Beranda blog Halaman 2681

Kemenag Riau: Umat Islam Harus Cerdas Berpolitik

IMG_8924Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Untuk menghadapi dinamika sosial dan politik masyarakat yang semakin kompleks, terlebih dalam menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) saat ini, umat Islam harus cerdas dalam berpolitik, sehingga umat dapat menjadi pemain dan penentu politik, bukan hanya sekedar objek politik.

Demikian rangkuman hasil diskusi dan paparan materi yang disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Prov Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, tokoh masyarakat Riau H Rusli Efendy SPdi, SE, MSi, dan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, bersama 300 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS se Rohul, Jum’at (14/3/2014), bertempat di hotel Netra, Ujungbatu.

Tarmizi Tohor menyatakan, penduduk negeri ini mayoritasnya adalah umat Islam. Oleh karenanya, maka pemimpin exekutif dan legislative dari negeri ini haruslah terdiri dari para umat Islam. Untuk itu, maka umat Islam wajib hukumnya untuk datang ke Tempat Pemungutas Suara (TPS) pada tanggal 9 April yang akan datang.

Jika umat Islam tidak datang ke TPS-TPS, maka dapat dipastikan bahwa orang lain yang akan memilih, dan dapat dipastikan bahwa pilihananya adalah sesuai dengan perspektifnya. Hal itu berarti bahwa yang akan duduk pada lembaga legislative adalah orang-orang sesuai dengan aspirasi pemilihnya, tegas Tarmizi.

Rusli Efendy yang juga anggota DPRD Provinsi Riau menyatakan bahwa Islam, bukan hanya mengurusi soal ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga mengurusi masalah social kemasyarakatan, termasuk di dalamnya masalah politik, yang peranannya sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rusli Efendy juga menyatakan, bahwa penyuluh agama Islam Non PNS, memiliki peran yang strategis dalam mengarahkan masyarakat, untuk menyalurkan aspirasi politiknya, sesuai dengan kepentingan umat Islam. Umat Islam ini harus memilih calon legislative yang dapat menyalurkan aspirasi politiknya sesuai dengan ajaran agama Islam, tandasnya.

Sementara itu, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Penyuluh Agama Islam Non PNS adalah pemimpin masyarakat pada akar rumput, yang selama ini telah memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang fardhu kifayah, mengurus dan menjadi Imam di Masjid.

Untuk itu, para penyuluh agama ini harus dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang politik, sehingga dapat menghasilkan wakil rakyat yang kompeten dan dapat memperjuangkan serta menyalurkan aspirasi umat.***(r4n/rls)

Tingkatkan Jurusan Geologi, UIR Gandeng UNPAD Bandung

Gedung UIR
Gedung UIR

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Untuk terus meningkatkan kualitas lulusan dan bidang lainnya, Universitas Islam Riau (UIR) kembali melakukan kerjasama dengan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung. Kerjasama kali ini lebih diprioritaskan untuk jurusan Geologi Fakultas Teknik UIR.

Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama UIR Prof Dr Ir Sugeng Wiyono ST MT, Senin, (17/03/14) menjelaskan, naskah Memorendum of Understanding (MoU) itu sudah dibuat, hanya saja belum ditandatangani kedua belah pihak. “Tinggal penandatanganannya saja lagi oleh kedua Unioversitas, dijadwalkan April mendatanga,” jelas Sugeng dikantornya.

Dikatakan Sugeng, kerjasama pada jurusan Geologi ini bisa dalam bentuk kuliah umum, pengembangan labor geologi, pertukaran hasil penelitian dan kerjasama lainya yang dianggap perlu. Meskipun jurusan Geologi UIR baru memasuki tahun ke 3, namun mahasiswa yang ingin mengambil jurusan Geologi cukup tinggi. Hal ini bisa dilihat dari setiap kali penerimaan mahasiswa baru hingga tahun kedua ini jumlah mahasiswa sudah berjumah 60 orang.

“Awalnya jurusan Geologi ini berdiri sewaktu saya menjadi dekan fakultas teknik. Pada izin pendiriannya memang ada sedikit tantangan dan kekwatiran jurusan ini tidak dapat berkembang. Namun karena tekad dan rasa optimis jurusan geologi ini mampu berkembang dan Alhamdulillah jumlah mahasiswanya terus mengalami peningkatan yang signifikan dan ini membuktikan jurusan Geologi mendapat perhatian bagi masyarakat,” Sugeng menjelaskan.

Tamatan jurusan geologi, kata Sugeng, mempunyai peluang yang cukup besar untuk dapat bekerja. Mengingat di Riau banyak perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, perminyakan dan ini tentunya membutuhkan sumber daya manusia terutama lulusan geologi.” Kalau di Sumatera, jurusan Geologi hanya ada dua satu di Institut Teknologi Medan (ITM) dan satu lagi di fakultas teknik UIR,”sebutnya.

Selain kerjasama dengan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, UIR juga melakukan kerjasama dengan Badan Geologi Kementerian ESDM.”Kalau kerjasama dengan Badan Geologi Kementerian ESDM juga untuk jurusan Geologi. Kita harapkan kerjasama yang dilakukan baik dengan Unpad dan Badan Geologi Kementerian ESDM bisa meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa jurusan Geologi,” harapnya.***(/fin/ris)

Perbaikan Sekolah Terbakar Diajukan di APBD Murni Pelalawan

Wabup Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim
Wabup Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim

Pelalawan (SegmenNews.com)- Wakil Bupati Pelalawan, Drs H Marwan Ibrahim saat meninjau sekolah SMPN 1 yang terbakar, Senin (17/3/14) sekitar pukul 08:00 WIB menyebutkan bahwa beberapa ruang sekolah yang terbakar akan dibangun melalui APBD murni Pelalawan.

Untuk sementara para guru akan menempati ruangan lokal yang tidak terbakar sampai ada pembangunan kembali.

Atas kebakaran itu, Wabup akan melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati secepatnya. Pembangunan juga menunggu keputusan dari Bupati.

“Pemkab prihatin atas kejadian ini. Namun suatu musibah bisa datang kapan saja. kita akan upayakan pembangunannya kembali melalauyi APBD murni,” imbuh Wabup.

Disamping itu, Wabup menginstruksikan kepada kepala sekolah agar mencari penyebab kebakaran serta menelaah kerugian sekolah.***(fin)

Pasca Kebakaran, UJian Semester SMPN 1 Pelalawan Ditunda Besok

Kadisdik Pelalawan MD Rizal
Kadisdik Pelalawan MD Rizal

Pelalawan (SegmenNews.com)- Pasca terbakarnya SMPN 1 Pangkalan Kerinci tadi pagi, Senin (17/3/14), Ujian Mid semester semula dilaksanakan hari ini terpaksa ditunda hingga besok, Selaa (18/3/14).

Kadisdik Pelalawan MD Rizal mengatakan, siswa tetap bisa mengikuti proses belajar mengajar. Pasalnya yang terbakar hanya ruang guru, sementara ruang belajar tidak terbakar. Namun karena seluruh berkas untuk ujian semester ikut terbakar maka ujian akan ditunda hingga besok.

Pihak sekolah akan memperbanyak soal mid semester yang ada di laptop.***(fin)

SMPN 1 Pelalawan Ludes Terbakar

sekolah kerinciPelalawan (SegmenNews.com)- Senin (17/3/4) sekitar jam 04:45 WIB subuh, sekolah SMPN 1 Pangkalankerinci di amuk sijagi merah. seluruh bangunan dan fasilitas maupun peralatan kantor dan arsip terbakar. Dygaan sementara api diakibatkan arus pendek.

Menurut penjaga sekolah, Agus api begitu cepat membakar pertama terlihat sudayh membesar membakar ruangan tata usaha dengan cepat api juga merembes ke ruang kepala sekolah dan ruamng kurikulum.

“Saya sedang ngontrol ke arah kantin belakang sekolah. Saat saya kedepan sekolah api sudah membakar tiga ruangan,” katanya.

Saat kebarakn tiga unit mobil kebakaran dari Pemda Pelalawan dan PT RAPP datang, tapi api sudah menguasai sekolah. Sehingga tak ada barang atau arsip sekolah yang terselamatkan.***(fin)

Cuaca Pulih, Besok Siswa Kembali Sekolah

pelajarPekanbaru (SegmenNews.com)- Sejak dua hari terakhir kualitas udara berangsur normal. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru keluarkan surat edaran siswa sekolah kembali sekolah besok, Selasa (18/3/14).

Surat edaran Disdik ini di terbitkan Senin (17/3/14) ke seluruh sekolah mulai dari TK hingga tingkat SLTA dan Perguruan Tinggi (PT)

Sekretaris Disdik sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Disdik, Kota Pekanbaru, Jamal mengatakan bahwa saat ini kualitas udara di Pekanbaru sudah berangsur normal, oleh itu besok siswa dan mahasiswa sudah mulai sekiolah.

“Kita sudah sudah menyampaikan himbauan besok mulai sekolah kepada seluruh kepala sekolah (Kepsek) TK, SD,SMP, SMA/SMK. Serta PT di Pekanbaru.

Kata Jamal, sisa waktu yang ada setelah libur panjang pasca asap, di minta pihak sekolah menyelenggarakan proses belajar mengajar yang maksimal. Apalagi bagi siswa kelas VI, III SD, SMP dan SMU sudah memasuki tahap Ujian Sekolah (UAS).

“Udara sudah mulai membaik karena hujan telah mengguyur Pekanbaru. Jadi anak-anak diharapkan bisa maksimal memanfaatkan moment belajar ini lagi dengan baik untuk hadapi kenaikan kelas,” terangnya.

Ia juga berharap udara ini kedepan akan semakin membaik tidak ada lagi kabut asap. Karena ini bisa berdampak sangat merugikan bagi dunia pendidikan. “Semoga tidak ada lagi libur karena kabut asap,” tutupnya.

Sebelumnya kondisi udara pekanbaru yang memburuk membuat Disdik beberapa kali harus menerbitkan edaran libur sekolah bagi seluruh dunia pendidikan.***(achir/ur)

Hujan Turun, SBY Disebut Bawa Berkah Buat Riau

Hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru sejak pukul 17:00 WIB
Hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru sejak pukul 17:00 WIB

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sejak Provinsi Riau dilanda kabut asap dan kemarau, hingga membuat kualitas udara berbahaya beberapa pekan ini, hujan tak pernah turun. Namun Warga Pekanbaru bersyukur, pasalnya sejak kunjungan Presiden SBY ke Pekanbaru dan Kabupaten di Riau. Kota Pekanbaru mulai guyur hujan.

Bahkan hari ini, Senin (17/3/14) hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru sejak pukul 17:00 WIB. Masyarakat menilai kedatangan SBY membawa berkah bagi Riau.

“Sejak pak SBY datang, pekanbaru dan Kabupaten lainnya di Riau mulai diguyur hujan, walaupun gerimis. Tapi hari ini hujan mulai deras, kita berharap dengan datangnya hujan kualitas udara akan kembali normal, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengungsi. Mungkin kedatangan pak SBY membawa berkah,” imbuh Warni warga Marpoyan Damai yang berteduh di jalan Arifin Ahmad kepada SegmenNews.com.

Awalnya, hujan gerimis mulai membasahi Kota Pekanbaru dan berbagai Kabupaten di Riau sejak kedatangan SBY, Sabtu (14/3/14) lalu. Dalam dua hari setelah itu hujan gerimis bahkan hujan deras mulai turun dari langit di Riau.

Dilansir tempo.co, hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih berada di Pekanbaru, beliau memimpin apel Satuan Tugas Terpadu Operasi Tanggap Darurat Penanganan Asap. Acara berlangsung di Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru tadi pagi.

Apel diikuti oleh 1.263 personel satuan tugas yang terdiri atas prajurit TNI, Kepolisian RI, dan anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Pada apel yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman, dan Kepala BNPB Syamsul Maarif.

Presiden mengatakan, pemerintah telah menetapkan operasi terpadu selama tiga pekan dengan harapan dalam waktu tiga pekan atau kurang, api kebakaran hutan bisa padam. Kendati sudah mulai padam, SBY mengingatkan upaya menghentikan pembakaran lahan harus terus dilakukan.***(has/tempo)

Serap Aspirasi Masyarakat, Bupati Pelalawan ‘Blusukan’ ke Desa-Desa

Warga Desa Gambut Mutiara antusias menerima kunjungan Bupati Pelalawan, HM Harris
Warga Desa Gambut Mutiara antusias menerima kunjungan Bupati Pelalawan, HM Harris

Untuk mendengarkan keluhan dan aspirasi maupun masukan dari masyarakat secara langsung. Bupati Pelalawan HM Harris ‘Blusukan’ ke Desa Gambut Mutiara, Desa Segamai, Pulau Muda, Sei Emas dan Desa lainnya yang berada di dua kecamatan, yakni Teluk Meranti dan Kecamatan Kuala Kampar.

Program Bupati meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Daerah pinggiran serta mewujudkan jaringan listrik sebagaimana yang dambakan masyarakat. Bupati juga terus meningkatkan program Percepatan Pembangunan Infstruktur Desa dan Kelurahan (PPIDK) dimana kegiatan itu langsung dilaksanakan oleh desa sesuai dengan kebutuhan mereka seperti pembangunan dan insfrastruktur lainnya. Program tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) nomor 10 tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan bantuan keuangan PPIDK.

Tak tanggung-tanggung, demi terlaksananya segala Program Pemerintah ke Desa dengan baik. Bupati menyelenggaran Rapat Koordinasi (Rakor) di Kecamatan bukan di Kota Pelalawan, Kamis (13/3/14). Rakor diikuti oleh 76 peserta meliputi dua camat, (Camat Teluk Meranti dan Camat Kuala Kampar), 17 Kades, 17 BPD, dua Lurah dan 38 tokoh masyarakat.

Dengan terlaksananya Rakor di Kecamatan itu, masyarakat akan lebih mengetahui segala Program Pemerintah, dan masyarakat juga dapat langsung menanggapinya tanpa harus melalui perantara lagi. Sebab dalam Rakor semua pihak terkait sudah ada, mulai dari masyarakat itu sendiri, tokoh masyarakt, pejabat Desa, Pejabat Kecamatan dan para Kepala Dinas terkait. Bupati juga dapat mendengarkan serta berdialog langsung dengan masyarakat.

Sebelumnya Bupati juga sudah melaksanakan Rakor dengan masyarakat dan pihak Desa di desa Petani Kecamatan Bunut.***

Warga Desa Gambut Mutiara antusias menerima kunjungan Bupati Pelalawan, HM Harris
Warga Desa Gambut Mutiara antusias menerima kunjungan Bupati Pelalawan, HM Harris
Bupati didampingi sejumlah masyarakat meninjau  lokasi rencana pemasangan jaringan listrik di Desa Segamai
Bupati didampingi sejumlah masyarakat meninjau lokasi rencana pemasangan jaringan listrik di Desa Segamai
Bupati Harris disambut Kepala Desa Sungai Emas  di Pelabuhan
Bupati Harris disambut Kepala Desa Sungai Emas di Pelabuhan
Para ibu-ibu Desa Gambut Mutiara semangat menyampaikan saran dan aspirasi mereka kepada Bupati Harris
Para ibu-ibu Desa Gambut Mutiara semangat menyampaikan saran dan aspirasi mereka kepada Bupati Harris
Bupati Pelalawan HM Harris bersilaturahmi dengan warga Pulau Muda
Bupati Pelalawan HM Harris bersilaturahmi dengan warga Pulau Muda
Bupati Pelalawan mengambil sekapur sirih yang disuguhkan dalam acara Rakor di Kecamatan
Bupati Pelalawan mengambil sekapur sirih yang disuguhkan dalam acara Rakor di Kecamatan
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Pelalawan mengambil sirih
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Pelalawan mengambil sirih
Camat Kecamatan Kuala Kampar memberikan sambutan didepan Bupati Pelalawan dan Tamu undangan yang hadir pada Rakor
Camat Kecamatan Kuala Kampar memberikan sambutan didepan Bupati Pelalawan dan Tamu undangan yang hadir pada Rakor

 

Bupati  saat melaksanakan  Rakor dengan masyarakat dan pihak desa di desa Petani Kecamatan Bunut, Selasa (25/2/14) lalu.
Bupati saat melaksanakan Rakor dengan masyarakat dan pihak desa di desa Petani Kecamatan Bunut, Selasa (25/2/14) lalu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Guru di SMKN 1 Kuala Kampar-Pelalawan Banyak Pindah Setelah PNS

guruPelalawan (SegmenNews.com)– Guru di SKMN 1 Desa Sei Emas, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan saat ini mengalami kekosongan. Pasalnya, guru honor yang sebelumnya mengajar banyak yang pindah ke Kota setelah mereka menjadi PNS.

Hal itu dikatakan Kepala Desa Sungai Emas, Samsuria. Lanjutnya menurut wali murid kepadanya, kekosongan guru sudah terjadi sejak tiga tahun lalu, padahal mata pejaran yang tidak ada gurunya pelajaran merupakan mata pelajaran untuk Ujian Nasional (UN) mendatang seperti, mata pelajaran matematika, bahasa inggris dan bahasa indonesia.

“Akibat kekosongan guru di mata pelajaran itu, terpaksa digantikan dengan guru lain yang bukan bidangnya,” kesalnya.

Samsuria melanjutkan, bahwa selama ini guru yang mengajar di SMKN 1 yang memiliki 86 murid itu adalah guru honor, tapi setelah mereka menjadi PNS, mereka bukannya mengajar di sekolah itu, malah pindah ke Kota. Permasalahan ini juga sudah sering disampaikan kepada Kepada Dinas Pendiikan, ta[pi sampai sekarang belum ada tanggapan.

Dia berharap pengangkatan CPNS tahun ini, bagi para guru yang mengajar di SMKN 1, setelah PNS dia harus mengabdi di sekolah itu, bukannya pindah ke kota.***(fin)

SBY: Riau Kenapa Selalu Kebakaran Hutan

Presiden RI Susilo Bambang Yodhoyono (KOMPAS.COM/Sandro Gatra)
Presiden RI Susilo Bambang Yodhoyono (KOMPAS.COM/Sandro Gatra)

Siak (SegmenNews.com)– Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono mengkritisi pengelolaan hutan alam, dan hutan industri di Provinsi Riau tidak rapi. Ia membandingkan pengelolaan hutan di dua provinsi tetangga Riau, Sumsel, dan Jambi.

“Riau kenapa selalu terjadi kebakaran hutan dan lahan. Sumsel dan Jambi juga punya kawasan hutan, tetapi tidak seperti ini (Riau) selalu berulang terjadi (Karhutla),” tegasnya saat berdiskusi dengan sejumlah warga di SD Negeri 010 Kecamatan Minas Timur, Kabupaten Siak.

Kebakaran hutan dan lahan terus berulang terjadi di Riau, dengan kasus yang hampir serupa setiap tahunnya, berada di sejumlah kawasan hutan industri, dan perkebunan.***

 

Red: has
sumber: tribunnews.com