Beranda blog Halaman 2694

Di Pelalawan, Siswi 13 Tahun di Gauli Pacar Tiga Kali

Tersangka pelajar cabul di amankan
Tersangka pelajar cabul di amankan

 

Bandar Sekijang (SegmenNews.com)- HA (13) siswi SMP kelas 1 di Pangkalan Kerinci di gauli pacarnya, SG (17) layaknya suami istri sebanyak tiga kali di perkebunan sawit jalan lintas timur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Bandar Sekijang AKP Amril SSos SH MH, didampingi Kanit Reskrim Ipda Nasaruddin SE, Selasa (11/3/14) membenarkan kasus pencabulan yang dilakukan pasangan pelajar.

Kasus tersebut terungkap saat orangtua HA, khawatir karena anaknya tidak pulang kerumah sejak Minggu (9/3/14). Dari informasi, korban diketahui berada dirumah teman SG, setelah ibu korban mendesak SG untuk memberitahunya. Dalam perjalanan pulang, korban HA mengaku kepada ibunya bahwa dia telah di gauli sebanyak tiga kali. Bak disambar petir, ibu korban tak kepalang kaget, lantas melapor ke pihak berwajib.

Perbuatan itu dilakukan, sebanyak tiga kali diperkebunan sawit milik PT. Guna Dodos. “Tersangka pencabulan itu sudah diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” imbuh Kasat Reskrim.***(afin)

Tiga Tersangka Sabu Dibekuk di Rumdis PLN Bengkalis

Polisi memasang garis police line di lokasi pesta sabu
Polisi memasang garis police line di lokasi pesta sabu

Bengkalis (SegmenNews.com)- Tiga tersangka sabu-sabu, BB (35), JN (41) dan seorang wanita SW (21) di bekuk saat sedang asik menikmati barang haram jenis sabu-sabu di salah satu rumah dinas pusat layanan gangguang listrik PT.PLN rayon di jalan hangtuah, Kabupaten Bengkalis, Selasa (11/3/14) sekitar pukul 01:30 WIB dini hari.

BB dan JN merupakan petugas keamanan PLN disana. Sedangkan SW adalah wanita pelayan karaoke Pantai Marine Hotel. Dari tangan ketigatersangka diamankan 1 paket sabu seharga Rp 300 ribu serta seperangkat alat hisap.

Saat ini Rumah Dinas PT.PLN di kelilingi garis Police Line. Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo. SIK melalui kasat Narkoba AKP Willy Kartamanah menuturkan ketiga tersangka sabu tersebut diamankan di Mapolres Bengkalis.

“Kita masih mengembangkan kasus ini,” paparnya.***(yud/ur)

Jembatan Penghubung Tiga Desa di Rohul Rusak

jembatan penghubung tiga Desa di Rohul rusak
jembatan penghubung tiga Desa di Rohul rusak

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Masyarakat Tiga Desa di Kecamatan Kepenuhan, yakni Kepenuhan Raya, Kepenuhan Baru dan Kepenuhan Makmur meminta Dinas Bina Marga Pengairan Rokan Hulu memperbaiki jembatan kayu yang merupakan satu-satunya akses jalan penghubung menuju ke desa-desa. Pasalnya, kondisi jembatan tersebut sudah mulai lapuk dan hampir rubuh.

“Kami khawatir kalau jembatan itu rubuh akan membahayakan masyarakat. Kami harap Dinas terkait segera memperbaiki jembatan itu.,” harap pengendara, Ady, Selasa (11/3/14).

Dikhawatirkan jika jembatan tak kunjung diperbaiki, maka akses perekonomian masyarakat akan terganggu. Sebab jembatan itu adalah satu-satunya menuju luar Desa untuk menjual hasil perkebunan.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Kepenuhan Raya,  Ahmad Irfan mengaku, bahwa kerusakan jembatan semakin parah dan yang nyaris ambruk, dan sangat membutuhkan perbaikan. Menurutny, untuk perbaikan jembatan pihaknya sudah mengajukan ke Musrenbang Kecamatan Kepenuhan, namun hingga saat ini belum terealisasi.

“Kita sudah usulkan untuk perbaikan tapi belum terlaksana. Kita harap Pemerintah Kabupaten Rohul melalui Dinas Bina Marga Pengairan agar segera memperbaiki dan membangun jembatan kayu tersebut. Sebab jembatan itu merupakan akses jalan penghubung tiga desa, Desa Kepenuhan Raya, Kepenuhan Baru dan Kepenuhan Makmur,” harapnya.***(r4n)

Kebakaran Lahan Riau Telan Korban Jiwa

pemadaman api kebakaran lahan di Riau (ilustrasi)
pemadaman api kebakaran lahan di Riau (ilustrasi)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Peristiwa kebakaran lahan di Provinsi Riau yang terjadi sejak delapan pekan terakhir dikabarkan telah merenggut nyawa seorang warga Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Korban bernama Muhammad Adli berusia 63 tahun, mengalami luka bakar di punggung, diduga akibat terjatuh di lahan gambut yang terbakar,” kata Kapolres Kepulauan Meranti, Ajun Komisaris besar Zahwani Pandra Arsyad melalui sambungan telepon di Pekanbaru, Senin.

Informasi kepolisian, jasad korban pertama kali ditemukan seorang warga yang juga merupakan Bendahara Desa Sungai Gayung, Rauwil Lisan (26). Saksi mengatakan, korban tertelungkup di pinggir jalan lintas Kampung Tengah dekat Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Sabtu (8/3/14) siang dilansir antarariau.

“Saat ditemukan, kondisinya sudah meninggal dunia, ada luka bekas terbakar di punggung dekat pinggang dan sedikit di tangan,” katanya.

Berdasarkan identitas yang dikantongi korban, dia bernama Muhammad Adli, lahir di Bone 12 Desember 1951, alamat Jalan Delima Nomor 102, RT 04/RW 02, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Meranti. Informasi kepolisian menyebutkan, ketika ditemukan, sakti kemudian menghubungi Kepala Desa Sungai Gayung Kiri untuk selanjutnya dibantu warga sekitar, mayat dibawa dengan tandu ke Kampung Tengah.

“Baru kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dikebumikan,” katanya.

Kapolres mengatakan, di lokasi kejadian, terdapat sepeda motor jenis Jupiter warna biru plat merah bernomor polisi BM 3306 D milik korban. Diperkirakan, korban jatuh lemas ke dalam lahan gambut sekitar jalan saat mengendarai sepeda motor.

“Dan bagian badan yang terbakar itu diperkirakan akibat kebakaran lahan di tempat kejadian,” katanya. Untuk kepentingan penyelidikan, polsis memeriksa beberapa saksi.***

Editor: Sondri

sumber: antara

Gelapkan Emas Nasabah Senilai Rp 3 Miliar, Pejabat BRI Divonis 3 Tahun Penjara

emasJakarta (SegmenNews.com)- Mantan Wakil Pimpinan Wilayah Bank Rakyat Indonesia (Wapimwil BRI) Jakarta II, Rachman Arif, divonis tiga tahun penjara dan denda Rp5 miliar subsider tiga bulan kurungan.

Rachman terbukti melakukan penggelapan emas 59 kg senilai Rp3 miliar milik seorang nasabah bernama Ratna Dewi yang disimpan di Safe Deposit Box (SDB) BRI.

“Terdakwa diputus tiga tahun penjara dan denda Rp5 miliar subsider tiga bulan,” ujar Hakim Ketua Suwanto di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin 10 Maret 2014.

Rachman melanggar Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang Undang Nomor 10 tahun 1998 tentang Perbankan.

“Terdakwa terbukti melanggar tindak pidana pasal 263 KUHP Juncto Pasal 55 tentang pemalsuan dokumen karena tidak hati-hati atau melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP),” kata Suwanto.

Meski demikian, majelis hakim memberikan hak kepada penuntut umum (JPU) dan terdakwa Rachman Arief untuk mengajukan banding. “Diberikan waktu selama tujuh hari untuk ajukan banding,” kata Suwanto.

Selain Rachman, dua terdakwa lainnya dalam kasus yang sama, juga divonis tiga tahun penjara. Keduanya yakni, mantan Kepala Administrasi Kredit BRI Jakarta II, Rotua Anastasia, dan mantan Junior Account Officer I BRI Wilayah Jakata UI, Agus Mardianto

Diberitakan sebelumnya, ketiga terdakwa diduga telah melakukan penggelapan logam mulia seberat 59 kilogram yang telah dijaminkan pada proses gadai di Kantor Wilayah BRI Jakarta II.

Berdasarkan salinan putusan Nomor 156/Sal/Put/2013, tertanggal 25 September 2013, majelis hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Ratna Dewi, yang menyebabkan kerugian bagi Ratna sebagai nasabah BRI.

Terhitung, sejak perkara tersebut memiliki kekuatan hukum yang tetap, BRI wajib membayar ganti rugi materi secara tunai kepada Ratna selaku penggugat sekitar Rp31,8 juta. Selain materi, hakim memerintahkan BRI mengganti rugi tunai sebesar Rp5 miliar.***

Red: Sondri
sumber: viva.co.id

Laga Timnas U-19 Dihentikan, Suporter Ricuh

Timnas U-19 (antara)
Timnas U-19 (antara)

SegmenNews.com– Dihentikannya laga antara Timnas Indonesia U-19 melawan Persiba Balikpapan U-21 membuat ribuan suporter kecewa. Bahkan suporter sempat terlibat bentrok dengan anggota polisi di Stadion Parikesit, Balikpapan, Senin 10 Maret 2014.

Laga Tur Nusantara antara Timnas U-19 melawan Persiba U-21 harus dihentikan pada menit ke-22 menyusul padamnya lampu Stadion Parikesit. Usaha pihak penyelanggara untuk menyalakan kembali lampu stadion pun gagal, hingga akhirnya laga Timnas U-19 melawan Persiba U-21 dihentikan.

Keputusan panitia untuk menghentikan pertandingan sepertinya tidak bisa diterima suporter yang sudah mendatangi Stadion Parikesit. Seperti dikutip dari laman viva.co.id, ribuan suporter memilih bertahan di stadion dan menuntut pertandingan untuk kembali digelar. Bahkan sejumlah tempat duduk di Stadion Parikesit dibakar suporter sebagai bentuk protes.

Bentrokan kemudian mulai terjadi ketika polisi berusaha membubarkan suporter. Akibatnya puluhan suporter dan sejumlah anggota polisi mengalami luka-luka.

“Saya luka gara-gara polisi ini, kacamata saya sampai pecah. Badan saya semua memar, saya tidak mau dipukul seperti ini. Siapa yang mau tanggung jawab ini? Saya tidak mau macam-macam, saya ke sini hanya mau nonton pertandingan,” ujar salah satu suporter, Rahman.

Sebagian besar penonton menuntut agar pihak panitia mengembalikan uang tiket pertandingan yang berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp500 ribu. Pihak panitia sendiri berencana untuk menggelar ulang pertandingan Timnas U-19 melawan Persiba U-21, usai tim Garuda Jaya menghadapi Mitra Kukar U-21 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Senin 17 Maret 2014.

Saat laga dihentikan pada menit ke-22, Timnas U-19 sedang dalam posisi memimpin berkat gol Muchlis Hadi Ning Syaifullah pada menit ke-15.***

Editor: Sondri

 

Hari Keempat, Pencarian Pesawat Malaysia Masih Nihil, 40 Kapal Perang Dikerahkan

Kapal Amerika Serikat, USS Kidd yang ikut dalam pencarian kapal malaysia yang hilang (wikipedia)
Kapal Amerika Serikat, USS Kidd yang ikut dalam pencarian kapal malaysia yang hilang (wikipedia)

SegmenNews.com-  Masuk hari keempat Selasa, 11 Maret 2014, pencarian pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 masih nihil hasil. Berbagai spekulasi, mulai dari pesawat putar balik hingga serangan teror belum bisa dibuktikan, selama bangkai pesawat belum ditemukan.

Puluhan pesawat dan 40 kapal perang dari 10 negara telah menyisir lokasi jatuhnya Boeing 777-200 itu di perairan sekitar Malaysia dan Vietnam. Area pencarian juga telah diperluas, angkatan bersenjata banyak negara bagi-bagi tugas, namun belum juga terlihat barang satu bukti pun.

“Sekarang area pencariannya ratusan mil luasnya,” kata Brigadir Jenderal William Marks dari Armada Angkatan Laut Amerika Serikat ke-7 kepada CNN.

Sempat ada secercah harapan saat tim patroli Vietnam menemukan ceceran minyak dekat pulau Tho Chu, wilayah hilangnya pesawat itu dari radar. Namun dalam penelitian minyak kemarin, diketahui bahwa itu bukanlah bakar pesawat, melainkan sisa kegiatan eksplorasi lepas pantai.

Bukti-bukti lainnya juga ternyata tidak terkait dengan pesawat tersebut. Sebut saja, benda seperti sekoci, pintu hingga ekor pesawat. Setelah ditelusuri, benda seperti sekoci kuning hanya gulungan kabel, sedangkan yang diduga ekor pesawat adalah batangan kayu. Objek diduga pintu pesawat tidak bisa ditemukan lagi.

Brigjen Marks mengatakan kesalahan ini lazim dalam pencarian dari udara. “Dari udara, kami melihat benda sangat kecil, sekecil tanganmu atau bola basket. Bukan masalah kami bisa melihatnya atau tidak, tapi wilayah pencariannya sangat luas,” kata dia, kali ini dikutip Washington Post.

Spekulasi soal tindak terorisme juga belum disingkirkan oleh aparat di Malaysia. Terlebih pada fakta adanya dua orang yang menggunakan paspor curian. Penyelidikan masih terus dilakukan seputar identitas asli kedua orang ini dan siapa yang membelikan mereka tiket.

FBI dan intelijen Eropa yang turun membantu Malaysia menyusuri database sidik jari. Salah satu pengguna paspor curian itu diketahui bukanlah orang Malaysia, namun asalnya masih belum diumumkan.

Seorang intelijen AS menyangsikan bahwa kedua orang ini adalah teroris yang menjatuhkan pesawat. Melihat polanya, penggunaan paspor curian ini biasa digunakan oleh jaringan penyelundup manusia, tidak ada hubungannya dengan hilangnya pesawat.

Bukti-bukti soal spekulasi ini belum cukup kuat. Bisa jadi ada masalah teknis atau masalah pada pilot. “Tidak ada bukti yang menunjukkan aksi teror. Tidak ada penjelasan apa yang terjadi atau dimana pesawat itu,” kata seorang pakar keamanan Eropa.

Titik utama permasalahan ini sebenarnya ada pada sinyal pesawat. Dalam bukti elektronik, terlihat pesawat kemungkinan putar balik kembali ke Kuala Lumpur sebelum hilang. Tidak ada sinyal atau citra yang ditangkap radar, padahal pesawat itu dilengkapi dengan komputer yang bisa mengirimkan pesan otomatis tanda bahaya, dikenal dengan ACARS.

“Tidak ada sinyal dari ACARS saat pesawat itu hilang,” ujar sumber penyidik kepada Reuters.

Sementara itu, keluarga para penumpang diminta untuk bersiap pada kemungkinan yang terburuk. Namun mereka masih merasa memiliki harapan, walaupun hanya setitik. “Kami masih berharap. Karena belum ada jawaban atas semua ini,” kata Tom Wood, kakak dari salah satu penumpang, Philip Wood.***

Red: Sondri
sumber: viva.co.id

Bupati Achmad Hadiri Prosesi Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2014-2019

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad memberikan selamat kepada Gubernur Riau Annas Ma'amun usai dilantik oleh Mendagri, Rabu (19/2/2014)
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi memberikan selamat kepada Gubernur Riau Annas Ma’amun usai dilantik oleh Mendagri, Rabu (19/2/2014)

Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Annas Ma’amun-Arsyadjuliandi Rachman, Rabu (19/2/2014) hari ini, dinilai paling termegah yang pernah digelar di Indonesia.

Hal tersebut, diakui oleh Menteri Dalam Negeri Gumawan Fauzi. “Selama menjabat sebagai menteri, baru kali ini pelantikan gubernur yang termegah,” kata dia, Rabu siang.

Selain megahnya dekorasi gedung pelantikan, Gamawan juga mengapresiasi banyaknya warga Riau yang mendatangi lokasi tersebut. Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi bersama Bupati se-Riau menghadiri prosesi pelantikan.

 

Bupati Achmad memberikan selamat kepada Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman
Bupati Achmad memberikan selamat kepada Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman
Bupati Achmad berfoto bersama tamu undangan
Bupati Achmad berfoto bersama tamu undangan
Bupati Achmad berbincang dengan Kapolda Riau Brigjend (Pol) Condro Kirono
Bupati Achmad berbincang dengan Kapolda Riau Brigjend (Pol) Condro Kirono
Bupati Achmad bersama tamu undangan
Bupati Achmad bersama tamu undangan
Para tamu undangan berbincang-bincang usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
Para tamu undangan berbincang-bincang usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
Bupati Achmad bersalaman dengan Mendagri, Gamawan Fauzi
Bupati Achmad bersalaman dengan Mendagri, Gamawan Fauzi
Bupati Achmad berfoto bersama tamu undangan
Bupati Achmad berfoto bersama tamu undangan
Bupati Achmad menyalami tamu undangan yang datang
Bupati Achmad menyalami tamu undangan yang datang
Bupati Achmad berbincang-bincang dengan tamu undangan di ruangan VIP
Bupati Achmad berbincang-bincang dengan tamu undangan di ruangan VIP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terlalu Banyak Tidur Berbahaya?

banyak tidurSegmenNews.com- Kurang tidur memang bisa menyebabkan banyak masalah bagi kesehatan, namun bukan berarti terlalu banyak tidur tak masalah. Selama ini orang percaya bahwa banyak tidur lebih baik daripada kurang tidur. Namun nyatanya ini hanyalah mitos belaka. Terlalu banyak tidur ternyata juga bisa berbahaya untuk kesehatan.

Terlalu banyak tidur atau disebut hypersomnia sebenarnya adalah salah satu kelainan kesehatan. Keadaan ini menyebabkan orang mengalami ngantuk parah di siang hari. Beberapa hal yang bisa menyebabkan hypersomnia adalah alkohol, depresi, minum obat-obatan tertentu, atau juga kelainan tidur lain seperti apnea tidur.

Oleh para peneliti terlalu banyak tidur telah banyak dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti dilansir oleh WebMD berikut ini.

1. Diabetes
Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur terlalu lama di malam hari bisa meningkatkan risiko diabetes.

2. Obesitas
Tidur terlalu lama atau terlalu sedikit bisa membuat berat badan bertambah. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur sebanyak sembilan sampaio 10 jam setiap malam memiliki risiko obesitas 21 persen lebih tinggi dibandingkan orang yang tidur tujuh sampai delapan jam setiap malam.

3. Sakit kepala
Bagi beberapa orang yang rentan terkena sakit kepala, tidur lebih lama dari biasanya ketika akhir minggu atau hari libur bisa menyebabkan sakit kepala. Hal ini menurut peneliti disebabkan oleh efek terlalu banyak tidur pada serotonin. Orang yang tidur terlalu lama di siang hari sehingga tak bisa tidur di malam hari juga bisa menderita sakit kepala di pagi harinya.

4. Depresi
Meski insomnia biasanya dikaitkan dengan depresi, namun peneliti mengungkap bahwa 15 persen orang yang mengalami depresi memiliki kebiasaan tidur lebih lama dari biasanya. Tidur lebih lama juga diketahui bisa membuat mereka lebih merasa depresi. Tidur dengan jam yang sama setiap hari secara rutin adalah hal yang penting untuk dilakukan jika tak ingin mengalami depresi.

5. Penyakit jantung
Penelitian yang dilakukan oleh Nurses Health Study pada 72.000 wanita menunjukkan bahwa wanita yang tidur terlalu lama, yaitu sembilan sampai 11 jam setiap malam memiliki risiko terkena penyakit jantung 38 persen lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang tidur selama delapan jam.

6. Kematian
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa orang yang tidur lebih dari sembilan jam setiap malam memiliki risiko kematian lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidur selama tujuh sampai delapan jam setiap malam. Belum jelas alasan keterkaitan antara kematian dan tidur terlalu lama, namun peneliti menemukan bahwa depresi dan status ekonomi yang rendah seringkali berkaitan dengan waktu tidur yang terlalu lama dan berimbas pada risiko kematian.

Lamanya tidur sebenarnya berbeda-beda bagi setiap orang bergantung pada keadaan tubuh, usia, dan kebutuhan masing-masing. Namun umumnya orang dewasa tidur sebanyak tujuh sampai sembilan jam semalam.***

Red: son

sumber: merdeka.com

Robekkan Perut Wanita, Pencuri Besi PT BOB-BSP Siak Dimassa

Renhad Silaban (18) warga Gajah Tunggal, Desa Tualang, pelaku pencurian diamankan di Mapolsek Tualang.
Renhad Silaban (18) warga Gajah Tunggal, Desa Tualang, pelaku pencurian diamankan di Mapolsek Tualang.

Tualang (SegmenNews.com)- Renhad Silaban (18) warga Gajah Tunggal, Desa Tualang, Kecamatan Tualang merupakan satu dari empat pencuri besi pengaman pipa minyak milik PT Badan Operasi Bersama (BOB)-Bumi Siak Pusako (BSP) babak belur dihajar massa.

Pelaku pencurian itu dihajar massa awalnya bukan karena mencuri, melainkan disebabkan besi yang mereka curi dan hendak di jual ke pengepul menggunakan sepeda motor mengenai perut seorang wanita, akibatnya perut wanita itu mengalami luka robek. Melihat kejadian itu massa berdatangan dan menghajar pelaku, Renhad, sementara tiga lainnya melarikan diri.

Dikatakan Kapolres Siak AKBP Dedy Rahman Dayan melalui Kapolsek Tualang Kompol Nurhadi Ismanto, Senin (10/3/14) peristiwa tersebut terjadi, Sabtu (8/3/14) sekitar pukul 06:30 WIB. Untungnya, nyawa tersangka terselamatkan dengan datangnya [pihak kepolisian di lokasi, sehingga tersangka diamankan di Mapolsek Tualang.

Tersangka mengendarai sepeda motor Yamaha Vega warna hitam BM 6652 SC, berniat akan membawa hasil curian ke pengepul besi tua di Km 6 Perawang. Sementara tiga pelaku lainnya, BN, MS, AN melarikan diri saat massa menghajar rekan mereka.***(rinto)