Beranda blog Halaman 2683

Wow, Selvi Kitty Ngaku Pernah ‘Ditembak’ Bopak Castello

Bopak dan Selvy (kapanlagi.com)
Bopak dan Selvy (kapanlagi.com)

SegmenNews.com– Permasalahan rumah tangga komedian Bopak Castello merembet ke sejumlah perempuan cantik pendatang baru di industri hiburan. Salah satunya adalah Selvi Kitty, seorang pedangdut pendatang baru.

Wanita cantik ini mengaku pernah ‘ditembak’ oleh Bopak. Bahkan Selvi pun diakui Bopak di depan teman-temannya sebagai kekasihnya.

“Pernah nembak. Pernah diajak ngenalin lah Selvi pacarnya Bopak gitu. Dia pernah edit foto aku sama dia buat di-bbm. Aku tanya, kok bisa pajang foto aku? Dia jawab, biar tahu aja kalau aku lagi dekat sama kamu,” kata Selvi di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan (13/3).

Namun kapan tepatnya Bopak menyatakan rasa cintanya, Selvi mengaku lupa. “Lupa nembaknya kapan. Aku lupa persisnya. Baru-baru kemarin sih yang jelas, ya sebelum dia sama Happy,” lanjutnya.

Selvi sendiri mengetahui bahwa Bopak memang menyukai dirinya. Menurutnya, Bopak menyatakan cintanya dengan Blackberry Messenger.

“Bbm langsung. Ya dia kaya suka gitu sama aku. Boleh dekat sama Selvi kan, cuma dekat doang. Dia bilang mau ga, tapi ga langsung, cuma di-bbm,” tandasnya.

Red: Sondri
sumber: kapanlagi.com

Baim Duakan Artika Sari Devi?

Artika Sari Devi dan Baim (kapanlagi.com)
Artika Sari Devi dan Baim (kapanlagi.com)

SegmenNews.com– Artika Sari Devi mengaku cemburu dengan perlakuan suaminya, Baim yang sangat menyayangi gitarnya. Pasalnya, Baim acap kali menghilang dan tiba-tiba ditemukan sedang bersama gitar kesayangannya.

“Iya lah (cemburu), kita suka nanya, ‘Papa ke mana yah?’, enggak taunya lagi ngelapin gitar,” ujar Artika di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (13/3).

Artika Sari Devi mengaku cemburu dengan Baim yang begitu sayang dengan gitarnya.Artika Sari Devi mengaku cemburu dengan Baim yang begitu sayang dengan gitarnya.

Memang karena seringnya Baim bersentuhan dengan alat musik bersenar enam itu, menjadikan anak pertamanya Sarah Ebiela mengatakan kalau ayahnya adalah seorang pengamen.

“Dia sering ditanyain, ‘Papa kerja apa?’ Anak ku jawab, ‘Papa aku ngamen’. Dia (anak) tahu papanya suka bawa gitar, bikin orang happy,” tutup perempuan dengan tinggi badan 168 cm itu.***

Red: ran
sumber: kapanlagi.com

Kabut Asap Mengancam, Warga Pekanbaru Mulai Mengungsi

Kabut asap Riau
Kabut asap Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com) Belum adanya solusi yang membuat masyarakat di Kota Pekanbaru bisa bernafas lega, membuat sejumlah warga Pekanbaru terpaksa mengungsi keluar Daerah Provinsi Riau.

Seperti keluarga, Dana (35) warga Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Pekanbaru, kepada segmennews.com, Jum’at (14/3/14) melalui telepon, dia terpaksa membawa istri dan dua anaknya ke rumah saudaranya di Padang Sidimpuan, Sumatera Utara. Sebab, anaknya yang berumur 4 tahun sudah mulai terserang penyakit ISPA, sedangkan kualitas udara semakin memburuk.

“Anak saya sudah batuk-batuk dan muntah-muntah, terjangkit ISPA. Walaupun saya bawa ke RSUD Arifin Achmad. Kalau kualitas udara tetap memburuk, tentunya anak saya akan sakit lagi. Ya, terpaksa saya mengungsi ke rumah saudara di Sumatera Utara,” ujarnya bernada keluh.

Katanya dia dan keluarganya sudah dua hari berada di Sumut, menurutnya disana lebih aman, sebab walaupun kabut asap juga ada namun tidak separah di Pekanbaru.

Alasan mengungsi juga di katakan, Indah (32) warga Kulim, dirinya terpaksa di antarkan suaminya ke rumah orangtuanya di Kota Medan Sumatera Utara (Sumut). Sebab dirinya sering mengalami mengalami sesak nafas karena asap yang semakin tebal di Pekanbaru. Apalagi dirinya sengan mengandung empat bulan, dia takut nantinya akan berbahaya bagi anak didalam kandungannya.

Mereka berharap Pemerintah segera mengatasi kondisi yang mengancam Pekanbaru dan Riau khususnya.

Untuk mengatasi kebakaran lahan, siang ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melakukan teleconference dari Semarang, Jawa Tengah kepada sejumlah pejabat Riau yang menunggu di Mapolda Riau. Dalam teleconference tidak dihadiri oleh Gubernur Riau, Annas Maamun karena sedang berada di Kampung halamannya Bagan Siapi Api, Rokan Hilir.***(achir)

Bupati Harris: Ciptakan Pemilu Kondusif

bupati harrisPelalawan (SegmenNews.com)– Bupati Kabupaten Pelalawan, HM Harris menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tanggal 9 April 2014 mendatang dengan aman dan kondusif.

“Mari kita ciptakan Pemilu yang anam dan kodusif. Masyarakat juga jangan terpancing dengan isu-isu yang ada. Kita laksanakan pesta demokrasi yang jjur dan aman,” kata Harris tadi pagi.

Masyarakat harus bisa menepis isu-isu negatif jangan sampai terpancing yang akan membuyarkan konsentrasi demokrasi. Gunakan hak pilih untuk memilih calon-calon yang terbaik.***(fin)

SMAN Air Tiris-Kampar Terbakar

SMAN Air Tiris terbakar
SMAN Air Tiris terbakar

Kampar (SegmenNews.com)– Bangunan utama SMA Negeri Air Tiris, di Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang, Kelurahan Airi Tiris, Kecamatan Kampar, dilalap sijago merah, Jum’at (14/03/14) pagi, sekitar pukul 04:30 WIB.

Sebanyak 13 personil pemadam kebakaran serta empat unit mobil kebarakan menjinakkan api hingga padam.

Dari informasi dilokasi api berasal dari belakang dibangunan sekolah. Tampak juga dilokasi kebakaran Kapolsek Kampar, AKP Arbain dan sejumlah anggota berpakaian lengkap dan biasa.

Sejauh ini belum diketahui penyebab kebaran tersebut.***(des/ur)

Massa Kecam Pemerintah Lamban Tangani Kabut Asap di Riau

Pengunjuk rasa di depan kantor Gubernur Riau
Pengunjuk rasa di depan kantor Gubernur Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Massa Pergerakan Dosen dan Mahasiswa (Padam) Pendidik Guru Sekolah Dasar Universitas Riau (PGSD-UR) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru berunjuk rasa ke kantor Gubernur Riau, Jumat (14/3/14).

Massa juga tergabung dengan Masyarakat Anti Kabut Asap Riau (MASKER). Mereka menuntut tindakan penanggulangan asap yang kian hari semakin pekat tanpa ada pengurangan asap sama sekali. Mereka menilai kabut sap bukan bencana, namun akibat perbuatan tangan-tangan jahil manusia yang tidak bertanggung jawab, untuk itu pihak Pemprov harus segera menanggulanginya.

Begitu juga dengan Pemerintah pusat harus bersama-sama menanngulanginya, bukan hanya duduk dan membiarkan oknum pembakaran hutan.

“Para pejabat Pusat dan Pemprov jangan hanya memperkaya diri menyelamatkan perusahaan dan oknum yang terlibat dalam pembakaran lahan. Ini harus segera ditindak,” orasi Korlap Aksi, Ari Nugraha kesal.

Selain itu, Korlap MASKER, Zainuddin MK meneriakkan agar Pemerintah meminta bantuan pihak asing untuk membantu memafamkan lahan yang terbakar, jangan hanya diam kalau tak mampu.

“Kalau tidak ditanggapi, kami sarankan untuk meminta bantuan asing seperti Austalia, Malaysia dan Singapura untuk membantu memadamkan api di lahan yang terbakar,” ujarnya dengan lantang.

Massa yang dijumpai oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Zainal Ismail, memaksan sekdaprov meniup lilin tanda ulang tahun ke-17 Peovinsi Riau Diselimuti kabut asap.***(ran)

Pembahasan Kabut Asap SBY dan Pemprov Riau Ditunda Usai Jum’at

sbyPekanbaru (SegmenNews.com)- Rencana teleconference Presiden SBY dengan pejabat penting Riau membahas kabut asap terpaksa ditunda hingga pukul 14:00 WIB siang ini.

Penundaan pembahasan tersebut diduga akibat ketidak hadiran Gubernur Riau, Annas Maamun, dikabarkan beliau sedang berada di kampung halamannya Bagan Siapi api, Rokan Hilir.

Semula teleconference Presiden RI itu akan dilaksanakan hari ini, Jum’at (14/3/14) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penundaan itu diakui oleh Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryotejo. “Penundaan karena masalah tekhnis saja,” katanya kepada sejumlah wartawan di Mapolda.***(chir)

 

Pelalawan Tingkatkan Jaringan Listrik di Pinggiran

listrikPelalawan (SegmenNews.com)– Masih banyak desa di Kabupaten Pelalawan yang belum teraliri listrik. Karena itu Pemkab melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Pelalawan melakukan berbagai cara untuk mengalirkan listrik ke desa yang rata-rata berada di wilayah terpencil tersebut dan jauh dari jangkauan.

Lantaran dana yang dibutuhkan untuk membangun jaringan listrik cukup mahal, Distamben pun mengusahakan dengan meminta bantuan dana ke Pemerintah Pusat dengan cara pengajuan proposal. Pemasangan jaringan listrik sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten ingin menjadikan Pelalawan Terang.

Pemasangan jaringan listrik ini akan didanai dari program proyek infrastruktur desa dan kelurahan (PPIDK) dan dibantu dari pengajuan proposal dana APBD.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten pelalawan Yumardi mengatakan, demi kesejahteraan masyarakat daerah pinggiran yang jauh jangkauannya dan sampai saat ini belum tersalurnya jaringan listrik, Pemkab Pelalawan akan mewujudkan impian masyarakat memasang jaringan listrik di dua kecamatan yang ada di kabupaten.

Dua kecamatan yang akan dipasang jaringan listrik kecamatan Teluk Meranti yang terdapat di Desa Pulau Muda, Desa Segamai, Desa Gambut Mutiara, Desa Labuhan Bilik dan Kecamatan Kuala Kampar yakni Desa Sei Emas, Desa Sokoi.

Yumardi juga mengatakan, untuk pemasangan jaringan listrik ini akan didanai melalui Program Pembangunan Infrastruktur Desa dan Kelurahan (PPIDK) dan untuk sisa kekurangan dananya Pemkab dalam waktu dekat ini akan mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) untuk menyerap dana APBN untuk pemasangan jaringan listrik.

Yumardi mengatakan, untuk pembuatan jaringan listrik Pemkab akan menghabiskan biaya lebih kurang 60 milyar, disamping itu sepanjang 140 kilometer akan mendapat penerangan di dua kecamatan. ” Pemkab akan berusaha untuk memasangnya, semoga pengajuan bisa terealisasi,” ungkapnya.

Yumardi menambahkan, pemasangan jaringan listrik sesuai dengan visi misi Kabupaten “Pelalawan Terang”, selain itu dengan adanya perhatian pemkab terhadap masyarakat bisa bersabar, semoga yang diinginkan masyarakat bisa terwujud ditahun 2015 nantinya.***(fin)

Kejurnas Judo, Riau Kirim 22 Atlet dan Official

judoPekanbaru (SegmenNews.com)– Helatan Kejuaraan Nasional Seri I Kartika Cup 21-27 Maret 2014 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Riau sudah mempersiapkan sembilan belas atlet.

“Rencana kita ada 22 atlet dan ofisial yang rencananya akan kita ikutkan dalam Kejurnas tahun 2014 ini,” sampai Kepala Dewan Guru, PJSI Provinsi Riau, Margas Chan, Rabu (12/3/2014) di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau, Jalan Gajah Mada.

Namun, lanjutnya, saat ini PJSI Riau juga masih menunggu dana bantuan dari KONI Riau untuk mengikuti iven kali ini. Sehingga jumlah atlet yang dipersiapkan ini juga akan disesuaikan kembali sesuai dengan dana yang ada nantinya.

“Rencana kita memang ada sekitar 22. Tapi, kita juga melihat kondisi dana yang ada dan kita juga masih menunggu bantuan dana dari KONI Riau,” lanjutnya.

Dalam lomba ada tiga katagori nomor yang akan dipertandingkan yakni, Junior, Junior-Remaja dan katagori Senior. Besar harapan PJSI Riau semua atlet yang dipersiapkan bisa berangkat dan mengikuti iven ini. Mengigat jika tidak mengikuti Kejurnas ini level atau poin atlet akan menurun sehingga peluang untuk masuh ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 mendatang di Jawa Barat bisa menipis.

“Judo ini memiliki sistem poin dan tidak pakai praPON. Jadi kalau atlet kita tidak ikut kemungkinan dan peluang ikut pon semakin menurun. Jadi harus ikut,” sebutnya.

Sementara itu, untuk atlet Riau sendiri ada dua atlet yang masuk delapa besar untuk tingkat Nasional yakni, Budi Hendra kelas 90-100 kg dan Poni Tri Kurniati kelas 66-70 kg. “Dua atlet ini sudah sudah masuk delapan besar, kalau tidak ikut otomatis poin akan menurun dan tergeser.***(son/ur)

Polres Siak Simulasi Pengamanan Pemilu

Polisi bentrok dengan masyarakat yang protes Pemilu
Polisi bentrok dengan masyarakat yang protes Pemilu

Dayun (SegmenNews.com)- Polisi Resort Kabupaten Siak melakukan simulasi pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) di halaman Mapolres, Kamis (13/3/14).

Dalam simulasi anggota Samapta Polres Siak yang tengah berjaga tiba-tiba diserang oleh orang tak dikenal di lokasi TPS. Ada juga masyarakat yang tida terdaftar dalam pemilihan berusaha melakukan anarkis dan memprotes KPUD Siak dengan menyerang. Pihak kepolisian berusaha menenangkan dan mengamankan situasi hingga kondusif kembali.

Kapolres Siak, AKBP Dedy Rahman Dayan mengatakan demi tercitapanya pemilihan yang aman, dan kondusif, pihaknya sudah mempersiapkan pengamanan dan strategi pengamanan apabila kondisi tidak kondusif dengan dilakukannya simulasi.

“Kita mengajak seluruh lapisan masyarakat, tokoh politik, dan intansi terkait agar bersama-sama menjaga Pemilu ini dapat berlangsung aman, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Agar kodisi khususnya di Kabupaten Siak dapat terkendali dan kondusif,” terang Kapolres Siak.***(rinto)