Beranda blog Halaman 2704

Beredar Video Ustadz Hariri Injak Kepala Operator Sound System

Video saat ustaz Hariri marah-marah dan menginjak kepala Operator sound system dengan menggunakan lutut sebelah kirinya
Video saat ustaz Hariri marah-marah dan menginjak kepala Operator sound system dengan menggunakan lutut sebelah kirinya

SegmenNews.com– video Ustaz Hariri beredar di Youtube berdurasi 3 menit satu detik, dalam video tersebut tampak Ustaz Hariri dari atas panggung menginjak kepala operator sound system dengan menggunakan lutut sebelah kirinya.

Kepala Operator tersebut pasrah saat diinjak sang ustaz, setelah datang beberapa orang melerai barulah ustaz Hariri mengangkat kakinya dari leher Kepala Operator malang itu. Dalam video juga terdengar suara wanita yang terkejut saat ustaz Hariri menginjak kepala Operator.

Namun menurut Ustaz berambut gondrong itu, dirinya hanya mengunci dan tidak sedang marah-marah.

“Saya bukannya menendang tapi mengunci. Saya bilang jangan kemana-mana sampai saya selesai ngomong,” pungkasnya, dilansir kapanlagi.com, Rabu (12/2/14).

Diakui ustaz ustaz KH. Rd. M. Hariri Abdul Aziz Azmatkhan S.Psi., MA atau Ustaz Hariri itu, mengaku saat itu dirinya hanya minta audionya diangkat, namun dia malah diteriakin membuat orang-orang heran.

“Saya malah diteriakin, reaksi orang-orang jadi heran saya juga heran. Dia orang kampung setempat, dia cenderung menantang. Ketika saya tanya dia malah nantang, saya bilang daripada teriak-teriak mending minta maaf,” paparnya

Hal itu juga diakui, Odet, manajer Ustaz. katanya saat kejadian Ustaz Hariri kesal lantaran operator sound system minta maaf tapi sambil marah-marah. Menurut Odet kejadian itu terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Bandung.

“Disuruh minta maaf. Minta maaf sambil marah-lagi lagi, kesalahan siapa lagi itu. Kita sewa sound kan wajar ingin yang kualitasnya baik,” tukas Odet.***(rul/kpl)

Tragis, Kakak Adik Tewas Digilas Truk

Foto korban kecelakaan, bawah, Enggie Pramudita  dan foto atas adiknya Edi Samuel  (SegmenNews.com)
Foto korban kecelakaan, bawah, Enggie Pramudita dan foto atas adiknya Edi Samuel (SegmenNews.com)

Baca Berita Selengkapnya: Tragis, Kakak Adik Tewas Digilas Truk

Wabup Inhil: Lingkungan rawa Waspadai DBD

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo

Tembilahan (SegmenNews.com) – Mengingat kondisi geografis Kabupaten Indragiri Hilir yang umumnya berawa-rawa, maka masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, guna menghindari penyebaran berbagai penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Wabup, mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat penting dilakukan sejak dini oleh masyarakat dan pihak terkait lainnya, termasuk Pemkab Inhil. Apalagi, pada kondisi peralihan musim saat ini, yang rentan sekali terhadap perkembangbiakan nyamuk penyebab penyakit DBD.

“Seperti yang saya dengar, bahwa DBD masih sering menyerang masyarakat Kabupaten Inhil. Untuk itu, saya minta masyarakat tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungannya,” tutur Wabup, Rosman.

Membersihkan lingkungan tempat tinggal, lanjut Wabup Inhil dua periode ini, haruslah rutin dilakukan, tidak hanya sekedar pada saat akan mengadakan kegiatan atau acara saja. Karena, kebersihan itu juga merupakan sebagian dari iman.

“Saya ini dulunya juga tinggal di kebun. Jadi, saya tau mana yang harus rutin dibersihkan dan mana yang tidak,” tambahnya.

Dijelaskan Wabup, nyamuk penyebab DBD biasanya berkembang biak di tempat yang gelap dan kotor. Apalagi, dengan kondisi daerah yang banyak terdapat rawa-rawa ini, tentunya akan semakin memudahkan jentik-jentik nyamuk untuk berkembang biak.

“Saya sangat mengharapkan peran serta dan dukungan dari seluruh masyarakat, untuk menjaga selalu kebersihan terutama tempat-tempat yang mudah tergenang air, sehingga ke depannya kasus DBD tidak ditemukan lagi di Inhil,” imbuhnya.***(ni/rul)

Ini dia RS Rujukan Rehabilitasi Narkoba di Pekanbaru

Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru salah satu rujukan rehabilitasi narkoba
Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru salah satu rujukan rehabilitasi narkoba

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) menetapkan tiga rumah sakit di Kota Pekanbaru, sebagai tempat rujukan untuk rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Tiga rumah sakit tersebut yakni RS Jiwa Tampan, RS Petala Bumi dan RS Bhayangkara Polda Riau,” kata Kepala BNN Perwakilan Riau Bambang Setiawan, Rabu (12/2/2014).

Menurut dia, penunjukan tiga RS tersebut karena dianggap memiliki sarana maupun prasarana yang menunjang untuk rehabilitasi narkoba.

Dia menambahkan bagi penguna narkoba yang bersedia untuk rehabilitasi maka tidak dipungut biaya.

“Kami sengaja gratiskan penguna narkoba yang bersedia menjalani rehabilitasi pada tiga RS tersebut,” katanya.

Sedangkan penguna narkoba enggan untuk rehabilitasi atas kesadaran sendiri karena khawatir ditangkap aparat berwenang kemudian dijebloskan ke penjara.

Namun pihaknya menjamin bagi penguna narkoba yang bersedia menjalani rehabilitasi tidak ditangkap malahan identitasnya dirahasiakan kepada publik.

Pihaknya prihatin penguna narkoba setiap tahun terus bertambah, hal itu juga dialami di beberapa daerah di Provinsi Riau.

Dalam catatan BNN bahwa penyalahgunaan narkoba di Indonesia hingga akhir 2013 telah mencapai 4,01 juta jiwa. (ant)

red: son
Sumber : antara

Warga Batam Tertipu Beli Lahan Konsesi PT NWR di Pelalawan

penipuanLanggam (SegmenNews.com)- Rejeki Barus (43) warga Batu AJi, Batam tertibu membeli lahan di kawasan konsesi milik PT Nusa Wahana Raya (NWR) di Sei Lagan, desa Segati, kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Korban merugi Rp 200 juta.

Korban membeli lahan tersebut seluas 11 hektar lebih pada tahun 2000, saat ini lahan tersebut sudah mulai di tanami sawit.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK,tadi pagi membenarkan adanya laporan kasus penipuan jual beli lahan yang masuk dalam kawasan konsesi di Sei Lagan, Selasa (11/2/14) kemarin.

“Kita kembali menerima laporan dari warga yang menjadi korban penipuan jual beli lahan yang masuk kawasan hutan dan kini kasusnya sedang diproses,” ujar Kasat Reskrim.

Lanjut Bimo, bahwa kasus jual beli lahan kawasan konsesi exs PT Siak Raya Timber yang kelola oleh PT NWR sesuai keputusan Menteri Kehutanan (Menhut) nomor: SK-241/Menhut-II/2007 seluas 26 ribu hektar lebih. Telah lama terjadi hingga satu persatu warga jadi korban membuat laporan.

“Awalnya lahan itu ditanami akasia exs PT Siak Raya Timber masuk dalam kawasan hutan yang dikonsesikan Menteri Kehutanan kepada PT NWR. Tetapi diam-diam lahan tersebut di manfatkan oleh oknum-oknum adat dan LSM, yang membentuk kelompok tani untuk di jual kembali,” papar Bimo.

Namun warga yang membeli tidak menyadari kalau hutan berisi tanaman akasia yang ditebang di jadikan lahan, dan di kapling-kaping. Lebih menyedihkan sudah banyak warga yang mendirikan rumah semi permanen, dan menanam tanaman palawija dan kebun sawit.

“Memang sebahagian ada yang warga mendirikan rumah pondok, dan menanam tanaman palawija di atas lahan yang mereka beli seluas 50×50 meter. Tapi sudah dilakukan rapat bersama antara warga dan pihak perusahaan yang kita mediasi bersama Pemda Pelalawan Sejak Kamis (7/2) silam,” ungkap Kasat Reskrim.***(fin)

Lagi, PT.PISP dan PT.PSA Salurkan Beasiswa

Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT. PISP, Jumiadi Saputra, SE didampingi Ka UPTD DIKPORA menyerahan bea siswa
Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT. PISP, Jumiadi Saputra, SE didampingi Ka UPTD DIKPORA menyerahkan bea siswa

Kota Tengah (SegmenNews.com)– PT.Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP) dan PT. Panca Surya Agrindo (PSA) Kecamatan Kepenuhan dan Kepenuhan Hulu selaku anak cabang First Resources Group terus meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan SDM masyarakat setempat.

Setelah mengucurkan anggaran bea siswa tahun lalu, kali ini, Rabu (12/2/14) dua perusahaan tersebut kembali menyalurkan bantuan beasiswa tahap XI periode 39 bagi 160 siswa pelajar SD hingga Mahasiswa bertempat di Gedung aula UPTD DIKPORA Kota Tengah.

Hadir pada penyerahan beasiswa tersebut, Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT.PISP, Jumiadi Saputra,SE. Kepala Tata Usaha PT.PSA, Ilham Khalid, SE. Ka. Tata Usaha PT.PISP, Ngadimin, SE. Kepala UPTD Dikpora Kota Tengah, Drs Abdi Azhari MSi. Ka.Tata Usaha UPTD Dikpora Kota Tengah, Akmal dan tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat setempat.

Terhitung sejak tahun 2003 lalu, perusahaan tersebut telah menggelontorkan dana beasiswa sebesar Rp 1,98 miliar yang diberikan kepada masyarakat tanpa putus.

Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT. PISP, Jumiadi Saputra, SE di kesempatan penyerahan beasiswa itu menyampaikan bahwa program pemberian beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan PT.PISP dan PT.PSA khususnya dibidang pendidikan yang merupakan program CSR yang berkesinambungan. (Baca juga: Pembangunan SMPS Tiga Hati)

Dia berharap, kedepan kerjasama dan kekompakan antara masyarakat sekitar dengan pihak perusahaan terus terjalin dengan baik. Bukan tidak mungkin generasi putra-putri di Kota Tengah bakal menjadi pimpinan di perusahaan First Resources group juga. Saat ini saja, Putra Daerah Kepenuhan saja sudah menjadi pimpinan PKS PT.PISP.

“Kita berharap, pemberian bea siswa ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh siswa siswi untuk keperluan menunjang prestasi sekolah. Sehingga kedepan, anak-anak setempat bisa menjadi seorang pemimpin yang membanggakan daerah,” imbuh Jumiadi

Para siswa siswi berfoto bersama dengan pihak UPTD  DIKPORA dan Perusahaan usai penyerahaan bea siswa
Para siswa siswi berfoto bersama dengan pihak UPTD DIKPORA dan Perusahaan usai penyerahan bea siswa

Kepala UPTD DIKPORA Kota, Drs. H. Abdi Azhari MSi dalam sambutannya, tak bosan-bosan mengucapkan terima kasih kepada Perusahaan yang telah banyak memberikan bantuan dan perhatiannya kepda masyarakat khusunya di dunia pendidikan.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada PT.PISP dan PT.PSA, atas penyaluean beasiswa ini. Ini juga merupakan kerjasama dan kepedulian perusahaan kepada generasi muda khususnya dibidang pendidikan guna meningkatkan SDM yang berkualitas,” sampainya.

Sementara itu, para orang tua murid yang hadir, merasa bersyukur dan berterima kasih kepada PT. PISP dan PSA yang peduli kepada anak tempatan. Bantuan beasiswa yang disalurkan sangat berguna dan bermanfaat bagi penunjang prestasi sekolah anak.

“Bantuan ini sangat berguna bagi kami, khusunya bagi anak-anak kami untuk menunjang prestasi mereka, sehingga anak-anak kami akan berguna bagi bangsa,” tukas ibu yang hadir.***(r4n/red)

Wah, Dishub Siak Hanya Pelototi Truk Over Kapasitas Lewat

Truk melintasi jembatan di siak
Truk melintasi jembatan di siak

Siak (SegmenNews.com)- Tiap tahun Pemerintah Kabupaten Siak menganggarkan dana untuk perbaikan jalan yang berlobang bahkan sampai ke angka miliaran. Jalan berlobang terus dikaitkan dengan mobil-mobil truk bermuatan over kapasitas. (Baca: Tambal Sulam Jalan Siak)

Namun, pantauan dilapangan mobil-mobil truk over kapasitas terus saja melintas di ruas jalan siak bahkan truk penganggkut kelapa sawit over kapasitas juga melintasi jembatan Tengku Angung Sultanah Latifah (TASL) yang hanya berkapasitas 8 MST Siak.

Seakan tidak ada tindakan dan upaya dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Infokom Siak. Bahkan, pegawai yang berada di pos jaga Dishub hanya memelototi mobil truk over kapasitas melintas di atas jembatan itu.

Namun anehnya, setelah bertahun-tahun truk-truk over kapasitas lalu lalang di ruas jalan protokol Siak, Dishub Siak baru akan menyurati perusahaan pemilik mobil truk bertonase over.

“Kita akan mengirim surat untuk perusahaan-perusahaan agar tertib dalam tonase kendaraannya. Untuk itu, kita perlu koordinasi dengan Wakil Bupati Siak Alfedri, dan Kadishub dan Infokom, camat-camat,” terang Kabid Pembinaan dan Pengawasan Dishub dan Infokom Siak Azwar, Senin (12/2/14).

Diakuinya juga, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) Siak, untuk mengetahui kelas atau tipe jalan-jalan yang ada di Kabupaten Siak, khususnya di tiga jembatan besar yakni Jembatan TASL, jembatan Sultan Syarif Hasim (SSH) atau Jembatan Maredan-Tualang, Jembatan Teluk Masjid.

Ia juga mengatakan, dalam waktu dekat ini akan digelar operasi Penumpang dan Barang (Penumbar) beberapa di titik-titik yang sering dilintasi mobil industri dan truk. “Dalam waktu dekat kita akan gelar razia Penumbar,” katanya.***(rinto)

Asisten I Setda Siak: Selesaikan Tunggakan UED-SP Rp16,5 M

 

rapat evaluasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Siak dan kordinator desa pelaksana Usaha Ekonomi Desa–Simpan Pinjam (UED-SP), Selasa (11/2/14 ).
rapat evaluasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Siak dan kordinator desa pelaksana Usaha Ekonomi Desa–Simpan Pinjam (UED-SP), Selasa (11/2/14 ).

Siak (SegmenNews.com)- Asisten I Setda Siak, Fauzi Ansi meminta kepada pengurus UED-SP yang melakukan tunggakan agar segera menyelesaikannya dalam waktu dekat.

Hal itu ditegaskannya saat rapat evaluasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Siak dan kordinator desa pelaksana Usaha Ekonomi Desa–Simpan Pinjam (UED-SP), Selasa (11/2/14 ).

Dalam laporan terungkap adanya tunggakan UED-SP mencapai Rp9,5 miliar, sementara Rp7 miliar berada di perangkat desa yang ikut menggunakan dana tersebut, sehingga total tunggakan Rp16,5 miliar.

“Karena itu tugas kita adalah bagiamana pendekatan kita kepada kemasyarakat, apakah kita melakukan pembiaran terhadap permasalahan atau kita melakukan pembinaan, karena itu terkait dengan adanya masalah ini yang tidak semua buruk akan tetapi masih banyak juga yang baik, karena itu harus kita carikan solusi,” terang Asisten I Setda Siak Fauzi Ansi.

Sementara itu kepala BPMPD Kabupaten Siak, Abdul Rajak, tunggakan yang menyulitkan ada di Perangkat Desa, hutang mereka yang ditagih sejak tahun 2005 hingga tahun 2014.

“Dana yang tercatat, sebesar Rp47 miliar, diantaranya Rp16,5 miliar masih menjadi tunggakan, dan tidak semua desa melakukan ini, dan ada desa desa yang baik dalam pengelolaan keungan,” ujar Abdul Razak.

Ditambahkan Abdul Razak bahwa, tugas itu adalah melakukan langkah satu kecamatan satu bulan dua desa, paling kurang untuk dilakukan lelang anggunan bagi para penunggak utang UET SP. Dan data yang peminjam dari para Kepala Desa yang ada anggunan untuk di lakukan prioritas.***(rinto/hms)

Waspada! Kualitas Udara Pekanbaru Mengkhawatirkan, 483 Jiwa Terserang ISPA

ispaPekanbaru (SegmenNews.com)- Kian hari kualitas udara diakibatkan asap di Pekanbaru semakin memburuk. Akibatnya, masyarakat yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) capai 483 Jiwa.

Kualitas udara Pekanbaru yang belakangan ini sudah mencapai ISPU 100 bahkan lebih sudah di kategorikan tidak sehat. Sesuai standar ISPU kualitas udara menunjukkan nilai 0-50 sehat, 50-100 sedang dan 100-199 tidak sehat.

“Kini catatan ISPU sudah diatas 100, itu tandanya udara sudah tidak sehat lagi,” ungkap Rini Kadiskes Kota Rini Hermiyati, Rabu (12/2/14).

Kualitas udara akan berdampak buruk bagi kesehatan, dalam sepekan terakhir ini jumlah masyarakat yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di seluruh Puskesmas mencapai 483 jiwa, diantaranya 413 pasien terserang batuk, 14 pasien terserang iritasi mata, 15 terserang iritasi kulit dan 41 orang terserang asma.

Jumlah tersebut meningkat sebesar 2 persen dibandingkan angka pada hari biasa sebelum kualitas udara di kota Pekanbaru di serang kabut asap.

“Pelaporan ISPA di seluruh Puskesmas. Sepekan ini sudah mencapai 483 jiwa. Jumlah ini ada peningkatan 2 persen,” ujar Rini.

Untuk itu, masyarakat diimbau menghindari akfitisat luar rumah agar tidak terserang ISPA. Karena menurutnya lebih baik mencegah dibandingkan mengobati.***(son)

Tragis, Kakak-Adik Tewas Digilas Truk

Foto korban kecelakaan, bawah, Enggie Pramudita  dan foto atas adiknya Edi Samuel  (SegmenNews.com)
Foto korban kecelakaan, bawah, Enggie Pramudita dan foto atas adiknya Edi Samuel (SegmenNews.com)

Bandar Sekijang (SegmenNews.com)- Dua kakak-adik Enggie Pramudita (16) dan adiknya Edi Samuel (13) masih pelajar tewas digilas truk di Jalan Lintas Timur depan Bank BRI, desa Sekijang, kecamatan Bandar Sekijang.

Kapolres Pelalawan, AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas, AKP G Lumban Toruan, Rabu (12/2/14) membenarkan kecelakaan yang merenggut nyawa menewaskan kaka adik tersebut.

Katanya, saat kecelakaan terjadi, Selasa (11/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB, satu korban tewas di TKP, dan satu lagi dalam perjalanan ke rumah sakit.

Informasi menyebutkan, kecelakaan terjadi saat korban yang tinggal bersama orang tuanya di Jalan Lintas Timur, Km 38, Lubuk Ogung, berangkat dengan sepeda motor Yamaha Jupiter ke rumah saudaranya di daerah Sekijang.

Namun Enggie siswa SMKN 1 Bandar Sekijang membonceng adiknya yang masih duduk dibangku SMPN 1 Sekijang, memacu motornya ketika ditengah perjalanan saat akan mendahului sebuat mobil truk bermuatan kayu akasia milik PT Indah Kiyat, tiba-tiba ada mobil truk yang datang dari arah berlawanan.

Melihat ada mobil datang dari arah berlawanan saat mendahului mobil truk tidak lepas, enggie dibuat gugup. Alhasil kedua kakak adik jatuh terpental setelah disenggol dan langsung di gilas ban mobil. Warga yang melihat ada kecelakaan berhamburan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Tapi melihat kedua korban mengalami luka parah tidak berani memberikan pertolongan dan segera menghubungi petugas kepolisian. Kanit Lantas Polsek Sekijang Ipda Rudi Guntoro SE yang mendapat laporan segera turun bersama anggotanya untuk mengevakuasi kedua korban.

Namun Enggie yang mengalami luka parah tewas di lokasi kejadian, sedangkan adiknya yang masih bernapas sempat di larikan dengan mengunakan mobil ambulan RS Selasih yang kebetulan melintas. Tapi sebelum mendapatkan pertolongan medis Edi juga menghembuskan nafas terakhir di perjalanan ke rumah sakit.***(fin)