kegiatan ini selain serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita yang baru untuk mengenal Kartini kepada generasi muda dengan memaknai perjuangan beliau dalam mendapatkan kesetaraan hak antara kaum laki-laki dan kaum perempuan, juga kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang sama.

Sebelumnya telah dilaksanakan lomba kebaya Kartini tingkat SD umur 7 sampai 9 tahun di empat kecamatan, kecamatan Siak, Mempura, Dayun dan Bungaraya. Hadir pada kesempatan tersebut Penasehat DWP Kabupaten Siak Hj. Misnarni Syamsuar, Sejumlah Pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Siak, dan sejumlah organisasi wanita di Kabupaten Siak.***(rinto/adv)

Sidang Ilegal Loging, Dua Polisi Beratkan Bripka Agustinus

Bripka Agustinus
Bripka Agustinus

Pelalawan (SegmenNews.com)- Sidang oknum anggota Polres Pelalawan Bripka Agustinus yang tersandung kasus kepemilikan ilegal logging (Ilog) mulai terpojok. Pasalnya dua saksi dari kepolisian memberatkan terdakwa, kalau kayu olahan itu miliknya tanpa dokumen yang sah.

Maka sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (22/4) sore menjadi catatan penting majelis hakim yang diketuai oleh Rico Sitanggang SH bersama dua hakim anggota tersebut. setelah jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Pangkalan Kerinci, Doly Novaisal SH menghadirkan dua saksi penangkap tersebut.

Sehingga terdakwa yang duduk di kursi pesakitan dengan mengenakan baju rompi tahanan Kejari Pangkalan Kerinci warna merah dipadu baju kemaja putih-celana hitam, tertunduk lemas. Setelah kayu sebanyak 132 keping papan, 70 kayo beroti serta satu unit mobil pick up BM 8969 AK adalah miliknya.

Namun sebelum ditangkap, bahwa keterangan saksi dari personil Sat Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci itu mengaku mendapat informasi dari masyarakat kalau ada kayu olahan dibongkar dari kapal di pelabuhan Tanjung Putus, Pangkalan Kerinci. Mendapat informasi itu kemudian saksi segera melaporkan pada pimpinannya.

Setelah memastikan ada kayu dibongkar, langsung digerebek. Tapi para pekerja bongkar muat kayu dari kapal ke dalam mobil berhasil melarikan diri, hingga satu orang nakhoda kapal Adi Saputra (28) berhasil diamankan dengan berkas terpisah. Kemudian

selang beberapa waktu, datanglah terdakwa yang mengaku kalau itu kayu miliknya hingga dirinya ikut diamankan ke Mapolsek Pangkalan Kerinci.

“Awalnya kedua saksi penangkap itu tidak mengetahui kalau kayu itu milik seorang anggota polisi, tapi setelah terdakwa datang baru diketahui dan langsung ikut diamankan. Jadi itu menguatkan dugaan kalau Agustinus sebagai pemilik kayu tanpa dokumen resmi,” ujar Doly ketika ditemui usai persidangan.

Tetapi dari beberapa keterangan kedua saksi seperopesi Bripka Agustinus itu, membantah kalau seluruh kayu tersebut miliknya hanya sebahagian saja yang dibeli dari At di kecamatan Teluk Meranti dan dibawa ke Pangkalan Kerinci. Setelah dirinya memiliki usaha penjualan kayu alias Panglong di jalan Langgam.

Usai mendegar keberataan terdakwa atas keterangan dua personil kepolisian tersebut. Kemudian majelis hakim menunda sidang pekan depan, untuk mendegarkan keterangan saksi lainnya yang akan di hadirkan oleh JPU. Guna menguatkan dugaan keterlibatan oknum polisi pemilik ilog tersebut.***(fin)

Lahan Diserobot, Hanifa Mengamuk di Depan Kantor Bupati Pelalawan

ngamukPelalawan (SegmenNews.com)– Empat perempuan, Rabu (23/4/14) siang mendatangi kantor Bupati. Mereka mengadukan nasib lahan mereka seluas 24 Ha di Desa Batang Nilo Kecil kecamatan Pelalawan, digarap oleh perusahaan  PT RAPP.

Dia adalah Hanifa (67) bersama empat warga lainnya, begitu datang didepan kantor Bupati langsung menggelar aksi. Hanifah, mencak-mencak tidak beraturan. Sejumlah, pejabat Pelalawan seperti Sekdakab Tengku Mukhlis, Asisten 1, Hadi Penandio, Kadishutbun Hambali tidak bisa berbuat banyak.

Mereka hanya membiarkan Hanifah mengumpat-ngumpat menyampaikan keluh kisah dia.

Hampir setengah jam Hanifah berkeluh kesah terkait lahan dia seluas 24 hektar persisnya di desa Batang Nilo Kecamatan Pelalawan digarap oleh PT Adei plantation. Sambil menunjukkan bukti sah kepamilikan tanah berupa SKGR tahun 1981, suara Hanifah semakin meninggi.

Beberapa warga, yang ikut mendampingi Hanifah berusaha menenangkan aksi dia. Akan tetapi, Hanifah makin mencak-mencak. Namun Setdakab Tengku Mukhlis berhasil membujuk aksi Hanifah. Saat melakukan unjuk rasa, puluhan dari Polres Kabupaten Pelalawan dan Satpol datang untuk mengamankan aksi yang dilakukan warga.

Salah satu warga yang merasa rugi kawasannya digarap PT Adei Plantation, Hanifa mengatakan, saat ini saya mempunyai bukti kepemilikan lahan yang berbentuk SKGR, sangat disayangkan dimana lahan yang digarap PT Adei Plantation sudah ditanami sawit berumur 12 tahun.

Memiliki bukti kepemilikan lahan yakni SKGR.

Hanifa juga mengatakan, warga yang merasa rugi lahan yang sudah diserobot, meminta PT Adei maupun Dinas Kehutanan dapat mengembalikan lahan tersebut atau di Inklap. Jika pengaduan ini tidak ditanggapi dalam waktu dekat, akan membawak massa yang lebih banyak lagi dari masyarakat bersama gempal.

” Beberapa waktu lalu, saya pernah dijanjikan oleh Humas PT Adei atas nama Evi Zulvian untuk melakukan ganti rugi lahan saya. Tapi, hingga saat ini ganti rugi tersebut tidak teralisasikan karena Evi akan menjadi anggota DPRD Pelalawan,” terang Hanifa.

Hanifa menambahkan, selama ini perusahaan tertawa atas penyerobotan lahan ini dan masyarakat menangis atas penderitaan ini. Jadi, meminta keadilan, salah satunya pemerintah dan pihak terkait dapat mengembalikan atau melakukan ganti rugi lahan kami ini.

Asisten I Setdakab Pelalawan Hadi Penandio mengatakan, dalam waktu dekat, Pemkab akan panggil PT Adei untuk mempertanyakan hal ini. Nantinya, jika kedua masalah ini klop, maka keduanya akan kita pertemukan. PT Adei bersedia memberikan konpensasi penggantian lahan ini, kepada korban.

” Kita akan berusaha menyelesaikan masalah ini,dimana Pemkab disini sebagai madiator,” ungkapnya.***(fin)

Caleg Harus Bisa Menerima Kekalahan

100_3187Seluruh calon legislative (caleg) yang bertarung pada Pemilu Legislatif (Pileg) beberapa waktu yang lalu, dapat menerima hasil pileg, sekalipun yang bersangkutan tidak terpilih menjadi anggota legislative.

Semua caleg harus dapat menerima dengan lapang dada apapun hasil pileg tersebut, baik yang bersangkutan terpilih maupun yang bersangkutan tidak terpilih. Dan dapat dipastikan bahwa sebahagian besar caleg itu tidak terpilih, sebab hanya sebahagian kecil saja yang terpilih.

Harapan kita agar bagi yang terpilih, dapat mensyukuri nikmat menjadi anggota legislative, disertai dengan keasadaran yang tinggi bahwa di pundaknya ada tanggungjawab untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan bangsa Indonesia, sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya.

Sedangkan bagi yang tidak terpilih, kiranya dapat menerima hasil pileg atas ketidak terpilihannya, dan mengembalaikannya kepada taqdir Tuhan Yang Maha Kuasa, sebab usaha maksimal sudah dilakukan oleh masing-masing caleg, namun ketentuan Tuhan jugalah yang berlaku.

Perlu diketahui bahwa apapun yang terjadi dan akan terjadi di dunia ini, secara prinsip telah ditentukan oleh Allah SWT dan telah tersurat di Luh Mahfudz, hanya saja kita tidak bisa membaca apa isi dari yang tertulis tersebut. Perbedaannya adalah Kalau Taqdir ketentuan yang sudah terlaksana, sedangkan yang belum terlaksana disebut dengan Qadha, jelas Ahmad Supardi.

Menurut Ahmad Supardi lagi, kerelaan untuk menerima apapun hasil pileg dan mengembalikannya pada taqdir Allah, disertai dengan keikhlasan bahwa hal inilah yang terbaik dalam ilmu Allah SWT, maka insya Allah, ketidak terpilihan dalam pileg akan dapat diterima dan tidak akan mendatangkan kemudharatan seperti stress dan lain sebagainya.

Jika hal terakhir ini terjadi, maka caleg yang bersangkutan akan terkenan dua hal. Pertama, tidak terpilih menjadi caleg, sedanagkan yang kedua adalah mengalami gangguan mental seperti stress dan lain sebagainya. Beberapa waktu terakhir ini banyak ditayangkan caleg yang stress di daerah lain dan saya berharap agar hal ini tidak terjadi di negeri seribu suluk ini, pinta Ahgmad Supardi.***

Oleh: Kepala Kementerian Agama Rokan Hulu
Drs H Ahmad Hasibuan MA

Ini Daftar Calon Anggota DPRD Rokan Hulu Periode 2014-2019

dprdRokan Hulu (SegmenNews.com)- Hasil rapat pleno rekapitulasi suara Pileg oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Rokan Hulu.
Berikut Daftar Calon Anggota DPRD Rokan Hulu Periode 20014-2019:

Partai Demokrat 8 Kursi:
1. Nasrul Hadi
2. Ermi Yanti
3. Kelmi Amri
4. wahyuni Partai Demokrat diprediksi mendapatkan 2 kursi, Dapil 2 meraih 2 kursi, Dapil 3 meraih 2 kursi dan Dapil 4 meraih 5. M Aidi
6. Nurhasni
7. H Mufti Ali
8. Yon Maryono

Partai Golkar 7 kusri:
1. Sari Antoni
2. Abdul Masykur
4. Rosdi
5. H.Zulkarnain
6. Nono Pratama
7. Kamawati

Partai PDI 6 kuri:
1. H Parkot
2. Enggan Siregar
3. H Sumairtini
4. Zulfahmi
5. Yetni Jon Hendri
6. Hardi Candra

Partai Gerindra 5 kursi
1. Novlianda Ade Putra
2. Hermanuddin
3. Abdul Muas
4. H Amran
5. Masril

Partai PPP 4 Kursi:
1. H Amnur Rosadi
2. H Ari Reza
3. Mukhsin
4. HM Ilif

Partai PAN 4 Kursi:
1. M Syaril Topan
2. Siondri
3. Erizal
4. Abu Bakar

Partai Nasdem 4 kursi:
1. Gurka Pandiangan
2. Edi Sutrisno
3. Tedi Mirzal
4. Fasirin

Partai PKS 3 Kursi:
1. Syahbana Lubis
2. Adam Sjafaat
3. Baihaki

Partai Hanura 3 kursi:
1. Arisman
2. winarto
3. Bahron Lubis

Partai PKB 1 kursi:

1. Thamrin.***

Bupati Siak: Pemberdayaan Masyarakat Kunci Sukses Pembangunan

Drs H Syamsuar Msi
Drs H Syamsuar Msi

Siak (SegmenNews.com)- Sudah saatnya pembangunan diberbagai bidang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat. Untuk itu Pemberdayaan masyarakat pada hakekatnya merupakan suatu upaya meningkatkan kemampuan dan kemandirian dengan masyarakat sebagai objek dan subjek pembangunan.

Demikian disampaikan Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi saat menyambut kedatangan Tim Penilai Bulan Bakti Gotong Masyarakat Tingkat Nasional (BBGRM) didesa Seminai Kecamatan Kerinci Kanan (21/04/2014).

“Jika hal tersebut dapat dilakukan maka yang akan terjadi adalah peningkatan kemampuan yang tercermin dari peningkatan taraf hidup masyarakat,” jelas Syamsuar.

Katanya, keberhasilan suatu program pembangunan baik ditingkat pusat maupun daerah tidak terlepas dari peran serta masyarakat, sebab peran serta masyarakat yang diabaikan dalam pembangunan rentan penyimpangan–penyimpangan terhadap tujuan dari pembangunan yaitu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dilibatkannya masyarakat dalam pembangunan diberbagai sektor, diharapkan akan kembali memberikan manfaat kepada masyarakat, dimana masyarakat berkesempatan memberikan pengawasan terhadap pembangunan yang sedang berlangsung” jelasnya.

Disamping itu, motivasi untuk menjaga dan memelihara hasil–hasil pembangunan juga akan semakin tinggi dimana pembangunan tidak hanya bersifat pembangunan fisik saja, namun juga dapat bersifat pembangunan partisipasi publik juga sangat diperlukan.

Perlombaan Bulan Bhakti Gotong Royong masyarakat merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahunnya dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 42 Tahun 2005.

Dalam melaksanakan Perlombaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat tersebut terdapat beberapa indikator penilaian yang meliputi kesehatan masyarakat, ekonomi, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga masyarakat, dan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Desa Seminai Kecamatan Kerinci Kanan yang dikenal karena tradisinya langganan prestasi ini, terus berbenah menyambut Penilaian Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tingkat Nasional Tahun Anggaran 2014.

Berbagai evaluasi dan perbaikan terus digesa dibawah asistensi Pemkab Siak dalam rangka menyambut Tim Penilai Desa Dirjen PMD Kemendagri. Keberhasilan desa meningkatkan dana bergulir UED-SP dari total 500 juta rupiah yang dihibahkan Pemkab Siak tahun 2012 yang lalu menjadi 4,69 milyar rupiah.

Sejumlah program swadaya masyarakat dengan total dana 2,88 milyar pada tahun 2012, dan 1,77 milyar pada tahun 2013 ini, membuat Desa Seminai semakin mantap bersaing ditingkat nasional.

“Syukur Alhamdulillah tahun 2014 ini kembali menjadi pemenang I untuk tingkat Propinsi Riau pada lomba bulan bhakti gotong royong masyarakat. Semoga prestasi yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi masyarakat dan peningkatan pelayanan ini dapat diikuti oleh desa lain yang ada di Kabupaten Siak,” tutup orang nomor satu di Kabupaten Siak ini.***(adv/hum/rinto)