Beranda blog Halaman 2685

Bawaslu Riau: Empat Parpol Serahkan Daftar Jurkam

baasluPekanbaru (SegmenNews.com)- Dari dua belas peserta partai politik yang dipastikan sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif baru empat parpol yang menyampaikan daftar nama juru kampanye (jurkam) atau pelaksana kampanye parpol kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau.

Demikian hal ini disampaikan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau, Bagian Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Fitri Herianti, S.IP, M.Si.”Parpol memang sudah menyerahkan kepada KPU Riau dan ini juga perlu diteruskan ke Bawaslu,” sebutnya.

Dengan demikian saat ini baru ada empat partai politik yang sudah menyerahkan daftar nama peserta atau juru kampanye ke Bawaslu Riau. “Empat partai yang baru menyerahkan yakni, Partai PKS, PDIP, PAN dan Partai Golkar dan sisanya yang belum menyerahkan,” katanya.

Untuk itu delapan partai lainya yakni, Nasdem, PKB, Gerindra, Demokrat, PPP, Hanura, PBB dan PKPI. ” Karena ini juga sebagai salah satu untuk melakukan pengawasan terhadap partai politik peserta Pemilu Legislatif di lapangan. Misalnya, ketika kampanye dan jurukampanye yang tidak sesuai itu bisa dibubarkan,” jelasnya.

Untuk itu, Bawaslu berharap kepada Parpol yang merasa belum memberikan daftar jurkamnya supaya segera menembuskan ke Bawaslu Riau.***(chir/war)

Kejari Bengkalis Musnahkan 5 Senjata Api dan Narkoba

Pemusnahan barang bukti di Kejari Bengkalis
Pemusnahan barang bukti di Kejari Bengkalis

Bengkalis (SegmenNews.com)- Kejaksaan Negeri, kabupaten Bengkalis melakukan pemusnahan barang bukti (BB) lima pucuk senjata api beserta 28 butir peluru peluru dan narkoba.

Narkoba yang dimusnahkan sebanyak 165,386 gram jenis sabu-sabu, 1085,22 gram daun ganja kering, 87 butir pil extasi warna cream dan extasi warna merah jambu 24 butir.

Pemusnahan dilaksanakan halaman kantor Kejari, Kamis (20/3/14).

“Semua senjata senpi kita musnahkan dengan dipotong pakai gerenda yakni senjata api jenis browning 1 pucuk buatan Belgia, 2 laras pendek bergagang kayu, 1 revolver, 1 FN warna silver. Sedangkan sabu-sabu kita larutkan kedalam air dan ganja sendiri kita musnahkan dengan dibakar,” jelas Kajari Bengkalis, Mukhlis.

Mukhlis berharap agar masyarakat bekerja sama dalam memberantas narkoba. Masayarakat juga diminta melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.***(zul)

Tim Forensik Polda Sumut Selidiki Penyebab Kebakaran SMPN 1 Pelalawan

Tim ahli laborotorium forensik (Labfor) Polda Sumatra Utara meneylidiki penyebab kebakaran gedung SMPN 1 pangkalan Kerinci
Tim ahli laborotorium forensik (Labfor) Polda Sumatra Utara meneylidiki penyebab kebakaran gedung SMPN 1 pangkalan Kerinci

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Polsek Pangkalan Kerinci, mendatangkan saksi ahli dari tim laborotorium forensik (Labfor) Polda Sumatra Utara. Untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menimpa gedung SMPN 1, Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, dan grai makan, Rabu (19/3/14).

“Kita sudah datangkan saksi ahli forensik. Mereka ini bekerja untuk menyelidiki sumber api dalam musibah kebakaran yang terjadi di SMPN 1 dan Gerai makan tersebut,” kata Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin Wsc SH.

Tim Labfor Poldasu itu turun pertama menyisir lokasi kebakaran gedung sekolah yang mengaguskan ruang kepala Sekolah, tata usaha, ruang korikulum dan bendahara tersebut yang terlihat masih dipasang polis line. Beberapa sampel yang dianggap perlu sudah dikumpulkan untuk diteliti.

Setelah melakukan tim Labfor melakukan olah TKP di SMPN 1 Pangkalan Kerinci, kemudian menuju Grai makan atau lebih dikenal fuja sera yang jaraknya sekitar 500 meter dengan didampingi langsung oleh Kapolsek Pangkalan Kerinci dan beberapa penyidik Sat Reskrim.

“Beberapa sampel barang bukti sudah dibawa oleh tim foreksik untuk dilakukan penelitikan, guna mengetahui lebih rinci penyebab kebakaran yang meghaguskan gedung utama dan lembaran soal ujian semister siswa SMP,” papar Kompol Arwin.

Ditambahkan Kapolsek, setelah turun tim Forensik diharapkan dalam waktu dekat sudah dapat menerima hasil penelitian ahli. Sehingga segala bentuk dugaan kebakaran menemukan jawaban.

“Kalau ada unsur kelalaian hingga terjadi kebakaran dapat kita tindak lanjuti,” tuturnya.

Sementara kebakaran yang menimpa gedung SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci, di Jalan Lintas Timur, kota Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, (Baca: SMPN 1 Pangkalan Kerinci Terbakar). ***(fin)

Satroni Rumah Warga, Buruh Sawit Dihajar Massa

Tersangka pencurian Erwin Saputra (25)
Tersangka pencurian Erwin Saputra (25)

Pangkalan Kerinci (SegmenNes.com)– Erwin Saputra (25) buruh sawit yang baru datang dua bulan dari Deli Serdang, Sumatra Utara ke Pangkalan Kerinci jadi bandit kambuhan. Alhasil saat menyatroni rumah warga di Jalan Koridor RAPP Km 5, tertangkap hingga jadi bulan-bulanan massa.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin Wsc SH, membenarkan adanya pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang ditangkap warga, Rabu (19/3) sekitar pukul 09.30 WIB.

“Kini pelaku telah kita amankan untuk diproses lebih lanjut, setelah sempat dihajar massa hingga beberapa bagian tubuhnya mengalami memar,” jelasnya tadi pagi.

Dari informasi, rumah semi permanen milik Nurhayati (38) lagi ditinggal sebentar dalam keadaan kosong. Namun pelaku yang tinggal dan bekerja di areal perkebunan sawit di Km 19, dekat ponton penyeberangan Langgam melihtas di lokasi kejadian.

Melihat situasi sepi pelaku yang berjalan kaki langsung beraksi disaat ada kesempatan. Dengan cara mencongkel bagian dinding rumah yang terbuat dari papan triplek tersebut dengan potongan kayu. Setelah berhasil masuk pelaku mengobok-obok seisi barang-barang yang ada.

Tetapi aksi pelaku saat keluar membawa hasil curian dipergoki warga, hingga berhasil ditangkap. Massa yang telah ramai langsung melampiaskan rasa kesal mereka setelah aksi pencurian marak di sekitar pemukiman masyarakat tersebut. Pukulan dan tendangan massa mendarat di tubuh pria lajang tersebut.

Untung aksi massa segera dapat di redam, setelah aparat Polsek Pangkalan Kerinci yang mendapat laporan bergegas turun dan mengamankan pelaku. Dengan kondisi babak belur pelaku pencurian disiang bolong itu digiring ke Mapolsek Pangkalan Kerinci dan disita barang bukti hasil curian berupa uang tunai sebesar Rp120 ribu, Hp nixcian, serta satu unit games playar.***(fin)

Achmad: Pegawai Hamil Kembali Masuk Bekerja

apelRokan Hulu (SegmenNews.com)- Pasca diliburkannya para pegawai wanita yang hamil dan menyusui akibat kabut asap yang menimpa Riau dan Rokan Hulu khususnya, beberapa waktu lalu. Hari ini seluruh pegawai tersebut sudah bisa masuk bekerja kembali.

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi resmi mencabut instruksi libur dihadapan pegawai pada apel gabungan, Kamis (20/3/14) di halaman kantor Bupati. Pencabutan instruksi itu menyusul cuaca sudah mulai normal.

“Hari ini seluruh pegawai yang diliburkan karena kabut asap kembali masuk kantor. Pegawai harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tegas Bupati.

Selain itu aktifitas program pemerintah seperti Sholat zuhur dan azar berjemaah di masjid Agung Madai Islamic Center yang diamanahkan harus dilaksanakan.

Sebagai mengawali hari yang baik, kata Bupati, maka sore nanti sebelum bakda maghrib berbuka puasa di Masjid Islamic tanpa terkecuali. Dilanjutkan dengan shalat isya berjamaah.***(r4n/hms)

Status Tersangka, Empat Perusahaan Bakar Hutan Lagi di Riau

 

net
net

SegmenNews.com– Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau menyatakan sebanyak empat dari tujuh perusahaan di Riau yang sudah berstatus sebagai tersangka pada 2013, kembali melakukan aktivitas membakar lahan dengan kondisi yang lebih parah pada 2014.

“Sudah ditetapkan menjadi tersangka pada tahun 2013, tetapi masih melakukan perilaku seperti itu pada tahun ini, parah nggak itu?,” ujar Direktur Eksekutif WALHI Riau Riko Kurniawan di Pekanbaru, seperti diberitakan Antara, Kamis (20/3/14).

Data Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) pada 2013 mencatat delapan korporasi yakni PT Adei Plantation and Industry, PT Jatim Jaya Perkasa, PT Bumi Reksa Nusa Sejati dan PT Langgam Inti Hibrindo yang semuanya merupakan perusahaan sawit.

Selain itu, PT Sumatera Riang Lestari, PT Sakato Prama Makmur, PT Ruas Utama Jaya dan PT Bukit Batu Hutani Alam yang merupakan perusahaan tanaman industri.

“Baru satu perusahaan yakni PT Adei Plantation yang sudah menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Pelalawan, sedangkan tujuh lagi belum jelas,” kata Koordinator Jikahari, Muslim Rasyid.

Bahkan, lanjut Riko, kondisi lahan terbakar pada konsesi yang mereka miliki justru lebih parah lagi, sehingga berdampak terganggunya kesehatan warga Riau yang berjumlah enam juta jiwa terutama ibu hamil, balita, anak-anak, dan lanjut usia.

Tidak ada alasan bagi aparat penegak hukum terutama polisi dan jaksa untuk menjerat para tersangka pembakar hutan dengan pasal berlapis yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lingkungan.

“Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpaksa turun tangan, sudah menyatakan aparat hukum di Riau harus menegakkan hukum bagi para pelaku, terutama korporasi yang membuka lahan dengan cara membakar. Jangan hanya masyarakat kecil yang selalu dijerat,” tegasnya.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Selasa (19/3), menyatakan hingga saat ini ada empat perusahaan terindikasi pelaku pembakaran lahan di Riau.

“Empat perusahaan yang terindikasi itu adalah TKW, RML, SG dan RUJ,” kata Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan KLH, Sudariyono.

Keempat perusahaan tersebut terindikasi sebagai pelaku pembakaran berdasarkan data satelit dan peta konsesi. TKW dan RUJ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang hutan tanaman industri, sedangkan RML dan SG di bidang kelapa sawit.

Saat ini, tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang diturunkan Kementerian Lingkungan Hidup sedang melakukan pengumpulan bahan data dan keterangan (pulbaket).

“Tim sudah ke lokasi dan diberi waktu sampai September nanti sudah P21,” ujarnya.***

Red: Sondri
sumber: merdeka.com

Mei, Tarif Listrik Naik

listrikSegmenNews.com– Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum lama ini telah menyetujui kenaikan tarif dasar listrik (TDL) industri. Tarif listrik yang akan naik adalah golongan pelanggan I3 dinaikkan 38,9 persen, sementara I4 dinaikkan hingga 69,7 persen. Kenaikan tarif akan diimplementasikan mulai Mei hingga Desember mendatang.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat menyebut rencana kenaikan ini mayoritas disetujui oleh industri. Namun demikian industri meminta masa angsuran diperpanjang.

“Ratusan industri meminta diperpanjang masa angsurannya supaya beban bulanan bisa ditanggung cash flow mereka. Kalau dipadatkan Mei sampai Desember itu 36-48 persen tekanannya. Akibatnya iklim kompetitif terganggu,” ucap Hidayat ketika ditemui di kantornya, Rabu (19/3).

Tidak itu saja, pengusaha meminta implementasinya diundur. Dari pengakuan kepada Hidayat, jika kenaikan tarif listrik tetap dilakukan sesuai waktu yang ditentukan, maka ratusan industri bersiap memecat karyawan mereka sebagai bentuk efisiensi biaya.

“Mereka bilang kondisi ini bisa mengecilkan karyawannya, ini agar mereka bisa bertahan. Ini ada sekian ratus perusahaan besar,” tegasnya.

Agar pemecatan karyawan tidak terjadi, Hidayat berjanji melobi ulang rencana kenaikan tarif listrik untuk industri. Hidayat berharap, kenaikan tarif listrik industri bisa diundur pelaksanaannya.

“Menurut Menkeu memang dilematis di saat menjaga agar supaya defisit anggaran jangan lebih 3 persen. Tapi sekarang masih dihitung. Kalau diizinkan nanti di APBN-P dan di banggar kita lobi dulu. Yang penting mereka mengetahui dunia industri ada ancaman performance mereka. Pokoknya angsuran ditunda dulu,” tutupnya.****

Red: Sondri
sumber: merdeka.com

Bantu Rp 100 juta, Bupati Siak Lepas Pramuka ke Sinabung

Bupati beserta rombongan Pramuka yang akan berangkan ke Sinabung Sumut
Bupati beserta rombongan Pramuka yang akan berangkan ke Sinabung Sumut

Siak (SegmenNews.com) Bupati Siak Syamsuar melepas keberangkatan rombongan Pramuka Peduli Erupsi Gunung Sinabung ke Sumatra Sutara (Sumut), Rabu (19/3/14), di halaman kantor Bupati.

Robongan berangkat menggunakan bus jenis dam truk dengan membawa bantuan sbesar Rp 100 juta. Dimana uang sejumlah Rp67 juta merupakan hasil pengumpulan dan Rp33 juta dari Bupati Syamsuar, turut dibawa sebanyak 50 goni pakaian layak pakai serta 70 dus paket sembako. Keberangkatan dipimpin oleh, Nasrudin selaku Ketua Pramuka Kwarcab 09 Siak yang bergerak dibidang peduli.

“Kepedulian ini sangat berarti, dan meruoakan langkah yang positif. Dia berharap bantuan yang dubawa rombongan Pramuka Siak dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang di sana (Sinabung),” papar Bupati.***(rinto)

April, Perbaikan 20 Bus TMP Dilelang di LPSE

bus tmpPekanbaru (SegmenNews.com)- Proses hibah 20 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) ke Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan masih menanti perbaikan terlebih dahulu.

Sementara untuk perbaikan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) bisa dilakukan jika 20 unit bus tersebut sudah dihibah dari Kementerian Perhubungan RI ke Pemerintah Kota.

Meski sudah molor berkali-kali hingga bus kini di rumahkan. Dishubkomimfo yakin April 2014 akan tuntas. Kalau perbaikan tersebut dimulai, maka Kota Pekanbaru akan melakukannya dengan sistem lelang.

“Namun untuk perbaikan 20 unit TMP tersebut menunggu proses hibah selesai. Kemudian baru bisa serahkan pengelolaannya kepada Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Pekanbaru sebagai pengelolah kedepannya. Sedangkan Dishubkominfo tetap menjadi pengawas bidang,” ujar Kepala Dishubkominfo Kota Pekanbaru, Dedi Gusriadi, Rabu (19/3).

Kata Dedi, besar kemungkinan lelang perbaikan akan di gelar April mendatang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Namun untuk biaya perbaikan sendiri, pihak Dishubkominfo masih menunggu cairnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 cair.

“Untuk perbaikan 20 TMP sudah kita masukkan dalam rencana umum pelelangan, malah sudah kita sampaikan kepada LPSE. Tapi kita menargetkan Juni nanti paling lambat,” kata Dedi.

Ditanya berapa anggaran yang digelontorkan Dishubkominfo untuk perbaikan 20 unit bus TMP, Dedi mengatakan, diperkirakan akan menelan dana sebanyak Rp400 juta.

Dibeberkan Dedi, kalau untuk proses adminitrasi hibah sendiri saat ini tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan. Dedi juga mengatakan, kalau TMP sudah dalam kondisi prima dan keadaanya siap operasi, baru diserahkan kepada Wali Kota.

“Nanti apakah akan dihibahkan begitu saja kepada PD Pembangunan atau dijadikan sebagai penyertaan modal Pemko di PD Pembangunan, semua tergantung keputusan pak Wali Kota lah, kita hanya bertanggung jawab sampai perbaikan saja,” tandasnya.***(son/ur)

Asik, Diskop Riau Bangun Klinik UKM di Pelalawan dan Siak

Klinik UKM Riau (net)
Klinik UKM Riau (net)

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Guna memberi kemudahan bagi para Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam melakukan konsultasi terkait pengembangan usahanya, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau membangun Klinik UKM.

Untuk tahun 2013 lalu Klinik tersebut dibangun di Kampar dan Kota Pekanbaru. Dimana dana untuk pembangunan Klinik tersebut berasal dari APBN 2013. “Untuk tahun 2014 ini akan dibangun lagi Dua Klinik di Pelalawan dan Siak, dananya dari APBD dan APBN,” sebut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Riau, Raja Indra Bangsawan, Rabu (19/03/14).

Indra menjelaskan, untuk biaya pembangunan satu klinik anggarannya Rp 3 Miliar. Klinik UKM tersebut menurut Indra berfungsi untuk bagi para UKM untuk melakukan konsultasi jika ada masalah dalam usahanya, melalui klinik ini bisa diberi penjelasan oleh petugas yang telah disiapkan untuk memberi dan melakukan penyelesaian dari setiap persoalan yang dialami.

“Seperti untuk pengembangan usahanya, bagaimana mengurus sertifikat halal, dan lainnya. Di Klinik ini akan ditempatkan tenaga-tenaga profesional dibidangnya,” jelas Indra.

Disamping untuk tempat konsultasi, di Klinik tersebut juga akan ditampilkan berbagai produk UKM dari berbagai daerah, kecamatan, ataupun desa. “Ditempat itu bisa juga dilakukan proses jual beli,” pungkasnya.***(ris/ran)