Beranda blog Halaman 2748

Serobot Lahan TNTN, Ninik Mamak Dubalang Hitam Dipolisikan

ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Setelah ditangkap dalam kasus menjual lahan PT Rimba Lazuardi, kini Jasbun (58) ninik mamak Dubalang Hitam kembali dipolisikan oleh Balai TNTN Pelalawan, karena telah menyerobot kawasan Taman Nasional Teso Nilo (TNTN), kecamatan Ukui, kabupaten Pelalawan.

Data yang dirangkum di kepolisian menyebutkan bahwa laporan pihak Balai TNTN diwakili oleh Suherman selaku Kepala Seksi Balai TNTN yang datang melapor ke Polres Pelalawan di dampingi beberapa stafnya, Rabu (4/12) lalu.

Setelah kawasan TNTN mulai dirambah dan diserobot orang, sementara upaya penertiban yang dilakukan tidak mampu membendung. Bahkan kini sebahagian sudah menjadi perkampungan dan kebun sawit yang sudah berbuah. Dengan di dalangi orang berpegaruh dan punya uang banyak.

Maka untuk mencegah lebih luas lagi aksi penyerobotan kawasan TNTN yang diperjual belikan pada warga pedatang, yang dilakukan oleh salah satu ninik mamak bernama Jasbun. Pihak Balai TNTN menempuh jalur hukum dengan melapor ke polisi, setelah mengetahui sudah ditangkap dalam kasus serupa.

Apalagi Jasbun bukan saja disebut-sebut diduga melakukan jual beli lahan perusahaan dan kawasan TNTN, tapi juga lahan adat dan milik warga tempatan ikut jadi korban. Jadi setelah aksinya cukup lama berlangsung akhirnya satu persatu korban membuat laporan ke pihak berwajib.

Sebelum pihak Balai TNTN yang melaporkan Jaspun mengarap lahan TNTN di jadikan kebun sawit sejak tahun 2000 silam, juga Turnip (63) warga Kandisi yang tertipu, setelah membeli lahan seharga Rp1 miliar, ternyata masuk dalam perkebunan PT Rimba Lazuardi.

“Kalau lahan TNTN yang diserobot telah ditanami sawit dan kini telah berbuah seluas 8 hektar. Jadi bagi warga yang merasa tertipu atas ulah Jaspun dapat segera melapor ke Polres Pelalawan, guna diproses lebih lanjut,” himbau Kasat Reskrim.***(fin)

Tabrak Travel, Pencuri Motor Tertangkap

 

ilustrasi
ilustrasi

Ukui (SegmenNews.com)- Krisman Dachi (27) warga Jalan Arbes, Pangkalan Kerinci tertangkap polisi, setelah sepeda motor Honda Supra BM 3123 CN hasil curian yang dibawa kabur menabrak mobil travel di Jalan Lintas Timur, kecamatan Ukui, Kamis (5/12) sekitar pukul 09.45 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Ukui AKP Anisman SH didampingi Kanit Reksirm Ipda Syeh Sarif SH, membenarkan adanya mengamankan pelaku pencurian sepeda motor setelah mengalami kecelakaan lalulintas tersebut.

“Kini tersangka bersama barang bukti motor hasil curian telah kita amankan di Polsek untuk diproses lebih lanjut dan kasusnya sedang di kembangkan sebab tidak tertutup kemungkinan pelaku terlibat kasus pencurian di lokasi lain. Setelah dilakukan pengeledahan dalam saku celananya ditemukan ‘Kunci T’,” ujarnya.

Dijelaskan Kanit Reskrim, bahwa kasus pencurian dilakukan pelaku saat pemilik sepeda motor bernama Giono pergi berbelanja di Toko Hidup Baru di pasar Ukui, jalan Lintas Timur. Namun karena terburu-buru lupa mencabut kunci kontak sepeda motornya yang di parkir tersebut.

Namun pelaku yang melihat ada kesempatan langsung beraksi dan membawa sepeda motor Supra itu dengan mudah. Tetapi baru sekitar 15 meter membawa motor dengan ke cepatan tinggi tiba-tiba menabrak mobil travel dari belakang. Alhasil pelaku langsung jatuh terpental ke aspal dengan kondisi luka-luka.

Warga yang melihat ada pengendara motor tabrakan segera memberikan pertolongan dan membawanya ke Puskesmas Ukui, setelah mengalami luka cukup parah. Tapi setelah melihat sepeda motor yang digunakan salah satu warga mengenali, kalau itu adalah milik temannya yang hilang di pasar Ukui.

Atas kecurigaan itu segera memberi tahukan pada Giono yang masih terlihat panik di pasar mencari keberadaan motornya. Mendapat khabar dari temannya kalau motornya yang hilang ditemukan dan orang yang membawan kabur tabrakan hingga harus di larikan ke Puskesmas.

Kemudian korban mendatangi Polsek Ukui untuk membuat laporan, kalau motornya dicuri dan pelakunya masuk rumah sakit, karena tabrakan. Mendapat laporan itu Kanit Reskrim Ipda Syeh Sarif bersama anggota Polsek Ukui langsung turun dan mengamankan pelaku yang masih berada di Puskesmas.

Usai mendapat pertolongan medis akibat luka tabrakan, pelaku kemudian digiring ke Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Kepada polisi, Krisman baru datang dari Belilas ingin pulang ke Kerinci. Namun sebelum sampai di rumah ia singgah di pasar Ukui.

“Saya kebetulan singgah di pasar, melihat ada motor kuncinya tergantung langsung saja ku bawa. Karena buru-buru membawa lari menabrak mobil travel yang berhenti mendadak,” katanya dengan terbatah-batah ke polisi.

Namun apapun alasanya kini pelaku telah mendekam dalam sel Mapolsek Ukui untuk menunggu proses pemberkasan, sebelum di limpahkan ke jaksa.***(fin)

Jalan Provinsi di Siak Rusak Parah

Jalan Prov Riau di Siak rusak parah
Jalan Prov Riau di Siak rusak parah

Siak (SegmenNews.com)- Jalan lintas yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau beberapa tahun lalu di jalan lintas Pertamina lintas Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak semakin hari semakin rusak parah dan hancur.

Akibatnya lalulintas jalan macet, ditambah lagi banyaknya mobil Industri bertonase besar yang melintas. Kendaraan berjejer hingga beberapa kilometer antri di jalan rusak.

Hingga saat ini, Jum’at (6/12/13) Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polsek Lubuk harus bekerja ekstra dalam mengatur lalulintas dengan sistem buka tutup satu jalur.

Kasat Lantas Polres Siak AKP Willy Adrian menbenarkan adanya kerusakan jalan lintas tersebut, dan saat ini tengah dilakukan pengaturan dan juga tengah berkoordinasi dengan pihak Dinas pekerjaan Umum (PU) Riau untuk membantu perbaikan.

“Kita sudah beri tanda di jalan rusah. Diimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati. Sementara kendaraan pribadi harus menggunakan jalan alternatif,” imbuh Kasatlantas.

Sementara Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Siak mengaku bahwa jalan lintas tersebut tengah dalam perbaikan atau pengaspalan sehingga jalan tersebut rusak.

“Jalan itu dibangun pihak Provinsi, dan saat ini tengah pekerjaan,” ujar Ardi Kabid BMP.***(rinto)

Polsek Rambah-Rohul Jaring Lima Wanita Penghibur

Lima wanita penghibur saat diamankan di Polsek  Rambah (SegmenNews.com)
Lima wanita penghibur saat diamankan di Polsek Rambah (SegmenNews.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Jajaran Polsek Rambah Kabupaten Rokan Hulu mengamankan lima wanita penghibur, Jum’at (6/12/13) dini hari.

Lima wanita penghibur tersebut terjaring razia pekat ‘Suluk Sakti’ dari kafe yang beroperasi di Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah. Usai di data dan dibina, lima wanita yang diketahui berasal dari luar Daerah yakni, Aceh, Sumut dan Palembang itu diserahkan ke dinas sosial untuk di pulangkan ke daerah asal mereka.

Kapolsek Rambah, IPTU Dasmaliki tadi pagi mengatakan razia tadi malam diduga bocor. Pasalnya, dari sejumlah kafe yang biasa beroperasi tiba-tiba tutup, hanya satu kafe yang beroperasi dan lima wanita itu berhasil diamankan.

Dalam operasi itu, Polsek menurunkan sebanyak 14 personel yang disebar di beberapa kafe di Kecamatan Rambah yang di curigai sebagai tempat aktivitas Pekat.

“Dalam operasi itu, dua orang wanita penghibur lagi gagal diamankan karena keburu kabur. Razia ini adalah komitmen kita dalam pemberantasan Pekat,” imbuhnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat, Syarkawi meminta aparat kepolisian jangan hanya menindak pelayan kafenya saja, tapi juga pemilik kafenya.

“Polisi juga harusnya menindak pemilik kafenya juga,” tukasnya.***(r4n)

Di Riau, Hanya Tiga Haji Plus Miliki Izin Kanwil Kemenag

hajiRokan Hulu (SegmenNews.com)- Kasi Pemberangkatan haji Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Elfalisman mengingatkan kepada masyarakat agar memilih daftar haji melalui jalur aman atau memilih jalur haji plus.

Pasalnya, kata Elfalisman, Jum’at (6/12/13), di Provinsi Riau, pelayanan haji plus yang memiliki izin dari Kanwil Kemenag hanya ada tiga yakni, Perusahaan haji plus Sella, Muhibbah dan Pakem. Untuk itu masyarakat diminta berhati-hati dan jangan salah pilih.

“Sekarang perusahaan pelayanan haji plus di Riau sudah menjamur, bahkan hingga ratusan. Padahal yang mengantongi izin Kemenag hanya tiga Perusahaan pelayanan haji plus itu berada di Pekanbaru. Pilihlah pelayanan haji plus yang miliki izin Kemenag, hal itu untuk menghindari penipuan yang tentunya akan merugikan jemaah,” ingatnya.

Menurutnya, perusahaan haji plus di daerah hanya agen pengumpul Jemaah Calon haji (JCH). Masyarakat harus dapat mempertimbangkannya Sebelum Melakukan Pendaftaran Haji.***(r4n)

BEM se-Riau Tolak WTO

Penolakan wto (net)
Penolakan wto (net)

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Konferensi Tingkat Menteri Negara-Negara Anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) ke-9 yang digelar di Nusa Dua Bali, sejak Rabu (4/12/2013) lalu, tidak hanya mendapat kecaman oleh sejumlah mahasiswa di belahan provinsi di Indonesia.

Di Pekanbaru, belasan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau, secara tegas menolak kehadiran WTO di Indonesia, dengan menggelar aksi unjuk rasa di bundaran tugu Silais, di depan Kantor Wali Kota Pekanbaru, Jumat (6/12/2013) sekitar pukul 13.45.

Dalam orasi ini, mahasiswa menuntut pemerintah melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 sebelum amademan.

Kemudian, Indonesia harus keluar dari keanggotaan WTO. “Tidak hanya itu, pemerintah harus bangun sistem perekonomian yang berdaulat, adil dan mamkmur untuk mewujudkan kesejahteraan,” tuturnya.***

Sumber : Tribun Pekanbaru

Gajah Liar Hantui Warga, BKSDA Riau Didesak Relokasi

Ilustrasi ancaman gajah liar
Ilustrasi ancaman gajah liar

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dinas Kehutuanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rokan Hulu mendesak pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau agar segera merelokasi kawanan gajah liar yang sudah meresahkan masyarakat di Rohul.

“Kita mendesak BKSDA Riau segera relokasi gajah liar. Kalau kita tidak punya anggaran untuk itu,” imbuh Kadishutbun Rohul, Sugiyarno, Jum’at (6/12/13)

Desakan itu menyusul sebanyak 4 kawanan gajah liar sudah masuk kepemukiman warga yakni, di Kecamatan Kepenuhan, Kepenuhan Hulu dan Rambah Hilir. Hal itu sudah menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan mengancam nyawa mereka.

Selama ini masyarakat hanya mengusir gajah liar itu menggunakan alat seadanya. Disamping itu, diakui Sugiyarno, pihaknya sudah belasan mengusulkan relokasi kepada BKSDA, namun usulan itu tak pernah diakomodir.***(r4n)

Munif: DPT 5 Desa Sengketa Kampar-Rohul Masih Dapat Tanda Bintang

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Asisten 1 bidang pemerintahan Setda Rohul, M.Munif menegaskan keputusan Daftar Pemilihan Tetap (DPT) pileg 2014 di lima desa sengketa antara Rokan Hulu dan Kampar masih dapat tanda bintang atau masih dalam pengkajian KPU Pusat.

“DPT Lima Desa itu masih dapat tanda bintang. Putusan KPU Riau yang menyatakan lima Desa masuk Kampar itu belum final. Akan diputuskan dalam Pleno KPU Pusat hari ini,” tegas Munif.

Lima Desa sengketa tersebut yakni, Desa Rimbo Jaya, Desa Tanah Datar, Desa Rimba Makmur, Desa Muara Intan, Desa Intan Jaya.

Menurut Munif, lima Desa sengketa itu masuk Kecamatan Kunto Darussalam yang merupakan wilayah administrasi Kabupaten Rokan Hulu. Hal itu sesuai Undang-Undang no 53 tahun 1999.***(r4n)

Pekanbaru dan Kampar Banjir

Jalan Soedirman Pekanbaru digenangi air
Jalan Soedirman Pekanbaru digenangi air

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Hujan deras turun pada Jum’at dini hari hingga siang ini menyebabkan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar dilanda banjir besar.

Sebanyak 12 kecamatan di Kota Pekanbaru dan beberapa kecamatan di Kabupaten Kampar terendam air dengan ketinggian yang bervariasi.

Banjir itu antara lain melanda Kecamatan Tampan, Tenayan Raya, Rumbai, Rumbai Pesisir, Limapuluh Kota, Senapelan, Sukajadi, Sail, Payung Sekaki, Kecamatan Pekanbaru Kota, serta Marpoyan Damai dan Bukit Raya.

Sementara di Kabupaten Kampar, banjir besar terjadi di Kecamatan Siak Hulu yang berbatasan dengan Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Banjir menyebabkan ribuan rumah terendam dan aktivitas sejumlah warga menjadi terganggu.

Puluhan bangunan sekolah yang berlokasi di sejumlah kecamatan di dua kabupaten/kota tersebut juga terpantau turut terendam dengan ketinggian air maksimum satu meter.

Sejumlah ruas jalan utama kota juga tampak terendam, seperti Jalan Soebrantas, Soekarno Hatta dan sejumlah kawasan perumahan turut mengalami banjir.

Pantauan di beberapa kawasan perumahan di Kecamatan Tampan dan Rumbai, Pekanbaru, sejumlah warga harus memindahkan barang-barang berharga karena air menggenang hingga ke dalam rumah.

Beberapa sekolah juga terpaksa meliburkan aktivitas pendidikannya karena banyak ruang kelas yang turut terendam.

Beberapa kantor dinas pemerintahan di dua daerah kabupaten/kota juga terendam dengan ketinggian air melebihi mata kaki. Banjir juga menyebabkan sejumlah kendaraan, mobil dan sepeda motor mengalami kecelakaan.

Sejumlah warga mengaku banjir kali ini merupakan yang terparah sepanjang tahun 2013. “Daerah yang biasanya tidak pernah banjir kali ini terendam dan parah,” kata Guntur, warga Pekanbaru.***(den/knc)

Angota DPRD Tanjung Jabum Barat Jambi Studi Banding Ke Siak

logosiak2Siak (SegmenNews.com) – Sebanyak delapan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Kabupaten Tanjung Jabum Barat, Provinsi Jambi melakukan studi banding ke DPRD Kabupaten Siak.
Kedatangan anggota DPRD Kabupaten Jabum Barat, diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal di
ruangan humas Gedung DPRD Siak, Kamis (5/12).
Rombongan anggota DPRD Kabupaten Jabum Barat itu dikoordinir oleh Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabum Barat Provinsi
Jambi, Mulyani SH. Juga ikut dalam rombongan, Wakil Ketua HM Umar Ibrahim SH, Ketua Komisi II H Abdul Hamid, SH,
dan Sekwan DPRD Jabum Barat. Dari DPRD Kabupaten Siak, selain dihadiri ketua dan wakil ketua, juga
terlihat beberapa anggota DPRD dari Komisi II dan Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Siak Susilawati, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Teten Efendi.