Beranda blog Halaman 2739

Operasi Pekat, Polres Siak Sita 753 Miras dan 73 Bungkus Obat

Kapolres memperliahtkan barang bukti dan tersangka yang diringkus saat operasi Pekat
Kapolres memperliahtkan barang bukti dan tersangka yang diringkus saat operasi Pekat

Siak (SegmenNews.com)- Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) selama 11 hari. Polres Siak menyita sebanyak 753 botol Minuman Keras (miras) berbagai merk dan 73 bungkus obat kuat.

Penyitaan itu dilakukan diberbagai lokasi pengedar menuman keras di 14 Kecamatan di Siak. Namun tersangka miras, Ujang (40) hanya diagendakan untuk mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) oleh kepolisian Siak.

“Tersangka Miras, Ujang diagendakan ikuti sidang Tipiring jum’at besok,” ungkap Kapolres Siak AKBP Dedy Rahman Dayan, Kamis (19/12/13) saat konfrensi pers.

Selain itu pihak Polres Siak juga mengamankan tersangka judi jenis Toto Gelap (togel) yakni, Rusman Saragih Napitupulu, Hedianto,Binari Siturus. Dan untuk tersangka judi kartu remi yakni Frizon Simbolon (penyedia tempat), Dasakatare Jonson Lumbangaul, Raman, Khoiruddin, Dedek Kristanto (pemain), dengan barang bukti serta uang tunai jutaan rupiah. Ikut diamankan tersangka Narkoba.

“Sesuai target kita, selama 11 hari digelar operasi Pekat, kita mengamankan 753 botol Miras dan obat-obat kuat yang dilarang beredar bebas. Selain itu untuk Miras ditetapkan seorang tersangka dan 9 orang ditangkap dalam kasus narkoba serta perjudian. Saat ini mereka masih menjalani proses penyidikan dan mendekam disel tahanan,” terang Kapolres.***(rinto)

Izin Mati, RSUD Bengkalis Terancam Ditutup

RSUD Bengkalis
RSUD Bengkalis

Duri (SegmenNews.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkalis terancam ditutup. Pasalnya, izin operasional rumah sakit tipe B kebanggaan masyarakat Bengkalis tersebut sudah mati sejak pertengahan tahun 2012 lalu.

Sedangkan berkas permohonan perpanjangan izin masih dalam tahap persiapan pula. Padahal menurut aturan, enam bulan sebelum habis, berkas perpanjangan izin sudah harus dimasukkan.

Kabar mencemaskan ini disampaikan praktisi hukum kesehatan Bidan Dian Wahyuni kepada wartawan, Kamis (19/12/2013).

Menurut Ketua LSM Lembaga Peduli Kesehatan Masayarakat dan Lingkungan Hidup (LPKMLH) Kabupaten Bengkalis ini, matinya izin operasional RSUD Bengkalis merupakan kesalahan fatal dari pihak pengelola.

“RSUD Bengkalis terancam ditutup. Tanpa mengantongi izin ataupun izinnya masih dalam proses, menurut aturan rumah sakit itu tak bisa beroperasi. Kalaupun tetap dioperasikan dan ada pasien yang cacat atau mati lalu menuntut, ceritanya akan jadi lain. Sanksi berupa ancaman pidana maksimal 2 tahun penjara dan denda paling tinggi Rp5 miliar pun menanti. Itu sesuai dengan pasal 62 UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Kita sangat prihatin. Kenyataan ini sungguh akan sangat merugikan masyarakat,” katanya.

Dian mengaku sudah mengkonfirmasi masalah ini secara langsung kepada Direktur RSUD Bengkalis, Zulkarnain Lubis pada Rabu (18/12/2013) malam.

“Pak Zulkarnain mengaku kalau berkas perpanjangan izin RSUD itu baru dipersiapkan. Saya juga sudah sampaikan jawaban itu kepada Kadiskes Riau, Pak Zainal Arifin,” katanya.

Tak hanya sampai disitu, menurut Dian, pihaknya pun sudah menyampaikan temuan ini kepada Komisi IX DPR RI. Email laporan kepada Kementerian Kesehatan di Jakarta juga sudah dikirim.

“Menurut Komisi IX, ini merupakan kesalahan fatal. Apalagi menurut aturan, enam bulan sebelum izin mati, berkas perpanjangan izin sudah harus dimasukkan. Ini sudah dua tahun. Ternyata, berkas perpanjangan izin baru dipersiapkan. Besok (Jumat hari ini), saya diminta Ketua Komisi IV DPRD untuk menghadiri hearing di Bengkalis ,” sambungnya.

Matinya izin operasional RSUD Bengkalis awalnya diungkap Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Sofyan SPdI di sejumlah media Rabu (18/12/2013). Tak hanya izin operasional yang mati, ternyata peralatan CT scan di RSUD tersebut juga sudah rusak sejak enam bulan lewat.

“Dari penelusuran saya, ternyata peralatan CT scan itupun belum ada izin. Operatornya juga belum punya sertifikat. Kalau beli baru, pasti ada garansi. Kalau rusak, kok sudah enam bulan tak kunjung bisa diperbaiki,” imbuh Dian lagi.***(rid/kn)

Oknum PNS Pekanbaru Aniaya Selingkuhannya

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, menangani perkara seorang suami bekerja sebagai pegawai negeri sipil yang tega menganiaya selingkuhannya, YF (19).

Menurut laporan korban di Kepolisian yang diterima wartawan, Kamis (19/12/2013), kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (17/12/2013) sekitar pukul 10.30 WIB di sebuah kamar hotel di Pekanbaru.

Ketika itu, menurut informasi kepolisian, pelaku berinisial RH (30) warga Jalan Paus, Pekanbaru, yang telah memiliki seorang istri, menganiaya korban (selingkuhannya) dengan alasan cemburu.

Kronologinya menurut polisi berawal dari adanya pertengkaran mulut antara pelaku dengan korban.

Tidak mampu menahan emosi, katanya, pelaku kemudian menampar dan membenturkan kepala YF ke dinding hingga mengalami memar cukup parah.

RH bahkan menurut saksi sengaja membenturkan kepalanya dengan kepala korban hingga terjadi pembengkakan.

“Tidak cuma itu, bibir saya juga digigit oleh dia (pelaku) hingga berdarah kemudian ‘handphone’ saya diambil dan dibuangnya,” kata korban. (ant)

Chris John Gantung Sarung Tinju

chris johnJakarta (SegmenNews.com)- Petinju Indonesia, Chris John memutuskan untuk menggantungkan sarung tinjunya. Hal itu diutarakannya saat menggelar jumpa pers pada Kamis (19/12/2013).

Petinju yang kini berusia 34 tahun itu memutuskan untuk pensiun setelah kehilangan gelar juara kelas bulu WBA di Australia saat dikalahkan oleh Simpiwe Vetyeka. Pada awal Desember lalu, petinju berjuluk The Dragon itu kalah TKO oleh Simpiwe.

“Setelah sepuluh tahun mempertahankan gelar juara dunia, sekarang sudah waktunya untuk saya menggantung sarung tinju,” ucap Chris John kepada wartawan di Jakarta.

Selepas pensiun, Chris John meminta juniornya, Daud Jordan untuk meneruskan kiprahnya di dunia tinju. Chris John ingin Daud Jordan mengharumkan nama Indonesia.

“Saya akan meminta Daud Jordan meneruskan perjuangan. Sekarng saya akan menghabiskan waktu bersama keluarga. Saya ingin beristirahat dulu dari dunia tinju,” dia menyudahi.

Chris John meraih gelar juara dunia kelas bulu WBA pada tanggal 26 September 2003 di Bali. Ketika itu dia mengalahkan Derrick Gainer, petinju asal Amerika Serikat. Chris John berhasil mempertahankan gelarnya dari 17 petinju sebelum dikalahkan Simpiwe.***

Sumber : inilah

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Riau Kerahkan 1.587 Personel

tameng polisiPekanbaru (SegmenNews.com)- Kepolisian Daerah (Polda) Riau akan menurunkan 1.587 personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2014 mendatang.

Dalam Operasi Lilin Tahun 2013 ini, Polda Riau dibantu personel Dinas Perhubungan sebanyak 250 orang, 224 personel dari TNI dan Satpol PP 800 orang. Jumlah keseluruhan untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru 2014 mencapai 2.861 personel gabungan.

Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono melalui Kabid Humas, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada Metro Riau Network, Kamis (19/12) mengungkapkan, Operasi Lilin Tahun 2013 akan dimulai 23 Desember hingga 1 Januari 2014.

Usai melepas personel pada Sabtu (21/12/2013) di halaman Kantor Gubernur Riau, keseluruhan personel ini akan menjaga 98 gereja di Riau. “Apel pasukan akan kita lakukan Sabtu dan mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” ungkap Guntur Aryo Tejo, Kamis (19/12/2013).

Selain dari Dishub, dan Satpol PP, Polda Riau juga akan mendapatkan bantuan dari pihak Jasa Raharja Pekanbaru termasuk mobil derek yang ditempatkan di pos-pos Operasi Lilin 2013 untuk membantu aparat Kepolisian.

Sementara itu, untuk jalan lintas yang dianggap rawan terjadinya aksi kriminal, Guntur mengungkapkan, pihaknya telah mengantisipasi hal itu melalui penempatan personel penembak jitu dilangkapi kendaraan roda dua yang akan berpatroli di sepanjang jalan lintas yang rawan.

“Penembak jitu juga kita tempatkan di titik-titik rawan sekitar 40 titik untuk aksi kriminal,” ungkapnya.

Untuk pengamanan gereja nantinya, setiap gereja akan ditempatkan tiga hingga lima personel dengan menggunakan senjata lengkap. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan saat pelaksanaan ibadah nantinya.

Terkait pos-pos pengamanan, lanjut Guntur, mulai Jumat depan pihaknya sudah mendirikan posko pengamanan di beberapa titik di Kota Pekanbaru dan pihaknya berharap perayaan Natal dan pergantian tahun pada tahun ini berjalan aman dan lancar.

“Kita juga mengimbau bagi masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru terutama yang pulang ke kampung halaman, meningkatkan kewaspadaan,” imbau Guntur.***

Dukung Program Pemerintah, PT. PSA Lakukan Penghijauan di Sekolah

GMK PT PSA. H.M.Yusuf Siregar menyerahkan bibit pohon secara simbolis didepan sekolah yang didampingi oleh UPTD Tambusai, H.Nurmalizah M Mpd, Kepsek SD Neg 024, Parlindungan dan Kepsek SD 008 Hotman beserta tokoh masyarakat desa Tambusai Timur
GMK PT PSA. H.M.Yusuf Siregar menyerahkan bibit pohon secara simbolis didepan sekolah yang didampingi oleh UPTD Tambusai, H.Nurmalizah M Mpd, Kepsek SDN 024, Parlindungan dan Kepsek SDN 008 Hotman beserta tokoh masyarakat desa Tambusai Timur

Rohul (SegmenNews.com)- Dalam rangka mendukung Program pemerintah yakni, Gerakan Menanam 1 Miliar Pohon yang saat ini digencarkan. PT. Panca Surya Agrindo (PSA) di Kecamatan Kepenuhan Hulu dan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu ikut andil dengan melakukan penanaman phon di sejumlah sekolah di Tambusai Timur, Kamis (19/12/13).

Penanaman pohon yang dipusatkan di Sekolah Dasar (SD) 024  dan SDN 008 Tambusai Timur dilakukan dengan persediaan bibit pohon buah-buahan. Penanaman phon ataupun penghijauan itu merupakan Program Corporate social responsibility (CSR) Perusahaan anak cabang First Resources Group.

General Manager PT. PSA, H.M Yusuf Siregar dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Program Pemerintah dalam penghijauan patut didukung, sebab penghijauan juga berperan penting dalam kelanjutan di kehidupan masa datang. Penanaman pohon juga dapat mengatasi Global warming (Pemanasan Global).

Sebab Pohon merupakan penghasil gas O2 (oksigen) terbesar di dunia. setiap hari manusia khususnya bernafas membutuhkan Oksigen, dan pohon-pohonlah yang setiap harinya menyediakan oksigen untuk makhluk hidup. Semakin sedikit pohon akan menyebabkan gas CO2 (karbon dioksida) bisa dengan leluasa berkeliaran dan akhirnya membuat bumi semakin panas.

“Penanaman pohon sangat penting bagi kelangsungan kehidupan kita. Untuk itulah sangat penting kita tanamkan rasa kepedulian lingkungan dan penghijauan terhadap generasi turun temurun,” papar Yusuf.

Atas kepedulian Perusahaan terhadap lingkungan dan penghijauan di sekolah, Kepala Sekolah SDN 024 Parlindungan Spd menyambut baik. Sebab penanaman pohon di sekolah ini akan dapat menumbuhkan kesadaran bagi murid SD akan pentingnya pohon bagi kehidupan dan tentunya akan berguna di kemudian hari.

“Kita berterima kasih kepada perusahaan yang peduli akan penghijauan di sekolah. Hal ini juga berguna untuk pendidikan murid akan pentingnya penghijauan,” ungkap Parlindungan.

Tokoh masyarakat, Ruslan juga memberikan apresiasinya terhadap PT PSA yang peduli lingkungannya. Dia berharap PT PSA terus memberikan perhatiannya yang berkelanjutan terhadap masyarakat sekitar.

Hadir di kegiatan itu, dari Perusahaan bidang Sustainability Jakarta, Panji Mulya, Humas Regional, Jumiadi Saputra, Sustainability Region Riau, Hardian dan Tusiman. Turut hadir, Ka UPTD Tambusai, H Nurmalizah MPd, tokoh masyarakat, Ruslan dan Halomoan serta masyarakat sekitar.***(r4n)

Dimarahi Ibu, Siswa SMP di Rohul Dua Minggu Tak Pulang

Kedua orangtua Josuandi menunjukkan foto anak sulungnya yang hilang
Kedua orangtua Josuandi menunjukkan foto anak sulungnya yang hilang

Rohul (SegmenNews.com)- Josuandi, (16) anak Pasangan Suami Istri (Pasutri) Besli (38) dan Saur Siringo-Ringo warga Desa Batas, Kecamatan Tambusai-Rohul dua minggu tak pulang kerumah.

Orangtua siswa SMP itu terus berupaya melakukan pencarian. Berharap anak sulungnya kembali kerumah dan kepelukannya.

Dengan berurai airmata Saur Siringo-ringo kepada wartawan, Kamis (19/12/13) bercerita bahwa anaknya yang masih duduk di Kelas III SMP Talikumain saat itu, tanggal 4 Desember 2013 Josuwandi bertengkar dengan adiknya, kemudian Josuwandi dimarahi ibunya. Sejak itulah dia tak kunjung pulang kerumah.

Kekawatiran menyelimuti kedua orangtuanya, sebab walaupun sudah mencari kesejumlah rumah kerabat dan teman Josuwandi tak membuahkan hasil, begitu juga dengan laporan ke polisi.

“Kami sudah mencari kemana-mana tapi anak saya tak ketemu. Kami mohon pertolongan semua masyarakat yang melihat anak saya agar memberitahukan saya ke nomor 081265306815 atau ke kantor polisi terdekat. Kami mohon bantuannya pak,” harap Saur dengan bibir bergetar dan mata berkaca-kaca.

Josuandi
Josuandi

Josuandi memiliki ciri-ciri berkulit putih, rambut hitam berdiri. Ciri khususnya pendiam dan memiliki gigi taring agak tonggos.

Saat meninggalkan Josuwandi mengenakan baju kaos berwarna hitam dan mengenakan celana levis pendek warna hitam dan tidak membawa uang sepeserpun.

Kapolres Rohul AKBP H. Onny Trimurti Nugroho, SE, SIK, MH melalui Kapolsek Tambusai AKP Remil Simamora mengatakan pihaknya sudah menerima laporan anak hilang. Pihak kepolisian juga sudah menyebarkan foto anak tersebut.

“Kita sudah terima laporan dan sudah kita sebar fotonya, supaya kalau ada melihat melaporkannya pada kita,” kata Remil.***(r4n)

Nyambi Jual Sabu, Pedagang Rokok Ditangkap Polisi

Pedagang rokok tersangka sabu diperiksa polisi
Pedagang rokok tersangka sabu diperiksa polisi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Seorang pedangan rokok merangkap jual sabu (nyambi) ditangkap Polisi di depan rumah makan Talago Lumbung Desa, Dusun Tuo, Kecamatan Pangkalan Lesung, Rabu (18/12/13) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Narkoba AKP Edi Yasman tersangka sudah diamankan berikut barang bukti berupa tiga paket sabu-sabu siap jual, bong dan handphone .

“Kasusnya masih di kembangkan untuk memburu bandar besarnya, ujar Kasat Narkoba.

Dijelaskan Kasat Narkoba, berdasarkan informasi masyarakat adanya peredaran narkoba. Maka pihak kepolisian melakuakn pengintaian. Benar saja, tersangka yang saat berada tidak jauh dari gerobak rokoknya di depan RM Talago Lumbung Desa langsung digeledah polisi.

dalam penggeledahan ditemukan tiga paket sabu-sabu yang disimpan dalam saku celanannya. Dalam gerobak roko juga ditemukan bong alat hisap sabu, serta handphone ikut disita setelah ada isi sms pesanan narkoba.***(fin)

Kejari Pelalawan Tetapkan PPTK Tersangka Korupsi Lapangan Bola

koruptorPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari)  Pelalawan tetapkan Pejabat Teknis Kegaiatan (PPTK) AM sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan lapangan bola Pangkalan Kerinci.

Sebelumnya Kejari juga menetapkan Direktur PT Citra Mutiara Bumi Riau (CMBR) Ev selaku kontraktor pelaksana dalam pembangunan proyek lapangan mola mini senilai Rp 1,2 miliar dari dana APBD Pelalawan tahun 2010 itu sebagai tersangka.

Demikian ditegaskan Kajari Pangkalan Kerinci Adnan SH melalui Kasi Pidsus Robi H Siregar.

“Sekarang kita telah menetapkan satu tersangka lagi dalam kasus proyek pembangunan lapangan bola yakni PPTK-nya. Sedangkan sebelumnya Direktur PT CMBR juga sudah ditetapkan tersangka terlebih dahulu,” ujar Kasi Pidsus Kejari Pangkalan Kerinci.

Dijelaskan Robi, bahwa penetapan tersangka baru yang juga seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Cipta Karya. Setelah adanya hasil audit dari BPKP Riau yang telah diterima. Namun sayang berapa pasti kerugian negara itu masih enggan di beberkan demi kelancaran proses penyelidikan. Setelah adanya rencana tersangka baru di tetapkan lagi.

“Kasusnya masih terus dikembangkan, dan tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru. Apalagi dua tersangka telah ditetapkan akan didalami pemeriksaanya,” ulas Robi.

Sementara kasus ini sebagaimana telah diwartakan, bahwa pembangunan proyek lapangan bona mini senilai Rp1,2 miliar tahun 2010 silam. Tidak rampung di kerjakan, tetapi pencairan uang telah dibayarkan 100 persen kepada rekanan tersebut. Maka imbasnya bangunan parit atau got sekeliling jadi runtuh dan dikala hujan lebat turun, air tidak dapat menampung hingga membanjiri lapangan bola tersebut.***(fin)

Asik Main Judi, Kades Pesaguan Pelalawan Ditangkap Polisi

AB (33) Kepala Desa Pesaguan (tengah) bersama tersangka judi dadi lainnya
AB (33) Kepala Desa Pesaguan (tengah) bersama tersangka judi dadi lainnya

Pangkalan Lesung (SegmenNews.com)- AB (33) Kepala Desa Pesaguan, Kabupaten Pelalawan seharusnya menjadi panutan bagi masyarakatnya. Namun AB malah ikut bermain judi, salah satu perbuatan yang meresahkan masyarakat.

Perbuatannya itu diketahui Polisi, berdasarkan laporan masayarakat yang diresahkan.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan tadi pagi membenarkan penangkapan oknum Kades Pesaguan tersebut, dia ditangkap bersama lima warga lainnya pada hari Selasa (17/12/13) sekitar pukul 16:00 wib. Kelima warga itu yakni, Mr (68), Sm (39), Su (83), Ad (20), dan Er (39).

Dengan barang bukti tiga mata dadu, karpet palstik bertuliskan angka, uang tunai sebesar Rp325 ribu, kaleng untuk menguncang mata dadu.yang sedang asik bermain judi dadu tersebut.

“Oknum Kades dan lima warga lainnya ditanggkap saat main judi dadu di belakang rumah warga desa Pesaguan, kecamatan Pangkalan Lesung,” terangnya.***(fin)