Ketua DPRD, Zulfi Mursal mendampingi Wakil Bupati Siak H Alfedri menyerahkan bantuan BAZ kepada sekolah madrasah
Siak (SegmenNews.com)- Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal mendampingi Wakil Bupati, H. Alfedri dalam kegiatan penyerahan bantuan dari Badan Amil Zakat (BAZ) Siak kepada Madrasah Ibtidaiyah Hubbul Wathan.
Bantuan BAZ senilai Rp 10 juta, diterima langsung oleh Kepala Sekolah Madrasah tersebut, bantuan diperuntukkan pembelian lahan sekolah, Sabtu (22/2/14) sore.
Usai penyerahan bantuan, rombongan langsung meninjau rumah warga yang akan direhap menjadi rumah layak huni di beberapa desa. Rombongan juga meninjau kesiapan Gudep se kwaran Sungai Apit.
Di acara pramuka tersebut, Alfedri menyampaikan dalam pembentukan karakter dapat diwujudkan dengan adanya pramuka. Karena dalam kepramukaan terdapat berbagai macam pelatihan yang mengandung pendidikan untuk pembentukan karakter.
Kegiatan Pramuka ini merupakan ekstra kurikuler wajib pada kurikulum Tahun 2013 di satuan pendidikan, sesuai dengan Permendikbud No. 81 A Tahun 2013 tentang implementasi kurikulum.***(rinto)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Hingga tanggal 4 Maret 2014, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan masih menetapkan status darurat asap.
“Status darurat asap, terpaksa kita perpanjang satu pekan lagi, berarti sampai tanggal 4 Maret. Walau kabut asap yang banyak dari kiriman kabupaten tetangga,” ujar Bupati Pelalawan HM Harris saat memimpin rapat koordinasi mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Kahutlah) di kantor Bupati, Senin (24/2/14).
Dalam rapat itu juga Bupati juga menghadirkan pimpinan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) serta PT Arara Abadi, untuk mencarikan solusi pemadaman Kahutlah yang terjadi diberbagai daerah di kabupaten Pelalawan terutama di Teluk Meranti di areal perkebunan Kelapa Sawit Koperasi Tanda Harapan yang mencapai puluhan hektar.
“Karena banyak yang terbakar lahan gambut jadi kita kesulintan untuk dilakukan pemadanan, kita meminta perusahaan ikut membantu memadamkanya. Setelah ada juga titik api disekitar areal HTI RAPP dan Arara Abadi,” ungkap Harris.
Sementara kondisi perpanjangan darurat kabut asap, juga dilihat dari tiga aspek menjadi indikator, yakni kondisi kabut asap tiga kali lebih pekat dibanding pekan lalu. Ispu udara di Pelalawan mencapai 400 dan masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Selain itu, kelembaban udara mencapai 100 persen, artinya debu sudah lengket ke badan manusia.
Namun dalam pembahasan yang juga dihadiri Sekda Pelalawan Drs Tengku Mukhlis, Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH dan para Kepala Dinas serta Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Pemkab Pelalawan. Juga diambil keputusan untuk diperpanjang masa liburan anak sekolah mulai tingkat PAUD, TK dan SD sampai kelas tiga. Sedangkan SD kelas empat ke atas tetap sekolah.
Karena persiapan mau ujian nasional. Jadi SD kelas empat ke atas sampai SMA sederajat tetap sekolah. Sedangkan anak-anak kita yang libur kita minta agar mengurangi aktifitas di luar rumah,” tambah Harris.***(afin)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Polsek Pangkalan Kerinci menangkap dua pembakar lahan yakni Parlin Pasaribu (21) dan Khaidir (48) serta Samsur (56) pemilik lahan, di Jalan Pemda ke arah kantor Bupati Pelalawan, Minggu (23/2) lalu.
Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya penangkapan tiga pelaku pembakaran lahan tersebut. “Kini ketiga pelaku telah diamankan di Polsek Pangkalan Kerinci untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kasubag Humas.
Dijelaskan Kasubag Humas bahwa penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat ke Polsek Pangkalan Kerinci, pembakaran lahan di daerah Jalan Pemda. Menerima informasi itu Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin Wsc SH langsung turun bersama anggotanya.
Setelah menyisir tanah kosong terlihat dari kejauhan ada kepulan asap, dan ditengah lahan ada didirikan tenda. Setibanya di lokasi terlihat ada orang sedang membakar tumpukan rumput dan semak kering dari lahan yang baru di tebasnya tersebut. Ketika ditanya Parlin dan Khaidir mengaku mereka hanya sebagai pekerja.
Dengan upah yang diterima sebesar Rp70 ribu perhari dari pemilik lahan bernama Samsur yang tingga di jalan Sepakat, Pangkalan Kerinci. Atas pengakuan kedua pekerja itu, lalu diminta untuk menghubungi pemilik lahan agar datang ke lokasi lahannya tersebut.
Kemudian pemilik lahan datang langsung dibawa ke Polsek Pangkalan Kerinci bersama dua pekerjanya. Karena pengakuan mereka yang menyuruh membakar membuka lahan dengan cara dibalar adalah pemilik tanah. Maka atas pengakuan dan barang bukti (Barbuk) yang disita pemilik lahan ikut di amankan Polsek Pangkalan Kerinci.
Sementara barbuk yang ikut disita berupa dua cangkul, tiga parang, dua buang ranting kayu pengait, dua topi, gelas dan dua mancis yang diduga digunakan membakar lahan gambut seluas 1,6 hektar terbakar hebat dan merembes hingga ke lahan sekitarnya dan menimbulkan kabut asap kian tebal terutama di kota Pangkalan Kerinci.***(afin)
Tambaloka (SegmenNews.com)- RSM (13), siswi kelas 1 sebuah SMP di Waikombak, menghadapi kenyataan pahit. Ia hamil dan saat ini usia kandungannya empat bulan. Diduga, RSM dihamili ELB, kepala sekolah SMP tersebut yang juga adalah bapak angkatnya.
Kasus ini sedang ditangani Polsek Wewewa Barat setelah dilaporkan Ketua Komite SMP itu, Siprianus Bulu Dairo, Kamis (20/2/2014) siang. Kapolsek Wewewa Barat, Iptu Audy Joize Oroh, melalui Kanit Reskrim Bripka Yonas Bota mengonfirmasi adanya laporan soal kasus tersebut.
“Kami sudah terima laporan. Kami akan keluarkan surat panggilan kepada pelaku, korban, dan saksi untuk dimintai keterangan,” kata Bata saat dikonfirmasi Kamis silam.
Dijelaskannya, yang melapor bukan pihak keluarga korban. Saat melapor mereka tidak membawa korban. Selain itu, korban dinyatakan hamil oleh dukun.
“Jadi, kami sarankan agar bawa korban untuk diambil keterangan sekaligus dilakukan pemeriksaan oleh dokter untuk menyatakan bahwa dia hamil,” jelasnya.
Ditemui terpisah, Siprianus Bulu Dairo, mengatakan, RSM sudah dua minggu tidak masuk sekolah. Dia dicari wali kelasnya. Ternyata, RSM keluar dari rumah kepsek dan tinggal di rumah pamannya.
Karena mengeluh sakit, RSM dibawa tantenya ke dukun. Ketika dukun mengobatinya, ketahuan bahwa RSM hamil. Saat ditanya, RSM mengaku bahwa dia ditiduri kepseknya. Informasi tentang kehamilan RSM seketika menyebar luas di Desa Waikombak, dan sampai ke telinga para guru serta siswa.
“Kepala sekolah menemui para guru di ruang guru di sekolah itu, dan mengatakan bahwa dia bertanggung jawab. Dia juga sudah menemui orangtua siswi,” ucapnya mengutip penjelasan para guru.
Menurut Bulu Dairo, selepas pertemuan itu, guru-guru mendatangi rumahnya dan mengatakan bahwa ada siswi yang hamil, diduga dihamili kepala sekolah.
“Guru-guru bersama tokoh masyarakat demo saya. Mereka ceritakan bahwa ada siswi hamil dan kepsek mengaku ke orang tuanya siap bertanggung jawab,” ujarnya lalu menambahkan ELB adalah guru berstatus pegawai negeri.
Oleh karena itu, lanjutnya, bersama dengan walikelas siswi yang hamil, mereka melapor ke polisi. Menurutnya, saat ini RSM dalam situasi yang tidak enak dan tak nyaman.
Bulu Dairo juga mengatakan, komite akan melaporkan kasus ini secara tertulis kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO).
Camat Wewewa Barat, Hendri Malo, mengatakan, jika RSM terbukti dihamili oleh kepseknya maka hal itu sangat memalukan.
“Kasus ini akan memberi rasa tidak nyaman kepada orang tua yang punya anak perempuan sekolah di SMP itu. Mereka akan khawatir anaknya mengalami hal yang sama. Selain itu, merusak citra sekolah. Oleh karena itu, saya minta pihak komite untuk membuat laporan resmi kepada pemerintah. Kasus ini jangan ditutupi,” kata Hendrik Malo saat ditemui Sabtu (22/2/2014).***(red/trbn/yahoo)
Kadisdikpora Rohul, HM Zen menandatangani penyerahan ATM BRI
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sebanyak 4029 orang Guru dan Pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu mulai tahun ini (2014) penerimaan dana sertifikasi dan gaji mereka melalui sistem elektronik atau via Anjungan Tunai Mandiri (ATM) khusus rekening Bank BRI.
Kadisdikpora Rohul, H.M.Zen,MPd, usai acara penyerahan secara simbolis ATM BRI kepada guru di halaman kantornya, Senin (24/2/14), dihadiri, Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi serta pimpinan dan staf Bank BRI, mengatakan bahwa pemilihan bank BRI adalah sesuai kebutuhan, dan untuk mempermudah proses pencairan bila guru berada di luar Daerah seperti sedang tugas di Jakarta.
“Kalau kita pakai ATM bank daerah seperti bank Riau. Akan menyulitkan Pegawai dilingkungan Disdikpora yang sedang berada di Luar daerah seperti di Jakarta. Karena disana tidak ada ATM-nya. Kalau Bank BRi kan ada dimana saja,” papar M Zen.
Menurutnya, peraturan pembayaran dana sertifikasi dan gaji guru melalui via ATM adalah kebijakan Menteri Keuangan dan Mentri Pendidikan.
Sementara itu Bupati Rokan Hulu menyambut positif kebijakan tersebut, menurutnya, mau tidak mau pegawai Disdikpora harus mengikutinya, diharapkan dengan pembayaran sistem elektronik ini tidak ada lagi pemotongan gaji.***(r4n)
Siak (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Siak H. Alfedri selaku ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 09 Siak meresmikan Gugus Depan (Gudep) yang berpangkalan di SD, SMP dan SLTA se Kecamatan Sungai Apit, dihalaman SMPN 1 Sungai Apit, Sabtu sore (22/2). Peresmian tersebut ditandai dengan pemukulan gong dan pembukaan tirai papan nama Gudep.
Sebelumnya, upacara yang dihadiri oleh pengurus Kwarcab Siak dan sejumlah undangan lainnya tersebut diisi dengan prosesi pelantikan majelis pembimbingan gugus depan (Mabigus) se kwartir ranting 02 Sungai Apit.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Siak H. Alfedri mengharapkan agar pramuka di kwartir ranting Sungai Apit bisa berkembang dan banyak menghasilkan prestasi, dan kepada ketua dan pengurus Mabigus dapat melakukan pembinaan kepada peserta didik dengan baik dan dapat menerapkan sistem administrasi Kepramukaan yang baik pula dan sesuai ketentuan.
Organisasi ini lanjut Wabup, muncul dari seorang pendiri The Boys Scout yaitu lord Robert baden powell of Gilwell. Tepat pada hari ini adalah Hari Pandu sedunia yang didirikan oleh Baden Powell. Di Indonesia pada tahun sebelum tahun tahun 1961 terdapat berbagai macam gerakan kepanduan. Akan tetapi berkat perjuangan bangsa Indonesia, semua gerakan kepanduan pada waktu itu yang jumlahnya banyak, berhasil disatukan dengan satu gerakan kepanduan yaitu gerakan pramuka.
Menurutnya Organisasi ini dinamai ‘Gerakan’ karena bermaksud mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi penggerak-penggerak pembaharuan dan pembangunan negara-bangsa melalui jalur pendidikan luar sekolah. Jadi Penggerak adalah prasyarat untuk adanya Gerakan, gerakan adalah prasyarat untuk adanya perubahan dan perubahan adalah syarat untuk adanya pembangunan, tegas Wabup.
Gerakan Pramuka ini mempunyai cita-cita dalam pengembangan karakter anak bangsa untuk membentuk karakter anak bangsa. Kepramukaan ini terdapat berbagai macam aspek pembelajaran apakah dari segi spiritual, emosional, sosial, jasmani dan rohani yang bertujuan untuk pembentukan karakter seorang anggota pramuka yang pada akhirnya pembentukan karakter bagi anak bangsa. Dalam pembentukan karakter, gerakan pramuka mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Dalam pembentukan karakter dapat diwujudkan dengan adanya pramuka. Karena dalam kepramukaan terdapat berbagai macam pelatihan yang mengandung pendidikan untuk pembentukan karakter. Kegiatan Pramuka ini merupakan ekstra kurikuler wajib pada kurikulum Tahun 2013 di satuan pendidikan, sesuai dengan Permendikbud No. 81 A Tahun 2013 tentang implementasi kurikulum, ujar Wabup.***(rinto/hms)
Wabup Siak Kukuhkan Remaja Peduli AIDS di SMAN 1 Sungai Apit
Siak (SegmenNews.com)- Sebagai salah satu upaya membina generasi muda di Kabupaten Siak, Wakil Bupati Siak H. Alfedri kembali memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Sungai Apit, Sabtu pagi (22/02). Turut hadir Camat Sungai Apit Joko Edi Himhar, Kapolres Sungai Apit, Kepala Sekolah SMAN 1 Sungai Apit, dan Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Siak H. Rozi Chandra.
Wakil Bupati dalam kesempatan tersebut mengajak generasi muda Kabupaten Siak, khususnya siswa SMAN 1 Sungai Apit untuk ikut serta dan proaktif dalam gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba serta penanggulan HIV/AIDS. “Kita harus katakan tidak pada narkoba, say no to drugs,” pesannya.
Menurut Wakil Bupati, selaku Ketua Pelaksana KPA Siak, hal ini sangat penting untuk diperhatikan oleh para generasi muda, karena apabila sudah terkontaminasi oleh narkoba, maka otak, tubuh, dan pikiran kita akan rusak. “Kita tidak akan bisa berprestasi, dan masa depan serta masa remaja kita akan hilang,” ingatnya.
Untuk itu, Wakil Bupati mengingatkan para siswa untuk tidak mencoba-coba menggunakan narkoba. “Melainkan harus mampu menjadi duta anti narkoba dan HIV/AIDS dan mensosialisasikan bahayanya kepada rekan-rekan siswa dan masyarakat,” pesannya.
Tim VCT (Voluntary Counseling Tes) RSUD Siak telah menguji dari 19 orang 5 diantaranya positif Aids per Desember 2013 salah satunya adalah warga kecamatan Sungai Apit, untuk itu lanjut Wabup perlu upaya-upaya pencagahan sedini mungkin agar tidak bertambahnya masyarakat kita yang terkena Aids.
Saya menyambut baik dengan telah dibentuknya remaja peduli Aids di sekolah ini, keterlibatan siswa dan sekolah dalam upaya pencegahan dan penangulangan HIV/AIDS agar siswa memiliki life skills educations atau keterampilan ketahanan hidup dalam menghadapi masalah pergaulan remaja dan menjadikan siswa sebagai aktifis–aktifis yang potensial sebagai contoh remaja yang paling efektif seusianya, tambah wabup.
Sementara itu Sekretaris KPA Siak H. Rozi Chandra menambahkan tujuan untuk mengukuhkan atau membentuk Remaja Peduli Aids adalah untuk memberikan informasi yang konverehensif dan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan pada HIV dan AIDS di lingkungan masyarakat, keluarga dan khususnya di kalangan remaja.
Dijelaskan, pada setiap sekolah yang telah dibentuk Remaja Peduli AIDS mempunyai anggota sebanyak 40 orang, 20 putra dan 20 putri. “Di setiap sekolah kita bentuk Forum Remaja Peduli AIDS diberikan pelatihan selama 2 hari persekolah dan selanjutnya akan menjadi relawan dalam upaya pencegahan penyebaran HIV dan AIDS, baik dilingkungan keluarga maupun teman sebayanya sendiri,” paparnya.***(rinto/Humas)
Siak (SegmenNews.com)- Kabupaten Siak sebagai salah satu daerah penghasil dan pengelola minyak bumi dinilai sukses serta memiliki pengalaman lebih dalam hal pengelolaan minyak dan gas (Migas). Hal itulah yang mendasari perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, untuk belajar langsung kepada Pemkab Siak dengan melakukan langsung kunjungan kerja ke kabupaten Siak.
Kedatangan puluhan Anggota DPRD Bekasi hari itu dikordinatori langsung oleh Ketua DPRD Bekasi H. Mustaqiem. Kedatangan puluhan anggota dewan itu, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Tengku Said Hamzah. Selain Sekda, dan juga Asisten III Bidang Ekonomi Jamaluddin dan Kadis Pertambangan dan Energi Amin Budyadi.
Dalam pertemuan itu, Sekda Kabupaten Siak Tengku Said Hamzah menjelaskan, prihal pengelolaan migas dan DBH migas tidak ada bedanya dengan daerah-daerah penghasil migas lainnya. Semua sistem Dana Bagi Hasil (DBH) bagi dari sektor Migas telah diatur dalam undang-undang nomor 33 Tahun 2004.
” Sebenarnya tidak ada yang istimewa karena semua didasari peraturan perundang-undangan, dimana DBH Migas, 85 parsen untuk Pusat dan 15 parsen untuk daerah, dari 15 parsen itu, dibagi lagi, 6 parsen untuk daerah penghasil, 6 parsen untuk daerah bukan penghasil dalam Provinsi dan 3 parsen untuk provinsi. Untuk DBH Migas Kabupaten Siak sendiri mencapai 1,4 Triliun,” ujar sekda engku said Hamzah.
Hal lain yang dimiliki oleh Pemkab Siak dalam hal pengelolaan Migas adalah, adanya keikut sertaan Pemda dalam hal pengelolaan Blok minyak, yakni
adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMD) Siak, PT. Bumi Siak Pusako.
” BUMD PT BSP juga merupakan penyumbang Pandapatan Asli Daerah (PAD) bagi APBD Siak. Seumbangan PAD BUMD Siak yakni sebesar 266 miliar,” katanya.
Seluruh anggota DPRD Bekasi yang hadir hari itu terlihat antusias mendengar pemaparan dari Sekda Kabupaten Siak dan Kadis tamben Siak tersebut. Ketua DPRD Bekasi Mustaqiem mengucapkan terimakasih atas pemaparan yang diberikan oleh Pemkab Siak.
Ketua DPRD Bekasi H. Mustaqiem menuturkan, mereka ingin bejar secara langsung kepada Pemda Siak, bagaimana keterlibatan Pemkab dalam pengelolaan Migas, regulasi dan sistem Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor Migas.
” Point penting yang kita dapatkan adalah kita akan bagaimana perusahaan bisa berurusan dengan Pemkab. Dan kita juga akan meminta Dinas Pendapatan Bekasi untuk melakukan pendekatan langsung kepada Perusahaan pengelolaan Migas,” beber ketua Fraksi Demokrat DPRD Bekasi lagi.
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs H Achmad MSi serahkan bantuan senilai Rp 6.360.000.000 (Enam milliar tiga ratus enam puluh juta rupiah) kepada 1.060 guru madrasah dan tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rohul, Jum’at (21/2/2014) bertempat di aula basement Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pengaraian.
Penyerahan bantuan tersebut diserahkan dalam acara bertajuk “Silaturrahim Bupati Rohul Bersama Keluarga Besar Kemenag Rohul”, yang dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, Sekda Ir H Damri, Asisten II H Syaiful Bahri S.Sos MSi, Kadis Dikpora HM Djen SPd MPd, Kadis PKA Jaharuddin, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dan 1.060 guru madrasah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan Kemenag Rohul.
Bupati Rohul H Achmad menyatakan bahwa para guru madrasah, termasuk di dalamnya tenaga kependidikan, telah berperan aktif dalam memajukan dunia pendidikan khususnya pendidikan madrasah di daerah ini, sehingga anak-anak Rohul yang belajar di madrasah telah mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan mumpuni, sebagai bekalnya dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.
Achmad juga memberikan motivasi kepada para guru, bahwa profesi guru adalah profesi penting yang pahalanya tidak pernah terputus hingga hari kiamat, sebab ilmu yang diajarkan akan tetap diamalkan dan bahkan diajarkan orang lain kepada orang lainnya lagi secara berkesinambungan, dan pahalanya tetap mengalir kepada guru tersebut.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA menyampaikan penghargaan yang tulus dan ikhlas kepada Bupati Rohul, yang telah memperhatikan kesejahteraan para guru madrasah, sebab salah satu bentuk dari peningkatan kualitas madrasah adalah dengan meningkatkan kesejahteraan para gurunya.
Lebih lanjut dikatakannya, kalau selama ini guru madrasah kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah, Alhamdulillah Pemkab Rohul telah memperhatikan para guru madrasah sebagaimana guru sekolah pada umumnya. Hal ini dibuktikan dengan pemberian kesejahteraan yang layak di awal tahun.
Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar Pemkab Rohul tetap memperhatikan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pembangunan bidang agama dan keagamaan, seperti kelanjutan pembangunan masjid agung sampai tuntas, rehab masjid-masjid pinggir jalan besar mulai dari perbatasan Sumatera Utara sampai dengan perbatasan Kampar, pensertifikatan tanah wakaf, dan lain sebagainya.***(adv/hum)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Empat dari enam pelaku pencurian laptop di SMKN 1 Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Asm (19), JSS (19), AN (19) dan EA (18) berhasil dimankan Polisi, sementara dua lainnya masih masih buron.
Keenam pelaku tersebut siswa sekolah itu sendiri. Dari tangan empat pelaku diamankan Enam laptop, sementara 20 laptop hasil curian lainnya lebih dulu di bawa kabur dua pelaku buron. Total yang berhasil di curi sebanyak 26 unit laptop.
Kapolres Rohul AKBP H. Onny Trimurti Nugroho, SE, SIK, MH, melalui Kapolsek Rambah AKP Dasmaliki, Sabtu (23/2/14) kepada wartawan bahwa pelajar tersebut ditangkap, Jumat (21/2/2014) sekitar pukul 20.00 Wib.
“Pelaku ditangkap saat hendak bertransaksi di tempat berbeda,” ungkap Kapolsek.
Dijelaskan, Dasmaliki pihaknya menerima laporan kehilangan dari pihak sekolah tanggal 10 Februari 2014. 26 laptop yang hilang merupakan bantuan dari Provinsi Riau untuk sekolah.
Atas perbuatan mereka, tersangka diancam pasal 363 KUH Pidana tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman pejara maksimal 7 tahun penjara, ada juga yang masih tahap pemerisaan keterlibatan.***(r4n)