Beranda blog Halaman 2693

Istri Pertama dan Kedua Hadiri Sidang Vonis Rusli Zainal

septinaPekanbaru (SegmenNews.com )– Setelah beberapa kali persidangan suami berlangsung wajah Septina Primawati Rusli tak pernah tampak. Tapi pada sidang vonis kali ini, Rabu (12/3/2014) Septina hadir dan duduk paling depan kursi pengunjung.

Saat Majelis Hakim membacakan amar putusannya, Septina yang mengenakan baju kurung warna hijau dan abu-abu dipadukan jilbab warna coklat muda terlihat serius mendengarkannya.

Sementara itu, dilansir tribun pekanbaru, istri kedua Rusli Zainal, Syarifah, juga hadir dalam sidang putusan tersebut.

Wanita yang mengenakan baju kurung warna ungu muda itu duduk dikursi paling belakang pengunjung. Saat Majelis Hakim membacakan putusan hingga pukul 11.30, Syarifah terlihat serius mendengarnya. (*)

Editor: Sondri

Harris: PKK Tingkatkan Kualitas Layanan Keluarga dan Masyarakat

HM Harris
HM Harris

Pelalawan (SegmenNews.com)- Sempena peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Keluarga Berencana dan Kesehatan (PKK-KB Kes) ke-42. Bupati Pelalawan, HM Harris berharap PKK terus meningkatkan kualias diri dalam pelayanan terhadap keluarga dan masyarakat.

Peringatan itu berlangsung di gedung Laksamana Mangku Diraja yang dihadiri juga Wakil Ketua Polres Kabupaten Pelalawan Komisaris Polisi (Kompol) Haldun, Kepala SKPD se Kabupaten Pelalawan, TP-PKK Kabupaten Pelalawan yakni dari kabupaten, kecamatan, Pedesaan atau Kelurahan, Rabu (12/3/14).

Sampai Bupati bahwa, kehadiran PKK yang telah teruji keberadaannya, memberikan harapan besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.

Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dinilai telah mampu mendorong terciptanya kesejahteraan keluarga sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan di kalangan masyarakat. Sehingga untuk memberikan apresiasi, tak ada salahnya jika hal tersebut dipuji oleh sebagian kalangan.

Dengan 10 program pokok yang diterapkan PKK telah secara nyata dan mendapat pengakuan luas sebagai upaya bersama meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat mengentaskan kemiskinan sebagaimana diamanatkan UU No. 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kepedudukan dan Pembangunan Keluarga, serta UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam peringatan hari PKK ke 42 banyak penampilan yang ditunjukkan oleh PKK kabupaten Pelalawan seperti paduan suara, lomba masak,lomba busana, bazar baik makanan atau kerajinan tangan dan fashion show dari anak-anak PKK.

Saat sambutan Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, tim penggerak PKK sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan yang mengacu pada 10 program pokok PKK. Selaku pemerintah daerah senantiasa memberikan dukungan dengan fasilitas gerakan pendukung keluarga untuk dapat melaksanakan program-program.

Dimana tim penggerak PKK daerah ini telah memberikan kontribusi dalam upaya memberikan kesejahteraan dalam keluarga yang ada di tingkat kampung maupun kelurahan melalui kegiatan pemberdayaaan, penyuluhan ketahanan pangan bagi kaum ibu, kegiatan pelatihan pembinaan bagi kader posyandu, gerakan penghijuan dan juga masih banyak kegiatan lainnya.

Harris berharap, agar anggota tim penggerak PKK terus dapat meningkatkan kualitas diri dalam pelayanan terhadap keluarga dan masyarakat yang ada di Kabupaten Pelalawan. Sehubungan dengan hal itu, Pemda Kabupaten Pelalawan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus dan anggota tim penggerak PKK yang telah memberikan dukungan pada pelaksanaan pembangunan demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris mengatakan, tujuan peringatan ini adalah untuk memasyarakatkan gerakan PKK kepada masyarakat,serta memotivasi semangat para kader PKK agar terus aktif ikut mendukung kegiatan PKK.

Ratna juga mengatakan, sangatlah tepat peringatan Hari gerak PKK yang diperingati tahun 2014, melalui tema, “ dengan hari gerak PKK ke-42 kita perkuat ketahanan keluarga sebagai wujud persatuan dan kesatuan bangsa”, tema tersebut mengisyaratkan bahwa peran keluarga sangatlah penting dla menentukan karakter dan pemberdayaan sumber daya manusia sebagai generasi pnerus bangsa dan peran keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

” Setiap memperingati hari kesatuan gerak PKK, ia mengajak untuk bersama-sama kita introspeksi diri dan evaluasi diri, untuk selanjutnya menjadi tonggak yang akan dilaksanakan dengan baik pada tahun berikutnya, ujarnya.

Ratna berharap, selaku ketua PKK yang ada di kecamatan, pedesaan,kelurahan kiranya berkenan memberikan bimbingan, sehingga tim penggerak PKK bisa memberikan andil dan turut serta ikut ambil bagian dalam upaya peningkatan pelayanan menuju masyarakat maju, mandiri untuk menyongsong hari esok yang lebih baik.***(fin)

Ratusan Polisi Disiagakan Amankan Sidang Vonis RZ

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Jelang sidang pembacaan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)terdakwa mantan Gubernur Riau M Rusli Zainal, Rabu (12/3/14) ratusan polisi siaga melakukan pengamanan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

RZ tersangkut dua tindak pidana korupsi sekaligus, perkara korupsi penerbitan izin usaha pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Tanaman (IUPHHKT) dan suap PON Riau.

Sementara berbagai organisasi mahasiswa dan pihak Pro dan Kontra RZ melakukan aksinya.

Dari pantauan aksi mereka masih aman.***(r4n)

Pakai Masker, Ribuan Jemaah di Rohul Shalat Istisqa

Ribuan jemaah di Rokan Hulu melaksanakan shalat istisqa memakai masker
Ribuan jemaah di Rokan Hulu melaksanakan shalat istisqa memakai masker (SegmenNews.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ribuan jemaah di Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan shalat istisqa (minta hujan), Bupati Rohul beserta para pejabat melaksanakan shalat istisqa di taman kota Pasir Pangaraian, sementara jemaah di seluruh Kecamatan juga melaksanakan di daerahnya masing-masing.

Shalat istisqa tersebut menyusul atas musibah kabut asab yang menimpa Riau, dan Rokan Hulu khususnya. Bahkan, musibah kabut asap tersebut sudah menjangkiti penyakit ribuan masyarakat di Rokan Hulu.

Dari pantauan ribuan jemaah shalat istisqa di taman kota maupun di kecamatan menggunakan masker untuk menghindari gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh kabut asap yang semakin pekat.

“Kita semua berharap mudah-mudahan Allah menurunkan hujan, sehingga udara di Rokan Hulu kembali bersih dan sehat. Aktivitas masyarakat pun kembali normal seperti biasa,” kata Bupati Achmad.

Sementara, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA mengatakan Shalat Istisqa lebih banyak meminta ampun kepada Allah SWT dengan beristighfar seperti menyebut lafaz istighfar sembilan kali dan khutbah kedua lafaz istighfar tujuh kali.

“Semoga dampaknya akan sama-sama kita rasakan nanti (turun hujan-red),” imbuh Ahmad Supardi.***(r4n)

Kadiskes Rokan Hulu Wildan Pensiun

Bupati Achmad menyerahkan cenderamata kepada mantan Kadiskes dr Wildan Asfan Hasibuan
Bupati Achmad menyerahkan cenderamata kepada mantan Kadiskes dr Wildan Asfan Hasibuan

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Desas desus berakhirnya masa jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, dr Wildan Asfan Hasibuan, M,Kes akhirnya kenyataan. Selasa (11/3/14), Bupati Rohul Drs. H. Achmad, MSi melepas masa Purna Bhakti Kadiskes.

Namun hinga saat ini belum diketahui sebagai pengganti Wildan menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan. “Kita akan mencari penggantinya, jika lihat dari kompetensi di masyarakat serta sikap amanah, rasa tanggung jawab, ilmu pengetahuannya, kita bangga dan berterima kasih pada Wildan sehingga martabat kesehatan di Rohul bisa meningkat,” papar Achmad.

Kata Bupati lagi, bahwa dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan Kadiskes Rohul masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) untuk pejabat baru lainnya yakni, pelayanan itu harus memenuhi standan terakreditasi, di Rohul masih ada 4 kecamatan belum terakreditasi yakni Kecamatan Tandun, Kabun, Rambah Hilir dan Bangun Purba.

Pelepasan masa purna bakti mantan Kadiskes itu di barengi dengan perayaan ulang tahun Wildan secara sederhana.***(r4n)

Pemko Sertijab Camat dan Pejabat Eselon III

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Setelah melakukan pelantikan dan mutasi jabatan eselon IIIa dan IIIb pekan lalu, Pemko Pekanbaru Selasa (11/3) menggelar serah terima jabatan secara massal camat dan pejabat eselon III di lingkungan Sekretariat Kota Pekanbaru di Aula Kantor Walikota yang disaksikan oleh Sekda Kota Pekanbaru Syukri Harto dengan dihadiri oleh Asisten I Mohd Noer MBS dan Asisten III Azwan MSi.

Suasana serah terima jabatan camat dan pejabat eselon III tesebut berlangsung sangat sederhana dan penuh keakraban, diliput oleh para wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik.

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT dalam arahannya yang disampaikan Sekda Syukri Harto kembali mengingatkan kepada para pejabat yang baru dilantik dan serahterima jabatan untuk bekerja denga sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Kembali diingatkan agar kita semua bisa berkerja dengan sungguh-sungguh dan enuh tanggung jawan tersta terukur memberikan yang terbaik bagi daerah dan masyarakat. Setelah sertijab ini maka sepenuhnya saudara yang menempati jabatan yang baru untuk memulai program kerja yang sudah ditetapkan dan diprogramkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Berikanlah perlayanan kepada masyarakar semaksimal mungkin,” ujar Sekda.

Dalam kesempatan itu Sekko juga menyebutkan bahwa dengan serahterima jabatn itu makanya juga sekaligus penyerahan asset dari pejabat lama kepada pejabat baru termasuk mobil dinas dan sebagainya.***(akir)

KPK Minta SBY Tak Campuri Century

johan budiSegmenNews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Presiden SBY tidak ikut campur dalam persoalan hukum kasus bailout Bank Century. Kasus ini menyeret Wakil Presiden Boediono.

Dalam pernyataannya, kemarin malam, SBY mengatakan bailout Bank Century Rp6,7 triliun adalah kebijakan. Sehingga tidak bisa dikenakan pidana. Saat bailout 2008 lalu, Gubernur Bank Indonesia dijabat Boediono. “Policy (kebijakan) tidak bisa diadili. Karena akan sulit memutuskan policy untuk kepentingan pembangunan,” kata SBY.

Namun, KPK menegaskan bahwa yang sudah diajukan ke Pengadilan Tipikor punya bukti kuat adanya pelanggaran pidana. Sehingga tidak perlu lagi mengatakan tidak bisa diadili.

“KPK bekerja pada ranah hukum melalui penyelidikan dan penyidikan yang merupakan domain KPK, sehingga kasus ini naik ke proses lebih lanjut, yaitu persidangan. Jadi tunggu saja bagaimana nanti di persidangan hakim melihat bukti yang disampaikan KPK seperti apa,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa (11/3/2014).

KPK berharap penanganan kasus tersebut tidak menjadi polemik. KPK meminta seluruh pihak untuk menghormati proses hukum.

“Kami mohon semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalani. Siapapun, termasuk KPK menghormati proses hukum di persidangan,” tambahnya. ***

Red: has
Sumber : inilah

Polres Meranti Sita Ratusan Butir Pil Ekstasi

ilustrasi
ilustrasi

Selatpanjang (SegmenNews.com)- Dua pria yang diduga pengedar ekstasi yakni Tjijie alias Edi (47), warga Jalan Dermawan, Kelurahan Kota, Tebingtinggi dan Rozi Pranata bin Muktar (35), warga Jalan Cili Selatpanjang Barat, Tebingtinggi, Meranti diamankan Polres Kepuluan Meranti, Senin (10/3/2014) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dari kedua tangan tersangka petugas menyita barang bukti 203 butir pil ektasi dan 2 paket sabu-sabu seharga Rp1,6 juta.

Kini, keduanya telah mendekam dalam tahanan sambil menjalani pemeriksaan intensif. Petugas juga masih melakukan pengembangan kasus tersebut untuk mengungkap pelaku (bandar) yang memasokkan barang haram itu.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi melalui Wakapolres Kompol STP Manulang didampingi Kasat Narkoba AKP Joni Wardi dalam jumpa pers, Selasa (11/3/2014) mengatakan, penangkapan tersangka setelah mendapat informasi masyarakat tentang aktivitas tersangka Tjijie alias Edi. Pria keturunan itu tidak hanya dikenal sebagai pengedar, tetapi juga memiliki home industri pil ekstasi dirumahnya.

“Hampir satu bulan informasi tentang tersangka Tjijie kita dapatkan. Selain mengedarkan, di rumahnya juga dijadikan home industri. Lalu kita lakukan lidik,” kata AKP Joni Wardi.

Selama waktu itu pula petugas terus melakukan pengintaian dan penyamaran. Kebetulan malam itu petugas melihat tersangka keluar mengendarai sepeda motor dengan gerak gerik mencurigakan. Setelah dibuntuti, akhirnya diketahui kalau tersangka usai mengambil barang haram tersebut dari salah seorang rekannya saat berada di tempat hiburan malam Kartika di Jalan Pertis.

Khawatir melarikan diri, petugas pun langsung mengejar dan menangkapnya ketika sedang dalam perjalanan pulang.

Saat penggeledahan dilakukan, rupanya tersangka ketakutan. Tanpa paksaan it pun menyerahkan 50 butir pil ekstasi warna kuning yang terbungkus plastik kecil. Barang haram itu disimpannya di dalam saku kemeja merah bergaris yang ia pakai. Bersama barang bukti, selanjutnya tersangka digelandang ke Mapolres untuk diintrogasi.

“Usai diintrogasi, kita bawa tersangka ke rumahnya untuk lakukan penggeledahan. Dengan disaksikan RT dan seorang tetangganya, kembali ditemukan barang bukti 53 butir pil ektasi warna biru dan pink. Di rumah tersangka juga ditemukan alat cetak pil ekstasi manual yang terbuat dari stanlis, satu bungkus serbuk fricusor ekstasi, satu paket sabu-sabu seharga Rp1,2 juta, satu unit bonk dan timbangan digital. Kita juga mengamankan bukti pendukung lainnya, seperti sepeda motor, Hp, mancis dan kemeja merah bergaris yang ia pakai,” jelas AKP Joni.

Tertangkapnya tersangka Tjijie ternyata belum membuat aparat puas. Apalagi dari hasil introgasi, tersangka mengaku kalau pil ekstasi itu ia dapatkan dari rekannya, Rozi Pranata. Agar tersangka tidak curiga, maka petugas terpaksa melakukan undercover by dengan memesan sebanyak 100 butir pil ekstasi warna kuning kepada tersangka. Dia pun setuju dan akhirnya melakukan transaksi di kediaman Tjijie di Jalan Dermawan.

Rozi terkejut, ketika mengetahui bahwa yang memesan pil ekstasi itu adalah petugas. Tanpa perlawanan, Rozi pasrah dan langsung menyerahkan barang bukti dari dalam saku celananya. Bahkan saat diintrogasi, dia mengakui kalau masih ada lagi pil ekstasi di rumahnya. Tanpa menunggu lama, petugas pun langsung menggelandang keduanya menuju ke rumah tersangka Rozi di jalan Cili.***(mrt/kn)

Polda Riau di Desak Tangkap Dalang Pembakaran Hutan dan Lahan

Pekanbaru (SegmenNews.com) Belasan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru mendesak gubernur Riau untuk menginstruksikan Polda setempat segera menangkap dalang pembakar hutan dan lahan termasuk korporasi yang tidak tersentuh hukum serta terkesan selalu dilindungi.

“Bukan masyarakat saja yang harus ditangkap Polda Riau serta masyarakat juga yang menjadi korban dalam kasus kebakaran hutan dan lahan. Tetapi dalangnya termasuk korporasi selama ini tidak pernah tersentuh hukum,” ujar Koordinator Lapangan HMI Lukman Haqim, Selasa (11/3/2014).

Aksi itu mereka lakukan di depan Kantor Gubernur Riau dengan berorasi dan membawa beberapa poster ketikdakadilan terkait kabut asap pekat serta dua orang menutupi wajahnya dengan mengenakan gambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur Riau Annas Maamun.

Menurutnya, sejak digulirkan program pembangunan hutan tanaman oleh perintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 tahun 1990 tentang Hak Pengusaha Hutan Tanaman Industri (HPHTI), maka hutan di Riau semakin habis jumlahnya.

Kondisi itu telah mengakibatkan banyaknya perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang HTI dan buruknya tata kelola kehutanan yang selama ini terjadi pembiaran oleh pemerintah kepada korporasi untuk menebang hutan alam dan merampas tanah rakyat provinsi itu.

Lalu melakukan melakukan praktek korupsi, perambahan liar dan perusakan ekologis yang menyebabkan banyak hutan yang gundul serta maraknya pembakaran hutan yang menyebabkan terjadinya kabut asap setiap tahun selama 17 tahun terakhir.

“Ini bukan kejahatan biasa, tetapi menjadi kejahatan luar biasa bagi manusia. Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat ada 12.840 orang dari berbagai kabupaten/kota yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kini jumlah meningkat menjadi sekitar 40.000 orang,” katanya. (Ant)

Red: son
Sumber : antara

Listrik di Pelalawan Berulah Lagi

ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Listrik di Pangkalan Kerinci kembali berulah lagi, mulai Selasa (11/3) dini hari hingga siang sekitar pukul 12.00 Wib padam aliran BUMD Tuah Sekata dan aliran listrik PT PLN.

Kondisi listrik tersebut membuat sejumlah masyarakat menggerutu. Pasalnya, sebahagian masyarakat yang tertidur lelap, di kejutkan padamnya listrik. Kondisi tidur terganggu, setelah peralatan listrik berupa kipas agin, Ac, dan lampu tidur padam yang menjadikan masyarakat gerah.

Tidak sampai disitu paginya sekitar pukul 07.00 WIB, kembali mati, setelah beberapa saat hidup kembali. Hingga masyarakat ingin beraktifitas pagi terganggu. Setelah peralatan dapur dan mesin air tidak bisa hidup tanpa ada aliran listrik.

“Bagimanan mau masak, mencuci dan mandi, listrik padam. Sudah tidur dibuat gerah, saat lampu mati secara tak beraturan,” gerutuk ibu rumah tangga yang menyesalkan pemadaman listrik tersebut.

Sementara itu, Kepala Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pangkalan Kerinci, Afrizal mengakui pemadaman arus listrik di Pangkalan Kerinci terpaksa dilakukan. Sebab, asupan daya dari PT Riau Prima Energi (RPE) milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) terputus.

“Ada gangguan pada pembangkit pada turbin unit 6 milik PT RPE. Makanya penyaluran energi listrik yang menyuplai kerinci Kota dan sekitarnya terputus. Kami meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan ini,” terangnya.

Afrizal menjelaskan, pihaknya sedang mengantisipasi kekurangan daya ini dengan mengambil daya penuh dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) PT Langgam Power. Sehingga pemadaman dapat diminimalisir yang telah meresahkan pemadaman listrik tersebut.***(afin)