Beranda blog Halaman 2725

Nikmati Sabu, Honorer Siak Ditangkap Polisi

borgolSiak (SegmenNews.com)- Nurul Azmi (25) warga jalan Raja Kecik merupakan seorang pegawai Honorer Pemkab Siak ditangkap Polisi karena terlibat sebagai penguna dan pengedar Narkotika jenis sabu-sabu.

Honorer tersebut ditangkap bersama dua orang rekannya yakni, Heri Saputra (28) warga Jalan Kayangan dan Arjoni (37) warga Jalan Sultan Syarif Hasim. Ketiganya dijerat pasal 112 Undang-udang Narkotika Nomor 35 2009 dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun, DAN denda minimal Rp 800 juta, maksimal Rp 8 milyar.

Tersangka narkoba tersebut ditangkap polisi berdasarkan informasi dari masyarakat. Dua tersangka, Heri dan Nurul didapati menyimpan satu paket kecil sabu-sabu di salah satu Rumah Toko (Ruko) Jalan Raja Kecik tempat penyimpanan atau gudang arsip Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Siak.

Selang satu harinya, melalaui pengembangan pihak kepolisian Polres Siak menciduk, Arjoni dengan barang bukti 2 paket kecil sabu-sabu.

Kapolres Siak AKBP Dedy Rahman Dayan melalui Kapolsek Siak Kompol Suparno, Senin (27/1/14) membenarkan adanya penangkapan tiga tersangka tersebut. Ketiga tersangka ditahan di mapolsek Siak guna pengembangan dan pemeriksaan.

Dijelaskan Kapolsek Siak, tersangka tersebut ditangkap, Minggu sekitar pukul 23.30 WIB. Diakui tersangka mereka mendapatkan barang haram itu dari, MK (DPO) diPekanbaru, MK (DPO).***(rinto)

Bupati Syamsuar: PKK Harus Lebih Kreatif

Bupati Syamsuar memberikan arahan di acara Pelantikan Ketua PKK Kecamatan
Bupati Syamsuar memberikan arahan di acara Pelantikan Ketua PKK Kecamatan

Siak (SegmenNews.com)- Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi menghimbau kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan agar selalu memberikan motivasi kepada anggotanya untuk lebih kreatif lagi.

Sebab dengan ke kreatifan seperti menyalurkan keterampilan-keterampilan menjahit, menanam sayur-mayur dan keterampilan lainnya, maka nantinya keterampilan mereka dapat bermanfaat untuk menunjang perekonomian para anggota PKK.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan di pelantikan para Ketua PKK Kecamatan, seperti ketua PKK Kecamatan Siak, Mempura, Dayun, Sabak Auh, Pusako, Koto Gasib dan Lubuk Dalam, Senin (27/1/14) di gedung Dharma Wanita Siak.

Sementara itu, Hj.Misnarni Syamsuar dalam sambutannya menyampaikan bahwa, harapan dan pengakuan dalam prestasi serta penghargaan yang telah diterima selama ini dijadikan sebagai faktor pendorong untuk lebih meningkatkan kualitas dan peran serta tanggung jawab, sehingga kedepan prestasi PKK akan lebih cemerlang lagi.***(rinto/adv/hum)

Bupati Harris Lantik Kades Teluk Binjai dan Labuhan Bilik

Harris
Harris

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Senin (27/1/2014), Bupati Pelalawan, HM Harris melantik dua Kepala Desa di tempat berbeda yakni, Kades Desa Teluk Binjai dan Kades Labuhan Bilik, Kecamatan Teluk Meranti.

Setiap kedatangan rombongan Bupati disambut meriah oleh sejumlah anak sekolah san masyarakat. Bupati mengingatkan kepada Kades terpilih di Teluk Binjai, Musri Efendi dan Kades terpilih di labuhan Bilik, Sudirman Ali agar menjalankan roda Pemerintahan di Desa dengan maksimal.

Kades juga harus bisa merangkul masyarakat dalam setiap kegiatan dan kemajuan di Desa mereka masing-masing. Dalam setiap kesempatan Bupati Harris selalu menghimbau kepada kepala desa agar selalu bekerjasama dan selalu berkoordinasi dengan pemerintahan tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

“Pelantikan merupakan awal masa bakti kepada masyarakat. Kades supaya bisa meningkatkan peranan pemerintah ditengah masyarakat,”terang Bupati Haris dalam sambutanya.

Selain itu, Bupati juga meminta kepada masyarakat dan Kades yang baru agar bisa bekerja sama agar pembangunan bisa berjalan dengan baik.***(adv/fin)

Pulang Liputan, Wartawati Nyaris Diperkosa

ilustrasi
ilustrasi

Segmen News– Seorang wanita yang berprofesi sebagai wartawati nyaris menjadi korban pemerkosaan di kamar kosnya. Saat kejadian, wanita ini baru tidur di kamar kos sepulang liputan.

D (21) berhasil lolos dari upaya percobaan pemerkosaan yang dilakukan seorang sopir angkot nomor 3, yang juga merupakan eks kawan satu kos, di RT 24 di Jalan Soekarno Hatta, Kilometer 3 Balikpapan Utara.

Kejadian berawal saat korban tengah tidur lelap di kamar kos. Tiba-tiba pelaku masuk kamar kos dan langsung membekap korban.

“Korban melawan kepada pelaku. Terjadi perlawanan dari korban dengan pelaku sehingga mengalami luka lebam di tangan, pinggang, dan bibir bawah. Korban bisa selamat karena mengajak ngobrol pelaku. Paginya korban sempat dibelikan nasi kuning dan diantar ke kantor yang tidak jauh dari tempat kosan. Di kantor korban cerita dengan kawan-kawan dan langsung melaporkan ke Polsek Utara,” kata Hendra (28), Koordinator liputan televisi swasta tersebut, Senin (27/1/2014).

Menurut Hendra, korban mengenal pelaku sebagai rekan satu kos. “Tapi pelaku telah pindah kos. Dia kenal kayaknya beberapa bulan lalu, sepertinya pelaku suka dengan korban,” ujarnya.

Kasus ini dilimpahkan ke Polres Balikpapan unit PPA. Setelah melaporkan kejadian itu, pelaku ditangkap Tim Buser Polres Balikpapan siang tadi.

“Ditangkap pukul 14.39 WIB, tapi nggak tahu tempat di mana,” kata Hendra saat ditemui di di kantor unit PPA Polres Balikpapan.

Korban masih mendapat penanganan di PPA Polres Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Sejak pukul 10.30 sampai siang ini, kawan kita masih divisum di RS Bayangkara bersama unit PPA Polres Balikpapan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Balikpapan AKBP Andi Aziz mengaku belum menerima laporan percobaan perkosaan dengan kekerasan. “Saya belum terima, coba nanti saya cek,” katanya.

Terpisah, Ketua AJI Balikpapan Sri Wibisono mengecam tindakan pelaku. “Kami mendesak Kepolisian untuk menegakan hukum dengan mengusut kasus ini secara tuntas. Jika kasus ini terkait dengan profesi korban, AJI akan memberikan bantuan hukum,” tukas Wibi, sapaan akrabnya.****

Sumber : okezone

Tipu Rekan Bisnis, Warga Pelalawan Diringkus di Jabar

proyek fiktifPelalawan (SegmenNews.com)- Dani Afni (32) sub kontraktor PT RAPP yang tinggal di Townsite II, Pangkalan Kerinci, berhasil diringkus tim Opsnal Polres Pelalawan di kampung mertuanya di Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) saat kabur membawa uang sebesar Rp530 juta dari rekan bisnisnya Rudi Mulyanto (38).

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, Senin (27/1/14) membenarkan adanya penangkapan pelaku penipuan dan pengelepan uang proyek tersebut.

“Pelaku berhasil diringkus saat kabur ke kampung mertuanya. Kini pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Kasubag Humas.

Dijelaskan Kasubag Humas bahwa sesuai dengan laporan korban di Sat Reskrim Polres Pelalawan bahwa kejadian itu berawal saat di datangi pelaku ke Jalan Sepakat, Pangkalan Kerinci pada Nopember 2012. Untuk menawarkan pekerjaan proyek Biomas di Departement Research and Development (P&D) di PT RAPP dalam hal pengadaan tenaga kerja untuk riset.

Karena pelaku semula bekerja sebagai subkontraktor di PT RAPP, korban mengiimingi korban dengan bisnis yang mengiurkan. Korban akhirnya bersedia menanamkan modal untuk bekerja sama dalam proyek tersebut. Setelah mendapat penjelasan panjang lebar kepada pelaku.

Kemudia korban menyerahkan uang secara bertahap mulai bulan Nopember 2012 sampai awal Januari 2013 lalu. Tapi setelah jatuh tempo janji pembayaran dan bagi hasil proyek tersebut tidak kunjung diberikan. Setelah menunggu juga tidak ada jawaban, akhirnya korban mencoba mencari ke rumahnya.

Tapi setiap ingin ditemui tidak berhasil dan pelaku selalu menghindar, merasa curiga korban mengecek ke tempat kerja korban ternyata proyek tersebut yang ditawarkan itu tidak ada di kerjakan oleh Dani. Waktu yang diberikan untuk segera mengembalikan uang tidak ada etikad baik, bahkan secara diam-diam pelaku telah kabur dari tempat tinggalnya tersebut.

Mengetahui pelaku kabur, korban akhirnya melapor ke Polres Pelalawan Senin (20/1/14) lalu atas kasus penipuan uang proyek lebih dari Rp530 juta. Menanggapi laporan itu Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SIK SH langsung memerintahkan Kanit Opsnal untuk memburu pelaku.

Berkat kerja keras tim Opsnal Polres Pelalawan dibawa pimpinan Ipda Yoyok Irwandi pelaku berhasil terhendus keberadaanya di rumah mertuanya di Purwakarta. Tanpa perlawanan berarti pelaku akhirnya berhasil ditangkap, dan digiring ke Polres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan intensif.***(rul/fin)

Kemenag Rohul Usulkan Ponpes Darussalam Buka Ma’had Ali

999206_467530020036096_1306416105_nRokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, usulkan agar Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Kabun Kab Rohul, buka program Ma’had Ali atau perguruan tinggi agama Islam berbasis ponpes. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi santri/wati Ponpes Darussalam dan ponpes lainnya untuk belajar di perguruan tinggi berbasis ilmu agama Islam.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul pada acara Halaqah Ponpes Darussalam, yang diikuti 69 orang peserta dari 27 Ponpes Sumbar – Riau, dengan thema Revitalisasi Metode Pengkajian Kitab Turats (Kitab Kuning) dan Metode Pembelajaran Bahasa Arab Baina Yadaika, Sabtu (25/1/2014) bertempat di Ponses Darussalam, Saran – Kabun.

Hadir dalam acara tersebut Pimpinan Ponpes Darussalam H Alaidin Athary Aidarus Lc, seorang Syekh kitab kuning dari Mesir, 27 Pimpinan Ponpes se Sumbar-Riau, Camat Kabun Muhammad Zaki, Kades Saran Kabun, para ustaz dan ustazah, santri/wati Ponpes Darussalam Kabun.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa salah satu kelemahan para ulama sekarang adalah rendahnya penguasaan atas kitab kuning, padahal kitab kuning adalah sumber utama ajaran agama Islam. Seseorang tidak akan mampu mendalami, menghayati, dan mengajarkan agama Islam, kalau tidak memiliki kemampuan membaca kitab kuning, tandasnya.

Menurutnya, ponpes di mana saja harus tetap kembali kepada pelajaran utamanya, yaitu mempelajari kitab kuning sebagai sumber rujukan utama ilmu-ilmu keislaman, sebab kitab kuning adalah kitab-kitan lama yang telah teruji isinya, dan memuat hal-hal yang terkait dengan masa lalu, masa kini, dan masa mendatang.

Ahmad Supardi, lebih lanjut menyatakan, bahwa salah satu persoalan yang dihadapi oleh umat Islam adalah langkanya ulama-ulama yang dapat menguasai dan mampu membaca kitab kuning. Saya khawatir satu ketika para ulama akan punah, sebab umat tidak lagi mempelajari kitab kuning, tegas Ahmad.

Pengetahuan seseorang tentang ajaran Islam sangat ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuannya mempelajari kitab kuning. Semakin tinggi kemampuan seseorang mempelajari kitab kuning, maka semakin banyak ilmu pengetahuannya. Sebaliknya, semakin tidak mampu banyak kitab kuning, berarti ilmunya juga pas-pasan, tegas Ahmad Supardi.***(r4n/rls)

Pesta Sabu, Kontraktor Ditangkap di Hotel

borgolPelalawan (SegmenNews.com)- Tim Sat Narkoba Polres Pelalawan berhasil menyergap seorang sub kontraktor PT RAPP bernama Jolendi Lubis alias Jolen (38) saat akan mengelar pesta narkoba jenis sabu-sabu di salah satu kamar Hotel Dika Raya, Pangkalan Kerinci Jalan Lintas Timur, Sabtu (25/1/14) sekitar pukul 22.45 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan tadi pagi, membenarkan penangkapan tersangka pemakai dan pengedar sabu-sabu tersebut.

“Pelaku telah diamankan di Sat Narkoba dan kini kasusnya masih di kembangkan untuk mengungkap bandar besarnya,” ujar Kasubag Humas.

Dijelaskan Kasubag Humas, bahwa pelaku ditangkap berkat informasi masyarakat, ada seorang oknum sub Kontraktor PT RAPP diketahui sebagai pengedar sabu-sabu. Mendapat informasi berharga itu tim Sat Narkoba Polres Pelalawan dibawa pimpinan Kasat Narkoba AKP Edi Yasman turun melakukan penyelidikan.

Setelah memastikan pelaku akan melakukan transaksi di sebuah kamar di Hotel Dika Raya langsung di sergap, alhasil pelaku yang juga akan mengelar pesta tidak berkutik saat ditangkap polisi. Ketika digeledah dalam kamar ditemukan alat hisap berupa bong, dan dua paket kecil sabu-sabu.

Atas penangkapan penguna dan pengendar sabu di hotel Dika Raya, polisi kemudian mengiri pelaku ke rumahnya di desa Lalang Kabung, kecatan Pelalawan. Dalam pengeledahan polisi kembali menemukan sebanyak sebanyak empat paket besar yang disembunyikan dalam lemari.

Bahkan sub kontraktor PT RAPP ini sebelumnya di tahun 2013 telah dua kali digerebek polisi, tapi tidak ditemukan adanya barang bukti, hingga lolos dari jeratan hukum. Namun setelah mengetahui kembali terlibat kasus narkoba, polisi tidak ingin ke hilangan buruannya tersebut.

Kemudian dari penangkapan tersangka dengan Barbuk sebanyak 8 paket siap edar, bungkusan palstik bening, mancis, kaca pipet di kembangkan. Tapi sayang saat di lakukan pengembangan bandar besarnya yang tinggal di Pekanbaru, sudah keburu kabur mengetahui kaki tanganya telah kabur dan kini masuk dalam daftar pencaharian orang (DPO) Sat Narkoba Polres Pelalawan.***(fin)

Bupati Rohul: Honorer dan PNS Tingkatkan Disiplin

apelRokan Hulu (SegmenNews.com)– Lagi-lagi setiap apel pagi Senin. Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad Msi mengingatkan kepada seluruh para Honorer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus disiplin. Baik itu absen Apel maupun pada absensi kerja.

Sebab kata Bupati, pada apel, Senin (27/1/14) gaji para honorer maupun PNS dibayar dengan uang rakyat. Oleh itu mereka harus bekerja disiplin dan maksimal jangan membuat malu Kabupaten, sebab kedisiplinan dalam menjalankan tugas merupakan suatu untuk kemajuan Daerah.

Kalau setiap saat masih juga diingatkan dan Honorer dan PNS tetap tidak disiplin, Kepala SPKD diminta menindak pegawainya. Bupat Rokan Hulu Drs H, Achmad M.si dihadapan Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafit syukri, MM Sekretaris Daerah Rokan Hulu Ir Damri, Para Asisten, Staf ahli dan Para Kepala Dinas, Badan Dan Kantor yang ikut Apel pada pagi tersebut juga mengatakan bahwa Untuk mengotimalkan pegawai yang ada.

Maka Rokan Hulu dalam 3 tahun belakangan ini zero dalam penerima CPNS, dengan demikian Pegawai yang sudah ada dapat bekerja lebih baik dan dapat diberdayakan dan juga akan dinaikkan kesejahteraannya. Untuk itu Bupati juga menghimbau agar Pegawai Tenaga Honor dan PNS hendaknya bersama-sama meningkatkan masalah disiplin ini sebagai pondasi kemajuan daerah Rokan Hulu dimasa yang akan datang.***(adv/hum/r4n)

Absen Apel, Honorer Rohul Terancam Dipecat

ilustrasi pecat
ilustrasi pecat

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menegaskan akan memecat Honorer yang tidak hadir tanpa keterangan maupun honorer yang bermasalah dalam disiplin termasuk terlambat Apel hari ini, Senin (27/1/14).

“BKD akan mendata honorer yang tidak hadir tanpa keterangan di apel pagi ini, termasuk juga mereka yang terlambat dan bermasalah kedisiplinan. Setelah didata mereka akan di berhentikan,” tegas Bupati.

Sementara bagi PNS yang tidak hadir apel, lanjut Bupati, akan di evaluasi. Jika PNS tersebut memiliki jabatan, maka jabatan yang bersangkutan diturunkan sati tingkat dari sebelumnya.

Dijelaskan Bupati, peringatan ini bukan sekali ataupun dua kali di beritahu, namun setiap apel sudah diingatkan, jadwal masuk Pegawai juga sudah jelas yakni pukul 07:30 wib dan pengisian absensi akan dilakanakan pada pukul 07:25 wib, pukul 07:30 wib seluruh pegawai sudah siap untuk mengikuti proses apel.

Peraturan itu harus ditaati oleh para pegawai, agar uang rakyat yang telah digunakan untuk membayar para pegawai tersebut dapat juga dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam hal pemberian pelayanan dimana dengan disiplin maka pegawai yang apel akan terus melaksanakan tugas-tugasnya sebagai abdi Negara dan masyarakat.

“Gaji para honorer maupun PNS dibayar dengan uang rakyat. Oleh itu mereka harus bekerja disiplin dan maksimal jangan membuat malu Kabupaten, sebab kedisiplinan dalam menjalankan tugas merupakan abdi Negara dan masyarakat yang juga untuk kemajuan Daerah,” tegas Bupati.***(r4n)

DPRD Janji Kawal Dana Bansos di APBD 2014 Rohul

Hasanuddin Nasution
Hasanuddin Nasution

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ketua DPRD Rokan Hulu, H.Hasanudin Nasution, SH berjanji pihaknya bakal terus mengawal penggunaan dana Bantuan Sosial (Bansos) dari APBD Rohul tahun 2014.

“Kita akan mengawal penyaluran anggaran Bansos yang sesuai kebutuhan masyarakat. Jika ada pengajuan dari TAPD yang tidak sesuai kebutuhannya akan kami tolak,” tegas Ketua DPRD kepada sejumlah wartawan Minggu.

Ditegaskan Ketua DPRD lagi, menurut informasi yang diterimanya, ada penyaluran dana Bansos sebelum APBD 2014 Rohul disahkan. Namun jika ditemukan, maka DPRD berhak menolak atau mencoret item jika ditemukan dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) nanti.

“Anggaran Bansos tahun 2014 belum kami bahas sampai hari ini. Materi dari TAPD akan kami cek dan teliti ketat, sebab dana Bansos tidak bisa dilakukan sebelum APBD disahkan,” tegas Hasanudin.***(r4n/ur)