Beranda blog Halaman 2726

Pegawai dan Warga Binaan Lapas Klas II B Pasir Tes Urin

Kepala Lapas, Maizar, Bc.Ip, S Sos MSi dan Kasat Narkoba Polres Rohul AKP, Seno memantau jalannya tes urin
Kepala Lapas, Maizar, Bc.Ip, S Sos MSi dan Kasat Narkoba Polres Rohul AKP, Seno memantau jalannya tes urin

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Seluruh Pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu mengikuti tes urin. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Rohul, Satnarkoba Polres Rohul dan Tim dari LP Pasir Pangaraian, Kamis (16/1/14).

Warga binaan Lapas Pasir berjumlah 559 terdiri wanita dan pria dengan rincian kasus pidana 351, narkotika 208.

Dikatakan Kepala Lapas, Maizar, Bc.Ip, S Sos MSi kegiatan tes urin dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba di Lapas, yang selama ini menjadi sorotan berbagai pihak.

“Kita tak mau di cap sarang narkoba. Tes urin ini kita tidak akan pilih kasih, semua yang ternyata positip akan diberikan peringatan agar tidak mengulangi lagi. Tapi kalau masih menggunakan dan menyimpan Narkoba akan kita serahkan kepada polisi,” papar Maizar.

Warga Binaan Lapas Klas II B Pasir Tes Urin
Warga Binaan Lapas Klas II B Pasir Tes Urin

Sementara Kasat Narkoba Polres Rohul AKP, Seno yang langsung memantau tes urine mengaku bahwa tes urin atas permintaan pihak Lapas. Dengan upaya agar tidak ada lagi pasokan narkoba dari luar.***(r4n)

2014, Baznas Rohul Targetkan Pengumpulan Rp 3,5 M

Rapat Baznas Rohul
Rapat Baznas Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rokan Hulu menargetkan pengumpulan zakat tahun 2014 sebesar Rp.3,5 M. Hal itu ditetapkan mengingat potensi zakat di Rokan Hulu mencapai Rp 4 M.

Demikian diungkapkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rokan Hulu, Ir.H.Sam Rikardo,M.Si dalam rapat evaluasi tahunan pengurus di aula mini kantor Baznas Rokan Hulu di Purna MTQ Provinsi Riau Pasir Pengaraian, Rabu (15/1/14).

Dihadapan pembina Baznas Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi,MA dan pengurus, Sam Rikardo menegaskan, terget Rp 3,5 M optimis akan bisa dicapai jika kinerja seluruh pengurus lebih ditingkatkan.Seperti upaya sosialisasi bisa lebih gencar dan diefektifkan kembali.

Selain itu juga potensi zakat para PNS di Rokan Hulu juga masih bisa ditingkatkan, karena sampai saat ini baru lebih kurang 85 persen PNS yang menyalurkan zakat profesinya ke Baznas Rokan Hulu.

Lebih lanjut dikatakannya, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam upaya menggenjot pengumpulan zakat dinilai masih perlu menjai perhatian serius. Karena dari 800 UPZ yang ditargetkan baru 300 UPZ yang terealisasi dengan rincian, dari 8 Instansi vertikal di Rohaul baru 3 yang sudah membentuk UPZ, Kacamatan 16 UPZ yang terbentuk baru 13, Desa kelurahan 153 yang terbentuk baru 3 UPZ, perbankan 8 baru 1 yang terbentuk, masjid dan mushallah 615 yang terbentuk baru 285, perusahaan 100 baru terbentuk sebanyak 2 UPZ. Artinya kata Sam Rikardo ada sekitar 593 potensi pembentukan UPZ yang meski direalisasikan tahun 2014 ini.

Seperti tahun sebelumnya, pendistribusian zakat tahun 2014 ini tidak jauh berbeda. Seperti pembangunan Rumah Layak Huni (RLH), bantuan modal produktif, bantuan konsumtif, bantuan pendidikan beasiswa, bantuan fii sabilillah dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu yang juga penasehat Baznas Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi dalam arahanya mengatakan, sebelum menetapkan target mestilah dilakukan dulu evaluasi secara detail sehingga apa kekurangan yang perlu ditingkatkan untuk mencapai target tersebut bisa dilakukan.

Selain itu Ahmad Supardi mengingatkan pengurus Baznas Rokan Hulu menyiapkan laporan keuangan baik penerimaan dan pendistribusian. Hal ini penting mengingat yang dikelola ini adalah dana Zakat yang mesti ada administrasi transparan, jelas dan akuntabel.***(r4n/rls)

Dinilai Padat Penduduk, Tujuh Kecamatan di Pekanbaru akan Dimekarkan

peta pekanbaruPekanbaru (SegmenNews.com) – Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, akan mengusulkan tujuh kecamatan agar dimekarkan karena dinilai padat penduduknya, dan layak serta kawasannya juga cukup luas.

“Dari tujuh kecamatan yang dimekarkan tersebut di antaranya Kecamatan Tampan, Payung Sekaki, Rumbai,” kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT, Rabu (15/1/2014).

Dia mengatakan moratorium tentang pemekaran wilayah sudah dicabut pemerintah pusat, sehingga usulan berhak untuk diajukan.

Wilayah lain yang dimekarkan yakni Kecamatan Tenayan Raya, Rumbai Pesisir, Bukit Raya serta Kecamatan Marpoyan Damai.

Kota Pekanbaru sendiri, katanya, baru memiliki 12 kecamatan dan 60 kelurahan dengan jumlah penduduk sekitar 960.000 jiwa. Kawasan yang terpadat itu berada di Kecamatan Tampan dan Payung Sekaki.

Sebelumnya, pihaknya pernah mengajukan Kecamatan Tampan menjadi dua kecamatan namun ditolak karena belum mencukupi persyaratan dan adanya moratorium pemekaran.

Menurut dia, pemekaran wilayah tersebut pada hakekatnya untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada publik bila mengurus aneka keperluan dan perizinan ke Pemko Pekanbaru.

Sementara itu, Kepala Bagian Admistrasi Pemerintahan Pemkot Pekanbaru, Adi Suaska mengatakan pihaknya telah mengajukan berbagai persyaratan agar tujuh kecamatan di wilayah ini dimekarkan.

Adi mengatakan, Wali Kota Pekanbaru telah menyetujui agar sejumlah kecamatan yang padat agar segera dimekarkan. *(ant)

Sumber : antara

Nikita Mirzani Umrah?

nikitaJakarta (SegmenNews.com)- Di tengah-tengah isu menjadi penyebar kisruh rumah tangga Christy Jusung dengan Jay Alatas, Nikita Mirzani berencana menjalani ibadah umrah.

Keinginannya ke Tanah Suci terungkap saat artis yang tenar dengan sederet kontroversinya itu menanyakan informasi agen travel umrah.

“Maaf BM. Ada yang kenal travel yang bagus buat umroh gak? Tq b4,” tanyanya kepada Okezone.

Namun, saat ditanya mengenai rencana keberangkatannya itu, Niki hanya menjawab singkat.

“Iya (rencana umrah),” tandasnya, tanpa menjawab akan umrah kapan, dan didampingi suami atau sendiri.

Seperti diketahui, Nikita sempat mengajukan gugatan cerai kepada suaminya, Sajad Ukra, ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Namun, melalui pengacaranya, Nikita mencabut kembali gugatan cerai tersebut.***

 

sumber: okezone/snc

AQJ Minta Doa agar Bisa Jadi Malaikat di Antara Iblis

aqjJakarta (SegmenNews.com)- Proses hukum atas laporan Cornelia Agatha terhadap mantan suaminya, Sony Lawlani kini terus berjalan. Menurut Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Aswin, Sony kini resmi menjadi tersangka.

“Benar (tersangka), bahkan rencana akan dihadapkan ke Jaksa Penuntut Umum, karena berkasnya sudah P21, artinya lengkap,” kata Aswin saat dihubungi melalui sambungan telefon, Rabu (15/1/2014).

Menurut Aswin, berkas Soni sudah dikirim sejak bulan November 2013 ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk di proses. Maka pihak kepolisian kini masih menunggu hasil dari kejaksaan.

“Sekarang kita lagi berusaha menghadirkan suaminya ke JPU (Jaksa Penuntut Umun),” tegas Aswin.***

sumber: okezone

Cornelia Agatha Dianiaya Mantan Suami

net
net

Jakarta (SegmenNews.com)- Proses hukum atas laporan Cornelia Agatha terhadap mantan suaminya, Sony Lawlani kini terus berjalan. Menurut Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Aswin, Sony kini resmi menjadi tersangka.

“Benar (tersangka), bahkan rencana akan dihadapkan ke Jaksa Penuntut Umum, karena berkasnya sudah P21, artinya lengkap,” kata Aswin saat dihubungi melalui sambungan telefon, Rabu (15/1/2014).

Menurut Aswin, berkas Soni sudah dikirim sejak bulan November 2013 ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk di proses. Maka pihak kepolisian kini masih menunggu hasil dari kejaksaan.

“Sekarang kita lagi berusaha menghadirkan suaminya ke JPU (Jaksa Penuntut Umun),” tegas Aswin.***

 

sumber: okezone

Dalam Bui Anas Belajar Politik Machiavelli

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Jakarta (SegmenNews.com) – Kuasa hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya, membawakan kliennya buku karya filosof Itali, Nicollo Machiavelli, sebagai bahan bacaan di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya tadi bawakan buku Machiavelli,” kata Firman usai menjenguk Anas di Rutan KPK, Jakarta, Rabu (15/1/2013).

Namun, Firman enggan mengungkap detail buku karangan Machiavelli tersebut. Selain itu, kata Firman, Anas juga berpesan agar teman-temannya di Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bisa diberi sedikit leluasa mengunjunginya.

“Agar teman-teman PPI bisa berkunjung setiap waktu pada Mas Anas, supaya bisa bahas strategi-strategi PPI,” ujarnya.

Menurut Firman, permintaan kliennya tersebut sudah diajukan kepada KPK. Ia berharap KPK menerima permohonan tersebut.

“Kami minta waktunya saja untuk teman-teman PPI bisa koordinasi dan bicarakan strategi PPI,” ungkap Firman.***

sumber: okezone

Bupati Siak Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Muhammadiyah

Bupati Syamsuar meletak batu pertama pembangunan masjid Muhammadiyah
Bupati Syamsuar meletak batu pertama pembangunan masjid Muhammadiyah

Siak (SegmenNews.com)– Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi, Selasa (14/1) melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Muhammadiyah di jalan sapta taruna.

Bupati Siak menyampaikan, bersyukur atas dibangunnya masjid tersebut. Sebab pembangunan itu sudah lama diimpikannya. Untuk pembangunan itu Bupati membantu sebesar Rp 100 juta.

“Mari bersama-sama kita membangun masjid ini. Sebab, sama saja kita membangun rumah di surga,” ajak Bupati Syamsuar.

Lanjutnya, biasanya, kalau sudah nampak barang tu, banyak yang akan menyumbang. Tapi, kalau barangnya masih sama-samar, susah juga kita dapat anggaran.

Bupati juga berjanji akan membangun jalan menuju mesjid. Sebab, saat ini jalannya masih jalan tanah. Mesjid tersebut berjarak 200 m dari jalan besar. “Ini kewajiban kami. Tak mungkin pula disana ada mesjid, trus tak kami buatkan jalan,” kata Syamsuar.

Sementara itu, Pengurus Daerah Muhammadiah (PDM) Siak, Muhyaruddin menyampaikan bahwa Peletakan batu pertama tesebut sengaja dilaksanakan bertepatan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebab menurut mereka di hari tersebut sangat baik.

Katanya lagi, rencana ditahun 2015 mendatang masjid yang dibangun senilai Rp 2 miliar sudah selesai dan dapat digunakan untuk ibadah. Pengurus Muhammadiah juga memiliki wacana bakal membangun sekolah TK hingga perguruan tinggi. Dia berharap, semua elemen turut membantu.***(rinto/adv)

Honda Resmikan Pabrik “Pembunuh” Avanza-Xenia

mobilioSegmenNews.com– Guna meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia, PT Honda Prospect Motor (HPM) meresmikan pabrik keduanya yang mencapai 28 hektar di kawasan industri kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Menurut Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor Tomoki Uchida, pabrik yang dibangun sejak 4 Juni 2012 ini untuk memenuhi peningkatan kapasitas produksi yang mencapai 120.000 unit/tahun.

Jika ditambah pabrik pertama, maka total kapasitas produksi Honda mencapai 200.000 unit/tahun.

“Untuk bangun pabrik ini total nilai investasi mencapai Rp3,1 triliun,” kata Tomoki saat Grand Opening 2nd Factory and Honda Mobilio line of Ceremony di Karawang, Jawa Barat, Rabu 15 Januari 2014.

Dengan pabrik baru ini Honda mampu menambah lapangan pekerjaan yang awalnya sebanyak 3.500 karyawan, jadi 7.500 karyawan.

mobilio1

Menteri Perindustrian, MS Hidayat mengatakan tingginya minat investasi di sektor otomotif menandakan iklim investasi di Indonesia semakin meningkat dan mampu bersaing dengan negera produsen otomotif lainnya di ASEAN.

“Dengan investasi ini, menjadikan Indonesia basis produksi beberapa model kendaraan merek Honda di ASEAN bahkan dunia saat ini,” kata MS Hidayat.

MS Hidayat menambahkan, pemerintah Indonesia bertekad menjaga, meningkatkan dan menyempurnakan iklim usaha yang kondusif. Sehingga para investor mendapatkan kepastian berusaha yang lebih baik, dalam menyusun pengembangan industri secara terukur dan terencana.

Pabrik terbaru Honda ini menjadi tempat produksinya model terbaru mereka di segmen Low Multi Purpose Vehicle (Low MPV), Mobilio.

Mobil tujuh penumpang ini diplot untuk melawan Avanza-Xenia, Ertiga, dan Spin. Honda berambisi menyudahi dominasi si kembar, adapun kisaran harga Mobilio mulai Rp150-180 juta.***(Viva)

BPJS Tak Tanggung Biaya Korban Bencana Alam

Korban bencana alam di Gunung Sinabung(ANTARA/Irsan Mulyadi)
Korban bencana alam di Gunung Sinabung(ANTARA/Irsan Mulyadi)

SegmenNews.com– Badan Pelaksana Jaminan Sosial Kesehatan tidak menanggung klaim biaya perawatan kesehatan masyarakat yang muncul karena bencana alam. Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Fajri Adi Noor mengatakan, salah satu yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan adalah kondisi bencana.

“Karena itu sudah ada dalam skema anggaran tanggap bencana,” kata Fajri Adi Noor saat mengelar konferensi pers di kantornya, Rabu 15 Januari 2014.

Fajri menjelaskan, BPJS hanya menanggung biaya kesehatan masyarakat dalam kondisi normal. Adapun seperti bencana meletusnya Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara dan bencana banjir yang sudah ditetapkan sebagai tanggap darurat tidak masuk skema yang dibayarkan BPJS.

“Setelah itu (kondisi tanggap darurat) selesai, dia mendaftar BPJS, kami layani. Kalau banjir belum ditetapkan sebagai bencana, tentu bisa diberikan layanan BPJS,” ujar Fajri.

Sementara itu, bagi masyarakat yang menjadi korban bencana banjir atau lainnya, yang data-datanya rusak ataupun hilang, BPJS akan tetap menerima pendaftaran dengan data yang masih tersisa untuk mendapat informasi si pendaftar.

“Karena kita sudah link dengan dukcapilnya (kependudukan dan catatan sipil), apa yang mereka punya, silakan. Kalau tidak, harus ada keterangan tertentu. Itu nanti kalau sudah normal harus diupdate lagi karena sifatnya sementara,” terangnya.***

sumber: viva