Beranda blog Halaman 2687

Bocah Tewas, Ayah laporkan Kontraktor

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sugianto (31) ayah korban, Ali Syahputra (2) yang tewas dilubang galian proyek jalan di Desa Persiapan Bukit Senyum, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu berencana akan melaporkan kontraktor. (Baca Kronologinya)

Pasalnya, menurut Sugianto hingga saat ini pihak kontraktor pengerjaan jalan itu, diketahui bernama H.Basri belum ada itikat baik untuk menemui keluarganya dan meminta maaf. Keluarga korban berencana akan melaporkan pihak kontraktor ke polisi.

“Mereka (Kontraktor) belum ada datang ke rumah sampai hari ini. Ini yang membuat saya kecewa. kami rencana akan melaporkan kontraktor ke Polisi,” kesal Sugianto, Selasa (18/3/2014).

Menurut Sugiarti lagi bahwa, selama ini lubang galian pembangunan jalan itu dibiarkan terbuka tanpa ditutup. Padahal, lubang itu sudah dipenuhi air akibat hujan dua hari ini. Sehingga lubang balian itu sudah seperti sumur yang cukup dalam.

“Sejak adanya pembuatan parit yang dalam ini. Aku jadi tidak nyaman bekerja, sebab takut anak-anak bermain dekat parit. Aku sendiri sudah ceritakan kepada warga bahwa itu bukan parit, tapi sumur,” kesalnya lagi.***(acce)

Bocah 2 tahun Tewas di Galian Proyek Jalan di Rokan Hulu

galian proyek jalan (ilistrasi)
galian proyek jalan (ilistrasi)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Mengenaskan, Ali Syahputri berusia 2 tahun harus tewas tenggelam akibat kelalian pihak kontraktor dalam pengerjaan jalan di Desa Persiapan Bukit Senyum, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (18/3/14) sekitar pukul 16:00 wib.

Bocah perempuan yang merupakan anak ke 3 dari pasangan Sugianto (31) dan Rina Kumala Sari (26), ditemukan orangtuanya telah mengapung di lubang galian proyek jalan yang dipenuhi air akibat hujan. Proyek pengerjaan jalan tersebut tak jauh dari rumahnya.

Dikatakan ayah Korban, kejadiannya bermula saat dia menemani istrinya yang hendak melahirkan anak ke empat mereka di rumah, namun saat dirinya keluar mencari anaknya keluar, dia melihat anak perempuannya sudah mengapung di lubang galian proyek jalan.

“Aku langsung melihat di dalam parit. Ternyata dia sudah mengapung. Aku sendiri yang mengangkatnya dari dalam parit bang. dalam airnya sebahuku lah,” kisah Sugianto yang tak kuasa menahan tangis.

Atas kejadian itu, pihak kontraktor terkesan tidak bertangung jawab, (Baca: Ayah Korban Laporkan Kontraktor Proyek Jalan).***(acce)

Polisi Ringkus Dua Pembakar Lahan PT AA

int
int

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan berhasil meringkus dua pelaku pembakar lahan konsesi PT Arara Abadi (AA) di lokasi dan waktu berbeda. Kini kedua tersangka yakni Sahadi (28) warga desa Lubuk Keranji, kecamatan Bandar Petalangan dan Hendri (25) warga Teluk Meranti, telah diamankan di Mapolres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK, Selasa (18/3/14) membenarkan adanya penangkapa dua pelaku pembakaran lahan konsesi PT AA tersebut.

“Dua tersangka ditangkap atas laporan pihak perusahaan yang curiga lahan konsesi mereka dibakar orang,” ujar Kasat Reskrim.

Dijelaskan Kasat Reskrim, bahwa pelaku yang pertama ditangkap adalah Sahadi, pada Sabtu (15/3) lalu di dekan rumahnya, setelah dilaporkan melakukan pembakaran konsesi PT AA di distrik Sorek, kecamatan Pangkalan Kuras yang diduga diserobot oleh
tersangka pada, 26 Februari 2014 silam.

Namun saat akan ditangkap sekuriti pelaku berhasil melarikan diri hingga di laporkan ke pihak berwajib. Menyikai laporan tersebut, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan langsung turun melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

Tanpa perlawanan bearti pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai petani mengaku membuka lahan itu dijadikan kebun karet, tapi setelah menebang pohon akasia lalu dibakar. Tapi tidak mengira kalau kawasan itu masuk konsesi PT AA dan imbas dari pembakaran menyalar ke areal lainnya hingga menimbulkan salah satu titik api di kabupaten Pelalawan.

Sementara di lokasi berbeda areal konsesi PT AA di distrik Merawa, kecamatan Teluk Meranti, juga di rambah orang dan pelaku juga melakukan pembakaran. Setelah pelaku juga sempat dipergoki sekuriti yang melakukan patroli, berhasil melarikan diri.

Sedangkan lokasi lahan yang dirambah sekitar 14 hektar dan telah dibakar seluas 4 hektar yang terjadi 2 Februari 2014 silam. Namun pelaku yang telah diketahui identitasnya saat akan ditangkap telah keburu berangkat ke daerah Suka Bumi, Jawa Barat (Jabar) untuk mengikuti pelatihan.

Tersangka Hendri yang baru pulang pelatikan dijawa mewakili masyarakat Teluk Meranti, terkait wisata Bono, langsung dicuduk tim Opsnal Polres Pelalawan, di pelabuhan Teluk Meranti, Senin (17/3) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan wajah pucat, pelaku digiring ke Polres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan.

“Atas perbuatan kedua tersangka di jerat undang-undang kehutanan nomor 41 tahun 1999, unton undang-undang pemberantasan, pencegahan dan kerusakan hutan nomor 18 tahun 2013, dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun,” jelasnya.***(fin)

Main Judi, Kades di Pelalawan Dinonaktifkan

judi dadu.jpdPangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Bupati Pelalawan HM Harris resmi menonaktifkan Kepala Desa (Kades) Pesaguan Abu Bakar (33) yang kini duduk dikursi pesakitan sebagai terdakwa kasus judi dadu di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

Surat pemberhentikan sementara Kades Pesaguan telah dikeluarkan oleh Bupati atas usulan yang disampaikan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pesaguan,” tegas Asisten I Setda Pelalawan Hadi Penandio tadi pagi.

Pemberhentian sementara atau penonaktifan Kades Pesaguan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 72 tahun 2005 dan Peraturan Daerah (Perda) nomor 14 tahun 2001. Bahwa setiap Kedes yang telah ditetapkan sebagai tersangka diberhentikan sementara atas usulan BPD yang disahkan oleh Bupati.

“Kalau statusnya sudah sebagai tersangka, maka BPD yang mengusulkan pemberhentian sementara untuk disahkan oleh Bupati. Karena kewenangan pelantikan dan pemberhentikan ada pada kewenangan BPD dan Bupati hanya mengesahkan saja keputusan tersebut,” ujar mantan Kabag Tapem Setda Pelalawan.

Sedangkan Kades Pesaguan ini masih menjalani proses sidang di PN Pelalawan, akibat tertangkap bermain judi bersama lima warganya di belakang pasar minggu desa Pesaguan tersebut dengan di dakwa melanggar pasal 303 KHUP tentang perjudian dan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Namun kata Penandio, apabila hasil putusan sidang di Pengadilan Negeri (PN) tidak terbukti bersalah akan di kembalikan jabatan sebagai kades. Sementara kalau suah ingkrah atau ada putusan tetap bersalah dan tidak mengenal berapa vonis hukuman penjara. Baru diberhentikan secara tidak hormat atas pengusulan BPD kembali.

Sementara ditahun 2014 ini sudah ada lima kades yang telah tersandung kasus dan tiga diantaranya telah dinonaktifkan selain Kades Pesaguan yang kini sedang menjalani sidang di PN Pelalawan, juga Kades Lalang Kabung Ilyas bersama Kades GondaiH Atiman jual beli tanah.

Sedangkan dua kades lainnya yang statusnya telah tersangka yakni H Dalan kasus pembagian fee akasia dan Kades Lubuk Kembang Bungo (LKB) Rusi Chairus Slamet (45) atas dugaan korupsi dalam pemberikan uang suap atau gratifikasi pembebasan alat berat masih menunggu usulan dari BPD daerah masing-masing menjabat.

“Kita masih menunggu surat pengusulan untuk penonaktifan dua kades yang telah mendapat khabar kalau sudah telah ditetapkan sebagai tersangka. Tapi sejauh ini belum menerima surat pengusulan dari BPD,” tambah Asisten I.***(fin)

Pesawat Malaysia, Hilang atau Dibajak?

 

pesawat malaysiaSegmenNews.com– Langit dini hari itu bersih. Ideal untuk terbang. Di kabin pesawat, jam dilaporkan menunjuk pukul 1.30 pagi.

“Baiklah, selamat malam,” ujar pilot Zaharie Ahmad Shah di kokpit pesawat Malaysia Airlines. Ia menutup percakapan dengan petugas menara pengawas udara Subang. Tak ada yang menyangka itu kalimat terakhir dari sang pilot pesawat bernomor MH370 itu.

Di ketinggian 35.000 kaki pilot Zaharie dengan riwayat lebih 18 ribu jam terbang menghela pesawat itu ke wilayah Vietnam. Di bawah sana, pengawas udara Vietnam mengambil alih pemanduan.

Tapi mendadak MH307 tak beri laporan lagi. Tak ada suara lagi dari pilot Zaharie. Pesawat jenis Boeing 777-200ER itu juga lenyap di radar. Kosong. Tak ada sebuah titik pun di sana. Lenyap begitu saja.

Posisi terakhir: 153 mil laut dari Pulau Tho Chu, Vietnam.

Sejam sebelumnya, pesawat itu take off dari Kuala Lumpur. Menurut jadwal, MH370 akan tiba di Beijing pada 6:30, Sabtu pagi, 8 Maret 2014. Bahan bakar pesawat cukup untuk terbang 7,5 jam. Tapi pesawat tak pernah tiba di ibu kota China itu.

Ada 239 penumpang dan awak dari 15 negara di pesawat itu. Mereka dari China, Taiwan, Malaysia, Indonesia, Australia, India, Prancis, Amerika Serikat, Selandia Baru, Ukraina, Kanada, Rusia, dan Belanda. Terbanyak dari China, 153 orang. Lima penumpang masih balita. Dari Indonesia ada tujuh orang.

Dicari 12 negara

Hingga hari ini, sudah 12 negara ikut berburu jejak MH370. Indonesia menurunkan lima kapal perang: KRI Kruit, KRI Mata Cora, KRI Sutanto, KRI Tarihu, dan KRI Siribua. Juga mengirim pesawat TNI AL Casa-U621.

Australia mengirim dua pesawat mata-mata. Amerika Serikat datang dengan kapal penghancur kelas Arleigh Burke. Singapura mengerahkan kapal selam. Pemerintah Beijing melibatkan 10 satelit untuk menangkap citra udara. Total ada 34 pesawat dan 56 kapal menyisir Laut China Selatan dan Selat Malaka. Dua puluh empat jam sehari, bergantian pesawat dan kapal. Namun hasilnya tetap nol.

Tak hanya kekuatan militer. Seorang bomoh (dukun) dari Malaysia ikut sibuk mencari pesawat. Ia merapal mantra. Belakangan, pejabat Malaysia minta dukun ini ditangkap. Alasannya menodai Islam dan mempermalukan negara.

“Sekarang sudah 60 jam berlalu dan sayangnya, bapak ibu, kami belum menemukan obyek apapun dari pesawat, apalagi pesawatnya,” kata Azharuddin Abdul Rahman, Dirjen Badan Penerbangan Sipil Malaysia, Minggu, dua hari setelah pencarian MH370, seperti dilansir The Star.

Sempat muncul setitik harapan. Tim Vietnam menemukan ceceran minyak pada hari jatuhnya pesawat. Namun saat diuji, harapan pun buyar: itu sisa eksplorasi lepas pantai. Ditemukan juga benda mirip pintu pesawat, puing-puing dan sekoci kuning. Tapi semua tak ada kaitannya dengan MH370.

Satelit China menemukan tiga puing besar. Saat dihampiri tim Vietnam, puing berukuran belasan meter itu tak ditemukan. Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan China melakukan kesalahan. Objek dalam gambar bukan puing pesawat.

Militer Malaysia mengatakan kemungkinan pesawat putar arah dari Kota Bharu dan menurunkan ketinggian. Manuver ini biasa dilakukan jika pesawat mengalami kerusakan mesin. Terakhir, konon, radar tertangkap di Pulau Perak, Selat Malaka.

Lokasi ini ratusan mil jauhnya dari jalur penerbangan Malaysia-Beijing.Tepatnya di sebelah barat negara tersebut. Belakangan, Kepala Angkatan Udara Malaysia Rodzali Daud membantahnya. Namun, dia mengatakan, Selat Malaka memang disisir untuk menjajaki setiap kemungkinan.

Sampai tulisan ini dibuat, pesawat masih belum ditemukan. Bukti-bukti yang menunjukkan keberadaan pesawat, serpihan bangkai pesawat misalnya, juga tidak ada. Sinyal-sinyal atau radar juga nihil.

Dua pria yang diduga menggunakan paspor palsu di pesawat Malaysia Airlines MH370 terekam CCTV sebelum keberangkatan (REUTERS/Malaysian Police)
Dua pria yang diduga menggunakan paspor palsu di pesawat Malaysia Airlines MH370 terekam CCTV sebelum keberangkatan (REUTERS/Malaysian Police)

Bingung

Kasus ini memang membingungkan. Tak ada bukti apapun yang bisa dijadikan acuan penyelidikan. Selain itu, insiden ini menimpa Boeing 777-200ER. Pesawat yang dianggap paling aman. Tak ada riwayat kecelakaan dalam 18 tahun terakhir.

Rekor ini patah pada kecelakaan pesawat Asiana Airlines di Bandara Internasional San Fransisco, Juli tahun lalu. Kecelakaan maskapai Korea Selatan itu menewaskan tiga orang dan melukai 200 penumpang lain.

Pesawat buatan Boeing Commercial Airplanes ini bermesin Trent 800 Rolls Royce.”Tripe seven” adalah pesawat jetganda terbesar dengan kapasitas 314 hingga 451 penumpang. Pesawat ini bisa terbang 11.500km non stop.

Mesin ganda memungkinan pesawat tetap bisa terbang walau salah satunya mati.Kondisi kedua mesin mati bersamaan jarang sekali terjadi. Dalam keadaan darurat, pesawat ini bisa terbang tiga jam untuk mencari bandara terdekat.

Sejak pertama kali diperkenalkan tahun 1995, pesawat yang dibanderol Rp2,8 triliun ini terjual 1.000 unit. Model lanjutan, 777-200ER, dikembangkan tahun 1997. Pesawat ini punya rentang sayap 60,9 meter dan panjang bodi 63,7 meter, dirancang berdasarkan konsultasi dengan delapan maskapai besar. Pesawat ini juga produk Boeing pertama yang didesain seluruhnya dengan komputer.

Memiliki sistem komunikasi radio UHF dan VHF, pesawat ini juga dilengkapi sinyal pandu (beacon), GPS dan sistem komunikasi komputer. Pesawat dilengkapi teknologi Aircraft Communications and Reporting System (ACARS). Teknologi ini memungkinkan pesawat mengirim data-data secara otomatis, seperti kecepatan, bahan bakar dan kondisi mesin.

Boeing 777-200 termasuk yang paling aman dan sedikit sekali catatan insidennya. Sejak 1997, menurut data Dewan Keamanan Transportasi Nasional AS, ada 60 insiden yang melibatkan pesawat ini. Namun semuanya hanya insiden kecil yang tak mengancam nyawa. Ini rekor yang belum dipecahkan pesawat lain dalam 20 tahun terakhir.

Malaysia Airlines punya 100 pesawat Boeing 777-200ER.Pesawat nahas bernomor pendaftaran 9M-MRO, berumur 11 tahun delapan bulan. Pesawat ini baru menjalani perawatan rutin pada 23 Februari lalu, 12 hari sebelum penerbangan terakhirnya. Perawatan berikutnya akan dilakukan pada 19 Juni mendatang. Tidak ada laporan kerusakan apapun.

Pilot penerbangan MH370 juga bukan sembarangan. Kaptennya Zaharie Ahmad Shah, pilot 53 tahun dengan 18.365 jam terbang. Bergabung dengan Malaysia Airlines tahun 1981, Shah terobsesi dengan pesawat.Dia bahkan punya simulator Boeing sendiri di rumahnya.

Kopilot adalah Fariq Abdul Hamid, 27 tahun, punya 2.763 jam terbang. Bergabung dengan Malaysia Airlines pada 2007, setelah lulus pelatihan simulator terbang.

Sempat muncul tuduhan miring terhadap Hamid yang ternyata “nakal” di dalam kokpit. Media Australia memberitakan bahwa Hamid pernah memasukkan dua wanita pirang ke dalam kokpit. Selain itu, dia dilaporkan merokok di ruang kemudi pesawat.

Penyelidikan internal langsung dilakukan. Tidak diketahui apakah sikapnya ini terkait dengan hilangnya MH370.

Spekulasi Liar

Kasus ini mengulang kembali ingatan soal hilangnya pesawat maskapai Air France No. 447 pada 1 Juni 2009 lalu. Saat itu, pesawat Airbus A330 terbang dari Rio De Janeiro, Brasil, menuju Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris, Prancis.

Pesawat hilang seketika. Setelah empat kali pencarian dalam waktu dua tahun, pesawat diketahui berada di palung laut Samudera Atlantik. Sebanyak 228 penumpang dan kru tidak bisa dievakuasi karena terlalu dalam di dasar laut.

Pada Mei 2011, black box berhasil diambil dari pesawat dengan menggunakan kapal selam mini. Baru pada Juli 2012, penyelidik menyimpulkan kecelakaan itu adalah kesalahan pilot yang gagap saat menghadapi situasi darurat.

Untuk kasus Malaysia Airlines, CNN menjabarkan setidaknya ada delapan skenario menghilangnya pesawat. Skenario ini pernah terjadi pada beberapa insiden penerbangan. Skenario kerusakan struktur pesawat, cuaca buruk, disorientasi pilot atau kedua mesin rusak.

Keempat kemungkinan ini bisa dipatahkan dengan data dan informasi penerbangan MH370. Kemungkinan lainnya adalah bom, pembajakan, pilot bunuh diri, atau tidak sengaja tertembak militer. Masalahnya hal ini tidak bisa dibuktikan, sampai pesawat tersebut ditemukan.

Isu terorisme sempat jadi sorotan hangat .Isu ini muncul karena ada dua penumpang ilegal yang ternyata menggunakan paspor curian.

Dalam manifes tertera nama warga Austria, Christian Kozel, dan Luigi Maraldi dari Italia. Setelah ditelusuri, Kozel ternyata sedang di rumahnya di Austria. Luigi sedang asyik di pantai Thailand. Keduanya mengaku paspornya hilang dua tahun lalu.

Tuduhan pertama mengarah pada militan Muslim Uighur, China.Nama Uighur keluar setelah pejabat Malaysia mengatakan bahwa pemegang kedua paspor curian itu berwajah Asia. Apalagi, insiden ini terjadi tidak lama setelah penusukan di Kunming 1 Maret lalu. Insiden itu menewaskan 33 orang.

Lalu, pejabat Malaysia mengubah pernyataan mereka. Kali ini dikatakan keduanya berkulit hitam. Tepatnya mirip Mario Balotelli, striker AC Milan. Setelah ditelusuri lagi, kedua orang itu bukan Uighur, bukan juga kulit hitam. Melainkan orang Iran.

Dua pria ini diketahui bernama Pouria Nour Mohammad Mehrdad, 19, dan Delavar Seyed Mohammad Reza, 29. Mehrdad akan ke Frankfurt, Jerman, Reza ke Kopenhagen Denmark.

Pejabat Malaysia ragu keduanya teroris. Mereka hanya imigran ilegal biasa. Ibunda Mehrdad telah dikonfirmasi, dan dia memang sedang menunggu kedatangan putranya tersebut.

Spekulasi terorisme dan pembajakan diperkuat pernyataan penyidik AS yang mengatakan, pesawat sempat terbang empat jam setelah hilang. Laporan ini berdasarkan data ACARS yang diterima Boeing dan Roll Royce sebagai produsen pesawat dan mesinnya.

Total menurut data, pesawat terbang lima jam. Di angkasa selama itu, pesawat bisa tempuh jarak hingga 2.200 mil laut. Sampai Samudera Hindia, perbatasan Pakistan atau bahkan Laut Arab, tergantung kecepatan.

Sumber yang dikutip Wall Street Journal mengatakan, ada banyak kemungkinan yang dijabarkan tim penyidik AS. Salah satunya kemungkinan, pesawat itu dialihkan “dengan tujuan menggunakannya untuk maksud lain”.

Laporan ini dibantah oleh pemerintah Malaysia.Kendati demikian, AS tetap mengirim USS Kidd untuk menyisir Samudera Hindia.Kabarnya, satelit AS menangkap menangkap sinyal “Ping” (Packet Internet Gopher) dari pesawat Boeing 777-200ER itu di perairan itu.

Konspirasi

Spekulasi lainnya: konspirasi. Keluarga korban mengaku masih bisa menghubungi kerabat mereka di pesawat melalui ponsel, walau tidak diangkat. Ini menandakan, pesawat berada di darat, di tempat yang tidak diketahui.

Seorang keluarga di Beijing pada pertemuan dengan pejabat Malaysia merasa ada yang ditutupi dalam kasus ini.Mereka menduga, saat ini tengah ada negosiasi rahasia antara pemerintah dan teroris yang menguasai pesawat.

Bukan tanpa alasan teori konspirasi berkembang .Pasalnya militer Malaysia mengaku punya data soal pesawat, tapi masih enggan memberitahu ke publik.

“Sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengungkapkannya,” kata pejabat badan penerbangan sipil Malaysia, Datuk Iskandar Sarudin, kepada keluarga penumpang di Beijing. Komentar ini membuat keluarga geram. Botol pun sempat melayang.

Muncul juga dugaan pesawat ditembak militer. Sarudin membantah. Dia mengatakan, sistem radar militer lebih canggih dibanding sipil. Jadi kemungkinan salah tembak sangat kecil.

Pasrah

Menggunakan tanda pagar #PrayForMH370, pengguna Twitter dari seluruh dunia menyampaikan dukungan terhadap keluarga korban dan doa agar pesawat segera ditemukan.

“Tetap berharap, bahkan ketika tidak ada harapan, keajaiban akan terjadi dengan rahmat Allah #PrayForMH370,” tulis akun ‏@ShamKamikaze.

Puluhan keluarga masih ditampung di dekat bandara Kuala Lumpur di Malaysia. Sementara keluarga penumpang di Beijing juga mulai tidak sabar. Malaysia menurunkan tim medis dan psikolog untuk membantu menghadapi masa-masa sulit ini.

Keluarga mengaku sudah pasrah. Namun harapan untuk melihat kerabat mereka masih ada. Walaupun hanya mayatnya.

“Istri saya menangis. Semuanya bersedih. Rumah saya telah menjadi rumah duka,” kata Hamid Ramlan, 56, yang putri dan menantunya berada di penerbangan itu.

Di tengah situasi duka itu, teka teki hilangnya pesawat Malaysia itu masih belum terpecahkan.***

Red: has
sumber: vivanews

Rhoma Irama Jurkam PKB

Rhoma Irama saat berkampanye untuk Khofifah di Pilkada Jatim.(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Rhoma Irama saat berkampanye untuk Khofifah di Pilkada Jatim.(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

SegmenNews.com- Kampanye Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berlangsung di Sragen, hari ini, Selasa 18 Maret 2014. Sejumlah juru kampanye nasional dari partai tersebut dipastikan hadir, salah satunya calon presiden PKB, Rhoma Irama.

Memasuki hari ketiga jadwal kampanye, sejumlah petinggi PKB mulai turun gunung untuk melakukan kampanye di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, yakni Sragen. Sejumlah jurkam nasional yang direncanakan hadir, selain Rhoma Irama, yakni Hanif Dzahiri, KH Mahfud Ridwan serta Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori.

“Para jurkam nasional itu akan menggelar kampanye di Sragen. Kebetulan hari ini jadwal kampanye PKB di Sragen,” kata Ketua DPC PKB Sragen, Mukafi Fadli, Selasa, 18 Maret 2014.

Sang raja dangdut Rhoma Irama membawa serta semua personel grup musik Soneta untuk mendampinginya dalam kampanye nanti. Mereka akan menghibur massa PKB yang akan hadir di Lapangan Nglorog, Sragen.

“Personel Soneta yang dibawa Bang Rhoma lengkap, ada 35 orang,” ujar Mukafi.

Kampanye terbuka itu akan digelar pada Selasa siang mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Dia memperkirakan jumlah massa yang hadir mencapai 30 ribu orang yang berasal dari berbagai daerah di Sragen.

“Diharapkan kehadiran Rhoma Irama dengan Soneta akan menarik perhatian masyarakat untuk bisa menghadiri acara kampanye PKB ini,” tuturnya.

Dikatakan dia, kehadiran Rhoma Irama, baik untuk kampanye maupun pentas dangdut merupakan yang pertama kalinya di Sragen. “Ini akan menjadi daya tarik tersendiri adanya Bang Haji,” ucap dia.***

Red: Sondri
sumber: vivanews

Wabup Pelalawan: SKPD Utamakan Pembangunan Daerah

H Marwan Ibrahim
H Marwan Ibrahim

Pelalawan (SegmenNews.com)- Perencanaan yang baik akan menghasilkan output yang baik pula, hal ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan langkah-langkah strategis dalam upaya membangun Kabupaten Pelalawan untuk mewujudkan visi misi yaitu pembaharuan menuju kemandirian pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pelalawan.

Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan), adalah salah satu upaya Pemerintah untuk memetakan rencana pembangunan Kabupaten Pelalawan sesuai denganarakter dan kondisi wilayah sangat menentuan arah kebijakan pembangunan sehingga program-program pembangunan akan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan yang sudah terinci dan terukur dengan baik.

Penyelenggaraan Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Pelalawan adalah upaya membahas berbagai rencana program pembangunan satu tahun ke depan di tahun 2014, merupakan hasil musrenbang dari tingkat desa yang dijadikan bahan masukan dan aspirasi serta bahasan pada musrenbang tingkat kecamatan yang kemudian diadov oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menjadi prioritas bahasan pada musrenbang tingkat Kabupaten.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Pelalawan, H Marwan Ibrahim saat membuka kegiatan Musrenbang Kabupaten Pelalawan Tahun Angaran 2014, Senin (17/3/14) bertempat di ruang rapat pembaharuan kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan. Acara dihadiri oleh Sekdakab Pelalawan Tengku Mukhlis, unsur Pemerintahan yakni kepala SKPD Kabupaten Pelalawan, pemangku kepentingan dan tamu undangan lainnya.

Dilanjutkan Wabup lagi, bahwa dalam menjamin penyelenggara pemerintah demokratis, transparan,akuntabel,efisien dan efektif dibidang perencanaan pembangunan daerah, diperlukan adanya tahapan tata cara penyusunan pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah.

Sebagaimana diatur didalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tatacara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana daerah. Penyelenggaraan tahapan, tatacara penyusunan dan evaluasi rencana daerah dilakukan dengan pendekatan politik,teknokratik,partisipatif,atas bawah dan bawah atas.

Forum SKPD merupakan bahagian perencanaan pembangunan daerah untuk prioritas kegiatan pembangun yang dituangkan dalam renja SKPD dan bermuara pada RkPD dan RAPBD.

“Saya berharap seluruh mekanisme dan tahapan penyusunan perencanaan yang diatur didalam peraturan terkait yang telah laksanakan ditambah dengan mekanisme penyerapan aspirasi,” paparnya.

Forum SKPD yang dilaksanakan selama dalam dua hari ini dinilai sangat penting dalam membahas usulan kecamatan dan mempertajam rencana kerja (Renja) SKPD lingkup pemda Kabupaten Pelalawan. Disamping memenuhi tuntutan pendekatan aspek perencanaan sesuai perundangan berlaku. Demikian juga memenuhi aspek perencanaan dengan pendekatan politik,berupa usulan-usulan aspirasi dari hasil reses yang dilakukan oleh anggota DPRD.

Marwan menambahkan, mengingatkan seluruh SKPD agar dapar dapat mengambil langkah taktis dalam percepatan pelaksanaan APBD tahun 2014. ” Kami yakin selama berlangsungnya pembahasan,tentunya banyak terjadi perbedaan pemahaman dan persepsi tentang berbagai hal itu merupakan cermin nuansa demoktratis yang dimiliki. Namun dengan niat yang tulus dan ikhlas, serta kemauan yang kuat untuk memajukan Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.***(fin/adv)

Palsukan Tandatangan Manager, Polisi Geledah Rumah Wakil Operator PT. IIS

Palsukan Tandatangan Manager, Polisi Geledah Rumah Wakil Operator PT. IIS
Palsukan Tandatangan Manager, Polisi Geledah Rumah Wakil Operator PT. IIS

Pelalawan (SegmenNews.com)- Tim Sat Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci melakukan pengeledahan rumah Wakil Operator Limbah PT Inti Indosawit Subur (IIS) Syaril Siregar (38) di Jalan Ambisi, Pangkalan Kerinci, terkait kasus pemalsuan tandatangan pimpinan perusahaan tempat ia bekerja, Senin (17/3/14) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin Wsc SH, membenarkan adanya pengeledahan rumah tersangka pemalsu tanda tangan manejer PT IIS tersebut.

“Kita mencari bukti laptop dan dokumen yang berkaitan dengan kasus tersebut,” ujar Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, bahwa laptop yang dicari karena salah satu alat yang digunakan untuk membuat dokemen pemalsuan. Tapi sayang laptop tersebut tidak ada di rumah, sedangkan hanya beberapa dokumen berhasil disita di saksikan istri tersangka dan tetangganya yang dipimpin Panit Reskrim Ipda Bambang Sugeng SH.

“Dengan adanya dokumen yang kita sita sebagai bukti pendukung atas kasus pemalsuan tanda tangan manejer PT IIS untuk mencairkan jamsostek terhadap puluhan karyawan PT IIS yang masih bekerja dilakukan oleh tersangka Syaril Siregar,” papar Arwin.

Sementara kasus ini sebagaimana telah diwartakan sebelumnya, bahwa tersangka telah ditahan sejak Selasa (11/3) lalu, atas kasus laporan Manejer PT IIS Jadinson Purba yang merasa di rugikan akibat tandatangan dipalsukan untuk keterangan karyawan.

Sedangkan karyawan masih aktif bekerja tapi dibuat surat keterangan sudah berhenti, lalu diajukan pencairan dana tunjangan tunjangan hari tua di PT Jamsostek mereka hingga diduga wakil Operator Limbah PT IIS mendapatkan fee. Setelah dana cair yang mengakibatkan pihak perusahaan mengalami kerugian.

“Perusahaan mengalami kerugikan karena sebahagian dibayarkan oleh perusahaan, dan karyawan bekerja apabila mengalami musibah kecelakaan tidak dilindungi Jamsostek,” ungkap mantan Kapolsek Siak.

Atas perbuatan tersangka bukan saja terancam dipecat dari tempat kerjanya, juga hukuman 6 tahun penjara menanti setelah dijerat pasal 263 KUHP tentang pemalsuan tanda tangan pimpinan tempai tersangka bekerja.***(fin)

Kecelakaan Maut, 3 Orang Tewas di Maredan

ilustrasi
ilustrasi

Perawang (SegmenNews.com)- Kecelakaan maut terjadi di jalan lintas Perawang Siak, tepatnya di desa Maredan Barat, dekat jembatan Sultan Sarif Hasim, Perawang, kecamatan Tualang, Siak. Sebuah mobil Dahiatsu Grandmax BM 9975 TI yang dikemudikan oleh Wagito (30) adu kambing dengan Mobil Izuzu engkel Minibus BM 7201 SU yang dikemudikan oleh Zulfiter (46). Minggu siang, (16/3) sekitar pukul 13.15 wib. Kecelakaan ini berakibat ke dua sopir dan 1 rekannya meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Siak, AKP Willy Adrian, Senin (17/3/14) membenarkan adanya kecelakaan ini. Dijelaskannya, dua korban meninggal dunia di tempat kejadian yakni, Supir minibus Zulfiter (46) dan Sriwidodo warga desa Sepotong, kecamatan Siak Kecik. Saat kejadian, Zulfiter membawa 11 orang penumpang, sebagian penumpang mengalami luka berat dan sebagian luka berat.

Sementara, tersangka dalam Laka lantas ini meninggal dunia saat mendapatkan pertolongan di rumah sakit, yakni sopir Grandmax BM 9975 TI, Wagito (30) warga Jalan Rahmat Gg Istiqomah, Perawang.

“Dalam Laka ini, tersangkanya Sopir Grendmax, meninggal dunia di rumah sakit. 2 korban meninggal dunia di tempat,” kata Willy Adrean

Sementara beberapa penumpang mobil isuzu yang mengalami luka-luka yakni, Amin (50) seorang petani warga Bunga Raya mengalami patah tangan kanan, Muhammad Ali (40) warga Perawang mengalami patah tangan kanan, Wilda Rahmawati (14) sorang pelajar warga Sungai Pakning mengalami robek bibir bahagian bawah, M. Zikri (10) pelajar warga Sungai Paknin mengalami telapak kaki kanan, Yamudin (27) warga lamongan-jatim mengalami robek tulang kering kaki kanan dan retak.

3 orang lainnya mengalami luka ringan, Rusmiati (57) seorang ibu rumag tangga, warga sungai paning mengalami trauma, Munawaroh Ibu rumah tangga warga Sungai Pakning, Jafar Syukur (46) warga Perawang

Kronologisnya, bermula mobil dahiatsu Grandmax BM 9975 TI bermuatan air yang dikemudikan oleh Wagito datang dari arah jembatan Sultan Sarif Hasim, Maredan ke arah kota Perawang dengan kecepatan tinggi, sempat menabrak anak kecil, setelah itu mobil Grandmax mundur di warung dekat jembatan dan melanjutkan perjalanan ke arah Perawang.

Saat melintasi tikungan tikungan manis yang tidak jauh dari jembatan Sultan Syarif Hasim, mobil tersebut mengambil jalan terlalu kekanan dari arah kedatangannya, tiba-tiba pada saat bersamaan datang Mobil Izuzu engkel Minibus BM 7201 SU yang dikemudikan oleh Zulfiter dari arah Perawang ke arah Jembatan, karena jarak sudah dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari. Kedua mobil tersebut adu kambing. Akibatnya, Zulfiter dan Sriwidodo meninggal dunia ditempat kejadian

“Diperkirakan, kerugian akibat kerusakan 2 kendaraan sekita 45 jt,” pungkas Kasat Lantas.***(rinto)

Rakor Karhutla, Bupati Siak Intensifkan Personil TNI Bentukan Presiden

Rakor Karhutla, Bupati Siak Intensifkan Personil TNI Bentukan Presiden
Rakor Karhutla, Bupati Siak Intensifkan Personil TNI Bentukan Presiden

Siak (SegmenNews.com)– Dalam rangka tindak lanjut dan langkah penanganan kabut asap di kabupaten Siak, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menggelar rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang digelar di ruang rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Senin (17/3).

Hadir pada rapat tersebut Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Sekda Siak T Said Hamzah, Kepala BNPB Siak Wan Abdul Razak, serta seluruh pejabat dan Camat se Kabupaten Siak.

Rapat koordinasi ini difokuskan terkait langkah-langkah penanganan dan pemadaman api sekaligus mengintensifkan koordinasi segenap personil pemdam dan TNI bentukan presiden di lapangan dan upaya pencegahan timbulnya titik api pasca pemadaman.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah bias melihat matahari yang sudah lama tidak terlihat,” ungkap Bupati saat membuka Rakor.

Kondisi kabut asap dibeberapa wilayah di kabupaten Siak sendiri sejak pagi terlihat sedikit membaik menyusul hujan secara merata pada hari Minggu kemarin. Sebelumnya kabut asap telah berlangsung lebih dari satu bulan ditengah kemarau panjang yang telah menghabiskan ratusan hektar hutan dan lahan.

Pemerintah daerah kata Bupati selama ini telah berupaya keras untuk melakukan pemadaman, namun harus dimaklumi bahwa kondisi dilapangan cukup menyulitkan kerana keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh dinas terkait.

“Sebagaimana yang telah disampaikan oleh bapak presiden pada kunjungannya kemarin bahwa persoalan ini harus ditindaklanjuti secara serius mengingat hal serupa terus saja terjadi setiap tahun. Terlebih banyak sekali tersangka yang tertangkap sengaja melakukan pembakaran lahan. “ini tentu disengaja,” terang Bupati Siak yang hari ini meninggalkan cutinya untuk bersama-sama menuntaskan persoalan kabut asap. Sebelumnya Bupati Siak telah mendapatkan izin cuti untuk berkampanye.

Jika dalam target waktu yang telah ditentukan usaha pemadaman telah berhasil kita lakukan, maka seluruh warga diminta untuk bahu membahu agar agar tidak terulang ke,mbali. “jangan nanti setelah personil TNI itu pulang malah terbakar lagi,” tegas beliau. Dalam kesempatan itu telah diinventariser titik-titik api yang perlu penanganan secara cepat sekaligus menentukan titik rawan terjadinya Karhutla.

Selanjutnya Rakor juga membahas berbagai upaya teknis pemdaman di lapangan termasuk koordinasi bersama pasukan TNI yang diterjunkan untuk pemadaman api. Namun demikian hingga saat ini pihak terkait mengakui masih kekurangan sumber daya seperti mesin air. Bupati mengisyaratkan agar pemdaman difokuskan pada titik api yang dipandang sebagai skala prioritas. “Misalnya mana yang lebih penting yang harus dipadamkan,” jelas nya.

Pemerintah juga telah membicarakan langkah-langkah yang perlu diambil bagi para warga khususnya para petani yang memerlukan bantuan. Terutama para petani karet dan sawit yang betul-betul mengantungkan hidupnya dari hasil kebun tersebut. “mungkin ada bibit-bibit tanaman yang perlu kita bantu dalam usaha percepatan perbaikan kebun mereka. Akan tetapi datanya harus benar, jangan sampai yang punya puluhan hektar sawit orang kaya itu yang dibantu,” terang Syamsuar.***(rinto/Humas)