Beranda blog Halaman 2770

Dongeng Sarana Efektif Didik Anak

Mester H. Hamzah, S.Ag. Anggota DPRD Siak dari Fraksi PKS
Mester H. Hamzah, S.Ag. Anggota DPRD Siak dari Fraksi PKS

Siak (SegmenNews.com) – Dongeng yang disampaikan dengan baik kepada anak dinilai anggota DPRD Siak, Mester Hamzah, S.Ag, akan menjadi sarana efektif dalam mendidik anak sehingga bisa menciptakan generasi berkarakter.

Karena itu, ujar Mester yang menghadiri acara pelatihan mendongeng bagi Guru PAUD dan TK se Kabupaten Siak yang berlangsung di Gedung Tengku Mahraru, Siak, Selasa (12/11-2013), untuk bisa menjadi pendongeng yang baik, maka diperlukan tenaga pendidik usia dini yang mahir mendongeng.

Demikian disampaikan anggota DPRD Siak Mester Hamzah SAg kepada wartawan selepas menghadiri pelatihan mendongeng untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan guru taman kanak-kanak (TK) se-kabupaten Siak Selasa (12/11) di gedung Tengku Mahratu-Siak.

Mester mengungkapkan bahwa acara yang digelar Yayasan Insan Cendekia Muda Islam (ICMI) bekerja sama dengan Ikatan Guru PAUD dan TK kabupaten Siak tersebut, adalah hal yang sangat positif dan mencerminkan ketanggapan akan upaya peningkatan kualitas pendidikan sejak dini.

Apalagi, dongeng dapat menjadi bagian dari upaya berhasilnya pendidikan berkarakter dimana untuk mewujudkannya harus ditunjang oleh tenaga pendidik yang bisa mendongeng dengan perbendaharaan dongeng yang luas.

“Makanya kita sangat apresiatif atas gelaran pelatihan mendongeng ini,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Siak ini berharap, peserta pelatihan yang mencapai 250 guru PAUD dan TK se kabupaten Siak ini dapat betul-betul mencerna segala materi yang akan disampaikan narasumber. Apalagi, narasumber yang dihadirkan sangat kredibel yakni seorang trainer dongeng Nasional, kak Bimo dari Jogjakarta.

‎​Dongeng di tangan guru, lanjutnya, akan menjadi media pembelajaran yang menarik karena sarat nilai dan mengusir rasa jemu dari perasaan anak-anak didiknya.

Kemudian, agar seorang guru bisa menjadi master dongeng bagi anak didiknya, tiada jalan lain selain guru harus serius belajar dan berlatih tentang seluk beluk dan tatacara mendongeng yang baik sehingga penyampaiannya tidak monoton dan kisahnya bervariasi merujuk tumbuh kembang anak didik.

Kapolres 50 Kota Sumbar Pimpin Pemakaman Brigadir Zeppy

Prosesi pemakaman Brigadir Zeppy dipadati warga di Sumbar
Prosesi pemakaman Brigadir Zeppy dipadati warga di Sumbar

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Pasca tewasnya anggota satuan Polisi lalulintas Kabupaten Pelalawan, Brigadir Zeppy, Minggu (10/11/13) sekitar pukul 04:00 Wib lalu. Jenazah korban sudah dimakamkan di kampung halamannya, di Desa Koto Tengah, kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten 50 Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Senin.

“Jenazah Zeppy sudah dimakamkan di kampung halamannya secara militer,” kata Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH.

Karena korban meninggal saat menjalankan tugas. Kapolres, Aloysius akan mengusulkan penghargaan kepada korban.

Prosesi pemakaman di warnai isak tangis keluarga dan ratusan masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pemakaman.

Seperti diberitakan sebelumnya. Brigadir Zeppy tewas dengan tujuk luka tusukan yang saat ini pelaku di buru Polisi. Baca Selengkapnya: Polantas tewas Ditikam dan Polda Riau Buru Pelaku Pembunuh Polisi.  ***(fin)

Ketua DPRD Ajak Generasi Lanjutkan Perjuangan Para Pejuang

ketua dprd siak3Siak (SegmenNews.com)– Ketua DPRD Siak, Zulfi Mursal mengajak seluru elemen dan regenerasi agar melanjutkan perjuangan para pejuang dengan memberikan pembangunan yang terbaik bagi daerah dan Negara.

Ajakan itu disampaikannya saat peringatan hari pahlawan pada 10 November dan sumpah pemuda di lapangan tuga depan Istana Siak dan di Makan Pahlawan Sultan Syarif Kasim.

Dia juga berharap generasi mendatang memiliki intelektual yang lebih maju dan berkembang. Serta memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat sebab masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang sejahtera dan ini merupakan kunci kesuksesan pembangunan dari sector SDM.

Namun dengan memperingati hari pahlawan Zulfi berharap dapat mengembalikan ingatan gerenerasi muda atas perjuangan para pejuang dahulu dalam mempertahankan NKRI dari tangan penjajahan. Moment peringatan ini diharapkan dapat meningkan keinginan masyarakat pada umumnya dalam mempertahankan NKRI, namun tentu tidak lagi melalui angkat senjata.

Sebagai pemerintah daerah Zulfi meyadari untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik tidak terlepas dari program pemerintah kedepanya. Untuk itu, kedepannya pemerintah diharapkan dapat mewujudkan program yang lebih merakyat demi meningkatkan SDM masyarakat.***(adv/rin)

Tuntut Bagi Lahan, Ratusan Warga Demo Kantor Bupati Siak

Ratusan massa dari tiga Desa di kawal ketat oleh petugas Kepolisian Siak
Ratusan massa dari tiga Desa di kawal ketat oleh petugas Kepolisian Siak

 

Siak (SegmenNews.com)- Perseteruan pembagian lahan kebun sawit pola KKPA dari koperasi Rimba mutiara dengan PT Kimia Tirta Utama (KTU) sudah bergulir sejak tahun 2003. Hingga saat ini tak kunjung tuntas. Untuk itu ratusan masyarakat di tiga desa di Kecamatan Koto Gasib melakukan aksi demo menuntut penyelesaian.

Massa yang turun, Senin (11/11/13) di kantor Bupati Siak yakni, dari Desa Buatan I, Desa Kuala Gasib, Desa Teluk Rimba Kecamatan Kotogasib, menaiki truk dan sepeda motor. Mereka membentangkan spanduk di belakang kantor Bupati.

Mereka menuntut untuk menyelesaikan permasalahan untuk pembagian dengan tuntutan jumlah CPP 800 Kepala Keluarga (KK) dengan dan menyelesaikan adanya KK dari luar tiga desa.

Penanggung jawab demo, Marboah asal Desa Buatan I mengakui kasus tersebut sudah terjadi sejak 2003. Ia termasuk orang pertama untuk mengajukan menjadi peserta pola KKPA, adanya kesepakatan satu desa 400 KK butan 1 teluka rimba 400 kuala gasib 500 dengan total 2666 hektar.

“Kami tak percaya dengan koperasi dan kepala desa. Kita minta adanya seleksi ulang bagi calon penerima kebun kelapa sawit dan melibatkan dari Pemkab Siak, intinya di desa teluk rimba 90 porsen anak muda mendapatkan jatah sedang persyaratan untuk mendapatkan jatah pola KKPA adalah adanya kartu keluarga dan KTP tempatan, sedangkan 90 persen anak muda belum menikah. Kita minta Kita Bupati Syamsuar membantu menyelesaikannya,” orasi Marboah.

Selang kemudian, beberapa perwakilan tiga Desa terima oleh Asisten I Setda Siak Fauzi Asni, Kadis Perkebunan yakni Teten, Kasat Sat Pol PP siak Hadi Sanjoyo, Kapolsek Siak Kompol Suparno untuk memberikan penjelasan.

Fauzi Asni berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Bupati dan akan mengecek kembali data CPP pada koperasi Rimba Mutiara yang saat ini belum ada kejelasan terhadap jumlah CPP yang ada.

Aksi massa dikawal ketat oleh puluhan anggota Polres Siak dan Sat Pol PP.***(rinto)

Pejabat Tewas Ditembak Dalam Mobilnya

ilustrasi
ilustrasi

Teheran (SegmenNews.com)- Seorang pejabat pemerintah Iran tewas ditembak di dalam mobilnya di Teheran, Iran. Dia terkena tembakan di kepala dan dada saat sedang mengendarai mobilnya.

Kantor berita resmi Iran, IRNA mengidentifikasi korban sebagai Safdar Rahmat Abadi, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Industri, Pertambangan dan Perdagangan yang bertanggung jawab untuk urusan parlemen.

Insiden penembakan itu terjadi pada Minggu, 10 November malam waktu setempat di lapangan Sabalan, sebelah timur Teheran.

“Penyelidikan menunjukkan dua peluru ditembakkan ke korban dari dalam mobil,” kata seorang polisi Iran seperti dilansir Press TV, Senin (11/11/2013).

Kepolisian pun meyakini bahwa pelaku penyerangan telah berada di dalam mobil sebelum penembakan terjadi. Tidak ditemukan tanda-tanda keributan ataupun kerusakan di dalam mobil.

Kepolisian kini memburu pelaku penembakan tak dikenal itu. Belum diketahui motif pembunuhan ini.***

sumber: detik

19 Honorer Pemda Rohul akan Dipecat

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sebanyak 19 orang tenaga honorer dilingkungan Pemerintahan Rokan Hulu akan dipecat karena mereka dinilai telah melanggar kedisiplinan.

Para Tenaga Honorer tersebut kedapatan absen pada pelaksanaan sujud Tilawah Sholat Subuh pada Jum’at dan kedisiplinan lainnya.

“Setiap pelanggaran disiplin akan mendapatkan sangsi untuk itu jangan salahkan pimpinan namun siapkan diri karena dalam satu dua hari ini yang bersangkutan akan mendapatkan sangsi tegas untuk Tenaga Honorer maka yang bersangkutan akan diberhentikan langsung,” tegas Wabup, Ir Hafith Syukri MM saat memimpin apel tadi pagi, Senin.

Diingatkan Wabup, bagi mereka kena sangsi hendaknya tidak menyesali dan menyalahkan pimpinan karena jauh hari pimpinan selalu mengingatkan baik itu Bupati, Wakil Bupati dan Sekda agar para pegawai hendaknya dapat menjalankan disiplin tanamkan dalam diri bahwa, disiplin itu bukan beban namun suatu kewajiban dan ada atau tidak adanya pekerjaan dikantor maka pegawai wajib datang dan pulang tepat pada waktunya.***(r4n)

70 PNS Rohul Terancam Sanksi dan Nonjob

 

Ir Hafith Syukri MM
Ir Hafith Syukri MM

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sebanyak 70 orang Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu yang terdiri dari Pegawai staf dan pejabat akan di sanksi. Hal itu karena yang bersangkutan absen pada pelaksanaan sujud Tilawah Sholat Subuh pada Jum’at (8/11/13) kemarin.

Bagi staf akan diberikan sanksi kedisiplinan sesuai peraturan no 53 tahun 2010. Sedangkan bagi Pejabat akan di nonjobkan dari jabtannya.

“Setiap pelanggaran disiplin akan mendapatkan sanksi, untuk itu jangan salahkan pimpinan. Jauh hari Bupati sudah memperingati agar pegawai disiplin,” ujar Wabup Hafith Syukri MM, Senin (11/11/13).

Ditegaskan Wabup, pegawai maupun pejabat yang kena sanksi agar menerima sanksi dengan lapang dada, tidak menuntut dan membuat laporan pada siapa-siapa namun introfeksi diri dan jalankan sangsi dengan kesadaran diri.

Sementara bagi Pejabat yang mempunyai jabatan diingatkan agar selalu menanamkan kesadaran dan meningkatkan loyalitas. Jabatan harus dihargai dan dijaga dengan baik sehingga jabatan yang diberikan bia dipertanggung jawabkan dengan baik.***(r4n)

Polda Buru Pelaku Pembunuh Brigadir Zeppy

Anggota Satlantas Pelalawan, Brigadir Zeppy korban penusukan di pos lantas pangkalan lesung (SegmenNews.com)
Anggota Satlantas Pelalawan, Brigadir Zeppy korban penusukan di pos lantas pangkalan lesung (SegmenNews.com)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Kepolisian Daerah Riau bersama jajaran terus memburu PN (27), warga berasal dari Malang, Jawa Timur, yang nekat membunuh Brigadir Zeppy, anggota Polres Pelalawan pada Minggu (10/11).

“Sesuai dengan perintah Kapolda, bahwa pelaku sebaiknya menyerahkan diri,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Senin.

Selain tersangka PN, aparat dikabarkan juga memburu rekannya berinisial SP (47), warga Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi.

Brigadir Zeppy yang bertugas di Polres Pelalawan, Riau, pada Minggu (10/11) sekitar pukul 04.00 WIB ditemukan tewas bersimbah darah setelah dihujani pelaku, PN, dengan senjata tajam.

Kepala Humas Polres Pelalawan Ajun Komisaris Lumbantoruan lewat pesan elektroniknya mengatakan bahwa korban tercatat sebagai anggota Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Lesung, Polres Pelalawan.

Kronologi kejadian, katanya, berawal dari upaya Brigadir Zeppy yang hendak melakukan razia kendaraan bermotor dengan dibantu seorang warga setempat. Baca Selengkapnya: Polisi Pelalawan Tewas Ditikan OTK.

Subuh itu, kata Lumban, korban berhasil mengamankan sejumlah kendaraan bermotor yang dianggap telah melanggar aturan lalu lintas.

Sebelum mengakhiri kegiatan razia itu, kata dia, korban terakhir menghentikan satu sepeda motor merek Yamaha Mio yang dikendarai dua pria tak dikenal (PN dan SP).

Waktu itu, korban memeriksa pengendara dan penumpangnya yang dianggap mencurigakan karena motor tersebut tidak memiliki pelat nomor polisi. (***)

sumber:antara/tribun

Awas! Calo CPNS Gentayangan di Riau

Salah satu bukti setor dalam pengurusan CPNS yang diperoleh anggota DPRD Kampar, Juswari, Senin (7/10). (tribun)
Salah satu bukti setor dalam pengurusan CPNS yang diperoleh anggota DPRD Kampar, Juswari, Senin (7/10). (tribun)

Pekanbaru (SegmenNews.com) Para calo yang mengaku suruhan pejabat, bergentayangan menjelang pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Tidak saja di Pekanbaru, tapi hampir di seluruh daerah di Riau yang menerima CPNS. Para calo ini meminta sejumlah uang kepada peserta tes CPNS dan menjanjikan jaminan lulus jadi CPNS.

Mereka menjalankan aksinya diduga bekerja sama dengan pejabat terkait di daerah tersebut, karena mereka ada yang mengaku suruhan dari pejabat. Selain itu, mereka hanya main untung-untungan, jika dapat dan lulus untung, jika tidak dapat dan tidak lulus buntung.

Untuk meloloskan niatnya, para calo ini menelepon satu per satu peserta CPNS. Dari fakta ini diduga kuat ada pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) “bermain” dengan para calo ini, karena data CPNS hanya ada di BKD, atau bisa juga para calon ini orang di lingkungan pemerintahan satu daerah tersebut.

Beberapa peserta tes CPNS kepada Tribun mengaku, beberapa kali ditelpon oleh orang tidak dikenal dan menawarkan untuk mulus lulus jadi CPNS. Orang tak dikenal itu kemudian mengaku punya orang dalam seorang pejabat yang bisa meloloskan ia jadi CPNS.

Sejurus kemudian, tanpa ba bi bu mereka pun meminta sejumlah uang dengan nilai mencapai Rp100 juta lebih.

“Saya dan beberapa orang teman saya, sering ditelepon oleh orang tak dikenal, dan mengaku bisa memuluskan saya lolos jadi pegawai negeri, dengan bantuan pejabat. Mereka meminta uang jasa sampai Rp 100 juta,” ungkap seorang peserta CPNS yang minta namanya tidak disebutkan yang ikut tes di Rokan Hulu. (***)

Sumber : Tribun Pekanbaru

 

Sakit, JH Rohul Belum Bisa Pulang ke Tanah Air

Jamaah Haji (JH) asal Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, H Siabah bin Yakub Lubis belum bisa pulang ketanah air
Jamaah Haji (JH) asal Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, H Siabah bin Yakub Lubis belum bisa pulang ketanah air

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Hingga saat ini seorang Jamaah Haji (JH) asal Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, H Siabah bin Yakub Lubis belum bisa pulang ketanah air Indonesia. Padahal, seluruh jemaah haji asal Rokan sudah tiba ditanah air minggu lalu.

Siabah batal pulang karena masih mendapatkan perawatan di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah, setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Makkah.

Berdasarkan informasi yang kita terima selama ini dari Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Rohul H Ahmadi SHI dan H Damrah SSos, Senin (11/11/13) bahwa H Siabah bin Yakub Lubis ini telah beberapa kali dirawat di BPHI Makkah dan termasuk di BPHI Madinah ketika melaksanakan Arbaien.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Rohul dr Mayenru, pak Siabah selama ini terindikasi sakit jantung, dengan gejala kaki bengkak, perut mual, dan nafsu makan kurang, sehingga terpaksa harus keluar masuk rumah sakit.

Ahmadi bahkan menyatakan bahwa kondisi H Siabah sudah cukup baik, namun sehari menjelang pulang ke tanah air, setelah melaksanakan Thowaf Ifadhah, beliau sakit lagi, sehingga terpaksa tinggal di Makkah untuk dilakukan perawatan dan pengobatan.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya dari petugas haji non kloter asal Riau H Zulfadli Lc MA di Makkah, jika kesehatan pak Siabah membaik, maka akan dipulangkan dengan penerbangan kloter terakhir Batam. Jika tidak bisa dengan kloter terakhir, maka ada kemungkinan dipulangkan dengan pesawat regular.

Dan jika tidak juga bisa dipulangkan dengan pesawat reguler, maka pak Siabah akan dipulangkan dengan rombongan terakhir, yaitu pesawat pengangkut petugas non kloter, sesuai jadwal pada tanggal 23 Nopember 2013, jelas Ahmad Supardi.

Ditambahkannya, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Rohul beserta Kemenag dan Pemkab Rohul, siap menunggu H Siabah baik di Batam maupun di Jakarta. Dan juga siap membawanya pulang ke Rohul, sehingga bertemu kembali dengan keluarganya. Kita berharap semoga H Siabah dapat secepatnya pulang ke tanah air dan segera berjumpa dengan keluarga, pinta Ahmad Supardi.***(r4n/rls)